Jungkat

Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana? Review Dell Pro 14 Essential (YouTube Video)

  • 16/07/2026

Dell menjual laptop bisnis terjangkau di Indonesia. Ya, kalian gak salah dengar. Yang ada di sebelah saya ini adalah laptop bisnis yang terjangkau dari Dell. Performanya kencang. Dia pakai pressor AMD Zen4 yang udah punya 6 core. RAM-nya [berdehem] 8 GBR 5 bukan 4 gig ya, bukan. Dan jelas ini masih bisa di-upgrade. Namanya juga laptop bisnis. Kalau bicara konektor-konektornya lengkap bahkan ada slot SD carder. Harganya Rp9 jutaan aja ya. Ini adalah Dell Pro 14 Essensial. Oke, buat yang masih ingat, laptop D yang terakhir yang kita review tuh salah satunya itu adalah D Alienware, laptop gaming kelas flagship dan itu tahun 2021 udah lama banget ya. Tapi akhirnya sekarang kita pegang lagi nih laptop resmi dari Dell yang masuk ke Indonesia. laptop bisnis tapi terjangkau. Dan ini laptop baru ya, bukan laptop second, bukan laptop tahun lalu. Ini laptop 2026. Nah, daripada kelamaan langsung aja kita bahas dari spesifikasi dasarnya ya. Untuk pressor dia pakai AMD Ryzen 5 220. Code name-nya adalah Haw Point. Litografinya TSMC 4 fin. arsitekturnya Zen 4 bukan Zen 3. Zen4 ini default TDP ada di 28 watt. Dia punya total 6 core 12 thread yang terdiri dari 2 Zen 4 core dan 4 Zen 4C core. Maksimum boost clocknya untuk up to 4,9 GHz dan kapasitas L3 cash-nya lumayan besar di 16 MB. Integrated graphicsnya pakai AMD Radion 740M. Nah, dia ini punya 4 graphic skore dengan total 256er unit. Untuk RAM yang terpasang ada di 8 GB DDR5 5600. Yang terpasang ini masih single channel ya. Kalau mau di-upgrade itu bisa karena ada dua slot sodi di laptop ini. Untuk stornya dia pakai 512 GB SSD M.2 NVMI PCI Gen 4. Hanya ada satu slot M2 di laptop ini. Jadi kalau mau upgrade ya yang bawaannya harus dicabut dan ganti yang lebih gede. Untuk Kp wireless-nya dia pakai Real Tech WiFi 6 RTL 8852BE. Ini sport WiFi 6 tentunya. Bluetooth-nya versi 5.2. Untuk kapasitas baterainya ada di 41 watt hour. Terus OS-nya pakai Windows 11 Pro. Iya dong, karena buat bisnis ya. Jadi udah pakai langsung aja Windows Pro di sini. Untuk body font factornya adalah clim sell atau laptop classic. Materialnya ini polikarbonat. Menarik ya walaupun pakai polikarbonat tapi body laptopnya terasa kokoh saat disentuh dan saat diangkat ya. Jadi enggak ketan murahan. Keren nih. Suka kami ya. Untuk warna ini namanya carbon black atau ya singkatnya hitam gitu ya. Untuk desain ini mirip dengan laptop lain di kelas harga segini ya seperti DPro 14 Essensial itu punya desain yang polos di situ dipadukan dengan warna hitam laptop ini jadi terasa formal ya dan profesional saat mau dipakai untuk bekerja. Seperti biasa di sini kita bisa menemukan logo Dell di bagian cover atas. Sementara untuk dimensinya panjang 31,4 cm, lebar 22,6 cm, dan tebalnya ada di kisaran 1,8 cm. Untuk bobot laptopnya aja di 1,55 kg dan chargernya 224 gr. Ini adalah charger 65 watt yang adapternya terpisah dari colokannya. Untuk total bobot kalau di bawah-bawah jadi 1,77 kg. Untuk panelnya displaynya IPS ukuran 14 inci, resolusinya Full HD plus atau tepatnya 1920* 1200 pixel. Jadi aspek rinnya bagus ya di 16 bfresh rate-nya itu standar di 60 Hz. Nah, kalau dari pengujian kami tingkat kecaan maksimalnya lumayan tinggi, ada di 311 nits. Untuk gamut coverage-nya ada di 56,3% sRGB dengan gamut volume di 56,5% sRGB. Mama yang satu ini belum 100% sRGB ya. Tapi karena layar udah IPS, jadi paling enggak warna yang ditampilkan itu bisa lebih konsisten. Jadi kalau ini mau dipakai buat latihan editing video atau memang editing video yang gak terlalu butuh akurasi warna, ini udah bisa banget. Permukaan layar ini matte, jadi tetap nyaman digunakan tanpa ada pantulan bayangan-bayangan yang mengganggu saat digunakan. Nah, untuk bengkai larnya tampak cukup tipis dengan bingkai atas yang sedikit lebih tebal karena ada kamera di area tersebut. Nah, untuk kameranya ini resolusinya memang masih 720p 30 fps. Sementara untuk mikrofonnya ini ada satu di sisi kanan kamera. Untuk atas kamera dan mikrofonnya kurang lebih seperti ini. Oke, sekarang kita sedang berada di studio untuk menguji kemampuan kamera dari laptop Dell yang satu ini. Nah, untuk kamera laptop ini bisa merekam video up to 720p 30 fps di rasio 16 b 9. Dan untuk hasil rekamannya sendiri ini udah terbilang cukup oke ya untuk kebutuhan video call sampai meeting online. Oke, saat ini saya sedang berada di luar untuk menguji kemampuan mikrofon dan noise canceling dari laptop Delpro 14 esensial yang satu ini. Nah, untuk hasilnya sendiri noise masih bisa terdengar ya. Meski begitu suara saya masih bisa terdengar juga dengan cukup baik. Oke, untuk audionya laptop ini menggunakan dua buah speaker stereo yang mengarah ke alas laptop. Untuk suaranya ini udah oke ya untuk kelas harga segini suaranya juga udah cukup lantang di sini. Kalau mau lebih puas ya pakai aja headphone tambahan ya. Nah, sementara untuk konektor-konektor kita lihat di sebelah kiri ada satu DC in, ada HDMI yang besar, lalu ada satu USB 3.2 Gen 1, kemudian ada satu lagi USB 3.2 GEN One tapi ini yang type C. Kalau di sebelah kanan ada satu SD card reader, ada audio jack combo 3,5 mm, ada satu USB 3.2 gen one dan ada satu Kenington lock slot. Nah, untuk keyboard ya ini menggunakan keyboard chicklet yang layout-nya tuh standar dari Dell untuk laptop ukuran 14 inci. Tombolnya udah soft dan masih cukup nyaman untuk digunakan ya. Untuk tombol navigasi page up dan page down ini menyatu dengan tombol anak panah. Sementara untuk tombol home dan end itu ada di area kanan atas keyboard. Untuk tombol anak panah atas dan bawah ini punya ukuran yang setengah dibandingkan tombol-tombol lainnya. Ini klasik ya. Kalau tombol power. Nah, ini menyatu dengan layout keyboard. Adanya di pojok kanan atas. Tapi tombolnya terasa lebih keras nih ya. Dan laptopnya enggak langsung mati kalau ini enggak sengaja tertekan. Menariknya, laptop saat ini sudah dilengkapi dengan backlit warna putih yang dapat diatur dengan tombol F5. Ya, R jutaan sudah ada backlit-nya. Itu yang R juta lupa pasang backlit kayaknya. Lanjut untuk touchpad, laptop ini menggunakan precision touchpad dengan ukuran 11,5 * 8 cm. Letaknya sedikit melebar dari tombol space bar tapi masih jarang tersenggolah saat kita sedang mengetik. Nah, untuk sistem pendingin dia menggunakan sistem pendingin yang aktif dengan satu buah kipas dan satu buah heat pipe. Intake udara itu dari bawah dengan lubang pembuangan ke arah belakang. Oke, sekarang kita masuk dalam aspek performanya. Menariknya walaupun ini adalah laptop bisnis kelas entry level yang terjangkau, kita masih bisa menemukan pengaturan mode performa yang dapat diakses melalui software Dell Optimize. Optinya di sini adalah optimized, Cool, Quiet, Ultra Performance. Sekarang mari kita lihat eh skor maksimalnya. Kalau kita pakai sin band R23 stability test di mode optimized ini mode default-nya skor bisa mencapai 9.650 poin dan di mode ultra performance sedikit lebih tinggi di 9.754 poin. Nah, untuk skor yang bisa dipertahankan di mode optimiz itu ada di kisaran 9.300 sampai 9.500 poin. Sementara di mode ultra performance itu ada di kisaran 9.600 sampai 9.700-an poin. Nah, lalu kalau kita tes saat dia enggak dicolok ke charger seperti apa, skornya jadi ada di kisan 7.700 sampai 7.900-an 00-an poin. Ini agak jauh ya dibandingkan skor saat dia dicolak ke charger. Tapi skor segini sebenarnya masih oke banget untuk e laptop dengan harga segini. Untuk suhu kerja di mode ultra performance suhu CPU sempat spike ke 80° celcius di awal run tapi kemudian turun dan bertahan di kisaran 74 sampai 82 derajat celcius. Jadi ini masih sangat aman sekali ya. Nah, karena ini masih single channel kita juga tes di mode dual channel. Nah, ini kita buat jadi 16 GB 8+ 8. Nah, ini ke depannya kita akan tes dengan dua konfigurasi. Kita mulai dari Adobe Premier Prisi 2026. Videonya durasinya 5 menit ya. Untuk 1080p 60 fps video exporting single channel itu saya dalam waktu 7 menit 20 detik. Ini lebih lambat dari durasi videonya. Lalu kalau dia pakai dual channel berubah jadi 4 menit 10 detik. Nah, ini lebih cepat daripada durasi videonya. Ini berarti kencang ya. Untuk suhu kerjanya pada saat melakukan video exporting SU CP ada kisaran 55 sampai 70 derajat celcius. Jadi aman ya, adem banget. Lanjut untuk Daavinci Resoft 20.3. 3 software kelas profesional, tapi ini versi gratisnya. Videonya masih sama, durasinya juga sama di 5 menit. Untuk 108 60 fps video exporting untuk single channel 11 menit 16 detik. Kalau dual channel di 8 menit 41 detik. Nah, untuk suhu kerjanya pada saat melakukan video exporting suhu sipil sempat naik ke 78 derajat celcius tapi kemudian perlahan turun sampai 58 derajat celcius. Lagi-lagi aman sekali. Oke, kita masih pakai video 5 menit yang sama lagi. Sekarang kita tes scapcut video editor. Untuk 1080p 60 fps, single channel itu di 4 menit 31 detik. Sementara untuk dual channel-nya ada di 3 menit 20 detik. Nah, untuk su kerjanya pas melakukan video exporting, suhu CPU sempat bertahan di kisaran 68 sampai 73 derajat celcius, tapi kemudian turun dan bertahan di kisaran 60 sampai 63 derajat celcius. Jadi, lucunya kalau memang mau dipakai buat ngedit video, tambahin aja RAM-nya ya supaya dia jalan dual channel. Kemudian pastikan sampai 1080p 60 fps. Ee tapi software-nya tuh bisa pakai Adobe atau pakai CapCut. Dua-duanya sama-sama jadi kencang di sini. Oke, sekarang kita lanjut ke gaming test. Dan di sini kita tes semuanya di dual channel. [musik] Oke, sekarang kita lihat untuk suhu kerjanya ya. Kita pakai Final Fantasy 7 Remake Intergrade di sini ya. Nah, susp terlihat ada di kisaran 55 derajat celcius ya. Ini lumayan ya dimainin cukup lama dan suhunya masih di bawah 60 juga. Lalu kita lihat suhu permukaannya. Titik terpanas ada di area tengah di sela-sela tombol G, H, dan F yang mencapai 42 derajat Celcius. Sedangkan untuk tombol keyboard sendiri di area kiri dan tengah itu ada kisaran 35 sampai 40 derajat celcius. Untuk area kanan sih adem ya, bahkan di bawah 29 derajat Celcius. Sementara untuk area palmr adem banget di bawah 28 derajat Celcius. Oke, sekarang mari kita lihat kecepatan SSD-nya. Terlihat di sini bawaah kecepatan bacanya ada di 6.369 MB/ dan di 4.416 MB/s. Ini agak anomali ya. Laptopnya kelas terjangkau, tapi SSD-nya udah kayak laptop premium kelas atas. Bahkan nih laptop-laptop gaming nih biasanya segini ya. Ini udah kencang banget, udah nyaris R.000 nih untuk read-nya. Lanjut untuk daya tahan baterai. Sekarang kita ubah mode performanya ke optimiz dan bertis kita set di 150 unit serta volume di 25%. Hasilnya untuk digunakan 1080p lokal video playback baterai bisa bertahan sekitar 8 jam 35 menit. Oke, ini bukan yang luar biasa hebat banget, tapi untuk kelas harga segini dan untuk baterai yang kapasitasnya cuma 41 wat hour ini udah mantap sebetulnya ya. Ini ya. Target kita memang di 8 jam dan ini bisa 8 jam 35 menit berarti oke di sini. Lalu untuk charging test 30 menit pertama terisi di 25% sementara dari kosong sampai penuh ini butuh waktu 2 jam 30 menit. Ini sekitar 30 menit lebih lambat dari harapan kami ya. Harapan kami selalu e pengisian itu ada di 2 jam untuk sebuah laptop. Tapi ya masih okelah ya kan masih di bawah Rp10 juta. Oke bicara soal harga. Nah kita lihat sekarang harganya ya. Laptop bisnis yang satu ini dijual di harga kisaran Rp9.999.000 R000 dan ini sudah termasuk Windows 11 Pro ya. Ini versi Pro bukan versi Home. Jadi wajar ya. Kami suka banget karena di bawah Rp10 juta masih dapat versi Pro. Lalu ada juga garansi resmi Dell Indonesia 1 tahun plus onside service. Jadi kalau laptop bermasalah, teknisi resmi Dell bisa dihubungi langsung untuk datang ke rumah buat cek dan servis laptop Dell yang satu ini. Nah, untuk perusahaan yang sudah punya lisensi Windows sendiri, ada juga varian yang tidak pakai Windows. Harganya adalah di Rp8.999.000. Atau mau yang layarnya lebih gede, ada juga ada varian 15 inci yang harganya mulai dari Rp7.999.000 R000. Untuk varian 1 ini pakai prosesornya AMD Ryzen 3 7320. RAM-nya 8 gig LPDDR5 dan storagenya ada di 512 GB SSD ya. Layarnya IPS full HD 15,6 inci 120 Hz. Dan khusus untuk pembelian di offline store-nya Agress.id, kalian juga akan mendapatkan gratis 1 tahun Agress Care. Nah, ini gratis ya. Ini mencakup protesi terhadap ketupahan cairan, bencana alam, jatuh dan pecah sampai kehilangan laptop pun ditanggung ya. Selain itu ada juga tambahan gratis service dari Agrescare selama 2 tahun setelah masa garansi utamanya habis. Jadi protesinya double-debel nih dari DAL ada, dari Agr. Nah, untuk pembelian di offline store Agromo back to school. Jadi ada bonus tambahan berupa TWS, voucher belanja, dan ada pouch juga. Laptop ini sendiri bisa dibeli di lebih dari 200 offline store Agress.id di Indonesia atau bisa juga lewat website agress.id ID dengan cilan 0% hingga 12 bulan dan ada diskon 3,5% up to Rp1 juta. Iya bukan up to Rp50.000 up to Rp1 juta serta ada garansi 5 hari tukar unit baru. Mantap. Lanjut kita masuk dalam hal yang perhatikan. Pertama RAM-nya ini masih 8 GB single channel untuk yang terpasang. Tapi untuk di kelas harga segini di tahun 2026 untuk laptop baru ya laptop yang baru keluar 2026 ini ya memang standarnya segini gitu ya. Lagian kalau emang butuh upgrade kita masih bisa upgrade juga kan bukannya terkunci mati di situ ya. Lalu layarnya ini juga belum 100% R SRGB tapi untuk kasar gas ini lagi-lagi ini bisa dimaklumi ya bahkan tahun 2025 pun banyak di bawah R juta yang masih seperti ini. Lalu kalau memang memb buta akurasi warna yang lebih kan gampang ya tinggal nancep monitor eksternal yang udah 100% sg minimal beres ya. Kemudian di sini juga masih belum dilengkapi dengan Microsoft Office. Tapi ya kalau butuh Office ya tinggal beli aja licensya terus pasang bisa kok. Nah, dari sini menariknya ini laptop kelas bisnis yang beneran terjangkau. Performanya mantap untuk kelas harga segini. Prosesor juga tergolong baru. Dia pakai Ryzen 5220 yang punya 6 core Zen 4. Mau kerja ngetik-ngetik knya lancar banget ya. Multitas screen juga mantap. 6 core 12 trad loh ya. Mau editing video atau foto itu juga bisa banget ya. Kalau iseng mau buat gaming juga masih bisa walaupun performanya kencang, suhu kerjanya juga aman banget. Laptopnya juga punya software pengaturan performa. Ini langka ya ada di laptop bisnis kelas harga segini. SSD juga kencang seperti di laptop kelas premium. Body juga walaupun pakai polikarbonat tapi terasa kokoh. Konektornya juga lengkap ya. Dan dia punya USBC full function. Lalu garansinya 1 tahun resmi dari Donesia. Tapi kalau beli di Agress dapat lagi 1 tahun Agress care dan ada tambahan 2 tahun garansi servis. Itu setelah garansiya habis masih dapat tambahan lagi. Mantap kan? Jadi pertanyaannya Dell Pro 14 Essensial yang satu ini cocok ya buat siapa? Yang jelas sih ini cocok banget buat dipakai kerja kantoran ya. Desainnya profesional, performanya udah oke, buat monitasin juga udah oke. Untuk pelaku usaha UMKM juga cocok banget nih ya. Buinya juga kokoh ya. Mau dipakai buat sekolah atau kuliah juga cocok. Kalau bosan mau dipakai buat gaming tipis-tipis juga bisa ya. Atau mungkin butuh laptop untuk editing foto dan video di 1080 60 fps bisa juga. Dan kalau butuh akurasi warna ya tadi pakai monitor eksternal aja. Iya. Laptop 1 ini emang keren. Kami sendiri enggak nyangka bahwa brand sekelas Dell bisa bikin laptop bisnis entry level yang beneran terjangkau ya. tapi tetap punya kualitas yang baik dan performanya kencang. Jadi kalau dicari adalah sebuah laptop bisnis serba bisa dengan harga terjangkau. Delpro 14 Essensial yang satu ini sepertinya sangat layak untuk dipertimbangkan. [musik]

Lihat di YouTube