Jungkat

CPU Ini KEMURAHAN 😍😍 - Intel Core Ultra 7 270K Plus ft. ASUS TUF Gaming Lineup (YouTube Video)

  • 08/07/2026

Di saat harga RAM dan harga SSD lagi mahal-mahalnya, Intel malah ngeluarin sebuah prosesor yang harganya R juta tapi feelingnya kayak R jutaan. Intel Core Ultra 7 270K Plus adalah sebuah refresh dari Core Ultra 7 265K yang sudah rilis tahun 2024 lalu dengan arsitektur yang bernama Arrow Lake Refresh. Sebenarnya arsitektur ini enggak jauh beda sama Arrowol S, tapi di beberapa prosesor yang di launching ada penambahan ecore dan boost clock. Ada tiga prosesor Aerox refresh yang di launching, yaitu Core Ultra 5 250K Plus, 250 KF, dan 270K plus. Nah, buat 270K plus ini perpose-nya adalah buat gantiin 265K kemarin. Secara boost clock, boost clock e cor-nya naik sekitar 100 MHz, tapi base clock-nya malah turun di PCore dan ecore. Perubahan terbesarnya ada di sisi eficisiency core-nya. Kalau core Ultra 7 265K itu hanya memiliki 12 core, sekarang jumlahnya naik menjadi 16. Artinya total core meningkat dari 20 menjadi 24 core. Threp juga ikut naik menjadi 24. Belum selesai, L2 catch-nya juga ikut bertambah. Berikut juga dengan L3 catch yang sekarang menjadi 36 MB. Intel juga meningkatkan dukungan memori menjadi DDR5 7200 sementara dengan base dan turbo power yang masih sama dengan sebelumnya. Nah, Core Ultra 7 270K Plus juga masih punya IGP yang sama-sama punya 4XI core dan ya ada NPU juga walaupun hanya sekitar 13 tops. Pelengkap yang baguslah dan dia juga masih memakai arsitektur core yang sama di mana PCOREore memakai lion sementara e-cornya menggunakan SkyM. Semuanya berbasis dari fabrikasi TSMC N3B3 Nanm. Nah, buat pengujiannya kita bakal pakai motherboard TF Gaming Z890 plus WiFi. Buat ngangkat Core Ultra 7 sekencang ini tentu butuh VRM yang kencang juga. Dan tough Gaming ini VRM-nya itu benar-benar tangguh banget. Dia terdiri dari 16 Vic core, 1 VCC GT, 2 VCCSA, sama 1 VNNAON yang namanya benar gini enggak sih? Yang masing-masing bisa sampai 80 amp. Mobo ini juga support PCI Gen 5 SSD yang hit-nya itu ganteng banget di laser carve sama dia. Apalagi di bagian belakang juga masih ada port Thunderbolt kalau kalian mau bikin PC-nya jadi workstation. GPU-nya kita akan tes pakai t gaming RTX 5070. Fan GPU ini menggunakan axial tech yang bisa mendistribusikan angin 31% lebih efektif dan aliran udaranya juga dibalik di fan tengahnya yang berguna untuk menjaga turbulensi. Jadi GPU ini cocok banget buat dampingin Core Ultra 7 270K plus. Motherboard dan GPU yang gua gunakan saat testing ini memang lumayan premium ya, tapi ini karena kualitas barang Asus itu memang udah terjamin, fiturnya banyak dan gua mau meng-unlock full potensial dari CPU yang kita review kali ini. Dan untuk barang Asus kalau misalnya ada apa-apa atau rusak mau kalian beli dari mana pun itu garansinya akan dapat 3 tahun dan bisa dibawa ke service center yang udah tersebar di wilayah di Indonesia. Jadi kalau rusak tinggal bawa aja ke service center. Kalau buat RAM-nya kita menggunakan dari brand Apaser. Ini adalah yang Nox Stuff Edition Series. Kapasitasnya ini 32 gig dengan bandwid sampai 6400 dan tentunya kita akan nyalakan XMP pas testingnya. Dan CPU coolernya kita akan pakai TAF Gaming LC2360. Jadi skor dari Core Ultra 7 270K plus ini meningkat sekitar 30%-an dari 265K yang kita tes dengan testbed yang sama. Dan peningkatannya juga overall sama kalau kita tes 3D Mark V6. Render time di Ad Premiere Pro entah kenapa malah jadi lebih pelan sedikit, tapi karena ini tipis banget mungkin masih termasuk margin of error. Sementara di Blender ada peningkatan sekitar 30%-an yang berarti CPU power-nya atau raw power-nya itu naiknya signifikan. Nah, kalau game kita nyoba semua game itu natif tanpa super resolution agar lebih pure perbedaan FPS-nya dari CPU. Di game yang CPU bound seperti CS2 yang kompetitif itu kenaikan FPS-nya bisa sampai 100 lebih. Terus juga City Skyline itu ada kenaikan juga walaupun hanya sedikit. Forza Horizon 6 yang GPU bound juga bahkan ada kenaikan 16 FPS dan Cyberpunk itu juga naik sekitar 12 FPS. Di sini Intel juga ada yang namanya Intel Application Optimization Tool atau APO di mana tugasnya itu memang untuk optimisasi prosesornya saat running game. Intinya ini antara bisa support atau enggak aja sih. Di Cyberpunk kita ngelihat ada kenaikan sedikit di frame rate-nya. Walaupun memang hanya sedikit, tapi hei nice buat ekstrak FPS itu sebanyak-banyaknya. Terus suhu dari Core Ultra 7 270 K+ ini sebenarnya terhitung aman. Walaupun saat full load itu memang menyentuh angka 95 derajat Celcius. Ini naik sekitar 10 sampai 11 derajat dari seri 265K-nya. Ini karena CPU package power-nya juga naik sekitar 40 watt. Tapi kalau buat gaming, power usage-nya itu hanya berbeda sekitar 15 watt aja yang berefek ke suhu yang naik sekitar 7 derajat celcius. [mendengus] Tapi suhu 75 derajat di core 7 270K plus itu menurut gua masih ok lah buat gaming. Buat idol malah yang menurut gua lumayan boros karena di mana pcknya itu sekitar 58 wat. Walaupun stabilnya di 18 wat ya tapi 265K itu stabil loh di 14 wat dan cuma mentok di 36 watt aja. Jadi apabila kita ngomong soal value to performance, enggak bisa dipungkirin kalau Aero Refresh ini cukup sukses dalam memberikan additionional SKU ke dalam lineup yang tadinya memang kurang lengkap dan prosesor seharga R jutaan ini ya udah bisa sukses melawan prosesor-prosesor yang harganya R10 jutaan ke atas. Bahkan ya kalau kalian memang mau Ryzen sebenarnya ada Ryzen 9 9950 X3D yang performanya memang lebih kencang dikit daripada ini, tapi harganya di R jutaan atau ada juga 9.900X biasa, tapi harganya itu di Rp8 jutaan. Belum termasuk mobo ya. Nah, tapi kalau kita ngomongin ee si Intel-nya doang nih sebenarnya 270K Plus ini kan harganya di Rp jutaan tadi ya. Nah, kalau misalnya dibandingin sama 265K yang harganya udah turun ke 5,6 jutaan, ini akan bergantung sama ee pilihan kalian lagi nih. Kalau kalian mau performa sekencang mungkin di harga 5 sampai R jutaan dan tidak peduli dengan power consumption, ya mending langsung ambil 270K plus. Tapi kalau menurut kalian ya nambah 40 watt itu eh berpengaruh banget dan terus juga kalau kalian mau lebih hemat daya PC-nya karena mungkin power supply atau listrik rumah mendingan ambil 265K aja karena ya walaupun performanya naiknya lumayan jauh tapi 265K itu masih lumayan kencang. Nah, tapi kalau kalian mau juga e AMD ya sebenarnya tough gaming itu ada juga motherboard B850 yang bagus buat e Ryzen lineup. Tapi menurut kalian gimana nih pendapatnya tentang 270K plus? Apakah lebih worthed ambil ini atau mendingan ambil Ryzen? [musik]

Lihat di YouTube