Cobain Flagship "Murah" Samsung 2026 (YouTube Video)
Samsung baru aja ngeluarin Galaxy S26 FE dan uninnya sekarang udah mulai dipajing di Samsung Store Singapore. Jadi, gua langsung mampir buat lihat HP-nya sendiri nih. Dan setelah gua pegang langsung, ini kesan awal gua secara spek ada yang upgrade, ada juga yang downgrade. Tapi kalau ditanya peningkatan paling kerasa tahun ini bisa gua bilang ada di software dan fitur-fiturnya. Sekarang pertanyaannya, kalau kalian udah pakai S25 FE perlu upgrade enggak? Kisaran harganya bakal di berapa nih? Dan paling penting Galaxy S26 FE ini buat siapa sih? Yuk kita bahas. Kita mulai dari perubahan yang paling gampang kelihatan dulu. Sekarang tiga kameranya dibingkai dalam satu kamera island. Jadi desainnya lebih nyambung sama S26 series lainnya. Kalau dibandingin sama S25 FE yang kameranya nongol satu-satu, secara tampilan gua sebenarnya lebih suka model yang baru ini. Dan ada satu keuntungan kecil yang mungkin enggak kepikiran, yaitu bagian kameranya jadi lebih gampang dibersihin. Karena di model lama, debu gampang banget masuk di sela-sela tiga ring kameranya ya. Yang sekarang tinggal di lap sekalian receh emang, tapi jadi lumayan gampang dibersihin. Cuman ada satu perubahan yang gua malah kurang suka. Back-nya sekarang glossy, jadi baru dipegang bentar udah fingerprint edition. Dan banyak juga yang mikir kayak gini dari komen di IG reels gua kemarin. Plus ada yang miripin kayak A57 juga ya. Enggak salah sih. Tapi buat back glossy ini sebenarnya gua punya satu tips kecil kalau kalian nanti tertarik sama S26 FE yaitu bisa pilih warna pista Xio yang paling aman kalau kalian enggak suka jiprakan sidik jari kelihatan karena warnanya paling terang tuh. Jadi bekas sidik jarinya lebih samar dibanding grafite atau blueberry. Tadinya gua lebih tertarik sama si blueberry ya karena biar mirip sama S25 FE gua. Tapi setelah dilihat langsung malah lebih suka pistacho chio sih. Selain itu dimensinya hampir enggak berubah. Layar 6,7 inch, tebal masih 7,4 mili. Malah bobotnya naik dikit dari 190 ke 193 gr. Tapi ya cuman 3 gr aja dan susah dibedain. Nah, sekarang bagian yang lebih penting. Jadi, upgrade-nya apa, Bang? Chipse S25 FE pakai Exyos 2400 berfabrikasi 4 nm ya. Sedangkan S26FE sekarang pakai Exyos 2500 yang udah 3 nm. Harusnya performa CPU, GPU, dan AI processing-nya lebih baik. Yang paling gede sih ada di NPU atau pemrosesan AI-nya sampai 51%. Tapi karena ini baru hands on di toko, gua belum bisa kasih kesimpulan soal performa panas atau baterai ya. Jadi ini harus dites lebih lama. Kalau buat hardware lainnya banyak yang masih familiar. Layar masih 6,7 inch. Dynamic AMOLED 2 kali Full HD plus 120 Hz. Baterainya masih di 4900 mAh. Charging 45 watt. RAM juga masih di 8 gig tuh. Cuman ada satu hal yang sangat amat dipertanyakan, yaitu USB-nya kok malah downgrade ya? S25 FE punya USB 3.2 gen 1 dan S26FE USB 2.0. Gua awalnya juga kira salah baca, tapi ini salah satu hal yang cukup ramai dipertanyakan para netizen termasuk gua. Buat kebanyakan orang mungkin enggak terlalu berasa karena USBC-nya paling cuma dipakai buat nge-charge. Tapi kalau sering pindahin file gede lewat kabel apalagi video, jelas USB 2.0 lebih lambat. Cuman yang uniknya Samsung tetap cantumin dukungan Dex. Jadi ini salah satu hal yang menurut gua menarik buat dites kalau nanti gua udah pegang unitnya ya. Eh, tapi butuh gua cobain unitnya langsung enggak ya? Coba kasih tahu di komen ya, Guys. Butuh masukan kalian banget. B, guys, kayaknya udah kelamaan gua ngubek-ngubek HP-nya udah dilihatin lama banget. Jadi, kita pindah ke store selanjutnya. Ini udah store yang kesekian dan niat banget ya gua sampai pindah-pindah kayak begini. Jadi, biar usaha gua bikin video ini enggak sia-sia, Guys. Jangan lupa bantuin like video ini, ya. Thank you. Untuk kameranya sendiri kalau cuman lihat angka rasanya kayak baca spek S25 FE lagi. 50 megpikel kamera utama, 12 megapel ultra wide, 8 megapel telefoto, dengan tiga kali optical zoom. Jadi kalau berharap upgrade hardware kamera besar bukan di sini. Cuma untuk selfie ada sedikit upgrade. Secara resolusi masih sama 12 megapel, tapi jarak pandangnya lebih luas. Sekarang FOV-nya 80 derajat ke 85. Dan pas gua bandingin gini ada sedikit berasa sih. Dan itu tadi buat speknya. Perubahan yang lebih menarik justru ada di software. S26 FE ini sekarang dapat beberapa fitur yang sebelumnya sempat gua cobain di Ford 8. Salah satunya My Fam. Kalian tinggal pilih satu orang nanti kameranya bisa otomatis bikin framing yang ngikutin orang tersebut. Buat konser, anak lagi pentas, olahraga, ya lumayan berguna. Terus ada juga horizontal lock. Jadi, HP-nya bisa diputar gini, tapi hasil videonya tetap dipertahanin horizontal. Dan S26FE langsung keluar pakai Android 17 dengan One UI 9 loh. Malah dia jadi Galaxy S26 series pertama yang launch langsung dengan One UI 9. Plus Samsung kasih tujuh generasi upgrade Android. Cuma perlu diingat juga beberapa fitur software ini bukan berarti bakal eksklusif selamanya di S26FE. S25 FE kemungkinan besar bakal dapat sebagian lewat update software. Nah, sekarang pertanyaannya kalau kalian pakai S25FE perlu upgrade ke S26FE enggak? Cobannya sih gampang ya. Ya enggak lah. Chipset emang lebih baru, software juga lebih baru dan ada beberapa fitur tambahan. Tapi secara keseluruhan perbedaannya terlalu kecil buat ganti HP setelah setahun. Cuma ada satu hal menarik waktu gua buka website Samsung tuh Samsung sendiri malah ngebandingin S26FE dengan HP yang lebih lama kayak Galaxy S21 FE dan Galaxy A53. Bahkan di FAQ-nya ada pertanyaan spesifik. Should I upgrade from my Galaxy S21 FE S22 to the S26 FE? Nah, menurut gua ini secara enggak langsung menjelaskan siapa target HP ini sebenarnya. Ya, mungkin pengguna S25 FI emang bukan targetnya. Tapi kalau kalian masih pakai S21 Fi, S22, A53 atau HP Samsung yang udah 34 tahun ke belakang, baru lompatannya jauh lebih berasa. Dari S21 FI nih misalnya kamera utama 12 megap jadi 50. Baterai 4.500 jadi 4.900. Charging lebih cepat, chipset jauh lebih baru. Software dan fitur AI juga udah beda beberapa generasi. Dan kalau dilihat dari perspektif ini, upgrade ke S26 FE bakal kerasa banget. Cuman problemnya sekarang ada di harga. S26 FI itu 8+ 256 di Singapura harganya 11.168 Singaporea dolar. Sedangkan S25 FI 256 juga tahun lalu itu launching di 1038. Jadi naik sekitar 130 Singaporea dolar. Untuk kenaikan harga ini jujur gua juga bingung sih mesti komen gimana lagi. Kalian juga kurang lebih udah tahulah kondisi sekarang gimana. Jadi ya akhirnya balik lagi ke budget masing-masing sambil berharap pas Samsung Indonesia keluarin harganya bisa lebih ditekan. Plus ada berbagai macam bonus dan promonya. Dan jangan salah paham juga bukan artinya HP ini jelek ya. Produknya sebenarnya bagus. Generasi FE sebelumnya beberapa kali gua sempat pakai buat sehari bersama dan pengalamannya cukup menyenangkan. Cuma ya emang yang ngeganjel itu lebih ke harga dan peningkatan dari generasi sebelumnya enggak terlalu besar. Tapi kondisi gini kayaknya juga harus mulai kita biasain sih, Guys. Dan enggak cuman buat Samsung, sekarang makin banyak smartphone yang upgrade tahunannya enggak sebesar dulu. Chipset ada yang naik dikit doang lah, kamera membaik dikit, software nambah fitur, dan di beberapa HP lebih dimainin di kapasitas baterai yang digedein. Di sisi lain, di saat yang sama biaya komponen, memori, kondisi ekonomi, dan pengembangan produk juga terus berubah. Yang jelas ekspektasi bahwa setiap tahun HP harus jauh lebih bagus. Sementara harganya tetap sama atau makin murah, kayaknya makin susah kejadian deh. Sedih ya? Dan menurut gua solusi buat kita sebagai konsumen justru ya gampang. Kalau HP kalian sekarang masih bagus dan enggak bermasalah, ya pakai aja dulu. Mungkin siklus ganti HP setiap tahun emang udah bukan trennya lagi di zaman now. Buat banyak orang, 4 atau 5 tahun sekali malah lebih masuk akal. Apalagi software support sekarang juga makin panjang. Jadi daripada setiap tahun lihat HP baru terus kecewa karena upgrade-nya dikit ya tunggu sampai perbedaannya benar-benar kerasa sama HP yang kalian sekarang pakai. Yeah.




