Dapet Macbook Air M1 Cuma 5 Jutaan ?! Barang Bagus gak nih ? (YouTube Video)
MacBook R1 ini dulu harganya bikin [musik] dompet bergetar. Sekarang harganya bikin mata berminat. Tapi pas dia datang kok jantung saya malah berdebar ya? Karena storage-nya cuma 128. Nah, ini barang resmi [musik] apa barang liar? Jadi saya beli bekas ini apakah bakal jackpot atau malah uang saya terbakar? Ya udah enggak usah berkomentar. Selamat [musik] menonton pemimpin barbar. Hai Andika, guys di sini. Jadi selamat datang di Remas atau review MacBook bekas berkualitas sesuai dengan request kalian. Jadi saya beli MacBook M1 yang harganya sekarang pas video ini dibuat ya itu di [musik] R jutaan. Link pembeliannya nanti di pojok kiri atau di deskripsi. Cuman ternyata kenapa dia R jutaan [musik] ya storage-nya itu cuman 128. Nah, kalau kalian lihat di website-nya ibox, MacBook [musik] Air ini minimal storage-nya di 256 GB. Enggak ada yang 128. Dan MacBook ini kan sistemnya logic board ya atau SSD-nya itu gabung atau diolder sama chipsetnya. [musik] Jadi enggak mungkin bisa diotak-atik lagi. Nah, 128 GB ini barangnya siapa? Nah, di video kali ini kita akan bahas tips gimana caranya ngecek MacBook bekas biar kalian enggak kedeluduk lah ya. Kalau bahasa jawanya. Bahasa Indonesianya kedeluduk apa ya? Itulah ya kedeluduk itu kayak terjebak kejebak gituah. Nah, fun fact dulu di tahun 2021 MacBook M1 ini dibandrol dengan harga untuk yang varian terendah ya, dengan [musik] M1 8 GB 256 itu harganya saya cek di Kompas 1699 atau Rp17 juta. Nah, ini saya beli di harga R5,5 juta. Nanti editor tolong risip saya pas beli di Shopee itu dimunculin. [musik] Dan kalau kita lihat di Shopee memang seller ini salah satu yang paling murah lah dibandingkan yang lain. Karena yang lain itu jualnya Rp juta, bahkan [musik] ada yang R juta ke atas dengan spek yang sama. Tapi sebagai customer kita harus bertanya-tanya, nah ini kenapa dia murah ya? Ada apa? Nah, makanya saya mau bikin sekalian nanti kita [musik] jawab kenapa dia murah. Pertama kalau kalian beli MacBook bekas ya jelas jangan percaya sama foto [musik] iklan, ya. Kalian harus cek barangnya dan kalian cek fisiknya nih. Nah, karena MacBook itu kan dia pakai aluminium ya. Pasti kalau aluminium itu kalau pernah jatuh atau beset dennya itu pasti ada. Nah, kalau untuk contohnya unit yang kita beli ini entah dia ini pernah jatuh atau kejeduk ya. Nah, ini ada area yang baretnya lumayan dalam cuman kalau saya lihat di area bautnya [musik] itu belum pernah dibuka sama sekali. Jadi harusnya sih enggak pernah ada penggantian atau enggak ada part yang rusak. Kenapa den itu bisa jadi masalah? Karena biasanya kalau dennya di bagian sini bahaya itu nanti layarnya bisa kena. Kalau misalkan di bagian daerah logic B juga bahaya. Karena yang namanya barang elektronik ya, kalau misalkan kebanting [musik] pasti bagian dalamnya juga ikut impact atau kena. Terus cek juga Excel-nya karena MacBook ini kan keluaran tahun 2021 ya, umurnya udah sekitar 4 tahun. Nah, MacBook itu bisa dibuka dengan satu tangan. Apakah dia masih bisa? Exelnya masih oke dan jawabannya masih oke ya. Dia masih bisa dibuka dengan satu tangan. Plus selain itu kalian juga harus cek kayak angelnya ini. Kalau misalkan kalian turunin kayak gini tuh dia itu dia masih nge-lock atau enggak. Kalau misalkan dia langsung turun berarti angelnya aus. Oke, untuk unit kita ini exel-nya aman. Kedua, kalian cek layarnya. Nah, untuk layar ini caranya [musik] gampang kok. Kalian tinggal sama kayak iPhone. Jadi, kalian cek untuk true tone-nya. Kalau misalkan true tone-nya off itu berarti dia KW atau copotan. Nah, kalian masuk ke setting terus masuk ke tab display. Ini kan ada yang namanya trutun ya. Kalau misalkan [musik] trutunnya itu enggak bisa dicentang berarti dia copotan atau layarnya itu KW. Terus kalian cek apakah layarnya ini ada dead pixel. Caranya tinggal masuk aja ke website yang namanya Dead pixel test. Terus kalian lihat, nah ini kan kalian bisa gunta-ganti warnanya nih. Apakah ada area misalkan merah ini ada warna lain dan hasilnya untuk laptop yang kita beli ini enggak ada ya. Jadi aman tuh ini kan aman ya. Kalau misalkan de pixel biasanya ada titik-titik di sini. Woh, ini padahal bukan oled ya. Tapi kalau di kamera kayak oled. Enggak kok. Ini layarnya masih kelihatan nyala walaupun hitam. Karena memang untuk MacBook M1 ini dia masih belum olet. Terus kalian juga bisa cek di area pinggir-pinggirnya ini. Nah, di sini kan ini ada karetnya ya. karetnya dari pelindungnya si layar ini kalian raba-raba. Kalau misalkan dia getas atau ada yang lengket itu biasanya karetnya enggak utuh. Tapi kalau untuk yang ini sih dia utuh. Ini nih di sini nih ada karetnya nih. Nah, karet tipis-tipis nih. Kalau misalkan karetnya enggak utuh itu bahaya karena debu bisa masuk ke layar dan kalau debu masuk ke layar, layarnya juga bisa jadi de pixel dan bisa rusak. Ketiga, kalian bisa cek KTP MacBook-nya atau kalian bisa cek asal usul MacBook-nya ini. Nah, tadi saya bilang di intro kalau seterusnya cuma 128, apakah ini barang liar? Ternyata bukan ya. Jadi ini barang yang busnis to government, ini barang educational MacBook. Jadi memang MacBook itu ngeluarinnya kalau untuk consumer cuman yang 256 GB. Tapi kenapa ada yang 128? Karena itu untuk education, untuk student lah, biar harganya lebih murah. Nah, cirinya kalau yang student itu ada di part number-nya ya. Part number-nya kalau misalkan MGN F33L/A, nah itu jelas versi educational yang storage-nya 128 [musik] GB. Terus kalian juga bisa cek SN-nya. Nah, di bagian belakang kecil ini ada tulisan SN. Terus kalian cocokin sama bagian setting system. Nah, kalian bisa cek di Apple Care and Warranty-nya. Nah, di sini kalau punya kita ini pembeliannya tertulis 2022. Jadi walaupun dia di manufakor 2020 sebenarnya M1 ini, tapi Apple masih bikin sampai [musik] 2023 atau 2024 enggak kalau enggak salah ya, M1 ya. Dan dia pembeliannya 2022. Jadi umur MacBook ini sebenarnya enggak 4 tahun ya, 3 tahun. Fisik udah, layar udah. Sekarang kita masuk ke bagian keyboard. Kita coba keyboard-nya. Kalian bisa masuk ke website keyboard tester itu. Nanti kalian cek semuanya keyboard-nya apakah ada keyboard-yboard yang aus. Tapi [musik] biasanya kalau mau cepat tombol spasi dan juga enter itu biasanya lebih cepat aus. Nah, ini kalau diketik sih masih aman, enggak ada kendala. Terus untuk backl-nya, backl-nya MacBook itu kan cakep ya, rata gitu. Dan font-nya juga nih kayak tembus di fontnya gitu. Backl-nya kalian cek kalau misalkan ada area backlit keyboard yang kayak dia kurang rata, kurang bara, kurang padang, kurang nyala ya intinya kalau bahasa Indonesianya itu kalian bisa ya ini bisa kena air atau kena korosi kalau misalkan lampunya ada yang enggak rata. Terus masuk ke trackpad. Trackpad-nya Mac itu sebenarnya enggak bisa diklik ya. Ini mirip heptic feedback di iPhone yang home button dulu. Jadi kalau misalkan MacBook-nya ini mati ya, dia enggak bisa diklik. Ini cuman getaran heptic aja. Nah, kalian coba cek caranya ya. Tinggal klik aja di empat sudutnya kayak gini. Kalau misalkan getarannya aman ya semuanya berarti aman. Dan untuk unit kita ini pun juga aman. Terus sekarang kita bahas soal baterai. Baterai simpelnya sih kalau orang-orang biasanya cuman kayak masuk aja ke setting terus baterai gitu ya. Cuman alangkah lebih baiknya kalau misalkan kalian download aplikasi ini nih namanya Coconut Battery 4 Plus. Nah, jadi kalian bisa lihat baterai health-nya berapa ini 92%. Terus kalau misalkan kalian mau lihat manufacturnya ini nih 2022. Jadi cocok dengan SN-nya tadi. Terus untuk cycle con-nya dia di 120 umurnya 1400 hari. Nah, kalau baterai health-nya udah 80-an% biasanya itu udah rawan-rawan gantilah. Atau cycle con-nya 500 itu masih aman. 800 lah. 800 itu udah waktunya ganti. Lanjut kita cek kesehatan SSD-nya. Nah, kalau SSD-nya kalian bisa download aplikasi itu namanya Drive DX. [musik] Nah, kayak gini. Entar saya bukain dulu. Ini kalau di Windows sama kayak hardis sentinelah ya. Jadi gunanya aplikasi ini untuk [musik] ngecek kesehatannya SSD. Tuh, ini kalau 100% masih aman. Karena SSD ini termasuk bahaya di MacBook karena kan dia jadi satu sama logic board ya. Kalau misalkan SSD-nya rusak ya enggak bisa dipakai karena SSD-nya enggak bisa diganti. Kalau mau ganti harus ganti sama logic board-nya karena chipsetnya tertanam di logic board yang ada SSD-nya. Ribet sebenarnya, tapi dia jadi lebih efisien sih memang kayak gini ya. Terus untuk port-port kalian bisa cek ini kalian masukin aja USBC terus kalian goyang-goyangin. Kalau misalkan portnya atau rumahnya ini masih aman ya dia enggak bakalan oblak ya. Terus ada audio jack. Untuk M1 ini cuman ya karena dia tipis ya cuman ada dua USBC yang udah Thunderbolt 4. Oke sekarang kita cek. Sebenarnya di MacBook itu ada kayak semacam diognistiknya ya. Cuman mungkin enggak semua orang tahu. Jadi saya ajarin dulu. Kita matiin dulu MacBook-nya. Terus kalau mau nyalain, karena ini yang M1 ada perbedaan ya. Kalau misalkan yang Intel itu cuman ini saya jelasin dulu. Jadi kalau misalkan ini kan udah mati nih. Nah, kalau mau masuk ke diagnostik kalian tinggal tekan tahan tombol power di sini sampai dia muncul ada kayak semacam nah inih continue holding for start up option. Tahan dulu sampai nah ini loading start up option. Terus nanti akan muncul menu kayak menu option bergerigi lah. Ini kalau misalkan di bias-nya Windows kayak kita tekan F4 lah ya untuk masuk ke bias. Nah, kalau udah masuk ke sini kalian tekan comen plus D tahan ya. Nah, dia bakalan muncul itu tuh start diognistick. Nah, kalau yang versi Intel seingat saya itu cuman tahan tombol D aja enggak ada komennya. Kalau yang versi M itu harus komen sama D. Nah, di sini ini nanti kalau misalkan ada error dia bakalan muncul. Kalau misalkan [musik] muncul ADP 00 itu bahaya ya. Kalau misalkan enggak ada muncul kodenya berarti aman. Plus kita bisa manual diagnostic. Bentar ya, biar dia nunggu booting dulu. Diagnistic loader dan dia bakalan otomatis mendiagnostic. Nah, nanti bakalan muncul kode-kode sih kalau misalkan ada error ya. Nah, kodenya itu saya enggak hafal. Jadi, kalian bisa cari di Google kodenya ini. Kalau misalkan kode ADP00 itu apa, rusaknya apa, ada kok di situ. Nah, ini kan enggak ada nih, aman. Nih, di sini juga muncul nih serial number-nya. Kalau misalkan cocok berarti aman-aman aja. Takutnya ya kalau misalkan bongkaran atau refurbis atau replacement ya logicbard sama casing-nya itu SN-nya beda gitu. Biasanya ada di pasar kayak gitu ya. Itu biasanya barang-barang yang reforbis atau barang ya barang enggak jelas lah. Nah, untuk unit kita ini aman. Enggak ada kode aneh-aneh yang muncul. Jadi, kira-kira seperti itu untuk tips gimana caranya kalian beli MacBook bekas biar enggak nyesel nantinya ya. Apalagi kalau kalian beli bekasnya itu yang M4, M4 Max itu kan harganya masih R30 juta ke atas, Rp16 juta untuk M MacBook Pro yang M4 ya. Kalau ini kan R5 juta dan ini sesuai dengan request kalian. Tapi alhamdulillahnya unit kita ini aman-aman aja dan nanti saya juga bakalan jual lagi sini ya unit ini ya. Kalau untuk link pembelian bekas review-nya kalian juga bisa lihat di deskripsi cuman mungkin saya rugiin Rp500.000 aja lah ya karena saya penasaran untuk beli bekas yang M2, M3, dan M4. Kita coba bahas apakah dia masih worthed di 2025. Nah, ini nih muncul, Guys. Ternyata, Guys, ada error nih. Maybe an issue with the PowerPoort. Bentar, ya. Ini saya gak hafal. Jadi, kita coba cek di Google errornya. Ini apaan? PowerP. PowerPort-nya kenapa? Error code PPP020 MacBook. Oh, ini bukan error sih ya. Ini kode untuk no power adapter detected. Nih, no power adapter detected. Ya, memang lagi enggak saya cas ya. Jadi dia maeteksi errornya apa sih? Ternyata enggak ada power ya. Emang lagi enggak saya cas. Oke, aman untuk unit kita ini tadi sampai mana ya? Oh ya nanti mungkin kita bakalan karena kan budgetnya ini bakalan kita pakai untuk beli laptop bekas lain, HP bekas lain karena kan kita punya segmen rehabilitas review HP bekas berkualitas, retas review laptop berkas berkualitas, kayak gitulah. Jadi kalau misalkan kalian ada request kira-kira kalian mau kita ng-review MacBook, laptop, atau HP bekas apa, silakan tulis aja di kolom komentar ya. Jadi budgetnya ini ya biar kita muter untuk bisa cari barang yang lain. Tapi tenang aja, pasti saya rugiin harganya. Enggak mungkin saya cari profit ya, karena enggak mungkin bisa juga cari profit di sini. Tapi nunggu review-nya kelar dulu ya. Ini bukan review, ini kayak semacam tips ya cari atau ngecek MacBook bekas saja. Dan kalau misalkan kalian ada pertanyaan untuk MacBook M1 ini nanti di video review-nya kalian bisa tulis di kolom komentar juga ya. Sayaudi and see you on the next video.
