Jungkat

CUMA CHERY YANG BISA! CRASH TEST LIVE DI DEPAN MATA (YouTube Video)

  • 07/06/2025

Halo semuanya, selamat datang di channel Fitra Eri. Welcome to China. Sekarang kita diundang oleh Cherry untuk ngelihat Shanghai Auto Show 2025 dan berkunjung juga ke markas besarnya Cherry. Bukan hanya lihat produk-produk terbaru, tapi juga teknologi baru, masa depannya Cherry seperti apa. Serta kita akan menyaksikan crash test secara live. Nah, tapi ini rangkaian acaranya panjang sekali. Hari pertama di Shanghai Autos Show saya enggak bisa datang, tapi saya sudah kirim revie buat melihat apa yang ada di Shanghai Auto Show 2025. Berhubung saya sedang ada keperluan yang tidak bisa ditinggal di Jakarta, maka beberapa hari awal saya belum bisa datang ke Shanghai. Tapi saya akan ceritakan ke Anda apa saja yang ada di sana. Yang jelas di Auto Shanghai 2025 ada sejumlah produk yang dipajang di klub Cerry. Ceri memajang 37, 38, 39, serta 39L. Dan ada satu lagi produk yang sangat menarik yang di launching di Boot Cherry pada Auto Shanghai 2025, yaitu ICAR V23. Wow, Anda bisa lihat ini bentuknya keren sekali dan secara dimensi dia sedikit di bawah cherry J6 namun memiliki penggerak yang mirip. Ada versi two wheel drive single motor dengan tenaga 134 HP dan torsi 180 Nm yang bisa berjalan dengan range sejauh 401 km. Serta yang paling menarik, mobil ini juga punya varian all wheel drive dengan tenaga 208 HP, torsi 292 Nm, dan range-nya bisa mencapai 501 km karena baterainya lebih besar. Untuk tipe two wheel drive, baterainya itu 60 kWh. Sedangkan untuk yang all wheel drive baterainya itu hampir 82 kWh. Kemudian ada lagi produk-produk menarik berikutnya yaitu ada Cherry Himla yang merupakan double cabin dengan wajah yang sangat-sangat keren. Kemudian ada Xlantic IS Track Edition serta Omoda C7 SHS. SHS adalah singkatan dari super hybrid system. Yang ini adalah plugin [Musik] [Tepuk tangan] hybrid. Hari kedua di Cina, kami diajak ke peluncuran sebuah brand baru milik Cherry yaitu Lepas. Lepas sendiri merupakan singkatan dari Lip Passion atau Leopard Passion. Ada tiga produk yang diunching sekaligus, yaitu lepas L4, lepas L6, dan lepas L8. Target pasar dari lepas ini adalah generasi muda yang menginginkan mobil kompact tapi mewah. Lepas dirancang untuk menarik perhatian konsumen muda yang menyukai fashion dan gaya hidup yang sedang tren. Begitu menurut Cherry. Oke, dan kita sampai pada hari ketiga di mana saya akhirnya sampai ke Cina. Saya langsung ke kota Wuhu hari ketiga. Thank you, Ref, buat liputannya di hari sebelum-sebelumnya. Siap. Dan hari ini menurut saya yang paling menarik karena kita akan ke Crest Test Center. Kita akan lihat mobil di crash test di depan mata. Oke, jadi kita naik bis bersama dia. Dia yang dari tadi halu pura-puranya Tirbus. Orang gila. Nah, jadi kita ke Crest Test Center. Kita bukan cuma lihat fasilitasnya, tapi katanya ada mobil beneran yang mau ditabrakin di sini. Jadi buat kita doang Cherry udah ngorbanin satu mobil beneran cuman buat ditonton kita ya. Iya. Enggak kayaknya emang official kalau misalnya beneran sih kayaknya beneran ditabrakin itu kayaknya emang lagi percobaan juga emang satu nanti pasti dijelasin untuk ngdevelop satu mobil itu ngancurin berapa mobil. Iya. Nanti kita bisa tanya. Dan biasanya yang namanya crash test center tuh biasanya setiap pabrikan tuh punya tapi biasanya enggak diopen ke publik tuh. Gua pernah tapi enggak boleh direkam. Iya. Yang ini boleh. Katanya sih harusnya boleh ya. Enggak tahu deh. Boleh boleh. Mudah-mudahan boleh. Tapi ee bahwa dia mengizinkan orang luar untuk melihat itu juga bukti kepercayaan diri ke produk. Iya betul. Eh, tapi memang ee di Tiongkok ini rata-rata pabrik itu open. Iya, karena persaingan di sini kan begitu keras kan. Jadi mereka tuh harus melakukan sesuatu untuk menumbuhkan kepercayaan publik. Kayak kita misalkan mau punya produk apa gitu ya, itu datang aja kita bilang kita pengusaha mau masukin ke negara kita nanti diopen sama dia dilihatin publik kita gimana, prosesnya gimana. Enggak tahu ya. Emang beda sih ya. Kita lihat kita belum pernah seumur hidup. Gua pernah ke Cras Center, tapi cuma ngelihat fasilitasnya, tapi enggak pernah ngelihat aktual mobilnya ditabrakin. Gua pernah, Om. Apa? Aduh, brand apa? Lupa gua. Heeh. Terus tapi enggak boleh direkam. Enggak boleh direkam. Apa ya? Dulu diundang apa ya? Kok bisa lupa sih? Sayang banget. Gelu banget sebelum COVID umur Om. Ah, iya. Ridon sudah mulai ubanan juga. Iya. Oh, udah banyak ini, Pak. Ngomong-ngomong itu ada ICAR tuh itu J6 bukan? C6. J6. J6. Kok bagasinya beda? Lebar ya? Ya kan bisa aja mungkin ada beberapa option di sini. Ngom ngomongin IAR. Tadi saya udah lihat tuh yang ICAR V2 keren banget banget. Harus beli komputer enggak boleh karena udah ada J6X. Kita lihat siapa yang duluan. Siapa yang duluan. Oh enggak bisa enggak bisa tidak bisa tidak bisa lihat duluan siapa? Eh enggak bisa. Saya sama Ritwan udah jadi ceri consumer. Om Mobi udah belum? Belum. Ah belum belum. Ini di jalan. Di jalan. Oh, itu IAR ini itu udah di jalan lah. Udah ada di jalan itu namanya apa? Panjang umur baru di panjang umur. Iya. Iya. Bisa begitu kemarin tahun lalu tuh udah di display Om Iar itu V23. Nah, tapi yang tahun ini itu dikencarin karena masuk pasar global Om. Jadi dia keluar dari Tiongkok. Oh, tapi katanya sih bukan tahun ini katanya. Mungkin paling cepat tahun depan. Iya. Enggak, enggak tahun ini kita lihat-mudahan lihat kayaknya di Australia sudah masuk gitu. Enggak, tapi kalau udah udah dari tahun lalu di sini berarti udah terudah nih, Om. Pasti pasti yang namanya pelanggan lama ceri pasti di Iya dong dong pasti diutamakan dong. Belum tentu pakai brand Cherry masuknya. Kita lihat sekarang tes tabraknya dulu. Lepas tuh. Eh, lepas. Udah ada lepas ya. Kita udah mau sampai dan ini suhunya agak panas ya. Panas. Panas ini. E anginnya masih agak dingin cuman mataharinya nih lumayan panasol loh. Bolong loh. Enggak ada a sama sekali. 2829 kali ya nih ya sekarang sama sama mataharinya. Iya kita sudah sampai. I mobil kamflaset. Wih, mobil apakah ini? Mobil rahasia yang tertangkap kamera. Ah, lepas mungkin. Lepas, Mas. Tidak ada mereknya. Oh, ini lepas. Nah, itu jadi ada brand baru yang baru diluncurkan namanya lepas. Lepas itu dari leopard atau lip dan passion ya. Memang ee kalau di Indonesia jadi ee dengarnya gimana gitu lepas ya. Tapi ini brand yang cukup premium nih. E let's go to watch the crash test. Eh it will be real real car. You you will you will crash the real car. Oh ya. Iya. Oh, benar-benar ternyata kita akan melihat mobil asli yang di Crest tes. Wah, ini nih hasil-hasilnya nih. tesnya. Enggak heran mereka dapat rating keselamatan sampai diur Cap tuh bagus. Tapi kita akan lihat langsung yuk. Penasaran seperti apa fasilitasnya dan seperti apa stres-tes itu saat berlangsung. Ini tabrak belakang. Ini tabrak depan udah pada di ee tes dan keterangannya. Kayaknya Halo. Kayaknya aman buat rally Dakar nih. Oh iya ya. Kalau ngelihat dari hasil crash tesnya ya enggak sampai ke kabin ya Om Fitra ya. Ini nih lihat nih. Ini lihat benar. Nah ini yang namanya crample zone ya. Jadi energi itu diredam mobil emang kelihatan remuk tapi dalamnya aman. Aduh ini akhirnya ngelihat langsung si Cherry Himla ini double cabin ganteng bentuknya. Nah ini kita tempat buat nontonnya. itu ada mobil kelihatannya yang mau dicras. Kita enggak tahu nih crashnya nanti di mana, tapi ini jalurnya nih di depan. Nah, ini mobil yang akan dicrash tes Cherry 38L dan ini terakhir kalinya kita lihat mobil ini mulus karena segera akan dicrest dan udah ada penumpangnya, udah ada crash test damis. Nah, sekarang kita akan duduk untuk ngelihat mobil ini. Dengar-dengar akan diadu kambing. Jadi akan tabrakan head to head. Sudah pernah lihat reses langsung? Om belum pernah sama sekali. Sama sekali belum pernah. Belum pernah. Alhamdulillah. Gua lihat ngelihat. Udah pernah? Udah pernah lihat? Tapi udah ngerasain prestes kan? Alhamdulillah belum juga. Masa belum? Belum juga. Lu udah pernah kan? Alhamdulillah belum. Belum. Kamu mau lewat? Oh, kalau ngelihatnya udah pernah sekali tapi enggak boleh direkam. Tapi ini baru pertama kali ngelihat langsung yang boleh direkam. Tapi alhamdulillah belum pernah crash sampai airbag keluar. Belum pernah ya, Wan ya? Belum pernah. Alhamdulillah. Omobi pernah enggak ya? Hah? Alhamdulillah belum pernah seumur hidup. Saya juga alhamdulillah belum pernah. Kalau di mobil balap udah pernah tapi ya enggak ada airbagnya. Yang 180 km/j tembok itu ada di vlog Omobi dulu. Enggak. Yang dulu muter-muter seari aja. Ah. A. yang muter-muter waktu masih muda muter-muter apa ya? Oh, Silo. Heeh. Iya. Cuma nabrak sekali kan nabrak mobil lain. Tapi enggak keluar airbag dia karena belum ada. Belum ada airbag waktu itu. Belum ada airbag. Ada airbag? Belum ada. Oke. Ini aman enggak ya nabrak depan kita nanti? Ini persis di depan kita loh ini. Terus nanti ada enggak di sana kayaknya ya. Masa nanti adu kambing. Adu kambing soalnya kameranya di sana. Nanti kayaknya ditampilin di Oh gitu. Oh iya. Oh mau tahu enggak? Kokasi nabraknya di mana yang paling terang? Iya. Kim? Kenapa harus paling terang? Karena dia akan slowmo. Slowo speed kamera. Nah, aja ada rey nanti. Ref usahakan meng-capture. Siap. Oke, kita nonton. Nah, ini baru dikasih tahu sama announcernya. Itu apa tuh maksudnya? Wah, kita pindah. Aing baru dikasih tahu katanya 56 km/h masing-masing mobil. Wow. Artinya 112 km juga kita berdiri pindah tempat. Kita pindah tempatnya di sini. Nah, ini dia tempat cresnya tuh yang terang. Huh. Semua pada lari pengen dapat angle yang Nah, di situ tempatnya kita bakal lihat bertiga. Kita lagi mau nunggu ee detik-detik rest tes sama Jej sama Omobi mana Omobi? Nah, Omobi kan ngilang. Enggak, gua curiga dia terus menjalankan tugasnya sebagai creses damis ya. Bukan bukan. Dia takut, Om. Apa dia takut ngelihatnya Om? Kenapa? Dia kan memang penakut Om. Enggak enggak dia kan kita surganya emang creses damis kan. kayaknya dia udah lagi siap-siap di mobil deh. Udah ganti peran nih diam-nyam. Udah ganti peran nih diamnya. Tiba-tiba hilang deh. Sekarang kita akan lihat tabrakannya di depan mata kita. Ini dia. Gila, suaranya keras banget ya. Banget. Keras banget itu sih kalau kita lagi di rumah ada suara gitu. Wah tabrakan tuh pasti langsung keluar semua tuh. Kirain ada apa? Uh cepat banget. Cepat banget suaranya ya tadi ya. Iya. Kita kita lihat lagi nih dalam e slow-nya seperti ini. Oh ini habis tabrakan langsung dipagirin dulu di diinspeksi dulu dan disapuin semuanya serpihan-serpihannya biar enggak berbahaya. Tapi katanya kita nanti boleh ngelihat ke situ walaupun kita tahu itu enggak ada orangnya dalamnya. Dan ini di area yang benar-benar terkontrol semuanya tapi tetap ada tegangnya. Tadi pas dengar suara tabrakan itu tuh emang ngebekas banget gitu. Mungkin kalau di audio kamera enggak begitu keras ya, tapi kalau kita langsung ngedengerin tuh benar-benar keras banget suaranya. kayak meledak darar. Wow, itu mobilnya benar-benar hancur depannya. Enggak bakal bisa jalan lagi. Tapi pintu depannya aja masih utuh. Pilar A-nya masih utuh dan penumpang depan itu ee masih keadaannya baik-baik saja. Padahal ini 56 km/h 2. Jadi seperti 112 km/h tabrakannya. He. Nah, yang bedanya sama tabrakan mobil biasa kalau untuk crash test ini cairan-cairan itu sudah dikeluarkan. Jadi, enggak ada cairan radiator, enggak ada cairan oli, enggak ada cairan bensin. Jadi, makanya enggak ada basah-basah oli sama sekali karena memang cairan itu tidak diikut sertakan di dalam cras. Oh, pertanyaannya kenapa yang keluar airbag-nya cuma depan doang? Ya kan enggak ada tabrakan dari samping. Tapi harusnya kan ikut keluar juga enggak ada tabrakan dari samping. Jadi aman ya? Aman. Sekarang kita lihat crest tes daminya. Enggak ada kejepit sama sekali ya. Jadi mereka dalam posisi yang ee aman. Keluar dari mobil juga ini pintu masih bisa dibuka secara normal. Gimana, Ref? Akhirnya ngelihat preses. Suaranya gimana tadi? Sangat-sangat satisfying. Keras banget suaranya, ya. Keras banget. Iya. Iya. Pengalaman tak terlupakan. Ini mobil tadinya mulus, sekarang udah hancur lebur. Tapi yang penting mobil boleh hancur. Yang paling berharga dari sebuah mobil adalah penumpangnya. Dan itu yang ee di Cherry ini mereka sangat serius kok sampai membuat crash test center. Makanya produk-produk mereka itu aman. Bahkan mereka berani sekali ini jurnalis dari seluruh dunia suruh ngelihat langsung enggak pakai rekayasa. Nah, ini kita bahkan boleh masuk ke bagian dalam. Pertama kalinya saya akan masuk ke dalam mobil yang baru saja crash test. Iya, itu layarnya masih hidup. Itu bukan gambar. Itu adalah layar elektroniknya masih hidup semua. Enggak kerasa ada kerusakan apa-apa di dalam sama sekali. Belakang juga enggak ada bedanya sama sekali. Semuanya masih aman. Nah, kalau di bagian bagasi ini ada alat-alat dan komputer untuk mengambil semua data dari sensor pada saat tabrakan tadi. Ini mau ngapain? Hah? Mau jalan-jalan sama cewek-cewek. Dadah. Pengawal depan. Nah, itu tes ngelewatin air. Cuman ya kita tahulah kualitas ceri. Jadi, eh enggak terlalu mengherankan buat saya bisa melewati air yang cukup dalam tuh sampai setengah velek lebih dengan aman. Ternyata mereka belum puas dua mobil dihancurin. Sekarang mereka mau terbalikin mobil di depan kita. Sekarang sudah bentar lagi akan ee diterbalikin nih barusan barrier taruh depan kita nih biar biar mobil enggak ke Nah, ini dia hasil dari crashes yang tadi setelah dilihat memenuhi semua persyaratan lulus crash yang tadi. And all of the door is can open normally and stay Wow, tuh mobil benar-benar terguling di depan saya dan tergulingnya jauh banget sampai ujung. Tapi kalau ngelihat kadar keparahannya sih mestinya enggak separah yang tadi adu kambingnya. Tapi enggak apa-apa, kita lihat aja yuk. Nah, ini saya akan bersikap seperti orang normal. Kalau ada mobil kebalik, wah, ada mobil kebalik. Wah, wah, udah ramai kerumunan. Ini kerusakannya banyak di sini tapi lihat pilar-pilarnya tuh utuh semua. Ritwan lagi ee melihat kerusakannya dicariin e ini apa e bengkel perbaikan nanti. Bengkel perbaikan. Iya. Heeh. Terus Om jadi buat konten nanti perbaikannya. Band sayang banget deh. Sosi baru sesi baru kan semua parbuang kan dihancurkan kan di ini kan direset kan diteliti diteliti terus ya dihancurin enggak boleh ada kompetitor ngelihat bagasi bisa kebuka Wan. Jadi kerusakannya apa aja Wan? E mobil ini habis kebaliknya pas bagian atapnya Ridwan nih ya yang paling pengalaman di antara kita semua pengalaman apa kebalikadies ini ini kira-kira perbaikan habis berapa nih? Ini banyak sih ini. Banyak ya? Banyak ini. E lu siap bantu perbaikannya buat apaan? buang aja, buang aja lah. Iya, mobil kalau ditabrakan gini mau diperbaikiin apapun juga tetap strukturnya itu enggak bisa sama kayak baru. Tapi kayaknya kalau kebalik ini struktur enggak rusak deh. Ini total lost, total los, total los, total los, total los, total los cum lecet kayaknya total los. Karena ketika nanti kejadian misalkan diperbaikin nih full nih, kejadian tabrakan lagi sekuat struktur yang aman tapi dalam aman ya. Bagasi yang pasti bisa tangan tuh. Eh, tuas dam minta tolong dia dong dia. Dia tangannya bergandengan tangan gitu kayak di momen-momen tabrakannya. Oh no tabrak gak sadar. Tapi kisnya masih enggak apa-apa ya. Tapi kalau dilihat tapi ya ini kalau dilihat kan kelihatannya safety dari dalam. Tapi kalau kita enggak pakai seat belt tetap kita fatal. Jadi walaupun mobil jangan sampai enggak semua airbag keluar ya. Airbag depan memang enggak keluar karena tidak ada tabrakan dari depan. Tapi air airbag sampingnya keluar semua. Gimana Rems? Wah lihat dua kali. Bukan cuman sekali. Dua kali tes tabrak. Seru, menegangkan, dan tidak pernah bisa menyangka kalau gua bisa nonton ini langsung. Ya. Dan itu tadi cuman dua dari ribuan mobil yang Cherry hancurkan tiap tahun. Jadi setiap tahun di Crest Test Center mereka ini mereka menghancurkan atau mentes tabrak 1500 mobil lebih alias rata-rata sehari mereka menghancurkan empat mobil. Banyak banget. Betul. Dan terus ngelihat yang tumpukan mobil di depan itu. Iya. Itu ternyata buat mengetes kekuatan struktur mobil yang paling bawah. Jadi itu ditumpuk dan itu ngebebanin mobil yang paling bawah. Gil, berarti kuat banget sasisnya kan. Kuat banget. Makanya kita lihat yang di terbalik ini juga e sasisnya kuat makanya ee Cherry kenapa e nilainya juga tinggi-tinggi di e tes keselamatan ya? Karena ternyata mereka tidak main-main bahkan mereka punya fasilitas sendiri. E saya pernah ke ee Volvo ya. Volvo itu 300 tes setahun. Ini 1500 kali tes setahun. Wow. Lima kalinya luar biasa. Terima kasih Cherry buat pengalaman yang eh menghebohkan ini ngelihat langsung crash tes di depan mata. Jadi hari ini hari yang sangat eh berkesan. Hari pertama saya di Cina tapi langsung berkesan dan besok kita udah tahu aman mobilnya. Besok kita akan test drive produk terbaru dari Cherry. Kita langsung ke besok. Selamat pagi hari keempat. Sekarang kita akan test drive. Pertama kita akan coba akselerasi dan pengeremannya. Jadi saya akan gaspol dan di ujung akan rem sampai berhenti dengan sistem ABS-nya. Ingat ini adalah SUV keluarga hybrid pula. Sebenarnya ini bukan mobil sport. Oke, ready. Ada spin. Ah, tenaganya mulai kuat. Mulai kuat mulai kuat. dia harus sudah mengerem lagi. Jadi test track-nya terlalu pendek. Kalau lebih panjang lagi baru kita akan merasakan gelombang tenaganya itu datang terus. Jadi belum sempat sampai maksimal. Nah, sekarang kita tahu plugin hybrid itu berat dan kita diminta selalu pakai mobil ini. Udah SUV, plugin hybrid pula. Kita coba. Iya, SUV ada under steer-nya dan kestabilannya yang lumayan bagus. Jadi walaupun ada body roll, tapi body roll-nya itu tidak sampai mengkhawatirkan. Jadi diajak zigzag itu enggak ada kekhawatiran mau terbalik tuh enggak ada. Nah, tapi bagaimana dengan bandingan suspensinya? Nah, ini udah disediakan speed b. Iya, definitely. Dia cukup nyaman untuk sebuah SUV, tapi Anda masih merasakan suspensi yang agak keras. Ya, memang itu dibutuhkan karena SUV itu ground clearance-nya tinggi, center of gravity-nya tinggi. Jadi, butuh suspensi yang agak keras supaya mempertahankan kestabilan. Next car. Mobil berikutnya yang kita akan coba adalah di belakang ini Tigo 8 atau TIG 8 CSH plugin hybrid juga. Nah, 38 CSH ini adalah plugin hybrid pertama yang akan masuk ke Indonesia dari Cherry. Kalau yang 37 belum dengar kabar, tapi yang 38 ini sudah siap masuk. Range-nya panjang sekali. Jadi sebenarnya ini bukan mobil sport dan dimensinya juga lebih besar dibandingkan TIG7. Tapi kita akan coba akselerasi dan pengeremannya. Oke, kita akan coba dia akan mengeluarkan tenaga baik mesin internal combustion-nya maupun baterainya. Oh, ada spin juga. Tenaga terbangun. Terbangun. Wah, lebih kencang. Lebih kencang. Dan kita harus ngerem sekarang ini mobilnya lebih besar tapi akselerasinya lebih kuat dibandingkan to go7 dan mengeremnya pun lebih agresif. Ini lebih sporty daripada Tigo7. Mungkin karena Tigo7 bannya mungkin tidak se e baik ini ya. Tapi ini lebih lebih lincah semuanya. Nah, sekarang kalau kita lihat lincahnya di tikungan seperti apa. Sekarang kita lihat. Eh, ini terasa lebih berkurang under steer-nya. Lebih nge-grip bannya. Dan sekarang kita akan coba apakah dengan pengendalian yang lebih sporty dia memiliki bantingan yang lebih keras daripada Tigo7. Setirnya juga lebih enteng. Kita akan coba. Iya, lebih nyaman. Lebih nyaman. Getaran yang dirasakan tidak sebesar Tig. Jadi, ini adalah mobil yang berakselerasi lebih kuat, bermanuver lebih lincah, dan memberikan kelegaan ruangan serta kenyamanan suspensi yang lebih bagus dibandingkan TIG7. Benar nih. Cherry Indonesia memasukkan 38 CSH ini cherry super hybrid yang pertama ke Indonesia. Wow. Ini enggak sabar saya ngetes langsung di jalanan Indonesia. Sekarang kita langsung ke mobil lainnya. Oke, sekarang kita akan mencoba sistem auto parking yang ada di Cherry. Nah, kita akan lihat dan ini agak sulit karena di depan kita tidak ada mobil. Biasanya auto parking itu berdasarkan obstacle avoidance. Jadi mereka melihat ada obstacle di mana ada space parkir kemudian mereka bisa parkir. Tapi ini yang harus dibaca adalah garis-garis. Jadi katanya sistem di Cherry ini selain mereka bisa membaca hambatan yang ada di samping, mereka juga bisa membaca garis. Jadi walaupun di parking space kosong seperti ini dia tetap bisa. Sekarang kita lihat kita harus aktifkan dulu auto park. Oke. Nah, sekarang dia langsung menunjukkan sejumlah tempat untuk parkir. Nah, ini kita bisa langsung pencet di sini atau pencet tempat yang di sini. Oke, start parking. Sekarang kita harus melepas gas dan setir. Kita tidak perlu ngegas, tidak perlu ng-rem. Kecuali kalau misalnya ada bahaya yang tidak terdeteksi. Wow. Oh, lihat ini dia benar-benar ee hazard. Jadi, wow dia benar-benar bisa membaca garis tidak perlu ada mobil lain dan bahkan kita bisa milih parking spotnya itu kelihatan ada banyak di sini. Enggak ada gas, enggak ada rem, enggak ada steering. Benar-benar semuanya dilakukan oleh dia. Oh. Oke, dan ini udah selesai kita parkir. Kita akan lihat hasilnya. Sekarang kita akan lihat dulu bagaimana hasil parkir dari mobil ini. Lurus ya. Lurus. Well, mungkin agak kurang ke belakang sedikit, tapi mungkin dia juga e memberi space buat mobil di belakangnya. Tapi ini lurus dan kanan kirinya itu simetris ya. Masih. Jadi ee auto parkingnya bekerja dengan ee sangat baik dan benar-benar bisa membuat mobil itu berada di senternya dan sangat gampang mengoperasikannya. Nah, mobil yang tadi saya pakai untuk mengetes parkir otomatisnya ini adalah Cherry Tig CSH. Cerry Tig dengan plugin hybrid system. Nah, sekarang kita coba mobilnya di TRK yang bisa mencoba akselerasi dan pengendaliannya. Nah, jadi dari Cherry Tig ini yang diharapkan adalah range yang jauh, kenyamanan, kelegaan, itu ada semua. Tapi yang disuruh coba di sini justru hal yang paling tidak terpikirkan, yaitu akselerasi. Kemudian eh manuver, handling dengan SUV yang paling besar dari Cherry. Oke, oke, oke, oke. Coba zigzag. Kita akan Oke. Yes. Oke. One, two. Oke. One. Yes. One. Ya. Ya. Ya. Ya. Ya. Ini. Du. Ah, kok rasanya rasanya bersalah gitu ya dengan SUV sebesar ini. Tapi bisa tes kelincahan seperti itu. Dan ini enggak kerasa seperti SUV besar, lincah sekali dan eh presisi gitu. Can I try one more time? No. One more time. One more time. Oke. Oke. Oke. Anda bisa lihat ya setirnya itu pergerakannya eh normal gitu. Enggak ada enggak ada mobil itu kerasa kayak mau kebalik atau mau eh slep gitu ya. Semuanya tuh berjalan dengan lancar gitu. Dan ini artinya di manuver yang ekstrem dia masih sangat terjaga kestabilannya dan gripnya besar loh dia. kuat lincah kayak mobil kecil gripnya juga bagus. Dan ketika kita lagi belok patah kemudian kita gaspol itu sistem stabil stability control dan traction control-nya tuh menjaga tenaga. Tapi menjaganya tuh halus gitu. Jadi enggak terasa jerki. Wah, enggak sabar nunggu mobil ini masuk ke Indonesia dan dengar-dengar sebelum GIAs Tigo 9 CSH ini masuk ke Indonesia. Moga-moga benar umumnya. Well, dari test drive yang cuman sebentar ya enggak terlalu lama. Tapi ada impresi yang saya dapatkan bahwa Cherry bukan cuman sekedar harga yang reasonable dan spek yang tinggi, tapi mereka tahu bagaimana membuat mobil yang bisa dikendalikan secara akurat. SUV-nya besar-besar semuanya dan hand karakter handling-nya, gripnya enggak jauh beda sama mobil Eropa. Hebat. Kita lanjut generation. Nah, sekarang kami itu diajak masuk ke satu ruangan ini akan ada produk terbarunya Cherry. Tapi tidak boleh didokumentasikan. Tapi nanti coba saya ceritakan sedetail mungkin seperti apa. Oke, jadi saya baru dari dalam. Jadi ada tiga model yang menarik sekali. Yang pertama itu ada Cherity Go. Five. bentuknya mengotak boxy styling gitu seperti Cherry J6 tapi lebih membulat dan lebih besar sedikit dan dilihat dari ban yang dipakai kelihatannya ini akan all wheel drive. Kemudian SUV yang kedua adalah yang seukuran Land Cruiser 250 lah kira-kira. Jadi dia besar, stylingnya juga boksi-boki seperti Land Cruiser 250 tapi lebih modern, lebih ganteng. Dan yang terakhir yang paling menarik adalah SUV seven seater seukuran Fortuner Pajago. Dan dia bisa diubah menjadi double cabin. Jadi panel paling belakang itu bisa dilepas sehingga dia bisa jadi SUV7 seater atau jadi double cabin. Bentuknya keren sekali. Kemudian dia dilengkapi dengan berbagai tipe pilihan mesin. Tapi eh yang kelihatannya akan dijagokan adalah yang bermesin 1600 turbo plug in hybrid. Wow, ini Cherry ke depannya dahsyat-dahsyat nih produknya nih. Nah, ini di area parkir juga ada mobil merek baru lepas lepas L. Ya emang kalau di bahasa Indonesia agak agak unik gitu ya. Tapi ini produk baru dari Cherry saya belum lihat langsung ni. Baru sekarang lihat langsung. Kalau revie udah di hari pertama kedua. Dimensinya ya mungkin kira-kira seperti BMW X1 lebih besar sedikit mungkin. Dan ee dia itu kalau mobil yang di sebelah saya ini dia dilengkapi dengan plugin hybrid. Serta mobil ini juga dalamnya itu dia modern tapi masih ada tombol-tombol fisik. Serta yang yang agak unik menurut saya adalah ini. Di bawah sini ada tiga buah barang yang aneh kita ngelihat ya. Tapi kalau cabut, ini adalah parfum. Jadi mobil ini kemungkinan memakai parfum yang terintegrasi. Hah, luar biasa. Eh, mesti balikin lagi. Belum tahu lepas ini nanti harganya berapa, tapi ya kalau dari ceri grup selalu mereka bikin harga yang sangat reasonable untuk mobil yang kualitasnya bagus. Tapi yang jelas katanya lepas ini akan ditujukan untuk kaum muda yang mereka mencari kenyamanan serta rasa premium. Ya, test drive singkat akhirnya selesai. Udah test drive, udah lihat lepas L, udah lihat produk-produk masa depannya Cherry. Nah, sekarang kita akan lanjutkan ke destinasi berikutnya yang enggak kalah menarik. Tiba tiba-tiba ada tamu. Apa kabar? Baru nyampe. Baru nyampe. Om P dari hari apa? Dari 3 hari lalu ketemu KW-nya di sini. Oh iya tadi gua repost. Repost tadi aku repost. Oh belum pernah ketemu orang ya? Belum pernah. Belum pernah. Aku sama Rafatar nih. Gua kenalin mana orangnya ya? Sama Om Next Carlos. Tadi udah ketemu Next Carlos kayaknya di sini. Mana Next Carlos Carlos? Tuh Next Carlos tuh tuh tuh tuh. Oh iya dia udah di situ. Wih, sama Rafatar berdua. Ini apa sih? Halo Ratan buat ini. Halo. Ada larangan tapi tadi saya sudah nanya buat grup kita boleh ngambil video. Sejuk ya di dalam pabriknya nih. Jadi di dalam pabriknya nih enggak enggak apa enggak gerah gitu. Nih robot semua nih. Jadi robot-robot ini bawa spare part buat diinstal ke mobil dan dia berhenti karena di depan ada rombongan jadi dia tahu dia enggak nabrak. Om Fitra kita kasih tahu ke Indonesia. Rafatar udah pernah ke pabrik mobil belum? Belum. Wah, pertama kali dong ngelihat ya. Tapi ini China benar-benar serius ya. Iya serius dan serius banget. Dan mereka juga investasi banyak ke Indonesia ya. Dan ini kalau enggak salah Cherry Indonesia dia udah udah buka pabrik lo belum ya? Kayaknya sudah semuanya lagi udah assembly di loko di Indonesia udah. Oh udah ya semua mau Oh jadi dia udah udah udah bisa CKD ibaratnya di Indonesia. Betul. Nah artinya kan kalau bikin pabrik artinya ada tenaga kerja diserap dari Indonesia juga. itu kita lagi bikin satu cherry super hybrid akan menuju di bulan Mei bulan depan kita juga di Indonesia kita juga sudah assampling di Indonesia ya 38 itu yang paling iri nanti mobilnya itu mobil super hybrid mestinya bisa 1 liter di atas 20 kil wis terus e range-nya satu kali isi bensin i bisa 1200 kilo lebih iya iya ini luar biasa Ya, biasanya pabrikan mobil itu tidak pernah mau pabriknya itu direkam, tapi cerry membiarkan kita merekam. Benar. Biasanya pada enggak mau. Saya pernah salah satu ke pabrik ee terbesar mobil superc superc di Itali. Saya boleh masuk waktu itu ketemu snya boleh masuk tapi ya saya khusus hanya boleh foto aja tapi enggak boleh rekam. Ini Cherry membiarkan kita untuk kasih lihat ke seluruh dunia. Transp transparansinya tuh luar biasa. Oh, ini buat ban keren. Masang bannya pakai robot. Robotik semua. Biasanya di pabrikan yang udah robotik pasang ban itu masih orang. Ini pasang ban aja pakai robot ya. Bentuknya kayak keranjang barang tapi robot. Nah, ini quality controlnya pakai AI. Boleh ngerekam itu oke banget. Iya. Engak pernah biasanya enggak pernah kejadian boleh ngerekam di pabrik. Dan ini dia kasih lihat bahwa China berani dia beradu market. Iya. Dan teknologi dia kasih lihat teknologi pabriknya luar biasa. Quality control pakai AI semuanya keren. Ngangkat barang pakai robot juga. Dan ini cuman cerry ya, Om. E Cherry sama Exit e Omoda, Ikar Jau itu masih di pabrik lainnya lagi. So Akhirnya ketemu akhirnya ketemuinya dulu gantian kamu namanya Mas. Waduh, untung gua kemarin udah panjangan dikit. Untung itu sama ternyata tadi saya sudah repost ngelihat di Instagram. Iya, aku jadi yang jadi beban. Jadi asli dari mana? Jakarta. Jakarta? Iya. Ini tali kasih ya. Mama Ami. Mama Ami bagaimana ini? Mau jelaskan dulu. Mama Ami saya mau nanya sama saya. Akhirnya saya ketemu. Iya, Pak. Baru pertama kali. Baru pertama kali ketemu. Baru ketemu. Iya, baru pertama kali ketemu. Ngobrol. Lu emang dari lahir udah tamang yang mirip atau lu memang gayanya ee ee ini ya apa mengarah ke Om Raffi? Enggak sih? Aku emang kacamatanya. Kalau kacamata iya aku emang suka masalahnya mirip ya kita ya. Waduh kalah. Masalahnya dia dari kemarin tuh jalan sama cewek mulu. Waduh. Aduh k sama lagi. Takutnya tuh jadi ini kamu ambil jatah saya nih. Jagain jagain. Tapi gimana besok berarti kita ada acara Indonesia besok ya? Iya. Datang dong. Ayo. Kita sekarang ke pabrik berikutnya. Ke next. Lu pasti udah sering lihat dapur. Sering. Ini ibaratnya dapurnya mobil ya. Dapurnya mobil. Ini ini apa? Pengenasan. Pengasan. Pengelasan. Pengelasan. I ya. Oke. Jadi ee lu kalau dapurnya makanan kan udah sering lihat kan. Iya. Lu dapur mobil kali ini, Bro. Makanya dapur mobil. Dapur mobil. I. Wow. Ini lebih ini robot semua. lagi. Buset nih sekarang robotnya masih nurut sama manusia nih. Asal jangan aneh-aneh lagi nih. 10 tahun dimasuk tuh. Robot. Robot. Robot. Jadi ini untuk pengelasan. Jadi pengelasan dengan robot itu membuat ee titik kelas itu jadi presisi. Jadi istilahnya ngebumbuin nih robot nih kalau di sini nih. Wah itu udah enggak mungkin salah memperkecil human error. Iya soalnya kalau robotnya salah langsung dirab dibuang. Ganti robot baru lagi. Ganti robot baru. Ini dari yang sepintas saya lihat ini robot-robotnya dan cara-cara produksinya enggak kalah sama pabrikan-pabrikan premium sekalipun. Otomasi semua di sini dan sangat efisien ya. Pekerja tuh enggak banyak di sini. Pekerja tuh levelnya hanya memasang beberapa part yang memang harus manusia serta mengawasi kinerja robot-robot ngelas. Satu mobil dikerubutin 5 sampai 6 robot. Ini Om Alvi Wonderland Indonesia. Om udah pernah ke pabrik mobil? Belum. Ini pertama kali. Gimana ngelihat pabrik mobil kayak gini? Mobil dibuat kita merasa tertinggal. Tapi di Indonesia juga udah mulai kok. Cuman ini canggih banget ya. Semogalah kita bisa menyusul ya. Amin. Semoga kita enggak hanya pengguna, tapi pencipta juga. Amin. Wow. Eh, robot itu benar-benar di mana-mana ya di pabriknya. Dan robot itu membuat produksi itu jadi efisien. Dan efisiensi itu penting sekali karena di Cina sendiri tuh ada puluhan bahkan mungkin lebih dari 100 merek mobil yang berkompetisi satu sama lain. Dan karena mereka bisa membuat produksi yang efisien, harga mobil bisa diturunkan. Belum lagi ada dukungan dari pemerintah di negaranya. Enggak heran kalau banyak negara produsen otomotif seperti Jepang, Korea, Eropa, Amerika sangat-sangat merasa terancam ya dengan keberadaan produk Cina dan Cherry ini salah satu yang ee sangat sukses baik di Cina maupun mancanegara. Nah, tapi buat ke acara berikutnya kita harus ke hotel dulu. Kita ganti baju. Oke, jadi hari ini ditutup dengan makan malam seluruh tim Indonesia semua di sini. Dan tadi dari pihak Cherry juga kasih appreciate e sebesar-besarnya untuk tim kita karena ee tim kita behave kemudian juga ee performa dari tim Indonesia itu sangat ee baik gitu ya. Dan besok itu masih ada acara e penutupan lagi. Nah, sekarang kita udah test drive, sudah keliling pabrik. besok. Selamat pagi. Hari terakhir saya di Cina. Kita diajak ke salah satu tempat pameran. Nama acaranya International Business Summit 2025. Ada Icar Zero Aduh ini lucu banget sii mobil ni. selalu kalau ngelihat nyenengin ICAR V23 yang katanya juga mau masuk Indonesia romongan Indonesia pakai batik petinggi-petinggi lah ini petinggi-petinggi cerry yang menyangkut yang menyambut kita nih penyamping yaampingamping thank Dan di lobinya kita disambut oleh robot-robot yang menari. Jadi robot-robot ini untuk sementara masih dikendalikan oleh e remote. Tapi ke depannya mereka bisa diisi AI dan bisa berpikir sendiri. Nah, kalau yang sekarang ini mereka diprogram, mereka diprogram untuk menari. Jadi mereka bisa syronize Guys, Well, conference-nya atau international busnis summitnya udah selesai. Jadi, pada intinya mereka membocorkan aiming mereka ke masa depan. Jadi, dijelaskan juga tadi Cherry kenapa banyak subbrand-nya ya. Ada Omoda, ada Jeku, ada Lepas, ada Exit. ada Tigo. Nah, karena mereka ke depannya itu ingin membuat produk yang fokus, jadi masing-masing itu diberikan ciri khas masing-masing. Jeku misalnya itu British Gentleman gitu ya, lepas itu chick and soft gitu. Jadi nantinya ke depannya produk mereka itu akan fokus sesuai dengan brandnya. Nah, ke depannya produk Cherry dan sub brand-nya seperti apa? Ini yang menarik karena mereka bilang e fokusnya mereka salah satunya adalah di intelligent cockpit, intelligent driving, dan AI. Dan yang lebih serunya lagi, ke depannya mereka tidak hanya akan konsentrasi di EV, mereka akan buat semua platform. Jadi, dari mesin bensin, mesin diesel, plugin hybrid, hybrid, kemudian e full elektrik. hidrogen sampai REV range extended electric vehicle. Jadi carie sangat eh kuat teknologinya. Mereka tidak hanya EV tapi juga semua platform. Wow, menarik sekali melihat produk-produk ceri apa yang nanti akan masuk ke pasar kita eh next-nya. Tapi eh untuk sekarang perjalanan ini sudah selesai, perjalanan yang ee mengesankan. Kita tunggu produk-produknya datang dan saya enggak sabar untuk coba produk-produk Teri tersebut untuk tahu bagaimana impresinya di Indonesia, bagaimana performanya, bagaimana konsumsi energinya, bagaimana kelebihan dan kelemahannya pada saat dipakai di Indonesia. Tapi itu nanti. Sekarang e terima kasih Anda sudah menyaksikan video ini. Jangan lupa Anda klik like bila menyukainya, komentar di bawah dan subscribe ke channel Fitra Jika Anda belum. Ee keterangan lanjut ee lebih lanjut mengenai Cherry di Indonesia, Anda bisa follow Instagram mereka di sini. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye bye. Sayangnya karena ada lagi pekerjaan yang harus saya lakukan di Jakarta, maka saya pulang sebelum semua rangkaian acara selesai. Dan di hari kelima ini, rangkaian acara trip ke Cina ditutup dengan International Music Festival dengan performance dari berbagai negara termasuk Indonesia. Dan yang membanggakannya, Indonesia memiliki show yang paling keren karena menampilkan Alvi Refev yang terkenal dengan wonderful Indonesianya dan penyanyi yang sangat merdu suaranya, Novia Bahmid. Performance dari tim Indonesia ini mendapatkan applause yang sangat meriah dari seluruh pengunjung yang ada di tempat acara. Dan tentunya untuk mengakhiri seluruh rangkaian acara juga ada pesta kembang api.

Lihat di YouTube