Jungkat

Cobain HP TERKENCANG 2026! (YouTube Video)

  • 18/07/2026

Ini adalah Red Magic 11S Pro, HP gaming yang makin gua kulik kok malah makin bingung ya? Ini beneran HP baru atau cuma Red Magic 11 Pro yang dikasih tambahan huruf S doang? Soalnya sekilas kelihatan mirip dan fitur gaming-nya juga masih lengkap. Jadi sebenarnya apa aja sih yang berubah? Dan yang paling penting kalau udah punya model sebelumnya, apakah layak buat upgrade? Ada bintang-bintangnya. Wah. Yuk kita bahas. [musik] Oke, kita mulai dari box-nya dulu dan jujur bahkan dari box-nya aja kesannya masih familiar banget. Warna gelap, logo Red Magic di tengah dan tulisan Win More Games. Tampilannya hampir enggak berubah ya, paling tulisan 11S Pro aja di sini. Pas dibuka juga isi box-nya masih lengkap, ada SIM ejector, buku-buku yang pasti langsung ditinggalin, hardcase semi transparan, kabel merah type-C to type-C, kepala charger 80 watt dan tentu aja HP-nya sendiri. Pas dinyalain langsung disambut sama Red Magic OS 11.5 berbasis Android 16. Setelah kelar setup dan sidik jari, gua cek storage-nya udah kemakan 33 giga dari total 512 punya gua. Tuh lihat, sekilas secara tampilan juga mirip Red Magic 11 Pro enggak sih? Tapi kalau diperhatiin lebih detail, ternyata ada beberapa perubahan kok. Yuk kita kulik lebih lanjut. Impresi gua sama HP ini jelas no debat ini HP gaming banget. Back transparan, lampu joget-joget di mana-mana, ada kipas sama liquid cooling yang jalan di belakang. Buat gamer yang kayak gini emang susah buat enggak dilirik. Tapi makin gua perhatiin, ternyata desainnya enggak sama persis kayak Red Magic 11 Pro. Perubahan yang paling gampang kelihatan justru ada di bagian liquid cooling-nya ya atau nama kerennya Aqua Core Cooling System. Sekarang tampilannya dibikin lebih simpel, garis birunya lebih tipis tapi aliran liquid-nya masih tetap kelihatan jalan. Terus tulisan Red Magic sekarang pindah ke tengah garis biru tadi. Tulisan Win More Games-nya geser ke kiri bawah. Habis itu logo RedMagic-nya juga sekarang lebih bersih karena garis siku sama beberapa bautnya dikurangin. Bahkan di bagian chipset sekarang ada tambahan tulisan Leading Version. Dan ini bukan cuma hiasan ya, nanti kita bahas apa artinya pas masuk di spesifikasi. Dan untungnya buat kamera belakang juga masih rata nih, Guys. Buat kalian yang sering naruh HP di meja sambil main game, enak banget karena enggak goyang-goyang. Sedangkan bagian depan masih sama tuh, layarnya tetap bersih tanpa tompel-tompelan dengan ukuran 6,85 inch. Kamera selfie-nya juga masih under display dan feel genggamnya juga masih khas RedMagic, kotak, gede, berbobot sekitar 230 gram dengan ketebalan 8,9 mili. Oh ya, buat settingan kipas, liquid cooling, shoulder trigger, dan lain sebagainya enggak gua bahas detail lagi ya karena sudah pernah gua kulitin di video RedMagic 11 Pro sebelumnya. Overall, menurut gua desain barunya justru lebih elegan. Aura gaming-nya masih dapat, tapi sekarang kelihatan lebih rapi dibanding sebelumnya. Next, kita ke spesifikasi yang lengkapnya teman-teman langsung lihat di layar aja ya. Mulai dari layar, baterai, kamera, sampai cooling system yang masih segila sebelumnya tuh, rame bener dah. Cuma pertanyaan paling penting, bedanya sama RedMagic 11 Pro apa? Ada beberapa. Yang pertama, chipset. Sekarang dia pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 Leading Version. Jadi ini bukan chipset baru, tapi versi Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang di-overclock. Clock speed maksimalnya naik dari 4,61 GHz jadi 4,74. Terus perubahan kedua ada di RAM. Kalau sebelumnya LPDDR5T, sekarang jadi LPDDR5X Ultra. Mana yang lebih bagus? LPDDR5T itu secara speed masih unggul ya, sedangkan LPDDR5X Ultra lebih fokus ke efisiensi daya. Jadi masing-masing ada plus minusnya. Terakhir untuk Aqua Core Cooling System-nya diklaim meningkat 10% lebih baik dari Red Magic 11 Pro. Dan sebenarnya pola kayak gini bukan hal yang baru sih. Dulu Red Magic 10S Pro juga dapat upgrade versi Leading Version buat Snapdragon 8 Elite. Dan ini ingatin gua sama Nubia Neo 5G yang sempat gua bahas kemarin. Kalau sekarang mereka keluarin versi upgrade-nya yaitu Nubia Neo 5G Special Edition. Yang upgrade-nya itu sekarang dia enggak cuman ada built-in fan, tapi juga ketambahan Aqua Core Cooling System sama kayak di HP ini. Dan koreksi kalau salah, kalau si Nubia Neo 5G Special Edition ini jadi HP pertama di kelasnya yang punya dua sistem cooling tadi. Dan tahu gitu, gua jadi kepo kan. Wah, bakal dijual berapa tuh? Dan ternyata harganya di 7 juta. Oke oke oke, udah kejauhan kita melencengnya. Balik lagi ke Red Magic 11S Pro ini. Yang mana buat benchmark, dia bisa dapat skor AnTuTu di 4,2 jutaan. Skor tertinggi yang pernah gua dapat. Sedangkan 3D Mark Stress Test yang bisa dibilang simulasi tes saat kita nge-game berat, base loop-nya tembus di 7.955 dengan stabilisasi 75,3%. Tapi benchmark tadi gua jalanin dengan kondisi kipas dan liquid cooling-nya mati ya. Jadi gua penasaran nih, sebenarnya dua fitur ini beneran ngaruh atau cuma gimmick? Dan akhirnya gua tes lagi dengan kipas dan liquid cooling-nya dinyalain. Dan hasilnya menarik. Dari sisi skor hampir enggak ada bedanya. Selisih cuman 12 poin. Tapi stabilisasinya naik sekitar 3% tuh. Yang paling kerasa justru ada di suhu. Pas kipas dan liquid cooling-nya aktif, suhu bagian depannya turun sekitar 1 derajat. Sedangkan bagian belakang bisa lebih adem sampai 3 derajat. Jadi kalau balik lagi ke pertanyaan awal, kalau perubahan utama Red Magic 11S Pro ini ada di chipset, tipe RAM, sama cooling-nya tadi. Selebihnya masih mempertahankan fondasi yang sudah kuat dari 11 Pro. Speaker-nya juga masih mantap, fingerprint 3D ultrasonic masih ngebut, dan USB 3.2 Gen 2 yang juga tetap bisa dipakai buat display out. Kalau kalian mau bikin konten gaming juga cocok tuh. Nah, buat spek dan benchmark-nya sudah beres. Tapi sekarang apakah pengalaman gaming-nya semantap spesifikasinya? Eh, tapi sebelumnya kalau kalian suka gua bahas HP gaming kayak gini, jangan lupa kasih tahu gua dengan like video ini ya. Biar gua tahu konten model gini memang masih pengin kalian tonton. Thank [musik] you dan mari lanjut ke gaming. Nah, lanjut ke gaming karena secara fitur sebenarnya Redmagic 11 S Pro ini masih sama kayak sebelumnya. Jadi gua enggak bakal bahas semuanya satu-satu lagi ya. Yang lebih lengkap bisa cek video gua sebelumnya ini. Yang paling gua suka dari Redmagic itu justru kelengkapan fitur gaming-nya. Menurut gua sampai sekarang masih jadi salah satu yang paling lengkap. Tinggal geser switch merah ini di samping, langsung masuk ke Game Space 5.0. Nah, pas game-nya sudah dibuka baru deh seabrek pengaturan bisa diakses. Mulai dari performa, kipas, RGB, shoulder trigger, sampai monitoring CPU dan GPU semuanya bisa diatur. Buat game FPS juga enak banget. Shoulder trigger-nya beneran kepakai. Jari telunjuk kiri bisa dipakai buat ngeker, kalau yang kanan buat nembak. Sementara dua jempol tetap fokus sama gerakin karakter sama aiming. Ini ya, kalau sudah kebiasa bakal susah balik lagi ke HP yang enggak punya shoulder trigger-nya sih. Belum lagi setting-annya lumayan banyak. Plus masih ada fitur kayak Scout Mode, Crosshair, sampai penguat suara langkah kaki yang lumayan ngebantu. Terus kalian dengerin deh, speaker-nya juga nendang banget euy. Haptic feedback-nya juga enggak main-main. Sedangkan buat game berat kayak Wuthering Waves, setting-an rata kanan masih bisa dijalanin dengan FPS yang sempurna. Dan yang paling penting, suhu selama main juga masih tergolong aman di kisaran 40-an derajat. Cuma konsekuensinya ya karena bodi HP ini gede dan lumayan berat, kalau main sambil tiduran lama tangan bakal kerasa pegal. Tapi ya itu masih kompromi yang wajar sih buat ukuran HP gaming. Jadi dari sisi pengalaman main, jujur gua enggak nemu alasan buat dikomplain. Justru karena Red Magic 11 Pro sebelumnya udah bagus, versi terbarunya ini tinggal nerusin aja. Nah, sekarang kita masuk ke kamera. Dan sesuai ekspektasi, jelas bukan jualan utama HP ini. Jujur hasilnya ya seadanya aja. Stabilisasi video cukup bergejolak, dynamic range sesekali over expose, dan di kondisi tertentu gua sempat nemuin frame drop. Sedangkan buat kamera depan, ini emang konsekuensi dari teknologi under display. Hasil selfie-nya kelihatan sedikit berkabut. Bukan kotor ya, nih gua pastiin lagi. Udah gua bersihin tapi masih kayak begitu. Terus kalau ada lampu di belakang, biasanya bakal muncul efek bintang di sekitar lampunya tuh. Bintang-bintangnya [menangis] di sini. Buat dokumentasi masih oke, tapi kalau buat vlogging jelas HP ini enggak cocok. Kalau pas dipake foto, untungnya pemrosesan software-nya lumayan ngebantu sih. Efek bintang tadi banyak yang berhasil dikoreksi. Jadi hasil akhirnya lebih enak dilihat dibanding pas rekam video. Kalau kamera belakangnya sendiri menurut gua masih aman, walaupun warnanya cenderung lebih nendang. Cuman overall masih layaklah buat jepret-jepret sehari-hari. Jadi, balik lagi ke pertanyaan awal di video. Menurut gua, Red Magic 11S Pro ini lebih cocok dibilang penyempurnaan dari 11 Pro. Bukan generasi baru yang banyak Update chipset ke leading version sama perubahan tipe RAM emang patut diapresiasi ya. Tapi buat kebanyakan orang, peningkatannya bakal susah buat dirasain. Karena dari awal pun Red Magic 11 Pro udah sekencang itu. Jadi, kalau sekarang kalian udah pakai Red Magic 11 Pro, menurut gua enggak perlu upgrade. Selisih peningkatannya itu terlalu kecil buat jadi alasan ganti HP. Tapi, kalau kalian justru lagi cari HP gaming flagship dan belum punya 11 Pro, [musik] Red Magic 11S Pro ini masih jadi salah satu pilihan paling menarik. Performanya mentok, fitur gaming-nya lengkap, cooling system-nya seabrak, dan pengalaman main game-nya juga masih susah ditandingin. Emang harganya termasuk tinggi. Varian 16 + 512 dijual sekitar 22 juta. Sedangkan pas promo bisa turun ke sekitar 19 juta beserta bonus-bonus yang bisa kalian lihat di layar. Tapi di sisi lain, HP ini juga susah buat dimendang-mendingin sih. Karena sampai sekarang belum banyak kompetitor yang nawarin paket HP gaming selengkap Red Magic. Jadi ya, tinggal disesuain aja sama budget dan kebutuhan kalian. Kalau prioritas utama emang gaming, Red Magic 11S Pro ini bisa jadi salah satu HP gaming paling komplit yang ada buat sekarang. Kalau penasaran atau mau cek harga terbarunya, langsung aja kepoin Red Magic 11S Pro sama Nubia Neo 5G Special Edition di Nubia Official Store yang ada di seluruh platform e-commerce sampai habis.

Lihat di YouTube