Jungkat

Desain Makin Mewah, Bodi Kokoh, Performa Mantap! Review Lenovo IdeaPad Pro 5a (14AGP11) (YouTube Video)

  • 14/07/2026

Kalau dengar laptop dengan nama pro, apa yang ada di pikiran kalian? Prosesor kencang yang bisa buat membuat tasking kelas berat. Wah, mungkin minimal punya 8 core 16 thre atau mungkin karena RAM lagi mahal, laptop pro itu RAM-nya harus 32 GB LPDDR 5X biar kencang dan langsung siap pakai aja. Atau mungkin layarnya yang harus olu malah yang kalian cari adalah konektornya harus banyak banget nih ya. Tenang karena semua yang dicari memang beneran ada di laptop yang pro 1 ini. Ini adalah Lenovo Adiapad Pro 5A keluaran 2026 ya. Walaupun namanya Ide Pad ya, laptop saat ini malah kayak seri yoga ya. Desainnya tuh stylish profesional bodinya full aluminium. Build qualitynya juga kokoh seperti kelas-kelas yoga. Dan bukan hanya body yang premium, tapi performanya juga premium alias kencang. Ya, ayo kita bahas semuanya mulai dari spesifikasinya terlebih dahulu. Untuk prosesor dia pakai AMD Ryzen AI 7450. Litografinya TSMC 4 nanm. Default tiripnya 28 watt. Dia punya 8 core dan 16 yang terdiri dari 4 Zen 5 Cor 4 Zen 5C. Maksimum boost clock-nya itu tinggi ya 5,1 GHz dan kapasitas L3 cash-nya ada di 16 MB. NPU-nya pakai AMD Ryzen AI. performanya up to 50 tops. Itu auto copyed plus PC ya. Integrate grafisnya pakai AMD Radion 860M. Dia punya 8 graphic score dengan total 512 shader units. RAM-nya 32 GB LPDR 5X 853 dual channel 128 bit. Karena pakai LPDDR ya otomatis ini onboard ya enggak bisa di-upgrade. Tapi udah 32 GB in this economy si ini udah lega banget ya. Storage 1 TB SSD M.2 NVM PC GN4. Menariknya masih ada satu slot SSD M22 tambahan di sini. Jadi kalau mau nge-upgrade gampang, pasang aja di situ. Enggak usah ganti yang udah terpasang. Konektivitas wireless-nya itu pakai modul Mediatek WiFi 7 MT7925. Ya jelas Wii 7 ya dan bluetooth-nya versi 5.4. Kapasitas baterainya ini juga gede banget 92,5 WH. Udah nyaris mentok ya. Mentoknya 99 OS Windows 11 Home untuk body front factornya adalah clim shell. materialnya aluminium. Dan kalau untuk desain walaupun namanya ID Pad, laptop yang saat ini terlihat sangat mirip seperti laptop Tin and Light seri Yoga. Desainnya polos dan profesional mirip seperti laptop seri yoga yang elegan-elegan itu. Bodinya juga udah terasa sangat kokoh dan diklaim sudah menulis standar ketahanan military standar 810H. Untuk warna ini namanya Luna Grey ya alias abu-abu. Untuk dimensinya panjang 31,2 cm, lebar 2 2,1 cm, dan ketebalan di 1,57 cm. Bobotnya untuk laptopnya aja di 1,43 kg dan chargernya 298 gr. Jadi total bobot kalau di bawah-bawah adalah 1,73 kg. Untuk layarnya ini pakai panel OLED ukuran 14 inci, resolusi 2,8G atau tepatnya 2.880 * 1800 pikel. Aspek rasionya 16 bres rate-nya 120 Hz dan udah support variable refresh rate pula ya. Nah, menurut Lenovo tingkat kecerah maksimalnya ada di 500 N dan color gambut-nya itu ada di 100% di CP3. Nah, kalau dari pengujian kami, tingkat cecaran maksimal untuk mode SDR itu ada di 497 Nitz. Oh, udah benar ya. Tapi itu mode SDR. Kalau kita pasang di mode HDR, dia mencapai 983 nitz. Ayolah, Lenovo ngakunya 1000 aja, kita enggak protes. Nah, untuk gamut coversnya ada di 99,9% DCI IP3 dan gambut volume ada di 119,8% DCI IP3. Kalau gamut layarnya tidak terlalu luas ya tenang aja karena kita bisa ngubah profil warna melalui software Lenovo Ventage. Sebagai contoh kita ubah ke profil sRGB. Hasilnya gamut coverage ada di 100% sRGB dan gambut volume ada di 105,4% sRGB. Jadi udah mantap nih ya kalau mau dipakai buat content creation kelas profesional. Layar ini juga sudah disertifikasi TUV low blue light dan ISSE. Jadi nyaman dipakai dalam jangka waktu yang panjang. Permukaannya ini memang glossy ya, mirip seperti layar OLED pada umumnya. Lalu untuk bingkai layarnya terpolongan tipis dan aktif area rasionya. Jadi tinggi banget ya 90%. Oke, untuk webcam ini menggunakan kamera resolusi 1080p 30 fps yang sudah dilengkapi dengan privacy shutter secara fisik. Webcam ini juga sudah mendukung berbagai fitur dari Windows Studio Effect seperti automatic framing, iye contact, dan background effects. Sedangkan untuk mikrofonnya juga sudah dilengkapi dengan fitur noise canceling yang dapat diakses melalui software Lenovo Vantage. Untuk hasil pengujian kamera dan mikrofonnya kurang lebih seperti ini. Oke, kali ini kita uji kemampuan mikrofon dari laptop Lenovo ID Pro 5 yang satu ini. Nah, bisa kalian lihat di suasana sekitar saya ini lagi ramai banget ya sama kendaraan soalnya ini lagi jam pulang kantor ya. Untuk kualitasnya sendiri ini sudah terbilang bagus. Suara saya bisa ketangkap dengan cukup baik dan noise di sekitar bisa kreduk baik juga. Oke, kali ini kita uji kemampuan kamera dari laptop Lenovo ID Pad Pro 5 yang satu ini. Untuk resolusi maksimalnya dia bisa sampai 1080p 30 fps. Hasilnya kurang lebih seperti ini ya. Overall ini udah kepakai banget kalau misalnya kalian mau pakai untuk meeting online maupun video call. Nah, untuk audionya laptop ini menggunakan dua speaker stereo yang mengarah ke alas laptop. Terdapat software Dolby audio yang dapat digunakan untuk mengubah profil audio. Untuk suaranya ini memang terasa sangat dominan di vokal dan di high-nya ya. Meskip demikian bassnya masih terasa sih walaupun ini memang agak tipis-tipis saja. Menariknya suaranya sudah tergolong lantang dan staging-nya juga bagus untuk kelas harga segini. Oke, untuk konektor di kiri ada 1 HDMI dan ada dua USB 4 type C 40 Gbps yang support transfer data, power delivery, dan display port 2.1. Kemudian ada satu SD card reader. Nah, di sisi kanan ada satu audioja combo 3,5 mm, ada tombol power, dan ada dua USB 3.2 gen one yang 5 Gbps. Jadi, konektornya lengkap di sini ya. Bahkan punya SD card reader ukuran besar. Ini bukan yang untuk micro SD ya. Ini benaran cocok dipakai content creator yang kelas profesional nih. Nah, untuk keyboard laptopnya menggunakan keyboard chicklet dengan layout khas dan ovo banget. Menariknya walaupun namanya Ide Pad, tombol-tombol di keyboard ini terasa sangat nyaman waktu dipakai mengetik. Mirip seperti laptop kelas yoga. Tombolnya juga terasa soft dan silent dan key travelnya juga lumayan dalam 1,5 mm. Tombol navigasi seperti home, page up, page down, dan end itu tetap menyatu dengan layout anak panah. Keyboard-nya juga dilengkapi dengan backlit putih yang punya dua tingkat kecerahan plus ada satu tingkat kecerahan otomatisnya ya. Nah, untuk touchpad dia punya ukuran yang lumayan luas ya 13,5 * 8 cm. Letaknya cenderung center to space bar jadi posisinya jarang kesenggol saat kita sedang mengetik. Good job. Tentunya ini juga sudah pakai presion touchpad yang mendukung berbagai gesture dari Windows. Untuk sistem keamanan ee dia menggunakan keamanan biometrik dan laptopnya menggunakan infrared ya untuk biometriknya ya. Kameranya juga sudah mendukung Windows Hello di sini. Nah, untuk sistem pendingin Ideapet Pro 5A ini menggunakan sistem pendingin aktif dengan dua buah kipas dan dua buah heat pipe. Intake udara dari bawah dan ekhaya ke arah belakang. Oke, sekarang kita masuk dalam aspek performanya. Seperti laptop Lenovo lainnya, Ideepad Pro 5A ini memiliki beberapa mode performa yang dapat kita atur melalui software Lenovo Vantage. Optinya adalah adaptive power mode, batery saver performance, dan ada geek performance. Untuk mode terakhir ini hanya dapat diakses kalau laptopnya ke colok ke charger ya. Nah, mode yang ini akan memaksimalkan performa sehingga suhu dan kecepatan kipas bisa jadi agak tinggi. Untuk model performa ini sebenarnya kita bisa atur juga langsung dengan shortcut yaitu shortcut function plus huruf Q. Sekarang mari kita lihat konsistensi performa dengan sinas R23 stabilitas. Untuk skor maksimal yang dapat diraih di mode adaptive power skor itu bisa mencapai 17.904 poin dan di mode performance bisa sedikit lebih tinggi ke 18.235 235 poin. Sedangkan untuk suar yang bisa pertahankan di mode adaptive power itu di kisaran 17.700-an poin dan di mode performance ada di 18.000-an poin. Jadi kita bisa lihat ya kalau performanya sangat stabil dan minim gejala throttling. Nah, sekarang kita lihat performanya kalau kita enggak pakai colokan chargernya ya. Jadi pakai baterai aja. Di mode performance skor maksimalnya mencapai 18.213 poin dan skor yang bisa dipertahankan ada di kisaran 18.000-an poin juga. Jadi kelihatan bahwa masih sangat mirip antara kondisi pakai charger dan tidak pakai charger. Sekarang kita lihat suya di Cineb R23 stabilitas. Dia mode performance SUCP itu spiking ke 91 derajat Celcius di awal penghujian tapi kemudian turun dan bertahan di kisaran 87 sampai 89 derajat Celcius. Masih tergolong aman. Oke, langsung aja kita lanjut kita lihat performanya. Kalau pakai Blender 5.1 BMW 27 scene ini 3D rendering ya. Untuk CPU render saya dalam waktu 2 menit 13 detik. Sebenarnya kalau pakai GPU render saya dalam waktu 2 menit 17 detik. Agak mirip ya untuk suhu kerjanya pesan melakukan GPU render. S GPU ada di bawah 75 derajat Celcius. Kalau pakai Adobe Premiere Pro CC 2026 video editing ya tentunya ya. Kita pakai video durasi 5 menit. Untuk 4K 60 itu selesai dalam waktu 9 menit 28 detik. Ini masih kurang oke dua kali lipat ya. Lalu untuk 1080p 60 fps video exporting sesuai dalam waktu 2 menit 34 detik. Ini mantap karena ini separuh dari durasi video yang kita olah ya. Jadi kalau pakai Premiier Pro ini mungkin akan lebih cocok kalau untuk maksimal videonya itu 4K 30 FPS atau yang tadi ya 10.60 FPS kalau mau eksportnya masih kencang. Nah, untuk suhu kerja pada saat melakukan 4K60 video exporting SU CPU itu ada di kisaran 72 sampai 78 derajat celcius aja ya. Jadi masih aman di sini. Lanjut ke Davinci Resoft 20 software class profesional tapi ini versi gratisan yang kita pakai ya. Videonya masih sama durasi 5 menit untuk 4K60 selesai dalam waktu 15 menit 30 detik. untuk 1080 60 fps itu masih lumayan kencang di 4 menit 4 detik. Nah, untuk suhu kerja pada saat melakukan 4K60 VD Sporting suhu si CP dari kisaran 80 sampai 82 derajat celcius saja. Jadi kalau untuk satu ini 1080 60 fps tuh pilihannya ya. Kalau 4K 30 4K60 masih agak kurang ya. Lanjut untuk CapCut video editor. Videonya masih sama ya durasinya 5 menit. Untuk 4K 60 fps. Video exporting-nya hanya butuh waktu 4 menit 14 detik. Ini udah kencang 4K 60-nya udah kencang. Lalu untuk 1080p 60 fps exportnya itu 2 menit 9 detik saja. Jadi kalau pakai capcut mau pakai 4K60 juga masih kencang. Nah untuk suhu kerjanya saat melakukan 4K60 FD Sporting Sip sempat spike di awal ke 84 derajat celcius saja tapi langsung turun dan bertahan di 74 sampai 78 derajat celcius. Jadi aman banget ya walaupun namanya Ide Pad tapi kayaknya asik juga kalau kita tes kemampuan gamingnya. Nah untuk gaming saya serahkan ke Rifki ya. Sekarang kita masuk pengujian gaming ya. Dan untuk data 2 di resolusi 1800p fast screen render 100% hasilnya di 40 sampai 90 fps. Untuk valoran 1800p low 200 sampai 300 fps. Di game rak mata 1200p medium dengan AMDFSR3 performance dan frame zen off dia di 40 sampai 60 fps. Kalau untuk prak mata dengan settingan yang sama, resolusi sama tapi frame ga-nya kita aktifkan dia ada di 70 sampai 85 fps. Berikutnya di Black Mith Hukong 1200 POW FSR3 di 60% frame gen-nya off dia ada di 45 sampai 55 fps. Lalu untuk game yang sama ini dengan setting yang sama kalau frame gen-nya kita ubah ke auto hasilnya di 65 sampai 75 FPS. Dan yang terakhir ada Cyberpunk 2077 1200p medium FSR3 performance di 40 sampai 55 FPS. Nah, untuk game yang terakhir ini kita cek suhu CPU-nya ya. Setelah kita mainkan selama 30 menit. Suhu CPU ada di kisaran 71 sampai 73 derajat Celcius. Sedangkan untuk suhu permukaannya ini juga masih oke ya untuk laptop tin light titik terpanas tuh ada di bagian atas dekat lubang pembuangan udara yang mencapai 45 derajat Celcius. Sedangkan untuk area keyboard terpanas itu ada di area tengah dekat huruf G dan H. Jadi ini bukan di tombol keyboardnya tapi di sela-sela tombolnya. Ini mencapai sekitar 40 derajat Celcius. Sedangkan untuk area kiri dan kanan itu ada di sekitar 28 sampai 34 derajat Celcius. Untuk area Palmres sih aman ya di bawah 28 derajat Celcius. Nah, untuk pengujian berikutnya kita balikin ke Mas Dedy. Oke, lanjut lagi untuk storage test kita lihat ya SSD-nya. Kecepatan bacanya buset kencang 7.122 MB/s. Sementara tulisnya ada di 666 MB/s. Kencang parah nih SSD-nya. Udah kayak SSD laptop gaming kelas atas nih ya. Lanjut untuk daya tahan baterainya. Sekarang kita set mode performa di adaptive power mode brightness 150 units dan volume di 25%. Untuk resolusinya kita pakai default dan ref set kita ubah ke 60 Hz. Karena kalau kalian mau irit daya biasanya di situ settingannya. Nah, hasilnya untuk video playback 10 80p baterai baru habis setelah 17 jam 8 menit. Memang bukan hasil paling awet untuk kelas harga segini, tapi ini udah oke banget ya. Bisa tahan 17 jam lebih. beberapa tahun yang lalu 12 jam itu udah bersyukur loh. Oke, lanjut untuk charging testnya. Setengah jam pertama terisi di 42%. Sementara untuk dari kosong sampai penuh, baterai besar ini bisa terisi hanya dalam waktu 1 jam 32 menit. Ini kencang banget loh. Baterai kan 92an wat hour. Biasanya kalau 92an wat hour dapat 2 jam aja kita udah bilang hebat banget. Oke, untuk harganya laptop yang ini dijual di harga kisaran Rp29.499.000 Dan itu udah termasuk Lenovo laptop Eco Backpack. Lalu ada Microsoft Office Home 2024. Ya, ini udah enggak perlu pakai langganan-langganan lagi. Tapi dikasih juga Microsoft 365. Lalu ada garansi 3 tahun khas Lenovo yang premium. Ini termasuk accidental damage protection selama 3 tahun. Nah, ADP ini menawarkan proteksi terhadap kelainan pengguna di luar garansi utama seperti ketumpan cairan, jatuh enggak sengaja, kertakan pada layar, keyboard mati, atau core setting listrik. Dan semua ini ditanggung oleh Lenovo 100% selama 3 tahun. Garansi ini bisa diklaim lebih dari sekali ya selama bukan di part yang sama. Untuk part yang sama itu maksimal dua kali lah ya. Jadi mantap ya garansinya ya. Oke kita langsung masuk dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama dayan baterainya untuk kelas harga segini tuh rasanya kita pengin minta siang 18 sampai 20 jam gitu ya paling enggak tapi 17 jam sudah oke sebetulnya. Kemudian untuk masalah harga memang terasa agak naik kalau dibandingkan generasi sebelumnya. Tapi ingat semua harga produk elektronik apalagi yang RAM-nya besar dan storage-nya besar itu naiknya lumayan drastis di tahun 2026. Bukan hanya dari Lenovo doang, tapi semua brand akan mengalami hal yang sama. Nah, dari sini menariknya ya laptop ini walaupun RAM-nya tersolder dan udah onboard tapi langsung 32 GB dual channel hari gini itu suatu hal yang luar biasa premium banget itu ya. Stor juga gede 1 TB dan kalau masih kurang bisa nambah lagi dengan mudah. Ada slot SSD keduanya kok. Pressor juga mantap. Ah, punya 8 core 16 th buat moditas udah oke. Perform juga udah mirip laptop gaming kelas atas ya. Nah, IGP juga udah cukup kencang ternyata di pakai gaming juga masih nyaman. Mau buat content creation, buat editing video sebagai 4K60 juga bisa asal pilih-pilih software-nya ya. Tapi enggak perlu terlalu pilih-pilih juga. Nah, layarnya juga mewah banget pakai panel OLED resolusi 2,8K 120 Hz dan pastinya udah 100% di CP3. Konektor juga super lengkap, bahkan punya STK tider yang memang sering digunakan oleh kreator profesional. Desainnya juga simpel, profesional, cocoklah buat pekerja ya. Dia juga punya sistem kamera biometrik, kualitas kamera, dan noise cancellingnya juga oke. Wi-nya ada WiFi 7, Bluetooth versi 5.4 udah future proof, garansi kelas premium 3 tahun lengkap dengan ADP yang bisa diklaim berkali-kali. Ya, jadi Lenovo IDET Pro 5A 2026 yang satu ini cocoknya buat siapa sih? Buat yang nyari laptop desain profesional yang cocok buat ngantor, bobot masih cukup ringan, tapi bisa mau tasking ber tanpa nge-lag ya. Laptop satu ini prosesor kencang, RAM-nya juga super lega. Ya, nyari laptop tin and light ya enggak cuma bisa pakai kerja tapi bisa nge-game juga. Bisa juga nih yang satu nih ya. Atau butuh laptop untuk editing video ya. E tapi enggak mau pakai laptop gaming karena terlalu berat. Ini juga bisa dan layarnya juga kelas premium ya. Asal jangan minta yang 4K60 atau 8K30 itu kelebihan kalau buat dia. Jadi kalau cari adalah sebuah laptop tin and light premium yang siap pakai dengan performa yang maksimal. Lenovo Idepet Pro 5A yang satu ini layak sekali untuk dipertimbangkan.

Lihat di YouTube