Jungkat

Daihatsu Rocky Hybrid Memang Beda, Kualitas dan Teknologi Di Atas Rival (YouTube Video)

  • 04/09/2025

[Tepuk tangan] Halo teman-teman, selamat datang di channel Great Auto Dehatsu Rocky Smart Hybrid. Ya, mungkin meskipun teman-teman sudah familiar dengan Rocky karena ya sudah lebih dulu hadir di Indonesia, tapi ini adalah versi yang lebih menggugah teman-teman. Jadi, Dehatsu di momen GS 2025 itu secara resmi meluncurkan Rocky Esmart Hybrid. Artinya, Teman-teman sudah bisa membeli. Tinggal pertanyaannya nih, ini seperti apa sih sistem hybridnya? Karena banyak kan pilihan hybrid termasuk yang sudah ada di Indonesia. Ee itu pertanyaannya seperti apa hybridnya? Lalu spesial apa dia? Selain ee fakta bahwa ini merupakan CBU Jepang, ada enggak hal lain yang membuat Rocky Esmart Hybrid pantas untuk mendapat perhatian kita semua? Pantas untuk dianggap sebagai Rocky yang spesial. Iniasannya. Oke, Teman-teman. Mungkin kalau secara body ya ini masih seperti Rocky termasuk dari seilway bodnya, garis atapnya, garis bahunya gitu. Ini masih seperti Rocky. Tapi ada beberapa detail yang membedakan antara Rocky Emart Hybrid dengan Rocky yang lain. Pertama ada tulisan Emart. Jelas ini enggak ada di Rocky e yang lain. Itu pertama. Terus kedua, kalau teman-teman perhatiin ini bautnya lima nih, Teman-teman, bukan empat. Jadi ya itu udah menjadi penanda berikutnya. Lalu ini teman-teman di bawah spion ada eh mirror e kaca untuk yang cakupannya lebih luas untuk menjangkau arena blind spot gitu. Terus di belakang pun juga kelihatan ya ada logo Emart Hybrid dan ini sebagai penanda gitu. Ini di latarnya biru hybrid. gitu. Tapi secara keseluruhan apakah dia menjadi mobil yang sosoknya dari tampilan gitu maksudnya ya ee berbeda banget dari rok yang lain? Saya ngerasa enggak ya. Ya, ini terasa masuk. Ayo low profile. Yes, benar. Terasa low profile. Apalagi karena warna velegnya itu silver jadi kayak biasa banget gitu ketika e banyak pabrikan zaman sekarang itu sudah menggunakan warna gelap atau misalnya two ton gitu ya. Ini masih dengan silver. Jadi enggak ada impresi berlebih. Tapi ini bukan hal yang susah, Teman-teman, untuk diingkatkan. Tampilannya ya tinggal ganti veleg gitu kan ya. Itu ee enggak seribet misalnya kalau e fitur-fitur yang kayak traction control, stability control, apalagi ada gitu ya. Bukan veleg mestinya enggak susah. Lalu tampilan dalamnya teman-teman, ada beberapa yang mau saya tunjukin ini teman-teman. Jadi dia punya fitur S pedal kelihatan di dashboard sebelah kanan pengemudi. Dia bisa kayak ini one pedal operation. Jadi untuk mengontrol kecepatan baik berakselerasi maupun deselerasi ketika itu diaktifkan bisa dengan satu pedal aja. Itu feel berkendara yang enggak mungkin didapat oleh Rocky biasa. Kita kayaknya langsung aja ya untuk cobain gimana sih feel dari hybridnya esmart Rocky. Esmart hybrid yang pasti teman-teman kalau ditanya apakah ada perbedaan leg room headroom gitu enggak. Ini masih seperti biasa termasuk bagian belakangnya pun juga enggak ada yang ee signifikan gitu. Tetap dengan ee bentuk bodinya sama. Jadi ya sesuatu yang kalau teman-teman sudah nyaman dengan layout Rocky sekarang ya didapatkan juga di sini. Yang pasti saya suka teman-teman dengan ini pelipatannya teman-teman lihat deh. Saya selalu suka dengan pelipatan lantai rata dan ini meskipun yang enggak rata-rata banget gitu ya. Oke tapi dia bisa memberikan e feel yang mirip. Jadi untuk mengakomodir barang gitu ya lantai rata. Eh, oke. Yes, [Musik] Teman-teman, Rocky Hybrid secara looks memang sangat familiar ya dengan yang ada di Indonesia. Sama layout-nya, tapi ini made in Jepang. Jadi, kita bisa berekspektasi. Saya bisa nih ternyata menemukan kalau ternyata build quality-nya beda, Teman-teman. Ini kayak lebih solid gitu material. Terus kemudian e suara ketika nutup pintu gitu ya, itu terasa lebih apa ya, paten. Dan kayaknya saya perlu tunjukin nih bunyinya kayak gimana sih yang rasanya paten itu. Ini di arena test drive, Teman-teman. Saya perlu cari tempat yang aman. Oke, nih pintunya. bunyinya lebih dep gitu ya. Jadi ya memang hal pertama yang memberikan impresi positif justru dari build quality-nya. Mantap ya. Oke. Eh ini sistemnya serial teman-teman, hybrid serial. Dia ada motor bakar, ada motor listrik ya. motor bakar ee disebut ice mesin gitu ya. Ee tapi keberadaannya itu hanya untuk mengisi baterai. Sementara mobil berjalan sepenuhnya dengan ee motor listrik dan ditanya apakah motor listriknya oke untuk menggerakkan Rocky Hybrid? Oke banget, Teman-teman. Oke banget. yang paling mencolok adalah soal torsi sampai 170 Nm dan itu lebih besar di antara ya semua Rocky atau race ya kan jadi ya e emang enak sih untuk berakselerasi dia enak saya coba lagi. Oh, bahkan traction controlnya nyala tuh. Artinya ya tadi ada potensi spin lalu kemudian diintervensi sama sistem untuk e dikurangin tenaganya ya. Artinya torsi tenaga itu besar gitu diklaim sama Dehatsu dia bisa 0 100 dalam 10 detik teman-teman. Jadi akselerasinya kencang. Ini mobil kencang. Kalau untuk sistem eh mungkin teman-teman tahu ya, hybrid itu umumnya di dunia saat ini ada beberapa yang dipakai secara general oleh banyak pabrikan. Pertama adalah mild hybrid. Itu yang paling sederhana. Mungkin secara sistem lebih simpel, tapi untungnya dia bisa lebih murah secara close production. Lalu kemudian harga jualnya jadi lebih bisa ditekan. Lalu ada paralel yang bisa menggerakkan mobil dengan motor bakar atau mesin gitu ya, dengan motor listrik. Jadi bisa bergabung, bisa terpisah gitu. Lalu ada yang model serial hybrid kayak gini yang keberadaan e mesin itu hanya untuk mengisi baterai dan mobil sepenuhnya berjalan dengan motor listrik. selalu ada ee serial paralel yang bisa terpisah, bisa e bergabung gitu kedua sumber tenaga itu. Kalau dari sistem pengisian baterai juga ada yang plugin ya, tapi ini adalah serial teman-teman dan mobil yang menggunakan serial hybrid enggak hanya Rocky ini teman-teman ya, tapi juga e powerow gitu di Nissan ee itu e punya karakter EV yang lebih kuat dibanding mobil hybrid jenis lain. Kenapa lebih kuat? Karena ya itu dia ini mobil secara sederhana mindsetnya ini adalah mobil listrik yang pengisian baterainya itu nempel di sini jadi enggak perlu sumber eksternal. Mau ngisi baterai ya pakai mesin yang nempel di mobil ini kan kira-kira gitu. Dan e apa untungnya? Untungnya adalah mobil dengan motor listrik itu punya keunggulan misalnya kalau baterainya sedang penuh gitu ya ya rasanya hening-henting saja gitu. pertama. Terus kedua, motor listrik itu enggak punya e power band atau torque band gitu ya. Enggak ada grap pick-nya di mana gitu kan. Jadi ya torsi besar itu lebih instan rasanya, lebih cekatan berakselerasi dan buat sebagian orang itu jadi wah enak banget nih buat bergerak kita tahu di perkotaan gitu. Jadi ya itu karakter mobil listrik yang asik dan ada di e Rocky Hybrid ini gitu. Nah, enak ya. Lalu kenapa ketika berakselerasi kok ada suara mesin? Mudah-mudahan ketangkap di mic ini ya. Ya, karena baterainya kan juga bukan baterai yang berukuran besar kan. Kurang dari ee 1 kWh jadi seiring mobil digas ee artinya ada penggunaan baterai yang besar. Dan ketika sistem membaca, "Wah, ada penggunaan baterai yang besar atau banyak gitu ya," maka mesin diperintahkan untuk segera menyala bahkan kalau perlu di RPM tinggi untuk mengisi baterai sesederhana itu gitu. Tapi yang pasti ini adalah mobil listrik yang ya motor listriknya enak, terutama soal torsi. Oh iya, Teman-teman, ini menggunakan mesin WA V sama seperti Rocky lokal, cuma dengan X di seri mesinnya itu dia artinya menggunakan kkinon cycle yang orientasinya untuk efisiensi gitu. Jadi dari impresi saya ini adalah mobil sebenarnya Rocky kan juga udah enak ya akselerasinya ya sebagai compact SUV. Mesinnya juga udah support gitu tapi menggunakan sistem hybrid ini makin enak lagi makin cekatan. So eh impresi positif dari saya di first drive ini pertama adalah build quality-nya. Ternyata memang oke banget. materialnya e semuanya gitu, termasuk suara yang tadi saya sampaiin. Lalu kemudian e motor listriknya itu pun juga bisa memberikan kecekatan yang lebih baik. Dan kalau ditanya seberapa irit dia karena bagaimanapun ini hybrid yang tetap menggunakan bahan bakar ya. Ternyata klaimnya itu angkanya fantastis teman-teman. Fantastis. Dalam arti di metode Japan Cycle 08 ini disebutkan atau diklaim ya bisa berjalan dengan 34 km/l. Saya optimis angka seperti itu niscaya dicapai karena ya sistem hybrid pertama. Terus kedua nih mobil yang komact sehingga bobotnya ringan sehingga meringankan ee beban motor listrik yang kemudian enggak terlalu banyak ambil baterai, yang kemudian enggak terlalu sering menyalakan mesin gitu urutannya kan ya. Ya, kalau ditanya ee apakah itu efisiensi yang luar biasa? Iya, di atas 30 km/l itu luar biasa bahkan untuk mobil hybrid ya. E jadi Rocky yang secara alami sudah irit dengan sistem ini mestinya sih semakin dahsyat iritnya. Lalu kalau soal handling, Teman-teman, ya mestinya sih ini enggak begitu jauh beda. Mungkin Teman-teman udah pernah ngerasain Rocky atau jangan Rocky, race gitu misalnya kan sama tuh mereka tuh sebangun kan ya mirip-mirip saja termasuk posisi duduknya ini mestinya enak ya comand eh position gitu ya untuk ngelihat ke sekitar pun juga gampang. Lalu kemudian soal bobot setir yang enteng gitu untuk masuk ke jalan sempit atau manuver yang tajam gitu, lock to locknya pun juga enak gitu ya. Ini mobil yang enggak mbebani pikiran lah. Kalau mau jalan udah jalan aja enggak usah banyak mikir karena ya bodinya kompact. Kalau misalnya ngelewatin jalan sempit enggak seperti bawa Fortuner atau Pajero Sport yang mesti ngelihat dulu ke penjuru tuh kena enggak ya atau di belakang aman enggak ya gitu. Kalau ini udah lewat-lewat aja seringan itu rasanya. ya gitu. Dan karena di SUV ground clearance agak tinggi, jadi semakin ringan untuk enggak mikirin ada lubang mentok ya polisi tidur aman enggak ya? Enggak. Ini kita benar-benar rileks bawanya Nah, ini teman-teman kalau pas lagi baterainya sudah terisi masih penuh gitu ya atau mendekati penuh. Ini enggak kedengaran kan mesin bakarnya. Ya udah, ini jalan kayak mobil listrik gitu, hening, enggak ada getaran. Mungkin itu titik di mana Rocky ini jadi terasa aneh ya buat yang terbiasa sama Rocky lokal. Enggak ada bunyinya, enggak ada getarannya gitu. Nah, Teman-teman tadi kan ketika berakselerasi 170 Nm gitu ya, itu diintervensi mulu sama kontrol traksi. Sekarang kontrol traksinya saya matiin. Saya mau coba berakselerasi dari diam, ya. Oke, coba coba ada rem gas [Tertawa] Rocky. Hah? Kenjeng ya? Asik bener ini jadinya nih. Kalau soal fitur teman-teman ya, ini sudah memenuhi standar dari kebutuhan mobil zaman sekarang. Airbag ada enam gitu misalnya. Kontrol traksi memberikan traksi yang bagus gitu. Yang bisa dihlight adalah soal ASA teman-teman. Jadi itu adasnya Dehatsu Advance Safety Assist. dia punya collision warning dan avoidant assist brake. Lalu kemudian ada lane roadside departure warning and lane departure prevention control. Lalu ada pedal mis operation control yang memastikan agar pengemudi enggak salah injak rem gitu ya. Pedal mis operation control. Kemudian dia ada high beam AHB itu lumayan kepakai sebenarnya AHB. Jadi supaya e pengguna jalan lain enggak kesilauan gara-gara kita itu efektif. secara fitur ya dia saya bisa bilang oke. Kalau soal pilihan warna ada tiga teman-teman ada hitam, putih, dan biru. Tin yang biru gitu. Asik ya? Asik ya? So, Teman-teman, saya bisa mengatakan bahwa beberapa hal yang menarik dari Rocke Hybrid adalah soal pertama justru build quality-nya. Bahkan sebelum mobil itu berjalan, sebelum impresinya itu terasa gitu ya, ini diam saja pun sudah bisa memberikan feel yang berbeda dengan Rocky yang e di Indonesia sebelumnya. Jadi, e dia sudah ee spesial di tahap itu pertama. Terus kedua hybridnya tentu itu menu utama dengan hybrid yang potensial ya. Eh, sistemnya bisa memberikan Rocky Esmart Hybrid ini torsi 170 Nm itu gede teman-teman dan ee dengan akselerasi yang bisa sigap mestinya ya. Lalu kemudian dengan efisiensi BBM yang juga e bisa irit mestinya juga gitu ya. Nanti kita tes pas di tes lengkap ya. Ee ini adalah mobil yang sangat menarik secara performa, akselerasi maupun efisiensi. E dia sangat potensial gitu. Harganya teman-teman itu di 293,9 juta enggak sampai Rp300 juta. Enggak sampai Rp300 juta. Dan dia bisa compete dengan e front misalnya from yang SGX itu kan e paling mahal di 300 belasan juta ya. artinya sudah di atas Rp300 juta. Sementara ini di bawah Rp300 juta dan itu e titik kedua di mana Rocky Hybrid em menarik jadi harganya kompetitif. Rocky E es Smart Hybrid. Jadi gimana menurut teman-teman? Rocky Hybrid dengan sistem serial ya eart hybrid itu oke apa enggak dengan semua yang ada di dia fiturnya, tampilannya, sistemnya, feel berkendaranya itu oke apa enggak buat teman-teman? Karena ya kita tahu harganya pun juga cukup kompetitif dan itu menjadi pilihan baru e bagi teman-teman yang suka dengan SUV dengan sistem hybrid dan apa brand Jepang. Iya enggak? Mungkin itu dulu teman-teman dari saya. Terima kasih sudah menonton dan sampai ketemu di video GRD Auto berikutnya. Terima kasih.

Lihat di YouTube