Jungkat

Desain Unik Rumah Industrial di Lahan Sulit (YouTube Video)

  • 02/09/2025

Hai guys, balik lagi di Beond Bri. Kali ini kita mau house tour di rumah yang teduh dengan desain fasad yang estetik dan bukaan yang melimpah. Jadi rumahnya terkesan luas. Yuk, tonton video ini sampai akhir. [Musik] Nah, sekarang kita udah sama Pak Doni nih dari Visual Studio Pro. Oke, gimana, Pak? Apa kabarnya? Baik. Apa kabar juga? Wah, thank you banget nih kita bisa kesempatan untuk melihat proyek Bapak nih. Boleh diceritain enggak dari luas lahan sama luas bangunannya itu berapa sih, Pak? Iya. Ee untuk luas tanah 264 m². Kemudian untuk luas bangunan 140 + 30. 30 itu dark yang bangunan 140 m². Jadi total 170 m². Oke. Oke. Kalau untuk dari konsepnya nih ini menarik banget apalagi fasadnya. Mungkin bisa dijelasin enggak dari desain secara konsep tuh gimana nih? I konsepnya sebenarnya ke lebih ke rumah-rumah industrial karena di sini kita akan expos semua material menggunakan semen expos. Kemudian ada bata expos. Kemudian beberapa nanti material ada lantai yang besi yang grating yang kita juga diguna difungsi sebagai lantai. Ini dari tadi kan luasnya luasannya gede nih ya, Pak. Berarti ini posisinya ini orientasinya ke mana nih, Pak? I ee ini e rumah ini menghadap ke selatan ya. Kemudian memang tanahnya ini memang kebetulan sebenarnya bentuk seperti segitiga. Heeh. He. Nah, namun kalau kita amati secara nanti side plan akan seperti trapesium tapi sembarang. Jadi tidak beraturan bentuknya. Nah, nanti dia kebetulan ee dia karena bentuknya seperti itu kita mendesain ya mengikuti merespon kondisi tapak. Jadi kita kebetulan ee side ini dikelilingi oleh jalan. Oh, oke. Jadi keliling depan, samping kanan dan kiri. Sehingga bentuk bangunan ini memiliki tiga orientasi. kebetulan dihook terus kita merespon tetap kita memperhatikan GSB juga karena karena penting ya karena GSB karena kalau rumah yang dekat dengan jalan akan terasa melihatnya terlalu frontal begitu. Iya. I benar kita memperhatikan itu juga ini. Oke. Jadi Iya carpot ya carpot di sini ada carpot di sini. Kemudian ada carpot lagi di sana. Jadi dia ada dua ya. Ada dua karpot ya. Heeh. Heeh. Heh. Dan dua-duanya bisa dua mobil ya. Kemudian ini adalah e kitchen. Jadi konsepnya kalau orang langsung ke mau ke dapur ke sini. Oh, kayak kayak ee pintu belakang lah ya. Iya, pintu belakang. Iya, iya, iya. Nah, kalau di taman sini nih boleh ceritain enggak ada apa di sini, Pak? Ada ada masa kecil di sini. Oh, i ini tujuannya sebagai gudang. Jadi, storage. Dan itu gudang pompa juga. Oke. Oh, gudang pompa di sini. Iya. Dan gudang juga. Jadi sekaligus sebagai ini juga sih sebagai pagar sebenarnya ya kita. Oh iya iya kita maksimalkan sebelah taman ini pure taman. Jadi memang pure taman karena ini yang bentuk yang seperti segirga itu. Nah ini dapur. Oh oke. Wah ini luas banget ya. Lumayan Iya. Kalau kalau misalnya pemilihan kayak misalnya taman nih kan biasa kan kalau misalnya taman pilih ee rumput-rumput aja. Ini kalau ada perpaduan dengan batu kerikil tuh gimana nih ceritanya? Betul. Karena begini ee maintenance rumput itu enggak mudah. Jadi karena pasakan liar, kita harus potongin terus. Salah satu triknya adalah dengan menggunakan keric gitu. Heeh. Ya memang ee dia juga akan tumbuh tapi tidak se secepat dengan kalau ada rumput biasa begitu. Oh dananya juga lebih clean sih bersih. Kita mudah mudah membersihkan juga ya. Betul. Sebelah sini nih ee massanya kan berbeda dari sini dia materialnya. Kalau dari sini pakai material apa nih Pak? Eh ini menggunakan bata expos. Bata expos yang tadi ya. Ee ini jadi untuk membedakan massa juga ya, Pak? Betul. Membedakan massa. Jadi menggunakan membedakan massa utama. Dan massa servis ini dapur kita ekspos menggunakan bata yang terpola. Jadi memang kita bikin desain polanya sehingga ee tidak sekedar tersusun gitu katanya. Oke. Aku udah enggak sabar nih jadi pengin lihat dalamnya. Kita boleh lihat dalamnya enggak? Boleh. Oke kita lewat sini atau lihat dari depan? Ya depan aja. Oke. Yuk. Oke. Oke. Ini karpet tadi yang pertama. ya. Ee di sini juga ada taman kecil ya, Pak? Iya, betul. Iya. Oh. Oh. Kalau yang ini apa nih, Pak? Buat besi ini Tampias. Tampias. Oh, iya. Ini ini sebenarnya rencananya untuk carpot sih, tapi belum terealisasi. Jadi, rencananya carpot tapi transparan. Namun ee sementara digunakan untuk taman dulu. Ah, iya iya iya iya. Wah, menarik ya. Jadi ee ke depannya lah mikirnya. Betul. Dan ini bagian juga dari konsep industrial kan. Kita gunakan IWF, kita expos. Heeh. Heeh. e nanti ke depannya seperti apa sudah ada rencana berikutnya. Iya iya i ya. Oh sebelum sebelum kita masuk aku pengin nanya yang ini nih Pak. Oh iya. Dari teksturnya menarik banget ini. Ini ee menggunakan bata ringan yang dipola. Ya. Kemudian di finishing saya bilang industrial itu menggunakan semen XOS juga. Wow. Ini bentuk seninya Bapak sendiri ya? Bagusbagus Pak. Oke mungkin kita langsung lihat ke dalam Boleh ke dalam. Oke Pak. Ini terasnya. juga buat didesain sebagai tamu juga ya, buat ruang tamu juga ya sebenarnya. Iya, betul betul. Jadi mungkin untuk tamu yang kita tidak kenal mungkin sementara di sini nam pun kalau tamu kenal kita kerjakan di dalam. iya. Kalau untuk kayak desain fase tadi nih aku pengin nanya kayak dibikinnya ada bentuk seperti ini itu ada ada intensinya enggak, Pak? Ya sebenarnya ya kita ingin menciptakan bentuk yang unik aja sih. Nah, kemudian kan kalau kotak kayaknya seperti biasa. He. Kemudian kalauanya mir dan berfungsi juga kita bisa di bawahnya gitu. Ah, betul betul. Jadi ngerasa luas ya sebenarnya. Betul. Betul. Ya, karena ini karena ini banyak persegi-persegi kayaknya kita perlu ada diagonal deh buat buat point of interest juga. Benar, benar, benar, benar. Dan ini juga sebenarnya berfungsi sebagai structure karena ini sebenarnya canti lever. Oh. Balok struktur yang menyangga balok yang ada di apa? Dinding yang ada di atasnya dico-cover menjadi sebagai bidang miring gitu. ini juga sebenarnya kan karena ini jadi bangunan utama ini ya jadi ee apa ya presentasi yang utama lah yaul jadi materialnya juga semuanya dipresentasikan di depan betul betul ya salah satunya ini juga bata bata expos merupakan bagian dari konsep akan ada pengulangan yang tadi ada di ruang ruang servis tadi diulang lagi agar semua agar ada irama jadi beberapa yang ada di depan di belakang pun nanti juga akan ada iya iya Pak tadi pas aku lupa nih Iya. Eh, pas ngomongin Pat itu ee ada fasad unik yang pola ada pola itu tuh sebenarnya material pakai apa sih, Pak? Oh, I yang fasa di atas ini dia menggunakan material carsibot. Jadi, dia carsibot yang dirangka dia double carsibot dengan rangka yang cukup tebal seperti jadi seperti lipatan kertas begitu. Nah, itu setelah rigit baru dico-cover dengan kasi bot kemudian difinishing dengan waterproof. Oh, wow menarik banget. Aku aku jarang nih ketemu desainer pakai kalsip karena kalsibard tuh biasa dipakai buat selling. Buat ceiling. Iya, selling. Outdoor. Outdoor. Iya, betul. Kenapa enggak kok dibuat Kenapa kok enggak dibuat untuk fasad? Kan sebenarnya bisa karena yang prinsipnya ee kciib itu akan kuat asal dia rigid. Dia kalau dia gerak dia akan retak. Nah, makanya dia strukturnya harus kuat agar agar tahan. Kemudian di waterproof. Wah, menarik banget. Yuk, sekarang kita ke ruangan dalam. Oke. Oke. Silakan, Mas William. Wah, Pak sebelumnya ini buat kalau dari pintu sendiri keren nih handle-nya nih. Ni gimana nih, Pak? Ini handel-nya dia menggunakan kayu solid terus kemudian dilapis dengan HPL. Jadi memang kalau handle belih jadi kan biasa ya. Kenapa enggak kita bikin custom gitu biar agar beda gitu. Ini jadi menyatu dengan yang satu pintunya itu kan. Iya. I. Pakai material apa nih, Pak? Ee kayu solid jati kemudian dicover dengan HPL. Oh, oke. I ya, ya. Oke, sekarang kita di ruang ruang tamu tamu ya. Ruang tamu ya, ruang tamu, ruang keluarga juga. Karena dengan ruang yang terbatas ya, keluarga kumpulnya juga di sini Oke. I selain ruang makan yang aku notice di sini yang aku sadar banyak banget nih bukaannya nih. I ini ada ada satu ee yang mau diceritain enggak dari bukaan-bukaan? Oh, iya. ya. Karena kan konsepnya kita kan ee menggunakan apa sirkulasi udara alami sehingga memang harapannya memang tanpa ada AC, tanpa ada fan ee udara tetap adem, tetap dingin, ada flow. Mungkin ini jendela ini kita bisa buka juga. Izin saya buka ya. Ini ya bisa buka ya. Ini buka. Jadi ini salah satu bentuk respon itu agar flow, terjaga tanpa harus ada tambahan kipas begitu. Oh, adem. Kalau di bagian situ juga ada itu ya, Pak? Oh, iya. Angin-angin, betul. Jadi, di bawah itu juga ada angin-angin. E di bawah sana juga ada angin-angin sehingga flow itu ada cross cross ventilation. Iya, cross ventilation ya. Jadi, ada saling silang di atas ini juga. Oh, di atas sini juga. Ini atas sini. Iya. atas grating ini jadi flow itu kalau dibuka semua ee sirkulasi darnya lancar sih. Iya kerasa sih adanya aku udah udah udah pakai jaket tapi masih ngerasa ada si i ya oke ini buat tangga ke atas ke arah situ di area area ruang makan oh ini ruang makan oke kita coba ke situ ya dan pt dan kitchen. He oke. Wah berarti dari ee ini dining area terus langsung dapat view di Taman Bel juga ya. Iya. T lagi benar-benar taman itu kayak mengelilingi Betul ya. Karena kondisi ee site yang memang dikelilingi oleh jalan. Jadi memang mau enggak mau kita maksimalkan juga dan kita buat taman juga biar agar sirkulasinya lancar juga. Nah, aku lihat ada perbedaan tadi material nih. Iya. Ini emang sengaja atau gimana nih, Pak? Iya, betul. memang sengaja karena memang ee kebetulan kan karena bentuknya kemarin side itu segitiga hampir segitiga trafis sembarang itu bentuknya kan miring sehingga massa yang ada di sini dapur itu sebenarnya merespon jalan yang ada di belakang kebetulan memang miring. Sehingga memang ya udah kenapa enggak ee untuk pasang keramik ya sudah dibikin os aja sekaligus merespon terhadap selling yang ada di sini. Semain POS lantainya kita ulang lagi di lantai sehingga ada pengulangan. Oke. Sering kan sekarang di kafe itu pasti menggunakan semenos atau tempat rumah tinggal juga. Nah, kita terapkan di rumah tinggal. Benar. Oh, wow. Ya, sehingga ada pengulangan. Kalau enggak ada kayaknya kok kontras ya. Ini keseimbangan sebenarnya dari bagian daripada desain. Wah. Iya. I ya. Kalau untuk dari siling main mainin siling sendiri tuh kurang lebih tingginya berapa nih, Pak? Ee kurang lebih 3 m. 3 m ya. Oke. Berarti ini ee dapur em biasa komsite dari sini ya. sendiri itu pakai material ee bawaan desain sendiri atau gimana nih, Pak? Ee untuk ini menggunakan desain sendiri. Kebetulan memang ini menggunakan mebel yang lama, mebel tua. Kita kemudian gimana caranya agar mebel itu tidak terbuang. He. Nah, owner ee meminta saya untuk gimana dong difungsikan sebagai sesuatu. Sebenarnya ini kabinet kabinet. Kalau orang-orang dulu kalau rumah tinggal tuh digunakan sebagai lemari. Lemari buat naruh baju. Iya. Iya. Iya. Tapi dengan kondisi sekarang yang ruang yang terbatas ini akan susah juga karena lebarnya lebih dari 70 karena sekarang orang menggunakan 60 cent ya. Heeh. Benar. Gimana kalau kita gunakan fungsikan sebagai island aja island. Kemudian topnya masih original kemudian kita atapnya aja kita cover dengan marmer. Kemudian beberapa belakangnya ini sebenarnya bukan pintu. Sebenarnya punggung dari kabinet. Di kita sobek. Kita fungsikan sebagai pintu dengan cover HPL biar modern simpel. Wah, jadi ada recycle juga ya. Betul recycle. Wah, banget banget banget. Termasuk ini juga lampu kita menggunakan wow kayu bekas kita pasang. I see. Oke. Oke. Kalau buat elevasi, Pak. Elevasi yang tadi di depan. Iya. Iya. Ee di depan itu elevasinya kan aku sadar dari awal pintu utama naik ya. Iya. Iya. itu memang ee memang itu di intensikan seperti itu atau gimana? Iya. Iya, memang kebetulan ee side ini area jalan di depan lebih rendah 135 cm. lebih rendah 135 cm. Sehingga ee gimana caranya agar rumah ini terasa smooth ya, soft ketika naik ke atas mencapai ke ee datar yang ideal. Jadi sebenarnya kita akhirnya mendesain yang sebagai nol adalah area ini, ruang makan ini. Oh, ini yang nol ya, justru nol. Kenapa demikian? Karena sisi yang di sebelah kiri ini side yang di sebelah kanan ini lebih tinggi kan. Otomatis berarti kita harus kita cek dulu nolnya di sini kemudian kita atur elevasinya turun soft turun ke bawah ke depan begitu. Oke, berarti tanah yang emang jalan di depan itu yang lebih rendah. Lebih rendah iya sehingga desainnya memang memang merespon kontur juga. Mau enggak mau karena biar ee agar soft karena kalau ini lebih rendah akan tenggelam kan dari sisi fasat yang belakang. Wah, gitu tuh lebih lebih sulit enggak sih kalau misalnya berkontur kadang-kadang ee ya kalau ekstrem mungkin lebih sulit lagi ya. I ini masih untungnya masih soft sehingga ee memang ada pesan juga si owner karena mungkin udah usia sehingga kalau bisa elevation-nya jangan banyak dong karena kan akan susah takutnya juga kesandung gitu. Benar benar benar benar. Kadang-kadang kayak pengin udah ratain aja rata aja. Iya iya. Namun agak susah juga kan kalau rata gitu. Benarbenar tapi kan kalau rata kan ah balik lagi ke biayanya. Iya iya iya harus ada. Benar. Iya i ya. Kalau selain dari lantai ini tuh ada ruangan apa lagi nih, E di atas ada dua kamar, kemudian di samping ada ruang servis dan kamar mandi. Oh, oke. Kalau di lantai ini? Oh, maaf. Di lantai ini ada kamar tidur utama aja. Oh, yang ini ya? Iya, i. Oh, kita bisa lihat bisa lihat. Bisa. Oke, bisa. Memang untuk dilihat. Oke, oke. Silakan. Nah, ini kawan utama. Nanti mungkin kita akan buka jendela juga sih. Boleh kita buka mungkin. Mungkin boleh ya. Boleh di sini. Oke. Jadi sebenarnya memang konsepnya kan open-open gitu ya. iya. Jadi gini ya. Jadi memang kan konsepnya kayak di kayak di resort atau hotel dengan yang terbatas biasanya kamar langsung terbuka gitu. Benar benar benar. Kalau yang enggak menggunakan AC bisa langsung menggunakan sirkulasi alamin. Wah enak sih. Ini ini kerasa sih adabnya di sini. Terus juga ada cahaya. Iya dan di sini banyak bukaan. Contohnya yang di belakang sini juga ada dekat pintu ini ada bukaan juga. Jadi memang agar kesannya tidak sempit kan sebenarnya ini ada buka juga kan. Iya. Iya. Iya. Jadi memang tujuannya ruang yang sempit ini kesannya luas dengan banyak bukaan-bukaan. Ikaan. Oke. Terus tadi yang masalah pintu bukaan memang ini poin juga sih. Jadi kenapa kok ada ada jendela di dalam kan sebenarnya ini merespon agar kesannya luas itu. Oh iya benar benar benar benar benar. I si berarti kalau di atas tuh ada kamar utama ya? Eh kamar kamar kamar tamu tepatnya. Bahkan ini kamar utama kamar utama ya. Iya iya iya. Di sini atas kamar ada dua kamar. Ah oke. Kita bisa lihat. Bisa. Iya. Oke kita ee sebelum ke atas mungkin kita bisa lihat ini dulu. Ada Oh ini kamar mandi ya. Kamar mandi ya. Kamar mandi ini memang posisinya lebih rendah. Saya isinya. Ah lucu banget lagi pintunya. ya dia di bawah bordes sehingga memanfaatkan area tangga biasanya kan ada junk space ya ruang yang tidak digunakan biasanya untuk gudang nah ini kita gunakan untuk kamar mandi kemudian elevasinya yang kebetulan memang sebenarnya memang posisi tanah terendah adalah ini. Ini bahkan lebih rendah lagi sebenarnya. Oh ini paling rendah elevasinya. Iya. Heeh. Sehingga ya sudah kita turunkan sekalian aja. Jadi sekaligus sebagai kamar mandi gitu agar elevasinya di kepala nyaman. Iya iya iya iya. Wah, tapi ya emang lucu sih ini pintunya. Pintunya kalau e penginnya ini tuh kenapa nih, Pak? Nah, sebenarnya ini merespon dari atas ini kan karena ini kan miring ya. Oh, iya benar benar. Kalau dibuka ke depan entar memang dengan ruang yang terbatas pasti akan mengganggu sirkulasi. Kemudian ke dalam juga kendala karena ini ada tangga. Ada tangga sehingga akhirnya dibuat lipat. Untuk material ini menggunakan ee aluminium. Kemudian untuk panelnya menggunakan ACP. Oh, aluminium komposit. panel. Iya, sekarang kita naik ya. Oke, Pak. Silakan. Oke. Duluan. Nah, ini kita akan ke lantai juga ya. Ee kalau untuk tangga sendiri pakai material apa nih, Pak? Ya, ini juga industrial sih. Kita menggunakan IWF. Kemudian ini rilingnya Profated ya, metal. Kemudian ini pakai holo si holo. Terus untuk topnya kita menggunakan kayu original sih. Wah, simpel ya. Simpel aja. OL yang simpel aja. Oh ya, di sini ada jendela. Ini bagian dari konsep sirkulasi udara. Memang ini pertama adalah untuk sinar pencayaian alami agar ruang ini terasa luas, terang. Kemudian kita ada jendela bukaan untuk sirkulasi udara. Wah. Iya sih ini benar-benar kasih cahaya yang yang dramatis banget sih sebenarnya. Apalagi kalau misalnya kena tembok ya. Iya betul. Iya. Ini kebetulan agak geser mataharinya. Agak geser nih. Sebenarnya dia agak geser ke sana waktu itu. Bisa bisa tembus gitu. Oh bisa tembus. Iya kan matahari kan geser-geser sedikit tuh. Benar benar benar benar. Oke kita ini menuju yang menuju ke ruang kamar. Ruang kamar ya. Iya kamar yang ini yang tadi. grating tadi ya. Iya ya. Ini yang merupakan ee industrial tadi ya. Ini sebenarnya inginnya beli grating yang jadi. Namun kalau beli jadi itu ada bergeriginya kan. Heeh. Akhirnya kita custom sih. Jadi dengan dimensi yang mirip ee beli jadi ee kita buat custom dimensinya kita buat miripu. Namun dengan pola yang berbeda juga agar kisanya luas lebih transparan juga. Iya ya. Bisa bisa lihat aktivitas di bawah. Bisa, bisa. Oke berarti sekarang yang ini kita ke ruangan ya ruang kamar yang ada di depan. Ruang kamar ya. Oh ya, ini saya mau cerita sedikit juga sih. Ini sebenarnya yang konsep bukaan itu karena kan sebenarnya kamar-kamar ini ruangnya terbatas kecil. nah ini salah satu trik mensiasati agar kamar itu terasa lebih luas adalah ada bukaan Jadi hampir semua kamar ini ada bukaan di dalam karena agar ruang itu tidak terl sempit. Kemudian ketika siang begini sudah bisa menggunakan sirkulasi udara. Alami juga flow. Jadi flow ya semuanya ya. Wah. Oke, sekarang kita ke kamar. Kamar kamar yang di sebelahnya nih. Akhirnya kita bisa lihat ini silingnya lebih tinggi ya, Pak. Betul. Seilingnya ini mengikuti bentuk atapnya. Nah, ini kadang juga kadang ee kita punya atap yang ee segitiga, kenapa enggak kita ekos saja agar kesannya lebih luas lagi. Benar. Benar. yang sing jadiadi kan bentuk ee limasan, terus kemudian ee atapnya hanya dibuat rata gitu. Wah, ini ada balkon juga. Iya, balkon. Menuju ke menuju ke ke jalanan. Iya, ke depan. Iya. Terus ini juga balkonnya menggunakan grating juga ya. Mudah, tapi rilingnya beda ya, bukan ya, Pak? Bukan ya, bukan kaca pakai kaca ya. Ah, penasaran nih, Pak detail dari fasatnya akhirnya bisa nanya. I. Oh, ternyata enggak bolong ya, Pak. Aku kira ada bisa masuk udara juga. Gimana cuy, Pak? Enggak. Ya, ini berwak dari konsep sehingga memang bentuk lipatan itu memang yang kita harapkan sinar itu bisa masuk. Karena ini berfungsi sebagai ruang, sebagai kamar. Tidak mungkin kan kalau kita buat bisa air bisa masuk kan. Jadi air jadi air masuk. Ini memang kita gunakan akrilik untuk materialnya agar sinar itu tetap bisa masuk. Air juga tidak masuk ya. Pemasangan gini tuh sulit enggak sih, Pak? Karena kan ini kayak bikin pola ya. Iya. Kalau polanya sih mungkin ee tidak tidak susah karena memang polanya itu ee menggunakan potongan material umum bot dengan 120 240 kita bagi gitu. Jadi akan memudahkan untuk pelaksanaan mungkin yang sukses sebenarnya untuk ee pemasangan akriliknya ini karena kan kita harus ngemal nih agar bentuknya pas. Benar. Benar. Iya. I ya. I kalau finishing-nya tidak tidak ada masalah. Oke, kebetulan ini sebenarnya proyek kedua sih. Proyek pertama e kita ada buat seperti ini juga. iya. Jadi untuk pengulangan ini sebenarnya mungkin dengan dimensi yang berbeda. Iya iya iya. Mungkin nanti teman-teman bisa cek langsung nanti ada sama Bapaknya. Heeh. Oke. Em buat ruangan ini sendiri sori. Emm ukurannya kira-kira berapa nih Pak? Kurang ruangnya kurang lebih 3 * 3. 3 * 3 ya. Wah cukup luas juga ya. Bahkan juga sebenarnya enggak pakai AC udah adem aja di sini Iya, ada i ya mungkin juga banyak ada pohon juga ada barier juga. Oh, heeh cahayanya di sini ya. Oke. Oke, Pak. Mungkin ee kita bisa ngobrol-ngobrol lebih enggak detail di Boleh. Boleh. Yuk, kita ke oke? Oke, Pak. Pengin nanya ini dari durasi desain sampai durasi konstruksi berapa lama nih, Pak? Oh, ya. Untuk desain kurang lebih sekitar 2 bulan. Kemudian yang agak lama dikonstruksinya sih hampir 9 bulan. Oh. Memang proyek ini bersamaan dengan proyek yang lain sehingga memang agak ada beberapa split tenaga yang waktu itu harus dipindahkan sehingga ee sedikit molor dari yang rencana 6 bulan jadi 9 bulan. Oh, I rencananya 6 bulan ya. Oh, oke. I selama selama desain atau mungkin konstruksinya itu ada tantangan enggak sih, Pak? Iya. itu yang dilewati. Eh, kalau selama desain sih tidak, karena memang kita sudah ada komunikasi yang baik dengan konsumen sehingga apa yang diinginkan sudah terekam juga. Apa yang harus kita lakukan dan cukup terjawab walaupun sebenarnya keinginan konsumen lebih daripada ini, luasnya lebih. Memang yang ada kendala di budget artinya kita tidak bisa lebih dari luasan ini karena kalau lebih pasti akan melebihi budget. Benar, benar, benar. secara desain dan konstruksi itu kalau pelaksanaan mungkin ya karena elevasinya aja di yang cukup ekstrem. Oh iya benarbenar ee ya 135 kita harus ada beberapa urukan juga ada beberapa konstruksi yang menguatkan gitu. Biasa kalau misalnya kayak urukan gitu tuh memang ee mengaruhi baja juga enggak sih? Banyak gitu. Iya lumayan juga sih. Lumayan ya. Iya lumayan. Seberapa kibik itu akan mempengaruhi juga. Oke Pak. Kalau misalnya untuk budget kira-kira bisa di bisa dispill enggak? Oh ya untuk tahun 2019 itu pada saat itu sekitar 850. 850 ya. Wow. Bisa sebagus ini ya. Wow. Oke. Oke. Mungkin sekarang kayaknya udah enggak bisa deh. Oh iya. Enggak tahu. Mungkin sudah beda Beda. Udah beda. Iya. Iya. Kalau misalnya teman-teman nih pengin lihat karya Bapak, apakah yang tadi dimention ya di sebelumnya ada yang pakai pola juga ya. Kira-kira bisa ke mana nih, Pak? Oh, bisa cek di IG-nya visual_studiopro. Oke, langsung aja cek Visual Studio. Ada website atau gimana, Pak? Enggak ada. Oh, enggak ada ya. Oke, kalau gitu sampai sini aja. Thank you, Pak, untuk house tour-nyaama. Oke, Teman-teman kalau misalnya pengin nanya lagi bisa langsung dikomen. Jangan lupa like, share, dan juga subscribe biar enggak ketinggalan episode berikutnya. Bye bye.

Lihat di YouTube