Duit 3.5 Juta Dapet PC Desktop Lengkap & Irit! Review ADVAN OnePC S (YouTube Video)
PC desop terbaru dari Advance ini ternyata harganya cuman R,5 jutaan saja. Langsung dapat layar, keyboard dan mouse wires juga dapat, bahkan webcam dan speaker juga ada. Ya, kita bisa dapat semua itu karena PC Desktop ini adalah sebuah all inone PC. Untuk prosor, dia pakai Intel dengan basis arsitektur yang sama seperti core generasi ke-12. RAM-nya bisa di-upgrade, storage-nya bisa pasang sampai 3 SSD sekaligus. Bahkan layarnya sudah IPS dan kelar gambut mendekati 100% sRGB. Tentunya all-inone PC ini juga sangat irit daya. Jadi kita bisa lebih hemat tagihan listriknya nih. Ya, all inin One PC ini adalah Advance One PCS. Oke, berbeda dengan Advance One PC sebelumnya, penampilan Advance One PC S yang ini sudah jauh berbeda karena dia pakai sasis yang lebih baru. Selain berubah dari segi desain, penempatan konektor dan kamera ini juga berbeda dan membuatnya lebih baik daripada yang sebelumnya. Menariknya, harga Advance One PC S ini ternyata lebih murah dibandingkan Advance One PC paling murah sebelumnya. Yuk, kita langsung aja mulai pembahasan kali ini dari spesifikasinya, ya. Untuk pressor dia pakai Intel N100. Tenang ini seri N tapi ini bukan seleron-seleron itu bukan. Ini kencang codnya aja alder Lake Fabrikasinya udah Intel 7 base power 6 watt. Dia punya 4 core dan 4 tradmnya ada di 6 MB. Integrate graphicsnya adalah Intel UHD graphics dengan 24 execution unit. Tentunya IGP ini sudah mendukung fitur Intel Quix dan diode video AV1 juga. Untuk memori atau RAM bawaannya adalah 4 GB DDR4 2667 MHz single channel. Nah, all in one PC ini dilengkapi dengan satu slot Sodim. Jadi, masih bisa di-upgrade dengan mengganti RAM bawaannya. Perlu diperhatikan ya, bahwa prosesor Intel N1 ini memang hanya mendukung konfigurasi single channel memori. Jadi wajar kalau slot RAM-nya hanya satu. Nah, prosesor Intel N1 sendiri itu mendukung RAM DDR4 ya. Jadi, kapasitasnya bisa mencapai 16 GB dengan kecepatan 3.200 MHz. Nah, untuk storage bawaannya adalah 128 GB SSD M.2 SATA 3. Menariknya, kita bisa menambahkan lagi 1 SSD M.2 dan 1 SSD atau hardisk drive 2,5 inci SATA. Jadi bisa menggunakan konfigurasi triple storage. Iya, tiga storage ya. Saat kami coba slot M2 pertama itu mendukung SSD M2.2 SATA dan PCI. Sementara slot M2.2u kedua itu hanya support SSD M.2 yang PCI aja. Nah, untuk bares connectivity dia menggunakan modul real tech yang sudah mendukung Wii 5 dan Bluetooth versi 5.1. Untuk power adapter atau power supply-nya itu adalah adapter yang 45 watt. Jadi all inone PC ini seharusnya sangat aman untuk tempat tinggal dengan daya listrik kecil seperti yang 450 VA atau yang 900 VA ya pastilah itu aman banget. Untuk OS bawaannya adalah Windows 11. Nah, untuk body f factornya tentunya all inone PC. Materialnya ini perpaduan polikarbonat dengan logam. Tentunya bagian kaki penyangga itu menggunakan material logam. Jadi lebih kokoh. Untuk warna ini sebetulnya blue ya atau biru. Biru gelap sekali. Nah, untuk desain ini penampilan all-inone PC ini memang benar-benar mirip seperti monitor saja ya. Mungkin orang yang melihatnya tidak akan menyangka kalau ini adalah sebuah PC desktop utuh dan malah menganggap ini cuma monitor doang gitu. Secara keseluruhan penampilannya tampak sederhana dan minimalis dengan balutan warna biru yang gelap. Nah, untuk bobotnya olis-nya ada di 3,6 kg sementara power adapternya di 205 gr. Ya, untuk display ini adalah layar berukuran 23,8 inci. Resolusinya 1920* 1080 piksel dengan refresh rate di 100 Hz. Panelnya ini panel IPS ya. Kalau kami ukur dengan alat kami, hasilnya tingkat kecerahan maksimalnya ada di 269 nits dengan gambut coverage ada di 94,4% sRGB dan gambut volume-nya di 114,7% sRGB. Nah, kalau begini sih layarnya udah cocok buat editing yang membutuhkan akurasi warna yang baik. Mau dipakai nonton film pastinya juga udah mantap. Yang satu ini layar ini punya permukaan yang non glare. Jadi kenyamanan kita tidak terganggu akibat pantulan-pantulan bayangan benda-benda atau bahkan lampu-lampu di sekitar kita. Bingkai layarnya juga sudah cukup tipis ya untuk sisi kanan kiri dan atas. Nah, all inone PC ini dilengkapi dengan kamera 2 megapel dengan kemampuan memotret dan merekam video di resolusi 1600 * 1200 pixels dengan aspek rasio 4 b 3. Sayangnya kamera ini enggak punya opsi aspek rasio 16 b 9 ya, cuma 4 bing 3 aja. Menariknya kamera ini ditempatkan pada sisi atas layar. Jadi tidak menyorot muka kita dari bagian bawah nih seperti One PC yang sebelum-sebelumnya ya. Nah, kameranya juga dilengkapi dengan penutup fisik. Jadi kita lebih aman dari diintip walaupun kameranya mungkin kena hack gitu. Nah, Olis ini juga dilappi dengan dua buah mikrofon yang ditempatkan pada sisi kanan dan kiri kamera yang tadi. Untuk kas harganya, kualitas kamera di All in One Piece ini masih cukup memadai ya untuk sekedar video call ya, asalkan pencahayaannya memang mencukupi. Tapi memang sayangnya suara yang ditangkap mikrofon ini agak pecah ya meskipun apa yang kami katakan tuh masih bisa terdengar dengan jelas. Oke, jadi seperti inilah kemampuan kamera dan mikrofon dari All inin One PC Advance One PCS. Jadi, gimana nih kualitasnya? Oke atau enggak? Nah, untuk sistem audionya Oli B ini dilengkapi dengan dua buah speaker dengan arah keluaran suara menuju ke sisi bawah. Suara yang indasikkan memang tidak tergolong yang lantang-lantang banget, tapi enggak yang enggak kedengaran juga gitu ya. Untuk karakter suaranya cenderung dominan di sektor high di sini. Sementara untuk sektor mid dan low terasa masih agak kurang ya. Secel kualitasnya tidak terlalu mengecewakan untuk speaker all in one PC dengan harga Rp3 jutaan. Masih ingat ya harganya Rp3 jutaan loh ini ya. Nah, kalau butuh kualitas yang lebih baik sebaiknya sih menurut kami ya gunakan headphone atau tambahkan sebuah speaker tambahan lagi di sini. Oke, untuk konektor di sebelah kanan ada satu USB 2.0 type C, lalu ada 2 USB 2.0 type A. Beralih ke sisi belakang, ada 13, 15 mm audio combo jack, ada 2 USB 2.0 type A dan ada 1 HDMI output. Kemudian ada 2 USB 3.2 Gen2 yang type A, 1 Gabit Ethernet, dan 1 DC in. Nah, di bagian bawah ada Kensington Lock Slot. Terlihat ya posisi konektor di Advance One PCS ini kini jauh lebih mudah diakses dibandingkan Advance One PC sebelumnya. Nah, untuk tombol tombol pada sisi kanan bawah layar dapat ditemukan tombol power, brightness up, brightness down, display off. Nah, ini untuk mematikan layar tanpa perlu matikan sistem. Oke, untuk cooling system all inone PC ini dilengkapi dengan sistem pendingin aktif dengan satu kipas ya atau satu blower ya. Kipas tersebut membuang udara panas ke arah atas. ini harusnya sudah sangat mencukupi untuk N100 yang bahkan sebetulnya bisa hidup dengan kondisi cooling yang pasif. Nah, untuk keyboard dan mouse pada paket penjualannya Advance itu menyertakan wireless keyboard dan wireless mouse yang menggunakan USB receiver untuk konektivitasnya. Tentunya ini bonus yang menarik ya, karena terkadang keyboard dan mouse yang diletakkan oleh e IO PC itu masih pakai kabel. Kalau ini tuh memang pakai wireless. All in one PC memang cocoknya dipasangkan dengan keyboard dan mouse wireless supaya setup di atas meja itu jadi bebas dari kabel, rapi aja gitu. Sayangnya Advance tidak langsung menyertakan baterai untuk keyboard dan mouse ini jadi perlu dibeli terpisah. Tapi ya udahlah ya udah murah banget kok. Nah kita masuk ke aspek performanya. Perlu diperhatikan bahwa all inone PC ini akan langsung kami uji dengan RAM DDR4 16 GB 3200 MHz. Karena ini yang sangat kami sarankan. Jadi ini adalah konfigurasi RAM paling tinggi yang didukung oleh Presor Intel N100. Kami memutuskan untuk tidak menguji RAM 4 GB karena Windows 11 itu jadi terasa kurang nyaman dan kurang responsif kalau digunakan dengan kapasitas cuma 4 GB saja ya. Windows 11 sendiri akan memakai kapasitas RAM sekitar 3 GB dalam kondisi tidak menjalankan aplikasi apapun. Jadi yang digunakan untuk aplikasi lain itu sedikit banget nyisanya kalau kita pakai 4 gig. Kami nyaranin memang langsung upgrade aja minimum ke DDR4 8 GB 3200 MHz supaya lebih kencang performanya. Tapi saran kami sih 16 GB lah, biar sekalian aja gitu. Harganya juga udah enggak mahal-mahal amat. Oke, kita langsung mulai dengan Snbch R23. Distabilitas selama 30 menit, skor tertinggi yang dicapai adalah 1799 poin. Sementara skor yang dapat dipertahankan ada di 1750 sampai 1760 poin. Nah, untuk suhu kerjanya pada saat melakukan SB R23 ini distabilitas selama 30 menit, suhu pressur dapat terkendali sepenuhnya di bawah 60 derajat Celcius. Nah, untuk konsumsi daya di awal pengujian konsumsi daya itu sempat berada di kisaran 34 sampai 35 watt sebelum akhirnya turun ke 28 watt. Oke, sekarang kita lihat kalau kita pakai Adobe Premiere Pro 2025. Videonya full HD aja ya, 60 fps 2 menit 7 detik dengan software only ini selesai dalam waktu 12 menit 26 detik. Sementara kalau kita pakai GPU acceleration viacal selesai dalam waktu 7 menit 40 detik. Jadi terlihat ya kalau all-inone PC ini harusnya lebih cocok untuk editing video 1080p 30 fps kalau kita pakai Adobi Premiere. Nah, su kerjanya pada saat kita melakukan video export dengan Open CL itu prosesor dapat dikendarikan di bawah 50 derajat celcius. Sementara konsumsi dayahnya ini cuma ada di kisaran 30 sampai 31 watt saja. Oke, langsung kita lihat kalau kita pakai cap Cut bagaimana ya. Video full HD 60 fps 2 menit 7 detik juga ini diekspor dalam waktu 4 menit 23 detik. Jadi kalau all inone pie ini mau dipakai untuk video editing ya cocoknya pakai CapCut nih sepertinya ya. Ya lebih mantap aja, lebih kencang aja. Nah untuk suhu kerjanya itu kita bisa lihat bahwa terkendali banget di bawah 50 derajat celcius. Sementara untuk konsumsi dayanya ini juga lebih ringan sepertinya ya, cuma sekitar 29 sampai 30 watt saja. Oke, sekarang kita juga coba untuk gaming. Tapi tentunya bukan game yang berat-berat banget ya. Nah, hasilnya kurang lebih seperti ini. [Tepuk tangan] [Musik] Nah, untuk suhu kerjanya pada saat mainkan eh game Grid Auto Sport selama setengah jam, supressor masih dapat dikendalikan di bawah 60 derajat Celcius. Nah, kita uji lagi ya untuk konsumsi dayanya ya. Kalau kita misalnya lakukan streaming video full HD 60 fps HD AV1 konsumsi dayanya ada di kisaran 26 sampai 35 watt saja. Kalau untuk idol di desktop tanpa menjalankan aplikasi dia ada di kisaran 23 sampai 24 watt. Ya, kalau ngetik akan kurang lebihlah sekitar segitu juga. Jadi dari hasil pengujian kami, kita coba asumsikan all inone PC ini memakan daya maksimum di 35 watt karena dari pengujian-pengujian tadi maksimumnya di 35 ya. Nah, kalau dia dipakai terus-menerus selama 12 jam dalam sehari dan terus-terusan di 35 watt entah gimana caranya kalian lakukan itu ya, maka biaya pemakaian listriknya itu akan menjadi Rp607 per harinya. Jadi kalau dilakukan seperti itu berulang terus selama 30 hari dalam sebulan itu akan memakan e biaya Rp18.210. Pada kenyataannya menurut kami sih tidak akan nyampai Rp1.000 R ya karena banyak akan dalam kondisi idle atau kita pakai browsing yang konsumsi daya tentunya lebih rendah lagi. Oke, kita lanjut untuk storage test-nya ya. Dengan crystal disma kita dapatkan bahwa kecepatan bacanya ada di 492 MB/ dan tulis di 469 MB/s. Ya, untuk sebuah SSD SATA ini lumayan kencang sih ya. Ini tentunya kita pakai SSD bawaannya aja bukan SSD tambahan. Nah, untuk harga ee resminya ada di Rp3.569.000 R000 dengan bonus pembelian tentunya wireless keyboard and mouse serta ada Windows 11-nya. Untuk garansinya itu 1 tahun dari Advance Indonesia. Nah, kita masuk ke dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama, kapasitas RAM bawaannya itu cuman 4 GB. Nah, kapasitas kecil ini membuat pemakaian Windows 11 terasa kurang nyaman, agak kurang responsif aja. Sebaiknya langsung upgrade aja ke 8 gig atau sekalian 16 gig lah ya. Biaya upgrade juga masih terjangkau karena RAM-nya di 4 di sini. Nah, untuk kapasitas di bawaannya juga hanya 128 gig. Nah, ini kecil banget kalau kita mau nyimpan banyak file apalagi kalau ukurannya besar-besar. Belum lagi kalau mau instal banyak aplikasi. Tapi kalau enggak perlu instal file atau aplikasi yang besar-besar ya bisa aja sih kita pakai SS 128 seperti ini. Lagi pula kalau mau di-upgrade kan ada dua slot tambahan lagi ya. Lalu kemudian untuk aspek rahasia kamera itu hanya di 4 banding 3 dan tidak disertakan Microsoft Office dalamnya ya. Tapi tenang, kalau mau nginstal Office bisa kok, enggak ada masalah ya. cuma perlu beli aja terus instal di sini atau kita juga bisa menggunakan aplikasi alternatif lainnya yang tersedia gratis di internet ya. Kemudian untuk garansinya ini memang cuma 1 tahun. Dari si menariknya ini praktis dan relatif siap pakai begitu dikeluarkan dari kotak kemasannya. Lalu ini hemat tempat hanya seukuran monitor 24 inci aja. Dia udah pakai Intel N100 yang masih cukup mumpuni bahkan untuk editing yang ringan ya. Mau main game ringan juga masih bisa. Lalu dia sangat irit listrik. itu full load-nya aja, mentoknya aja cuma 35 watt saingan sama lampu ya jadinya ya. Lalu untuk suhu kerjanya tergolong rendah di sini. RAM-nya masih bisa di-upgrade. SSD juga mudah sekali nge-upgrade-nya karena ada tiga slot SSD sekaligus di sini. Layarnya udah IPS 100 Hz dengan color gamut mendekati 100% sRGB. Ini udah mantap banget ini modal utamanya di sini ya. Lalu jumlah konektornya juga melimpah di sini. Dan dia juga udah dapat bonus wireless, keyboard dan mouse. Garansinya juga satu tempat untuk semua komponennya. Jadi pertanyaannya, Advan One PCS ini cocoknya buat siapa? Ya, All One PCS S1 ini seharusnya cocok untuk mereka yang ingin punya PC desktop layar besar dengan harga yang murah dan juga relatif siap pakai pada saat dibeli. Buat yang butuh PC desktop irit listrik karena daya listrik rumahnya kecil juga harusnya cocok banget. Yang satu ini all PC ini juga cocok untuk PC keluarga, jadi bisa dipakai bersama antara orang tua dan anak ya. Ya, secara keseluruhan all one PC ini akan cocok untuk mereka yang aktivitasnya ringan seperti browsing internet, streaming video, ngetik, bikin presentasi, atau kegiatan sejenis lainnya. Ya, kalau mau sedikit lebih kencang, ya bisalah. Ingat, naikin aja RAM-nya ya. Pada akhirnya kalau memang butuh PC desktop komplit tapi enggak mau repot-repot ngerakit dan harganya harus murah, ya Advance One PCS ini adalah satu pilihan yang sangat menarik di kelas harga Rp3 jutaan. Saya Ded Irfan, Jaka TV.
