Jungkat

DUA SISI: PENGAMEN MASUK RESTORAN, WAJAR ATAU MENGGANGGU 🤨 (YouTube Video)

  • 19/08/2025

Halo sobat resto, balik lagi di dua sisi. Seperti biasa, kali ini kita akan memperdebatkan hal yang harus diperdebatkan. Enggak usah ketawa, Mbak. Silakan menonton. [Musik] Oke, untuk perlayan pertama ya. Mengambil royalty day restoran. Royal Stepani kontranya Alin. Kontranya Alin ngambil royalty. Lu pro artinya lu pro harus ngambil siapa dulu nih? Ya bebas. Dulu deh, Lin. Gue kontra itu jelas gua kontra banget ya, karena itu merugikan. Eh, enggak Lin. Kenapa tuh? Kan menurut gua kalau gua jadi musisi gua juga mau dibayar. Tapi ngerugiin musisi juga menurut gua kan itu ee ajang promosi gratis. Iya. Untuk diperdengarkan. Tetapi kalau didengarkan terusmenus gua enggak dapat apa-apa dong dari situ. I dapat media promosi bisa jadi. Terus ya itu udah pasti jelas ngerugiin resto banget sih karena maksudnya dia juga enggak punya apa sih namanya produk yang untuk jadi apa ya ambience dia gitu loh untuk lagu jadi kayak kena silent treatment gitu sepanjang lagi makan. Aduh, gua mau bayangin masih baju makan. Iya, makanya coba lu pikiran lagi deh. Tapi kalau misalnya gua kata pro, gua enggak mau rugi, bes pelit. Jadi gua harus pro karena gua enggak mau rugi. Udah itu aja itu aja. Enggak mau rugi. Udah. Titik biasa-bas lu kan tahu suku gue. Jangan disebut ya. Jangan disebut. Oke, line kedua. Review jujur restoran terus di-upload di TikTok. Hm. Kontranya Alinya Stefan. Enggak setuju. Jelas. Setuju dong. Ngerusak rezeki orang. Eh, enggak ya? Enggak gitu. Namanya makanan. makanan restoran orang kita harus review sejur-jujurnya karena itu kan bakal nanti di-upload dan orang tuh banyak yang lihat gitu loh mau enggak mau kita harus ya benar-benar review secara jujur kalau enggak emang kita mau dihujat balik ya sama netizen kan enggak tapi kan untuk pelaku usaha itu ngerugiin dong pasti kan review juga ada etikanya enggak sih ya udah gitu dong maaf kalau dua sisi kali ini kurang berenergi Ya, Menurut gua review restoran tuh benar-benar jujur karena itu kan ee ya pasti bakal banyak dilihat orang gitu loh di sosial media yang bakal kita upload. Kalau misalnya emang enggak sesuai misalnya mereka datang nih terus ih kata inflasi ini enak nih ternyata enggak kan mereka juga kecewa best terus semu pasti mereka kayak iya mengevaluasi lagi enggak sih dan buat evaluasi buat restorannya juga loh kalau misalnya makanan emang enggak enak tapi kadang soalnya hal-hal yang kayak gitu tuh dipakai orang jadi celahnya juga buat ee apa ya review bohong juga sih kalau menurut gua ya jadi kayak memang sengaja ngejelek-ngjelek Kirin atau kayak black campaign. Eh, jadi makanya gua enggak setuju. Iya. Tapi ada juga loh misalnya ee kayak review yang enggak enak terus ternyata itu jadi ajak promosi mereka. Bes kayak yang barbar ini ya. Iya. Kayak boleh sebut boleh kayak don pingkan itu kan kata orang-orang enggak enak, terlalu berminyak segala macam kan. Iya sih. Kita pun kayak ngerasa, "Eh, gue jadi pengen nyoba deh. Kepo jadi kepo rasanya kayak apa." Itu sebenarnya bisa jadi promosi mereka juga enggak sih sekarang tuh? Jadi kayak enggak selalu makanan enak tuh yang kita tuh jadi kepo. Bahkan makanan enggak enak pun kalau misalnya itu viral rakus ya. Rakus siapa? Kayak siapa? Coba aja deh. Oke, nextement. Pertanyaan ketiga ya. Eh, apa nih? Kita nunggu deg-degan. Iya, berat ya. Pengamen masuk restoran. Bronya Stefan kontranya Alin. Kontra kontra lagi. Lu setuju pengamen masuk lagi. Eh, setuju kan dia nginiin suara biar enggak ada royalti. Eh, Cuk ya. Kenapa semua restoran sekarang enggak ada? Harus ada pengawin aja ya. Iya, itu enggak boleh loh. Entar itu kena royalti. Eh, enggak ya. Itu kan dia menjual suara secara langsung anjir. Saya tidak minta-minta ya. Saya jual suara ngomong jadi bonus bayar. Tapi kalau gue jujur ganggu karena gue pernah punya pengalaman enggak enak sih. He dipaksa karena dia ngeluarin suara jadi harus bayar. Terus dia ngomongnya gini kayak Kak Kak saya belum makan. Saya juga belum makan. Gara-gara kamu nih saya juga belum makan. Jadi menurut gua ganggu ya pengamen sih menurut gua ganggu ya. Eh itu bukan pengamen B pengemis. Aduh gak kuat. Eh sor itu yang minta minum suara ya. Tapi ganggunya pengamen juga ya. Gua pernah punya pengalaman lagi nih gue. Dia nyanyi tapi congornya persis b samping gua. Jadi kayak agak muncrat gitu. Wad langsung gambut makan lu aku. L terlalu bersemangat untuk menyanyi itu di kuping kamu. Tapi menurut gua lagi-lagi ganggu sih. Kadang juga ada yang maksa soalnya. Maksa. Poin maksanya itu sih yang ganggu. Kalau enggak dikasih dia enggak mau berangkat. Oh iya berarti dia sangat maksa secara parah. Maksa secara parah. Kalau gua pro karena loan salah satu dari enggak ada yang tahu besak. Enggak. Karena karena itu menurut gue karena dia emang ee apa si namanya? Menyebangkan suara. Jadi emang ya enggak apa-apa sih kalau di restoran menurut gua enggak masalah sih. Benar-ak masalah anjir. Tapi coba lu bayangin deh lu find dining masuklah kayak mau. Oh gua akan ikutan mau kalau aku dimadu. Oke kalau gitu kepada Api Asosiasi Pengamen Indonesia Rekrut ya. Gua akan join di saat dia mengamen itu sih. Oke, udah ada lagi habis. Oke, sekian dua sisi hari ini. Sampai ketemu. Jangan lupa like, comment, subscribe. Dadah. Yeah.

Lihat di YouTube