Cobain HP TERKENCANG 2026! (YouTube Video)
Ini adalah Red Magic 11S Pro. HP gaming yang makin gua kulik kok malah makin bingung ya. Ini beneran HP baru atau cuma Red Magic 11 Pro yang dikasih tambahan huruf S doang? Soalnya sekilas kelihatan mirip dan fitur gamingnya juga masih lengkap. Jadi sebenarnya apa aja sih yang berubah? Dan yang paling penting kalau udah punya model sebelumnya apakah layak buat upgrade? Ada bintang-bintangnya. Yuk kita bahas. [musik] Oke kita mulai dari boknya dulu. Dan jujur bahkan dari boknya aja kesannya masih familiar banget. Warna gelap, logo Red Magic di tengah, dan tulisan Winmore Games. Tampilannya hampir enggak berubah ya, paling tulisan 11S Pro aja di sini. Pas dibuka juga isi boxnya masih lengkap. Ada SIM ejector, buku-buku yang pasti langsung ditinggalin, hardc semi transparan, kabel merah type C to type C, kepala charger 80 watt, dan tentu aja HP-nya sendiri. Pastinyalan langsung disambut sama Red Magic OS 11.5 berbasis Android 16. Setelah kelar setup dan regis sedik jari, gua cek storage-nya udah kemakan 33 gig dari total 512 punya gua. Tuh lihat sekilas secara tampilan juga mirip Red Magic 11 Pro enggak sih? Tapi kalau diperhatiin lebih detail ternyata ada beberapa perubahan kok. Yuk kita kulik lebih lanjut. Impresi gua sama HP ini jelas no debat ini HP gaming banget. Ba transparan, lampu joget-joget di mana-mana, ada kipas sama liquid cooling yang jalan di belakang. Buat gamer yang kayak gini emang susah buat enggak dilihatin. Tapi makin gua perhatiin, ternyata desainnya enggak sama persis kayak Red Magic 11 Pro. Perubahan yang paling gampang kelihatan justru ada di bagian liquid cooling-nya ya atau nama kerennya Aquacore cooling system. Sekarang tampilannya dibikin lebih simpel, garis birunya lebih tipis, tapi aliran liquidnya masih tetap kelihatan jalan. Terus tulisan red magic sekarang pindah ke tengah garis biru tadi. Tulisan Windnmore Games-nya geser ke kiri bawah. Habis itu logo Red Magic-nya juga sekarang lebih bersih karena garis siku sama beberapa bautnya dikurangin. Bahkan di bagian chipset sekarang ada tambahan tulisan leading version dan ini bukan cuman hiasan ya. Nanti kita bahas apa artinya pas masuk di spesifikasi. Dan untungnya buat kamera belakang juga masih rata nih, Guys. Buat kalian yang sering naruh HP di meja sambil main game, enak banget karena enggak goyang-goyang. Sedangkan bagian depan masih sama tuh, layarnya tetap bersih tanpa tompel-tompelan dengan ukuran 6,85 inch. Kamera selfie-nya juga masih under display dan feel genggamnya juga masih khed magic. Kotak gede berbobot sekitar 230 gr dengan ketebalan 8,9 mili. Oh ya, buat settingan kipas, liquid cooling, shoulder trigger, dan lain sebagainya enggak gua bahas detail lagi ya, karena udah pernah gua kulitin di video Red Magic 11 Pro sebelumnya. Overall menurut gua desain barunya justru lebih elegan. Aura gaming-nya masih dapat, tapi sekarang kelihatan lebih rapi dibanding sebelumnya. Next, kita ke spesifikasi yang lengkapnya teman-teman langsung lihat di layar aja ya. Mulai dari layar, baterai, kamera, sampai cooling system yang masih segila sebelumnya tuh. Rame bener dah. Cuman pertanyaan paling penting bedanya sama Red Magic 11 Pro apa? Ada beberapa. Yang pertama chipset. Sekarang dia pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 leading version. Jadi ini bukan chipset baru, tapi versi Snapdragon 8 Edit Gen 5 yang dioverclock. Clock speed maksimalnya naik dari 4,61 GHz jadi 4,74. Terus perubahan kedua ada di RAM. Kalau sebelumnya LPDDR5T, sekarang jadi LPDDR 5X Ultra. Mana yang lebih bagus? LPDDR 5T itu secara speed masih unggul ya. Sedangkan LPDDR 5X Ultra lebih fokus ke efisiensi daya. Jadi masing-masing ada plus minusnya. Terakhir untuk Aqua core cooling systemnya diklaim meningkat 10% lebih baik dari Red Magic 11 Pro. Dan sebenarnya pola kayak gini bukan hal yang baru sih. Dulu Red Magic 10S Pro juga dapat upgrade versi leading version buat Snapdragon 8 Elite. Dan ini ingetin gua sama Nubia Neo 5GT yang sempat gua bahas kemarin. Kalau sekarang mereka keluarin versi upgrade-nya yaitu Nubia Neo 5GT Special Edition. yang upgrade-nya itu sekarang dia ggak cuman ada build-in fan, tapi juga ke tamambahan aqua core cooling system sama kayak di HP ini. Dan koreksi kalau salah kalau si Nubia New 5GT Special Edition ini jadi HP pertama di kelasnya yang punya dua sistem cooling tadi. Dan tahu gitu gue jadi kepo kan. Wah bakal dijual berapa tuh? Dan ternyata harganya di Rp7 juta. Oke oke oke udah kejauhan kita melencengnya. Balik lagi ke Red Magic 11S Pro ini yang mana buat benchmark dia bisa dapat skor antu tuh di 4,2 jutaan. Skor tertinggi yang pernah gua dapat. Sedangkan 3DM stress test yang bisa dibilang simulasi tes saat kita nge-game berat, base loop-nya tembus di 7.955 dengan stabilisasi 75,3%. Tapi benchmark tadi gua jalanin dengan kondisi kipas dan liquid coolingnya mati ya. Jadi gua penasaran nih sebenarnya dua fitur ini beneran ngaruh atau cuma gimik. Dan akhirnya gua tes lagi dengan kipas dan liquid coolingnya dinyalain dan hasilnya menarik. Dari sisi skor hampir enggak ada bedanya selisih cuman 12 poin tapi stabilisasinya naik sekitar 3% tuh. Yang paling kerasa justru ada di suhu. Pas kipas dan liquid coolingnya aktif, suhu bagian depannya turun sekitar 1 derajat. Sedangkan bagian belakang bisa lebih adem sampai 3 derajat. Jadi kalau balik lagi ke pertanyaan awal, kalau perubahan utama Redmi Magic 11S Pro ini ada di chipset, tipe RAM, sama coolingnya tadi. selebihnya masih mempertahankan fondasi yang udah kuat dari 11 Pro. Speakernya juga masih mantap, fingerprint 3D ultrasonic masih ngebut dan USB 3.2 Gen 2 yang juga tetap bisa dipakai buat display out. Kalau kalian mau bikin konten gaming juga cocok tuh. Nah, buat spek dan benchmark-nya udah beres. Tapi sekarang apakah pengalaman gamingnya semantap spesifikasinya? Eh, tapi sebelumnya kalau kalian suka gua bahas HP gaming kayak gini, jangan lupa kasih tahu gua dengan like video ini ya, biar gua tahu konten model gini emang masih pengen kalian tonton. [musik] Thank you dan mari lanjut ke gaming. Nah, lanjut ke gaming. Karena secara fitur sebenarnya Red Magic 11S Pro ini masih sama kayak sebelumnya, jadi gua enggak bakal bahas semuanya satu-satu lagi ya. Yang lebih lengkap bisa cek video gua sebelumnya. Ini yang paling gua suka dari Red Magic itu justru kelengkapan fitur gamingnya. Menurut gua sampai sekarang masih jadi salah satu yang paling lengkap. Tinggal geser switch merah ini di samping langsung masuk ke game space 5.0. Nah, pas game-nya udah dibuka baru deh seabrak pengaturan bisa diakses. Mulai dari performa, kipas, RGB, shoulder trigger sampai monitoring CPU dan GPU semuanya bisa diatur. Buat game FPS juga enak banget. Shoulder triggernya beneran kepakai. Jari telunjuk kiri bisa dipakai buat ngeker, kalau yang kanan buat nembak. Sementara dua jempol tetap fokus sama gerakin karakter sama ing kalau udah kebiasa bakal susah balik lagi ke HP yang enggak punya show the trigger sih. Belum lagi settingannya lumayan banyak plus masih ada fitur kayak scout mode, cross hair sampai penguat suara langkah kaki yang lumayan ngebantu. Terus kalian dengerin deh speakernya juga nendang banget euy. Heptic feedback-nya juga enggak main-main. Sedangkan buat game berat kayak Wooding Wave, settingan rata kanan masih bisa dijalanin dengan FPS yang sempurna. Dan yang paling penting, suhu selama main juga masih tergolong aman di kisaran 40-an derajat. Cuma konsekuensinya ya karena body HP ini gede dan lumayan berat. Kalau main sambil tiduran lama, tangan bakal kerasa pegal. Tapi ya itu masih kompromi yang wajar sih buat ukuran HP gaming. Jadi dari sisi pengalaman My jujur gua gak nemu alasan buat dikomplain. Justru karena Redmi 11 Pro sebelumnya udah bagus, versi terbarunya ini tinggal nerusin aja. Nah, sekarang kita masuk ke kamera. Dan sesuai ekspektasi jelas bukan jualan utama HP ini. Jujur hasilnya ya seadanya aja. Stabilisasi video cukup bergejola. Dynamic range sesekali over expos dan di kondisi tertentu gua sempat nemuin frame draw. You want more? More? Sedangkan buat kamera depan ini emang konsekuensi dari teknologi under display. Hasil selfie-nya kelihatan sedikit berkabut bukan kotor ya. Nih gua pastiin lagi. Udah gua bersihin tapi masih kayak begitu. Terus kalau ada lampu di belakang biasanya bakal muncul efek bintang di sekitar lampunya. Tuh, bintang-bintang. Bintang-bintangnya [menangis] di sini. Buat dokumentasi masih oke, tapi kalau buat vlogging jelas HP ini enggak cocok. Kalau pas dipakai foto, untungnya pemrosesan software-nya lumayan ngebantu sih. Efek bintang tadi banyak yang berhasil dikoreksi, jadi hasil akhirnya lebih enak dilihat dibanding pas rekam video. Kalau kamera belakangnya sendiri menurut gua masih aman walaupun warnanya cenderung lebih nendang. Cuman overall masih layaklah buat cepret-cepet sehari-hari. Jadi, balik lagi ke pertanyaan awal di video. Menurut gua Red Magic 11S Pro ini lebih cocok dibilang penyempurnaan dari 11 Pro, bukan generasi baru yang banyak berubah. Update chipset ke leading version sama perubahan tipe RAM emang patut diapresiasi ya, tapi buat kebanyakan orang peningkatannya bakal susah buat dirasain karena dari awal pun Red Magic 11 Pro udah sekencang itu. Jadi kalau sekarang kalian udah pakai Red Magic 11 Pro menurut gua enggak perlu upgrade. Selisih peningkatannya itu terlalu kecil buat jadi alasan ganti HP. Tapi kalau kalian justru lagi cari HP gaming flagship dan belum punya 11 [musik] Pro, Red Magic 11 Pro ini masih jadi salah satu pilihan paling menarik. Performanya mentok, fitur gamingnya lengkap, cooling systemnya seabrek, dan pengalaman main gameennya juga masih susah ditandingin. Emang harganya termakud tinggi. Varian 16+ 512 dijual sekitar R2 juta. Sedangkan pas promo bisa turun ke sekitar Rp1 juta beserta bonus-bonus yang bisa kalian lihat di layar. Tapi di sisi lain, HP ini juga susah buat dimendang-mendingin sih. Karena sampai sekarang belum banyak kompetitor yang nawarin paket HP gaming selengkap Redmi J. Jadi, ya tinggal disesuaiin aja sama budget dan kebutuhan kalian. Kalau prioritas utama emang gaming. Red Magic 11S Pro ini bisa jadi salah satu HP gaming paling komplit yang ada buat sekarang. Kalau penasaran atau mau cek harga terbarunya, langsung aja Kpoint Red Magic 11S Pro sama Nubia Neo 5GT Special Edition di Nubia Official Store yang ada di seluruh platform e-commerce. Okay.
