CUMA POCO YANG BISA BIKIN TABLET NGEBUT KAYA GINI! (YouTube Video)
Ini adalah POCO Pad. Ya, ini adalah tablet perdana dari Poco yang surprisingly bagus. Kita semua tau, Poco memang terkenal dengan smartphone-nya yang menawarin performa ekstrim dan value for money. Dan sekarang mereka mencoba peruntungan di pasar tablet. Mari kita lihat apakah tablet ini bisa sesukses smartphone-nya. Tablet ini punya desain yang kerasa cukup premium dengan sentuhan minimalis. Bodi tablet ini terbuat dari aluminium yang ngasih kesan kokoh. Dan premium waktu dipake. Material ini juga bikin bobot tablet ini jadi enteng. Dengan ketebalan cuma 7.5mm dan berat 571 gram, tablet ini sangat nyaman buat dibawa kemana-mana. Tersedia dalam 2 pilihan warna yang elegan, yaitu Graphite Grey, Graphite Grey atau abu-abu graphit. Dan Moonlight Silver atau silver bulan. Perak bulan, kok silver bulan sih? Modul kamera belakang berbentuk lingkaran besar dengan 1 lensa berresolusi 8MP. Kelihatan ada 2 ya, kayak bulatan 2 gitu. Tapi yang satu ini cuma flash doang, bukan kamera. Desain ini ngasih sentuhan unik pada tampilan belakang tablet ini. Logo Poco terpampang secara halus di bagian bawah kanan. Eh, gini apa kanan ya? Di bagian kanan gitu, jadi nambah kesan semakin minimalis. Jadi nggak ada logo yang segede gabungan di tengah gitu. Tombol power dan volume rocker ditempatkan di sisi kanan atas. Ini power, ini tumble volume rockernya. Jadi gampang buat dijangkau dengan jari-jari. Port USB Type-C buat ngisi baterai dan transfer data terletak ada di bagian bawah. Di antara 2 speaker. Jadi sebenernya dia punya 4 speaker. 2 di bawah dan 2 di atas. Speakernya ada 4 cok. Jadi quad core speaker by Dolby Atmos. Mantap. Nah, di bagian depan, layar 12.1 inch mendominasi bagian depan. Bezel layarnya nggak tipis-tipis amat ya. Kamera depannya 8MP terletak di tengah bezel kanan. Ideal buat panggilan video conference dalam posisi horizontal. Soal layar, layar tablet ini merupakan salah satu daya tarik utama tablet ini. Dengan ukuran layar 12.1 inch, layarnya menawarkan space yang luas buat nikmatin konten multimedia, bekerja, atau bermain game. Resolusinya 2.5K atau 2560x1600 pixel. Jadi mastiin tampilan visualnya tajam dan detil. Jadi tampilan teksturnya keliatan jelas dan gambarnya terasa hidup gitu lho. Panel IPS LCD yang dipake tablet ini ngasih reproduksi warna yang akurat dengan sudut pandang yang luas. Warna yang dihasilkan terlihat cerah dan natural. Sementara tingkat kecerahannya lumayan tinggi, sekitar 600 nits. Jadi bikin layar tetep keliatan jelas waktu di bawah sinar matahari. Artinya waktu diliat di bawah sinar matahari, dia masih keliatan cukup jelas. Salah satu fitur umpulan layar tablet ini adalah refresh rate 120Hz. Refresh rate yang tinggi ini bikin gerakan pada layar terlihat sangat mulus ya Smooth gitu lho. Baik waktu scrolling di media sosial, nonton video, atau buat main game yang butuh respons yang cepat. Nah layarnya juga mendukung adaptive refresh rate, yang berarti dia bisa menyesuaikan refresh rate secara otomatis tergantung pada konten yang ditampilkan. Membantu menghemat daya baterai. Tablet ini juga nawarin beberapa mode warna yang bisa disesuaikan dengan preferensi pengguna. Mode vivid ngasih warna yang lebih kaya dan kontras yang lebih tinggi. Sementara mode standar nawarin tampilan warna yang lebih natural. Terdapat juga mode reading yang ngurangin emisi cahaya biru. Buat kenyamanan mata waktu membaca untuk waktu yang lama. Bezel layar tablet ini, ya sekali lagi saya bilang tadi, ga tipis-tipis sama. Tapi dia bisa ngasih ratio screen to body, atau screen to body ratio yang lumayan tinggi. Hal ini bikin tampilan layar terlihat lebih enak dilihat gitu. Secara keseluruhan, layar tablet ini ngasih pengalaman visual yang memuaskan. Dengan kualitas gambar yang menurut saya jernih, tajam, dan responsif. Tablet ini ditenagai oleh SoC kelas high-end, yaitu Snapdragon 7s Gen 2 Chipset ini tergolong powerful dan bisa ngasih performa yang memuaskan buat berbagai aktivitas. Mulai dari penggunaan sehari- hari hingga bermain game. Chipset ini dibangun dengan proses fabrikasi 4nm yang efisien. Sehingga ga cuma kencang, tapi juga hemat daya. Tablet ini punya RAM sebesar 8GB, yang menurut saya ini tergolong besar untuk sebuah tablet ya. RAM sebesar ini memungkinkan kalian buat ngejalanin banyak aplikasi secara bersamaan tanpa mengalami lag atau penurunan performa. Selain itu, Poco Indonesia nampaknya dengerin keinginan pengguna, dan hanya memasukin varian storage tertingginya aja, yaitu 256GB. Kalau ngerasa kurang dengan storage segitu, kalian bisa tambahin pake micro SD sampai 1TB. Salah satu keunggulan tablet ini adalah performa gamenya yang oke. Gara-gara SoC Snapdragon 7s Gen 2-nya dan RAM 8GB-nya, tablet ini bisa ngejalanin game-game populer kayak Genshin Impact, PUBG Mobile dan Mobile Legends. Dengan pengaturan grafis yang tinggi tentunya. Selama bermain game, saya tidak mengalami lag atau frame drop yang mengganggu. Tablet ini dilengkapi dengan sistem pendinginan yang menurut saya efektif ya. Sehingga suhu tablet tetap terjaga dengan baik walaupun dipake buat bermain game dalam waktu lama. Hal ini tentu saja sangat penting buat kenyamanan dan keamanan pengguna. Jadi tangannya nggak akan mateng gara-gara panas megang ini. Buat mencari tau performa sebenernya dari tablet ini secara objektif, saya melakukan beberapa pengujian benchmark. Hasilnya cukup memuaskan. Tablet ini berhasil mendapatkan skor yang cukup tinggi di berbagai aplikasi benchmark kayak Antutu Benchmark, Geekbench, dan 3DMark. Skor ini nunjukin bahwa tablet ini punya performa yang setara dengan beberapa tablet kelas menengah lainnya yang harganya lebih mahal. Secara keseluruhan, performa tablet ini sangat memuaskan. Tablet ini bisa ngejalanin berbagai aplikasi dan game dengan lancar, bahkan di pengaturan grafis tinggi. Selain itu, sistem pendinginannya juga efektif. Sehingga suhu tablet tetap terjaga dengan baik. Jika kalian mencari tablet dengan performa kencang dan dengan harga yang terjangkau, tablet ini adalah pilihan yang tepat menurut saya untuk sekarang. Tablet ini dilengkapi dengan 4 buah stereo speaker yang mendukung Dolby Atmos. Kualitas suaranya cukup baik, jernih, dan lantan. Cocok buat nonton film atau dengerin musik. Tablet ini juga punya baterai yang gede banget sob, 10 ribu mAh. Yang awet banget. Jadi dipake seharian tuh dia nggak akan abis. Salah satu fitur unggulan tablet ini adalah dukungannya terhadap keyboard dan stylus. Stylus ini bisa dipake buat nulis, gambar, atau navigasi antar muka dengan lebih presisi gitu. Sayangnya, stylus ini dijual terpisah. Keyboardnya juga dijual terpisah. Oh iya, satu lagi keluhan saya yang saya rasain waktu pake stylus di tablet ini. Saya bingung, mau naruh dimana ini stylus? Karena nggak bisa ditempeli samping gitu, nggak ada magnetnya. Dan nggak ada tempat buat naruh di keyboardnya juga gitu. Nah untuk keyboardnya, dia nggak ngambil power dari tablet, tapi punya baterai sendiri. Jadi di bagian samping keyboard ada sebuah switch power dan port USB Type-C buat ngecharge. Daya tahan baterai tablet ini bisa dibilang salah satu keunggulan utama tablet ini. Dengan baterai berkapasitas 10 ribu mAh, tablet ini bisa menemani aktivitas kalian seharian penuh, tanpa perlu khawatir kehabisan daya. Tentu aja, daya tahan baterai akan bervariasi tergantung pada pola penggunaan kalian. Jika kalian sering bermain game berat atau pake layar dengan tingkat kecaran yang mentok, udah pasti baterainya akan lebih cepat habis. Tapi secara keseluruhan, daya tahan baterai tablet ini menurut saya memuaskan. Dan bisa diandalkan buat nemenin aktivitas sehari-hari. 10 ribu mAh coy, gimana coba? Kurang gede apa? Selain kapasitas baterai yang besar, tablet ini juga support fast charging 33W. Dengan teknologi ini, kalian bisa ngisi daya baterai dari 0-100% dalam waktu sekitar 2 jam. Ya walaupun menurut saya 2 jam lah ya nggak fast-fast amat kali. Tapi untuk kapasitas baterai 10 ribu mAh, ya ini lumayan cepat. Pocopet ngejalanin HyperOS berbasis Android 14. HyperOS menawarkan berbagai fitur menarik, kayak split screen, floating windows, dan game turbo. Fitur-fitur ini meningkatkan produktivitas dan pengalaman bermain game di tablet ini. Tablet ini dibekali dengan 2 kamera. Kamera pertama 8MP di bagian belakang, dan kamera kedua itu ada di depan, yaitu 8MP juga. Secara keseluruhan, kualitas foto dari kamera belakangnya ya cukup oke, dalam kondisi pencahayaan yang cukup. Foto terlihat cukup tajam, cukup retil, dengan reproduksi warna yang menurut saya cukup akurat. Tapi dalam kondisi minim cahaya, kualitas foto menurun dengan noise yang lumayan keliatan. Kamera belakangnya dilengkapi dengan fitur HDR, yang ngebantu nyeimbangin pencahayaan dalam foto dengan kontras yang tinggi. Jadi lebih bisa menghighlight banyak bagian. Untuk kamera belakang juga, dia hanya bisa merekam video dengan resolusi Full HD di 30 fps. Sekali lagi, merekam video pake kamera belakang ini agak awkward ya. Saya pas lagi begini, ada orang lewat. Ngeliatin orang ngapain sih yang gini. Tapi gapapa, biar kalian tau bagaimana kualitas video dari tablet ini, ya walaupun sebenernya akan sangat jarang merekam video menggunakan tablet. Mengingat ukurannya sangat tidak ergonomis buat dipegang seperti ini. Inilah rasanya nge-vlog menggunakan tablet. Dimana POCO Pad ini bisa merekam video di resolusi Full HD 30 fps untuk kamar depan. Jadi kalau kalian penasaran gimana kualitasnya waktu dipake buat video conference, ya kayak gini hasilnya. Sedangkan buat kamera depannya, menurut saya cukup memadai buat selfie atau video call. Hasil fotonya cukup tajam, cukup detail, terutama dalam pencahayaan yang cukup baik. Secara keseluruhan, kamera tablet ini bisa dibilang cukup baik buat kebutuhan sehari-hari kayak memotret dokumen, video call, atau selfie. Tapi jangan berharap terlalu banyak buat hasil foto atau video yang bagus dari tablet ini. Terutama dalam kondisi minim cahaya ya. Kamera tablet ini lebih cocok buat pengguna casual yang nggak terlalu mentingkan kualitas kamera. Tapi buat video call, lumayan kok. Secara keseluruhan, saya lumayan puas sama pengalaman pertama pake tablet ini. Tablet ini nyaman dipake buat pekerja, belajar, atau bermain game. Layarnya yang gede dan jernih bikin saya betah berlama-lama ngeliatnya. Performanya juga kenceng dan bisa dianilin. Kesimpulan ya, tablet ini punya desain yang oke, layarnya yang gede dan cakep, performa yang kenceng, fitur yang lengkap, dan baterai yang awet. Harganya berapa? Nah, kami belum dapat bisikannya ya. Tapi melihat sepak terjang pokok yang doyan banget ngerusak harga pasar, saya yakin harganya juga bakal diluar nurul ya. Jadi, kalau kalian nyari tablet dengan performa yang cukup ngebut dan harga yang paling kompetitif, bisa jadi tablet ini adalah pilihan yang paling tepat.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Membuat konten video berkualitas tinggi sering kali terbentur oleh rumitnya proses produksi dan beratnya peralatan yang harus dibawa. Lewat ulasan terbaru dari...
Menghadirkan layar raksasa 98 inci di ruang keluarga kini bukan lagi sekadar mimpi mahal kaum sultan yang menguras kantong hingga ratusan juta rupiah. Lewat...
Penasaran apakah Xiaomi 17T Pro benar-benar layak disebut sebagai perangkat flagship dengan harga belasan juta? Kreator akan mengajak penonton membongkar langsung...
Xiaomi 17T Pro hadir sebagai upaya Xiaomi untuk mempertahankan tahta "flagship killer" di tengah pasar tahun 2026 yang kian kompetitif. Kreator mengulas tuntas...
Pasar tablet murah kembali bergeliat dengan hadirnya sebuah perangkat metal yang mendefinisikan ulang standar gadget ramah kantong. Di harga dua jutaan, perangkat...
Ingin tahu apakah Xiaomi 17T masih pantas menyandang predikat "HP menang banyak" di tengah tren harga yang makin meroket sepanjang tahun 2026? Kreator mengajak kita...
DHIARCOM mengupas tuntas kehadiran Xiaomi 17T Pro yang mendobrak pasar lewat kombinasi performa kelas wahid dan baterai jumbo 7000 mAh. Penonton akan diajak melihat...
Siapakah rajanya midrange tahun ini? DKID Media mengupas tuntas Xiaomi 17T yang hadir dengan kemampuan zoom optik 5x, baterai jumbo 6.500 mAh, serta desain compact...
Pasar smartphone kelas premium midrange kembali memanas lewat kehadiran Xiaomi 17T yang membawa kejutan besar di angka Rp 7.999.000. Dengan harga seseksi itu,...
Xiaomi kembali menggebrak pasar lewat lini 17T yang membawa lompatan besar pada sektor fotografi mobile. Di tengah fluktuasi harga yang memicu perdebatan, perangkat...
Redmi Pad 2 9.7 hadir di tengah ketatnya persaingan pasar tablet terjangkau dengan membawa sejumlah perubahan desain dan spesifikasi yang cukup berani. Namun, di...
Xiaomi kembali menggebrak pasar smartphone lewat lini terbarunya yang kali ini mencoba mendobrak batasan kelas menengah demi mendekati standar flagship sejati....


















