Jungkat

DI LUAR NALAR !! Laptop 6 Jutaan Udah 100% sRGB, RAM 16GB ?! (YouTube Video)

  • 03/01/2026

Hai Andika, Guys. Di sini ngelanjutin video rekomendasi laptop yang R jutaan kemarin. Sekarang kita masuk ke R juta. Dan ternyata setelah saya research harga Rp juta ini juga masih banyak dibangkan batin-nya ya. Jadi saya sudah ngumpulin awalnya itu 27 laptop. Setelah kita filter jadinya cuman [musik] 9 laptop karena ya di kelas harga segini saya kira bakalan masih oke lah. Ternyata masih banyak di e-commerce yang jualannya pakai panel TN, ada yang pakai Core i3, terus ada yang pakai gen lama. Ya, intinya enggak layak belilah. Nah, sesuai dengan undang-undang laptop 6 jutaan tahun 2025 ayat 1 dari DKID, peraturannya SSD. Coba kita carikan yang 512. Kalau enggak ada selling point lain itu harus lebih menarik. Layar kalau bisa 100% sRGB IPS. Kalau ada OLED sih cakep, tapi nanti di list kita ada kok di 6 jutaan OLED. Dan RAM-nya di kelas harga segini untung-untungan lah kalau misalkan dapat 16 GB ya karena kebanyakan masih 8 GB dan kalaupun 8 GB harus bisa di-upgrade dan kalaupun enggak bisa di-upgrade harus ada selling point lain yang bisa mentoleransi RAM onboard-nya tadi. [musik] Okelah, jadi langsung aja kita masuk ke rekomendasi yang pertama ini. Langsung aja kategorinya itu yang price to performance ya di harga Rp jutaan ini performance-nya kencang banget. Yang pertama ada Acio Hype 5 AMD X6. Ini perusak harga pasar sih ya, karena speknya enggak ngotak. Di harga 6,7 juta dia dapat Ryzen 5 6600H. Huruf H seperti biasa buat kalian yang belum tahu kalau ada prosesor belakangnya H itu berarti prosesor kencang, high performance. Cuman karena dia high performance kencang jadi dia boros di baterai. Karena biasanya prosesor seri H ini adalah prosesor yang dipakai di laptop gaming. Untuk RAM AU ini udah ngasih kita 16 GB di DDR5 di kelas harga gini. Apalagi dengan gosipnya katanya memori RAM itu bakal naik. Ini kalau misalkan ada barangnya, saran saya kalian beli aja. Kalau misalkan tahun depan naik, beh ini apalagi varian RAM-nya 16 GB ya. Kalau kalian beli RAM 16 GB aja sekarang untuk PC harganya itu udah enggak ngotak. SSD 512 layarnya memang belum 100% sRGB tapi udah IPS full HD resolusinya. Kelebihannya kalau buat ngedit video, main Valoran atau kerja lumayan berat, dia masih lumayan ngebut di kelas harganya. Tapi kekurangannya desainnya ya. Desainnya menurut saya biasa aja. Jadi kalau misalkan kalian main ke kafe terus kerja pakai laptop ini dikira kalian bukan customer tapi kayak teknisi yang mau menerin modem WiFi-nya KFE. Yang kedua ada dari brand lokal lagi namanya Zirec Blaz. Ini kalau kalian yang alergi sama AMD ya, ada temannya di Kubu Biru. Saya beli sini harganya R,5 jutaan, tapi dikasih Intel CoreF 12450H. Lagi-lagi seri H, high performance. Ingat ya, kelebihannya ini laptop lokal yang berani nantangin brand global. Performanya satset, RAM-nya juga 16 gig, portnya lengkap. Kekurangannya paling brandingnya Zarex ini kurang ya. Orang-orang tuh tahunya Zarex itu ya kayak pengadaan sekolah gitu ya. Itu pakai Zyx. Tapi untuk consumernya belum terlalu dibost gitu. Mungkin beberapa dari kalian juga ini laptop apaan Zarex? Padahal Zarex ini termasuk brand yang paling lama untuk brand lokal yang ada di Indo. Cuman dia masuknya B2B. B2C baru 2 tahun lalu kalau enggak salah. Untuk RAM sama kayak tadi 16 GB, SSD-nya juga 51 GB sesuai dengan undang-undang perlaptopan kita. Lanjut. Di harga segini mungkin masih kebanyakan didominasi brand lokal ya. Ada Advance Work Plus bukan yang reguler. Ini yang heritage. Kalau yang reguler itu R juta ke atas. Dia harganya R,7 juta pas videonya dibuat. Terus dia pakai Ryzen 5 7535HS. Kelebihannya desainnya lebih manis dikit daripada yang Axio tadi. Jadi ada tekstur-tekstur batik gitu di casing-nya. Makanya namanya itu Heritage. Performanya juga lumayan kencang. Seri HS. HS itu Handika Setiab. Bukan. Ini joke. Sudah saya pakai berapa kali ya. HS itu ad high performance Slim. Dia kencang tapi enggak sekencang seri H. Tapi keuntungannya enggak sepanas seri H. RAM-nya 8 GB untuk Advance WorkPL Heritage ini, tapi bisa di-upgrade. Kekurangannya sih bodinya plastik, fingerprint-nya gak ada kalau dibandingkan WordPL yang reguler. Terus layarnya sih udah IPS tapi sama kayak Axio dan juga Z BL tadi. Belum akurasinya itu belum 100% sRGB. Nah, itu tadi untuk kategori yang performance ya. Kalau kalian carinya laptop performance tiga tadi pilihannya. Tapi kalau kalian cari yang pengen manjain mata di kelas harga segini, kategori visual lah ya. Ini ada laptop dari brand internasional namanya adalah Asus Vivobugo 15 OLED. Yap, jadi layarnya nih OLED di harga R,9 juta. Di harga kelas Rp jutaan dia satu-satunya yang ngasih layar OLED. Kalau R jutaan sih masih ada Axio Hype R3 dengan Core i3. Tapi kalau harga R juta ke bawah masih Asus ini. Cuman karena dia udah OLED, jadi ada beberapa part yang dikompromi kayak prosesornya enggak sekencang tiga yang kita sebutin tadi. Dia pakai Ryzen 3 7320 U. Ini sebenarnya teknologi lama yang ganti nama doang. Jadi performanya basic banget. Ditambah lagi RAM-nya 8 GB dan diolder jadi enggak bisa di-upgrade. Jadi kalau kalian penginnya cuman secara visual layar untuk entertainment laptop ini cocoklah. Tapi kalau performance multitasking ya kalau untuk sekarang bisa. Tapi kalau nanti aplikasi kalian sudah mulai banyak, data di Excel kalian mulai banyak, RAM 8 GB itu untuk Windows 11 kurang ya. Lanjut dari Cina. Ini ada laptop dari grupnya Transion Holding. Namanya adalah Techno Megabook T1. Jangan sampai salah ya, ada T1, ada K15S. Nah, yang K15s itu build quality-nya atau materialnya dia pakai plastik. Tapi kalau untuk yang T1 ini dia pakai aluminium alloy yang secara F udah kayak laptop mahal lah. Kelebihannya baterainya badak 75 wat hour. Jadi bisa dipakai seharian di luar tanpa charger. Bodinya metal tipis kelihatan kayak laptop R jutaan. Kekurangannya stikernya. Coba kalian lihat stikernya ini di body gede banget kayak stiker angkot ya. Ya walaupun bisa dikletek sih tapi ya dari pabriknya kayak agak norak gitu. Terus laptop tekno ini umurnya masih baru walaupun service centernya banyak karena jadi satu sama grupnya transent holding untuk service poinnya cuman belum terbukti ke depannya kayak gimana gitu. Jadi kayak sama kalian beli mobil listrik Cina belum teruji untuk beberapa tahun. Tapi yang saya suka layarnya ini udah IPS dengan 100% sRGB. Ini jarang terjadi di kelas harga segini. Terus untuk RAM-nya juga kita udah dikasih 16 [musik] GB. Lanjut ke segmen berikutnya. Ini segmen buat multitasking dan kerja Rodi ya. Ada Axio lagi namanya adalah Axio Hype 7 AMD X7 ya. Sesuai dengan namanya X7. Jadi dia pakai Ryzen 7 5825U ya walaupun seri U tapi untungnya udah Ryzen 7 ya. dia punya 8 core dan laptop harga segini rata-rata itu 4 atau 6 core lah. Jadi kalau kalian cuma buka chrome 50 tab sambil zoom dengerin Spotify dia rajanya. Kekurangannya sama kayak saudaranya tadi yang seri X lain karena dia ODM. Jadi desainnya itu ngebos Senin. RAM-nya kita udah dikasih 16 GB. Storage juga 512. Layarnya full HD IPS tapi standar aja belum yang 100% sRGB. Nah, lanjut ini. Buat kalian yang pekerja lapangan, butuh laptop kencang, gak terlalu mahal tapi pekerjaan kalian itu mengharuskan kalian di lapangan kayak kerja keras, kerja fisik, kalian bisa pakai laptop ini. Namanya adalah Asus Expertbook [musik] P1. Kelebihannya ini laptop badak karena dia punya standar militer dan kita udah pernah coba kita siram pakai kran, kita banting-banting, keyboard-nya, kita masukin air, itu masih aman aja. Bawaan RAM-nya 8 GB di5, tapi untungnya dia masih bisa di-upgrade. Dan untuk prosesornya dia masih Core i3 memang, tapi udah pakai Gen 13. Nah, di kelas harga segini ininya kalau kalian cari i3 ada angka 13 itu masih ok lah. Tapi kalau kalian dapat i3 terus bawa belakangnya i3 itu 12 hindari karena itu seharusnya harganya di R jutaan. Nah, untuk layar sayangnya Asus ini gemar banget pakai panel IPS level ya. Dia IPS bukan TN tapi IPS level NTS-nya. Jadi cuma 45%. Jadi warnanya itu kurang keluar walaupun enggak ada color shifting ya ketika dilihat dari kiri ataupun kanan. Lanjut ke kategori keempat. Ini kategori saya namain apa ya? Kau mendangmending deh. Karena ini budgetnya mepet. Jadi ini 6 jutaan kecil. Yang pertama ada Acer 14 atau 15 ya. Ada SKU-nya yang 14 inch, [musik] 15 inch. Nah, biasanya kan ada orang yang mungkin belum percaya dengan brand lokal. Walaupun sekarang kalau saya lihat brand lokal udah bagus-bagus sebenarnya secara kualitas walaupun ODM ya, tapi enggak kayak dulu yang parah banget. Kalau dulu dulu itu ada pengalaman kalau misalkan saya jualan laptop AX 10 yang komplain 10 jadi 1 banding 1. Tapi kalau sekarang udah enggak kayak gitu. Cuman kalau misalkan kalian masih trauma, enggak pengin brand lokal, kalian bisa lirik [musik] brand internasional juga. Ini ada XR SPL tadi dia pakai R7430 bukan yang paling baru tapi performanya stabil dengan 6 core cukup banget RAM-nya 8 GB DDR4 ya tapi untungnya masih upgradable untuk layar ada yang 14 inch ada yang 15 inch full HD IPS dan sekali lagi kalau kita ngomongin Acer layar IPS-nya itu bukan IPS level IPS yang murni terakhir buat yang budgetnya mungkin benar-benar mepet ya sebenarnya budgetnya itu R5 jutaan tapi karena ya 6 juta lebih dikit bolehlah ini ada Infinix Inbook B14X2 yang [musik] 2025 ya. Harganya pas video ini dibuat di R,5 jutaan. Kelebihannya dia enteng banget dari desainnya full metal, clean enak dibawa-bawa. Untuk prosesornya dia pakai Ryzen 5 7535 HS. Seri HS loh ya. Lumayan banget. Terus RAM-nya ada yang varian 8 GB dan 16 GB ya. Sesuaian aja sama kebutuhan. Terus untuk layar full HD IPS dengan 100% sRGB. Jadi di kelas harga segini grupnya transit holding entah gimana mereka dapat suplly dari mana, tapi di kelas harga R jutaan mereka bisa ngasih layar IPS dengan 100% sRGB. Kalau untuk kekurangannya karena dia bodinya metal terus prosesornya HS terus dia tipis jadi kalau misalkan dipakai nge-game lumayan lama atau full load dia kerasa agak hanget. Okelah jadi mungkin cukup segitu aja video rekomendasi di harga Rp6 jutaan seperti biasa kalau kalian bingung saya kasih [musik] kesimpulannya. Jadi enggak ada barang itu yang terbaik ya, adanya yang sesuai dengan kebutuhan. Nah, kalau misalkan kalian mau performa ambilnya AC Hype 5 Z Blaz tadi. Terus kalau kalian penginnya layar bisa [musik] Asus Vivubook OLED. Kalau mau baterai bisa TNO Megabook T1. Dan kalau mau tahan banting bisa Asus Expert Book. Kalau mau layar gede dan aman bisa Acerpire Light 5. Pilih sesuai kebutuhan aja. Jangan maksa beli laptop gaming kalau kerjanya cuma ngetik di Word entar encok ya bawanya. Dan [musik] untuk 15 belannya seperti biasa saya sudah masukin di pojok kiri dan juga di deskripsi. Next kita lanjut ke harga R jutaan.

Lihat di YouTube