Dulu Jual TV, Terus Jual Motor, Sekarang Polytron Jual Mobil! (YouTube Video)
Teman-teman, selamat datang lagi di channel Greit Auto. Kalau kita ngomongin soal Polytron itu teman-teman pasti mikirnya home elektronik ya, mau itu mesin cuci ataupun TV gitu ya, ataupun soundbar gitu kan. Lalu Polytron mengejutkan kita di Indonesia itu dengan menghadirkan motor listrik Polron Fox A ya. Dan sekarang Polron ngasih kejutan lagi. Dan kejutannya itu nambah dua roda. Dan ini dia Polytron G3 seperti apa? Ini [Musik] dia. Sekarang kita ngobrolin soal eksteriornya dulu dari Poltrron G3. Ini memang basisnya adalah Skywell ya, Skywell EV6 atau Skywell ET5 di globalnya. Tapi Polytron itu ngasih beberapa sentuhan unik di tampilan SUV listrik ini ya. Ini yang saya langsung ngah adalah ini di bagian bawah sini itu dia dapat grill yang cukup ekspresif ya. Jadi mirip-mirip punya sebelah gitu. Dan tentu saja emblemnya ada dua biji di sini ya. Ada emblem Polytron yang P lalu ada emblem Polytron yang kita kenal itu di misalnya di home electronic itu dan itu ada di sini gitu ya. Lampunya udah full LED ya dan memang dari wajahnya ini ketimbang mobil listrik lain. Menurut saya Polytron G3 ini cukup ekspresif tapi cukup aja cukup. Oke kita ke samping. Dan untuk yang G3 itu dia menggunakan peleg 19 inci ya. Bannya itu 235R R1. Oh GT control. Wow GT control pretend. Dan ini memang udah dual ton ya. Bahkan untuk di varian yang G3 ini ada jadi yang varian termurah. Terus, nah kalau di samping ini ngelihatnya tuh kalau menurut saya mata saya ya, itu ngelihatnya kayak Reynold Coleos. Keren gitu. Mirip-mirip seven seater ya. Padahal sih five seater. Nanti kita akan bahas interiornya. Sekarang kita bahas ke belakang dulu. Nah, sekarang kita ke belakang. Saya ke sini ya. Poltrron di light bar ini. Ini sesuatu yang cukup spesial ya. Kenapa? Karena kalau di kebanyakan mobil gitu, rata-rata di bagian sini tuh merek mobilnya misalnya kayak apa? Skywell gitu. Skywell tuh tulisannya Skywell, tapi ini benar-benar spesial nih, light bar khusus untuk versi Polytron karena tulisannya Politron dan memang desainnya ini simpel aja sih untuk e G3 ya. Dan di sini juga ada rear folk lamp-nya juga. Jadi udah aman lah ya kalau misalnya apa namanya? Di hujan. Nah, sekarang kalau kita buka bagasinya. dia udah bagasinya tuh udah elektris. Wah, ini lega banget nih. Wah, saya baca-baca ini itu kalau enggak salah sih di 400an liter ya. Di 400an liter kalau misalnya di lipat untuk volumenya. Tapi ini bagasinya lega banget loh. Bawahnya sih memang ada beberapa pakai partisi gitu ya. Dan ini udah dapat MK sama juga udah dapat buah charger. But overall ini kayaknya sih muat buat seven seater ya, cuma polytroni cuma five seater. Oke, sekarang kita masuk untuk lihat seperti apa interiornya. Let's go. Oke, sekarang kita ke baris kedua dan ini saya perlu bilang ini karena gelap jadi diturunin jendelanya ya. Tapi ini kita visualisasiin dulu nih untuk duduk di sini. Itu rasanya menurut saya sih not bad ya. Di bawah sini masih enak. Terus ini joknya juga empuk ya meskipun lantainya agak tinggi jadi ya ada beberapa yang aku support jadi okelah. Terus dia dapat armprice jadi ya makin enak. Nah, dari space ini sih lega banget sih. Memang e saya tadi bilang ini mobil tuh cocok buat seven seater. Tuh, lihat ini light room-nya ini udah saya set ke ketinggian saya 1 sampai 5 cm. Jauh benar, coy. Jauh banget. Terus dari headro-nya juga lebih dari l jari. Ini lega banget nih di dalam si Polytron G3 ini. Dan juga di belakang sini tuh. dia punya colokan for real colokan colokan yang kayak buat inverter gitu ya tapi dia nyedot langsung dari baterai terus dia juga dapat USB type dua biji dan ini ada kantungan dokumen ada dua standar ya joknya ini udah dapat isofix juga dan ini sentuhannya juga oke sih dari segi desain depan ke belakang ini kayak ada kayu-kayunya gitu oh enggak lupa dia udah dapat sistem audio yang Polytron tersebut tuh XBR. Dia sistemnya sendiri ya, sistem audio sendiri an speaker. Nah, ini harusnya sih kompetitif sih sama yang lainnya gitu. Sekarang kita lihat ke depan buat cek seperti apa fiturnya. Oke, sekarang kita masuk ke bagian depan Polytron G3. setirnya bisa terlihat langsung emblem Polytron yang P itu ya. Dan ini memang kalau ngelihat dari setirnya sih emang ada yang bikin saya gatal sih. Kok agak tipis dikit tapi enggak apa-apa ini dari setirnya. Cuma kalau dari fitur ini yang varian yang lebih terjangkau harganya ini cukup mewah ya. Bahkan bukan cukup mewah lagi, emang mewah banget gitu dari visualnya gitu ya. Dashboardnya ini bagus banget. Terus dia dapat kayak sentuhan kayu gitu. Tadi udah dapat sound system XBR juga udah kita sebut ya. Terus dia udah dapat head unit yang cukup besar ya 12,8 inci kalau gak salah. Dan dia punya kontrolnya tuh banyak banget sih. Ada AC, ada control, terus sudah dapat Apple CarPlay Android Auto juga. Terus ada apa nih? DB Plus. Oh, ada USB dongle juga. Wow, FM radio ada cooling juga. Nah, jadi ini si G3 itu sebenarnya udah lengkap banget fiturnya ya. dan apa ya? Dia juga udah dapat fitur advance driver systems-nya juga, tapi akan lebih lengkap kalau kita lihat yang di sana tuh. Nji3 plus. Let's go. Oke, sekarang kita geser ke Polytron G3 Plus yang jadi varian terlengkapnya. Ya memang kelihatan banget ya varian flagship ini pelegnya gitu ya 20 inci terus dia metal. Insert-nya itu memperkuat kesan mewahnya. Terus di sana ada kamera adas kelihatan ya. Kalau di yang G3 itu di balik kacanya itu enggak ada kameranya. Padahal dua-duanya itu udah dapat ADAS ya. Terus di beberapa perbedaan lagi itu di fiturnya di interiornya dia dapat ambient lighting dan juga dia dapat panoramic sunroof. Jadi bisa e enjoy dengan lebih terbuka lah ya. open air. Nah, kita harus ngomongin ADAS-nya dulu nih sebelum kita tutup. Dia udah dapat ADAS 21 fungsi ya, termasuk auto parking assistance dan juga udah dapat adaptif cruise control dan juga udah land keepeping. Terus ada AEB juga sudah lengkap untuk e sebuah mobil pertama Polytron itu udah lengkap banget. Terus belum lagi dari segi performanya ini juga cukup oke. Satu motor listrik ya. Tenaganya 150 kW atau 2011 DK dan torsinya 320 Nm. Plus baterai 51,9 kWh LFP yang diklaim itu memiliki jarak tempuh 402 km sesuai CLTC. Jadi kalau misalnya di WTP atau eh ya WTP lah ya itu di 300 mungkin 350 km tapi itu udah apa ya memang enggak sebesar rivalnya tapi memang itu udah cukup sih apalagi dengan eh charger CCS2 yang tersebar di seluruh Indonesia yang banyak tersebar itu sudah didukung dengan jaringan yang lumayan oke. Jadi ngecas bisa di mana aja gitu. Ini adalah effort pertama Polytron e mengeluarkan mobil listrik ya. Jadi kita mesti tunggu nih berapa harganya. Mungkin bisa dicek di kolom komentar. Ya, itu aja dari saya. Terima kasih sudah menonton video ini dan sampai ketemu di video berikutnya. Dadah.
