Jungkat

Diluar ekspektasi!! Kenceng, Dingin, Murah. Acer Aspire 7 Pro (YouTube Video)

  • 30/06/2025

Hmm. Kalau kalian ngomongin produk ini, saya tahu apa yang di pikiran kalian. Saya juga mikir begitu sih, Eser, eser. Kenapa begitu? Ya sebenarnya enggak masalah juga sih. Toh sebenarnya dengan seperti ini kalian dapat spesifikasi yang mumpuni dan pastinya kencang dengan harga yang lebih murah. Tapi kalau dibandingkan dengan model yang si sebelah itu jelas beda masalah after sales. Kalian coba cek deh di Instagram kalau memang ada orang chat di kolom komentar atau kalian coba sendiri deh. Mimin si Acer gercep banget ya memang seperti itu mereka after sales-nya pun enggak bisa dibandingin. Kalau kalian lihat Acer itu cukup punya banyak penghargaan perihal hospitality. Ya udah deh daripada ngedebatin ini itu modelnya desainnya sekarang langsung aja kita ulik. Ini dia Acerpire 7 Pro A715956K7. Sekarang kita akan ngomongin otak prosesornya dulu. Jadi untuk pembahasan mengenai desain udah cukup mungkin ya. Dia pakai 12450H yang artinya H di sini high performance processor. Bukan kayak cat doi gitu yang balasan. cuman dia punya 8 core masing-masing 4 performance core dan 4 efficiency core. Jadi totalnya ada 8 dan jumlah trade-nya itu ada 12. Harusnya sabi banget untuk multitasking berat. Jadi kalau kalian kerja di Premiere Pro sambil buka Spotify atau sambil mikirin masa depan bisa. Laptop ini punya base TDP di 45 watt. Jadi sebenarnya bukan laptop yang dipakai untuk hemat-hematan baterai. Dan terbukti pada pengujian kita di PC Mark 10 modern Office, kita hanya dapat waktu di 4 jam 33 menit untuk simulasinya. Dan untuk realitanya gimana? Pada pengujian kita pada YouTube streaming kita gunakan durasi 30 menit. Baterainya berkurang 6%. Tapi kalau untuk kita buat ngetik-ngetik lebih hemat di 4%. Dan kalau kita pakai main game itu berkurang 30 menit 20%. lumayan boros sih ini. Tapi sebenarnya untuk uji baterai ini tidak baku-baku banget ya, Teman-teman ya. Jadi tergantung seberapa banyak software yang kalian buka, tingkat pencahayaannya seperti apa dan ee kegiatan apa yang kalian lakuin itu berpengaruh banget. Jadi tiap-tiap orang pasti beda. Spesifikasi selain Intel Core FF 12450H, dia disandingin pakai RAM 8 gig yang speed-nya di 3.200 meg transfer pers. Agak disayangkan memang, tapi Acer kasih satu slot kosong untuk kalian bisa upgrade ke 16 gig. Tapi next time kalau Acer khusus gitu yang yang 16 gig harusnya sih lebih cakep sih ini. Untuk storage-nya dia pakai NVM Genry. Jelas di harga segini harganya enggak terlalu mahal, Teman-teman. Dan punya speed di 3.400-an untuk RID-nya dan ride-nya di 3.100-an. Ya, lumayanlah untuk sebuah genre. Untuk GPU-nya dia pakai RTX 3050 6 gig GDDR6 dengan TGP maksimal di 75 wat. Ya udah, berhubung kita udah jelasin semua spesifikasinya, kita akan masuk langsung ke pengujian performance-nya. Dota 2 di setting base looking kita dapat rata-rata di 54 fps dan maksimalnya kita bisa menyentuh di 69 fps. Cukup stabil dan cukup ngebut. Tapi kalau kalian memang butuh FPS lebih gitu ya, tinggal turunin aja settingannya satu level dan harusnya akan jauh lebih enak juga. Dan lanjut ke Valoran setting high. Kita dapat average di 134 dan maksimalnya di 176 fps. Ini udah total banget mengingat layarnya di 144 Hz. Jadi settingan seperti ini harusnya yang paling oke di Valoran. Gensin Impact gimana, Bang? Ya, dengan spesifikasi kayak gini harusnya sih aman ya. Dengan setting high kita masih dapat rata-rata di sekitar 60 fps. Bakal lebih di 61-an. Dan untuk paling dropnya itu ada di 56. Ingat ini setting high ya teman-teman ya dengan resolusi FHD. Kita masuk ke game yang lebih berat yaitu Cyberbank 2077. Ini game yang benar-benar menguras GPU banget. Pada settingan grafik medium dan DLSS serta retracing-nya kita buat on. FPS rata-rata yang kita dapat di 43 FPS. Wah, lumayan juga ya. Nah, settingan seperti ini tuh mungkin settingan yang paling enak begitu ya, karena FPS juga gak terlalu drop dan grafiknya masih cukup cakep. Tadi Gensin kita udah dapat 60 fps, lalu juga Valoran di 130 fps. Tapi bagaimana dengan Black Meid Wukong? Jelas tembus dong, tembus ke ruang hening. Karena game ini berat banget. Dengan setting grafik low, DSS kita buat on dan red racing kita buat low. Ya memang rata-ratanya masih bisa dapat di 42 fps, tapi beberapa scene itu turun sampai 17 fps. Intinya urungin niat atau tambahin sabar kalian. Memang laptop ini bukan untuk main game yang monster banget atau yang berat banget, tapi untuk game-game yang casual untuk kompetitif itu masih cukup enak. Nah, bagaimana kalau dipakai untuk produktivitas atau rendering? Nah, pada pengujian kita untuk video Premiere 4K, kita mampu menyelesaikan atau mendapatkan waktu di 2 menit 15 detik. Kalau FHD jelas lebih kencang di 1 menit 14 detik. Dan performance ini juga ditunjukkan di sintetisnya. Nanti kita akan tes, tapi kita akan lanjut dulu ke rendering 3D-nya. Untuk blender format BMW, CPU rendernya kita dapat di 4 menit 51 detik. Untuk GPU rendernya kencang banget di bawah 1 menit. Jadi jelas kalau 3D rendering ubah dulu settingannya dari CPU render ke GPU render. Terlepas dari isu yang laptop ini mirip itu mirip ini mirip net gitu ya, tapi perlu diakuin tuningan Acer di laptop ini itu cakep banget ya. Simpelnya jelas RnD Acer jauh lebih berpengalaman dibandingkan yang produk sebelah gitu ya. Pada pengujian gaming tadi kan kita udah dapat hasil yang lumayan untuk sebuah laptop gaming entry level. Dan kita lanjut ke pengujian cintetisnya. Pada pengujian sign band R23 kita dapat rata-rata hasil di 10.195 poin. Dan pada notebook check untuk i5 12450 itu rata-rata ada di 9.000-an poin. Jadi ini lebih kencang. Di R15 juga dapat hasil yang sama. Hasil yang kita dapatkan gede banget untuk kelasan laptop di SKU Alder dan lagi-lagi skornya ini melebihi dari klaim di notebook check yang rata-rata cuman di 1300-an. Sedangkan pada pengujian kita, laptop ini dapat hasil di R15 antara 1500 sampai menyentuh di 1600-an. Jadi bisa beda kurang lebih sekitar ya 20%-an lah. Dan bagaimana suhunya? Di mana performance-nya kan lebih tinggi dibandingkan klaim dari notebook check. Dan kalau kita lihat suhunya menyentuh hampir 100 derajat celcius dengan CPU package power-nya itu di angka 80 wat. Tapi memang dia mencoba stabilkan di angka sekitar di 80 watan aja. Tapi bisa dilihat dari grafik ini performance atau konsistensinya ini bagus banget. Tapi kalau modenya kalian ubah ke bater only untuk CPU package power-nya dipertahankan di 25 watt aja ya. Memang untuk biar baterainya agak awet dikit lah ya. Walaupun enggak awet-awet banget sih, tapi memang dengan mode bater only suhunya bisa turun sih. Dia dipertahankan di sekitar 60-an derajat celcius dan performance-nya juga turun hampir 40%-an lah. Kalau dilihat dari konsistensi performance dan chart yang barusan kita bahas, harusnya laptop ini lolos uji stres dan benar. Skor yang kita dapat di 98% untuk eh 3D Mark eh Tampy stress test. Dan hasil untuk stem spy-nya kita dapat di angka 5.443 yang sudah sedikit merepresentasikan untuk game-game casual dan fire strike-nya itu di 12.314. Ya, secara hasil sebenarnya enggak malu-maluin sih, tapi memang kalian enggak bisa compare dengan RTX misal di 4060 itu ya terlalu jauh sih. Toh juga harganya ini lumayan murah. Untuk office jelas enggak akan ada masalah. Ekspor PPT itu PDF 150 slide hanya selesai di 7 detik. Lalu randomis data Excel yang gede itu hanya di 52 detik. Walaupun pada saat pengujian tadi suhunya bisa menyentuh hampir 100 derajat celcius, suhu permukaannya itu ada di angka tertinggi di 50 derajat Celcius. Tapi untuk suhu-suhu permukaan yang ada di bagian keyboard-nya itu hanya di 31,6 derajat. Jadi sirkulasi udara atau pendingan laptop ini bisa dikatakan lumayan oke kok. Untuk perihal desainnya kita enggak perlu bahas terlalu banyak lah ya. Harusnya kalian sudah cukup banyak mengulik gitu ya. Intinya di bagian punggung layar dia pakai bahan metal dengan desain yang simpel clean gitu ya. Logo Acer juga kecil banget di bagian atas. Tapi untuk bagian pum dan bagian cover atau bawah bodinya itu masih menggunakan ABS atau polikarbonat. Ya, memang perlu diakuin untuk sebuah laptop dengan prosesor gaming seperti ini dan GPU RTX ini secara body cukup tipis. Tapi memang karena memang ada pembandingnya kesannya jadi nothing spesial. Tapi kalau Acer sendiri yang punya desain seperti ini cakep sih. Layarnya standar. dia punya resolusi FHD dengan rasio 16 b 9 yang memang agak disayangkan dia belum 100% sRGB. Pada pengujian kita, color gambut yang kita dapat di sRGB 56,6%, adob RGB-nya di 45,1%, P3-nya ada di 48% dan NTSC-nya di 49%. Untuk kecerahan maksimalnya ada di 270 nitz, enggak yang gede banget tapi cukuplah. Tapi memang beruntung Acer kasih layarnya di 144 Hz. Jadi saat beberapa game kompetitif kayak Valoran tadi itu layarnya kepakai banget dan kalau kalian pakai untuk scrolling ini smooth juga. Nah, sekarang kita akan turun ke bagian keyboard-nya. Keyboard-nya memang agak keras kalau kalian bandingkan dengan seri-seri Nitro. Beda di Nitro jauh lebih enak memang. Tapi kalau dibandingkan dengan seri Espire yang lain atau seri Espire 5 atau 3 ini keyboard-nya cukup empuk dan cukup enak sih. Walaupun kalau kalian tekan key caps-nya itu agak berisik. Size per key-nya juga kecil karena memang ini e full size keyboard. Jadi dengan number pad di bagian kanan sehingga ruang untuk key caps-nya sendiri agak diperkecil biar size-nya cukup gitu mungkin ya. Tapi beruntungnya keyboard-nya punya RGB yang cakep yang bisa kalian atur pakai software di laptop ini. Sisanya untuk touchpad no complain ya. At least e untuk fitur-fiturnya jalan normal tuh udah cukup. Untuk portnya kalian bisa cek di footage kali ini. Jadi dia punya dua port USB type A dan dua buah port USB type C 3.2 Gen2 yang pastinya speed-nya kencang sampai 10 GB/. [Musik] Nah, untuk fiturnya dia ada software yang namanya Control Center. Ini pengganti dari Nitrens yang jujur aja surprisingly cukup lengkap mulai dari hardware monitor, performance, RGB keyboard-nya juga kalian bisa ubah-ubah di sini sampai settingan makronya juga bisa. Dan jangan lupa karena laptop ini pakai basic GPU dari Nvidia RTX, kalian bisa download software yang namanya Nvidia Broadcast dan di situ ada fitur yang namanya voice removal gitu ya untuk membuat suara kalian jauh lebih clear. Studio Voice sampai Virtual Keyight itu yang walaupun beta gitu ya, itu jadi cakep banget sih. Kalau kalian lagi video call atau Zoom meeting di kondisi cahaya yang kurang oke, pakai ini aja tinggal klik langsung terang. Dan untuk konektivitas lain dia sudah pakai Wii AX atau Wii 6. Ini hasil kamera dari SR Expire 7 Pro di kondisi indoor kurang lebih seperti ini. Dan untuk spesifikasinya dia pakai maksimal di 720p 30 fps. Secara kualitas standar aja sih. Kesimpulannya apa terlepas dari gonjang-gancing desainnya kenapa Acer gitu ya. Tapi memang Acer kasih tuningan di laptop ini yang cakep banget. Walaupun dibekali dengan prosesor yang dalam tanda kutip cukup lama gitu ya, i5 12450H, tapi tuningan mereka itu benar-benar di atas ekspektasi kita. Terbukti pada notebook check itu memberikan skor atau mendapat hasil lebih rendah dibandingkan hasil yang kita dapat sekarang. Dan untuk stability testnya juga sangat meyakinkan dengan skor stres tesnya di 98%. artinya dia lolos uji stres tes. Lalu pada pengujian sintetis kita juga dapat hasil yang oke banget. Enggak ada throtling sama sekali. Dan pada gaming-gaming kompetitif itu juga FPS-nya bisa dijaga sangat oke dan sangat stabil. Dan sepertinya ini asumsi doang ya, Teman-teman ya. Jadi RnD Acer ini enggak ngelimit sama sekali prosesor IF 12450H-nya. Itu alasan kenapa kita dapat performance atau skor yang cukup tinggi. Dan ingat, laptop ini punya dua varian. yang pakai Intel Core i5 dengan harga SRP-nya atau harga launching-nya sih di Rp1.499.000, tapi saat ini ada di harga Rp10.999.000 tapi banyak juga kok yang pasang di harga ya 10,8 gitu gitu ya. Kalian coba cari di e-commerce cukup banyak. Dan satu lagi ada di Intel Core i7 yang harga launchingnya ada di Rp13.9 atau Rp14 juta kembali Rp1.000 tapi dijual di harga Rp13.400. R99.000 dan ada juga kok yang di bawahnya. Jadi cari-cari aja, hunting aja. Dan tenang, untuk harga segitu laptop ini punya ADP 1 tahun. ADP itu kerusakan akibat kelalaian kalian gitu ya, jatuh kena air. Tapi untuk garansi lainnya dia cukup panjang dan dia juga sudah dipekali dengan Windows 11 original serta Office 2024. Cakep enggak tuh? itu yang enggak dipunyaiin di brand sebelah. Gimana setelah kita bahas panjang lebar mengenai laptop ini? Tertarik enggak dengan harga dan performance yang ditawarkan? Oke, cukup sekian video ini. Kalau kalian ada pertanyaan atau ada hal yang bisa didiskusikan, kalian bisa tulis di kolom komentar. Saya Rico. See you. Bisa mirip banget ya.

Lihat di YouTube