Cuma 4 Bulan Jadi! Rumah Mungil Inspirasi Ala Vietnam di Indonesia!! (YouTube Video)
Itu bukannya AC ya, Bu? Bukan, itu ini aja. Covernya aja covernya. Tapi sebenarnya itu udah bukan AC lagi. Jadi dicustom ya, Bu ya? Ee enggak, sebenarnya udah jadi sih di online lagi. Ini rumahnya itu katanya dibangunnya itu 3 bulan. Betul. Hebat. Terus habis itu interior 1 bulan. Jotal berapa bulan? 4 bulan. Ini keren banget sih, Bu. Ada voya. Ini siapa yang punya ide begini nih, Bu? Halo, ketemu lagi sama Belinda di Arsitektur Indonesia. Di episode 6 Bareng Belinda, kali ini kita lagi ada di daerah Jakarta Selatan. Nah, rumahnya ini menurut gue sangat perlu dilihat sampai akhir. Kenapa? Karena lebar rumahnya sendiri itu hanya 4,3 m aja. Yang artinya di dalam rumah ini bakal banyak tips dan trik untuk rumah-rumah yang kompact begini. Keunikan dari bangunan ini adalah bangunan ini dibangun dengan hanya waktu 4 bulan aja di mana pembangunan sipilnya itu 3 bulan tapi interior 1 bulan. Penasaran isinya kayak apa? Yuk kita ketemu dulu sama yang punya rumahnya. Halo. Asalamualaikum. Waalaikumsalam. Halo. Halo. Kenalin ini yang punya. Ayo mbak sini dong. Ceritain ini luas tanahnya berapa, hama bangunannya berapa, serta konsepnya gimana nih? Oke, untuk luas tanahnya lebarnya 4,3. Untuk panjangnya sekitar 16,5. Oh, oke. Untuk tanahnya berarti panjang ke belakang ya. Oke. Terus habis itu ini rumahnya itu katanya dibangunnya itu 3 bulan. Betul. Terus habis itu interior 1 bulan. Jadi, total berapa bulan? 4 bulan. Amazing. Terus ee Bu, ini konsepnya ini gimana nih waktu itu mau bikin yang agak ini kayak rumah-rumah Santorini gitu ya gua ngelihatnya ya. Konsepnya gimana nih, Bu? Bangunannya. Iya, untuk konsepnya kita terinspirasi dari rumah-rumah di Vietnam. Oh, rumah-rumah di Vietnam ya. Betul. Karena kan lebarnya cuma 4 m, tingginya eh sori panjangnya 16. di mana yang cocok dengan yang kita mau adanya bukaan void itu cocoknya rumah-rumah di Vietnam. Ternyata adanya di Vietnam doang mungkin ada di lain cuma belum ketemu banyak ya. Oke. Terus habis itu ini waktu itu bangunnya 3 bulan ini berarti gimana tuh waktu itu sistem bangunnya Bu? Iya untuk pembangunan ini kita pakai jasa tenaga borongan. Oh kayak borongan. Dan dia bisa 3 bulan nih Bang. Iya. Uh hebat sekali. Terus ini kan bisa dibilang jalannya ini kan enggak terlalu besar ya. Itu waktu itu pasti ada kesulitan tuh waktu bangunnya. Gimana tuh? Apa tuh kesulitannya? Iya. Karena kan ee pertama kita pakai jasa tenaga borongan, yang kedua kita ee belanjanya sendiri di material dekat sini gitu. Jadi di satu tempat aja untuk strukturnya ini pembangunannya. Jadi memang sudah langganan di situ. Setiap kita mau pesan apa, kita tinggal ee kontak aja nanti diantar sama mereka mobil mereka. Mobil mobil kecil. Oh. Jadi enggak bisa mobil angkel gede ya? Betul. Dan apa pengantar materialnya itu bisa dibilang kalau bisa cuman setiap hari doang supaya di sini enggak numpuk gitu ya. Betul, betul, betul. Iya. Jadi memang ee kalau memang udah habis banget baru kita konak atau yang dipakai buat hari ini atau besok itu langsung kita konak gitu sesuai kebutuhan dulu. Oke oke oke. Ini menarik sekali teman-teman. Ee di depan ini ada lengkungan-lengkungan gitu ya. Ini berarti di atasnya ini berupa atep atau ee duck nih. Ini ee duck pakainya. Oh, jadi ada roof top-nya begitu ya? Iya, betul. Kalau ini yang e lantai duanya balkon. Oh, ini balkon. Nanti ada lagi lantai tiganya. Kita lihat. Oh, nice. Tapi boleh ceritain enggak, Bu? Ini ee pagarnya lucu deh. Ini kayaknya baru ya. Oh, baru. Oh, iya baru ya. Baru dicat ya. Baru dicat. Betul sekali. Masih mulus. Jadi ini dibikin lengkungan supaya Betul. Karena memang konsep kita ada lengkungan-lengkungannya. Memang enggak terlalu banyak, tapi di beberapa poin aja sih kayak gitu. Oh, jadi kalau misal untuk pagarnya sendiri pakai yang perforated gitu ya. Betul. perforated. Why? Kenapa nih? E karena biar enggak terlalu kelihatan ke dalam ya. Oh. Oh, jadi buat samar-samar aja ya. Ini diameternya 5 mili. Uh, mengerti sangat yang punya rumah. Oke, yuk. Aku penasaran mau masuk dong, Bu. Oke, silakan. Di sini ada ininya ya. Iya, itu untuk tempat paket. Kalau kita lagi pergi misalnya kita lagi gembok, jadi ini kita buka. Jadi, biar bisa taruh di sini. Oke, coba dong, Bu. Oke, boleh silakan. Oh, jadi itu pas pas pergi dia begini aja gitu ya? Iya betul. Nanti tinggal dibuka aja. Oh menarik ya. Bisa pakai ide konten. Betul. Dan di sini apaan nih Bu? Nih ada yang masih tadinya ini mau ee pakai bel yang nyambung cuma sekarang kan udah ada yang ini ya. Oh. Oh. Yang udah ada apa sih itu? Bluetoth. Bluetooth ya? Bluoth. Betul. Yang butter yang otomatis gitu. Jadi enggak usah pakai kabel lagi. Dan ini belum dicopot. Oke. Nah, untuk lantainya sendiri ee sebenarnya cukup sederhana karena pakai keramik ya, tapi motifnya dipilih yang ee mirip-mirip andesit. Iya, betul banget dan tetap kelihatan mewah. Iya, karena ini kita coating lagi. Oh, dico di coating lagi. Betul. Di coating lagi. Pakai apa nih, Bu? Ee ada cat e khusus untuk coating. Jadi biar lebih mudah dibersihinnya gitu. Kalau misalnya enggak kayak gini kan ini kan agak kasar ya karena buat carpot kan. Jadi agak susah dibersihinnya. Makanya kita coating kayak gitu. Oh, karena dia teksturnya dari awalnya emang udah lebih kasar, malahan susah bersihin, akhirnya dicoating. Betul. Betul. Dicoating lebih mudah lah gitu. Kalau di atasnya ini dipakaiin WPC ya, PVC. PVC ya? Iya. Oh, pakai PVC. Ini motif kayu. Tapi pemilihannya bagus, Bu. Jadi enggak kelihatan kayak buatan gitu ya. Kelihatan alami ya. Ih, cakep deh. Kalau di sini ini ada pintu apa nih, Bu? Iya. Jadi, pintu kita ada dua ini. E, pintu alternatif. Pintu utama kita sebelah sini. Ah, oke. Oke. Ini ee untuk pintu ini dipakainya kalau lagi ada acara aja. Oh, ya. Ya, ya, ya. Misalnya ada lagi ada acara kumpul keluarga, jadi kita buka. Jadi, enggak usah lewat sini gitu. Jadi, langsung otomatis kebuka. Tapi bentukannya kayak French door gitu ya. Iya. Dan kalau misal orang enggak sadar mungkin kelihatannya kayak jendela malahan. Oh, kamuflase dikamuflasekan berarti. Boleh dong, Bu, aku masuk. Oke, mari silakan. Ini apa nih, Bu? gede banget ini. Tempat listrik. Oh, gitu. Agak berantakan, Sar. Oh, oke. Jadi biar enggak terlalu kelihatan. Oh, ditutupin dengan begini. Ini berarti pakai ini ya, Bu ya? Tukang furniture ya? Oh, ini barang interiornya. Ini sisaan. Bahan sisaan. Oh, bahan sisaan. Memang benar ya. Kalau misalnya ada barang sisaan lebih baik digunain untuk menjadi tutup MCB. Betul. Oke. Permisi, aku masukkan. Wow, ini terasnya. nya. Oh, di sini ada tempat buat duduk-duduk ya? Iya, bisa duduk. Pakai sepatu di sini. Pakai sepatu di sini ya. Ya, iya. Dan rumahnya bukaannya gede. Oh, ini ada dua pintu ya. Jadi kalau buat pindahin barang bisa dibuka ya. Heeh. Oh, oke oke. Ih, rumahnya bagus. Ayo dong ngobrol. Kok takut? Ee malu-malu. Di sini ada H MCB-nya ditutup lagi. Iya, ditutup lagi biar enggak terlalu kelihatan. Oh, kayaknya kelistrikan di sini sangat diperhatikan ya. Ceritanya gimana nih, Bu? Ini pasti dibikinnya oleh seseorang nih. Betul. Seseorang yang spesial. Oh, siapakah itu? Ayah saya kebetulan kalau dibikin sama ayah sendiri udah pasti benar-benar dipikirin banget. Enggak boleh sampai kenapa-napa. Oke, Bu. Di sini kan ada sofa nih ya. Iya. Ini pasti enggak sekedar sofa saja. Ada apakah di sini? Iya, ini bisa buat storage juga. Oke, aku buka ya. Buka dong. Oke. Kayak gini. Oke. Barang-barang ya. Jadi buat naruh barang-barang. Iya. Furniturnya juga dibikin multifunction juga ya. Hah. Ini pas dibuka kita ngelihat ke sini ini keren banget sih Bu. Ada void-nya. Ini siapa yang punya ide begini nih Bu? Ee aku sama suami. Oh. Gara-gara ngelihat si rumah Vietnam itu betul. Karena kan kita pengin punya rumah yang banyak bukaannya. Ini kan di daerah Jakarta lumayan panas ya. Bukan lumayan lagi. Eh, panasnya. Iya. Jadi ee gimana caranya sirkulasinya tetap dapat. Heeh. Terus kalau kita ngobrol nih tinggal dari sini aja ke lantai du sama tiga. G Oh, iya. Buat manggil anak-anak ya. Terus habis itu di sini ada tangga. Di bawahnya ini ada apa nih, Bu? Iya, ini ada gudang penyimpanan aja sih. Ah. Wih, rapi sekali, Guys. Karena kan memang enggak terlalu luas ya rumahnya. Biar barang enggak kelihatan di luar. Jadi kita harus punya space sih di bawah tangga. Ini kan kadang lumayan ya space-nya. He. Jadi kalau barang-barang yang kepakai taruh di dalam. Iya. Biasanya kan di bawah tangga tuh suka dibikin kamar mandi ya. Kalau di sini dibikin gudang buat makanan nih teman-teman lihat deh. Dan rapi banget raknya. Dan ternyata emang enggak perlu bukaan seperti pintu ya. Ini segini aja cukup loh nih. Iya. Orang bisa masuk. Muat. Muat satu badan aja sih. Muat ininya juga. Raknya juga muat. Iya betul. Betul. Raknya muat. Ini ee sofanya sendiri kelihatannya ada sesuatu nih yang berbeda nih. Ini sofa bed. Kita pakai sofa bed. Uh. Boleh dicoba buka? Boleh. W. Ini gua bongkarin rumah orang. Ah, jadi ini. Dan seperti biasa ini belinya di mana, Bu? biasa di online. Ye. Oke. Jadi kalau misal tamu yang nginep pun ada bisa nginp di sini ya. Betul. Karena kan di lantai 1 kita enggak ada kamar ya. Heeh. Jadi kalau mau nyantai sama nonton TV bisa di sini. Kita buka sofa bednya. Oke. Family time-nya di sini. Iya betul. Tapi ini udaranya enak nih. Ini pakai AC ya, Bu ya? Bukan, ini kipas angin bukan. Ini kipas angin. Itu bukannya AC ya, Bu? Bukan. Itu ini aja. covernya aja covernya. Tapi sebenarnya itu udah bukan AC lagi. Jadi dicustom ya, Bu ya? Bukan. Ee enggak, sebenarnya udah jadi sih di online lagi. Sorry ya, Ibu-ibu online ini. Enggak, Bu. Itu artinya ibu-ibu yang smart karena tidak mau ee kalah dari masalah. Jadi cari solusi. Iya. Karena kalau di ee kita pakai kipas di sini kan space-nya terbatas ya, pindah-pindah gitu kan. Jadi kita pakai kipas di atas aja buat bantu sirkulasi udara aja sih. Oh ya buat buat ngedorong ya. Iya betul. Tapi ini ternyata adalah kipas. Di sini juga ada kitchen setnya nih ya Bu ya. Betul. Ini waktu itu pas bikin kitchen set ini ada permintaan khusus enggak ke arsiteknya? Ee paling kita memang menempatkannya di bawah tangga sih. Minta dibuatin layout-nya untuk dapurnya yang banyak ini ya banyak storage-nya gitu ya. Betul. Karena kan e balik lagi rumahnya kan terbatas ya lebarnya. Kalau misalnya apalagi kan rumahnya ibaratnya rumah segaris. Kalau buka pintu langsung kelihatan semua. Jadi memang kita harus punya suara sih biar kelihatan lebih rapi aja. Hit. Oke. Dan di sini juga dikasih meja makan untuk empat orang. Ini panjangnya berapa sih, Bu? Enak loh nih sirkulasinya ya. Ee kurang lebih 16 itu sekitar. Jadi e tadi parkirannya. Parkirannya 4 4,8 kurang lebih ini sekitar dua diinya. Oh berarti ya ibaratnya 16 - 7 itu berarti 9 m ya. Iya kurang lebihnya 9 * 4 bisa dapat begini nih teman-teman nih. W ini kan kitchennya ini kelihatannya pakai homogenenous style ya. Granit. Oh ini granit yang homogenous style ini ukurannya kayaknya yang slap gede ya Bu ya? Iya, sebenarnya sayang juga sih karena kan pas beli satu lembar ini kepotong ini semua. Heeh. Jadi kayak cuma pinggirannya aja gitu. Oh iya emang dikit banget yang kepakai tuh. Kayak kita enggak salah beli dua lembar deh ini. Dua atau tiga lembar gitu tapi dipotong sebesar ini untuk kompor dan untuk S ini dipotongnya. Kalau ini kan jaraknya kayaknya sekitar 20 30 cent ya. Ini masih enak Bu kalau dipakai buat masak. Sejauh ini masih aman sih. Karena kan masaknya juga enggak yang w heboh besar-besar gitu ya. emang yang buat sehari-hari aja kayak gitu. Dan kalau misalnya ada lebihan tinggal pindah ke meja makan. Betul. Sebenarnya memudahkan ini kan karena konsepnya open space ya sama ruang keluarga, dining sama ini kan deketan. Jadi kalau misalnya masak bisa ditemenin sama keluarga, bisa ngelihat anak. Kalau udah matang bisa langsung disajiin di meja makan. Ah. Dan ini pakai apa nih? Ini pakai model perikat. Oh. Jadi yang udah ee selembar gitu yang isinya ini 4* 20 kalau enggak salah ada ininya nih. Jadi satu lembarnya 40 * 40. Oke gitu. Berarti ini ee ibaratnya kayak mozaik ya sebenarnya. Iya betul. Ah dan ini sama kayak ada di kamar mandi. Oke. Ini gua curiga sebenarnya meja makannya ini kenapa kebagi dua nih? Karena ini bisa ditarik. balik lagi ini ee untuk untuk ukuran ini 160 kalau dibuka dipanjangin 190 panjangnya tergantung misalnya ee lagi ada acara untuk meja naruh makanan banyak gitu bisa dibuka ditarik boleh enggak ada di online. Boleh enggak gua buka nih? Boleh, boleh. Ya, dari maksudnya dia cuman bahas tiga. Jadi, kenapa bahas dua nih? Gua kenapa baru ng kebagi nih? Oke. Oke. Jadi panjang langsung berubah jadi bisa buat tiga tiga orang duduk ya, Bu ya? Iya. He. Wah, ini kayaknya orang yang tinggal sini bisa banyak. Iya, betul. Kalau misalnya lagi mau ngumpulnya di meja makan, ya udah di sini aja bisa ramai-ramai. Dan ini belinya di di online. Ada offline-nya juga kalau ini. Oh, ini ada offline-nya juga. Oke. Oh, ini dibikinnya dari HPL ya? Iya. Kayunya yang doang nih baru solid ya. Kalau bed kalau ini kita custom. Hm. Jadi belinya enggak enggak bareng beda tempat. Tapi kalau kayu ya masih enak sih ya kok ditaruh begini ya. Iya. Oke. Jadi kalau yang ini di dapur ini ada apa nih Bu? Iya. Ini untuk tempat ee piring. Sehabis cuci kita biasanya di sini dulu nih kalau basah. Kalau udah agak kering kita naikin ke sini. Karena kan ini kan lumayan tinggi ya. Jadi kita pakai model seperti ini. Oh iya iya. Ini sih lebih dari 60 cent ya backpash-nya ya. Dan akhirnya ee di apa? disolusiin dengan engsel-engsel yang begini nih. Rak-rak yang begini aku bantu. Oke. Dan halus lagi. Jadi enggak guber-guber gitu ya. Iya. Oke. Dan di sini wow semuanya ada buat tempatnya nih ya. Pasti ya. Iya. Kalau ini khusus yang ee berantakan ya dalamnya. Jadi yang penting masuk aja. Paling ini sih kalau magicom kita pakai model tarik jadi lebih gampang sih gitu. Jadi buat sekalian jadi enggak ngambil k dalam ya, buat ngebersihin juga lebih gampang ya. Karena biasanya emang nasi suka berantakan di sininya ya, emak-emak. Dan ini ada ruangan apa nih, Bu? Oke, ini ada toilet. Toilet lantai satu. Kalau di sini kita enggak pakai heksos karena kan e bukanya di samping ya. Oh, iya. Jadi udaranya langsung I langsung. Oke. Kamar mania apa itu? Kayak mic. Kayak mic lagi. Itu shower tambahan. Oh, itu shower tambahan. Iya, buat di bawah ini sebenarnya udah udah ada. Iya, karena kan kalau ini kan agak susah ya. Orang dewasa biasanya kalau untuk anak-anak bisa pakai yang itu. Ee, gua ingat waktu masih kecil ya ee Eke tidak bermandi dengan shower, tapi dengan jet shower. Jadi, ini lucu banget nih buat anak-anak nih. Oh, udah ada sekarang. Oke, nanti aku akan beli dengan follow Instagram kamu. Tolong di-share ya, Bu. Iya, pasti pasti, Bu. Ee boleh lihat belakang enggak, Bu? Itu lucu banget loh. Ada boleh boleh. Ada apa nih, Bu? Ini taman belakang. Kalau dari awal emang aku sama suami pengin ada suara air yang ngalir. Oh iya. I secara fengsu juga bagus. Iya bagus ya. Karena emang ee kan sepi ya kayaknya kalau enggak ada air tuh. Kalau air mati juga kayaknya kok kayak sepi banget. Jadi kayak harus ada suara air biar lebih hidup aja suaranya. Iya biar hidup ya. Dan di sini Oh di sini ada tempat laundry-nya ya. Betul. Ah, ini ini beli di mana, Bu? Ada di online. Oh, ada di online. Ini kalau enggak salah kan ee rumah ini ada ininya kan ada Instagramnya kan? Ada. Dan ini linknya ada di Instagram. Oh, nama Instagramnya apa, Bu? Ada di House of Fravella. Oke. Jadi, jangan lupa follow teman-teman kalau pengin tahu ini linknya belinya di mana. Nah, ini lebar untuk laundry-nya ini berapa sih, Bu? Sebenarnya enggak sekitar 1,2 kayaknya deh. Oh, 1,2 cukup ya begini ya. Oh, karena memang disesuaiin dulu mau pakai mesin susinya merek apa, model apa. Ukurannya segini baru kita ini setting interiornya. Oke. Berarti emang kalau misal mau ngisi rumah itu kadang harus ngelihat dari yang mikronya dulu, Teman-teman. Kayak furniturnya mau ditaruh apa. Jadi apalagi yang tempat-tempat ee sempit begini nih harus sesuai. Kalau enggak udah capek-capek dibikin, enggak bisa juga dipasang. Oh, dan ini lantainya juga pakai keramik. Pakai motif kayu ya. Keramik. Iya. Eh, ini lucu banget. Iya, ini bisa dibuka juga. Ada penyimpanannya. Ah, pokoknya semua rumah di sini banyak penyimpanannya. Iya, iya. Benar, benar, benar. Salah satu yang aku bilang tadi di depan tuh kalau rumah lebar empat kompa begini pasti banyak tips apa triptip e tips dan triknya gitu. Menarik sekali nih. Kalau lagi duduk di sini kayaknya terang ya. Iya, lumayan. Oh, wow. Dan ini tinggi rumahnya berapa sih, Bu? Totalnya sekitar 10,5. 10,5 nih ya. Iya. Total seluruhnya. Oh oke. Yuk kita lihat mereka. Ayo mari. Oh tangganya. Hm. Ini kita custom juga tangganya. Custom. Granit custom. Oh gitu. Karena untuk ukuran seperti ini agak jarang. Maksudnya ukuran seperti ini emang ee biasanya ada potongannya gitu enggak? Enggak enggak segini. Ini kan 90* 30 untuk tingginya 15. Heeh. Jadi kita custom. Oh wow. Sebenarnya ini balik lagi sama kayak karpot ini kita coating sih. Oh dicoating lagi ya karena kita belinya yang matte. Oh oke. Jadi buat lebih gampang buatinnya ya. Betul. Karena kan lumayan rumahnya lumayan ya. Lumayan banyak yang harus dibersihin dan enggak pakai ART juga. Jadi ganti-gantian aja sama suami. Hebat sekali. Tiga lantai tanpa ART di-handle sendiri. Benar. Berarti bisa dibilang rumah ini harusnya low maintenance nih. Betul. Karena emang udah dipikirin dari awal sih. Hmm. H. Nah, di depan ini nih ada apa nih, Bu? Ada toilet juga untuk lantai dua. Konsepnya hampir sama sih sama lantai satu ya. Kalau gua bilang sih ya secara arsitektural ini rumah bakal lumens banget dan pembuatannya juga bisa diefisienkan karena pemitpannya dari atas sampai bawah sejalur, Guys. Jadi untuk kemungkinan kalau sampai ada bocor itu tuh udah minim banget nih. Hmm. Oke. Gua nobatkan sebagai rumah terlow maintenance. Aduh. Dan di plafonnya ini dikasih LED strip ya. Betul. Ini untuk cahaya tambahan aja sih. Enggak setiap hari sih dinyalain. Kalau lagi mau perhelatan aja ya kayak sekarang. Karena ada yang nanya juga ini listriknya berapa? Enggak kok. Kayaknya enggak separah itu deh kalau listrik. Iya. Karena kan ini kan kita bukannya banyak. Heeh. Jadi sebenarnya siang kita enggak pernah pakai lampu. Hmm. Ya paling kalau lagi mendung aja satu lampu gitu. Iya iya iya. Kalau malam pun satu lampu aja gitu. Oh iya. Biar remang-remang ya. Kopi ya. Iya. Tergantung mood sih mau terang apa mau remang-remang. Oke. Dan kalau ini relingnya pakai besi holo bullet ya. Oh ini pakai pakai kayu nih ya Bu ya. Iya. Ini kita di chatnya di mid lagi. Oke. Ini di ruangan ini apa nih Bu? Ini ada kamar anak. Oh kamar anak. Iya dan ini melengkung guys. Silakan. Lucu sekali. Uh. Oh. Kasihan sekali anaknya lagi diungsikan gara-gara gua datang nih. Aduh. Padahal kamarnya bikin kangen nih. Udah tinggal di sini. Oh, dia ada cahaya sendiri ya. Jendela ya. Betul. Oke, di sini ada meja belajarnya ya, Bu ya. Betul. Dan kembali lagi si Opa memberikan seperti ini. Oh wow. Ini bisa masuk semuanya. Ini linknya ada ya, Bu? Ya, ada semua. Ada. Ada ya nanti ya. Oh, aku jadi pengin coba-coba pegang handphone deh. Ini ruangannya, Bu. Ukurannya berapa ya, Bu? sekitar 2 * 3,8. Oke. Jadi memang pas satu kasur. Oh iya benar ya. Pas banget ya. Udah diukur juga dari awal sebelum memang dari awal sudah dipersiapkan ya. Betul. Betul. Dan ini juga untuk mengikuti konsep lengkungan itu dindingnya pun juga dibikin melengkung. Betul. Dan ini orangnya bisa bikin di 3 bulan. Ini ngaji beginian enggak gampang loh nih. Ini untuk faktor keamanan juga sih. Apa untuk faktor keamanan? Karena kan biasa ini kan ee ininya terbatas ya. Heeh. Kalau kita lagi barengan agak susah kan. Ini kan kalau lancip kan agak sakit. Kalau ini kan enggak sakit. Melinir lagi. Nyeret gitu ya. Oke. Oke. Gua mengerti. Terus atasnya juga. Oh, dibikin tipikal semua ya. Ini ini ee cahaya siangnya kayak gini. Uh, jam berapa sekarang? Jam 11.00 seperti ini. Benar-benar kayak cahaya ilahi ya. Wow. Terus ini ada ruangan apa nih, Bu? Kamar utama. Oh, kamar utama. Aduh, enak banget kamarnya. Dingin lagi. Lingal. Wow. Wow. Permisi ya, Bu. Eh, ini berarti lantainya pakai apa nih, Bu? granit. Oh, pantesan dia dingin ya rasanya ya. Iya, pakai granit. Oke, di sini lemarinya semua tapi ada kredensanya juga. Ada lemari buat bekerja sekaligus make up. Betul. Jadi satu. Oh, Ibu bekerja ya? Bekerja kalau untuk WFH biasanya. Oh, oke. Oke. Kerja di mana, Bu? Di Jakarta Selatan juga. Kebetulan dekat sini jadi enak. Oh, gitu. Iya. Oh, strategis tempatnya? Tempatnya strategis ya. Terus ini dibikin Oh, iya benar. Supaya ngakalin, supaya gampang untuk bersihin, makanya dibikin melayang ya, Bu ya. Betul. Dan ini untuk dipannya juga ada penyimpanannya juga bawahnya. Oh, di bawahnya ini ya? Betul. Masing-masing ada tiga kanan kiri. Ah, ya. Ya, ya. Ya, itulah idenya buat banyakin storage itu ya sampai ke furniture-furniturnya juga dibikin custom nih, Teman-teman. Dan di sini ada apa nih? Ini ada toilet, kamar utama. Jadi, kita enggak perlu keluar. Oh iya iya benar sih buat di kamar utama emang lebih baik emang dikasih itu ya. Iya. Kalau ini pakai hekos karena kan enggak ada ini ya enggak ada jendela kebukanya jadi kita pakai heos dan ngadapnya juga langsung ke luar kan. Heeh. Heehul. Oke. Dan ini showernya apaan nih Bu? Showernya ini ada di online. Ada di online lagi. Ada lagi. Jadi ini rumah banyak sekali ya. Oke. Oh, diikasih OS LED strip-nya itu beda ya, Bu, sama yang di luar ya? Betul. Kebetulan kita salah beli yang pertama. Oh, gitu. Juda salah beli sih. Betul. Harusnya kayak gini nih. Oh, karena udah udah kebeli kan lumayan ya. Jadi ya udah pakai entar aja kalau udah harus ganti ya. Maintenance. Oke. Ini ada balkon. Ah, boleh aku boleh. Boleh. Silakan silakan. Oke. Oh, ini dikasih kaca tempered ya? Iya, kaca temper. Tapi ininya cuman sampai setinggi ya 50 cent aja lah ya. Takut anak-anak nabrak. Betul. Standar orang dewasa. A gua langsung berpikir ini kenapa begini? Oh, ada anak-anak. Ah, posisinya dia disembunyiin di atas sini tapi enggak kelihatan karena ada beginian. Ada siripnya ya. Oke. Oke. Boleh lanjut Bu ke lantai boleh silakan. Oke. Ini lantai tig ada apa nih Bu? Lantai tig ayo kita lihat biar ee sesuai sama mata ya nanti ya ngejelasinnya kayak gitu. Oh iya Bu. Sementara itu pas kita naik ceritain dong Bu waktu itu ini dibangunnya tahun berapa dan per meternya berapa sih Buun nih? Iya untuk tahun akhir Oktober 2024. Oke, baru terus 4 bulan selesai Februari biayanya masih di bawah RABC sih. Alhamdulillah, Guys. Karena balik lagi kita belanja sendiri semua cari-cari sendiri di online segala macam. Waktu itu bangunnya kira-kira berapa, Bu, per meternya? Sekitar 4,5 sampai R juta. Udah sama interior enggak? Oh, masih di luar ya? Tapi emang buat nyampai ke bawah itu kayaknya udah susah banget ya sekarang ya. Harga. Eh, ini berarti kamar mandi lagi ya, Bu ya? Eh, enggak. Untuk di sini gudang. Oh, ini gudang. Heeh. Agak berantakan. Ya udah, ini ee gudang, Teman-teman. Nanti dibayangin aja. Tapi pasti ukurannya sama dengan si mandi. Oh, di sini bikin mepet gitu ya. Terus wow ini apa nih? Ini sebenarnya kamar calon anak kedua. Iya, karena belum ada jadi tempat kerja. Ini apa? Ini tempat ini sori. Tempat usaha ini ee punya usaha suamiku. Oh, Pak Tisan tadi dipakai ya? Makanya aku ngelihat ini lagi kok sama. Iya. Oh. Ih, bagus-bagus ya. Iya. Kalau tinggalnya apa, Bu namanya? Eh, Ainesia. Ainesia. Instagramnya? Instagramnya Ainesia Official. Aes boleh ya nanti ya nanti dikeluarin ya. Mungkin kayaknya ini bajunya bikin ganteng sih kalau buat cowok. Iya. Dan ini warna-warnanya juga bikin pop ya. Yap. Hei, keren. Hei, ini emang dia yang gambar sendiri nih. Oh, ini gambar sendiri. Emang dia punya pengin banget punya usaha kayak gini. Dia gambar sendiri. Bapaknya ini desain grafis. Ah, bukan. Oh, bukan. Kan ada aplikasi se. Oh, ada aplikasi lupa. Oke. Ini berarti furniturnya juga udah dibikin sama ya sama yang di bawah ya? Iya, sama persis semua. Oh, oke. Ini cuma memang ini belum pakai dipan. Oh, iya. Tinggal di aja ya ditambahin ya. Tapi di sini tempat buat foto-fotonya ya. Iya betul. Oke. Dan ini di atas ini. Oke. Benar sih emang kalau lantai 3 itu emang buat ruang entertainment ya sebenarnya ya. Ini buat ruangan olahraga, duduk-duduk sama kalau ngejamu tamu ya Bu ya? Betul. Kalau buat nongkrong nih kayaknya di bawah kayaknya bosan deh dia. Ayo deh kita ke atas. Tapi biasanya roof toop itu sore ke malam sih kalau ya jam segini lumayan. Eh tapi ini enggak terlalu panas loh. Bu enggak terlalu ya? Heeh. Ini masih masih enak loh. Dan ah ini pasti ada lampunya nih. Iya betul. Oh dan di sini ada tempat buat kayak duduk-duduk kayak kayak di kafe ya. Iya. Jadi bisa duduk mau ee lihat pemandangan. Oh. Dia kalau lagi cerah waktu itu lagi cerah banget gunungnya sampai kelihatan. Oh gitu. Sana kelihatan banget. Oke oke oke. Dan di sini dikasih roaster-roc lagi ya Bu ya. Oke, nih Pak, Bu mau nanya dong. Ini tuh awalnya berarti ee tanah kosong atau rumah lama nih ceritanya? Ee awalnya itu ini rumah lama. Jadi kita beli lahan yang di sini itu bentuknya rumah rumah second sih. Rumah second. Tadinya tuh cuma satu lantai aja. Hm. He. Nah, untuk ee selanjutnya kita renovasi, kita bikin tiga lantai. Oke. Waktu itu pas beli ini ngincernya tuh rumahnya atau lahannya waktu itu? Sebetulnya kok jujur kok kalau di sini ngincer lahannya sih luas tanahnya. Karena kan kita sebetulnya sudah nyari-nyari rumah di sekitar sini. Nah, karena karena saya penginnya di daerah sini karena kan dekat sama rumah orang tua dan saya juga memang kecilnya di daerah sini. Oh, akan doata pokoknya nyari penginnya tuh rumahnya yang dekat-dekat area sinilah karena udah udah kenal sama tetangga tetangganya segala macam gitu. Oke. Waktu beli rumah ini apakah langsung direnov atau ada ngumpulin dulu nih biayanya? Awalnya itu kita sudah ngumpulin dari lama sih. Oh, sudah berapa tahun, Pak? Uangnya dari lama ya, Bi. Dari awal nikah mungkin. Oke. Dari awal nikah udah udah ngumpulin uang. Terus ee lanjut. Tadinya tuh pengin bangun rumah di daerah Bojong. Oke. Cuma setelah pikir-pikir lagi, kalau daerah Bojong tuh agak jauh kan kalau mau ke mana-mana. Terus kalau buat kerja juga jalannya lumayan jauh. Oke. Nah, karena kerjanya di daerah di daerah dekat sini juga makanya nyarinya di daerah Lenteng Agung sini. Oke. Terus habis itu waktu ngumpulin itu kan uang kan pasti enggak 100% ada dulu kan ada rasa biasanya itu pasti akan ada selalu ada rasa ketakutan wah ini baku bisa berhenti apa enggak apa yang akhirnya Bapak tuh bisa bilang gua enggak mau tahu ini harus bangun gitu karena Eka juga lagi merasakan seperti itua gitu awalnya iya sih kecar-ketir apalagi pas ngelihat RAB ya agak kaget tuh ngelihat Rab kok segini segini nih gimana ya biar bisa setengah Iya. Kadang penginnya pikiran kita bakalan segini nih pas tahunnya ngelihat arab. Wah meledak banget. Iya. Karena kita ya gimana caranya muter otak sih buat ee gimana nih cari material-material yang murah, hunting-hunting barangnya juga. Itu perlu juga sih cari yang yang sehingganya harganya bisa beda jauh. Oke. Jadi bisa dibilang ee ada usaha sendiri dari owner supaya terjun langsung untuk menekan harga RAB ya. Oke. Waktu itu karena untung aja waktunya hanya 4 bulan ya. Kalau setahun sih modar juga itu isi pala ya. Karena memang untuk ee tenaganya sendiri kita udah cari referensi kan tadinya mau pakai kontraktor atau enggak gitu. Sampai akhirnya kita mutusin ah ya udah kita pakai jasa tukang borongan aja biar ngpres budget. Balik lagi kita berdua yang turun langsung nih mantau gitu. Ngawasin sama belanja juga kita kan dekat sini ya material dekat sini kan akamsi. Betul, betul, betul. Jadi manggilnya mungkin udah om gitu ya. Iya. Jadi emang materialnya daerah sini biar memudahkan mobilitas juga sih. Karena kan ee lihat sendiri ya tadi ya. Iya. Jalannya lumayan bikin thriller sih sebenarnya ya. Tapi ee lingkungannya hidup dan enak sih kayaknya nih ya. Emang sangat dimengerti kenapa pengin ada di sini dan ternyata ee tempat kerjanya juga dekat kan. Betul. Strategis dari tempat strategis. Hm. Iya, ya, ya, ya. Ya udah kalau kayak gitu, Teman-teman, makasih banget sudah ikutin kita di episode kali ini. Jangan lupa nonton episode selanjutnya dan jangan lupa follow Instagram-nya Host of Rafel sama satu lagi bajunya Official yang bagus banget potongannya cut off gitu. Aduh, gua juga pengen beli nih. Tolong nanti dilihat. Dan itu ada link-link untuk beberapa parabotan eh appliance juga yang menurut gua idenya oke banget. Ya udah kalau kayak gitu teman-teman sampai ketemu di episode selanjutnya. Jangan lupa follow, like, subscribe di @artitektur Indonesia. Kita juga ada Instagram dan TikTok-nya. Ciao [Musik]
