CUMA SEHARGA LCGC tapi LEGA PARAH, Mending Ini atau Brio Satya? (YouTube Video)
Ini adalah Honda Jazz tahun 2016. Hatchback compact-nya Honda dulu. Nah, sekarang si Honda Jazz ini udah enggak dijual lagi di Indonesia ya. Posisinya itu digantiin sama Honda City Hatchback. Tapi harga bekasnya itu enggak turun-turun ya dari dulu sampai sekarang masih tinggi banget. Jadi apa sih yang bikin harga jualnya dia bertahan banget dan apakah di tahun 2025 ini dia masih menarik buat dipertimbangkan? Nah, JZ 2016 yang kita videoin ini [musik] dari Karsamnya. Pas nih yang lagi mau cari mobil bekas yang reliable bisa cek website-nya Karsam. Semua mobil yang ada di sini udah lewatin hasil inspeksi 175 titik [musik] yang kayak si Jaz ini aja bisa kalian cek langsung di website-nya. Nih, hasil inspeksinya. Asik kan? Terus harga yang tertera udah pasti, ada garansi 1 tahun dan ada jaminan 5 hari uang kembali. Atau kalau kalian lagi mau jual mobil bisa juga coba [musik] bawa ke Karsamnya. Nah, Bu Detail di 10 dari Honda Jazz 2016. [tepuk tangan] [musik] satu jazz generasi [musik] ketiga. Oke, sejarah singkat Honda Jazz yang kalian lihat ini adalah Jazz generasi ketiga. Nah, buat mengingatkan Jazz masuk ke Indonesia secara resmi dari generasi pertamanya di tahun 2003 ya. Generasi keduanya masuk di tahun 2008 [musik] dan generasi ketiganya di tahun 2014 sebelum akhirnya penjualannya dihentikan di Indonesia di akhir 2021 dan posisi compact hatchback-nya diganti sama city hatchbacknya. [musik] Tapi perlu diingat Jazz generasi keempat masih terus diproduksi di Jepang hingga saat ini. Tapi enggak masuk Indonesia aja. Nah, Jess yang generasi ketiga ini punya kode body GK dan yang masuk Indonesia kode lebih spesifiknya disebut GK5. Makanya kalau kalian ketemu beberapa pecinta Honda lebih sering nyebut Jazz generasi ketiga ini Jazz [musik] GK5 ya. Dan Jaz GK5 ini juga ada beberapa versi. Yang pertama diluncurkan kayak gini dari tahun 2014 sampai 2016. Di tahun 2016 dikasih minor improvement kayak gini. Yes. Yang kayak lagi kita videoin ya. Dan di tahun 2017 dapat facelift besarnya. Jadi kayak gini yang terakhir. Dua, varian [musik] dan kisaran harga. Varian Jazz generasi ketiga ini waktu meluncur di tahun 2014 pertama tersedia dalam tiga [musik] variannya. A. S dan RS. Yang A hanya tersedia dalam transmisi manual aja. Yang S manual dan CVT. Sedangkan yang RS manual dan CVT juga. Dan pas facelift besar di tahun 2017 jadi S manual CVT [musik] dan RS manual CVT aja ya. Nah, tapi emang di luar itu ada beberapa versi minor. Kayak di akhir 2014 ada varian Black Top Edition yang dapat stability control dan en airbag segala atau ada juga Jazz RS CVT Special Edition di tahun 2016 yang dapat grill merah, veleg hitam, dan jok kulit sintetis. Mungkin ada beberapa lagi, kalian bisa sampaiin di kolom komentar lah ya kalau ingat. Buat kisaran harganya JZ 2014 sampai 2015 berkisar dari 150 sampai 170 jutaan. [musik] JZ 2016 minor facelift dari 160 sampai 170 jutaan. Dan JZ 2017 sampai 2021 berkisar dari 170 sampai 220 jutaan. Dan ada beberapa unit kilometer rendah tahun terakhir yang harganya masih di R50 jutaan. Tinggi juga ya. Unit yang kita videoin ini Jazz Rivt tahun 2016 dan di Karsam harganya dipasang di Rp190 juta. Masih cukup tinggi emang tapi emang kilometernya masih termasuk rendah ya buat mobil yang umurnya hampir 10 tahun masih [musik] 50.000an km. Tapi gimana menurut kalian lebih worth it ambil Jesslar lagi nih atau ambil Brio baru? Tiga, [musik] eksterior cukup timeless dibanding Jaz G8 JS GK5 sebenarnya desainnya cenderung lebih membulat ya yang pakai [musik] identitas desain yang waktu itu disebut exciting age design. dan konsep cross fade monoform eksterior. Tapi emang di tahun 2017 pas dapat facelift besar dibuat tajam-tajam lagi dengan desain solid wing face yang waktu itu populer sama Civic Turbo ya. Nah, meskipun kebanyakan orang Indonesia sebenarnya bakal lebih suka yang si model facelift yang tajam-tajam itu tapi yang preacelift ini sebenarnya bentuknya kelihatan lebih timeless [musik] ya kayak masih belum kemakan waktu aja gitu sampai sekarang. Dimensinya pun luar biasa komact ya. Panjangnya enggak sampai 4 m. Coba bandingin sama city hatchback yang 4,3 m atau ya di masanya yang 4,1 man. Tapi justru ini juga yang bikin packaging-nya kerasa lebih pintar [musik] karena dimensinya super kompact tapi ruang kabinnya bisa kerasa lega. Oke, detail desainnya [musik] depannya kap mesin cas Jazz yang pendek banget yang ngebuat posisi fasiya cenderung rendah. Grillnya yang hitam gloss dibuat nyambung ke lampunya. Plus ada emblem RS di kanan emblem Hondanya buat penanda varian RS ini. Dan lampunya yang lama ini kombinasi [musik] projecttor dan reflektor bulat ya di sampingnya. Oh, dan list chrom di bawah grillnya juga belum dibuat tembus ke lampu ya [musik] kayak yang di versi facelift-nya. Bamper bawahnya juga cenderung menekuk masuk ya, belum nonjol-nonjol tajam keluar gitu kayak yang di versi facelift. Dan di kiri kanannya ada housing fog lamp plus lampu kecil vertikalnya. Ya, detail lampu depannya belum ada [musik] diarel. Lampu kecilnya LED vertikal yang di bawah. Lampu besarnya projecttor LED. Lampu jauhnya halogen di sampingnya. Lampu se ini halogen dan ada fog lamp halogen. Sampingnya, bentuk mengotak khas Jazz dari generasi ke generasi kentara banget ya. Apalagi di yang versi sebelum facelift ini bumpernya lebih pesek. Tapi tetap ada lakukan tajamnya dari garis yang ditarik dari lampu belakang sampai ke pintu depan itu ya. Nah, pembeda versi minor improven 2016 ini [musik] ada di velegnya ya. Ukurannya tetap 16 inci 2 ton. Tapi bentuknya beda ya sama yang di tahun 2014 dan yang facelift 2017. Dan ini dipakaiin ban 1855R16 ya. Nah, karena ini varian RS juga jadi dipakin side skirts tambahannya. Sedangkan detail lain ada di spionnya yang bertengger di pintu buat visibilitas [musik] samping yang lebih maksimal dan handle pintunya pakai yang model tarik ini belakangnya. Nah, bagian ini nih yang cukup [musik] kontroversial di masanya. Apalagi kalau bukan karena lampunya yang dibuatin reflektor vertikal sampai ke paling atas kacanya. Tapi desain unik ini emang bikin JZ GK5 ini jadi gampang banget dikenalin nih sampai sekarang [musik] juga. Di bawah kacanya ada list chrome super panjang yang membentang dari kiri ke kanan. Dan karena ini varian ARES, jadi ada emblem RS-nya di kanan. Bumbernya simpel aja. Ada panel hitam di ujung kiri kanannya. Sedangkan antenanya pakai model short po gini ya. Ada spoiler tambahan karena ini varian RES dan knalpotnya ngumpet di [musik] kanan bawah ya. Detail lampu belakangnya lampu malamnya LED. Lampu remnya LED-nya jadi lebih terang dan dengan high stop lampu seninnya halogen dan lampu mundurnya halogen [musik] juga. Empat, interior terasa lega. Honda di masa Jazz ini sangat menerapkan prinsip main maksimum mesin [musik] minimumnya yang mengutamakan desain yang ngemaksimalin ruang buat orang di dalam kabin dengan meminimalisasi rasio bagian penggerak. Misalnya sentuhan pintar kayak F tank yang ditaruh di bawah jok depan dan ini ngebuat bagian bawah jok belakangnya jadi kosong ya. Jadi pas diangkat bagian bawah [musik] joknya kita jadi bisa masukin barang yang super tinggi. Nah, ini salah satu konfigurasi dari magic seatnya. Konfigurasi lainnya ada juga kalau jok depan dilipat rata ke jok belakang dan bikin jadi bisa tempat rebahan [musik] gini. Dan ada juga yang bisa bikin masukin barang super panjang. Nanti detailnya kita tunjukin di nomor konfigurasi jok sama bagasi deh ya. Oke, dashboard-nya. [musik] Yes, meskipun udah 10 tahun lebih tapi bentuk ini masih familiar ya. Apalagi alasannya kalau bukan karena bentuk yang cenderung mirip masih dipakai juga di [musik] Brio sampai sekarang ya kan. Bentuknya asimetris ya kiri dan kanan. Yang sebelah kiri dibuat panel lapis kulit empuk yang di samping ventilasi AC dan di bagian bawahnya juga notbadnya cukup jarang di kelasnya waktu itu ada bahan soft [musik] touch gini dan yang di tengah plus yang sebelah kanan kayak dibuat fokus ke sisi drivernya ya. Tapi emang dia yang minor improven ini terkesan kurang rapi ya karena head unitnya yang modelnya nongol keluar ini dan kontrol AC yang masih manual ya pakai knop setirnya. ada di lapis kulit yang di varian RS dan Dome instrumen clusternya pun dibuat ketiga dimensian banget kas Honda di masanya. Varian RS juga ada laci konsol tengah gini di antara kedua joknya dibanding varian bawahnya yang kompartemen terbuka aja. [musik] Pintunya sederhana aja ya enggak terlalu banyak lekukannya. Semua bahannya dari atas sampai bawah juga plastik kecuali yang di tengah sini ya ada lapisan kain yang pakai motif mirip joknya. Begitu juga pintu belakangnya sama persis kayak yang di depan [musik] yang bukan plastik cuma yang tengah aja yang ada lapisan kainnya. Joknya, jok depannya kayak gini. Belum pakai yang model support pundak tinggi kayak di City Hchback sekarang emang, tapi bentuk overall-nya kelihatan cukup lebar dengan support punggung yang lumayan besar ya dan pakai bahan kain yang ada motif uniknya gini. Sedangkan ini jok belakangnya kelihatan sederhana emang dengan hanya headr di kiri dan di kanan tapi kalau dilihat lekukan joknya cukup besar ya dan konturnya lebih memeluk penumpang kiri dan kanannya dibanding kebanyakan hatchback sekelas ini. [musik] Detail lainnya di dalam lampu kabinnya di depan ada dua halogen gini dan di belakang ada satu lagi ya halogen juga. sunvisernya yang kanan ada card holdernya di luar dan dua-duanya ada kaca yang ada penutupnya gini tapi [musik] tanpa lampu ya pegangan tangan plafonnya yang depan hanya ada di sisi penumpang aja yang di driver [musik] enggak ada yang di belakang sebelah kanannya selain pegangan tangan mau dilipat gini ada gantungan bajunya juga sedangkan yang kiri enggak ada gantungannya [musik] ya di belakang belum ada ventilasi AC tapi ini masih wajar ya kayak kebanyakan mobil sekelasnya di masanya [musik] dan spion tengahnya pakai model day night manual ya alias kalau silau tinggal dicetekin aja tapi gimana rasanya duduk di dalam sini lima konfiguras jok kayak city hatchback [musik] Jaz juga ada konfigurasi magic seat yang artinya kalau headr jok depan dilepas dimajuin mentok dan direbahin maksimal nanti joknya bisa rata sama jok belakangnya dan bikin kita jadi bisa duduk santai gini [musik] ya nice lah ya buat mobil yang dimensinya di bawah 4 m oke duduk biasa ya buat masuk ke depan buka pintunya cukup berat meski lebih kayak berat di angelnya sih ya dibanding pintunya yang berat gitu sudut bukanya lebar ya dan apa ke dalamnya gampang nih kasih hatchbackhathchback [musik] gini termasuk rendah oke posisi duduk by default-nya pasti cukup rendah nih ya enggak Enggak serendah sedan. Tapi emang dibanding SUV SUV compact [musik] gitu masih rendahan ini ya. Cukup kelihatan nih dari tekukan paha kita lebih selonjor dibanding di Baleno atau HRV [musik] gitu ya. Enak sih ya. Jadi berasa lebih ergonomis driving feel-nya. Nah, visibilitas ke depannya sebenarnya bagus tapi emang gundukan DOM instrumen clusternya cukup tinggi [musik] ya. Tapi yang enak emang ini ke depannya jauh banget ya. Jadi dari kaca yang besar, jarak dashbor yang jauh plus kaca di pilar A ini ngasih [musik] efek feel yang lega banget duduk di dalam sini. Ini nih ya yang jarang banget ditemuin di sebuah hatchback ini. Nice ya. Meski emang ujung kap mesinnya jelas gak kelihatan nih jadinya. Visibitas ke samping enak banget. Kacanya gede, [musik] spionnya di pintu dan ada kaca tambahan juga di pilar A. Nice ya. Pengaturan joknya yang driver manual slide recline dan bisa dinaik [musik] turunin ketinggiannya. Sedangkan yang penumpang depan manual slide dan recline aja. Sandaran kepalanya bisa diatur naik turun aja ya. Tapi udah cukup maju nih. Jadi kalau kepala kita sandaran sambil nyetir enggak bakal ngedangak. Ruang kepalanya sangat lega. Mantap. Di tengah ada armage yang cukup empuk di lapis kain. Yang sisi driver ini cukup panjang tapi emang agak rendah ya buat [musik] pegang setir sambil sandaran tangan gitu. Yang di pintu enggak dilapis apa-apa ya sandaran tangannya jadi keras plastik aja. [musik] Seat belt-nya bisa diatur naik turun. Setirnya selain tilt bisa teleskopik juga dan termasuk jauh ya jaraknya dari dashboard. [musik] Okelah dan buat sandaran kaki kiri driver ada gundukan plus pad plastik kecil. Sekarang kita ke belakang. Pintu belakangnya jauh lebih ringan dibanding yang depannya. Sayang [musik] nih agak ngasih kesan murah ya pas buka tutup pintunya. Tapi emang yang enak, sudut bukanya lebar banget ya, kayak hampir 90 derajat atapnya. Sebenarnya gak turun-turun banget, tapi karena ini emang mobil kecil juga, [musik] jadi pas masuk kepala kita perlu sedikit nunduk ya. Oke, di belakang sini sesuatu yang udah lama enggak kita rasain di mobil yang seukuran [musik] ini ya. Feel-nya kerasa lega banget ya karena mobilnya yang mengotak. Jendelanya cukup besar dan ada jendela tambahan di pilar C. Nice ya. Pas sudah duduk di sini emang kerasa lebih lega dibanding mobil berdimensi ini pada [musik] umumnya. Headr-nya kita naikin dulu ya. Yang kiri kanan adjustable tapi yang tengah enggak ada. Ya, head-nya. Support dudukan joknya termasuk oke nih ya. Nopang paha kita dengan sangat baik. Enggak sampai sempurna sih, tapi udah enak banget ya. Harusnya [musik] enggak bakal bikin pegal buat jalan jauh juga. Jok ini enggak bisa digeser maju mundur tapi ruang kakinya udah termasuk sangat lega ya. Enggak selega city hatchback sekarang emang. Tapi buat mobil bawah 4 m ini udah lega banget. Ruang gerak sepatu juga sebenarnya aman banget. Tapi emang kalau dilihat lantainya sini sebenarnya bentuknya agak nancek ya, enggak full rata. Makanya bikin bagian ujung paha kita sini sedikit naik. Kayak yang kita [musik] bilang tadi, masih enak meskipun belum sempurna ya. Nah, sudut ruah jok ini bisa diubah nih ada dua titik dan pas diubah bawahnya pun ikut berubah juga ya. Nih kalau tegak kayak gini ini pun sebenarnya enggak tegak-tegak banget ya. Ruang kepalanya sisa segini masih cukup aman dan kalau dibuat lebih rebah bedanya enggak jauh tapi ini udah lebih rileks lagi dibanding tadi. Ruang kepalanya sedikit lebih terbatas dibanding tadi dan bagian belakang kepala kita juga [musik] jadi lebih dekat sama bagian plafon yang turun ini ya. Sandaran tangan di pintunya plastik jadi keras juga. [musik] Dan buat catetan bentuk door trim ini agak ngecekung ke dalam. Jadi bikin badan yang posturnya gede-gede [musik] kayak kita gini jadi lebih sempit. Ya, di tengah sini gak ada armr lipatnya. Kalau duduk bertiga kenapa ke tengah? Kaki kita perlu ngelipat gini karena konsol tengahnya mundur dan lantainya agak tinggi ya. Dan kaki kita jadinya juga enggak bisa di [musik] tengah sini perlu ke kiri kanannya gini. Dudukan tangannya jauh lebih tinggi dibanding kiri kanannya. Sedangkan sandarannya cuma sedikit lebih maju ya dan masih cukup empuk. Tapi karena enggak ada headr-nya jadi udah pasti orang dewasa kepalanya bakal ngedanga di [musik] tengah sini. Ruang kepala di tengahnya masih cukup aman kalau enggak rebahan. Dan seat belnya tiga titik dari atas [musik] kanan sini. Ya, enam, detail fitur. Kalau mobil di tahun 2025 ini sekelas [musik] City hatchback, Yaris, Mazdau, fiturnya sudah termasuk cukup oke. Nah, tapi fitur JZ 10 tahunan lalu belum bisa dibilang gitu ya. [musik] Tuh, lihat di sebelah kanan dashbor sini kosong semua tombolnya. Nih ya kita detailin di setir sebelah kanan [musik] ada cruise control ya. Fiturnya cukup jarang di kelasnya di masanya dulu. Jadi, kita bisa set kecepatan konstan tanpa pelunjuk pedal gaset terus-terusan. Meski emang cruise control di Jess ini gak ada indikator kecepatannya ya, lagi aktif di kecepatan berapa. Setir sebelah kirinya ada tombol pengatur audio. Di badak setir [musik] ada pedle shift. Ini remote kuncinya ya standar aja ada tombol lock dan unlock. Ada passif kill centry-nya. Jadi kalau mobilnya kekunci remote-nya tinggal dikantongin aja dekatin mobilnya dan grab bagian dalam handle pintu [musik] drivernya dan kuncinya kebuka. Buat kunci lagi tinggal klik tombol hitam di handle-nya ini. Meski emang spionnya belum kelipat otomatis ya pasti kunci. Buat lipatnya masih harus klik tombol di dalamnya gini. Sedangkan buat mati nyalain mesinnya pakai tombol start [musik] stop engine yang warna merah ini. Lampunya manual kayak kebanyakan hatchbacknya kelas ini di masanya. Tapi udah ada [musik] one touch trip turn signal ya alias colek sedikit aja lampu sennya kedip tiga kali. Yes. Enggak semua mobil sekelas ini punya fitur itu ya. Dulu wipernya intermittent standar aja [musik] non variable. AC-nya manual kipasnya ada empat level tapi tanpa heater ya dia buat arenan anginnya komplit ada ke kaki sama ke atas juga yang artinya ada buat di frost kaca depan dan ada di foger kaca belakang juga. Instrumen clusternya full manual dengan mid digital di kanan dan layar indikator gigi di kiri. Buat ganti info yang di mid paket tuas [musik] kecil di atas sini ya. Infonya ada ometer dan trim A, sisa jar perkendara dan trip A konsumsi BBM rata-rata dari trip A, trip meter B, dan konsumsi BBM rata-ratanya. Dan ada buat atur jam ya, atur ke 24 [musik] jam, 12 jam, atau dimatiin juga bisa. Tuas di atas ini juga bisa diputar-putar buat atur brightnessnya kalau lampu mobilnya lagi dinyalain. Dan terakhir head [musik] unitnya. bagian teraneh ya menurut kita sampai sekarang head unit yang nongol keluar ini. Kenapa nongol keluar? Well, kebanyakan mobil di zamannya punya frame [musik] yang paling mentok dimasukin head unit 7 inci gitu ya, paling gede. Jadi di kala itu pas Honda Indonesia mau coba ngasih layar lebih gede, mereka bikinin solusi nongol keluar gini. Jadi bisa masuk head unit 8 inci dan ini baru ada di Jaz minor improvement 2016 ini [musik] ya. Head unit ini bisa kita slide ke atas buat nongolin CD player dan AUX input ya. Sedangkan di sebelah kanannya ada satu HDMI port dan [musik] USB port type E. Eas unitnya sendiri sederhana banget, ada empat tombol fikal di sampingnya. Media bisa diputar selain radio, ada CD, USB port, iPod connection, AUX, dan Bluetooth. Bisa stale media pakai kabel HDMI juga ya. Dan di settingsnya enggak ada yang unik kecuali smartphone link ini [musik] yang bisa kita set buat munculin tampilan Android kalau kita sambungin HP Android ke sini pakai kabel HDMI tadi ya. Oh dan speakernya ada enam ya di JS ini. Jendela yang auto up down hanya CC driver aja. Sumber daya buat nge-charge Cice cuma ada satu power rotlet aja di depan. Di belakang enggak ada apa-apa. Dan rem parkirnya masih pakai tuas manual gini. Gimana? Termasuk simpel ya. Tujuh, detail safety. Bukan cuma fiturnya, safety-nya mobil sekelas ini di masanya pun benar-benar seadanya ya. Kecuali Masu emang di waktu itu yang komplit sendiri. Airbag-nya dua aja di depan kecuali [musik] varian Jazz Black Top Limited Edition yang sempat ada enam airbag ya. Terus remnya, rem depan sakaran ventilasi dan rem belakangnya tur. ABSBD ada enggak ada stability control. Jaz GK5 yang masuk Indonesia yang ada stability [musik] control-nya cuma yang varian Black Top tadi aja yang terbatas banget cuma 300 unit alarm dan immobilizer ada dan jok belakangnya dapat ISOFIX buat pasang jok bayi dengan lebih gampang [musik] ya sebelum ada sensor parkir atau kamera mundur simpel banget ya di masa dulu delapan bagasi dan storage. [musik] Nah ini salah satu kelebihan utamanya Jess nih ya bagasinya gede banget. Oke bagasinya nyambung sama passif kills [musik] entry-nya. Kalau mobilnya lagi dikunci, remote-nya tinggal dikantongin. Klik tombol yang panjang sebelah sini dan pintu bagasinya bisa dibuka. Dan ini sekaligus [musik] buka kunci semua pintu lainnya juga ya. Oke, nih bagasinya. Yes. Bukan soal langka kapasitasnya ya, mungkin mirip-mirip sama Yaris baleno gitu dan mayoritas kompetitornya, tapi bentuk bagasinya yang mengotak tinggi gini bikin dia lebih gampang masukin barang-barang yang besar. Ya, bentuk bibirnya lebih menyempit di bagian bawah tapi yang tengahnya lebar banget ya. Bisa banget sih ini buat masukin barang besar juga. Jarak bibir bagasinya ke tanah juga termasuk rendah di kelasnya. Jadi angkat barang berat kayak galon gitu enggak bakal sulit ya. Dan bibir bagasi ke lantainya juga [musik] termasuk pendek. Jadi kalau mau keluarin barang dari dalam angkatnya enggak bakal terlalu sulit. Di sebelah kanan sini ruangnya terbuka gini ya dilapisin bludru dan ada satu lampu halogen. Di kiri juga terbuka banget gini dilapis belu kasar juga tapi polos [musik] ya enggak ada apa-apa. Dan sekali lagi ruang bagasinya terbuka yang tinggi banget dengan lantai super rendah gini bikin jadi gampang banget ya buat masukin barang besar. Meski emang sayang sih ya engak ada cover bagasi atau parcel shelf gitu. Di bawah lantainya ada tool kit yang ditata rapi gini dan di bawahnya lagi ada banser full size yang pakai veleg [musik] kaleng gini. Oke, karena jok belakangnya sudut rubbahnya bisa diatur ke dua posisi, jadi bagasinya juga fleksibel nih ya. Kalau joknya kita lebih rebahin penumpangnya duduknya lebih rileks. Tapi sedikit mengurangi kapasitas bagasinya emang. Dan sebaliknya ya kalau dibuat lebih tegak. Kalau maueluasin kapasitas bagasi jok belakang bisa dilipat pakai konfigurasi 60 bipetnya pakai tuas di pinggir sini. Tapi coba [musik] lihat pas kita lipat joknya bagian bawah jok belakangnya ikut turun ya dan turunnya termasuk jauh tuh ya. Nah, efeknya bikin [musik] joknya bisa rata gini sama lantai bagasinya. Nah, ini kalau udah kita lipat satu, kita bisa masukin barang yang lebih panjang sampai tetap duduk berdua di [musik] belakang. Kalau dilipat yang kiri juga yang sama tuh ya, bagian bawahnya bakal turun banget. Nah, bagasinya jadi jauh lebih besar. Besar banget sih ya ini buat mobil [musik] sekecil gini tuh. Karena lantainya rata, kita bisa masukin barang besar kayak kasur kotak gitu misalnya ya. Atau sepeda pun gak masalah. Nice ya. Dan ini juga masih bisa kita lipat jok penumpang depannya kayak gini. Enggak sampai rata sih ya. Tapi tetap nanti efeknya kita bisa masukin barang yang super panjang ya dari belakang sampai ke depan. Mantap. [musik] Buat tutup bagasinya disediain handle di sisi kanan dalam sini. Dan kita bisa kunci semua pintu lagi [musik] dengan klik tombol kecil yang di sebelah kanan sini ya. Nah, ada satu trik lagi. Jadi jok belakang ini bagian bawahnya bisa kita angkat gini dan kaki joknya [musik] kita turunin buat kunci. Nah, nanti jadi ada ruang super tinggi ya. Sama nih ya. Jok satu lagi juga bisa kita angkat dan kunci. Nanti kita bisa masukin barang yang lebih tinggi dibanding di bagasi tadi. Tuh, kalau kita berdiri di sini. Nice ya. Konfigurasi super fleksibel-nya ini nih yang susah banget dicari di mobil-mobil baru ya. Dan menurut kita bikin si JZ tetap menarik dipertimbangan sampai sekarang juga. [musik] Dan ini sisa storage lainnya di dalam kabin. Ilan [musik] mesin dan transmisi Jaz pakai mesin 1500 cc SOC. Yes. Keluarga mesin E15 ini emang dulu banyaknya SOHC ya, belum DOHC kayak yang baru baru. Kode mesinnya E15Z1 dan tenaganya 118 HP atau 120 PS dan torsinya 145 Nm. [musik] Yes. Sampai sekarang pun sebenarnya angka torsi dan tenaga ini termasuk cukup tinggi buat di kelasnya ya. Transmisinya manual 5 percepatan sedangkan yang otomatis CVT. Kalau kita masukin ke gigi S, kita bisa simulasi perpindahan gigi tuuh percepatan dengan pedle shif balik setirnya. Ini nice ya. Di zamannya jarang banget [musik] yang bisa begini. Belum ada mode berkendaraan. Mode berkendaraan normal sih emang di masanya. Meskipun di jazz global di masanya ada mode [musik] ikon ya. Dan di City Sedan di kala itu juga ada mode ikcon. Kita enggak cobain akselerasi unit yang ini, tapi kita sempat [musik] coba yang JS VCF 2017 dan akselerasi 0 sampai 100 km/hnya termasuk sangat kencang di kelasnya ya. Hanya butuh 10,2 detik aja. bahkan dibanding City hatchback sekarang sekalipun. Dan kayak setiap kompetitornya, Jazz juga berpenggerak roda depannya. 10. Detail-detail lain kayak City hatchback sekarang Honda Jaz GK K5 ini juga dirakit [musik] lokalnya. Bensinnya ada keterangan di K bensinnya nih, minimal pakai bensin dengan RON 91. Artinya di sini bisa pakai RON 92 ya, kayak pertamax Shell Super atau BP92 gitu. [musik] Sedangkan pajak per tahunnya tergantung ambil Jess GK5 yang tahun berapa dan varian apa ya. tahun 2014 misalnya pajaknya dari 2,7 jutaan sampai 3,7 [musik] jutaan tergantung varian. Yang tahun 2016 ini dari Rp3 jutaan sampai 4 jutaan tergantung varian. Dan yang tahun terakhir banget JZ 2021 pajaknya dari 3,8 jutaan sampai 4,5 [musik] jutaan tergantung varian. So, gimana menurut kalian soal Honda JZ 2016 ini? Silakan sampaikan komentar kalian di bawah. Click like dan subscribe. See you next time.
