Diam-diam Suzuki Sudah Punya Fronx yang Siap Untuk BBM Bioetanol! (YouTube Video)
Halo teman-teman, selamat datang di channel Great Oto. Saat ini saya sedang berada di Japan Mobility Show 2025. Dan ketika di Indonesia itu sedang ramai membahas mengenai kandungan etanol di e bahan bakar gitu ya. Ini teman-teman mobil yang ini sangat spesial karena dia tahan banget. Dia siap untuk menggunakan bahan bakar dengan kandungan etanol yang sangat tinggi. Suzuki Frong Flex Fuel. Lalu seperti apa sih eh info mengenai Suzuki Frog? Apakah dia akan siap dijual di Indonesia atau se apa benar-benar kemampuannya untuk menggunakan ee BBM dengan etanol kandungan yang tinggi. Ini alasannya. [musik] [musik] Yes, Teman-teman. Jadi kalau dilihat secara tampilan udah kelihatan ya bahwa ini benar-benar seperti from yang dijual di Indonesia. Hampir semuanya sama termasuk desain bumper e depan belakang body kanan kiri gitu ya. Semuanya seperti from yang kita kenal dan itu mestinya familiar. Tapi memang ubahan utama atau perbedaan utamanya dengan front reguler adalah ini yang terkait dengan sumber tenaga power trendnya. Power trendnya itu sudah e dengan kemampuan bisa beradaptasi dengan BBM dengan kandungan etanol tinggi. Dan by the way, ini nama resmi mobil ini adalah Suzuki Frong Flexible Fuel eh vehicle FFI atau kalau nickname-nya disebut from Flex Fuel. Ini e kalau secara basic dia menggunakan mesin 1200 cc dan mesin 1200 cc itu sebenarnya enggak dijual di Indonesia. Eh ya, Teman-teman tahu itulah ya. Dia sebenarnya dijual hanya di India dan mesin 1200 cc itu dimodifikasi supaya lebih siap untuk e BBM dengan etanol tinggi ini. Kita sayangnya enggak bisa buka kap mesinnya, enggak diperbolehkan. E tapi bisa kebayang bahwa ee ubahan itu mestinya kalau misalnya memang efektif ya menerima BBM dengan etanol tinggi kandungannya ya itu juga bisa diterapkan di banyak negara gitu. Ini e 1200 cc-nya Frong itu kalau dalam keadaan standar mesinnya bisa punya tenaga 89 PS dengan torsi 100 Nm ya artinya ya jelas enggak sebesar from di Indonesia yang mesin 15 tapi itu mesinnya cukup dan seperti yang tadi saya bilang dengan modifikasi itu beberapanya misalnya dia ada penyesuaian taming pengapian lalu ada kayak rasio bahan bakarnya sensor termasuk juga ECUnya disesuaikan untuk etanol dengan kandungan ee yang tinggi. Enggak hanya itu, material komponen hardware-nya gitu ya. itu pun juga di apa ya diubah agar siap sama ee etanol yang cenderung higroskopis kan e dibanding BBM e non etanol itu kayak hosing-nya, pompanya, injektornya, hingga fuel tanknya itu materialnya udah siap dengan ee etanol yang cenderung lebih mudah menangkap air gitu. Kalau di spek disebutkan bahwa ini ee kandungan etanolnya bisa lebih dari 20, artinya E20 yang bahkan teman-teman dari info yang e belum belum bisa dirilis resmi sama Suzuki tapi kita e udah e dapat bocorannya ya ini bisa sampai E85 nih. Artinya memang sekuat itu untuk mesin ini beradaptasi dengan kandungan etanol tinggi gitu. Kalau ee seperti ini ee lalu kemudian modifikasinya misalnya diterapkan di mesin 15 lalu bisa diaplikasi di front yang ada di Indonesia ya akan lebih mudah ya untuk kita menyerap di pasarnya gitu. Asik sebenarnya dan dari bagian dalam pun juga enggak ada bedanya dengan front yang ada di Indonesia. Tapi e balik lagi ini baru introdusir ya, Teman-teman ya, belum dijual bahkan ee sehingga eh pasti Suzuki Motor Corporation juga masih menelaah ya mencermati lebih jauh kira-kira e secara teknis kesiapannya oke apa enggak untuk beragam pasar. Karena ya kalau hitungannya global enggak hanya India dan enggak hanya Indonesia kita gitu ya, tapi juga mungkin ada negara lain yang tertarik untuk Frongs flex fuel. Selain yang flex fuel ya, Suzuki juga punya teknologi yang menggunakan hidrogen, Teman-teman. meskipun ini belum di mobil ya, tapi unit display-nya adalah Suzuki Brookman, tapi dia punya dan bisa saja kalau misalnya mau hasil riset kemudian pasar pun juga menginginkan ee diterapkan gitu ya di ee roda 4 ya bisa saja mestinya. Dan enggak hanya hidrogen, bahkan Suzuki juga punya teknologi yang menggunakan kompres biometan gas. Nah, ini teman-teman ini tangkinya memakan tempat ya. Tapi ini kan e untuk display. Artinya kalau misalnya ee diterapkan ee dalam produk massal ya mestinya akan ee disesuaikan termasuk penempatannya. Ya, jadi ini adalah mobil konsep terbaru ya dari Suzuki yang statusnya adalah mobil listrik bater electric vehicle. Belum banyak keterangan resmi yang dirilis Suzuki terkait spek teknisnya. Tapi ada beberapa hal yang bisa kita ketahui. Pertama adalah secara dimensi dia panjangnya sekitar 3,395 bukan sekitar ya. persisnya segitu. Jadi enggak lebih dari 3,4 yang artinya teman-teman ini secara postur dia bisa aja masuk ke kelas K car. Mobil kecil yang e ramai peminatnya ya kalau di Japan domestic market. Secara tampilan ya mungkin teman-teman yang terbiasa melihat Jimne mungkin agak beda gitu. Tapi yang tahu dan familiar dengan eh Suzuki mobil gitu yang desainnya progresif gitu ya, bisa membulat juga ada siku tajam gitu, ini mungkin akan familiar di mata. Kalau dari fasia kelihatan ya mobil listrik kan biasanya kalau bagian depan itu enggak ada yang bolong, enggak perlu mendinginkan radiator gitu. Dan ini pun juga seperti itu. Lebih rapat, lebih optimal untuk aerodinamika. Dan saya pengen tunjukin ke teman-teman seperti apa bagian dalamnya. Tapi saya pengen kasih lihat dulu. Bannya keren ya. Dia DLL Nasve nih. E tire sebenarnya dan modelnya tuh keren baik secara profile maupun kembangnya gitu ya. Ini saya mau lihat dari samping. Nah, tuh kecil aja tapaknya enggak yang lebar. Setelapak saya pun juga kurang, tapi alurnya atau patternnya bagus gitu ya, sporty. Oke, sekarang kita lagi ada di dan di bagian e dalamnya gitu. Nah, ternyata perlu dipandu dulu sama petugasnya. Dalamnya kayak gini, Teman-teman. Oke, mungkin di luar terlihat komact ya, tapi di dalam terlihat lega nih. Termasuk ruang kakinya lega banget, Teman-teman. Dominasi biru dan ungu ya, putih. Wah, pas bunga malah. Ini joknya sederhana saja, enggak banyak. Tapi ya enak ngelihatnya sih. Visualnya pun juga mudah gitu untuk ngelihat ke samping dan depan. Tuh ini bentuk setirnya. Lalu ini tuas transmisi ya di bagian belakang. Baris belakang sederhana ini dengan digital. Terus ini dengan tuas eh ini buat parking brake break hold dan ini buat tombol menyala. matikan motor listrik dua panel kanan kiri ini seperti kebanyakan mobil listrik zaman sekarang ya. Tapi teman-teman bisa lihat di sini kaki saya cukup leluasa ya. Dan joknya ini loh teman-teman bentuknya ergonomis banget. Yang juga dinotice adalah nih di bagian belakangnya meskipun bentuknya lumayan tegak teman-teman tapi enggak ada wiper belakang ya jadi alamat lumayan burem nih kalau kena hujan duduk tapi enggak boleh pegang spir oh ok ini tadi yang diset buat ketinggian yang lumayan an tinggi, Teman-teman. Jadi, tadi waktu saya duduk di situ pun juga masih sangat leluasa ya. Ketika ini diet seperti itu, Lightroom-nya ya hanya tiga jari. Mungkin bukan yang paling lega, ya. Tapi kalau dimajuin untuk saya bisa menginjak pedal-pedal dengan penuh gitu ya, ini pasti akan sangat lega. Coba ya kita set yang di sebelah kiri. Nah, ada sisi pohon. Lalu kemudian ini tuasnya ya, Teman-teman. Tuas pintunya. Jadi kunci. Heeh. Buka kunci. Lalu ini tuas untuk membuka pintu dan semuanya dengan tombol. Dan teman-teman ini mau diperagakan gimana cara mengisi baterainya ya. Ini sebagaimana layaknya mobil listrik ya. dulu, Bu. Buat bayangan aja, Teman-teman. Ini panjangnya 3,4 m enggak sampai. Dan kalau buat dibandingin sama Honda Brio, ya, Brio udah lebih panjang, ya. Jadi, tapi dia tetap lebih panjang dibanding wooling RV. Sehingga mungkin teman-teman bisa dapat bayangan seperti apa eh dimensinya. kita sampai ya, Teman-teman. Jadi kita bisa membayangkan ya bahwa kalau soal teknologi kayaknya Suzuki itu punya banyak banget pilihannya. enggak hanya e mobil dan motor yang berbahan bakar reguler gitu ya, e tapi juga bahkan termasuk yang ee bisa menangani BBM dengan kandungan etanol tinggi. Dan enggak hanya itu, juga misalnya yang menggunakan hidrogen misalnya seperti yang di Suzuki Burkman atau e bahkan yang kompres biometan gas. Eh, dan itu pun juga belum termasuk eh kendaraan-kendaraan listrik termasuk [musik] yang baterai electric vehicle yang secara eh power trend itu berbeda sepenuhnya dengan eh kebanyakan mobil yang ada di Indonesia saat ini. Jadi eh di Japan Mobility Show, [musik] Suzuki memperlihatkan keberagaman teknologi ini dan [musik] tinggal ee hasil riset mereka. Kalau konsumen di Indonesia dinilai membutuhkan beberapa teknologi ini untuk diserap pasar, digunakan [musik] gitu ya secara efektif ya Suzuki udah ada tinggal dipakai saja gitu teman-teman. Mungkin itu dulu e video dari saya teman-teman dari Japan Mobility Show 2025. Terima kasih sudah menonton dan sampai ketemu di video GRD Auto berikutnya. Terima kasih.
