Jungkat

Cuma Deretan HP Ini yang Paling Worth It Buat Lebaran ! Rekomendasi HP 3-6 Jutaan (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Sekarang kita memasuki bulan suci Ramadan. Dan buat kalian yang lagi menunaikan semoga bisa bertahan. Tenang aja, perjalanan kalian tidak akan sia-sia, Kawan, karena ada lebaran di bulan depan. Dengan lebaran, pastinya ada THR yang menjanjikan, kan? Dan uang THR-nya bisa kalian buat bawa pulang salah satu HP yang bakal kita rekomendasikan. Ya udah, enggak usah kebanyakan mokel bareng teman. Selamat menonton. yang enggak puasa tapi ikut lebaran. Seperti biasa Kas TKID sebelum kita masuk ke lebaran, kita biasanya ngeluarin rekomendasi HP yang bisa kalian pakai atau bisa kalian pamerkan saat kalian kumpul keluarga. Bisalah dipakai untuk mabar atau ya sekedar foto-foto santai bareng saudara ya. sok-sok akrab gitulah ya. Soal budget [tertawa] tenang aja bisa disesuaiin lah. List rekomendasi kali ini bakalan banyak banget karena kita mulai dari harga 3 sampai R jutaan. Tinggal pasin aja sama duit THR kalian atau tabungan kalian. Ya, ini dia beberapa rekomendasi dan kita sudah shortir berdasarkan kualifikasi yang sudah kita atur. Yang pertama harus barang baru dan resmi yang masuk ke Indonesia, bukan barang pi atau barang impor yang tidak ada garansi resminya. Yang kedua, rilis di bulan Juli 2025 ya, biar umurnya enggak tua-tua banget lah ya. At least sampai saat ini enggak sampai setahun lah. Minimal untuk RAM-nya 8 gig karena posisi RAM sekarang lagi mahal juga dan storage-nya harus minimal 256 gig dan udah UFS. Apa itu MMC? Buang jauh-jauh. Dan untuk konektivitasnya wajib juga udah 5G. Di Malang aja udah 5G. Masa di kota kalian enggak ada, Guys? Ya udah, enggak usah lama-lama, kita mulai dari rekomendasi harga di Rp3 jutaan. Yang pertama ada Motorola G57 Power 5G atau G57 yang rilis di bulan Desember dan sekarang harganya pas video ini dibuat ada di Rp3.100.000-an dengan RAM 8 gig dan storage-nya udah 256 gig UFS 2.2. Dan kalau kalian belinya di tanggal kembar atau waktu PD kemarin, harusnya sih bakal bisa lebih murah lagi. Nilai jual utama dari Motorola ini jelas di kapasitas baterainya yang itu [musik] gede banget di 7.000 mAmp. Jadi kalau mau dipakai seharian enggak bakalan cepat habis walaupun dipakai nonton scrollsroll sosem balesin cat gebetan apalagi kalau kalian jomblo tuh makin awet aja tuh baterai. Cuman ada catatan nih untuk charging-nya dengan kapasitas yang cukup gede di 7000 mAmp, tapi Motorla cuman bawain 33 wat doang untuk adaptornya. Itu jadi nilai minus sih. Tapi untungnya si Motorola ini bawa si Snapdragon 6S Gen 4. Jadi ini yang memang mengutamakan efisiensi di prosesornya. Untuk main game masih lumayan smooth lah ya digensin Impact dengan settingan lowest 60 fps masih dapat lah ya di atas 40 fps. Layar juga enak walaupun masih belum layar OLED. Dia masih pakai IPS 6,72 inch FHD plus tapi soal warna tetap cakep lah dan refresh rate-nya di 120 Hz. Jadi kalau kalian pakai scrolling-scrolling kayak gini masih enak banget, masih smooth banget. Kalau ngomongin soal tampilan start di Motorola yang G45 kita enggak pernah cacat sama sekali. secara ee saat dipegang tangan di kita balik-balik dengan vegan leadernya itu enak banget dan secara desain bisa dibilang fresh lah ya dibandingkan dengan brand-brand atau HP-HP yang lain. Tapi tetap pertahankan ciri khas moto dengan modul rapi di bagian pojok kiri. Hasil kameranya juga cakep di 50 megapel dan detailnya dapat dan warnanya juga oke banget. Cocoklah buat kalian yang sekali potret langsung mau diposting di sosial media. Intinya kalau kita ngomongin HP ini yang pasti nilai plusnya adalah desainnya fresh, lalu vegan leadernya cakep, baterainya badak gede 7000 mamp dan prosesornya yang irit baterai juga di Snapdragon 6S Gen 4. Kekurangannya ada di charger yang cuman 33 watt, layarnya juga IPS, side mounted juga, dan upgrade OS-nya cuman satu kali. Lanjut ke HP yang kedua ini cocok banget untuk gaming, yaitu IQ Z10R. Udah jelas jualan utamanya itu performance karena dia pakai demensity 7360 turbo yang skor antutunya sampai di Rp800.000an. Dengan AnTutu segitu kalau kalian pakai untuk Mobile Legends, PUBG, untuk Gensin itu masih playable, masih oke juga untuk dimainin. Di Mobile Legends itu untuk refresh rate super itu stabil di sekitar 87 FPS dan kalau misal kalian main game kayak Gensin itu di settingan lowest 60 fps masih stabil di 40-an. Walaupun HP ini jualan utamanya itu ada di performance, surprisingly untuk suhu permukaannya itu tergolong yang gak panas-panas banget. Itu ada di sekitar 40,3 derajat celcius. Ini termasuk suhu yang [musik] enggak terlalu mengganggu juga di tangan ya. Intinya ini handphone yang punya performance yang cukup ganas tapi enggak panas. Soal baterai juga ngedukung kalau buat main game lama. Kapasitasnya ada di 6.500 mAmp. Charging-nya juga cepat sampai di 90 wat. 0 ke 100 itu butuh cuma 49 menit. Jadi kalau lagi enak-enak main game, baterai habis, ya kalian tinggal boker bentar, itu udah 100% lagi. Nah, pertanyaannya HP yang katanya ada label gaming-nya atau embel-embel gaming-nya ada fitur bypass charging-nya enggak, Bang? Ada dong, Guys. Jadi, buat kalian yang khawatir kalau kalian main game sambil dicas HP-nya gampang panas atau takut baterainya itu cepat gembung, nah di HP ini aman banget, Guys. Bagian layar juga nyaman kalau dipakai main game lama-lama karena panel AMOLED di 6,77 inch dengan resolusi di 2.392 * 1080. Jadi udah layarnya gede, layarnya juga smooth banget kalau dipakai main game. Enggak cuman untuk main game doang, layarnya sudah punya sertifikasi SDR10 Plus yang bikin warna dan kontrasnya lebih hidup, bikin pengalaman nonton makin nikmat juga. Walaupun kita selalu bilang ini HP embel-embel gaming, tapi secara desain juga masih minimalis. Di belakang ada modul kamera di pojok dan aura light kecil di sampingnya. Khas saudara Vivo bangetlah. Lalu enggak ada ornamen yang aneh-aneh yang lebai seperti kebanyakan di HP gaming yang lain. Yang ini kesannya clean dan enak juga dipandang. Untuk harganya di saat posisi video ini kami buat itu ada di Rp3.599.000. [musik] Dan saat posisi nanti ada promo lebaran atau apa, kalian bisa check out dan harusnya harganya bisa lebih murah. Kesimpulan HP ini jelas kelebihannya dia ada bypass charging, lalu untuk prosesornya untuk dipakai main game juga enak. Tapi kekurangannya menurut saya ada di kualitas kamera yang menurut saya itu B aja sama OS update-nya cuma dapat dua kali. Lanjut ke rekomendasi ketiga untuk harga HP yang R3 jutaan. Ini cakep sih untuk secara desain. Ada Infini Note H. HP ini baru rilis di bulan Januari kemarin dan harganya saat video ini dibuat ada di Rp3.311.000 dengan RAM 8 gig dan storage 256 gig. Dan kayaknya ini varian pertama di Node series di Infinix. Kan biasanya kalau Note series itu ada yang Note 40, Note 50, Note angka lah. Sekarang ada Note 8. Yang jadi selling point dari Edge ini ada di bagian bobotnya yang cuman 185 gr dan bodinya yang super tipis cuman 7,2 mm. Tapi kalau dibandingkan dengan iman kalian, lebih tipis iman kalian sih ya. Dikit-dikit lapar, mokel. Selain bodinya yang super tipis itu nilai plus lainnya itu ada di bagian layar yang pakai AMOLED dengan layar 3D curve. Tapi ini jadi perdebatan sih sebenarnya. Ada yang suka layar 3D curve seperti ini, ada juga yang layar flat. Kalian tim yang mana? Coba kalian tulisin di kolom komentar. Untuk ukuran HP-nya ada di 6,78 inch dengan resolusi 1.5K dan sudah support dengan HDR Plus. Jadi untuk nonton-nonton Net Sflick udah aman banget atau dracin juga udah oke. Untuk main game Mobile Legends di settingan ultra frame rate high, average-nya kita dapat di 88 FPS dan buat game berat kayak Gensin Impact itu ada di 40 fps-an. Ya, cukup playable lah walaupun dibandingkan dengan tipe yang saya bahas sebelumnya masih tinggi di sana sedikit banget tapi. Dan untuk baterainya ini cukup oke untuk sebuah handphone yang tipis banget. Dia ada di 6.500 [musik] maz. Bayangin tipis banget segitu, tapi 6.500. Untuk masalah charging atau adaptornya, dia masih kalah dengan IQU Zi 10R yang [musik] tadi yang sudah kita bahas. Itu [berdehem] dia 90 wat, tapi yang ini cuman dikasih di 45 wat. Dari 0 ke 100 ya sekitar 60 menitan lah. Untuk harga rilisnya di awal dia dipasang di harga Rp3.299.000 untuk awal rilis doang ya dan flash. Tapi terakhir saat kita cek itu ada di Rp3.499.000 R000 berarti naik kurang lebih sekitar Rp300.000 ya masih cukup ok lah ya untuk kondisi RAMnya sekarang yang lagi mahal-mahalnya. Jadi kesimpulannya untuk HP ini kelebihannya dia punya desain yang cakep, layar juga oke, kapasitas baterai yang cukup gede tapi nilai minusnya itu ada di kamera yang menurut saya agak B aja sama charger yang cuman 45 wat. [musik] masih kalah sama IQ yang 90 watt. Lanjut ke harga R jutaan yang pertama. Di harga segini itu enggak banyak HP yang memang masuk di kriteria kita karena memang ini peralihan harga yang bisa dikatakan dari harga [musik] Rp3 jutaan yang ramai banget lalu masuk ke rana midrange di harga 5 sampai R jutaan. Nah, rekomendasi kita di 4 jutaan pertama ini ada Realme 15 5G yang rilis di bulan Oktober kemarin dengan harga Rp4.999.000. Itu pun dengan varian RAM yang 8 gig R 256 dengan UF 3.1. Untuk kelebihannya bisa dikatakan si Realme ini paket lengkap lah atau allrounder lah. Kalau kalian mau adu performance-nya bisa, fitur dan kameranya juga bisa. Prosesornya dia menggunakan chipset dari Mediatek 7300 Plus dengan skor Antutu di R00.000-an dan kalau dipakai untuk main game Mobile Legends kebukalah settingan ultranya dengan refresh rate super dipakai untuk nonton-nonton juga enak karena dia menggunakan panel AMOLED dengan layar di 6,7 inch untuk resolusi yang dipakai di 1280 * 2.392 piksel dengan refresh rate di 144 Hz. Jadi kalau dipakai untuk scrolling-scrolling juga enak, dipakai untuk sosmetan juga enak, dipakai untuk nonton dia sudah punya sertifikasi SDR 10 Plus. Jadi kalau kalian nonton film basah, kaliannya juga bisa ikut basah, Guys. Maksudnya film yang penuh dengan tangisan. Jadi kan tangis-tangisan tuh yang buat scrip ini siapa, Guys? Jadi gua cedih maksudnya begitu, Guys. Yang hobi foto-foto di HP ini enggak usah takut foto kalian jelek. Kalau fotonya jelek itu berarti skill isue, Guys. Bukan kameranya yang jelek. Karena kamera belakang atau main kameranya ada di 50 megapel dengan lensa ultra wide di 8 megap. Dan untuk selfie kameranya juga cakep nih, Guys. Dia punya 50 megapel. Jadi kalau kalian lagi kumpul sama keluarga di momen lebaran, kalian selfie bareng, itu fotonya udah cakep, udah tajam, dan tinggal langsung posting di sosm aja. Untuk kapasitas baterainya atau daya tahan baterainya ini gede dan tahan lama karena dia punya kapasitas baterai di 7.000 mAmz dengan charger bawaannya di 80 watt. Jadi 7.080 [musik] watt 0 ke 100 cuman butuh 60 menit doang. Ahah. GG gak tuh? Untuk ketahanannya juga dia punya IP rating yang double-dble lebih banget juga sih. IP 66 ada, 68 ada, 69 ada. Jadi kalau mau kecemplung air, kehujanan lalu ke banting atau saat momen selfie tiba-tiba kesenggol dan jatuh ke kolak itu aman banget, Guys. Dan harganya untuk sekarang pada saat video ini dibuat harganya ada di Rp4.574.000 berarti turun kurang lebih sekitar Rp300.000 dari harga launching di bulan Oktober kemarin. Untuk kelebihan HP ini jelas ada di bagian layarnya yang punya panel AMOLED dan resolusi 1.5. Lalu kapasitas baterai yang super duper jumbo 7000 mamp. IP rating yang tebal banget dan 66 68 69 itu ada [musik] semua tapi tetap ada kekurangan, Guys. Menurut saya untuk kamera ultra wide-nya 8 megap agak gimik sih. Lanjut ke HP 4 jutaan yang lain saat ini dari brand Xiaomi yaitu Redmi Note 15 Pro 5G. HP ini rilis di bulan Januari kemarin dengan harga launchingnya ada di Rp4.699.000 dengan SKU yang kita dapat itu di 8 gig 256 gig dan UFS-nya ada di 2.2 [musik] dengan varian yang menggunakan RAM 8 gig untuk storage-nya di 256 gig dan UFS-nya ada di 2.0. Untuk kelebihannya sama seperti Realme, jadi ini masuk kategori HP yang allrounder di mana chipsetnya dia menggunakan Mediatch Dimensity 7400 Ultra yang skornya hampir menyentuh R1 juta ya ada di R900.000-an ribuan lah. Jadi lebih kencang sedikitlah dibandingkan dengan HP yang kita bahas sebelumnya. Dan pada saat kita pakai main Mobile Legends dengan setting yang sama kita dapat rata-rata di 89 FPS. Untuk main game yang agak berat yaitu di Genin Impact dan grafiknya [musik] kita buat medium 60 fps, kita lumayan loh masih dapat di angka sekitar 40 fps lebih dikit lah. Tapi kalau ngomongin layar dibandingkan seri yang sebelum ini kita bahas itu [musik] plus minus lah. Dia punya ukuran HP yang lebih gede yaitu 6,8 inch. Tapi refresh rate-nya di 120 Hz. Nah, kalau kalian pilih, kalian pilih mana? Layar lebih gede dengan 120 Hz atau yang sedikit lebih kompact, [musik] lebih kecil, tapi punya 144 Hz. Kalian coba tulis deh di kolom komentar. Nah, untuk layarnya dia juga support untuk SDR10 Plus sama seperti HP-HP sebelumnya dan enak juga dipakai untuk nonton film-film cinematik. Untuk kamera juga bisa jadi perdebatan karena dia menggunakan main kamera di 200 megapel. Untuk ultrawide-nya sama di 8 megap, tapi untuk selfie kameranya itu cuman ada di 20 megapel. Untuk warna yang dihasilkan cenderung lebih vibran, detailnya dapat, dan HDR-nya lumayan kelihatan. Tapi memang enggak semua orang, termasuk saya pribadi ya, saat kita potret foto itu warnanya langsung vibran, langsung gonjreng. Biasanya sih kalau di HP ini saya agak tuning dikit-dikit baru [musik] diposting di sosial media. Untuk perihal baterai dia harus sungkem sih sama Realme 15 5G tadi. Karena walaupun kapasitas baterai si Redmi ini lumayan gede ya, ada di sekitar 6.580 mAms, tapi chargernya cuman ada di 45 wat. Beda seperti Realme yang kapasitas baterainya di 7.000 [musik] mAmz dengan charger di 80 wat. Untuk kelebihan HP ini jelas ada di bagian chipsetnya. Dia menggunakan di City 7400 serta kamera 200 megapel-nya. Untuk kekurangannya kalau kita compare langsung secara harga dengan Realme 15 5G dia kalah di baterai, kalah di adaptor, dan untuk hasil kamera ultra wide-nya juga masih B aja, di mic aja. Lanjut ke rekomendasi selanjutnya, ada Redmi 15 Pro Plus 5G. Saat video ini dibuat, harganya sekitar di Rp6.50.000-an buat varian storage yang 8 gig 256 gig-nya. Dan untuk varian yang 12 storage 512-nya ya harganya lumayan mahal. J buat kalian yang bakal ngincar 12512-nya, kalian harus ngergoh THR kalian lumayan dalam. Jadi kalau dibandingkan dengan seri yang enggak ada embel-embel plus-nya itu ada di bagian prosesornya. dia menggunakan Snapdragon 7S Gen 4. Skor Antutunya itu ada di angka sekitar R1 jutaan ya, selisih 10%-an lah dibandingkan dengan yang pro biasa atau tanpa ada embel-embel plus-nya. Untuk layar sama persis dia menggunakan panel AMOLED, lalu size-nya juga sama, resolusi juga sama, refresh-nya juga sama dan juga sudah support SDR Plus juga. Nah, kalau perihal kamera di atas kertas ya mirip-mirip aja dia punya main kamera 200 megapel tapi hasilnya bisa beda banget, Guys. Ya, faktornya jelas karena si prosesor Snapdragon 7S Gen 4 dia punya ISP [musik] jadi image signal prosesor yang akan memproses gambar jadi lebih oke dan jauh lebih natural. Tapi sayangnya kalau dibandingkan dengan seri yang non plus itu kapasitas baterainya malah lebih kecil. Yang di sini cuman ada di 6.500 mAm. Tapi menurut saya sih enggak ada masalah juga karena charger yang dikasih itu 100 wat bukan 45 wat. Saya lebih pilih ini sih ya. Untuk kelebihannya dibandingkan dengan seri yang non plus ya jelas kamera lebih cakep. Lalu charging-nya juga [musik] jauh lebih cepat juga tapi di beberapa sisi masih sama. Itu jadi kekurangan menurut saya di kamera ultra wide-nya yang secara hasil itu jomplang banget dengan main kamera [musik] 200 megapel-nya. Sekarang kita masuk ke rekomendasi selanjutnya yaitu masih di harga R5 jutaan ya. Tapi ini yang kedua dan saya suka banget dengan HP ini yaitu Infini Note 60 Pro. Nah, HP ini baru rilis kemarin nih tanggal 18 Februari kemarin dan harganya ada di Rp5.244.000 untuk yang varian 8 gig 256-nya ya dan udah UFS 2.2. Lalu untuk varian yang 12 gig 256-nya itu ada di harga Rp5.634.000. Jualan utama HP ini atau di Infini Note 60 Pro ini itu ada di bagian prosesornya yang udah pakai prosesor naga 7S Gen 4 dan adut-nya surprisingly nih ya kalau dibandingkan dengan 7S Gen4 yang lain ini tembus di 1,1 juta lebih. Jadi kalau kita main game seperti Mobile Legends itu lancar banget di settingan mentok kanan. Average yang kita dapat di 117 FPS dan buat game-game berat kayak watering wave itu di setting balance kita masih dapatlah di 40 fps-an. Selain performance-nya, layarnya juga jadi keunggulan. Dia punya resolusi 1.5K. Jadi, kualitas layarnya tajam banget dengan panel AMOLED. Dan yang enggak kalah cakep lagi, dia punya refresh r4 Hz dengan HDR Plus. Ya udah enaklah ya untuk dipakai nonton dracin CEO samaran di puluhan [musik] episode. Untuk kapasitas baterainya dibandingkan dengan HP yang kita rekomendasi sebelumnya memang enggak bisa tergolong yang paling gede gitu ya. Tapi lumayanlah ada di 6.000 1500 m. Dan yang menarik adalah untuk chargernya dia pakai 90 wat dan punya reverse charging sampai 30 wat. Dan di bagian sebelah kameranya atau di bagian belakang itu ada gimmik-gimik asik kayak tamagoci gitu yang namanya active matric. Di sana kalian bisa pakai untuk main game, jadi untuk lompat-lompat doang sih sebenarnya. Lalu kalian bisa kirim pesan di orang di depan kalian atau kalian bisa ganti icon-nya seperti hewan-hewan lucu atau bisa jadi pertanda alarm kalian. Dan sekarang tuh si Infinix udah lebih ngerti kita ya kalau sebelumnya dia cuman [musik] kasih update-an software cuman satu kali atau 1 tahun. Dan di sini dia bisa jamin nih upgrade-annya sampai tiga generasi software dan 5 tahun security patch. Untuk harga rilis-nya tidak seperti Infinix yang kita kenal. ini sudah menyentuh di Rp5.399.000. Tapi untuk harga sekarang ada di Rp5.244.000. Dan yang terakhir di rekomendasi kali ini dan sebagai penutup juga ada Vivo V60 Lite. Nah, Vivo ini rilis di bulan Oktober tahun kemarin buat harganya sekarang ada di Rp4.499.000 buat varian yang 8 gig 256 dan UFS-nya udah 3.1. Untuk RAM, untuk varian RAM yang 12512-nya itu masih lumayan tinggi. Selisihnya R,5 juta, ada di Rp5.999.000. [musik] Dan dari keseluruhan HP, jujur aja secara desain HP ini yang paling cakep menurut saya. Desainnya itu enggak cuman tipis, tapi juga minimalis dengan ketebalannya cuman ada di 7,59 mm dan bobotnya enggak sampai 200 gr. Tapi walaupun tipis dan ringan itu kapasitasnya juga gede loh. Baterainya ada di mamp. Lalu juga untuk Vivo enggak pelit ya, dia kasih charger yang 90 wat beda kayak Infinix. Baterainya gede tapi cuman 45 wat. Yang di sini lebih royal sih. Untuk chipset yang dipakai, dia menggunakan Mediatek 7360 Turbo dan skor Antutunya itu tembus di angka sekitar ya Rp800.000-an lebih dikit sih ya. memang bukan tipical chipset yang hardcore untuk kalian pakai main game-game berat ya. Tapi kalau untuk main game-game casual masih ok lah ya. Untuk dipakai nonton-nonton layarnya juga cakep. Dia pakai panel AMOLED. Lalu untuk ukuran atau size-nya ada di 6,77 inch dengan refresh rate yang 120 Hz-nya. Kalau mau dipakai foto-foto, ini yang paling cakep nih. Dia pakai lensa 50 megapel untuk main kameranya. Lalu ultra wide-nya itu ada di 8 megap yang hasilnya itu cakep banget dan warnanya natural banget. Dan walaupun dibandingkan dengan 200 megapel punya si Redmi tadi, tapi untuk detailnya ini GG banget. Kalau dipakai di kondisi low light juga masih aman karena dia punya aura ring light yang itu bantu juga untuk di pencahayaan yang agak kurang. Untuk kamera selfie-nya dia 8 megapel. Walaupun kelihatan kecil tapi hasilnya juga cakep. Dan ada kabar gembira nih buat kalian untuk Vivo V60 series itu bakal ada atau bakal dapat upgrade-an origin OS di mana OS ini OS yang menurut kita ya selama pegang Vivo itu yang paling smooth, paling enak dibandingkan dengan Fun Touch OS. Tapi sayangnya pada saat harga rilis kemarin di 8 gig 256-nya itu kan ada di harga Rp4.999.000. Tapi sekarang harganya naik. Tapi untuk yang RAM 12 gig itu harganya masih sama. Nah, untuk nilai plus dari HP ini jelas pasti ada di kameranya. Untuk kapasitas baterai dengan body tipis dia cukup gede ada di 6.500 [musik] mAmp. Lalu ada fitur bypass charingnya juga untuk kalian yang suka main game atau hobi-hobi main game biar baterai kalian tidak overheat atau enggak tampang gelembung. Oke, cukup sekian rekomendasi kita kali ini dan kesimpulannya kalau kalian cari handphone yang fokusnya ke murah worthed secara performance ya itu ada di IQ [musik] Z10R dan menurut saya pribadi mungkin kalian bisa coba tengok walaupun ini agak-agak kontroversial atau unpopular opinion ya [musik] itu di Infini Note yang 60 Pro. Lalu untuk kamera kalian bisa tengok Redmi Note yang 15 Pro Plus dan untuk Vivo itu ada V16 Lite 5G. Eh, satu lagi Motorola G57 itu kalian bisa juga untuk [musik] pinang di bagian kamera. Dan yang terakhir di HP Allrounder kalian bisa pinang Realme 15 5G, lalu ada Redmi Note yang 15 Pro 5G, dan yang terakhir ada Infinite Note 8. Oke, cukup sekian video rekomendasi kita kali ini. Jadi, kalau kalian ada HP-HP yang menurut kalian oke dan gak masuk di list kita, kalian bisa tuliskan di kolom komentar. Cukup sekian saya Rico. See you on the next video.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Realme

Realme adalah brand teknologi dengan lini smartphone, tablet, wearable, dan AIoT berperforma tinggi. Realme menghadirkan perangkat stylish dengan harga terjangkau, baterai besar, dan fitur modern untuk gaming, hiburan, serta produktivitas harian.

Realme 15 5G

Realme 15 5G yang dipasarkan resmi di Indonesia hadir sebagai perangkat 5G dengan fokus pada performa, daya tahan baterai besar, dan layar refresh rate tinggi. Perangkat ini tersedia dalam konfigurasi memori 8GB RAM dengan pilihan penyimpanan 128GB dan 256GB. RAM yang digunakan adalah LPDDR4X dan penyimpanan menggunakan UFS 2.2. Konfigurasi...

Vivo

Vivo menghadirkan smartphone dan perangkat pintar dengan kamera canggih serta desain stylish. Vivo dikenal dengan teknologi fotografi inovatif, performa andal, dan fitur modern untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan produktivitas.

Vivo V60

Vivo V60 hadir di Indonesia sebagai smartphone kelas menengah yang membawa desain modern, kamera berkualitas, serta performa yang stabil untuk berbagai aktivitas digital. Perangkat ini dirancang untuk pengguna yang membutuhkan smartphone seimbang untuk komunikasi, hiburan, fotografi, dan produktivitas ringan. Vivo menempatkan perangkat ini sebagai pilihan yang menggabungkan teknologi kamera ZEISS...