Jungkat

Electrum H3i : Bisa sewa atau beli sama baterainya (YouTube Video)

  • 02/01/2025

kita udah nyoba electrum H3 ini dan motor listrik ini cocok buat kalian pertimbangin buat jadi motor harian kalian sini kita jelasin Kenapa dia cocok jadi motor harian kalian alasan pertama Kenapa electrom H3 ini cocok buat jadi motor harian kalian karena kapasitas bagasnya yang gede banget nih ya kita Buka isinya apa aja tas gua beserta laptop Kanebo buat bersihin motornya sendal kalau siap-siap ujan dan jas hujan full set celana sama bajunya dan enggak lupa chargeran fast charging-nya sebesar itu bagasinya dan itu masih bisa memuat baterai berkapasitas 1,8 KWH nikel magnes cobalt yang dapat membawa motor ini sejauh 65 KM jaraknya dan Enggak cuma bagasinya yang luas Ternyata kompartemen penyimpanan di electrum H3 ini juga fleksibel banget untuk kita gunakan sehari-harinya seperti misal kan kompartemen penyimpanan terbuka di bagian di balik perisainya itu ada USB type a buat nyolok HP kalian dan bisa Buat naruh botol 600 ml buat kalau misalkan di jalan aus ya Jadi bisa tinggal minum dan ada gantungan juga nih di bawah stang ya yang bisa buat naruh gorengan lalu Dek kakinya yang luas bisa Buat naruh dua galon jadi cocok banget buat bapak-bapak atau ibu-ibu yang habis ngantar Anaknya sekolah atau jemput anaknya sekolah beli galon gitu atau beli gorengan atau cuma sekadar ngecas HP bisa juga electrum H3 ini lanjut lagi ke hal kedua yang membuat electrum H3 ini cocok buat jadiin motor harian yaitu dimensi dan beratnya dimensinya kompa dia panjang itu cuma 1,9 M doang dan lebarnya itu cuma 770 mm jadi dia bisa sap-sliip di tengah kemacetan dengan mudah ngelewatin Gang tikus dengan mudah juga cocok banget buat harian dan dengan berat yang cuma total ya sama baterai itu 99 kg kurang lebih ngestandarin dua gampang banget tuh seringan Itu ngestandarin dua si electrum H3 ini jadi buat ememak ini cocok banget Karena ringan motornya nah berkaitan juga dengan dimensinya jika dibandingin dengan misalkan ya eh motor listrik motor listrik lawan di segmen harga R jutaan electrum H3 ini memang memiliki dimensi yang paling kecil di antara mereka semua kayak Alpha entry terus ada juga Polytron Fox S mereka semua memiliki dimensi yang mengintimidasi sementara electrum H3 ini sama sekali tidak mengintimidasi dengan berat yang bahkan bisa diterima oleh bapak-bapak bahkan ibu-ibu sekalipun jadi H3 ini cocok buat kalangan manapun dan buat kalian yang baru memulai ingin pindah dari motor bensin ke motor listrik jadiin motor harian kalian dan poin ketiga yang ternyata kita temukan cukup menarik di electrum h3i ini yaitu perlampuannya yang ternyata lumayan terang walaupun kelihatan minimalis dan udah full LED jadi walaupun siang sein lampu utama drl-nya stop lamp tetap terlihat jelas sama pengendara-pengendara lain Jadi membuat electrum H3 ini walaupun dimensinya kecil tapi tetap diwaro atau dinotisce atau diperhatiin di jalanan dan poin keempat yang membuat electrum H3 ini cocok buat jadi motor harian adalah fleksibilitas pengecasan dayanya karena di electrum H3 ini ya kalian pasti sudah mengenal kalau motor ini itu motor yang sering dipakai sama gojek jadi dia punya baterai yang bisa dilepas pasang karena elekrum telah menyediakan banyak Stasiun penukaran baterai di area Jakarta ke depannya mungkin jabur tabek tapi untuk saat ini lokasi tempat penukaran baterai bisa kalian lihat lewat aplikasi elektrum yang memudahkan kalian untuk mengisi daya electrum h3i ini dengan sangat mudah dan dengan sangat cepat dan Enggak cuma untuk penggantian baterainya aja tapi elekrum h3i juga menyediakan paket pembelian beserta chargeran h3i-nya dan dengan chargeran sekitar kira-kira daya 800 watt H3 ini bisa diisi penuh hanya dalam waktu 2,eng jam saja atau kalau misalkan pakai chargeran yang enggak terlalu cepat ya itu bisa penuh Dalam waktu 5 jam aja jadi semalaman bisa kalian cas baterainya dan motor ini dapat menempuh sejarak 65 KM dan poin terakhir sebelum kita ngomongin impresi berkendara electrum h3i ini electrum h3i ini kenapa karena di aplikasi electrumnya kalian bisa sambungin motor kalian dan K kalian bisa tahu lokasi terakhir motor elekrum h3i kalian parkir ada opsinya tinggal kita pencet nanti posisi terakhir elektrum H3 ini kalian kalau misalkan lupa bakal muncul di aplikasinya Gimana cocok kan buat yang sering lupaan naruh motornya di mana sekarang kita masuk ke posisi berkendara dari electrum H3 ini sebelumnya gua udah bahas di video first impression kita di atas ini Nah itu gua udah bahas kalau misalkan electrum H3 ini tuh cocok banget buat postur orang Indonesia Kebanyakan karena tinggi gua nih ya yang cuma 164 cm dengan tinggi jok electrum H3 ini yang 745 mm menapak ke tanah mudah banget bahkan dua kaki sekalipun tuh ya bisa menapak dengan sempurna tuh jadi buat stop O ini enak banget buat harian belum lagi beratnya tadi yang cuma 99 kg lalu soal posisi kakinya tuh dia fleksibel karena ada kaki yang luas walaupun kita enggak bisa selonjoran kayak begini tapi posisi kakinya yang kayak berasa duduk di atas kursi meja membuat rasa berkendara di elektrom H3 ini natural banget gak kayak motor listrik atau bahkan motor-motor bensin yang akinya ditaruh di bawah jadi posisi kakinya terlalu naik ke atas sehingga menyebabkan pahanya ngatung itu gak enak banget buat harian tapi di sini tuh lihat ya posisinya natural banget nyaman terus stangnya yang lebar dan berada dekat dengan dada membuat rasa berkendara electrum H3 ini bisa Gesit di tengah kemacetan nah waktu kalian ngelewatin kemacetan pun kalian mesti perhatiin spionnya karena lebar spionnya itu lebih lebar dibandingkan dengan stangnya nih jadi takut-takut kena spion mobil orang atau spion motor orang lain Nah jadi udah kelihatan ya kalau segitiga ergonominya ini natural atau alami banget selayaknya naik motor bensin kebanyakan bukan kayak naik motor listrik yang sebenar sepeda tapi pura-pura jadi so listrik Tapi sayangnya di electrum H3 ini tetap punya kekurangan soal ergonomi berkendaranya karena joknya walaupun tebal empuk enak buat harian bahkan ketika berkendara jauh sekalipun Enggak terasa pegal sama sekali tapi sayang dia joknya itu enggak ngerucut ke depan jadi tetap ngelebar hingga ke depan ya membuat mungkin yang kakinya lebih pendek daripada gua bakal menggantung kakinya dan ini lekukan di bagian senderan bok bokongnya itu hampir Enggak terasa sama sekali jadi kita enggak bisa nyender bokong kita ini yang sebenarnya agak mengurangi rasa nyaman berkendara di electrum H3 ini ketika kita pakai buat harian lalu kita sekarang ngomongin soal bantingan suspensi dari electrum h3i ini yang mengalami perbaikan dibandingkan dengan versi-versi yang dipakai sama gojek elektrum H3 ini memiliki bantingan suspensi yang memang kalau misalkan kita pakai sendirian bantingannya lumayan keras jadi dia tetap stabil ketika kita gunakan di kecepatan tinggi Walaupun memang rasa nyamannya berkurang tapi ketika kita pakai untuk berdua boncengan bantingan suspensinya jadi enak banget jadi soal improvement di bagian peredaman electrum h3i ini memang enak untuk dipakai sendirian ketika kencang menikung dia tetap stabil namun ketika kita pakai berdua dia menawarkan peredaman yang empuk dan suspensi belakangnya itu prilote bisa kita atur walaupun Sayang electrum h3i ini sendiri tidak menyediakan tool kit untuk Kita merubah preload adjusternya di bagian belakang dan ngomongin sektor pengeremannya kita udah ngerasain electrum H3 ini selama beberapa hari impresi gua yaitu pengeremannya enak banget empuk bisa diurut dan kita jadinya bisa melakukan pengereman yang pelan maupun agresif jadi kep penumpang pun bisa nyaman berkendaranya apalagi seperti yang gua Sebutkan di first impression pertama videonya itu pengeremannya udah dilengkapi dengan dengan disbreake depan dan juga belakang walaupun Sayang belum ada fitur abs-nya tapi hal tersebut juga udah cukup untuk menunjang rasa berkendara dari electrum H3 ini secara harian gua jadi ingat ada tuh motor yang harganya sama sama electrum h3i 29 jutaan juga tapi rem belakangnya masih teromol komentar di bawah kayaknya kemarin baru kita tes deh tuh motornya Oke lanjut lagi Sekarang masuk ke soal impresi akselerasi dari electrum h3i ini ini Yap seperti yang gua beritakan di awal video first impressi kita di elektrum h3i yang sebelumnya kita lakukan syutingnya di OS 2004 kemarin feel bukaan akselerasinya itu natural banget kita bisa urut akselerasinya jadi tenaga yang keluar tuh bisa pelan-pelan keluar enggak langsung ngagetin mendadak kayak misalkan motor-motor listrik atau sepeda-sepeda listrik kebanyakan ya yang sekarang beled Dar di Indonesia dia electrum H3 ini benar-benar bisa kita kendarikan dengan sangat mudah berkendara pelan berkendara agresif bisa kita lakukan di electrum H3 ini akselerasinya ya dan soal keluaran tenaganya H3 ini mengeluarkan tenaga sebesar 3 KW atau setara 4 PS dengan torsi 150 nm gua agak bingung dengan angka tersebut karena itu torsi mobil sebenarnya tapi mungkin mereka e membaca torsi tersebut lewat motor hub di belakangnya langsung jadi dari motor hub belakangnya diukur keluaran terg 1050 nm yang sebenarnya saat kita rasakan elektrum H3 ini punya torsi yang memang di awal lumayan kencang tapi ketika 40 km/j ke atas tenaganya udah mulai hilang ya persis seperti motor listrik kebanyakan di harga yang sama dan soal Fel akselerasinya bukaan akselerasi ini itu tadi Seperti yang gua katakan bisa kita urut bisa kita buka secara pelan bisa kita buka secara agresif sesuai cara berkendara kalian dan itu bisa kita lakukan sambil mengerem jadi rasa berkendara di electrum H3 ini benar-benar natural alami banget seperti kalian mengendarai sebuah motor bensin dibokan enggak bikin Kagok Terus kalau misalkan dibelokan kan kalian biasa ngerem sambil ngegas Nah itu bisa dilakukan di electrum H3 ini jadi kita pakai electrum H3 ini enggak kayak baru belajar motor listrik tapi udah berpengalaman rasanya dan kita bahas soal top speed-nya memang buat kalian yang ingin berkendara santai cukupan aja karena top speed-nya itu dibatasin sampai 65 km/j doang dan ada dua mode berkendara yaitu sport sama yang smart kalau yang smart Itu dibatasin cuma sampai 46 sampai 45 Ya km/j sementara yang sport baru kecepatan dibatasi sampai 65 km/h Tapi saat gua ngetes sebenarnya cuma sampai 60 km/j sih karena saat pengetesan pun ya itu enggak termasuk berat pengendaranya Jadi tergantung pengendaranya juga ya balik lagi soal top speed jadi dari Top speed tersebut ya bisa kalian simpulin buat yang berkendaranya pengin kencang-kencangan pengin agresif gitu ya di tengah perkotaan gitu ya elektrum H3 ini terasa kurang tapi kalau kalian yang pengin berkendara santai aja menikmati hiruk pikuk traffic Jakarta itu Kalian cocok banget di electrum h3i ini speedometer juga bagus nih dia walaupun cuma kayak kalkulator doang informasinya terbatas Tapi dia bisa mode gelap sama terang jadi kalau waktu terang dia bisa ngeputihin sendiri Tapi waktu gelap Dia jadi biru kayak begini biar enggak nyakitin mata we jadi itu dia impresi pertama Kami mengendarai electrum h3i ini dan dengan segala kelebihan serta kekurangannya electrum h3i ini menyediakan dua pilihan opsi pembayaran yang pertama Rp25 jutaan itu kalian udah include sama motornya udah include sama Baterainya tapi baterainya tetap mesti kalian sewa Nah kalau ada opsi 29 jutaan juga itu udah termasuk paket chargeran Nah jadi tergantung pilihan kalian pengen yang udah include chargerannya juga atau yang sewa baterai aja udah cukup Pilihan ada di tangan kalian jadi gimana Menurut kalian electrum H3 ini cocok gak buat harian Komentar aja di bawah Jangan lupa subscribe jangan lupa tekan lonceng untuk m video serus selanjutnya dari autoed Max gua bagai Satrio dadah [Musik]

Lihat di YouTube