Jungkat

desain IMUT, performa NGEBUT, baterai MAUT, siap di ANGKUT! - Nyobain realme GT 7 (YouTube Video)

  • 27/05/2025

[Tepuk tangan] Kalau nyari smartphone dengan ketahanan baterai terbaik, ini pilihannya Realme GT7. Tapi bagusnya smartphone ini tuh enggak cuman di sektor baterai doang, di sini dengan moldi langsung dari pari. Dan mari kita bahas Realme GT7 Flagship Killer. Ya, Realme kembali membuat smartphone dengan cap flagship killer. Punya harga yang jauh lebih terjangkau daripada smartphone flagship, tapi bawa fitur yang sama atau lebih baik dari sebuah smartphone flagship. Fitur apa dari Realme GT7 yang lebih baik dari smartphone flagship? Jawabannya adalah ketahanan baterainya, SOP gila. Menggunakan aplikasi PC Mark buat tes baterai yang terstandar, Realme GT7 mampu bertahan selama 23,5 jam nyaris sehari penuh. Artinya apa? Artinya sudah dapat dipastikan kalau Realme GT7 ini bakal bisa nyala seharian walau dipakai untuk penggunaan berat. Untuk penggunaan real usage sehari-hari ala saya bisa dapat 8,5 jam screen on time dan masih sisa 20% lagi. Ini keren. Smartphone flagship lain enggak ada yang bisa ngasih ketahanan baterai selama ini. Sebelumnya iQ13 adalah smartphone yang bisa ngasih ketahanan baterai terbaik. Tapi sekarang posisinya tergantikan oleh Realme GT7. Bisa enggak sih ketahanan baterai sebagus ini? Memang karena kapasitas baterainya gede juga sih, 7.000 mAh. Dengar 7.000 1000 mAh. Mungkin akan kebayang kalau HP ini bakalan setebal power bank. Jawabannya adalah enggak loh, Sok. Ketebalan smartphone ini hanya di 8,3 mm aja kayak smartphone pada umumnya. Ya, terima kasihlah kepada teknologi baterai silicon carbon. Untuk desain sih overall enggak ada yang aneh ya, malah cenderung main aman sih kalau kata saya. Desainnya minimalis, modul kameranya kotak, ada aksen manis berwarna merah di pinggirannya dan tombol power juga berwarna merah. Yang menarik justru ada tato kecil kayak sarang lebah dan tulisannya graffin. Apa maksudnya ini? Nah, ini yang menarik. Jadi, ini adalah logo Isense Design, sebuah teknologi cooling dari Realme. Jadi, biasanya lembaran Graffin itu tuh dipakai buat cooling system. Cara kerjanya membagi panas yang awalnya terpusat di chipset ke luas area yang lebih besar. Biasanya lembaran Graffin ini tuh ada di bagian bawah body HP. Tapi sama Realme Graffin ini dijadiin body belakang yang artinya bagian body belakang ini jadi cooling systemnya. Nah, pertanyaan besarnya adalah apakah cooling system ini efektif untuk meredam panas? Jadi kita udah mengajar main game di Realme GT7 ini. Suhu maksimal yang kita dapatkan adalah 42,8 derajat Celcius doang. Segini tuh ya kerasa anget-anget doang lah, enggak panas. Dan yang menarik adalah lihat deh dispersi panasnya rata banget hampir ke semua body. Jadi Sense desain ini menurut saya bukan gimik belaka. Bisa adem begini ya bukan karena chipsetnya tipe chipset hemat daya ya. Chipset yang dipakai Realme GT7 itu adalah Mediatchek Dimensity 9400E. Chipset nomor paling ngebut untuk saat inilah. Anutu benchmarknya tuh nyentuh R jutaan hanya di bawah Snapdragon 8 Elite dan Dimensity 9.400. Angka benchmark sampai R juta tentu masih enak banget buat dipakai main game. Buat main game Under of Kings dapat average FPS di 118,1. Ada beberapa kali frame skip tapi enggak mengganggu experience kok. Mobile Legends lebih smooth lagi. Average FPS-nya di 119,5. Enggak ada frame skip sama sekali. PUBG Mobile juga smooth dengan FPS rata-rata di 118,2. Yang saya tes ini semua game-game buat gaming kompetitif ya. Jadi kalau kamu sering push rank, ini smartphone yang asik buat main game meskipun gak dilabeli smartphone gaming. Kalau buat Gensin gimana, Bang? Smooth banget di 59 sampai 60 FPS. Frame skip yang terjadi tuh cuman pas mencet menu doang. Oke kan? Secara experience juga asik main game di HP ini. Layarnya responsif, touch response rate-nya bisa sampai 2.600 Hz. Udah gitu layarnya juga terang banget. Maksimum brightness-nya tuh sampai di 6.000 nitz sama kayak di GT6. Jadi kalau dipakai main game pas siang-siang di luar itu tuh enggak kalah sama Glare. GT mode-nya juga punya fitur-fitur buat support kenyamanan dalam bermain game. Mau enggak diganggu pas main game ya tinggal sekali pencet aja. Settingan performa juga bisa kamu sesuaikan sama kebutuhan kamu. Contohnya, saya kan suka main Pokemon TCG ya. Mana perlu 120 FPS. Jadi mending setel performanya tuh di mode rendah daya biar lebih hemat baterai. Ya, sebenarnya kalau mau main game tapi gak mau kehabisan baterai, mending pakai fitur bypass sih. Yes, Realme GT7 ini juga punya fitur tersebut. Tapi menurut saya baiknya sabar dikit aja sih. Kecepatan ngecas dari Realme GT7 ini ngebut banget. Soalnya daya maksimal yang bisa masuk itu tuh ada di 120 watt. Ngecas 14 menit udah bisa 50% ke isinya. ya terserahlah mau bypass charging atau sabar charging. Kedua-duanya itu fitur bagus yang dimiliki sama HP ini. Balik lagi bentar ke GT mode. Di dalam GT Mode ini ada yang menarik lagi. Ada fitur yang namanya AI Gaming Coach. Jadi ketika kamu bermain game, contohnya PUBG, AI Gaming coach ini tuh bisa ngasih tahu kalau ada musuh, ada suara tembakan sampai suara senjatanya ini tuh apa. Sebenarnya sih kalau main game PUBG otomatis juga bakalan tahu ya suara senjatanya tuh apa. Karena suara SMG sama Rival kan beda. Tapi ya seru aja sih ada fitur kayak begini yang kepakai itu pas kadang kita enggak lihat musuh sih. AI gaming coach itu bisa bikin kamu lebih aware. Yang unik AI gaming coach di MLBB sih. Kamu tuh bisa pakai suara RRQ R7, RRQB atau Just No Limit. Daripada pakai suara default dari MLBB lebih seru pakai suara mereka kan. Selain AI gaming coach, fitur AI essential tentunya masih ada. Contohnya AI Eraser buat hilangin orang yang mengurangi estetika foto, AI translator buat ngobrol sama orang asing, AI tools buat bikin chat suggestion dan translate tulisan yang ada di screen. Semua tuh ada yang baru dan kayaknya baru ada di Realme GT7 doang itu namanya AI Planner. Jadi kalau kamu tuh dapat email yang ada lokasi dan waktu pertemuan, tinggal tap dua kali bagian belakang HP-nya dan voa langsung masuk ke kalender. Keren kan? Ini enggak hanya buat di email aja ya, bisa buat di aplikasi apa aja karena AI ini tuh ngebaca screen kamu. Lagi ada postingan Full Fighters mau manggung tap dua kali langsung masuk semua ke kalender. Chat WhatsApp ngajak ketemuan buat ngopi tap dua kali langsung masuk lagi ke kalender. Keren menurut saya. Kurangnya mungkin karena cara aktifin AI planner ini terlalu mudah. Kadang tuh suka ketap enggak sengaja, jadi dia malah aktif sendiri. Deh. Susah salah, terlalu mudah salah. Emang banyak maunya ini tag reviewer ini. Cuman jujur ya, saya apresiasi fitur ini karena saya tuh suka malas masukin jadwal ke kalender. Adanya AI planner ini tuh jadi cukup memudahkan. Oke, dari tadi kita bahas yang bagus-bagusnya aja. Sekarang kita bahas kamera. Realme GT7 punya setup kamera belakang tiga biji. Kamera utama 50 megapel dengan OIS. Kamera telefoto 50 megapel lagi dengan pembesaran optikal dua kali. dan ultrawide 8 megapel. Kamera utamanya ngasih hasil foto yang bagus, cukup tajam, dan enak dilihat. Sensor yang dipakai memang sensor bagus sih, Sony IMX 906 yang sebelumnya ada di Xiaomi 14T dan Samsung Galaxy A56. Kecepatan snap fotonya juga oke. Kepakai banget buat saya yang suka moto kucing pas ketemu di jalan. Kadang kucing suka kepo kan pas kita mau foto. Jadi pasti mereka tuh gerak mendekat. Cuman kalian bisa lihat ya kalau hasil fotonya tuh tajam dan detail. Tersedia juga dua karakter foto yang bisa dipilih. Mau hasil foto yang cerah dengan warna vibrant atau foto yang tajam dan ngasih tambahan dep. Jadi biar gak pada berantem mau hasil foto yang natural atau foto yang gonjreng dan siap buat dipost di sosm. Untuk foto-foto low light-nya juga menurut saya cukup bagus ya. Bukan karena saya lagi di Paris kok. Saya tuh sempat ambil foto di Bekasi dan hasilnya masih oke. Belum di level smartphone flagship belasan juta. But good enough. Mungkin dari tadi pada notice ya, kok watermark-nya beda-beda. Ini kenapa? Jadi, Realme GT7 ini memang punya banyak banget pilihan watermark. Informasi yang mau ditampilkan di dalam watermark juga bisa dipilih. Mau tanggal pengambilan foto atau informasi detail ISO, shutter speed dan lain-lain. Bahkan icon kamera di watermark juga bisa dipilih. Sebenarnya enggak butuh sampai ke ikcon kamera juga sih, tapi mungkin tim software-nya Realme tuh ada banyak waktu luang kali. I don't know. Kamera telefoto yang punya pembesaran optical dua kali kayaknya memang lebih optimize buat foto-foto potret sih. Hasilnya tuh cukup rapi dan bagus. Iya, kamu bisa dapetin foto zoom yang lebih jauh lagi tapi menggunakan crop sensor dan digital zoom ya, bukan optical. Di saat-saat tertentu memang butuh foto yang agak zoom-zoom. Untuk hasilnya ya masih bisa diterima walau terlihat berusaha di sharpening ya. Ultrawide juga hadir sebagai pelengkap. Untuk hasilnya bisa kalian lihat sekarang. Untuk perekaman video di kamera belakangnya, Realme GT7 ini bisa merekam di resolusi 8K30 sampai maksimal di 4K 120. Tapi saran saya kalau mau ngerekam ya at least di resolusi 4K 60 fps ya. Yang pertama ya ini kalau dipakai jalan kalian bisa lihat ya cukup stabil. Oh, iya. Terus juga di resolusi 4K60 ini kamu tuh bisa-bisa e ganti-ganti lensa mau pindah ke yang telenya atau yang ee kamera utamanya. Dan di sini kan pindah ke tele nih. Tuh, kelihatan kan bedanya dan bisa nge-zoom juga sampai lima kali gitu. Jadi lebih apa ya, lebih leluasa kalau misalnya ngerekam di resolusi 4K 60 FPS. Kamera depannya juga bisa merekam di resolusi 4K 60 fps. Ini keren menurut saya karena ya ini adalah resolusi yang biasa saya pakai kalau misalnya mau Instagram story dan kalian bisa lihat ya hasilnya bagus dan ini cukup white di 0,8 kali. Jadi bisa nunjukin objek di belakang kita tuh kayak gimana. Dan kalau dipakai jalan juga masih cakep. Masih cakep. Buat yang kepengin bikin video cinematik, kamu bisa pakai fitur slowmo di resolusi 4K 120 fps. Hasilnya seperti yang sobat lihat sekarang. [Musik] Realme GT7 juga punya sertifikasi IP66, IP68, dan IP69. Selain tahan kena air yang bertekanan, dia juga bisa kecebur air. Kalau mau bikin video underwater kayak begini ya bisa kamu lakukan dengan aman. Tentu enggak ada smartphone yang sempurna. Ada beberapa hal dari Realme GT7 ini yang harus kamu pertimbangkan sebelum membeli. Pertama adalah storage-nya yang akan dijual di Indonesia tuh punya storage 256 GB aja. Enggak ada opsi storage yang lebih tinggi daripada itu. Apakah kamu cukup dengan 256 GB? Nah, yang ini kamu sendiri yang bisa jawab. Kemudian ada fitur glance di lock screen-nya. Kamu bisa dapat lock screen yang ganti-ganti atau juga lock screen artikel seperti ini. Kadang juga tiba-tiba dapat foto Ivan Gunawan. Saya sih kurang suka. Untungnya kamu tuh bisa matiin fitur ini atau kamu ganti aja pakai tema yang tersedia lucu-lucu, komplit, sama always on display-nya. Ketiga, ada notifikasi dari App Market ya sehari minimal satu lah. Ganggu? Ya enggak terlalu. Tapi ya sekali lagi saya enggak suka aja. Tiga hal itu aja sih yang harus dipertimbangkan. Kalau enggak ada masalah dan harganya cocok, Realme GT7 ini bisa jadi pilihan yang bagus. Sayangnya ketika membuat video ini, saya tuh enggak tahu harga jual smartphone ini tuh berapa di Indonesia. Jadi, saya tuh enggak bisa menuangkan excitement saya di posisi yang pas. Yang jelas kalau harganya ini bisa di bawah Rp9 juta, ini killer sih.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Realme

Realme adalah brand teknologi dengan lini smartphone, tablet, wearable, dan AIoT berperforma tinggi. Realme menghadirkan perangkat stylish dengan harga terjangkau, baterai besar, dan fitur modern untuk gaming, hiburan, serta produktivitas harian.

Realme GT 7

Realme GT 7 yang dipasarkan resmi di Indonesia hadir dalam satu SKU retail dengan konfigurasi RAM 12GB dan penyimpanan internal 256GB. Tidak ada varian ukuran bodi lain yang dijual untuk pasar Indonesia. Pilihan warna yang tersedia secara resmi adalah IceSense Black dan IceSense Blue.Dimensi bodi Realme GT 7 memiliki panjang...