Citroën Basalt : SUV Coupé termurah di Indonesia ⁉️ (YouTube Video)
[Musik] Prancis emang gudangnya desain nyeleneh. SUV dicampur kupe. Ya emang bukan Prancis duluan yang bikin Jerman duluan. Tapi kali ini di samping gua SUV Prancis SUV tapi tambah kupe. Ini adalah Citroen Bassalt. Dan kali ini di GIAS 2025 mereka gak bawa Dia Salt yang biasa, tapi mereka bawa dark edition-nya. Detailnya seperti apa? Cek terus di video ini. Kita bahas soal desainnya. Gua pernah bahas desainnya sendiri di Prancis. Kebetulan mobil ini gua lihat banget di Prancis di pusat desainnya di Velizi. Cuman kali ini Basalt yang benar-benar datang ke Indonesia ini udah versi M Production. Udah aktualnya yang bisa kita lihat. Desain depannya dia tetap bawa karakter CAS SUV-nya. Jadi dia modelnya keker bahkan sekilas kayak CC3 atau CC3 air cross. Layering-nya kuat, depannya juga kayak tinggi, bonetnya juga tinggi. Tapi begitu kalian lihat ke sampingnya itu langsung berubah karena sampingnya dia menurun kayak kupe. Dan detailnya kitroin ya, detailnya juga menarik. Si Dark Edition ini dia dilabur hitam semua. Di sini dikasih silver dikit. Ada aksen merah nih. Jadi kalau desainer si tren dia bilang kalau aksen merah ini dan vertikal ini itu menunjukkan ke SUV-nya dia. Kalau aksen merah di belakangnya itu nanti yang horizontal itu menunjukkan keekupeannya dia. Menarik enggak? Kita lihat di bagian bannya. Dia pakai desain peleknya sebenarnya rada lumayan cuman kritik dari gua ya. Dia pakai ukuran 16 inci 20560 profilnya. Kalau gua prefer pakai 17 inci tipisan dikit biar ini kesannya lebih penuh karena di sini kelihatannya kosong banget. Tapi desain pelegnya gua lumayan demen. Dan untuk versi yang dark edition ini dia kasih satu stiker tambahan di sini dark edition. Bukan selera semua orang tapi I'm fine with it. I'm ok. Perbedaan tambahan lagi dibandingin versi biasanya si Dark Edition ini enggak punya kleding-kadingan hitam yang di sini. Kalau di versi biasanya dia di sini metal semua. Bear metal. Cuma dikasih kayak profil gini bikin mobilnya jadi kelihatan lebih sporty, lebih slick. Kurang SUV lebih cupe. Kita lihat ke bagian belakangnya. Nah, ini desain coup-nya. Jadi, depannya SUV, belakangnya coue alias turun kayak sedan melandai. Buntutnya agak naik dikit, halus banget. Seperti tadi gua bilang, aksen vertikal yang di depan di sini digantikan dengan aksen horizontal biar menunjukkan kedinamisannya dia. Dan uniknya lagi mungkin gua pernah bahas juga ya, Citron pintar banget mendesain si sudut kupenya ini. Biasanya sudut kupenya ini agak gini terus baru turun. Tapi ini dia bikin dipapas di sini dikit. Jadi dia enggak mengorbankan headroom di sini. Nanti kita lihat di dalamnya. Tapi di satu sisi juga kelihatan lebih slick. Tambahannya lagi dia juga sudah mengadopsi desain-desain Citroen atau garis desain Citroen yang terbaru. Di sini dibikin kayak floating. Jadi kalau kalian lihat dari samping sini ini kayak kayak terbang gitu kayak sayap. Jadinya di sebelah sini. Keren sih. Melihat detail-detail lagi juga lampunya tuh dia tuh pendaraannya kayak barcode gitu loh. Tuh ada detail-detail horizontalnya lagi di sini. Tulisan bas logo Citroen yang sudah modern. Di sini juga overhang-nya juga dia bikin pendek tapi kayak nungging. Jadi overall mobilnya tuh kelihatan nungging banget, kelihatan sporty banget tapi di satu titik masih ada nuansa SUV-nya. Kita lihat bagasinya. Tentu saja karena dia kupe SUV ini liftbag gede banget. Jadi kelebihan sekaligus kekurangannya menurut gua ya. Kalau sebuah SUV biasanya dia tinggi ya otomatis tapi bukanya begini. Kalau liftback karena dia bukanya kayak sedan tapi dia jadi satu sama belakangnya gitu kan ibaratnya kan ini jadi masuknya tuh gampang banget dan space-nya juga sini tetap gede atau functionality atau practicality-nya sama kayak SUV tapi dengan entry atau akses yang jauh lebih gede nih kayak gini kira-kira kita lihat detailnya di sebelah sini masih ada lampu bagasi ada semacam kayak gantungan di sini dan kalau kita buka ini, ini dia pakai ban sererep Saver. Jadi ukurannya lebih kecil dan pelaknya masih kaleng. Cuman sayangnya ininya kurang keker ya. Ya sudahlah ya. Jarang juga orang buka beginian. Oh ya, dia juga masih ada ton cover atau tutup bagian belakang ini karena bagasinya gede biar aman aja. Oke, kita tutup. Kita lihat interiornya seperti apa. Yuk, kita sampai di dalamnya si Citroen Basalt Dark Edition. Dalamnya keren sumpah. Jadi bahas dulu dari ininya dulu ya. Desain keseluruhannya sebenarnya masih sama kayak C3 Aircross 1 C3. Mereka sharing platform banget sih. Detail-detail ininya masih sama, desainnya masih sama. Cuman pemilihan materialnya di sini kayak soft touch, ada red stitching-nya dan sini enak dipegangnya. Hitam tentu saja nuansa hitamnya dibikin tutown kombinasi dengan warna putih kemekrem-kreman lah ya atau keabu-abuan. Di sebelah sini ada juga kayak detail-detail lagi silver di sebelah sininya. Setirnya masih sama. Instrumen clusternya juga full digital. Di sini masih sama. Di sini juga audionya atau head unitnya juga masih sama dengan CC3 atau CC3 Aircoss. Udah Android Auto, Apple CarPlay segala macam bisa kalian koneekin dari sini. Yang gua mau sorot adalah gua demen sama joknya. Joknya punya karakter sendiri. Jadi dia kasih dark edition dengan logo chevron-nya Citroen di sebelah sini. Terus dibikin kayak lapisan satu, lapisan dua. Di sini dibikin hexagonal lagi lapisan dan red stitching lagi. Jadi sporty banget dan sumpah didudukin enak banget. For your information, Citron adalah salah satu mobil paling nyaman menurut gua di kelasnya. Jadi enggak sabar pengin nyobain ini di jalanan. Benar senyaman itu enggak. Bahkan dibandingin yang versi biasanya ada basalt yang biasa ya, bukannya Dark Edition. Yang ini nih start stop-nya bahkan dikasih warna hitam. Tapi lucunya ada start stop tapi juga ada kuncinya juga di sini. Ni kuncinya model flip gitu ada di sini. Dan di sini ada tombol beberapa tombol pengaturan buat matiin power window. Eh, spion ya di sini ya pengaturannya dan tombol ketinggian lampu di sebelah sini semua. Nah, sekarang kita bahas baris keduanya si Bassal Dark Edition dan ambience yang dibawa ke depannya. Hitam sporty-nya itu dibawa ke bagian belakangnya. Di sini dia ada tempat penyimpanan. Korsinya sama pakai hitam juga. Motifnya, pattern-nya semuanya sama kayak depannya. Ambiance jadi keren banget sumpah. E di sini masih ada amres ya dengan cup holder dua biji buat naruh bareng-bareng. Ada ventilasi AC di sini USB A dua biji juga buat kalian buat ngecas dan segala macam. Dan yang gua sukai dari Crun adalah duduknya enak tuh dia ngepas. Jadi agak berbeda dengan si C3 ee biasa yang EV ya. Yang EC3 lantainya agak tinggi. Yang di sini lantainya enggak tinggi. Jadi, duduk tuh supporting ke bagian paha ini pas banget. Dan dan lihat headr-nya. Headr-nya keren banget. Dia bikin enggak cuman flat kotak biasa, tapi dia bikin kayak ada sayap lah. Kayak ada sayap-sayapnya di sini dia. Kalau kalian naruh kepala kalian dengan posisi yang tepat, itu kayak kayak di pesawat-pesawat mahal gitu kayak duduk di bisnis crash kayak ada krek gitu gitu. Enak banget. Tambahannya lagi kalau yang kalian penasaran ya tadi gua ngomong desain di luar dia menarik apa garis kupenya itu bikin dia sempit apa kagak ya. Posur gua 174 gua duduk begini. Di sini gua masih ada sisa sekitar 2 t jari atau mungkin sekitar 1 cent sampai 2 centti-an sampai ke batas kepala atasnya. Sedangkan like room-nya tidak ada masalah. Gimana dengan mesin dan transmisinya? Dia pakai mesin 1200 cc 3 silinder turbo. Powernya mencapai 110 PS. Torsinya mencapai 205 Nm alias torsinya mesin 2000 cc. Mesin ini dipadukan dengan transmisi enam percepatan dan mesin ini juga dipakai di C3 Aircoss. Jadi mesin yang sama. Gua jadi penasaran lagi-lagi feel-nya seperti apa. Karena di C3 Aircross mobil itu kerasa kencang, lincah sigap gitu loh waktu diakselerasi. Di si Bass Alt ini harusnya lebih enak karena kelihatannya mobilnya lebih enteng. Dia kan cuma dua baris enggak tiga baris. Sampai juga kita pada kesimpulannya si Citroen Bas Alt Dark Edition. Kesimpulannya ini mobil yang berbeda dari mobil kebanyakan yang ada di Indonesia saat ini. Kalau kupe SUV biasanya kita tahunya kayak BMW X6 atau X4 atau Mercy Coupe gitu kan. Itu biasanya udah bermiliar-miliar. Ini enggak harus bermiliar-miliar karena si dark edition ini dihargai R70,9 juta dan basaltinya bukan dark edition sekitar Rp359,9 juta. Jadi di bawah Rp00 juta kalian bisa dapetin sebuah SUV yang unik. Perpaduan antara SUV dan coupe feature-nya juga oke dan terutama presence-nya juga berbeda di jalan. Gimana menurut kalian? Worth it enggak si Citroen Basalt ini? Tulis di komen ya. Oke, sekian video kali ini. Thank you sudah nonton. Like, subscribe, saran dan jangan lupa tekan tombol lonceng untuk tahu video-video terbaru dari Autonet. Audi Sign off dari GIAs 2025. Thank you.
