Denza Z9 : Plug-in Hybrid EV kencang dari BYD (YouTube Video)
Halo, kembali lagi di Autonet Max dengan gua Audi dan gua ada di GIAs 2025. Di samping gua ini ada Denza Z9 tapi yang versi sedan. Kita pernah ngelihat yang versi GT, yang versi sedan tampil lebih cakep. Dan detail-detail seperti apa? Cek terus video ini. Wow. Wow. Wow. Wow. Anything that I want, I'm going get it now. Yeah. Wow. Wow. I got that. Wow. Wow. I'll be feeling like a kn baby. Yeah. I'm a diamond and I look like money. Baby, you can catch me. Sunny baby. >> Bahas soal desainnya. Desainnya karakternya, Denza series-nya, Z9-nya dia tampil kayak slick gitu ya. Dia turun. Detailnya sih gua demen banget. Logo Densanya di sininya. Ada parking kameranya 360-nya di depan sininya. Radarnya juga di sininya. Dan dia mengambil karakteristik enggak kayak ocean series. Kalau BWY ini kan ocean series terkenalnya ya. Kalau ini lebih kayak lebih elegan. Dua garisnya atau dua lampunya itu numpuk di sini dan beberapa aksen-aksen detailnya juga dia kasih sini. Overall-nya dia kelihatan lebih slick, lebih down, lebih lebar ya mobilnya otomatis jadi kelihatan lebih premium. Desainnya rendah ya. Slik banget. Di sini kayak ada aksen kayak mobil-mobil Eropa gitu padahal bukan mobil Eropa gitu kan. Di sini ada kamera juga dan ukuran bannya gede banget. Dia pakai ring 20 inci, profilnya 25545. Di samp pelegnya juga khas elegannya khas denza. Dan gua enggak tahu ini ini belum muter ya di sininya kayaknya kayak center cap-nya kayak stabil gitu loh. Kayak enggak bisa goyang ke mana-mana tapi bannya doang yang muter bikin dia kelihatan lebih berkelas. Profil sampingnya juga kelihatan slick banget. Biasa flash handle door. Tarikan ke belakangnya. Ini yang bikin gua lebih demen ini daripada versi GT-nya atau versi station wagon-nya ya. Karena dia belakangnya tarikan garisnya kayak satle gitu, kayak halus. Melanjut ke bagian belakang dan bagian belakangnya juga clean banget. Balik lagi kelasnya Denza malah menurut gua pribadi ya lebih terlihat di versi sedannya ini. Di bagian belakangnya juga dia konsisten ya. Detail-detailnya sleakness-nya itu mirip dengan bagian depan maupun sampingnya. Dan kalau kalian lihat lagi ada tulisan Z9 di samping situnya logo Denza dan ada tulisan E3. E3 ini adalah platform khusus untuk PH-nya si Denza. dia pakai tiga elektrik motor sehingga mengakibatkan dia bisa semacam crapw atau bisa 360 di tempat itu. Untuk speknya sendiri karena tadi gua bilang dia pakai platform E3 jadi dia punya tiga elektrik motor. Total outputnya mencapai 870 PS dengan torsi badak bukan badak lagi sih torsi gorilla kali ya 1035 Nm 0 sampai 100 mobil segede ini 3,6 detik saja sadis. Sadis banget. 3 molall elektrik motor itu dikombinasikan dengan mesin 2000 turbo total ya. Kalau dengan baterainya aja sekitar 38,5 kWh dia bisa jalan dengan electric only alias tenaga listrik saja 2011 km. Gila, jauh banget sih buat sebuah mobil kayak gini. Gua jadi penasaran kalau sampai ini datang ke Indonesia bisa enggak kita bawa Jawa Bali gitu ya satu full tank? Pasti bisa sih. Di samping si Z9 sedan, di sini juga ada mobil yang legendaris nih saat ini di pasar Indonesia. Ini adalah Denza D9 full size MPV dari Denza yang sudah mencatat 8.900 SPK dari pertama kali diluncurkan. Kalian bayangin 8900 SPK itu bukan main-main loh. Itu udah berhasil mengalahkan si Incben yang kita tahu siapa di luar si Denza D9 sama Z9. Kita juga bisa lihat di Boot BYD DZA ini juga ada berapa showcase atau demo yang bisa kita lihat. Contoh yang ini. Ini dia membahas disas teknologinya. Jadi kalau kita lihat di sini ada beberapa teknologi yang bisa kalian pelajar lah. SAS C itu buat damping body controlnya, Desir body control systemnya, Des P untuk hidrauliknya, Desnya, Z untuk elektromagneticnya, dan Des M untuk magnetiknya. Gila ya, benar-benar mobil sekarang canggih banget. Di luar beberapa display di luar ya, kita juga bisa masuk ke dalam loungech-nya si Denza. Tadi ada beberapa sentuhan premium ya, ngerasa banget permainan lampu. Di sini ada produk piramidnya, Denza D9 Z9 GT yang station wagon-nya Z9 Sedan dan N9 yang flagship SUV-nya. Di sini juga kalian bisa lihat ada brand history-nya Denza. Jadi ternyata itu dari 2010 BYD dan Mercedes-Benz sudah menandatangani dan itu berlanjut sampai ke 2025 saat ini. Brandnya sendiri sudah berkembang sejauh itu. Nah, ada lagi keunikannya. Sebuah brand premium itu tidak lengkap tanpa audio premium. Jadi di pojokan Denza boot ini kita ada Denza with Deviale. Deviale ini sebuah premium audio dari Prancis. Dan di sini kita bisa nyoba kualitas suaranya seperti apa. Yuk, kita masuk. Jadi ada semacam ruang pendengaran untuk mendengarkan langsung audionya, tarafnya seperti apa. Gila ya. Dan for your information, Devi Audio ini dipakai atau dilengkapi di Denza Z9. Ya, kita sampai pada kesimpulan video kali ini ya. Denza Z9 sendiri sayangnya kita bisa belum lihat dalamnya ya, karena dalamnya masih setir kiri. Tapi gua bisa ambil kesimpulan bahwa dibandingin versi GT ini tampil jauh lebih premium dan jauh lebih elegan. Gua pribadi lebih suka versi sedannya daripada versi GT-nya. Baik lagi kalau nanti udah ada setir kanannya masuk Indonesia bisa kali ya kita coba tipis-tipis. Kalau kalian ingin coba ngelihat langsung atau cobain si D9 test drive kalian bisa langsung ke bootnya Denza di GIAs 2025 ini. Tepatnya di hall 10B. Kalian bisa rasakan, saksikan, dan experience langsung premium launch-nya ala-ala Denza. Tertarik enggak? Yuk, datang aja. Oke, thank you sudah nonton video ini kali ini. Klik like kalau kalian suka video ini. Subscribe, tekan tombol komen, saran dan jangan lupa tekan tombol lonceng untuk tahu video-video terbaru dari Autonet. Audi Sign Off dari bootnya Densa. Bye bye.
