Desainnya Unik Layoutnya Asik! Villa Puncak by Jenggala (YouTube Video)
Oke, hari ini kita akan ngajakin teman-teman nih turour rumah yang berbeda, tapi ya. Iya. Nih dari depan aja udah kelihatan banget kalau ini tuh unik rumahnya. Ini atapnya sampai bawah ya. Heh. Heeh. Ini atapnya sampai bawah. Tapi sebenarnya ini tuh tidak sepenuhnya rumah yang dihuni karena ini adalah sebuah villa. Lokasinya di puncak tapi punya ciri khas yang menarik ya. Dan emang seperti di rumah gitu kalau kita di vila ini soalnya nyaman banget dan ini tuh ala-ala Bali gitu. Oke. Nah, sekarang kita sebelum membahas desainnya, kita bahas dulu luas tanahnya berapa. Luas tanahnya itu 330. Luas bangunannya juga sekitar 300-an lah. Iya. Dan kalau kita lihat nih dari drone ini sebenarnya ukuran kavlingnya tuh cukup unik karena dia ngebentuk L. Iya, ngebentuk L dan bagian belakangnya itu ada kayak yang dimiring-miringin juga ya. Jadi memang cavlingnya unik, makanya desainnya pun di terapinya juga unik. Kemarin siapa yang desain dari arsiteknya? Kalau villa yang satu ini RB Studio. Kalau engak salah. RB Studio ya. Oke. Nah, pas kita baru datang di sini langsung ketemu sama carport-nya. Carport-nya. Jadi memang sama ownernya udah disediain nih carport cukup lah ya untuk dua mobil karena memang kapasitas vila ini itu 10 sampai 15 orang. Nah, nanti kita juga akan ngobrol juga sama ownernya. Kita tanya-tanyain kenapa sih beliau mau bangun villa di sini dan seperti apa proses pemesanannya. Oke, sekarang kita membahas lagi. Ini cukup unik ya bagian atapnya ini ya. Jadi ternyata di sini kan ada celah gini terus di sini ada atapnya yang cuma satu srut ke sini. Tapi yang sebelah sini tuh srut nyambung sampai atas-atas sana. Benar. Jadi kalau misalnya kita lihat sampai atas sana itu tuh ada rooftop, Teman-teman, di atas sana tuh. Jadi kalau misalnya kita mau ke rooftop bisa naik sini juga. E enggak sih? Itu jaget. Kalau kita mau perosotan juga bisa ya. Oke. Oke. Jadi sebelum kita masuk sini kalau kita lihat di sini juga ada dua pintu. Di sini tuh ada untuk ee penjaga ya. Penjaga wilayahnya di sini jagaga sama toiletnya. Cuman kita mau ngintip kita sudah kenal tadi yang ngejaga di sini. Nah, coba kita intip yuk. Sini, sini, sini. Kita grebek, kita grebek. Wei, wei, wei, we, we, we, wei. Ngapain? Ngapain itu? Mereka yang jangan cepat-cepat lu. Jangan cepat-cepat di sini dulu aja. Tuh. Nah, itu mereka ngapain ini? Mereka ngapain? Ya Allah. Mereka bekerja, Guys. Mereka bekerja. Jadi, kebetulan itu adalah Insan dan Kori. Ee kebetulan Insan dan Kori ya lagi Lagi bekerja. Yang satu lagi ngedit, yang satu lagi nyiapin konten ya. Oke. Oke. Sekarang kita masuk ke dalam sini. Nah, ini ada satu dinding yang dipakaiin rooster. Iya. Tujuannya apa, Hun? Tujuannya biar sebenarnya ini kenapa dipakaiin rooster? Biar enggak terlalu keekpos banget bagian dalamnya, tapi udara masih bisa masuk dan keluar, masih bisa mengalir gitu. Dan atasnya sini juga masih dibikin los sih. Sehingga nanti ketika kita di dalam anginnya tuh sejuk ya, angin puncak apalagi kan. Nah, untuk akses pintunya pun dibikinnya cukup unik karena dia dibikinnya miring sehingga tidak langsung terlihat dari luar. Bukan miring tapi di samping. Oh, iya salah. Dan menghadapnya kan ke samping gitu loh kebukaannya. Jadi enggak langsung kelihatan. Benar. Oke, yuk kita masuk. Nah, pas masuk langsung disambut sama kolam renang. Jadi kalau tamu baru datang langsung disuruh renang dulu ya. Tadi jalet sudah mau loncat dia. Iya. Tapi aku bilang syuting dulu, Gab. Kerja gitu. Tapi emang ini karena tadi kita bilang nuansanya tuh tropi salah Bali. Emang benar ya kalau di Bali itu kan rata-rata kayak gini istilahnya pas buka pintu langsung kolam renang gitu. Ada funnya toh Hun. Oke. Apa tuh? Kita beberapa kali kalau ngobrol nih ketika ada elemen air di dalam rumah itu memberi suasana lebih adem. Kenapa? Karena memang air itu mendinginkan ketika udara lewat di air. WS. Oke. Harusnya gitu ya. Nah, di sini juga tuh ada yang unik loh pas kita ngelihat ke atas nih. Ini kan tadi yang kita lihat dari luar ya, ternyata dia kayak emang terbelah gitu loh, tinggi sampai nyambung sampai atas terbelah bagian tengahnya. Benar sih. Jadi kita di sini berenang bisa sambil ngelihat langit gitu loh. Dan kalau teman-teman perhatiin juga untuk lighting-nya semua pakainya lighting yang kecil-kecil nih. Sehingga kasih kesan dramatis juga cakep. Dan yang bikin ini lagi tuh pelengkapnya adalah tanaman-tanaman ini. Tanaman-tanaman tropis. juga dipadupa dan sama material-material yang dipakai seperti contoh ini adalah kolam renangnya pakai batu alam kata ownernya batu alam dari Sukabumi dibawa ke sini dan airnya dari Curuk Cilender ya tadi ya kalau enggak salah tu. Iya. Jadi airnya uh segar banget nih pengen renang jadinya. Tapi sabar nanti dulu. Nah ini tuh tamannya juga areanya kan letter L sampai sana. Nah di ujung sini ada area bilasnya nih teman-teman. Oh. Oh iya ya. Jadi sebelum masuk enggak jangan sekarang. Oke. Dan ini finishingnya dikasih limestone gini. Cakep banget sih di sekeliling dari si area sini. Sampai sana tuh area terbuka hijaunya. Tapi kita masuk lewat sini dulu deh. Ada satu fakta menarik loh, Hun dari Iya, fakta ini. Fakta. Fakta. Fun fact. Jadi si villa ini kan dibikinnya dia dikelilingin sama jendela. Heeh. Total jendelanya itu ganjil 63. Dapat bocoran ya? Dapat bocoran daun pintunya 63. Dan ini tuh folding. Karena dia folding bisa dibuka full seperti ini. Sehingga kalau kita dari dalam pun tuh view-nya masih lepas keluar gitu loh. I los keluar. Dan sekarang kita masuk ke dalamnya. Dan di lantai satu ini seperti yang teman-teman bisa lihat ini sengaja dibikin seluas dan selos ini ya tanpa sekat. Tapi walaupun begitu ini tuh punya fungsi masing-masing gitu loh. Tapi tetap menyatu seperti pas waktu kita masuk kita langsung lihat di sini ada sunken living. Jadi emang sengaja dibikin pendek ya kalau di sini ya. Tujuannya apa coba? Jadi, pas kita duduk kayak gini, kalau aku ya, aku duduknya dari arah sini. Aku tuh sejajar sama kolam renang. Jadi, masih bisa menikmati juga. Iya sih. Jadi, ketika di situ ada kolam renangnya, kita juga posisinya e levelnya enggak tahu. E levelnya tuh iya. Enak gitu loh ngelihatnya itu gitu kan. Ngelihatnya juga tanaman-tanaman itu gitu. Dan emang ya udah kerasa lebih menyatu aja sih di sini kayak barengan. Ini kan bisa buat banyakan orang nih. Iya. 15 orang cukup kayaknya. Oke. Terus bisa karaokean juga tuh. Heeh. Komplit nih. Ada mic-nya, ada TV-nya. Terus kalau teman-teman perhatiin dari segi desainnya, ini perpaduan materialnya menarik banget Hun. Kan di sini ada elemen-elemen kayunya nih dari homogeneous style-nya. Terus juga si sofanya, busanya ini dikasih penutup yang warnanya coklat juga ya. He juga di sini ada material kayu-kayu ini ada monstera. Terus kalau kita lihat ke atas ternyata ini silingnya tinggi yang bagian sini. Iya. Ini jadi bagian yang atap miringnya itu tadi ya. Iya. Ini kan bagian yang atap miringnya, ternyata di bagian dalamnya sini itu dikasih apa sih ini? PVC ya? Plafon PVC. Iya, kayu jadinya emang lebih tropikal lagi gitu loh. Lebih tropikal lagi juga sama lighting-nya lagi-lagi masih dibikinnya spotlight-sotlight dan warnanya warm white. Oke. kita ganti ke area situn. Ke sini dulu. Heem. Aku mau loncat gini ya. Di sebelahnya dikasih meja barda ini areanya juga cukup luas ya. mungkin berpikir juga apa ya enaknya ya udah pas banget aktivitas apa untuk beramaian gitu kan. Iya. Dan ini kanan kiri semua sisi tuh lega juga terus ke arah situ pun kita masih bisa ngelihat taman lagi gitu dan ini pakai folding door juga bisa dibuka full juga. Jadi bisa banget jadi cross ventilation dari sini sampai ke depan sana. Dan ini sebenarnya enggak cuma area taman karena di situ ada kompor untuk barbecuean. Kita ke sebelah sini tring. Kita masuk ke area dapur. Nah, area dapurnya ini sebenarnya secara enggak langsung emang bersebelahan juga dengan ruang makannya di sana ya. Dan ini tuh cukup unik juga menurutku. Simpel tapi fungsional banget. Di bagian sininya tuh kan untuk kompor. Siap. Untuk kompor. Ini untuk nasi juga udah disiapin ya. Terus di sini ada microwave, ada kulkas, ada dispenser. Nah, yang bagian depannya sini, Teman-teman, ini sebenarnya kan kalau di sisi sininya ya, kalau dari sana tuh itu kayak meja bar iya kan? Seolah-olah seperti itu. Jadi aktivitasnya di sini tuh kita lagi ngecupirin tuh enggak langsung kelihatan dari sana. Betul. Kalau kita lagi mau nyiapin minuman buat yang lagi di situ, kita kan nyiapinnya di sini. Jadi, taruhnya di sini. Iya. Mau pesan apa, Bang? Minumannya yang halal, tapi, ya. Nah, enggak cuma di sana, di sini pun yang tadi kita sudah sempat mention ya. Nah, ini salah satu spot terasik juga buat nongkrong. Yap, ini ternyata tuh nyambung teman-teman yang dari depan situ ini kan ada satu jalur pejalan kakinya kecil. Nah, dia udah PW nih. Sini, sini Bang Jagat. agak mendekat lagi. Nah, ini aku kebayang satu spot ini dia malah berjemur nih. Satu spot ini cocok tuh buat malam-malam obrolan cerita nabi-nabi. Iya kan bisa cerita nabi-nabi atau deep talk. Wah, entar malam kayaknya ada yang ngisi. Namanya Bang Sohmat di sini. Nah, ini lantainya kalau kalian lihat ya, dia pakai batu juga loh di bawah Batu alam. Jadi terus dikelilingi sama ini nih tanaman-tanaman yang emang udah menjulang tinggi juga ya. Nuansanya tropis. Eh, itu buat apa sih ini? Itu buat rumah kucing. Bukan kucing tahu, kelinci ya. Kelinci. Iya. Sekarang kita lanjut ke area sini nih. Di sini ada kamar mandi atau powder room. Itu powder room. Ada powder room. Ini powder room-nya simpel aja. Karena di lantai satu kan kalau beraktivitas pasti butuh satu tempat untuk ya kita perlu ke toilet gitu kan. Makanya disediain di sini ya. Dan simpel aja juga isinya sih. Cuma yang aku suka juga si dindingnya ini warnanya kemu ya dari bawah sampai atas ya. Iya. Jadi rasanya lebih hangat aja gitu ya. Lebih hangat. Nah, ke sini kalau misalnya yang bawa anak pun udah disediain mini playground. Jadi amanlah ya kalau mau berlibur ke sini bersama keluarga. B emang tapi berasa di rumah sih ya. Cumanga banget kay gini di satu ini. Jadi kalau misalnya kita dari arah sana kan kita pasti ngelihatnya ke arah dinding ini juga ya. Dibedakan juga nih dindingnya yang dikasih ini nih. Sekarang kita ke lantai du. Ke lantai du yuk. Oke ini kita udah sampai di lantai du di mana lantai dua ini tuh isinya kamar tidur semua. Kalau tadi di bawah untuk beraktivitas, di atas ini untuk beristirahat. Dan aku akan persilakan Mifta untuk menjelaskannya. Oke, di sini ada tiga kamar tidur. Kita mulai dari sini dulu. Tapi kalau misalnya dari sini nih, kalian bisa ngelihat ini unik juga ya. Dia segitiga gitu jadinya bentuknya. Iya sih di sininya. Dan ini ada void-nya. Jadi kita pun masih bisa berkomunikasi sama yang ada di bawah. Jadi bisa manggil, "Woi, gitu." Oke, kita lihat dulu kamarnya yuk. Kita intip. Pintunya masih sama ya kayak yang di depan. Semuanya pakai kayu solid ya pintunya. Betul. Wih. Kamar tidurnya benar-benar nuansanya coklat-coklat kekayuan. Jadi di sini di tengah-tengah ada kasurnya, bedside table, terus di situ ada cermin yang besar juga jadi ngasih ilusi makin luas. Nah, kalau di sini disediain kayak gini nih gantungan-gantungan. Karena kalau misalnya kita nginp di villa kan e enggak yang selama itu ya. Jadi baju-bajunya cukup digantung aja di Ini ukuran kamarnya kurang lebih berapa nih? 3,5* 3 kayaknya kayaknya. Heeh. Kayaknya sih sekitaran segitu tapi belum sama kamar mandinya. Oh, ada kamar mandinya di sini. Tuh, kamar mandinya itu pas masuk ke sini kita keluar lagi. Karena di sini tuh semi outdoor, Teman-teman. Kalau misalnya kalian emang suka ya ngirep di vila-vila Bali tuh seperti ini kan kamar mandinya ciri khasnya. Jadi dari lantainya aja udah dibedakan juga nih pakai batuan semua untuk area keringnya. Terus ke area basahnya transisinya udah beda juga. Dan di sini tuh ada bukaannya, Teman-teman. Tuh. Oh, jadi kalau pas hujan ya emang kita juga ikut kehujanan dari air hujan ya. Kalau ini enggak sih, enggak terlalu ya. Dan di sini pakai limestone juga. Ini penutupnya bisa ditutup nih pakai tirai gitu. Paduadan materialnya di sini juga asik loh. Jadi dia enggak monoton gitu. Oke, kita lihat di sini dulu. Di sini ada balkon. Nah, balkonnya ini. Jadi kalau misalnya ke sini nih, balkonnya panjang banget sampai sana karena ini tuh sharing sama kamar sebelahnya. Jadi kalau misalnya kita tidurnya sendiri-sendiri tapi kita bisa tuh dipertemukan di situ. Asik sambil ngobrol santai ya kan. Tuh ngelihat view-nya ada gunung-gunung juga. Kalau di sini view-nya asik ya pokoknya ya. Iya. Kalau cuaca lagi cerah bagus banget ternyata view-nya. Iya. Dan kita sekarang lihat kamar sebelah yuk. Sini ada koridor yang cukup panjang di sini. Cukup panjang ya, Teman-teman. Nah, ini masih ada dua kamar tidur lagi. Tapi dramatis ya di koridor ini tuh. Iya, benar. Kesannya tuh kasih experience yang beda gitu ya. Nah, untuk kamar tidur yang sini sebenarnya tuh sama kayak yang di sebelah sama persis kok. Copy paste saja ya. Iya, dia mirroring sama kasur. Terus di situ ada balkonnya dan di sini ada kamar mandinya tuh. Tapi kalau di sini agak beda dikit kamar mandinya lebih outdoor lagi tuh. tuh di situ. Jadi kalau misalnya lagi hujan, ya udah sekalian mandi hujan aja. Dan yang terakhir adalah kamar tidur utamanya. Ini paling beda karena dia paling besar juga ukurannya. Pas baru masuk ketemu kamar mandi dulu ya. Di sebelah sini kamar mandinya lebih spesial ya. Paling spesial tuh karena ada batapnya di situ. Semi outdoor juga. Perpaduan materialnya masih mirip-mirip sih sama kamar-kamar tidur sebelumnya. Masuk ke area sini, kamarnya juga mirip sih sebenarnya. Area kasurnya pun sama di tengah-tengah ada bed set table-nya. Tapi kalau bedanya di sini enggak ada balkonnya. Oh iya ya. Tapi dia bisa dibuka enggak sih? Oh iya tuh dia langsung dibuka aja. Jadi udah kayak serasa balkon aja gitu di sini tuh nongkrong ke sini deh kita. Ini jendelanya juga unik ya. Taruh sini ya dia. Iya. Jadi tetap ada jendelanya walaupun dia enggak terlalu gede. Terus dikasih ini batu-batuan di sininya. Asik sih. Oke mari kita ke atas. Oke, sekarang kita udah sampai roof top-nya. Ini tinggal satu ruangan ini aja. Dan sebenarnya ada satu ruangan juga di sini sih. Ini untuk utilitas, torent, segala macam ada di sini ditaruhnya. Kalau di roof-nya sih simpel aja ya. Cakep ngelihat view-nya sih. Heeh. Enak sih. Wuh. Jadi kita benar-benar di sini tuh bisa melihat hampir 360 derajat pemandangan yang ada di sekeliling villa ini. Btw, dari tadi kita juga belum mention nama villanya, Jenggala Villa. Jadi, Teman-teman, roof top ini kan cukup luas ya. Ini hampir seluas ukuran bangunannya yang di sebelah sini. Ini tuh bisa dibikin untuk roof to party mungkin ya atau yoga atau mau olahraga bisa banget di atas ini karena memang dibikin seluas itu. Di sini ada tempat duduk-duduknya. Ada tempat santainya. Enak sih. Sekarang saatnya kita tanyain ownernya gimana sih ceritanya beliau bangun villa ini dan segala macamnya. Oke, Teman-teman. Sekarang kita sudah sajikan nih di sini ownernya Kang Dick. Terima kasih ya, Kang. Kita sudah boleh ke sini nih, Kang. Nah, aku pengin tanya dulu nih, Kang. Ee seingkat aja mungkin. Gimana sih ceritanya kok akhirnya memilih bangun villa di sini, Kang? Bangun villa ini enggak sengaja ya tadinya karena kan rumah saya di sebelah. Jadi ee kebetulan saudara ada jual tanah di sini. Tadinya mau dibikin klinik. Klinik istri saya kan kebetulan bidan. He. Nah, jadi ee sempat mau dijual juga tanah sisanya yang 100 m saya mau bikin klinik cuma enggak jadi. Mungkin karena nasibnya jadi villa ya. Akhir akhirnya dibangun vila aja di sini Oke. Dan jadiin ya udah bisnis aja di Bisnis aja di sini. nih. Kebetulan kan sebelumnya ada ee bisnis villa juga. Jadi kita ya coba oke apa namanya ya? Nambahlah satu gitu. Nambah satu di sini. Di puncak ya. Ini daerah mana, Kang? Sebetulnya di Puncak di Jogjogan. Jogjogan ya. Oke teman-teman nanti bisa search saja di Google Maps-nya juga di ini ya Saka Bay Jenggal ya. Saka Bayijenggal. Oke. Oke. Oke. Oke. Nah, terus untuk kita pengin tahu juga nih untuk membangun sebuah villa seperti ini butuh budget berapa sih, Kang? untuk bangun vila seperti ini. Kebetulan saya hanya beli gambar aja dari teman saya gitu kan. Terus yang RB Studio itu tadi ya. Iya betul dari RB Studio. Nah, untuk ngebangunnya itu kebetulan saya pribadi jadi tukang semua dari saya. Oh, canggih ini. Jadi enggak langsung dikasih semuanya Jadi kurang lebih sama interior tuh di angka kurang lebih ya 1,7. 1,7. Dan kan ini kan dijadiin sebuah villa ya. Berarti harus mikirin juga dong ya return-nya berapa gitu ya. Oke, oke, oke. Nah, aku pengin tanya ini, Kang. Ee ini tapi terserah ya boleh dijawab atau enggak. Entar boleh dicatut atau enggak. Ee berarti kalau dengan budget segitu di luar biaya tanah udah estimasi belum kira-kira balik modalnya tuh kapan sih gitu? Udah, udah estimasi dengan harga penjualan. Boleh disebutin? Boleh, boleh. Silakan. Ee week days-nya itu kita di Rp2.350.000. Heeh. Middle-nya itu di Rp3 juta. Eh, weekend sama high season di R juta. Dengan okupansi kurang lebih kira-kira 80% kalau misalkan keisi terus tuh 80% kurang lebih di angka 4 tahun sampai 5 tahun sih. Oke. Jadi itu sudah balik modal sisanya berarti tinggal ngambil untungnya gitu Oke. Oke. Nah, kalau buat teman-teman nih ada yang mau apa booking villanya itu ke mana tuh, Kang? Untuk booking villa kita, kita ada beberapa aplikasi yang sudah kerja sama. Yang pertama itu ada Airbnb. Airbnb ada tiket.com juga. He. Atau bisa langsung ee chat WhatsApp admin kita sih di kalau Instagram itu di Jenggala. Kalau website-nya jenggala.co.id. Oke. Nah, ini teman-teman cek semua nih tulisannya lengkap ada di sini. Nah, kita sih tadi juga udah house tour dan sebelum kita syuting juga udah dipandu juga sama Kang Dick. Emang asik sih, Kang. Ini kan juga udah 11.30 11.30 siang ya. Tapi cuaca juga adem. Cuaca. He. Tinggal nanti kita nyobain nih beberapa experience yang emang sudah disiapkan nih sama Kang Dik ya. Ada kolam renangnya, ada bar, ada karaoke. Cukup komplit sih ya. Iya betul. Kalau dari Kang Digi mungkin masih ada tambahan. Ee udah cukup sih. Heeh. Terima kasih sudah mampir di Saka Wis kita juga terima kasih banyak sudah dibolehin mampir ke sini. Bahkan kita juga nanti akan experience nih nyobain nginepnya di sini. Oke, thank you sekali lagi Kang Diki. Thank you. Sukses selalu. I sama-sama. Teman-teman juga terima kasih sudah nonton. Sukses selalu juga. Dadah. Enggak terlalu ini biar kelihatannya senternya gini. Dan di lantai satu ini seperti yang dibikin seluas dan selos ini ya. Tujuan ini walaupun oke. Eh, maaf maaf maaf. Awas dulu. Apa sih?
