Jungkat

Editor rewel minta NAMBAH LAPTOP GAMING 70JUTA... (YouTube Video)

  • 28/12/2023

Halo guys, David di sini dan editor lagi semangat jajan ya. Kemarin mereka baru minta Beliin lampu yang kotak ini, harganya 10 jutaan, Kok mahal. [EKBAL]: ya ini LED-nya bisa warna-warni nah bisa warna-warni banyak pilihannya. [DAVID]: alay gitu. [EKBAL]: ya Iya sih jadi luasa terus warnanya terang banget kalau pakai lampu ini plus dia juga bisa diatur di HP juga. [DAVID]: Itu mah bardi juga bisa. [EKBAL]: nggak seterang ini Dan warnanya nggak sebagus ini oke terus selain lampunya warna-warni alay ini juga bisa fleksibel bisa kita gulung. [DAVID] : woh karpet dong, bisa kita gulung. Wow nggak rusak kayak gitu. [EKBAL]: Jadi dia ringan mau taruh kita top head di atas juga aman mau taruh di mana fleksibel juga aman. [DAVID]: selembar 10 juta ini lembar berarti ya oke aman Mesin oke. Kalimat Sakti editor tuh biar kerjaan lebih mudah dan lebih bagus, lebih efisien, kalimat itu dikeluarin lagi pas mereka request laptop 70 juta yang ini. Ini Asus ROG SCAR 18, Mereka bilang pengen laptop Windows yang gede dan kencang yang speknya itu paling up to date biar ngedit lebih sat set sat set katanya sekalian buat gantiin si ROG Zephyrus Duo ini yang udah kami pakai selama 3 tahun, mereka nggak pengen si Windows ini kalah sama MacBook Pro yang harganya 70 juta, juga yang kemarin udah kita bahas katanya dua sistem tuh harus imbang lah, kalau ada yang lemah di Mac os biarin Windows yang bantu. Waduh yang lemah kan gaming, ya saya nggak langsung, Iyain request mereka ya pengen buktiin dulu worth it nggak nih keluarin 70 juta buat laptop kerja plus gaming upgrade-nya. Emangnya sejauh itu nggak? Kalau nggak ya ngapain ganti yang udah ada ini juga mahal. Jadi saya kontak orang Asus buat minjam dan untung mereka punya unit test drive-nya biar bisa saya compare-compare dulu. Ini nanti bakal kita coba bandingin Speed Test biar kita bijak sebelum membeli. Tapi sebelum tes mesin laptopnya tentu aja kita pengen coba Unboxing dulu walaupun kotaknya udah agak buluk ya, mungkin ini udah digilir oleh beberapa channel lain atau beberapa media lain sampai ada kekelupas-kekelupas dikit. Tapi tetap keren banget di sini ada tulisan Strix ada ROG Strix Scar, terus di sini ada motto-motto yang keren-keren gitu ada kayak target apaan gitu mungkin buat pemain FPS kali ya. ROG emang senang ngasih ornamen yang sok-sok keren gitu ya, di sini ada logo Intel Inside karena dia pakai prosesor Intel generasi 13 yang paling baru terus di sini ada for those who dare. Di belakang ada komik-komikan yang saya gak tahu nih artinya apa karakternya siapa nggak ngerti sih nggak tahu warnya gimana atau ceritanya gimana. Jadi ya keren-kerenan aja, rasa unboxing ROG phone ya. Di sini ada ROG Strix Scar itu serinya. Ini laptop unit Global sih bukan unit yang resmi jadi tempelan -tempelannya nggak bakal sama persis kayak unit resmi di Indonesia. Jadi ya kita langsung skip aja, ini ada laptopnya. Laptop yang ukurannya 18 Inch bukanya di... di sini ada tanda panah kita tinggal slep! Welcome to the Goemon, Goemon kan nggak salah baca. Goemon City mungkin ada hubungannya sama yang tadi, coba kita scan dulu ya oh ya ya ya ya ya. Oke go forward to find the code aduh malas ah udahlah. ROG emang banyak hiasan-hiasannya ini ada lambang apa lagi ini. Ini serigala tulisannya apa ya PR RD oalah pro-pro, iya pro aduh oke Di dalamnya ada simpel sekali. Eee ini tidak merepresentasikan unit resmi Ya, ini yang penting bisa hidupin laptopnya aja ini juga colokannya pakai adapter ini chargernya 330 watt, sudah sesuai sama kastanya sebagai laptop gaming. Kita ada dikasih satu bonus aja ini klip buat gantiin yang ini nih. Kalau nggak salah. Wis jadi kita bisa pilih mau ornamen yang transparan atau yang solid. Slep-slep wis ada magnetnya slep, kalau nggak salah kalau laptop lain ROG yang lain ada warna merahnya ada warna putihnya. Jadi tergantung varian kalau kita lihat di desainnya sih dia simpel banget ya kelihatan polos ada logo ROG doang yang bisa nyala-nyala bisa RGB juga. Di sini ada satu pita kalau kita lihat detailnya ada logo ROG-ROG semua, nggak ramai sama sekali sih paling yang unik itu ada di bagian belakang sini dia pakai bahan yang lumayan transparan agak akrilik-akrilik gitu eh agak smoky smoky gitu. Di kanan kirinya juga kelihatan agak transparan. Ya lumayan lah nggak alay itu sih. kalau portnya sendiri di kanan ada dua USB aja ya, ini USB 3.2 gen 2, di belakang dia nggak ada apa-apa. Ada exhaust panjang banget di kanannya tadi juga ada exhaust, di kiri juga ada exhaust jadi dia exhaustnya lumayan surround, cuma bagian depan aja karena kalau depan ada exhaust yang pakai ditembak tuh. Di kiri Ini ada DC In buat colokin power ada RG45, ethernet, ada HDMI 2.1, ada Thunderbolt, ada type C yang support display port sama combo jack, nggak ada SD card slot ya. Kalian yakin pakai ini? Card reader, Ada aja ya. Kalau misalnya kita mau bikin dia jadi lebih berwarna, bisa tapi kita harus setting di Armory Crate, hidupin RGB-nya baru dia kelihatan super alay, tergantung kita mau alay atau nggak. Di bagian bawahnya juga lumayan dipikirin ya di sini ada tulisan apa? GR O ini g kan? apa salah baca lagi jangan-jangan gro sih jangan-jangan dia kayak apa pita berjalan di tv-tv itu jadi ROG, ini ujungnya ya benar sih kalau logikanya. kayak gitu cuma kok GRO, ya okelah kita coba lihat dalemannya dulu, ini laptop ukurannya 18 Inch dan kelihatan sih dari jeroannya yang kelihatan renggang ya. Maksudnya di bagian baterai sini banyak paritnya gitu banyak lubang -lubangnya yang mungkin bisa diisi biar lebih penuh lagi tapi kalau kita ingat varian yang Scar 18 ini ada ukuran 16 Inchnya, ini jadi masuk akal mungkin kalau kita lihat yang versi 16 Inch dia bakal lebih padat Ya. Sementara yang 18 inch ini dia direnggangin. Karena dari Isinya nggak ada yang diubah ya, jadi ada extra space. Di sini ada baterai lumayan gede 90 Watt hour, sini ada speaker, dia sistemnya ada empat speaker, ada dua Sub, dua Twitter. Dia pakai sistem, 2 SSD masing-masing 1 tera Jadi totalnya ada 2 tera, rate zero. Speed-nya benar-benar kencang bisa di 10.000 MB per detik apa. Kalau misalnya kita patokan laptop lain harusnya laptop ini juga punya speed yang sama, terus RAM-nya dual bukan dual channel lagi nih DDR5 Quad Channel ada dua keping, masing-masing 16 GB jadi 32 GB bisa upgrade sih kalau mau bisa 64 cuma ya butuh nggak 64? Butuh ya, oke. Kalau ganti malas juga sih tapi soalnya mahal. Di sini heat sinknya ada tiga ya dia pakai sistem yang Asus bilang tuh three cooling apa, pokoknya ada three-three-nya karena kipasnya ada 3. Sini ada kipas yang kecil fungsinya lumayan penting walaupun ukurannya kecil gini karena dia niupin angin, melewati berbagai heat pipe di sini dan dibuang ke heatsink yang di sini. Jadi dia makannya banyak gitu, Ini ada dua kipas yang gede yang dialirin heat pipe-heat pipe juga banyak juga heatsink-nya lebar banget, eh panjang banget di kanan kiri, belakang ada dari komponennya sih udah proper ya. Cuma saya agak kurang suka aja ngelihat kabel bergelantungan di sini, mentang-mentang ruangnya banyak banget jadi lumayan keekspos ya kalau misalnya lebih padat mungkin dia bakal kejepit-kejepit jadi lebih rapi. Kalau ini saking renggangnya. Buat CPU-nya sendiri dia udah pakai Intel generasi ke-13 yang paling baru Intel Core I9-13980HX itu yang paling kencang punya berapa core ya banyak banget 24 core, 36 thread, ada 16 efficiency core sama 8 performance core. GPUnya sendiri ada varian yang paling tinggi, ada yang lebih rendah, yang lebih rendah itu 480 cuma anda tahu kalau editor minta pasti yang paling tinggi ya. Jadi dia ada 4090 RTX NVIDIA, hop buat yang udah pilih laptop ROG SCAR 18 udah jelas tahu ya, kalau laptop yang didapat bakal segede gini seluas 18 Inch si layar. Dia bobotnya nya 3 kilo dan chargernya juga gede banget ini hampir sekilo, jadi total 4 kilo dan satu masalah lagi kalau pilih laptop segede gini, ini masalah editor sih. Saya sih nggak peduli cuma buat Anda yang niatan terinspirasi dari editor pengin laptop segede gini. Harus ingat kalau dia nggak bakal bisa masuk ke laptop eh ke laptop, ke backpack yang standar ini backpack standar. Saya dari lebarnya aja udah nggak masuk nggak bakal muat, buat bagian laptop kalau kita masukin di paling gedenya bisa nggak ya? Hup em tidak bisa ini selisihnya lumayan bisa 1- 2 cm kalau kita paksain mungkin bisa, tapi pasti sobek ya bisa nggak ya. Nggak sih, nggak, nggak sehat sih, nggak sehat sih. Harus pakai solusi tambahan lagi ini backpack ROG yang dulu pernah kita bahas juga backpack yang ada RGB rgb-nya ini masih hidup. Ya udah lama banget. Widih ya kalau misalnya pengen paket lengkap ROG sekalian beli backpack-nya cuma cuma saya nggak terlalu suka model yang ini sih, ada satu model lagi si Mas Mouldi punya dari SobatHP, dia sering bawa saya lihat keren banget katanya itu mantap banget, tapi harganya juga mahal. Sekarang kita buka aja laptopnya yang punya layar 18 Inci, ada yang 16 Inch juga kalau misalnya menurut anda kegedean, cuma kita ambil yang paling gede aja biar dia maksimal buat editing, buat apapun, dan speknya tentu aja lumayan maksimal ya. Panelnya sih tetap panel IPS level bukan LED atau OLED tapi spek yang lain kayak refresh rate dia udah 240 Hz, response time-nya 3 ms, dia resolusinya 2,5K color gamut-nya juga udah 100% SRGB, DCIP3 Adobe RGB udah 90% lebih jadi ini buat editing mantap sih. Gede dan palmrest-nya juga lebar, saya khusus sebutin bagian palmrest karena di Zephyrus kemarin ini juga enak banget sih buat ngedit tapi, di bagian bawahnya nggak ada palmrest jadi editor tangannya harus agak sedikit dangak gitu. Ya dinaikin gitu ini sih bonusnya ada layar kedua buat editing juga enak banget, jadi ada apa trade off-nya, apa trade off itu, kompensasinya. Bukan, kompromi yang paling benar yang ngertilah. Oh ini layarnya gede banget gede banget 18 Inch itu ukuran paling gede, kayaknya buat layar laptop merek lain ada 18 Inch, tapi nggak ada yang 19 Inch, 20 Inch Saya nggak pernah dapatin laptop segede gitu sih ini udah ya segede-gedenya. Lah ya it's ok lah bukan yang terbaik kayak MacBook, nggak ada laptop yang bisa nyamain MacBook paling dekat itu apa ya, apa ya, agak lupa sih laptop Windows yang bisa nyamain MacBook. Kalau laptop itu emang luar biasalah speakernya kalau ini okelah buat Windows nih bagus. pemandangan kalau orang ngelihatin kita lagi kerja kira-kira seperti ini kalau saya ngetik, enak juga keyboardnya nya luas, empuk, tactile Oke. Webcam… Webcam-nya jelek sih 720p aja, laptop segede gini, punya layar seluas ini tapi ukuran lensanya atau settingan teknologinya resolusinya minimal sekali ya. Mentang-mentang laptop gaming ada aja alasannya. Alibinya kan kalau laptop gaming itu ya dipakai buat nge-game, buat render, buat kerja, buat menghasilkan uang. Gamer juga bisa menghasilkan uang, jangan komen yang pedas dulu. Tapi buat tema video ini buat kerja, kalau buat gaming jangan beli yang ini, beli yang 40 juta aja udah bagus banget. Kita langsung tes di cinebench R23, ini buat ngadu skor CPU ya buat ngadu performa CPU-nya. By the way ini kita pakai versi tim merah punya ini lawan tim biru. Kita coba start saja. Ini di mode Turbo udah kecolok, jadi performanya paling tinggi, yang maksimal punya. Oke, set set set set set, berasa jauh sih. Wow, gila. Perbedaan 3 tahun ya, perkembangan prosesor panas lagi nih. Mantap ini, wow wow wow. Ini tiga kali lebih cepat kayaknya. Wow, berisik. Ini lebih kencang sih. Yup. Wow kelar dong. Ini belum setengahnya. Setengah lah, setengah ya. Akhirnya, selesai. Ini laptop baru ngasih skor 27.900, ini laptop lama 13 ribu. Dua kali lipat lebih saudara-saudara. Multi core ya, core yang kepakai kalau kita kerjain render-renderan kayak gini. Sekarang, kita coba single core nya. Hap, selesai. Single core nya 2 ribu-an, kalau si laptop lama masih sekitar 25%. Kalau perkembangan skor single core emang nggak bakal langsung 2-3 kali gitu karena susah banget. Itu kepakainya pas gaming biasanya, atau aplikasi-aplikasi kayak, Microsoft Word, browser, nah itu Single Core. Kalau laptop lama skornya 1400, jadi bedanya kira-kira 40%. Nggak dua kali lipat. Kalau kita lihat skor 3DMark juga lumayan sadis ya, hampir dua kali lipat. Ini skor yang laptop lama 11ribu, skor yang baru 20 ribu. 90% peningkatannya dari grafik. Ini pake grafis RTX 3080, ini udah 4090. Dari 11ribu ke 20 ribu, kalau dari CPU juga sesuai kayak single tadi, naiknya dua kali lipat, dari 9 ribu ke 18 ribu. Lumayan worth it sih kalau upgrade. Wow, kita coba render. Di sini udah kita siapin video iPhone 12, outputnya di settingan yang sama semua, 4,5 Giga bareng-bareng 4K, kita render saja. Durasinya 10 menit 30 detik ya, si video. Langsung export, kita play. Kelihatannya sama-sama cepat, kalau audio preview dulu ya. Oke, kita tungguin. Gak jauh beda kok dari sini, lumayan, lumayan ninggalin udah. 4, 3, 2, 1, 0. Harus sampai habis dulu, hilang dulu baru dia selesai. Kalau nggak dia belum kelar, diproses dulu, lama juga ya. Oke, ini juga bakal lewatin proses yang sama sih. Saya lagi ngomong kayak MC yang kok, yang apa, yang nyanyi nggak keluar -keluar gitu. Jadi harus ngisi omongan. Nah kelar, 2 menit 50 detik, lumayan cepat ya. Kalau desktop mungkin sekitar 2 menit lah ya, atau mirip-mirip. Mirip-mirip lah [Ekbal] : Sepertiga durasi [David] : Sepertiga, oke. Sepertiga? [David] :Oh, sepertiga durasi, berarti 3 menit. Ya mirip-mirip lah ya. Laptop nih mirip kayak desktop kita. “Ganti desktop” Ini masih semenitan. Kita tunggu dulu sampai dia hilang, baru kita kelarin, bedanya seberapa banyak. 1 menit, wah enak sih ini ada selisihnya loh, dari yang lab tadi. Selisihnya 1 menit 45, nambah,oke, belum kelar, belum kelar, 1.50 mau 2 menit nih jangan-jangan. Lama ya, lebih lama loh. Oke, kelar, 1 menit 58 detik. Jadi, kalau ini dia butuh 2 menit 52, ini butuh 4 menit 52. Beda 2 menit, Kencang sih, bagus sih. Asus ROG Strix SCAR 18, Intel® Core™ i9-13980HX dan RTX™ 4090. Cakep sih, apakah worth it ? Kalau kita lihat sama yang kemarin, perbedaan performanya jauh banget. Ini worth it. Apakah saya beli ? Harus mikir lagi sih. Ini yang pasti harus dibalikin dulu, atau gak usah dibalikin sampai diminta. Kalian pakai dulu bisa. Kalau buat gaming sih, di sini saya gak banyak bahas ya, karena temanya buat editing, buat editor. Tapi saya bakal minta Iqbal buat mainin, buat tunjukin gameplay-nya sekitar 1 menit aja. Kira-kira, dia selancar apa buat mainin game AAA. Gak usah ditanya sih, saya udah tahu hasilnya. Kesimpulannya, ini apakah worth it atau nggak, sekali lagi itu tergantung seberapa sering laptopnya dipakai ya. Kalau misalnya dia bisa ngehasilin duit yang senilai harga jualnya dalam waktu setahun, buat saya udah worth it sih. Tapi kalau misalnya dipakai 2-3 tahun nggak balik-balik juga duitnya, dia diparkir doang, seringan pakai MacBook, saya agak kesal. *tertawa* Karena MacBook juga kencang, tapi ini juga kencangnya gila-gilaan juga. Mungkin ada dua editor sih ini. Ya, yang pasti ini laptop bagus lah. Apakah bakal saya upgrade ? Itu... iya sih ini, ini, ini kencang banget sih. Coba saya cari special price dulu kalau ada, calling-calling dulu, kalau bisa pinjam sekali lagi, aduh harus mikir dulu. Kita closing dulu. Like kalau suka dengan video ini, dislike kalau nggak suka, dan kita ketemu lagi di video selanjutnya. Editingnya pakai… tetap PC sih kalau di sini, oke yuk. Closed Caption by @subbox.id

Lihat di YouTube