Jungkat

COBA LANGSUNG OMODA 9, SUV KAYAK GINI PANTAS DIJUAL BERAPA? (YouTube Video)

  • 13/11/2025

[musik] Halo, selamat datang di YouTube channel di Official Oto. Kita lagi bersama calon mobil terbaru dari Omoda. Jadi, Omoda ini adalah merek mobil Under Cherry Group. Ini adalah Omoda 9 akan mengisi model flagship dari merek Omoda dan jadi mobil pertama Omoda yang dipasarkan Indonesia nantinya yang sudah mengemas teknologi plugin hybrid electric vehicle. Jadi buat teman-teman yang belum tahu sebenarnya basisnya nih menyomot ataupun satu basis dengan Cherry TIG 9. Nah, seperti apa rasa berkendaranya? Kita akan coba langsung Om mod OD 9 di sirkuit Bridgestone Profing Ground. Iya. Jadi seperti ini desainnya memang sebuah SUV e urban yang dinamis. Depannya seperti ini. Nawarin desain-desain yang serba tajam tapi masih ada ciri khas dari Omodanya. Terutama di bagian grill yang bolong-bolong seperti ini. Mirip seperti di Omoda 5 ya. Lalu ada tulisan Omoda besar di sini. Di sini ada DRL mengapit manis sampai ke bagian sisi kanan dan juga sisi kirinya. Nah, lalu di sini ngalir nih untuk lampu dialnya. Tapi saya kurang suka untuk lampu dialnya. Ini subjektif ya. Ini kurang suka. Kayaknya akan lebih bagus kalau misalkan langsung aja ke sini. Ini jadi kayak mirip seperti hafal ya. Seperti ini bagian sampingnya. Tarikan garisnya cukup tegas ya dari bagian sini terutama ada siluet-siluet tajamnya seperti itu. Dia pakai ring 20 inci. Bagian depan dan juga bagian belakang sudah cakram dan kalipernya warna merah. Dia pakai ban miseline ukuran 245/50. Nah, ring 20 sementara bagian belakangnya seperti ini. Dia pakai til LED yang terintegrasi. E ini seperti Omoda ciri khasnya. Jadi kayak kotak-kotak seperti ini. Lalu langsung nyatu ke bagian tengah sampai ke bagian sebelah kirinya. Nah, ini Omoda 9 apa C9 saya enggak tahu sebenarnya kalau dipentasinya Omoda 9 tapi karena memang belum resmi ya belum dipasarkan, jadi memang mungkin nanti masih [musik] studi-studi baik spesifikasi dan juga penamaan nanti yang akan dijual resmi Indonesia. Dia sudah allwhel drive dengan teknologi plugin hybrid electric vehicle seperti ini. Desainnya lekukannya cukup tajam, terutama di bagian ee bagian sini. Lalu yang menarik adalah desain diffusernya. Jadi ini sebenarnya dami, jadi ini bukan original. Jadi hanya pemanis aja supaya kelihatan lebih sporty gitu ya. Terus ada empat titik sensor dan juga [musik] ada koper wiper, divoger dan bagian spoilernya. Ini enggak tahu nih fungsinya lebih kepada rear combi lab sepertinya. Nah, seperti ini bagasinya. E jadi karena memang dia enggak seven seater, jadi enggak ada baris ketiga. Dia bisa maksimalin baris belakang ini sebagai cargo space. Jadi tentu lebih luas dibandingkan C 39. Teman-teman bisa mungkin bawa empat copper cabin SAS bisa masuk. Di sini juga ada partisinya untuk kasih privacy lebih. Dan di bawah sini dia ada untuk rangkaian elektrifikasinya ataupun mungkin untuk baterai dari mobil PSUV ini ya. Dimensi dia akan bermain di segmen medium SUV karena dia punya panjang ada di 4.775 mm lalu lebarnya di 1920 mm dan tingginya di 1671 mm wheel base ada di 2.800 mm. Jadi kalau misalkan secara dimensi ini dia berbagi platform ataupun berbagi basis dengan Cherry 39 tapi ini dibuat sebagai five seater ataupun SUV 5 penumpang yang tentunya rasanya akan lebih lapang ketika duduk di baris keduanya. Ini ada radarnya untuk ADAS juga di bagian atasnya situ ada sensor dari kamera untuk AD. mobil sudah dilengkapi dengan teknologi semi otonom, bantuan mengemudi baik untuk ee kenyamanan dan juga keamanan. Jadi, sekarang kita langsung aja cobain ee Omoda 9 calon mobil terbaru, mobil flagship mungkin ya dari Omoda untuk bersaing di e SUV 5 penumpang pasar Indonesia. Let's go. Secara e handling ini terasa lebih lincah dibandingkan Cherry 39 karena memang satu panjangnya di mesin ini enggak se e moderat dari Cherry 39 yang memang lebih panjang. Nah, sekarang kita coba akselerasi dari Omoda 9. Jadi, dari posisi diam sampai ke 100 km/h ya. Jadi dia punya tenaga itu cukup besar ya di 530 HP dan torsinya ada di 650 Nm untuk mobil yang bisa dibilang e seompact ini sebuah SUV crossover. Kita cobain. Jadi kita ubah ke modenya. Kita pilih yang sport. Sport. Lalu diisi empat orang penumpang. Ini sudah EV mode. Oh, EV-nya enggak nyala. Baterai baterainya habis. Jadi kita coba yang hybrid-nya aja. Sudah 50, 70, 90, 100, 120, 130, 150, 170. Jadi remnya juga oke ya untuk ngimbangin performa dari ee mobil ini, baik dari mesin bakarnya dan juga kombinasi dari motor gandanya. Jadi memang ee spesifikasi dari mesin dan motor ini berbeda. Jadi dibedakan tapi ada tetap kombinasi dari e output baik dari mesin dan juga motor listriknya. Sekarang kita cobain zigzag kita lihat selincah apa. Jadi memang tetap lebih lincah ini dibandingkan Cerry 39 tadi ya. Sekali lagi memang akan WB basnya lebih pendek. Dimensi juga enggak sepanjang dari Cerry 39. Dia lebih tenanglah untuk ketika e mobil ini dibawa agak liar handling seperti tadi ya. Untuk mesin aja dia bisa ngasih tenaga sampai di 140 HP dan torsi 215 Nm. Sementara motor depannya bisa kasih tenaga di 221 HP dan torsi 390 Nm. Dan motor belakangnya ini bisa suplly tenaga di 234 HP dan torsi 310 Nm. Tapi kombinasi dari engine bakar tadi dan juga motornya itu bisa kasih contikan tenaga sampai 530 HP dan torsi 650 Nm. Baterainya sama seperti Cerry 39 besar ada 34,46 kWh. Jadi dia sudah fast charging juga sudah CCS2 jadi untuk ngisi di SPKLU itu enggak akan ribet, lebih praktis. Dan klaimnya dari 20 sampai 80% ini bisa selesai dalam waktu sekitar 25 menit aja. Posisi duduknya like-nya seperti mobil SUV ya, Teman-teman. Jadi memang comending, duduknya tinggi. Ee terus juga bagian bisa dilihat. Jadi kita bisa jadi ee panduan ke marka dan ini sama seperti 39 pengaturan elektriknya yang ada di door trim. Jadi persis ataupun mungkin nyontek-nyontek seperti Mercedes-Benz ya. Jadi di sini pengaturannya sudah ada memory seat juga. Lalu desain dashboard-nya ini dibuat lebih sporty, lebih agresif dibandingkan Cherry Tigo yang memang lebih menawarkan tawaran tema yang lebih mewah. Jadi sekarang gantian sama media lain. Sekarang kita cobain sebagai penumpang di baris keduanya. Pertama ketika duduk di baris kedua memang tawarannya lebih spies. E karena memang secara basis wheel base-nya sama dengan 39 2800 mm. Tapi di sini dibuat sebagai mobil five seater di mana memang tentunya ruang tengah ini bisa lebih dimanfaatkan ataupun kasih ee ruang yang lebih lapang sebagai e penumpang di baris keduanya. Yang jelas ini lebih lega dibandingkan 39. Saya punya tingkai badan di 175 cm. Teman-teman bisa lihat ruang kepalanya sangat lega walaupun sudah ada panoramic sunroof ini. Jadi enggak ee ngehimpit bagian kepala. Panoricnya cukup luas, cukup besar. Jadi seperti fitur wajiblah di mobil keluaran 2025 tentunya di model flagship ini sudah ada. Karena kita tahu biasanya mobil-mobil Cherry Group mulai dari Omoda, e Tigo itu memang varian terendahnya pun ataupun model yang paling entryya tuh sudah dilengkapi dengan panoramic sunroof ya. Jadi yang bantingannya ini hampir semua mobil cerry lah ya agak stiff. Jadi memang agak agak kerasa kaku terutama di bagian belakang ini untuk ngimbangin untuk ngakalin supaya body roll-nya tuh jadi lebih minim. Tapi sebenarnya kerasnya ataupun kaku ini masih bisa ditolerir lah. Jadi enggak yang bikin bagian punggung sakit pegal-pegal tuh. Enggak. Efeknya adalah bikin mobil ini bisa lebih stabil ketika memang kita berakselerasi ataupun handling secara lebih liar. Nah, di depan ini ada obstakle jalan rusak. Kita cobain bagaimana untuk artikulasi dari suspensinya. Oke. Iya. Ini kecepatan sekitar 35 kp. Jadi masih cukup oke untuk ngeredam suspensinya ngelewatin jalanan yang agak keriting di depan. Tapi memang emang cenderung agak keras sih, tapi sekali lagi kerasa itu enggak yang bikin sakit ke badan seperti itu guncangannya. Jadi masih okelah. Tapi memang agak kerasa keras di bagian belakang terutama kerasa banget ee ribonnya tuh cepat gitu. Jadi enggak yang agak lama tentunya akan lebih berefek ke peredaman bagian belakang. Tapi jadi hal utama ketika duduk di baris kedua memang ruangnya sangat lega. Lalu juga fitur-fiturnya cukup banyak ya. Sini sama seperti di depan. Jadi pengaturan kursinya ada di door trim. Tapi emang yang bawah ini untuk maju mundur ini masih dumy. Jadi dia fix aja enggak bisa kita maju mundurin. Tapi untuk rekaining kita bisa atur secara elektronik di bagian sini. Nah, ini yang posisi paling rebah. Jadi cukup oke juga rebahnya. E enggak yang terlalu rebah banget tapi enggak terlalu yang tegak banget. Kakinya terutama di bagian paha sini juga bisa menopang dengan baik e area paha orang dewasa. Ya, jadi seperti itu first drive dengan Omoda 9 yang kita belum tahu kapan diluncurkan. Nah, bagaimana teman-teman? Coba sampaikan kolom komentar dan menurut teman-teman harga yang pantas untuk mobil ini start ataupun dijual di kisaran berapa? Coba sampaikan di kolom komentar. Dadah.

Lihat di YouTube