Desain Villa Monokrom Serba Hitam Putih yang Dikelilingi Keindahan Alam (YouTube Video)
Nama saya Salman ini partner saya Dani nama biro kita Dani ensal project ini kita beri nama TS Villa 2 lokasinya sendiri di cimbuleit di bandung Kalau luas lahan sendiri sekitar 1500 m per kalau luas bangunannya sekitar 220 totalnya untuk dua untuk kedua masa bangunan bangunan utama dan bangunan e pendukung jadi ini tu Vila kedua dari dua vila vila yang sebelumnya sudah dibangun e nah e Vila ini juga seperti Villa yang pertamanya ownernya sendiri pengin bangunannya sendiri e terlihat modern simpel monokrom e bentuknya lebih ke bok owner dan arsitek sama-sama pengin si bangunannya ini jadi latar dari dari alam sekitarnya gitu kebetulan lahan kita ini di daerah cimbulit di daerah agak atasnya Bandung dan kita persis s-nya ini persis di samping sungai cikapundung jadi s-nya sendiri karena s-nya besar sudah banyak pohon-pohon yang cukup tinggi gitu dan eh kita pengin si bangunannya ini enggak enggak mengalahkan alamnya gitu Jadi kita pengin bangunannya cuman sebagai latar dari alamnya gitu aja supaya si alamnya yang jadi eh apa ya yang jadi highlight dari dari dari kawasan ini mungkin yang paling menantang itu lebih dari sisi kondisi s-nya ya kondisi sennya sendiri emang sennya tuh agak terjal cukup konturnya cukup ekstrem jadi e kemarin yang agak ribet itu lebih pengerjaan strukturnya sih mungkin ada tambahan juga kendala yaitu adalah di sisi budget ya makanya kita e cukup melakukan e strategi posisi dari kontur ini sendiri Kita cari paling flat dan yang paling lebar kira-kira di posisi mana dan hanya itu yang kita treat supaya minalisir dalam pengerjaan strukturnya sih karena itu yang cukup Makan e biaya Nah itu cukup tricky sih kita nentuin bangunannya di mana kita juga perlu memikirkan blocking terhadap bangunan yang pertama gitu supaya view dari bangunan yang pertama itu enggak terhalang sama si bangunan yang kedua ini sama si Vila kedua ini yang ggak kalah penting juga adalah titik-titik pohon existing pohonpohon Isting itu udah pada jadi udah pada tua semua dan kita gak Pengin pohon-pohon ini gitu rasanya sayang gitu Kalau misalnya kita pohon-pohon ini tuh kita tebang dan kita jadikan bangunan baru jadi akhirnya kita cari posisi yang paling optimal dari ketiga faktor tersebut sih dari ownernya juga gaya hidupnya juga sangatsangat sederhana gitu beliau dokter ada di rumah benar-benar Cuman mungkin sekitar jam 11. malam gitu sampai jam 5 pagi gitu karena dia prakk di sini juga jadi benar-benar pengin yang sesimpel mungkin gitu Ini juga dari reest dari klien juga Vila kedua dia penginnya yang lebih warnanya lebih monokrom gitu karena istrinya senangnya eh sebenarnya lebih senang yang kayak hitam dan putih gitu sebenarnya di dalam rumah jadi akhirnya memberikan kesan apa ya natural sih di di bangunannya jadi si kulit dari bangunannya itu mengikuti pola alamnya gitu Yang yang yang ada di sekitar sini dan e untuk Di dindingnya kita lebih banyak lebih didominasi sama warna-warna putih dan Begitu pun juga ee furniture-furniturnya jadi warna furniture-nya monokrom semuanya kalau desain sendiri tuh sebenarnya kira-kira 4 sampai 6 bulan sih soalnya pas sambil jalan konstruksi itu ada beberapa desain yang masih digarap juga kalau untuk konstruksi sendiri itu sekitar 1 tahun sekitar 1 tahun sih 1 tahun kurang sih proses konstruksinya kemarin agak lama itu di persiapan strukturnya sih karena terj jadi e pas pengerjaan struktur pondasi itu cukup agal lama karena Konsep ini konsep kita penginnya si bangunannya ini tuh foodprintnya sekecil Mungkin gitu karena dia pengin jadi latar dari alamnya makanya si bangunannya ini kita gak Pengin besar-besar kan Makanya si bangunan ini kita pecah dua jadi ada bangunan utamanya sama ada bangunan pendukung bangunan utamanya ini apa dalamnya lebih ke fungsi-fungsi utamanya kayak living room dining room yang jadi satu ini terus di atas ada kamar tidur sementara kalau di bangunan pendukungnya cuman ee garasi sama ada Rooftop di atas jadi ee supaya si bangunannya itu lebih humble sih enggak Ee Kita penginnya si si bangunan yang keduanya ini tuh bukan jadi repetisi dari bangunan yang pertamanya tapi menghadirkan bahasa yang baru meskipun secara geometris tu sebenarnya sama ka-kira gitu
