Jungkat

DUEL MENDANG-MENDING 2026 | Infinix NOTE Edge vs Redmi Note 15 Pro (YouTube Video)

  • 28/01/2026

Bismillah. Alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua Romi. Kalau ditanya Infinix sama Redmi itu mending yang mana sih? Nah, ini tim mendanging wajib nonton karena di video ini gua bakal aduin Infinix Note H 5G lawan Redmi Note 15 Pro 5G. FYI untuk harga resminya masing-masing si Infinix Note Edge ini ada di 3,5 juta dan Redmi Note 15 Pro 5G. Startnya dia 4,7 juta. Selisihnya lumayan tuh ya R1 jutaan kecil. Langsung aja pertama kita lihat desainnya. Kalau dari estetika penampilan, kedua HP ini sama-sama enak dilihat. Kalau si Redmi dia lebih berasa bolt di bagian kameranya. Sedangkan Infinix overall terasa lebih minimalis, lebih nyantui. Kalau selera gua pribadi ya, gua lebih condong ke Infinix yang lebih kalem ya. Untuk handling Infinix juga sedikit lebih nyaman secara dia ngebawa design curve depan belakang yang bikin bodinya itu berasa jadi lebih tipis sekaligus nih lebih enteng 20 gr. Sebaliknya keunggulan mutlak Redmi Note 15 Pro ini ada di IP rating yang lebih tinggi ya. Dia IP69K lawan IP65. Xiaomi ngeklaim kalau HP barunya ini tahan jatuh dari ketinggian 2,5 m dan bisa berendam di air kedalaman 2 m selama 24 jam. Jadi jelas buat yang lagi nyari HP harian yang kuat diajak tempur Redmi Note 15 Pro ini lebih menjanjikan. Dan gua rasa di sinilah letak selisih R jutaan yang bikin Redmi Note 15 Pro ini lebih mahal dibanding si Infinix. Kedua HP ini sama-sama dia pakai chipset Mediatch. Secara angka lumayan sih ee perbedaannya ya. Redmi Note 15 Pro dia pakai Dens City 7400 Ultra yang udah 4 nm. RAM-nya 8 atau 12 gig dan storage-nya 256 atau 512 gig. Kalau Infinix Note ini dia pakai dimensi 7100 6 nm, RAM-nya 8 gig, storage-nya 256 gig. Walaupun kesannya bedanya lumayan jauh, tapi di Manaya City 7400 Ultra dan 7100 ini sama-sama pakai Cortex A78, cuma beda clock speed aja. Yuk, langsung kita gas. Cari tahu lewat benchmark. Di Geekbench 6, skor single core Redmi Note 15 Pro lebih tinggi selisih tipis 77 poin. Sedangkan performa multicore-nya beda tipis, cuma selisih 34 poin aja. Sengit banget. Lanjut di AnTutu 118. Overall skor-nya beda cukup jauh. Redmi Note 15 Pro R957.000, Infinix Not Edge R771.000. Penyebabnya adalah skor UX yang lumayan nih selisihnya. Tapi ini enggak terlalu penting sebenarnya karena kita lihat skor CPU-nya ternyata bedanya tipis 334.000 lawan Rp320.000. Nah, yang bedanya lumayan jauh adalah skor GPU 146.000 lawan 103.000. Karena memang antara dimensi City 7400 Ultra dan 7100 itu bedanya yang paling berasa ya GPU-nya bukan CPU-nya. Biar lebih yakin, sekarang kita lanjut tes pakai 3D Mark. Di sini gua tes tiga kali ya. Yang pertama pakai Oneel buat simulasi grafis konvensional. Dan benar aja, GPU Malig 615 di Redmi Note 15 Pro bisa dapat frame rate 21 FPS, lebih banyak 6 FPS dibanding GPU Malig 610 di Infinix Not yang cuma dapat 15 FPS aja. Tapi di pengujian Steel Nomad light buat simulasi grafis yang lebih modern, ternyata kedua HP ini ada di level yang setara. Selisih hampir 1 FPS aja. Makanya gak heran di game yang pakai engine terkini kayak Windnsmith, perbedaan performanya itu hampir gak berasa gua set di frame rate high dan grafis quality kedua HP ini bisa dapat 30 FPS yang solid. Tapi karena GPU Redmi Note 15 Pro sebenarnya ini lebih kencang, nah ini ada sedikit pengaruh di kestabilan. Kita bisa lihat dari hasil nonstop dua kali jalanin stres tes selama 40 menit ada penurunan yang lumayan. Kalau di Infinix angkanya stabil di 99%. Sementara di Redmi itu ada penurunan dari tes pertama dapat 98% dan di tes kedua turun ke 83%. Jadi mungkin kalau dipakai main game sejam ke atas itu bakal lebih minim startering di Infinix ya. Nah, untuk baterai kapasitasnya mirip, speed ngecasnya juga mirip. Gua tes buat main game berat selama 1 jam. Baterai Infinix berkurang 12% dan Redmi Note berkurang 15%. Ini wajar mengingat speed CPU dan GPU Redmi Note sedikit lebih kencang. Jadi butuh daya yang lebih banyak. Next, kita compare layar dan juga speaker. Dimensinya kurang lebih sama ya, 6,8 inci dengan perbedaan utama. Layar Redmi Note 15 Pro ini flat. Kalau Infinix not edge ini curve. Coba komen di bawah ya, Teman-teman. Tim layar datar apa layar lengkung. Nah, dengan spek inti yang kurang lebih sebenarnya ada di level yang sama. Kedua HP ini sukses bikin gua bingung. nentuin mana yang lebih mentereng kualitas gambarnya. Tapi kalau teman-teman hobi streaming Netflix, nah layar Redmi Note 15 Pro ini udah support Dolby Vision. Di sinilah letak keunggulannya dibanding Infinix Note Edge yang enggak support playback HDR sama sekali di aplikasi Netflix. Nah, terus yang perlu dinotice adalah nah auto brightness. Di Infinix ini berasa kurang terang. Enggak tahu sensornya kurang sensitif apa gimana, tapi intinya lebih gelap dibanding mayoritas HP pada umumnya. Harusnya semoga ini bisa solve lewat update software ya. Dan untuk speaker walaupun Infinix dia ada embel-embel JBL tapi di sini volume maksimalnya sedikit kalah kencang dari Redmi Note 15 Pro dan karakternya juga lebih dominan trael-nya. Bassnya itu tipis banget. kalah dari Redmi [musik] sekarang kita bahas sedikit aja ya soal software. Redmi Note 15 Pro masih betah pakai Android 15 tapi dijamin 4 tahun update OS. Di sisi yang lain, Infinix Note Edge dia udah langsung dapat Android 16 dengan update sampai 3 tahun. Setelah pakai barengan ini beberapa hari, secara subjektif gua menilai XOS di Infinix lebih good looking dan lebih fresh. Apalagi sekarang ada dep ngasih experience unik. Wallpaper-nya bisa dibikin pakai AI juga. Jadi enggak usah ribet nyari-nyari sendiri. Dan satu lagi, fitur AI di XOS juga lebih banyak dibanding Hyper OS di Redmi Note 15. [musik] Segmen terakhir, mari kita lihat kualitas kamera kedua HP ini. Secara setup, Redmi Note 15 Pro lebih unggul dengan main kamera 200 megapel plus tambahan ultrawide 8 megap. Infinix Note 8 cuma ngandelin main kamera 50 megap tanpa tambahan lensa lainnya. So, yang bisa kita compare di sini otomatis cuma lensa utamanya aja. Ya, gua pakai mode auto dengan HDR Auto. Di sini kita bisa lihat dynamic range Infinix lebih agresif, lebih menyala. Dan ketika iseng kita zoom fotonya, kelihatan ya sharpening di Redmi Note 15 Pro ini lebih agresif ketika motret wajah. Surprisingly processing Infinix ini terasa lebih natural sedikit lebih soft, lebih pas lah. Begitu ketemu warna-warna ngejreng, kejadiannya mirip kayak foto HDR tadi ya, di mana hasil jepretan Infinix lebih vibran dan menyala. akurasi warnanya somehow juga keseringannya ini menurut gua lebih baik. Terakhir gua iseng nyoba motret zoom. Sharpening e detail di Infinix ini cukup keras ya. Makanya kalau kita pakai zoom buat motret orang jadi kurang asik. Sebaliknya kalau motret objek lain terutama teks ini enak karena kelihatan lebih jelas. So overall kalau cuma buat motret tanpa mikir ultra wide menurut gua Infinix ini lebih menjanjikan. Tapi gimanapun juga, satu benefit kamera Redmi Note 15 Pro ini adalah dia bisa diajak foto basah-basahan bahkan di dalam air. Dan untuk perekaman video di main kamera juga lebih mantap karena Redmi Note bisa 4K30 lebih tajam dan lebih stabil hasilnya. Oke, ini ya perbandingan perekaman main kamera antara Infinix dan juga Redmi Note. Nah, kalau Infinix seperti yang gua bilang ya, dia cuman bisa 2K30. Kalau Redmi Note bisa 4K30. Oke, kita coba lari ya. Wah, gerimis. Oke, Teman-teman bisa bandingin sendiri kualitasnya. Sip. Kesimpulannya di luar dugaan ya, kedua HP Note ini punya performa yang bisa bersaing seru. Redmi Note 15 Pro dia menang mutlak di ketahanan body. Performa CPU-nya sekelas tapi GPU-nya sedikit lebih kencang dibanding Infinix. Dan baterai ini lebih awet Infinix. Layar ini selera tapi Redmi Note lebih asik buat streaming dengan dukungan Dolby Atmos. UI no offense, gua pribadi lebih suka XOS 16 dan kamera agak ngagetin buat foto-foto kok ya Infinix ini cakep. Kecuali kalau buat rekam video masih kalah kelas dari Redmi Note. Nah, kalau teman-teman tim menang mending lebih mending yang mana antara kedua HP ini?

Lihat di YouTube