Jungkat

DOMPET VARIO, SELERA PORSCHE‼️ Repaint Motor Pake Cat MAHAL Langsung Dari Jerman 😱 (YouTube Video)

  • 07/11/2025

Dikakin netizen bodinya ngatuk banget. Jadi sekarang kita akan repain semotor semasmasangnya juga kita repain. Sedemong. Sedemong. Pasihan L demong tuh enggak salah apa-apa dikata-katain mulu. Demong sebenarnya kurangnya satu tinggal pernis. H. Jadi ini mumpung bodinya juga lagi dilepas karena mau pasang klakson. Yes. Terus gua mikir, "Oh ya udah sekalian aja kita cat aja motornya ya." Jadi ini kan kemarin standar kan? Betul. Jadi ini mau kita bongkar lagi berarti ya? Iya. Kita bongkar semuanya mah sampai belakang-belakang ini ini ini. Nah, dan akan kita cat ulang. Warna catnya apa ikutin aja. Tapi kalau biasanya yang dicat apa aja? Yang dicat behel body full ya. Body plastik ABS kita nyebutnya ABS Mas. Engak. Tapi ini enggak ABS kok motor gua bukan. Ini ABS. Ini PP. Body PP Pacific Place. Iya betul. Oh. Atau pembangun bukan PP itu yang traktor itu kan? Oh ya. Bukan. Oh ini apa? Stiker. Stiker. Iya benar. [tertawa] Seram ya mainnya ke sana lah nyenggolnya. Jadi ini behal behhal body kanan kiri terus batok depan. Nah batok depannya yang dicat yang mana? Enak yang ini capit udang ya. Capit udang sama viser. Ayo perer dicat. Bagus di cat kok enggak hitam. Dicat-hitam lagi lebih cakep mas. Karena bahan ini cepat baret. Oh, benarben sama ini shield tah. Leg shield. Iya yang body halus antong. Body halus. Oh itu body halus ini nih. Satu 1 2 3 empat 4 5 6 7 8 9 10. Banyak juga ya di chat ya. Banyak banyak hari itu emang body part-nya banyak banget ya. Banyak. Cukup banyak ya. Ya. Jadi ini akan kita cat. Warnanya apa? prosesnya kayak gimana? Nah, kalian harus ikutin terus videonya karena ini salah satu warna yang gua udah kepengin banget dari dulu ya kan? Ee enggak tahu deh kalau ada anak Vario masuk enggak ya. Gua boleh nebak enggak? Enggak boleh dong. Beda apa? Hijau dangdut. Hijau dangdut tuh yang gimana? Hijau yang ngcreng banget gitu. Hah? Enggak. Saya kebetulan ada lagi warna lain yang apa tuh? Gua enggak tahu ini gua baru tahu ternyata ada warna ini. Walaupun ini kayaknya agak sedikit offensif ya. Tapi ada loh warna namanya hijau miskin. Wah. E gua enggak tahu itu kalau kalian Google ada loh. Iya gua enggak tahu kenapa tapi ini ada warna itu guys. Gua enggak tahu kenapa ya jangan tanya gua. Gua bukan warna itu. Gua pakai warna yang lain ya kan? Tapi kalau di mata gua bagus banget. Coba deh kalian kan sudah tahu gua udah berapa kali nih nge-chat pakai Glas. Sty NMAX. NMAX. Arox. Vespa. Vespa Mio. Mio. Kalian tahu kan gua kalau ngecat sukanya kayak [musik] gimana? Apa? Frong. Fr. Offro itu mobil dong kalau itu ya. Coba kalian tebak Varionya akan warnanya pakai warna apa jadinya kayak gimana. Coba tebak sekarang. Sekarang Demong mau bongkar. Demong gua suruh aja semuanya [tertawa] ini lagi pasang klakson lagi mau bongkar body ya. Pakai banyaklah demong. Bisanya banyak ya kan. Nama nama lainnya demong binurong. Nanti ketika sudah selesai di-pain akan dipasang emblem-emblem ini ya. ini ee nyari di ahm enggak ada nih. Adanya di Lord Adi. Wah, betul ya kan. Jadi emang kalau misalkan butuh ee sesuatu yang di Honda enggak ada, nyari ke dia aja. Iya. Atau bahkan terkadang enggak usah ke Honda langsung ke dia aja. Benar. Dia produksi sendiri. Benar. Benar. Benar. Orderan ini gimana? Orderan aman. Aman aja. Aman aja ya kan. Ini 150 nih. 160. 50 150 ya. 150. 50. Oh, ini berarti bawaannya LED old. Oh, entar dulu. Kemarin katanya pakai 5 Iya. Tuh, siapa yang mesan tuh? Oh, parah lu. Tinggal, Mas. Diganti. Oh, iya benar. Cuma fonnya terlalu kegedean, Mas. Kalau yang Varionya Varionya. Hmm. Ya. Ya, Vario. Tuh. Ini itu buat di batok. Batok. Di batok. Iya. Yang pengganti F bukan makan. Em emblem [tertawa] bukan makanan. Kamu turun, sayang. Maaf. Tapi biarin dia enggak apa-apa. Ini siapa namanya ini? Kiri. Oh ini kiri. Kanannya? Kanannya di dalam. Oh kanan di dalam. Jadi kalau dipanggil kiri kanan. Kiri kanan artinya apaan di kalau tadi enggak kelihatan Mas Dim [tertawa] tuh. HRC. Heeh. Kayaknya kayak ini kayak ini kayaknya bahasa ini deh. Zimbabwe. Oh bukan. Oh, jadi begini-begini juga ada ya. Iya. Nih HRC Honda Racing tuh. Ini kayak gini berapaan Lord tadi? Enggak, Mas. Berapa? Rp2.000an. Satu. Iya, satu berarti 360. 360. Kalau begini-beginian itu bisa 80-an 180 di el. Iya. Kalau di AM engak tahu. [tertawa] Karena satu hal yang saya pelajari setelah dikasih tahu Mas eh kasu siapa ya? Semi atau Masrang ya? Siapa tuh? Kalau punya Honda itu jangan crash aja masang. Masang Mas. Kata-kata hari ini adalah kalau punya Honda jangan crash karena susah nyari spare partnya. Jadi kalau kalian naik motornya itu masih belum jago jangan Honda [tertawa] Honda Honda karena ada potnya crash. Kalau ada crash susah tuh nyariny ya kan ya? Ya ya ya sebenarnya tidak susah. Kalau udah ketemu kayak Lord ID gini gampang kita yang [tertawa] nomor teleponnya Lord Adi di sini ya kan? Boleh dikasih tahu enggak? IG aja. IG IG. Oh IG. IG IG. Kalau nyari-nyari silakan nyari ke dia ya. Oke. Sebelum kita keukan chatnya. Sekarang kita mau ngambil catnya dulu, Teman-teman. Nah, gua sudah sampai di kantor finish excellence ya kan? Dan di belakang gua sudah banyak cecet dari glas urit karena gua udah ada satu warna yang gua pengin banget untuk di Vario kita nanti. Dan di sini kita akan lihat proses ngaduknya ya kan, komposisinya apa dan sebagainya. Dan alasan kenapa gua balik lagi ke sini karena dari kemarin hasil-hasil cat gua kalau pakai glasul selalu kinclong, selalu bagus. Teman-teman dan selalu pas spesifik seperti apa yang gua pengenin, Teman-teman. Nah, seperti sebelum-sebelumnya ketika gua repin motor, gua pasti menggunakan proses yang bisa dibilang sesuai dengan apa ya ee standar atau kualitas setiap pabrikan mobil, Teman-teman. Biasanya orang kalau ngecat motor kayak, "Mas, gua pengen dong ngecat motor gua warnanya biar kayak mobil ini tolong adukin ya. Ini fotonya gua kasih ke lo. Tolong adukin ya." gitu. Kalau seperti itu, itu ada resiko dan sangat besar resikonya untuk beda banget. Belum lagi ditambah kalau HP abangnya beda sama HP kalian, itu hasilnya sudah pasti akan berbeda, Teman-teman. Nah, jadi untuk menghindari itu semua ya, ada baiknya kalau kalian mau ngecat motor, kalian cari tahu warnanya, spesifiknya tuh namanya apa, Teman-teman. Nah, di sini warna yang akan gua pakai adalah warna dari Pors adalah ametis metalic. Kalau misalkan gambar ini cuman gua kasih ke abangnya doang, "Bang, tolong campurin dong warna kayak begini nih di HP gua nih ke abangnya gitu ya, ke tukang cat." Itu pasti teratakan warnanya. Nah, makanya kenapa gua datang ke glas urit. Karena glass urit udah punya spesifik warnanya yang mana. Ametis metalic nih. Porsche ya kan udah tahu warnanya. Gua pengennya ini ya kan. Ini tinggal gua klik campurannya pasti sama kayak yang ada di pors bawaan dari pabrik tobat-taban. Nah, Mas Ba. Ini pors amis ini kan. Heeh. Nah, gua penginnya yang ini nih. Nah, ini campurannya gimana nih campurannya ini? E, di sini ada yang pertama ada yang solvent, yang kedua ada cat water base. Nah, kita pakai 100 kan. [tertawa] Ini yang paling mahalnya, Guys. Soalnya enggak usah yang ini aja udah cukup banget, kan? Iya, cukup. Jadi di sini gua tidak usah susah-susah nyari ke abangnya kayak, "Mas, gua pengin warna ini." Terus lo ngaduk tuh enggak usah, kan? Enggak usah. Karena ini udah pasti sama nih apa yang ada di sini pasti sama kayak di sini. Oke, next-nya gimana nih? Next-nya tinggal klik aja. Nah, by the way kalau kalian pengin pengin tahu ini, kalian juga bisa ada aplikasinya, apps-nya namanya Color Online. Itu kalian bisa klik, kalian bisa explore juga ya. Kalau misalkan kalian nemu warna BMW Brilliant Red, masukin ke situ bisa muncul campurannya. Apakah kalian bisa ngaduk sendiri? Ya hasilnya kalau enggak pakai glasit pasti beda lah ya. Nih guys, ini adalah campurannya dari biangnya glasurit ya pastinya ya. Kalau biangnya cat lain ya beda ya. Beda. Nah. Warnanya kan yang gua pengin adalah warna ametis tuh warna ungu. Tapi di sini enggak ada ungu. Nah, warna ungunya diambil dari tinting yang ada di ini. Hah? Gitu ya? Heeh. Jadi ee di sini kan warna ungunya diambil dari warna pelnya. Oke. Jadi gitu. Kan gua pengin warna ungu tuh. Kenapa tiba-tiba ada warna hijau? Nah, di dalam warna ungu ada campuran warna hijaunya juga. Pusing enggak lu? Pusing kan? Jadi, makanya kenapa gua berusaha ya sangat-sangat berusaha untuk tidak ngasih foto ke tukang cat untuk ngaduk karena hasilnya kayak gini nih. Contoh lain adalah yang gua suka dari Gasurit. Mereka tuh stok warnanya kan lengkap banget nih. Mereka punya juga sebenarnya yang udah jadi nih ya. Nih itu sampel. Ini sampel dan ini sama ini itu beda ya. Beda nih. Ini kan MR491. Ini MR5052 nih. Ini yang targetnya tuh yang ini. Nah, jadi ke se kita enggak perlu spray. Hm. Udah ada sampelnya, tinggal aja ke mobilis sih gitu. Coba lihat ya. Ini sama-sama warna ungu ni ini. Kalau gua bilang ke orang gua mau ngecek warna ungu. Coba lihat deh. Ini dua ungu ini aja. Ini udah berbeda nih ya campurannya ya di glas urit ya. Dan di sini masih banyak ungu-ungu lainnya. Ada empat warna yang berbeda. Ini semuanya ungu nih. Semuanya ungu gelap ya tapi beda, guys. Tuh. Makanya bayangin kalau kalian ngasih HP pakai layar yang berbeda-beda, hasilnya pasti akan beda. Hasilnya beda. Biasanya kalau mau adalah udah dapat nih warnanya, nanti baru kita adjust. Misalkan nih, Iya, betul. Gua pengin lebih terang gitu ya. Gua pengin lebih gelap, gua pengin lebih kuning. Nah, dari situ baru di-adjust. Iya, tergantung selera dari Mas Den Dimas. Betul. Nah, tapi gua kasih contoh real life. Tidak semua warna ungu itu sama, Teman-teman. Next-nya berarti kalau udah ketemu kayak gini sekarang di dimix campur i kayak bikin es campur gitu. Nah, ini berarti butuh berapa nih? 1 2 3 tinting. Tinting. Oke. Boleh enggak, Mas, kita ambil? Boleh. Yang mana aja nih? Kita dari mana nih? Di sebelah sini. Berarti yang mana dulu nih? Yang pertama kan urutannya tiner ya? Tiner yang ini. Oh, ini tiner. Oke. Segede gini nih. Terus habis itu? Terus habis itu tinting yang kalau E itu tinting yang kecil, Mas. Yang botol. Oke, tinting ini. Terus selanjutnya satu lagi yang kecil juga ini. I next. A929. Buset, gede juga ini. Oke. [tertawa] Terus habis itu MO ini apa? M0. M0. M0 tuh apa ini? E dia mixing clear. Oke. A532. Buset gede juga. [tertawa] Terus 125 sama M146. M146. Itu tuh kode di glasurit doang apa setiap cat? Iya. Iya itu di hanya kode di glasurit aja ya? Di glasurit aja. Beda cat merek beda beda. Beda kode. Beda kode. Jadi ini untuk membuat warna ametis ungu gua di Vario itu segini banyak nih Mas. Segini banyak. Dan ini campur-campurannya untuk mengejar 1 liter ya. Susah ya kalau mau ngechat ya campurannya segini banyak ya. Di Varinya sendiri nih di motor gua nanti harus dikasih warna dasar lagi enggak? Ee lebih baik dikasih warna dasar. Warna dasarnya apa? Kalau di sini hitam ngikutin dari yang mana? Kalau di sini di sori yang ini. Oh ini di optional gray shape. Gray shap-nya itu hitam kodenya 00. Itu ada lagi itu yang mana? Ee di sistem ada. Oh jadi bukan body halus di amplas doang. Heeh. Langsung dicat. itu bukan Kalau bisa dikasih ya lebih baik pakai dasaran. Pakai dasaran. Jadi kalau dasarnya beda hasilnya nanti juga akan beda ya. Mempermudah daya tutup sih. Mempermudah daya tutup. Oke sekarang kita lihat cara pencampurannya kayak gimana. Tidak pakai lama, Om Arif sudah selesai mengaduknya, Teman-teman. Tuh, 10 menit, 10 menit. Iya, cepat kan, ya? Kan abangnya enggak usah kayak, "Oh, nih, entar entar ni gua cek dulu ya ini warna apa dari layar HP yang udah berubah." Mungkin warna HP abangnya, layarnya ya kan. Ini udah langsung jadi, udah pasti sama tuh. Itu dia kenapa gua suka ngecet pakai color code. Apagi digarit. Mau coba tes spray. Di mana? Di sebelah ya? Belakang. Oke, kita mau coba di cat cnya kayak gimana. Ini warna yang tadi mau kita coba cat ya, Pak ya. Tapi ini udah pakai base color. Wah, udah pakai base color. Itu base color-nya warnanya dark grey sesuai yang tadi. Iya. Betul. Jadi kalau misalkan ini warna hitam beda hasilnya. Heh. Oh beda. Itu juga glasurit juga sama glasurit juga. Jadi glasuri itu dari bawah sampai atas pernis. Oke mari kita lihat kayak gimana hasilnya. Ini apaapain? Ini blow. Oh ini proses penguapannya lebih cepat. Lu bekas sekali sempret ya beberapa kali ya. Ini lapisan pertama. Nah ini lapisan kedua. Bel lagi sampai dia dop. Sampai dop baru lapisan terakhir correction tabur. Ini belum pernis ya? Belum. Akan dipernis enggak nanti? Iya pernis. Oh, tapi ini masih sekali lagi. Iya, masih sekali lagi. Karena kan sesuai SOP-nya kan 50 70% flash off ya kan baru 100% basah flash off. Nah, terakhir motor correction. Jadi ngecat tuh bukan cret gitu doang Bukan. Tetap ada SOP-nya. Jadi dari dari glas suritnya emang ada SOP-nya yang harus diikutin berapa kali berapa kalinya ya? Iya betul. Karena untuk mencapai warna yang diwarna itu ya SOV harus sama. Oke ya. Itu bedanya di situ tuh. [musik] Sekali doang. Dua. Oh, dua. Mau tiga kali empat kali juga sebenarnya enggak apa-apa. 3 kali empat kali boleh. Hasilnya apa? Hasilnya ya dia lebih solid kontennya lebih tebal. Cuman karakter clear itu ada masing-masing. I ada yang ngerawan dengan poping kalau terlalu tebal. Ada ya. Gua pikir ngecat cuman kecot gitu loh. Enggak ya. Pusing. Dan ini dia hasilnya. Amitis metalic dari Porsche tuh ya kan ada metalic-metalicnya ungu gelap ya kan. Ini ya sebagai perbandingan ya ini beberapa foto warna ametis dari Google ni kan itu beda-beda semua kan I kan. Coba deh tukang cat disuruh nyampur berdasarkan beberapa warna yang berbeda itu sangat-sangat sulit untuk dapetin yang seperti ini teman-teman. Makanya kalau kalian udah punya tahu spesifik warna apa yang kalian pengin dari mobil apa, cari color coat-nya. Nah, itu ditembak ke gelas biar dapat warnanya yang persis kayak begini, Teman-teman. [musik] Ini dia catnya. Tapi Varionya beneran akan full glasit, Teman-teman. Jadi mulai dari ini poxinya I kan warna dasarnya tadi gelas urit catnya dan tinernya juga gelas sampai ke pernisnya juga gelasit. Jadi memang Vario ini eh let old rakitannya eh Jakarta sini ya Bekasi lah ya tapi catnya made in Germany. Jadi gua gak tahu deh mungkin ini salah satu cat Vario yang bisa dibilang mahal. Enggak apa kan memang konsepnya Jumawa kan Vario Jumawa dan Vario arogan pakai catnya yang Jumawa sekalian aja. [musik] Sudah sampai di Garasi 24 bersama Mas Genta di sini. Apa kabar, Mas? Alhamdulillah baik. Nih, Mas Genda yang akar mengeksekusi ngecat Vario kita. Iya kan? Kemarin kan catnya udah tuh ngambil di Glasurit kan? Udah di referen Exeless. Nah, ini bodinya udah lo poxi semua nih, Mas. Iya. Udah di apa sih? Warna dasar. Warna dasar. Betul. Ini glasit juga. Full glasit. Full glasit sampai tenernya glas. Uh. Nah, Garasi 24 ini lokasinya di Pasar Minggu, Mas. Ya, Pasar Minggu. Lokasnya di Pasar Minggu dan ee Masang sering ke sini katanya. Betul. Motor mana aja dia yang di sini? ADV. Terus besok mau masuk PCX. Oh, PCX-nya mau ganti warna? Oh, emang doyan gua ganti warna ya? Ya. Nah, Mas ini pasti banyak yang nanya nih. Kalau misalkan ngecat Vario gitu ya, Gasit deh itu start dari berapa sih kalau di tempat lu? Kalau full ya bicaranya full dari misalkan dari Poxy sampai clear code itu bisa start buat harga Vario itu R,5 juta. Oke. Kalau enggak full glass suit kalau misalkan catnya sama pernisnya doang atau gimana biasanya? Iya biasanya sih ada requestnya. Misalkan Mas ee base-nya pakai glas urit, clearnya pakai gelas urit. Sori base ini itu warna ya. Oke, warna cuma dua dua komponen dari glas urit itu biasanya diangkat R,5 juta. Berarti itu warna dan pernis. Oh, oke. Warna sama pernis itu di body Vario tuh ya. Body halus aja ya. Body halus. Betul. Body halus aja. Jadi tergantung bentuk bodinya juga. PCX beda Of course ya tentunya beda. Nah, ini jadi ee bodinya sudah naik semua nih ya. Warna dasar sama epoxi sama enggak sih? Sama ya? Beda. Oh beda beda lagi. Gua bahasa-bahasa chatnya gua bingung kadang-kadang Ada Warda sama warna epoxi. Ini udah di ada yang dipul-depul enggak sih? Ada. Itu dikit doang. Sedikit doang ya. Padahal baru loh. Nih udah dipul dikit aja ya. Oh inih. Tapi hitam-hitam gini enggak apa-apa? Oke. Nah ini warna dasarnya udah sama kayak yang di SOP-nya Glas kemarin ya. Betul. Jadi warnanya abu-abu karena beda warna dasar, beda hasilan ya. Ya, ya. Ini warnanya cakep loh. Ini warna apa? Warna apa ini ya? Warnanya cakep. Hampir ke pen itu ya? PCX. PCX ya? Iya, PCX. Betul. Oh, lu di sini juga sering berarti kan ngecat pakai glas? Lalah sebagian alah karena emang ya glasit catnya dari Jerman, Teman-teman. Jadi emang harganya agak lumayan. Tapi emang hasilnya lebih bagus menurut gua [tertawa] di motang hasilnya emang terbayarkanlah. Ada harga, ada rupa memang ya biasanya. Kalau lu sendiri ngecat pakai Glasit selain hasil warnanya sebenarnya ada kelebihan yang lain enggak sih? Apakah misalkan lebih cepat kek atau lebih apa? Kalau dibilang kelebihannya tuh banyak dari glasit dari mulai base, tener, e poxi sampai clear gitu. Dia itu gimana ya karakternya itu lebih jinak lah kalau buat painter. Lebih jinak. Lebih jinak. Oh, nurut ya anaknya. I lebih kalau dibilang buat nyari cuan itu lebih cepatlah. Oh, cepat. Tapi contohnya ini kan misalkan pakai base cod eh pakai poxi gasurit nih. Kalau enggak pakai poxi gasurit beda emang prosesnya. Prosesnya beda jauh. Contohnya boleh dijelasin enggak biar tahu kalau dibilang contohnya itu biasanya kalau misalkan pakai base biasa kita pakai misalkan ya pakai base biasa itu bisa satu layer apa dua layar gitu ya. Udah begitu hasilnya agak kasar. He pasti itu ya. Tapi kalau gelas satu layar aja udah ngedaging dia. Oke berarti diprosesnya diow juga lebih cepat. Lebih cepat tipis tapi nutup dia. Itu oke. Nah kalau misalkan nih ada yang nanya, "Mas, gua catnya ini deh." Tapi pernisnya glasit gitu membantu enggak atau lebih baik emang ya warnanya gelas urit, perdisnya gelasit gitu? E kalau misalkan ada sebagian salah satu dari glas urit membantu juga sih, Mas. Hmm. Tapi kalau memang pengin yang hasil maksimal dari Iya, full dari bawah sampai atas. Oke. Kalau misalkan budgetnya enggak nyampai yang full berarti warna dan Pernis. Iya, betul. Warna dan pernis aja deh Gost 3,5 Vario Iya Rp,5 juta. Wis menurut gua oke-oke aja harga segitu. Nah, ini berarti kita mau coba naik nih. Di chat dan habis itu kita lihat nti hasilnya kayak gimana. Kita mau nyoba dari yang mana dulu nih? Sparbard depan. Sparbard depan ini. Iya. Oke. Oke. Dan tentunya bukan gue yang nge-chat ya, Teman-teman. Karena saya tidak bisa nge-chat. [musik] Hah? Udah [tertawa] lah. Kok bingung gitu? Gua pikir kayak lebih seru gitu kayak dulu. Ini habis ini diapain? Habis ini tinggal di apa? Moting correction. E motorction itu meng apa? Mengkoreksi. Mengkoreksilah kekurangan kita waktu aplikasi di yang lapisan kedua. Yang keduanya ya. Yang kedua. Iya betul. Ini sekarang susun susunan partikel atau metaliknya. G ada molekulmolekul molekulmolekul kimia lagi bekerja di dalam sini. Ini belajar ke Jerman dulu, Mas Sarif ya kan. Jadi ini sekarang ditunggu dulu. Tunggu berapa lama biasanya sih kalau udah sampai do sih sampai berubah jadi ng-op ngedop? Oh ini belum ng-dof nih. Oh kalau dikasih pernis dof dia ng-edof entar ya biar cepat. Biar cepat. Enggak nyampai 5 menit enggak? Enggak nyampai. Udah ng-dop. Udah ng-edop berarti udah kering. Oh iya udah nih. Terus sekarang sekali lagi. Sekali lagi. Finishing. Finishing. Habis itu baru naik pernis. Naik pernis. Jadi ini catnya tiga lapis. Tiga lapis. Oke, sekarang berarti mau naik lagi nih. Oke, kita lihat teman-teman dia kering. Entar ini cat kering nih. Cat kering. Emang ada cat basah? Pasnya gimana sih? Jujur [tertawa] enggak? Jadi gini, Guys. Dunia percet-cetan tuh banyak istilah baru dan ternyuda, kita sebagai konsumen harus belajar biar tidak diboro-obodoin sama tempatnya. Iya kan? Betul. Bukannya gua bilang, "Mas Gentorin gua." Enggak, [tertawa] gua juga pengin belajar. Jadi gimana nge-chatnya itu? Jadi ngecat itu ada kalau digas itu sistemnya kan 50 sampai 70%. Itu untuk lapisan awal. Habis itu flash off. I flash off. Lapisan kedua itu 100% basah wet. Flash off 2 sampai 3 menit atau sampai ngedop. Nah, baru terakhir correction ini ya. Yang tabur-tabur sampai ngedop lagi. Sama ini kering tadi. Kering. Udah. Oke. Terus sekarang kita nunggu apa nih? Udah tinggal finish tinggal clear. Ini langsung clear naik. Sekarang. Sekarang. Iya. Enggak di oven dulu gitu. Enggak. Enggak usah. Enggak perlu. Karena dia terlalu kering. Jadi daya rekatnya antara clear sama base itu enggak bisa. Jadi takutnya ditembak seti dret furnishnya kelupas. Catnya masih tertinggal. Oke. [tertawa] Jadi teman-teman ini hardener. Ini fernis. Hardenernya dari Jerman. Pernisnya dari Prancis. Lu pernah naruh clear di botol aku selalu salah minum gitu enggak, Mas? Enggak. Ya, si Mas. Tiner biasanya sering tier. Saya pernah saya minum tiner itu udah udah enggak bisa dibandingin mana tiner mana air. Ketelan i ketelan ketelan. Terus gimana? Bersih dong dalam. Dari sekarang naik pernis. Kabut dulu, Mas. Ya. Basah langsung. Langsung. Ini bukan lap biasa, ya? Iya. Yang bilang Tlot. Oh, ada bulu di belakang. M satu. Tahu ada bulu siapa tuh? Nah, ini kalau ngecat di outdoor pasti banyak debu-debu masuknya. Uh, kurang main. Sampel dulu. Aduh di sini besok kayak tadi. Jeda dulu entar kita pegang free. Bagian mana yang enggak kena cat? Apa [tertawa] kita kayak bahasanya enggak bisa bahasa bumi aja basa bahasa Jerman gitu loh. Jadi [tertawa] kalau kita lihatnya enggak ada sarang laba-laba yang sudahudah kita pegang. Enggak ada laba-labanya enggak ada. Jadi itu bisa naik untuk lapisan kedua. Oh jadi kalau misalkan di time tangan kita pegang set masih ada jaring lapa-lapa lengket molor gitu. Nah itu belum belum bisa. Tapi kalau kita pegang udah enggak ada take free lapis sudah naik. Ini belum kan? Belum. Oh, kalau mau megang ya ada yang tertutup misalkan di dalam karena kan nanti tapi kalau debu-debu gini di amplas nanti. [musik] Berarti nunggu kering lagi. Udah ni udah. finish. Nah, kalau misalkan besok mau diukut amplas, tunggu 1 kali 24 jam besok sending baru naik lagi penuh. Ini tinggal diopen aja nih. dimasukin open. Tapi kinclongnya kira-kira segini nih. Kalau besok kalau mau naik flow itu lebih keluar. Lebih keluar lagi. Lebih keluar ngelihatnya garisgaris lampu aja nih, Mas. Garis lampu agak apa enggak belum lurus gitu. Kalau besok blok bisa jadi lurus. Wow. Cepat juga ngerjainnya ya. Efisien waktu. Efisien ya. Berarti sehari kalau full grass rate mas kita lebih banyak sebenarnya bisa bikin ngerjain body ya. Kalau dibilang lebih banyak tergantung juga. Tergantung juga. Arya body beda-beda sih. Body beda-beda [tertawa] ya kesulitannya. Nice. Uhuh. Tinggal kita tunggu float-nya, habis itu kita pasang di motor Vario. Dan ini dia teman-teman, Vario LED old-nya sudah berubah warna, sudah menjadi ametis metalic. Warna dari purse pakai catnya gelas urit dan kita ngecatnya di garasi 24. Sekilas kalau dari jauh mungkin kelihatannya kayak warna hitam kayak warna standar gitu ya. Tapi kalau kalian lihat lebih dekat ini warnanya sudah menjadi warna ungu. Mungkin kalau bahasa biasanya orang bilatnya apa? Purple, moonlight purple gitu kan. Tapi ini sebenarnya agak lebih gelap dan ya beda dengan mlight purple. Ini warnanya ametis metalic. Warna dari force dieksekusi dengan sangat baik oleh Mas Genta. I kan rapi banget, warnanya cakep banget. Gua suka nih warna-warna begini karena ini warna yang kalau dari jauh kelihatan standar tapi kalau didekatin, nah kalian akan bisa mengapresiasi warna dari ametis metalic ini. Di eksekusi dengan sangat baik ya kan? Jadi ini warnanya ini kalau kalian lihat lebih dekat warna seraliknya itu cakep banget. Ungunya cakep banget udah kita kasih emblem-emblem juga ya kan simpel-simpel aja. Gua udah suka banget nih. Beneran suka banget sama hasilnya. Akhirnya Vario sudah berubah warna ya kan. Dan yang gua suka lagi dari LED old itu di sini tuh dicapit udangnya itu di kita warnain ya kan. Jadi sembari naik motor gua bisa melihat warna indahnya dari ametis metalic ini ya kan. Hah gua suka banget warna-warna seperti ini. Cakep banget. Ah, ini thank you banget Mas Genta ya kan Revinish Excellent Gala Spur udah mau ngechatin ini. Habis ini karbon. Jadi kalian tungguin aja karena untuk karbonnya kita gak sembarang pilih. Kita bukan cuman asal beli tapi kita bikin karbonnya. Kayak gimana? Jangan lupa subscribe, jangan lupa nyala notifikasi. Saya sa jalan. I see next video, guys.

Lihat di YouTube