COBA MITSUBISHI DESTINATOR KELILING JAKARTA: MODAL INI BUAT LAWAN TOYOTA ZENIX (YouTube Video)
Selamat datang di The Official Otto. Setelah peluncuran resminya secara World Premier beberapa waktu lalu, kita punya kesempatan untuk mencoba Mitsubishi Destinator untuk perjalanan di sekitar kota Jakarta. Seperti apa impresinya juga bagaimana konsumsi bahan bakarnya? Kita akan lihat bareng-bareng. Let's go. [Musik] Nah, sebelum bahas lebih jauh soal F berkendara, kita bahas sedikit soal Destinator. Model baru ini menjadi model midsize SUV Mitsubishi yang menyasar kendaraan keluarga modern. Dibuat di pabrik Bekasi, Jawa Barat. Model ini nantinya akan menyasar pasar ASEAN lainnya. Bahasan detail soal desain sudah kami lakukan di kesempatan perdana saat peluncuran World Premier lalu. Kini soal sensasi di balik kemudian commanding lebih terasa. Posisi tinggi Hi SUV memudahkan rasa percaya diri memudikan mobil ini. Pengaturan pada unit ultimate premium yang digunakan juga sudah lebih mudah dengan kehadiran tombol elektrik dan kemampuan kolom kemudi telescopic. Sudut pandang pengemudi terasa lapang. Pilar A Destinator terhitung tegak dengan lebar yang terbilang kecil. Memudahkan penglihatan dan meminimalisir sudut buta. Linggar kemundinya terasa nyaman pas digenggam. Meski kesan pertama, ragam tombol di sisi kiri dan kanan terlihat padat dan membingungkan, butuh waktu untuk mengoperasikan berbagai fungsi pada tombol-tombol tersebut. Perhatian para kemudi cluster 8 inci yang menampilkan beragam informasi. Terlihat menarik dengan desain futuristik serta petunjuk informasi yang terhitung jelas. Layar berukuran 12,3 inci menjadi perhatian utama pada dashboard destinator. Beragam fungsi dihadirkan di sini termasuk pengaturan panoramic sunroof, ambient light, juga fungsi konektivitas. Hadir juga navigasi yang memudahkan perjalanan. Kesan imersif didapat dari kehadiran dynamic sound Yamaha Premium 8 speaker pada unit yang dikendarai. Kualitas suara terhitung camik untuk memainkan hiburan berbagai genre sepanjang perjalanan. Paling menarik melihat head unit adalah kehadiran tampilan multimeter layaknya mobil petualang Pajero yang legendaris. Terdapat informasi petunjuk tekanan mesin turbo, ya control, sudut kemiringan, kompas petunjuk arah, serta ketinggian jalan. Ini jelas jadi fitur yang menarik meski penggunaannya kasuistik atau hadir sebagai gimik yang mendekatkan pada DNA mobil batualang Mitsubishi. Impresi jok pertama terhitung nyaman. Profil bahunya terlihat ramping. Memudahkan pergerakan badan untuk berputar dan berkomunikasi dengan penumpang belakang. Ruang kepala lapang dengan bahan jok kulit yang nyaman. Kursi baris kedua juga serupa. Menghadirkan ruang untuk kaki dan kepala yang lapang. Kehadiran pengaturan AC dan lubang pendingin udara di bagian atas menambah kenyamanan menjadi penumpang. Tidak lupa panoramic sunroof berukuran besar hingga ke baris kedua. Nah, salah satu yang jadi unique selling point dari Mitsubishi Destinator adalah kemampuannya dia untuk mengangkut tujuh penumpang alias tiga baris. Nah, sekarang kita sudah di baris ketiga dari Destinator dan seperti yang kita lihat pada impresi perdana ini ee terasa nyaman ya, terasa nyaman. Ruangnya juga ee masih cukup. Untuk saya yang tingginya 170 cm. Ini masih masih cukup ee ruang kakinya. Ini bisa diatur dengan penumpang baris kedua. Dan untuk headroom-nya ini seperti kita lihat nih, ini masih punya cukup ya kayaknya nih untuk tinggi yang 180 cm juga enggak masalah nih. Dia bagian belakang ini masih tersedia ruang yang lapang. Dan yang jadi salah satu paling menarik adalah eh format dari teater ya, teatrikal ya untuk eh kursi di depan ee di baris kedua dan di ketiga ini ee depan tuh lebih rendah. Jadi buat penumpang juga punya sudut pandang yang luas ya untuk ke depannya. Dan ini jadi salah satu keunggulan ya karena biasanya di baris ketiga tuh terasa sempit ya dan juga enggak punya sudut yang luas ke depannya gitu. Jadi bikin kerasa agak ee mual bahkan ya begitu. Dan ini apa yang didapat dari penumpang di baris ketiga? Kita bisa ngelihat ada tempat untuk naruh ee gadget, bisa buat e tablet bahkan kemudian ada soket pengisian daya USB C dan USBA. terasa cukup lengkap ya. Dan yang paling unik adalah untuk saluran udara AC ada di atas dan ini langsung ke arah kita ya dan terasa cukup nyaman gitu untuk jok ee punya sandaran kepala headr yang terpisah bisa diatur dan ya itu aja terhitung meyakinkan ya untuk formasi eh kendaraan keluarga. Pada kesempatan mencoba Destinator di Jalan Umum Perdana ini, Mitsubishi sudah menyiapkan rute perkotaan yang menarik. Rombongan start dari kantor pusat MMKSI di kawasan Pulauas menuju Sarinah dengan melewati kawasan stasiun Senen, Gambir, dan Monas. Selepas Sarinah, rombongan bergerak ke kawasan PIK untuk beristirahat dan berganti pengemundi. Selepas dari kawasan PIK, rombongan akan bergerak menuju sirkuit Sentul. perjalanan melalui Tol Cengkareng Kunciran untuk langsung menuju Jago Rawi. Sebenarnya pertanyaan yang paling banyak ditanyakan oleh netizen adalah bagaimana sih mesin 1500 turbonya yang terbaru ini digunakan di harian. Angka yang penting kita ingat adalah eh tenaganya 163 PS dengan torsi 250 Nm yang didelivery ke roda depan dengan transmisi CVT. Mesin berkode 4B40 ini sebelumnya sudah digunakan pada produk Eclip Cross. Namun, mesin ini adalah generasi terbaru yang sudah menggunakan water coolded intercooler serta delan injektor dan konfigurasi simetrikal. Ini berdampak pada performa dan efisiensi. Penjelasan lain, turbo baru akan memberikan tenaga saat dibutuhkan alias pada putaran tinggi. Saat kondisi berkendara biasa seperti kemacetan atau kondisi stop and go, mesin ini bekerja layaknya mesin konvensional biasa. Kubikasi mesin kecil juga dirasa pas dengan berbagai kebutuhan keluarga. Berkendara di perkotaan atau ke luar kota dapat diakomodir dengan baik. Mesin ini dipasangkan dengan transmisi CVT terbaru. Pengalaman mengemudi yang nyaman bisa didapat dengan mudah. Mod berkendara jadi salah satu tawaran menarik di Destinator. Terdapat lima tawaran mode, yakni normal, mat, wet, gravel, dan tarmc. Mode terakhir ini yang jadi highlight. Mulanya ada di mobil rally Mitsubishi Lancer EVO. Kini ditawarkan untuk kendaraan keluarga. Mode ini membuat respon gas dan mesin menjadi lebih agresif, namun tetap presisi. Mode ini layaknya mode sport pada beberapa model kendaraan di mana sensasinya memang mendekati penggunaan di sirkuit balap. Kesan pertama terhadap mesin 1,5 L Turbo Destinator dengan mode normal adalah kalem. Beberapa kondisi jalan yang ditemui adalah keramaian dengan rombongan berjalan beriringan di seputar kota Jakarta. Terhitung cukup dengan kondisi berkendara perkotaan yang padat. Tenaga terisi sesuai kebutuhan. Responsif ketika ingin mendahului kendaraan lain. Meyakinkan mode Tarmak jadi yang paling favorit digunakan. Respon gas menjadi lebih cepat dengan torsi hadir dengan sedikit menginjak pedal. Kemudian berkendara agresif yang membutuhkan pengendalian presisi. Pada kondisi tol yang lengang, mode ini terasa menyenangkan digunakan. Agak mengganjal memang ketika ketidakhadiran pedle shift di balik kemudi. Namun Mitsubishi menghadirkan tombol sport pada tuas transmisi untuk kebutuhan instan tenaga di beberapa situasi perkotaan. Impresi berkendara dengan mesin baru ini terbilang memuaskan. Setelah berkendara menempuh tol lintas kota, rombongan tiba di sirkuit Sentul. Nah, sekarang kita punya kesempatan untuk nyobain Mitsubishi Destinator di Circuit Sentul. Dan ini kita akan nyobain semua aspek-aspek yang jadi keunggulannya dia, utamanya soal mesin 1500 turbo terbarunya. Nah, untuk yang pertama kita akan nyoba akselerasi dari mesin 1,5 L turbo terbarunya Destinator ini di lintasan lurusnya eh Circus Sentul dan ini kita pakai mode normal. Pada mode normal ternyata mesin ini mampu berakselerasi cepat. Tidak membutuhkan waktu lama, pengemudi mendapatkan angka 100 km/h di lintasan lurus Sentul. Ao.com sendiri menyentuh angka 135 km/h dengan mudah sampai kemudian batas perlambatan hadir. Nah, yang kedua kita akan selalum dengan kecepatan 40 km/h. Pada sesi weight mode, kehadiran mode berkendara ini cukup meyakinkan normal. Perhitungan faktor-faktor seperti active hi control untuk mendistribusikan tenaga ke roda, kontrol traksi, mesin, dan power steering membuat pengudi yakin melewati kondisi jalan basah sesuai dengan pilihan mode berkendara tersebut. Respon kemudi terbilang mumpuni. Pada area selalom, kemudi terasa cepat mengikuti keinginan pengemudi. Pergerakan kemudian untuk bermanuver. tanpa harus banyak memutar lingkar kemundi. Kerja suspensi MC person strut di depan dan torsion beam di belakang. Meski pada beberapa situasi terasa lebih kaku, pada saat bermanuver membantu mengurangi gejala limbung dan meningkatkan kepercayaan diri di berbagai situasi jalan. Berkendara seharian bersama Destinator memberikan kesan tersendiri. Mitsubishi percaya diri dengan model yang dikatakan sudah dipersiapkan sejak 2019 silam ini. Khusus untuk pasar ASEAN utamanya Indonesia. Berbagai faktor yang membuat SUV ini memang layak disematkan untuk kendaraan keluarga seperti ruang penyimpanan dan interior lapang menunjukkan keseriusan Mitsubishi untuk meraih hati konsumennya. Disebutkan model ini hadir untuk mengisi kebutuhan kendaraan keluarga tiga baris. Setelah expander dan expander cross, Destinator jelas tujuan yang pasti jika ingin naik kelas. Sulit untuk tidak memasukkan Destinator sebagai pilihan sebagai mobil keluarga. Lantas soal hasil efisiensi. Berdasarkan petunjuk Mid, jarak yang ditempuh dari Pulau Mas menuju PIK hingga kawasan sirkuit Sentul sejauh 113 km. Sepanjang perjalanan, mayoritas berkendara menggunakan mode Tarmax yang menjadi highlight pada Destinator dan tanpa upaya berlebihan guna mendapatkan angka konsumsi terbaik alias berkendara normal. Angka konsumsi rata-rata pada MID menunjukkan 14,3 km/l. Kondisi lalu lintas ramai padat di Sabtu pagi. Terhitung pas untuk simulasi kondisi mengemudi harian di perkotaan. Nah, itu dia tadi impresi kita dengan Mitsubishi Destinator SUV, keluarga yang baru saja diluncurkan oleh Mitsubishi. Untuk kesimpulannya, eh Mitsubishi benar-benar telah menyajikan ya model baru untuk segmen yang terhitung baru juga di mana SUV dengan mesin 1,5 turbo dan dengan tujuh penumpang. Dan dengan berbagai keunggulannya lewat fitur teknologi yang ditawarkan, kembali lagi saat video ini keluar, Pitsubishi belum menghadirkan harga terhadap model terbarunya ini. Dan ini menjadi pertanyaan utama ya, karena ee untuk Destinator ini dia akan melawan berbagai macam eh produk terutama di segmen MPV juga SUV dan dengan keunggulan mereka masing-masing. Dan semoga saja ya dengan berbagai macam keunggulannya ini dia ditawarkan dengan ban rle yang kompetitif. Jika harus dibawa harga Pajero kemungkinan di angka R00 jutaan adalah eh tempat yang tepat untuk Destinator berada. Nah, jangan lupa untuk saksikan terus informasi seputar otomotif di auto.com, carvagansa.com, dan zigwel.co.id. Jangan lupa untuk terus saksikan video otomotif terkini di The Official Auto. Sampai jumpa di video-video selanjutnya.
