Jungkat

Dijual Rugi! Laptop Baru Harga Bekas !! 1 Jutaan Layar IPS Touchscreen 2in1 ! (YouTube Video)

  • 10/09/2025

Haiika, guys di sini. Di video kali ini sesuai judul kita akan ngebahas laptop yang lagi ramai banget, Chromebook. Tapi Chromebook yang satu ini harganya itu enggak Rp10 juta, R juta juga enggak, bahkan enggak sampai R juta. Dan di harga yang R1 juta sekiannya ini pertanyaannya kok bisa murah? Jadi, sejak video yang ini yang saya ngebahas tentang Chromebook, ada yang DM saya ya. Nah, dia bilang ini adalah barang project yang dia menang lelang dan harganya cukup menarik. Harganya itu Rp1 juta sekian lah. Akhirnya ya saya tanya, "Ini barang bekas atau gimana?" Enggak. Ini sebenarnya barang baru tapi sisa project. Saya enggak tahu ya ini project yang bakalan dijadiin sama kayak project yang lagi ramai itu atau enggak. Tapi kalau secara spek sih mirip-mirip, cuman plusnya dia udah touchsrip. Dan pas saya tanya nota pembelian dia ada tuh. Jadi dia kayak menang lelang totalnya itu 10.000 sekian unit yang invoice-nya totalnya itu 49 M. Beh. Jadi kalau misal dibagi rata-rata laptop ini infos-nya itu tahun 2020. Jadi, rata-rata dia beli itu sekitar Rp4,9 juta. Cuman memang bisa saya wajari sih ya karena di tahun 2020 kalau kalian ingat itu masa-masa COVID di mana laptop, webcam, pokoknya apapun yang berbau digital itu langka banget dan harganya seleron aja bisa tembus 6 sampai Rp8 juta. Jadi kalau Chromebook saat ini 4,9 juta pasti enggak lakulah. Makanya mungkin sama dia dirugiin. Karena kalau enggak dirugiin ya makin depresiasi. Cuman masalahnya enggak boleh beli satuan. Jadi belinya itu minimal harus 1000 unit. Nah, akhirnya untuk 1000 unit ini saya kontak beberapa teman saya yang jual laptop dan salah satunya juga Pak Dedi dari Kios Computer. Akhirnya kita patungan untuk beli dan ya akhirnya laptopnya datang di sini. Seri lengkap laptop ini adalah Lenovo 300E 2nd EST kalau enggak salah ya. Bentar ya. Ada. Nah, ini coba kita lihat namanya itu Lenovo 300E Chromebook 2ND Gen AS. Nah, untuk spesifikasinya ini. Jadi, dia pakai prosesor A4, RAM-nya 4 GB. Storage-nya aduh kecil banget 32 GBMC. Tapi yang menarik layarnya ini XD dengan IPS touch screen. Harganya itu ada di 1,4 sekian. Nanti kalian bisa cek link pembeliannya di deskripsi. Dan sekarang langsung aja kita unboxing. Nah, jadi ini barangnya itu masih segle, Guys. Masih baru kayak gini. Dan ada banyak sih, nanti editor tolong footage-nya dikasih tahu kayak barang orang-orang yang dititipin ke kita itu banyak banget. Jadi tenang aja kalau masalah stok walaupun ya enggak saya ambil 10.000 unit tapi masih ada L ya. Dan langsung aja kita coba buka di dalam paket pembeliannya ada apa aja. Ada laptopnya. Barang baru itu gampang sih untuk lihatnya ya. Jadi kita coba lihat casnya. Kalau casnya itu warna-warnanya udah pudar berarti dia udah pernah dipakai. Nah, ini kalau kita lihat, kita coba bradle aja L ya. Kayak gabusnya ini masih aman kayak baru. Terus ini juga masih aman kayak baru juga. Kabel. Nah, kabel kita harus cek nih. Kalau dia klaimnya baru benar-benar harus dicek aksesoris. Nya ini ada kayak yang korosi atau enggak. Sejauh ini sih aman ya. Ini bahkan kertasnya juga masih nyantol di sini. Plus ada kartu garansinya. Terus kita dapat charger. Yang chargernya ini bukan pakai input DC ya. Wah, kalau dari chargernya sih baru sih, Guys. Ya, tuh. Dan untuk adapternya lumayan 45 watt plus dia pakai type C ya. Dan inilah laptop Chromebook-nya. Seperti biasa ada logo Chromebook di sini terus ada logo Lenovo yang secara desain sebenarnya ya desainnya Chrombook itu hampir semuanya kayak gini ya. Karena Chrombook itu didesain bukan untuk yang stylish gitu. Jadi chrombook itu didesain buat laptopnya itu kuat dan tahan banting. Woh, masih ada ininya juga ya. Nah, kayak gini. Wah, kalau ini sih enggak usah ditanyain lagi. Ini udah pasti baru si gampang banget nempel sama magnet fingerprint. Dan kalau kalian lihat di bagian pinggir-pinggirnya ini coba fokusnya. Nah, ini ini beda ya materialnya ya. Jadi kalau untuk yang ini dia pakai plastik bagian belakang terus di sini pakai plastik. Nah, di pinggir-pinggirnya ini dia kayak semacam pakai karet. Yang kata Lenovo si dia bisa tahan drop gitu sampai ketinggian 75 cm ya, bukan meter ya, 75 cm. Jadi kira-kira setinggi meja lah. Makanya di area pinggirnya, area layar ini tuh ada kayak semacam karet yang gunanya karet ini tuh di sini juga pakai bahan karet di samping kiri. Di bagian sini juga pakai bahan karet tuh ya. Jadi enggak ada plastiknya di samping kiri-kirinya. Karena kalau misalkan terjatuh paling enggak guncangan itu terabsorb atau terreduce sama karetnya ini. Dan sekarang kita coba aktivasi ya. Dan jujur saya bukan pengguna chromebook ya. Saya tahu cara pakai Chromebook, tapi sehari-hari saya enggak pernah pakai Chromebook. Tapi saya tahu sih gimana cara memanfaatkan chrombook, tapi itu di video terpisah aja karena itu bakalan panjang banget ini. Sekarang kita coba login dulu. Jadi Chrombook itu bayangan aja kayak ya kayak tablet lah atau kayak HP Android kalian lah. Mirip-mirip cuman beda OS gitu aja. Oke, ini udah akun saya. Jadi mungkin di next video lah ya kita coba untuk gimana ekosistemnya kalau misalkan kita punya HP Android terus kita koneksikan ke Chromebook. Ini kita coba setupset up dulu. Nah, kalau misalkan udah dimasukin akun bakalan muncul ya mirip kayak tablet Android lah. Ada Google Play Store-nya jadi kayak gini. Dan saran saya karena dia adalah base-nya itu Chromebook jadi dia cloud base. Jadi pakai aplikasi-aplikasi yang ringan. Contohnya kalau misalkan Kanva ya, kita tinggal instal aja Kanva. Misalkan kalian mau ngiredit-ngirit ya. Nah, kita tinggal instal di sini. Kanva itu berapa sih? Kalau Google itu rendah banget size-nya. Tuh, Photoshop aja cuma 66 MB. Nah, karena ini harganya 1,5 juta lah ya, 14 sekian. Jadi komparasinya sebenarnya tablet sih. Nah, daripada beli tablet Halu yang biasanya di Shopee yang katanya pakai Snapdragon Triple 8 lah atau Snapdragon Fagship Series yang RAM-nya katanya 12 gig storage-nya 512 tapi ternyata setelah dibeli itu enggak sesuai. Dia cuman kayak mainan software Aidanya aja. Kalau kalian enggak percaya, kalian bisa lihat video saya yang ini ya. Saya udah sering banget ng-review tablet harga sejutaan. Tapi sambil nunggu update, kita coba lihat untuk storage-nya ya. Sisanya berapa. K kan cuma 32 GB ya. Saya penasaran nih 32 GB. Oh ini jadi yang kepakai sama sistem itu di 13 koma. Kelihatan enggak ya? Nanti editor tolong dizoom ya. 13,6 GB. Terus sisanya cuman 18 GB. Makanya tadi saya bilang untuk pakai produk-produk yang cloud based kayak Kanva itu kan cloud. Capcut itu juga cloud ya. Karena kalau misalkan kita mau update atau nambahin transisi itu harus connect internet dulu. Itu namanya cloud bas. Jadi dia ngambil transisinya itu dari cloud kayak gitu. Terus untuk aplikasi-aplikasi bawaan ya, aplikasi produknya Google kayak contohnya di sini Gmail, ada Cender, Docs, Excel, terus PowerPoint, Google Presentation kalau enggak salah namanya, terus ada Google Meet, foto juga ada. Tapi saya penasaran deh kalau misalkan kita buka banyak tab ya karena dia 4 gig kuat enggak ya. Ini saya buka YouTube di lewat sini aja walaupun sebenarnya ada aplikasi bawaan YouTube. Nah, ini YouTube di sini terus saya buka satu lagi. Misal detik.com masih lancar. dua masih aman ya. Terus ini bentar saya klik dulu. Ah, pindah-pindahnya juga masih aman. Terus misalkan Kompas.com kita tambahin lagi netflix.com. Terus yang ini Google Seats. Oke ya. Jadi sekitar 1 2 3 4 5 6 ya 6 tab. Dia udah lumayan nge-lag nih. Coba kalau misalkan saya paksa di tujuh ya. Tujuh kita buka misalkan Tokopedia dan dia ini touch screen ya. BTW, kita coba untuk pindah-pindah dari YouTube terus ke detik terus ke Kompas. Oke, sekarang kita coba untuk speakernya deh. Speakernya saya coba. Wah, kayak gini suaranya dan volumenya ada di bagian sini nih. Sama kayak tablet jadi di pinggir kita coba volume paling kencang. Okelah ya. Bassnya enggak ada cempreng banget. Tapi untuk ukuran harga sejutaan okelah ya. Ada apa aja di bagian kanan ya? Di bagian kanan ini ada ini kenson lock. Terus ada USB type C untuk ngecas yang 4 tadi. Ada USBA juga tombol power-nya di sini. Eh harusnya sih ini enggak big fingerprint ya. Dan ada indikatornya buat dia tahu nyala atau enggak. Ada volume up and down di samping kiri. Uh masih ada type C lagi. Oh jadi kita bisa ngecas di sisi kiri, sisi kanan juga bisa ya. Oke jadi untuk masalah perkabelan amanlah. Terus di samping kiri ada type E lagi, ada slot SD card plus ada audio jack. Dan karena Excel-nya ini dia touch screen, jadi dia bisa sampai 360 derajat. Jadi kalau misalkan mau dijadiin mode tenda kayak gini, terus kalau misalkan mau mode tablet kayak gini bisa juga. Oh ya, BTW tadi kan saya sempat bilang kalau Lenovo Chromebook ini memang didesain untuk dibuat pekerja lapangan atau anak-anak SD yang masih barbar ya. Karena untuk keyboard-nya ini dia diklaim bisa menahan tumpahan sampai 330 mili. Oke, jadi tadi ada update dan ini udah saya update dan untuk Gemininya kita dapat gratis 3 bulan ya. Dan juga cloud itu 2 TB juga gratis 3 bulan kan. Ini Gemininya udah yang pro jadi kita dapat free bulan. Saya pengin nyoba kalau misalkan digunakan untuk ngetik-ngetik aja ya apakah mumpuni? Sekarang saya pakai Google Docs dulu. Nah, ini jadi langsung tanpa biroll langsung kamera overhead. Jadi biar kalian tahu gimana leletnya secara real time, apakah dia lelet atau enggak. Jadi kita buat dokumen baru, blank dokumen. Kita coba. Hai Andika, Guys. Di sini, jadi video kali ini kita akan membahas Chromebook dari Lenovo dan sekarang kita coba untuk diagnostik sistemnya, ya. Jadi untuk baterai health-nya seperti yang kalian lihat masih 100%. Jadi kelombook itu enaknya mirip-mirip kayak ya mirip Android pun juga bisa sebenarnya. Jadi kita bisa lihat cycle con-nya tuh masih nol. Masih benar-benar belum pernah dicas. Ini saya spill aja sih ya karena nanti saya mau bikin video tentang edukasi chromebook. Gimana caranya memaksimalkan Chromebook. Karena chrombook itu ya OS-nya beda banget sama Windows. Tapi kalau misalkan kalian mau mempelajari sebenarnya menarik banget. Contohnya yang tadi udah saya dimuin. Jadi kalau misalkan walaupun ini HP Samsung terus ini Lenovo, dia tetap bisa connect, dia tetap punya ekosistem karena kan base-nya tetap Android. Ya, contohnya. Jadi kalau misalkan kita mau ngambil foto dari HP kita nih coba contohnya empat foto terakhir aja kita cek tuh sama kan ya antara ini sama foto yang di sini sama empat foto terakhir. Plus kalau misalkan kalian udah ada koneksi dari smartphone-nya ini kalau misalkan mungkin lagi di mana terus enggak ada Wii tinggal centang aja yang hotspot ini tuh. Jadi dia bakalan otomatis di sini bakalan bilang kalau dia provide mobile data tuh. Oh, jadi di sini nanti bakalan muncul tuh Samsung SM strip-strip kayak gini ya. Nah, intinya dia ambil hotspot dari HP-nya tanpa harus tanya password-nya apa, enggak instan pairing. Terus selain itu kalau kita lihat di bagian setting misalkan ya, itu ada banyak sih yang bisa kita atur untuk smartphone kita itu bisa ngapain aja kayak instan tetering, ada P hub juga. Pone hub ya enggak pakai P hub ada wifi ada smart. Jadi, kita bisa ngebuka Chromebook-nya dari smartphone kita plus notif-notifnya, notif dari HP kita itu bakalan muncul di Chromebook-nya juga. Contohnya ini. Tuh, ini adalah saya enggak login WA di sini ya. Ini adalah hasil ada Line juga, terus ada TikTok juga, ada notifikasi Instagram. Jadi, ini adalah notif yang istilahnya sypp dari Android Samsung saya ini. Selain itu, fitur menarik lain ada yang namanya, bentar saya tunjukin ya, face control. Nah, f control ini unik sih karena kita bisa menggerakkan kursor dengan gerakan kepala kita. Cuman karena dia itu sistemnya adalah dari webcam di webcam-nya itu kayak nge-trek muka kita. Jadi, kalian harus webcam-nya itu harus benar-benar ke muka. Tuh, ini tangan saya jadi gini ya. Dan ini saya gerakin tuh pakai kepala aja. Nah, terus kalau misalkan mau klik kiri tinggal senyum. Ini contoh saya mau buka network ini ya. Bentar deh device ini deh. Ini tangan saya enggak ngapa-ngapain ya kan. Terus saya pasin di device dan saya senyum tuh dia bakalan klik. Jadi untuk gerakin kursor pakai gerakan kepala aja tuh. Terus kalau misalkan mau klik pakai senyum. Dan masih banyak lagi sih nanti ada circle to search dan lain-lain cuman nanti ya di video terpisah. Sekarang saya penasaran kalau misalkan digunain untuk entertainment kita coba untuk open Netflix ya. Nah ini kenapa saya konsepnya unboxing biar kalian tahu seberapa leletnya speed-nya ketika buka. Netflix si aman ya, lumayan cepat. Terus kita coba klik ini saya udah login pakai akun saya tadi. Dan ya random aja kita pilih film ini deh misalkan ya. Terus kita play. Lumayan kencang walaupun RAM-nya 4 gig karena sekali lagi ini bukan di Windows, tapi ini di Chrome OS. Tuh aman aja ya kan. Ini pakai Wii bukan Wii studio ya. Wii Samsung yang pakai mobile data. Nah, sekarang kita coba scrubbing-srubbing. Apakah dia bakalan lagi aman? Sampai sini langsung aman juga. Balik lagi. Aman dan aman sih ya. Suaranya juga lumayan imersif ya kalau misalkan digunain untuk nonton. Enggak ada masalah. Kita gunain untuk zoom, Bang. Karena biasanya kan kerja itu butuh zoom ya. Zoom sih harusnya aman ya. Zoom itu enteng. Cloud base juga. Coba kita new meeting dan langsung kita cobain untuk webcam-nya. Kita coba start video. Oke, aman sih ya kalau untuk zoom. Tapi kualitasnya sih seperti yang kalian lihat B aja sih ya. Noise-nya di mana-mana tuh ya. Kalau misalkan cuma jadi peserta. Oke sih. Gemini sih aman, Guys. Coba ya eh saya tanya Gemini aja ya. Apakah word? Coba cari tahu kalau Lenovo 300E Chromebook terus dan laptopnya baru apakah masih worth it? Catatannya kata Gemini penggunaan utama adalah sekolah dan pelajar. Nah, ini ideal untuk tugas-tugas kayak Google Docs, presentasi, browsing di kelas online. Terus hanya membutuhkan laptop untuk tugas ringan, setuju. Terus anggaran Anda sangat terbatas. Di kesaran harga ini sulit mencari laptop baru lain dengan performa dan fitur yang sama, khususnya fitur dengan two inone touchscreen. Itu saya setuju dan kurang layak dibeli kalau butuh performa tinggi. Oke, Anda butuh banyak penyimpanan lokal. Ya, benar. Karena 32 GB itu kayak ibaratnya lemari kita cuman kayak punya lacinya aja gitu. 32 GB itu kecil banget. Terus Anda tidak nyaman dengan keterbatasan Chrome OS. Nah, ini penting juga karena kalau kalian terbiasa Windows enggak pernah nyentuh Chrome OS, kalian perlu adaptasi nih. Karena Chrome OS itu sangat bergantung. Nah, ini pada koneksi internet dan ekosistem Google. Jika Anda butuh aplikasi desktop seperti Microsoft Office dan Windows, Chromebook bukan pilihan yang tepat. Setuju sih ya. Jadi kalau kalian ngotot, "Bang, ini saya beli terus saya instal Windows" ya jangan. Pertama 4 gig untuk Windows 11 itu enggak kuat. Terus 32 GB di Windows itu buat apa? 32 GB di Windows itu What the? Terus kesimpulannya coba kita baca di sini Lenovo 300E masih merupakan pilihan yang sangat bagus dan wor jika hanya digunakan untuk tujuan yang memang dirancang untuknya. Jadi sebagai perangkat ringkas, tangguh dan fungsional untuk tugas-tugas dan kebutuhan pendidikan. Belajar seperti yang saya bilang tadi, kalau kalian pakai produknya Google, Google Docs, Google Seats, Google Meets, pokoknya produk-produk Google yang base Cloud itu masih aman. Kalian saya kasih contoh ya. Misalkan kita pilih misalkan template-nya templates, terus kita pilih yang template paling paling banyak ornamennya lah ya. Lancar kalau langsung pakai webis ya. Aman-aman aja sih kalau misalkan pakai langsung pakai chrome-nya ya biar kita saya karena saya juga belum pernah nyoba capcatan di Chromebook. Misalkan ini deh ya kita randop aja ya. Kita mau cobain aja template-nya kayak gimana. Apakah dia bisa dibuka? Kok bisa? Use template misal. Ih, bisa, Guys. Yah, sayang saya enggak ada albumnya, ya. Harusnya sih bisa nih ngedit nih. Coba, ya. Nanti di video review-nya kita coba untuk CapCut. Oke, aja ya. Nanti deh di video review-nya kita coba pakai nginstal CapCut. Dan masih banyak sebenarnya fitur Chrome OS-nya, tapi nantilah ya di video review-nya kita bahas. Jadi, mungkin cukup segitu aja. Atau kalau kalian punya pertanyaan, "Bang, bisa ini enggak, Bang?" Bisa itu enggak? Tulis aja di kolom komentar. Nanti di edukasi keromuk sambil review lengkapnya kita coba bahas. Saya di K Budi and see you on the next video.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

HP Android 32 Juta...
Oleh GadgetIn
15m 11s

Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...

Brand Terkait

Samsung

Samsung menghadirkan smartphone Galaxy, tablet, wearable, TV, dan perangkat rumah tangga dalam satu ekosistem terintegrasi. Samsung dikenal dengan teknologi layar terbaik, performa tinggi, dan inovasi global untuk kebutuhan modern.