Jungkat

Daripada V70, Mending vivo V70 FE? (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Ini adalah Vivo V7 FI, seri terbaru V series yang katanya fokus di kamera. Eh, tapi kalau fokus ke kamera apa enggak tabrakan sama V70 regulernya? Nah, makanya di video ini mari kita bandingin sejauh apa bedanya di antara kedua HP ini. Apa jangan-jangan kalian lebih cocok sama versi FI-nya yang lebih ramah di kantong? Yuk, kita bahas. Oke, buat unboxing-nya sekilas aja dan kayak biasa dengan bok hitamnya plus tulisan Vivo V70 F. Tapi bulutan di tengah sekarang beda ya. Bentuknya apa ya? Lensa kah? Speaker atau apa nih? Di dalamnya langsung disambut sama HP yang kita asingkan dulu. Tuh. Terus di bawahnya ada cas bening lentur, kertas yang kurang ada harga dirinya, kabel type A atau type C, C ejector, sama kepala charge 90 watt. Begitu dinyalain langsung bertatapan dengan logo Vivo dengan origin OS6 berbasis Android 16. Lanjut setup-setup awal kayak biasa, pilih bahasa sampai rigit sidik jari. Dan setelah gua cek, storage-nya udah kemakan hampir 29 gig dari total 256. Impresi gua sama HP ini, wah cukup bersih ya. Punya kamera modul yang simpel memanjang ke bawah. Ada dua lensa di atas dan satu fresh aura light-nya di bawah. Nah, khusus warna ungu yang gua pegang ini ada pola gitu. Tapi gua bingung deh ini bunga atau buntutnya mermed ya. Tapi intinya kalau dimiring-miringin dikit dia ada efek shiny shimmering. Bukan selera gua, tapi buat sebagian orang pasti suka ini ya karena kelihatan hidup dan enggak membosankan. Untuk material back covernya dari kaca sementara frame dari polikarbonat. Lanjut ke bagian depan yang punya layar flat dengan bezel yang cukup tipis termaksud HP cakep kalau dilihat depan belakang. Fel genggam terasa nyaman dengan tebal yang menurut gua pas di 7,59 mili. Untuk beratnya sendiri masih terbilang pas ya di 200 gr. Enggak yang enteng tapi ya enggak berat juga kok. Oke, sekarang masuk ke spesifikasi. Tapi gua enggak bakal bacain satu-satu. Yang dibahas di sini beda sama saudaranya V70 Regular. Untuk V70 Regular ini justru punya layar yang lebih kecil di 6,59 inch. Terus V70 pakai chipset Snapdragon 74 dengan memori yang lebih cepat UFS 4.1 yang kalau dicek skor AnTutunya selisih Rp500.000. Cukup jauh tuh bedanya. Cuman buat kapasitas baterai V70 FI ini lebih gede 500 mAh dibanding versi reguler 6.500. Habis itu buat kamera lumayan menarik nih. V70 punya kamera utama di 50 megap dengan sensor Sony Lyt 700V. Sementara si F ada di 200 megap lensa terbesar dan pertama di V series bersensor HP5 yang ukurannya sama-sama di 1/1,56 inch. Setahu gua, sensor ini tuh biasanya dipakai HP-HP kelas atas. Wah, menarik banget ya buat tahu apakah ada perbedaan di antara kedua kamera HP ini. Nanti kita tes. Terus buat telefoto cuman ada di varian regulernya dengan ultrawide sama-sama di 8 megapel. Dan buat selfie-nya 50 megapel varian reguler dan 32 megap di varian Fi. Oh ya enggak lupa kamera V70 reguler partneran sama Z dia. Buat spek lainnya yang ngebedain adalah varian FE belum support isim dan fingerprint-nya masih optical. Jadi pas diouch ada sinar-sinar gitu. Beda sama ultrasonic di V7T yang senyap-senyap aja. Selamat siang, Guys. Saatnya kita cobain HP ini. Real test Vivo V7 Fi. [musik] Kita lihat ya di akhir tes nanti baterainya sisa berapa dan dapat SOT berapa. Guys, untuk resolusi video ini dia bisa mentok di 4K 30 fps ya, Guys. Kamera belakang yang lagi gua balik nih. Dan kamera selfie-nya juga bisa 4K 30. Kita cobain yang punya stabilisasi agak bergejolak ya untuk resolusi 4K 30. Sedangkan 1080p30-nya cukup stabil dengan detail muka yang bagus. Cuma emang ada sedikit cheater. Oke. Guys, gua baru nge kalau pas lagi recording gini kita enggak bisa pindah lensa ke ultra wide ya. Tuh, lihat tuh. Tapi kalau kalian lihat di kanan atas bisa pindah ke kamera depan. Balik lagi [musik] tuh. Salah satu keunggulan jepret foto 200 megapel. Ada fleksibilitas buat crop fotonya biar dapat angle yang lebih pas dengan detail yang masih bagus. Jadi cocok nih buat yang suka foto duluan baru dipikirin framing-nya belakangan. Dan yang enggak kalah menarik ada fitur AI for season yang bisa ubah foto kita ke empat musim loh. Contohnya kalau kepengen foto sama salju bisa pilih yang winter. [musik] tung. Oke, Guys. Sambil tunggu makanan datang, kita nge-game dulu. Eh, gua ada ketemu hal menarik deh, yaitu settingan Mobile Legends-nya lebih tinggi di FE ini loh, bisa dapat ultra HD. Padahal varian regulernya cuma di super HD doang. Hm. Semoga developer game-nya bisa segera update nih. Oke, Guys. Jadi, gua baru aja kelar tadi nge-game sekitar 30 menit satu match. Baterai berkurang 6%. Ya, untuk pengalaman mainnya sih lancar-lancir aja. Enggak ada berasa frame drop dengan suhu yang hanget dikit doang sih. Jadi aman nih kalau mau nge-game menengah. Duh, baterainya tinggal 14%, Guys. Apakah masih bisa bertahan? Kita masih mau ke satu tempat lagi nih. Jadi, apa aja perbedaan antara V70 FE dan regulernya? Dari sisi karakter warna ada perbedaan. Dan V70 regular cukup fleksibel karena dia punya tiga color profile, ada Vivit, textured, sama zize natural. Dan kalau gua lihat warna 70 F ini lebih mendekati z naturalnya sih. Habis itu dari sisi zoom jelas V70 [musik] lebih unggul dengan tambahan telefotonya. Punya detail yang masih baik, sedangkan V70 F gambarnya udah mulai dihalusin gitu. selebihnya kalau dilihat sekilas gini cukup mirip sih selfie-nya juga dan kalau buat foto orang sama-sama khas Vivo. Cakep kecuali ada perbedaan dari sisi warna tadi. Versi regulernya menurut gua lebih terlihat natural. Tapi kalau udah masuk video, ada beberapa hal yang cukup berasa bedanya. Pertama untuk shadow atau area gelap. V70 reguler bisa lebih diangkat jadi lebih banyak detail yang kelihatan. Habis itu dalam menghandle cahaya V70 reguler juga lebih baik. Bisa diperhatiin lampu di toko depan sana. [musik] Terakhir buat selfie beda karakter. V70 lebih dicerahin yang mengakibatkan background di belakang cenderung lebih putih. Gua lebih suka di seri FE-nya sih yang lebih balance aja antara langit dan muka. Detail topi gua juga lebih jelas di V70 FI. Oh ya, kalau ngomongin brightness outdoor, ternyata layar di HP ini cukup terang loh. Isi layarnya masih terlihat jelas. Btw, hectic feedback-nya agak lemah ya, Guys, di HP ini. Sama kayak saudara-saudaranya nih. Oh, mau foto yang tadi dong. [musik] Yang mana? Mana yang kedinginan [tertawa] ini? Ya udah bentar ya, Kok hilangin orangnya dulu nih. Jadi gua baru tahu, Guys, kalau hasil foto AI portraet tadi masih bisa diubah. Tinggal ke AI visual ini, pilih style-nya mau yang mana, plus bisa sekalian nge-remove orang juga. Dan hasilnya tuh orangnya hilang ya. Langitnya juga jadi berwarna dibanding sebelumnya di pink ke pink. Yoi. Mau dong kita install dulu Easy Share pakai iPhone kan? Iya. One hour later. Oke, guys. Nyampai rumah juga dan update dulu. Sekarang udah hampir jam . baterai ada di 3%. Yo, berapa sot-nya? Bentar ya, gua mau transfer file dulu nih ke MacBook. Dan ini satu lagi fitur favorit gua di HP ini, yaitu Vivo Office Kit. Mau transfer data jadi gampang banget. Dan gak cuman transfer, tapi mirroring HP juga bisa. Emang HP Vivo IQ jadi upgrade banget sih dengan OS barunya ini. Oh ya, selain Vivo Office Kit, enggak lupa fitur yang mempermudah hidup kita tanpa harus bolak-balik app, yaitu Origin Island yang sekarang udah support Google Maps loh. Jadi kalau kalian lagi buka aplikasi lain, tetap bisa dapat info dari Google Maps-nya di atas ini. Terus Origin Island ini juga bisa jadi shortcut kalau mau post suatu foto secara cepat. Tinggal tahan aja fotonya dan lempar ke atas. Kalau mau cari suatu tempat berupa teks juga bisa. Tinggal lempar ke Google Maps. Fitur-fitur kecil gini yang bikin kerjaan kita makin cepat kelar. [musik] Dan kalau kita lihat ST-nya dapat di sebentar 3 jam 41 menit ya. Jadi pas gua tadi awal keluar udah kepakai 1 jam SOT-nya. Berarti total kurang lebih sekitar 35%an SOT dapat di 2 jam 40 menit. yang artinya kalau difulin mungkin SOT-nya bisa sampai 7 jaman lebih dan untuk pemakaiannya cukup intens juga. Di sini kalian bisa lihat ee ada kamera, Instagram sempat nge-game juga dan lain sebagainya. Termasuk awet sih, apalagi kapasitas baterainya yang gede ya dan bahkan kayaknya terbesar di V series 7000 mAh. Tuh. Oke, sekarang kita ke bagian OS. Dan ini salah satu alasan kenapa gua cukup excited sama V70 Fi. Karena doi ke bagian origin OS6. Cuma gua enggak bakal bahas secara detail lagi di sini ya, paling secara keseluruhan kalau dibandingin Fantouch OS yang dulu. Menurut gua tampilan yang sekarang jauh lebih kekinian dan berwarna aja di origin OS ini. Terutama bagian control panel sama pilihan wallpaper-nya yang keren-keren. Tapi gua notice pilihan wallpaper yang dikasih di F ini enggak sebanyak varian regulernya deh. Kayak tex 5, wallpaper hewan-hewan lucu, terus yang trendy labels ini dan beberapa lainnya. Enggak ada di varian Fi. Ada juga fitur-fitur kayak Origin Island, Private Space, Vivo Office kit yang tadi sempat gua pakai buat nyambung ke Mac. plus customisasi lainnya. [musik] Yang lebih lengkapnya kalian bisa langsung lihat [berdehem] aja di video Origin OS6 ini ya. Terakhir kalau ngomongin AI, selain AI standar yang ada di galeri, AI transcript, not assist, Translate, Gemini sampai CC to search-nya Google, ada juga yang lumayan beda dan cukup seru yaitu AI Travel Portrait sama A4 Season yang sampai tadi gua tunjukin. HP ini punya tiga warna ya, ada ocean blue, titanium silver, dan mouse purple yang gua pakai sekarang. Kalau soal harga, pas video ini dibuat harga resminya belum keluar ya. Tapi yang pasti kalau lihat tren harga HP baru zaman now, jangan kaget kalau nanti bakal naik tinggi. Jadi biar simpel, gua coba langkumin lagi. V70 F ini punya nilai plus di kamera utama. Lensa utamanya 200 megap yang enak dipakai buat crop jadi lebih fleksibel dan tetap dapat detail yang bagus. Plus fitur kameranya lumayan lengkap. Terus soal baterai ini udah level badak 7000 mAh. Dan dari pengalaman gua, HP-HP Vivo IQ itu emang terkenal awet sih. Habis itu nilai plus lain yang kadang suka kelewat di origin OS6. Ya, buat gua pengalaman pakainya lebih modern dan banyak fitur kepakai dibanding OS Vivo dulu. Kalau secara budget karena FI ini versi ekonomisnya V70 regular secara harga bakal lebih ramai ya dengan tukeran kameranya. Yang jelas enggak selengkap V70 reguler. Di F itu belum ada telefoto dan Zize. Cuma buat yang kurang-kurangnya juga ada pastinya. Pertama ultra wide 8 megapel-nya sih. Kalau daylight sih masih cukup aman. Tapi kalau udah video dan low light kualitasnya berasa turun. Terus dari sisi performance ini bukan tipe HP yang gua rekomendasiin buat aktivitas berat apalagi nge-game berat lama. Buat daily, sosem, kerjaan, dan game menengah itu aman. Tapi kalau udah targetnya game berat ya tadi mending lirik HP lain yang punya chipset lebih kencang. Oh ya, satu lagi poin yang menurut gua perlu disebut dari beberapa cerita yang gua dengar, service center Vivo itu pelayanannya cukup oke. Jadi after sales-nya lumayan bikin tenang. Jadi kesimpulannya di antara kedua HP ini 70 FI ini cocok buat kalian yang cari kamera bagus, baterai badak, dan OS modern dengan budget yang lebih ramah nih. Tapi kalau kalian butuh kamera yang lebih lengkap, ada telefoto dan Zize, plus punya performance lebih ngebut, V70 regular pilihannya. Dan buat yang penasaran, gue juga bakal bikin video sehari bersama HP ini ya. Jadi tungguin aja. Sampai ketemu di video selanjutnya. Bye- bye.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Vivo

Vivo menghadirkan smartphone dan perangkat pintar dengan kamera canggih serta desain stylish. Vivo dikenal dengan teknologi fotografi inovatif, performa andal, dan fitur modern untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan produktivitas.

Vivo V70

Resmi menyapa para pencinta fotografi di Indonesia, Vivo V70 meluncur sebagai smartphone yang menempatkan keunggulan potret visual sebagai fokus utamanya. Perangkat ini membawa kebanggaan tersendiri lewat kolaborasi eksklusif bersama ZEISS, sebuah nama legendaris yang sangat diakui dalam industri teknologi optik dan imaging. Sinergi strategis ini dirancang untuk menyajikan pengalaman fotografi...

Vivo V70 FE

Memasuki pasar Indonesia, Vivo V70 FE meluncur sebagai smartphone andalan yang menawarkan keseimbangan ideal antara tenaga dapur pacu, keawetan baterai, dan kualitas fotografi. Ponsel pintar ini mengusung pendekatan yang sangat praktis guna menunjang rutinitas sehari-hari, tentunya tanpa harus memangkas deretan fitur esensialnya. Dengan memahami dinamika mobilitas masa kini, Vivo meracik...