Jungkat

Dateng Terlalu Cepet?! Kelebihan dan Kekurangan vivo V60 (YouTube Video)

  • 02/09/2025

[Musik] Vivo gercep banget ini. 6 bulan setelah Vivo V50 udah muncul aja generasi barunya Vivo V60. Di seri ini ada beberapa improvement dari HP-nya, terutama dari segi kamera. Yang pertama kalinya ada lensa tele di V series. Performa juga akhirnya meningkat dan baterainya lebih gede sama desainnya ini lebih poles gitu ya. Jadi selama 1 minggu ini kita pakai HP-nya buat hunting foto, video sosman, sampai kerja. Apakah worth it buat sikat Vivo V60 atau nunggu lagi aja ke Vivo 70 dan seterusnya? Jawabannya kita cek bareng-bareng di video ini. Let's go. Oke, sebagai kontekst Vivo V60 yang kita pakai ini varian storage 12 256 GB. Karena selain itu ada pilihan yang lebih kecil 8256 GB dan yang paling gede itu di 12 51 GB juga. Selama pengetesan juga kita selalu update software HP-nya ya ke yang paling baru dan so far ini baru ada sekali update dan selama kita pakai HP-nya juga kita pakai mobile data ya buat internetan. Sama satu lagi sebelum kita masuk ke poin pertama, kalau kalian yang suka video seperti ini ya boleh banget buat di-subscribe Bas Indot supaya enggak ketinggalan konten-konten gadget menarik lainnya. kayak kita tuh ada rekomendasi aksesoris, unboxing gadget sampai smartphone versus. Oke, poin pertama yang mau gua bahas adalah di bagian kameranya. Karena tadi yang seperti di awal gua bilang, Vivo V60 dapat satu lensa baru di bagian belakangnya yang bagian bawah ini, yaitu telefoto tiga kali dengan sensornya ini 50 megapel. Sisanya masih sama ya, ada white lens atau main kamera di 50 megapel. Ultra wide-nya ini turun ke sensor 8 megapel dan selfie-nya ini tetap sama di 50 megapel. Nah, biar seru buat bahas kameranya, ada F nih yang akan ceritain pengalaman full selama jepret-jepret foto dan video pakai si Vivo V60. Hello, guys, Tac How. Kali ini aku hunting foto-fotonya di China nih, tepatnya di kota Senchen. Di sini aku lumayan explore banyak hal, mulai dari culture, ikon kota sampai makanannya. Oke, langsung to the point aja. Gimana kameranya? Satu hal yang aku paling suka dari kamera Vivo itu fotonya selalu ready to post. Kayak dari main cam-nya ini tuh warnanya cakep, vibrant gitu. Even buat foto di malam atau tempat gelap, detailnya juga masih dapat. Nah, karena ini pertama kalinya V series ke bagian telefoto 10 kali, aku coba ngetes foto dari bawah wheel nih. Kalau ultra white segini satu kali, segini dua kali segini tiga kali juga mantap dan 10 kalinya beh masih nangkap detailnya banget ya. Aku banyak banget pakai telefoto 10 kali ini pas acara Splendid China. Duduknya jauh banget padahal dan tempatnya gelap tapi bisa nge-capture dengan detail dan warnanya juga pop. Ini emang kamera konser sih. Buat portrait di V60 kali ini ada tambahan dua model lagi. Kalau sebelumnya cuma ada portraet 23, 35, dan 50 mm. Sekarang ada tambahan 85 dan 100 mm. Aku sih paling sering pakai porta 85 mm ya. berasanya sweet spot gitu. Yang 100 mm juga cakep, bokenya natural, potongannya rapi. Terus khusus buat foto makanan, aku suka langsung pakai food mode-nya. Emang fitur lama sih, tapi food mode ini bikin makanannya kelihatan lebih appetizing. Nih, lihat deh perbedaannya. Dan aku paling suka selfie-nya sih. 0,8 kali ini tuh ngebantu banget. Jadi kan enggak terlalu ngedekat ke muka. Dan grup selfie pakai kamera ultra wide juga cakep. Sudut pandangnya lebar semua kebagian. Oke, terus yang banyak dibahas kayaknya nih kamera ultrawide-nya yang turun ke 8 megap padahal seri sebelumnya di 50 megapel. Ini aku tes foto-foto ultrawide. Sebenarnya not that bad sih menurut aku kayak foto-foto gedung ini, foto indoor masih oke-oke aja. Kecuali kalian emang pengen yang zoom-zoom banget sampai detail gitu. Lanjut, sekarang kita tes videonya. Buat vlogging kayak gini, aku seringnya pakai kamera selfie yang 0,8 kali di 4K30. Anglennya jadi lebih luas, bagus. Terus buat kamera belakang sayangnya kalau mau ultrawide harus turun nih resolusinya ke 1080 30 fps. Cuma kamera belakang aku jarang pakai ultrawide sih, jadi mostly rekam di 4K30. Nih contoh hasil videonya. Oh iya, terakhir yang unik juga di fitur kameranya ini ada AI4 season, Tapi cuma ada di potret ya guys. Rendernya perlu nunggu beberapa saat tergantung kecepatan internetnya dan hasilnya kayak gini. Dia ng-detect pohon dan rumput-rumput hijau sih buat diganti. Lumayan cakep hasilnya tapi sayang yang di Autem ini kacamata aku malah hilang. Anyway, that's it dari aku. Kita balik ke Daniil. Oke, tadi Fen sempat nge-spill soal penggunaan fitur cuaca di kamera Vivo V60. Tapi kalau kita explore sebenarnya lebih detail lagi, ada fitur lainnya yang sama-sama seru di kamera dan e galeri HP-nya. Pertama, kalau kita swipe up di aplikasi kamera, bakal muncul film camera mode yang isinya itu ada filter dan ada frame buat nambahin kesan artistik pas kita lagi motret. Interface-nya juga otomatis berubah ya, jadi kayak kamera polaroid. Keren nih. Nah, buat favorit gua sendiri ini ngegabungin filter yang namanya sunshine sama frame time photographic paper. Hasilnya tuh kayak gini. Nah, di bagian galeri sendiri ini ada fitur yang namanya magic move yang bisa mindahin subjek di dalam foto. Misalkan kita lagi foto bareng sama teman gitu ya dan salah satu teman kita nih ada yang malu-malu kucing kayak ngejauh gitu. Nah, dia itu bisa kita pindahin dengan hold aja orangnya terus pencet magic move digeser. Terus tinggal generate ruang kosongnya. Nah, di dalam foto editing tool sendiri ini lebih banyak lagi fiturnya ya, terutama yang berhubungan dengan AI dari AI Image Expander buat lebarin luas tangkapan gambar, terus ada AI erase buat nghapus objek atau subjek di foto dan foto enhance buat poles hasil foto yang kurang detail. Paling keluhan gua ini ada di bagian video recording yang enggak konsisten ya, terutama kalau kita shoot di resolusi 4K30. sistemnya itu dia kayak ngebatasin perpindahan lensa di resolusi ini. Kalau kita rekam nih ya misalkan dari main kamera itu kita enggak bisa pindah ke telefoto, ultrawide ataupun selfie. Begitu juga dengan lensa lainnya. Jadi kalau mau pindah antar lensa ya itu harus turunin ke 1080 30 fps. Moga-moga ya bisa diperbaiki Vivo ke depannya ya lewat software update. Karena sayang aja kameranya udah bagus nih tinggal diwick lagi soal videonya. Nah, di bagian performance ini akhirnya ada upgrade dari yang sebelumnya Snapdragon 7 Gen 3, sekarang jadi Snapdragon Gen 4. Buat ngegambarin improvement dari Vivo V60 dari generasi sebelumnya, kita pakai benchmark aja ya. Yang ini ada Antutu yang naik 20%, Geekbench juga naik 11%, dan stress test ini kita pakai di 3D Mark itu naik 19% dengan stability yang sama. Kita coba pakai buat rendering video di CapCut dengan footage 4K30 durasi 1 menit. Vivo V60 ini bisa kelar jauh lebih cepat di 35 detik aja ketimbang V50 yang nembus sampai semenit nih. Sayangnya buat gaming sendiri memang V60 dapat average frame rate yang lebih rendah pas kita mainin Genin Impact di rata-rata sekitar 35 fps. Sedangkan V50 ini bisa maintain di 40-an FPS dan temperatur HP-nya sendiri ini sedikit lebih panas di 41 derajat Celcius. kemungkinan karena chipsetnya nih yang baru jadi belum optimize sama si game atau aplikasinya. Selain itu buat kita pakai untuk penggunaan harian kayak misalkan ganti-ganti apps itu lancar kok, aman. Nah, yang seru adalah di pemakaian baterainya sendiri. Jadi, gua itu pakai untuk hunting foto video seharian full ya. Jadi, ada navigasi sama motret dan nyisa di malam-malam itu masih ada 50% dengan sot. Pas gua cek itu di 4,5 jam. Ini baterai awet sih karena memang naik ya kapasitasnya. Jadi 6.500 mAh. Jadi dipakai sampai 2 hari atau 1,5 hari itu masih aman. Seharusnya ngecas pakai charger 90 wat flash charge-nya. Ini juga bisa ngisi baterai dari 1 sampai 100%. Itu dalam 56 menit. Dan kabar baiknya fitur bypass charging udah kita bisa akses di HV ini. Man tetap. Nah, ngebahas soal baterai Vivo V60 yang makin gede, ukuran dan bobot HP-nya sendiri ini tetap dipertahanin tipisnya. Dan desainnya sendiri ini sekarang lebih estetik ya dengan kamera frame yang mirip sama Vivo X200 Fi. Sisinya ini tetap rounded ya, jadi nyaman pas kita genggam dan durability-nya nice. Kenapa? Karena kita bukan kita sih, gua ya sempat jatuhin HP-nya ke cornblock pas lagi ngetes tuh ya, ngetes outdoor dan posisinya ini lagi enggak pakai casing itu udah deg-degan, Bro. Jadi frame dan antigores HP-nya ini memang dia baret-baret gitu ya, tapi di bagian depan dan belakang HP-nya ini aman. Jadi legit ya proteksi layar ini. Dia pakai Scot Sensation core dan kaca di belakang HP-nya. Oke, buat layar sendiri ini masih sama kayak seri sebelumnya di 6,7 inci AMOLED 120 Hz, tapi sekarang lebih tinggi tingkat brightness-nya. Jadi kalau kita pakai di kawasan outdoor dan berbanding dengan V50 itu sedikit lebih terang nih dengan HBM-nya itu ada di 1500 net. Satu lagi di bagian layar sensor fingerprint-nya ini berasa agak bawah gitu ya. Jadi kalau misalkan kita mau unlock si HP-nya itu harus kayak nge-reach bawahnya agak jauh gitu. Dan buat kita pakai entertainment sendiri, stereo speaker V60 ini berasa kurang nendang ya. Dan volumenya juga ini dari HP sebelumnya yang biasanya gua pakai e 30 40% sekarang perlu dinaikin ke 50% lebih. Dan terakhir soal Fun Touch OS15 di Vivo V60 yang dapat jaminan software lebih panjang dari sebelumnya, yaitu 4 tahun OS update dan 6 tahun security patch. Jadi sampai tahun 2029 itu masih dapat software yang up to date. HP sendiri ini dipacking dengan banyak banget fitur ya, terutama fitur AI yang setelah gua list itu ada delapan fitur lebih di luar kamera dan galeri yang udah kita bahas di awal tadi. Dan gua sendiri ini lagi sering pakai AI caption ya, terutama pas lagi nonton tips and trik gadget yang berbahasa India. Fitur ini bakal nge-translate otomatis gitu bahasanya ke Indonesia dan di akhir kita bisa ringkasin pembahasannya juga pakai fitur summery ini. Jujur gua sebenarnya penasaran ya sama origin OS kalau seandainya dibawa ke global atau lebih mantap lagi kalau available juga buat Indonesia. Tapi menurut kalian gimana nih? Apakah menarik kalau Vivo bawa Origin OS ke Indonesia? tulisin di komen. Oke, kalau kita rangkum lagi ada banyak improvement yang bisa kita cekin dari Vivo V60, terutama di bagian kameranya yang dapat lensa tele dengan beberapa hasil fotonya yang cakep-cakep. Nih, chipsetnya juga ini akhirnya improve sejak tiga generasi pakai chipset yang sama. Kapasitas baterainya makin gede, desainnya lebih estetik, dan jaminan software update ini lebih panjang. Ya, walau gitu di bagian kameranya memang ada yang perlu dimaksimalin lagi ya, di mana video recording resolusi 4K30 itu belum bisa ganti-ganti lensa. Fingerprint sensornya juga ini terlalu rendah ya dan kualitas speakernya ini bisa lebih oke lagi sih seharusnya. Jadi kalau kita balik ke pertanyaan di awal, apakah Vivo V60 worth it? Mmm kita cek harganya dulu. Vivo 60 ini ada tiga pilihan storage 8256 GB itu di harga 699 juta. Storage yang 12256 GB yang kita pakai ini di 7499 juta dan 1212 GB yang paling besar itu ada di 499 juta dan dikasih tiga pilihan warna yaitu ungu, biru, dan grey. Nah, kalau kalian memang lagi nyari HP midrange yang kameranya bagus dan baterainya bisa diandelin, ini worth it ya. gua pakai buat travel tuh ya. Keluar hunting foto seharian dapat hasil fotonya puas, memuaskan dan baterainya juga enggak habis-habis. Tapi kalau kalian nyari HP yang lebih allrounded gitu ya, kayaknya baru bisa kita jawab di konten versus HP. Jadi kalau kalian setuju buat versusin Vivo V60 dengan HP lainnya, boleh banget buat direquest aja di kolom komentar sana ya, di bawah sini. Dan ya, itu aja pembahasan gua buat Vivo V60 dan thank you juga Feren yang udah ngebantu untuk kameranya. Kita ketemu lagi di video selanjutnya ataupun video versus ataupun apapun itulah yang kalian request di bawah sana. Sip. Thank you guys. C bella. Hah. Ini beneran jatuh, Guys.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Vivo

Vivo menghadirkan smartphone dan perangkat pintar dengan kamera canggih serta desain stylish. Vivo dikenal dengan teknologi fotografi inovatif, performa andal, dan fitur modern untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan produktivitas.

Vivo V60

Vivo V60 hadir di Indonesia sebagai smartphone kelas menengah yang membawa desain modern, kamera berkualitas, serta performa yang stabil untuk berbagai aktivitas digital. Perangkat ini dirancang untuk pengguna yang membutuhkan smartphone seimbang untuk komunikasi, hiburan, fotografi, dan produktivitas ringan. Vivo menempatkan perangkat ini sebagai pilihan yang menggabungkan teknologi kamera ZEISS...