EXPLORE VIETNAM BERSAMA JAJAGO!! (PART 1) (YouTube Video)
[Musik] Jadi kita lagi ada di bandara Vientien di Laos ya. Jadi di 1 million Journey kali ini kita tuh tadinya mau ke Vietnam tapi karena biaya yang sangat mahal sekali satu mobil masuk 2.000 ya dolar. Jadi kita menjelajah explore Vietnam menggunakan apa? Pesawat. Sepawat. Eh pesawat ya dan bersama jajago juga ya. Jadi nanti kalau misalkan kalian one million journey itu tayang. Nah mereka berdua ini ada. Nah, tapi karena kita di one Journey ini kita di Instagram loh kok nyala lampunya ya nyala. Kita karena ke Vietnam itu terata mahal dan kita akhirnya memutuskan kita mau explore naik pesawat deh ya kan. Ternyata Vinvas ngelihat wei dan kita dihubungi Vinfas bilang ya udah selama di Vietnam mau ke mana aja kita yang aturin. Kita pinjamin mobil sekalian lalya ya kan. Alhamdulillahnya kita akhirnya jadi expor Vietnam ya tetap menggunakan mobil. Videonya kurang lebih kayak 1 million journey, tapi it's not 1 million journey. Ditambah ya kita diminta Finfas untuk tayangkan ini sebelum GIA. Ah mak jadi kalian senang sekali. Iya dong ini muncul lebih cepat, habis itu baru 1 million journey episode pertama dimulai. Agak lucu emang, tapi videonya kurang lebih kayak 1 million journey. Nah, saksikan seperti apa karena kita naik Law apa? Law air. Law air ya. Ini nih kondisi bandaranya kurang lebih seperti ini nih di Vientin Laos. Jaraknya hanya 1 jam. 1 jam saja. Let's go. Oke, kita udah nyampai di bandara baru ngelewatin imigrasi. Bandaranya ternyata megah dan modern ya. Oke, tas sudah semua. Sekarang kita tinggal menuju mobil. Jadi kita dijemput naik mobil ini VF8 ya. Sini sayang. Yuk, itu kebuka. Hati-hati. Kita sekarang sudah sampai di Vietnam tepatnya di VF8. Lega banget ini mobil ya? Iya, gede banget. Jadi kita belum sampai hotel nih, tapi kita udah lihat kotanya secara e sekilas ya. Iya. Kotanya ternyata bersih, ramai. Ramai banget. Bukan ramai lagi, ramai banget. Tapi enggak traffic jam ya, enggak macet ya. Cuma lampu merah aja dan motornya banyak sekali motor sama mobil pol. Iya. Padahal ini tuh lagi jam pulang kerja loh, sekarang jam 5an kan. Tapi enggak macet. Maksudnya tetap ada traffic tapi enggak yang kayak di Indonesia. Dan motornya sih luar biasa banyak. Banyak banget. Ya, kita baru sampai di hotel namanya Melia Hotel. Five Star Baby. Ini hotel bintang lima ya. Bagus sekali. Five star. Dan ini ada pusat kota. Jadi kita ke atas, habis itu kita ke bawah jalan-jalan langsung ya. Oh iya iya dong. Nanti kita kan dijemput jam 0.40. Ke mana mau dinner. Oh saya leat mana kita pergi ya? Enggak dong. Kita mau jalan-jalan dinnernya tuh fancy [Tertawa] ngeledek. Yah. Ini kamar kita. Kita masuk aja langsung. Wah besar sekali. Nyalakan lampu. Nah, ini dia kamarnya besar. Wow, kasurnya luar biasa. Ada betupnya. Asik. Dan dari sini kita bisa melihat langsung. Wah, di sini ada tempat buat nongkrong-nongkrong ya. benar-benar di pusat kota dan gedung-gedung di sini itu ala-ala arsitekturnya Eropa ya. Keren banget. Nah, sekarang kita mau dinner dan dinnernya ini katanya makanan yang apa ada Vietnam-Vetnamnya W. Tapi udah di spesial khusus jadi halal. Halal. Dan kita naik mobil yang tadi VF8 Wi. VF8 tadi aku coba. Enak sih. Enak ya? Enak ya. Heeh. Ini di atas VF7 dan ini adalah mobil pertama Vinfast yang diekspor ke Amerika. Tipenya ini P8 ini pahit tinggi kata sekarang kan latest ya K paling tinggi sekarang ya di sini ya enggak ada lagi. Jadi Finvest itu dari paling murah sampai paling mahal ada sampai ada yang versi presiden juga ada. Wow presiden atau apa gitu kita pakai presiden nanti ya. Yuk jalan yuk. Ngon garden. Ngon. Apa artinya ngon? Ngon. Tuh lihat kita persis di seberang danau dan waktu siang cantik sekali. Malam apa? Cantik. Bersih. Oh siang. Sudah lihat ya? Udah lihat. Tadi kan kita lewat tidur lu ya. Aku tak sempat nengok kayaknya. Bagus tadi bunganya asli. Wow. Om daunnya asli. Bunga asli. Ini mahal di perawatan enggak sih? Bisa dimakan popohan kah? Ini mirip popohan lah kita makan kemarin. Asli loh. Tapi enggak wangi ya. Bukan jenis bunga yang wangi ya. Iya. Cantiklah. Keren banget tempatnya. Very fancy. Tapi masih dapat aura ijaunya. Nah, ini paku-pakuan nih kayak di Kalimantan. Pakis. Hah? Kok asap dia. Wah, kenapa ada asep? Kenapa ada asap ya? Fancy ya. Keren ya. Eh, maksudnya dia enggak enggak ultra ultra luxury, tapi ada tanaman-tanamannya itu yang beda gitu loh. Aku suka. Nah, melang. Ada enggak ceritanya tentang Micheline, restoran Micheline apa ban. Jadi dulu ee di Prancis itu bagaimana caranya menjual ban lebih Jadi iya jadi biar orang tuh lebih banyak jalan biar bannya habis itu dia bikin rekomendasi restoran-restoran Micheline biar bannya cepat habis biar orang mau keluar naik mobil cari makan. Nah. Nah, dan itu sampai sekarang Michelin itu masih ada berawal dari suruh orang biar habisin bannya. Iya, biar jalan-jalan ya. Kita udah ngabisin ban lumayan. Udah ke berapa 7-Eleven kita? Oh iya, maka aku kira dinner kali ini tuh sevel bukan lah. Tum sekali. Oh, sangat sangat klasik. Is this blue or green? S baby blue. Sence. Sence blue. Jadi ini warna ini tuh warnanya Vietnam. Jadi beberapa bangunan tuh suka pakai warna beginian dan itu yang dipakai sama taksi Sun SM. Cakep ya. Sun SM colors like this. E a bit darker. A bit darker ya. Yuk masuk. Wah very fancy kawan. Tradisional dapat banget ya. Asik ya. Ini kayak aku kembali ke rumah nenek aku. Let's go. Let's go. Ah. Hamdulillah kenyang Wi. Mantap jiwa. Makanan Vietnam mantap. Apa yang paling lo suka? Tahu. Tahunya enak sih ya. Tahunya enak. Lobsternya luar biasa. Iya. Terus juga itu tuh scelopnya juga. Iya. I ya. Skalopnya cakepcakep. Hah. Besok jam 7. Pagi di lobi ya. Iya. Jam 7.00 pagi kita langsung. Hari ini topik menarik ya dalam history sejara belum pernah ada orang mer-review pabrik. Iya belum pernah. Jadi besok kita akan keliling-keliling Hanoi plus kita akan visit ke pabriknya Finvas. nih lihat ke seberang yuk tuh danaunya yuk. Hui kampung k ya kampung k nyebrang tinggal nyebrang woi. Ini negara orang wei. Enggak di sini nyebrang lu harus nyebrang aja dia akan ngindarin lu. Yuk ke? Oh ini bukan. Oh ini bukan danau yang gede ya. Ini danau yang kecil. Ada yang mancing cok. Tadi waktu kita berangkat ke sini dari bandara, kita ngelihat danau yang super besar terbesar di Hanoi. He. Tapi ini tuh ya. Bagus. Lampunya nyala, bersih, terawat ya. Enggak nyangka kan sebenarnya ini negara ya kalau dibilang tuh kayak dulu tuh dia salah satu negara yang enggak terlalu dipandang ya. Heeh. Tapi sekarang katanya kita ngobrol tadi sama orang-orang FinFas itu banyak presiden dari berbagai negara datang ke sini. Yes. Karena potensi bahwa bangun publik di Vietnam tuh menaik banget itu loh. Iya. Dan gua enggak nyangka sih, gua dulu ke Hochimin ya udah lama banget. Mungkin habis COVID kali ya. Terus sekarang ke Hanoy. W beda banget. Gimana vies-nya Hanoy? Beda banget. Modern banget. Modern, develop, bersih. Ya, gua enggak nyangka sih. Gua pikir bakal kayak Kamboja gitu kan. Kambja. Aku siap-siap. Wah, ini ke Vietnam ya kayak Kamboja gitu kan. Iya. Ternyata lebih bagus dari Jakarta. I ye Gil. Unbelievable. Besok kita akan muter-muter ya. Sekarang tanggal berapa? 25. 25. Dan hari ini kita naik mobilnya nyetir sendiri di F7. Wow. Ini tahu yang VF6 yang baru launching lebih kecil ini yang di atasnya. Udah ada di Indonesia belum? Wih, katanya mau masuk sih. Iya. Langsung. Oh, ini keren sekali. Dia pakai ban good year ya. Ukurannya 20 inci gede nih. 245 45 R20 inci. Di Indo kita gampang nyari bana, Bang. Sekarang udah banyak. Oh, udah banyak. Iya, cuma harganya mahal. Aw. Ya, karena emang mobilnya premium kan, jadi kelasnya mobil premium. Ini chargernya di Vietnam. CCS sama kayak di Indo. Kira-kira kalau kita bawa mobil ini masuk border Thailand kena 2000 gak ya? Kan kita bawa balik kampung ke kampung dia. Ya enggak dong. Ini kan mobil Vietnam. Kemarin kita kena 2000 mungkin gara-gara kita bawa mobil Cina kan lain kan. Bukan kita bawa 2000 dolar karena mobil dari Indonesia. Ah masuk sini enggak bisa. Berarti dia nengok Vinfas tu tak peduli dia tetap 2000. Dan ini setir kiri loh. setir kiri. Setir kiri semuanya tuh. Jadi setirnya di sebelah kiri. Oh gede ya ini ya mobil ya? Iya iya luas sih. Ini sekali cas bisa hampir 500 kilo nc. gua kemarin cek 400 berapa gitu semalam kita tuh apa tempatnya? Ih nong. Eh kong kong nong. Kong nong enaklah intinya kong. Iya pokoknya begitulah. Dan kita tuh sepanjang jalan pinpast itu di mana-mana. Jadi lucu Pinp itu kan dia baru berapa tahun ya? Belum 10 tahun kayaknya. Betul betul. Nah, dulu itu pertama kali itu mobil bensin SUV sama sedan. Oke. Nah, ada yang kecil juga namanya Fadil. Terus akhir-akhir ini sekarang semuanya elektrik. Full elektrik. Oh, berarti Finos udah enggak bikin lagi mobil comin engin udah enggak bikin lagi. Udah enggak bikin. Tapi aku senang loh kayak orang Vietnam tuh sangat fanatik dengan mobil negara itu sendiri. Iya. Iya. Dan hampir semua mobil listrik di Vietnam itu semuanya Finfast. Aku tak ketemu brand lain loh. Kayak mer kayak keren ya gitu ya. Iya keren ya. Nasionalismenya tinggi mereka ini. Ya. Ya. I ya. Itu yang aku bilang. Yuk langsung aja yuk. Yuk. Iya. Ini adalah ee nyetir pertama di Piet 6 wei. Bentar. Ini gua kayaknya baterai gua kekecilan deh. Jangan salahkan bajunya. Aduh. Hai. Ini kenapa mereka enggak jalan? Kan mereka ng-record Anda. Oh, jadi kita paning. Enggak ada enggak ada HT ya? Eh, apa ini mobil kita tutup langsung terisolasi tahu enggak? Oi. Anda apa ngomongnya kedap tuh sak bagus ya. Berarti kalau kita berantam dalam mobil tuh tak kedengaran di luar. Eh, lihat dong ini luar sama sekali enggak kedengaran. Iya, ya. Benar. Hei, mobil emang begitu di sini aman. Emm. I'm back to Cambodia kah? Mirip-mirip di sini loh. Gakkah kau tahu aku udah kasih lampuen. Iya enggak ngaruh. Woi kawan kau tak nenggok lampu pusen kah? Harus harum harus maju di sini kalau enggak enggak dikasih. Wih uyih tuh. Wih tuh mereka akan gitu emang gitu di sini jangan emang begitu jadi harus maju pelan-pelan. H. Masalahnya di sini mobilnya Finfast semua. Iya. Opsinya cuma dua. Aku lihat tuh Finfast itu tuh mobil elektriknya. Sisanya semua baru ada lah tuh kayak Hyundai. Ford banyak Ford Bisak. Ini masalahnya adalah ee kita bisa salah ngikut orang loh. Karena Fa semua rasanya kembali ke Indonesia banyak motor. Benar. Dan ada klaksonnya juga combo dia. Enggak ada klakson. Klaksonnya banyak. Oh iya ada klakson tuh lihat. Enggak ada tiang listrik kan? Iya. Iya. Hanoi kayaknya kan Anda sudah pernah ke Hochimin ya. He. Hanoy kayaknya berbeda ya dia punya desa kota ya. Bagus loh. Hal lebih rapi ini. Ini rapi loh. Rapi banget. Bagus. Dan tanamannya itu benar-benar banyak rawat loh. Ag walaupun modern mereka tetap ada lahan hijaunya tuh ada Ini ini jarang nih karena Android Autonya ini kan ada peta. Dia nyambung ke head up display. Jadi di head display-nya itu ada tulisan kita ee depan 250 m belok kanan dan head display-nya tuh gede. Di atas tu iya di atas itu ada speedometernya berapa kilom. Bawahnya ada baterainya berapa persen. Sebelah kanan ada gambar mobil sama kondisi traffic adasnya lah. H sama gambar setir. Jadi enggak perlu ngintip-ngintip di balik setir lagi. Itu di depan aja kita tetap fokus sama jalan. Ya, kok nyadar odometer kau mana ya? Enggak, kan bisa lihat di sini juga kalau penasaran. Sama dia tuh benar-benar dibikin driver oriented ya. Enggak cuma dari speedometernya yang ditaruh di hatat display. Wayar tengah ini arahnya ke sini. Jadi nih tangan kita tuh enggak perlu maju ke depan buat pencet. Benar-benar duduk aja biasa tinggal pencet-pencet. Tapi ini bukan yang varian paling tinggi, Jon. Ini plus ini plus yang AW kiri dia. Tuhanku ampuni aku ya Tuhan. Geria gimana? Udah ini kan oke kan nyetir di Vietnam kan gua kan. Anda jago. Aku gak bakal mau nyetir. Udahlah setir kiri jalur kanan orang sini. Dia tuh combonya banyak. Jadi tiap-tiap kita perjalanan itu kayak itu dipersiapkan perjalanannya. Nanti kalau kalian nonton di apa episod-ya One Minion Journey ya, kita tuh pelan-pelan dari setir di kanan jalur kiri kayak normal toh, pelan-pelan berubah yang ada klakson enggak ada klakson dan ini kayak macam the last boss kayak kau dapat setir kanan apa dapat jalur kanan orangnya macam Kamboja klaksonnya tuh di atas itu lagi. Tapi yang menarik ini tuh uji nyali tahu enggak karena orang tuh enggak akan berhenti kalau sampai benar-benar dekat. Itulah dia lagi kita ngadu siapa stop itu loh kayak kayak kita nantangin ayo kau ke shop aku ke shop gitu loh. Tapi kalau lu perhatiin ya kenapa bisa kayak gitu karena mereka pelan jadi mereka bisa berhenti. Iya enggak ada ngebut sih. Oh ya btw kita dapat info kalau ngebut sini tuh kena fine. Dia punya denda lumayan besar loh. starting from 1,000 16 juta edan. Mulai dari dan kalau enggak pakai helm dendanya itu 30 40 tapi masih banyak enggak pakai helm di sini? Masih banyak. Dan helmnya pun kalau pakai juga helm catok ya. Helm keropok tuh kata orang. Heeh. Dan mereka enggak pakai ini kacamata. Kacamata enggak pakai windshield, enggak pakai kaca di depannya. Pakai kaca. Iya. Iya. Enggak ada. Enggak ada. Tapi make sense sekarang mereka juga naik motor pelan. Jadi di sini mereka tuh nyetirnya pelan tapi pada enggak mau ngalah. Hm. Jadi kalau misalkan kita mau masuk mau minta jalan, udah majuin aja. Nanti mereka bisa menghindar atau berhenti. Dan buat berhenti gampang karena enggak kencang kan. I ya. Iya. Dan motor itu semuanya kecil-kecil. Iya. Enggak jarang. Enggak ada NMAX PCX gitu karena mereka enggak butuh ngebut juga. Masuk akal tuh. Lihat kan? Set. Set. Set. Set. Dan aku mau review sedikit. Ini kan masih pagi jam kerja toh. Dia enggak macet loh. Enggak macet. Dia nih cuma kena lampu merah doang. Normal toh. Kok bisa ya? Hanoi itu penduduknya R7 juta. Hanoi eh R juta Hanoi. Hochimin R juta. Juta. Enggak macet kan? Enggak cuma padat aja. Jalannya tuh luas dan lapang. Trotor juga oke gitu loh. Iya. Gua mereka tuh maksain ya masuk ya. Gua agak ngeri sih. Emm. Ya, takut lecet. Tapi mobil di sini mulus-mulus loh. Pro. Oh, enggak. Kakinya bumper tuh. Kakinya jadi bumper. Enggak, enggak. Lihat, lihat, lihat, lihat, lihat. Enggak ada yang penyok-penyok, baret-baret dan bersih-bersih. Iya, bersihnya aku akui tuh kan. Tuh. Apa enggak kejantungan kau Jon tiba-tiba masuk orang? Enggak ngerti aku cara. Aku tak bisa yang gini-gini. Oh, sangat tidak friendly buat hati yang lemah macam aku gak friendly ini. Tapi kebayang sih emang kalau misalkan kita dibiarin bebas masuk ke sini tanpa masuk 2000 ya kebayang kita di pakai mobil setir kanan di jalan sebelah kanan View-nya itu terbatas. Betul. Lebih baik di sini pakai mobil setir kiri sih. Masuk akal. Seru ya? Seru kok. Ah iya. Menurut Anda vibes-nya si Vietnam lebih mirip ke Malaysia atau Singapore? Antara dua itu sih gabungan. Oh enggak enggak enggak. Ini tuh gabungan seluruh ASEAN woi. Oh aku ngerti maksudmu. Dia caplok-caplok bagian-bagian tertentu yang diambil. Modernya modernnya kayak Malaysia ya. Jadi gedung masih jaraknya agak jauh-jauh antar gedung besar. Terus pedestriannya tempat jalan kakinya mirip Singapura. Enggak ada ee apa namanya? Tiang listrik juga. Kalau ada kabel listrik pun sedikit ya. Terus trafficnya Kamboja ya? Enggak sih traffic Kamboja? Iya trafficnya Kamboja. Orang-orangnya lebih mirip Laos. Lebih ramah. Oh, orangnya ramah daripada Kamboja. Betul. Tapi ingat Kamboja enggak ada klakson. Dia niru siapa klaksonnya sebenarnya? Aku nanya kita di ASEAN negara mana yang ada klakson? Kamboja Laos. Kamboja klakson. Kamboja weh banyak banget. Anda lupa. Enggak sih klakson everywhere dong. Enggak sih seingat aku kamboja tuh berantakan tapi enggak klakson. Yang klakson apa? Laos. Laos enggak klakson. Kamboja klakson di mana-mana. Oh iya iya. Ini sungainya nih. Nah, sungai ini bisa menggunakan red river. Beda dengan Mekong warna kuning ini cenderungnya warna merah katanya. Tapi katanya dulu itu warna merah sekarang udah coklat juga. enggak tahu ya. Tapi ya agak kemerahan sih. Emang sih. Iya iya iya. Kalau Mong kan benar-benar kuningnya menyala itu. Hm. Menyala abangku menyala. menyala sungaiku. Iong enak ya mobilnya. Asik suspensinya enak. Kalau aku susi penumpang aku sangat menikmati. Aku punya le room sih. Tuh masih ada klakson kan [Tepuk tangan] Nah, sekarang kita naik tol di Vietnam. Ini tol ya? Kita kok enggak bayar loh. Kita bayar gimana nanti? Ih, gua juga bingung. Kita enggak ada yang punya kartu atau semacamnya di sini Tapi perhatiin jalannya semuanya bagus loh. Enggak ada lubang sama sekali. Iya kan? Cuma ada gelombang sedikit saja, tapi overall bagus kan ya? Aku cuma masih agak kesal. Tadi kita mau tes cruise control kan udah PT nih. Lepas tangan ini Mercedes. Mercedes depan kita tiba-tiba nyelipnya itu benar-benar dipepetin dong. Enggak pakai lampu seen. Jadi kita punya mobil gak sempat gak sempat berpikir. Ini mau ngerend tak pikir tadi ini. Coba kalau kita bawa desecap ya kita pasang ya. Iya iya i tuh tuh itu juga lihat tuh. Tusan itu tuh Yundai masuknya tuh. Iya. Metapi ini masih pakai se. Hah? Kayak di Medan. Mirip. Aku mau latihan loh gitu. Makanya di Medan. Tapi di sini nyodok-nyodok begitu-begitu enggak ada yang ngebut. Enggak ada. Enggak ada yang ngebut. Padahal nih mobil 0 ke 100-nya under 6 detik 5,8 sekian. Ya, kita ngetes nanti. Tunggu tempat yang agak enggak boleh. Hah? Sini enggak boleh kemput 1$000. Oh iya tuh 80 doang tuh kecepatan ya. Heeh 80 I ya i tuh ini kita di sebelah kiri depan ini enggak bisa lip kencang dari kita nih 71 doang ini. Land hogger sih masuknya sih ya. Ya. Ya. Dan kita pakai adapter cruise control semuanya udah tuh enggak injak gas, enggak injak rem. Enggak pegang setir. Tapi harus dipegang ya. Nanti dia ngasih tahu. Harus dipegang. Bagus loh, bagus. Easy to drive. Ah, durin dikit. Nah, nyantai dulu kawan. Masih 1 jam 15 menit 93 kilo. Masih di ee tolong. Ya, kalau jalan cuma segini kecepatannya bentarlah. Sejam 15 menit lah. I lumayan ya 1 jam 15 menit kilo. Ini enaknya kalau udah pakai begini-begini ya, adas begini-begini ya, udah pas nyampe itu benar-benar lelahnya itu enggak terlalu capek dibanding kita nyetir biasa. Masuk akal karena udah otomatis di sendiri. Coba ya. Coba ya. Bukan di kita di mana? Aku mau lihat barangnya. Enggak tahu. Coba coba coba coba bisa lewat enggak? Hijau enggak? Merah. Oke. Yeay. Nih kita tes akselerasi ya. Siap-siap. Siap-siap. 1 2 3. Belum 100 itu. Degdegan ya. Lumayan Pak. Cuma pengacu perasaanku atau gimana tadi pas kita hidupin nih auto cruise control. Dia agak apa goyang-goyang tuh karena jalannya gelelombang loh jalannya ya. Dia agak bergelombang dikit-dikit tuh kan mobil depan kayak gini kan. Emang dia nyalain cruise control pertanyaannya kita nyalain nih. Enggak enggak enggak ada hubungan cross control pas aku tuh jalannya tuh tidak semu sedatar gu bayangkan. Oh iya. Heeh. Masih ada goyangnya ya. Heeh. Oh tapi dibanding Indonesia jauh. Jauhlah, jangan kau bahas. Enggak sehalus tol di Malaysia. Enggak sehalus jalan tol Malaysia dan Thailand. Event Kamboja mulus banget. Aku sih tak ngotak pas awal border masuk sih. Oh iya awal-awal ya. Tapi ini bagus sih. Tiga jalur ya. Ini luas tolak ya. Wajar lah ya. Dan agak sepi loh untuk jam segini ya. Ini masih jam orang pergi ke kantor enggak sih? 8.25 ya. Betul. Nanti kalau udah nyampai bangunin ya. Tertahan kawan. Saldonya habis kali. Nah. Enggak tahu kenapa enggak bisa keluar Oh ini bagian dari tournya Finfast. Jadi kau belajar kalau kau kejebak di tol Vietnam cuma eh hari ini kayaknya mau hujan loh. Awannya gelap. Iya. Han suka hujan tapi mending hujan. Kenapa? Daripada kita kepanasan kayaknya cuaca lumayan panas nih kalau kita enggak ada kaca film. I ini enggak ada kaca filmnya by the way. Kalau sampai Indonesia kalian beli mobil harus wajib banget pasang kaca film. Nah ini kita sambil nungguin kita sambil lihat-lihat menunya ada apa aja ya. Jadi speedometer di sana ya. Tapi kita tetap dapat speedometer di sini. Ini ada range-nya, kecepatan PRND ini ee kenapa 40 nih? Maksim speed limit kali ya. Ya. Sama mana kamera 36nya? Di sini tuh gambarnya ya. Wih. Iya baby. Ada dong. Aku dong. Ganteng ya. Nah, cuma ini tipenya belum ada glass roof-nya di atas katanya. N sih versinya bakal ada yang panoramic roof ya. Bukan, tergantung tipenya. Ini bukan tipe yang paling tinggi soalnya, tapi dia AWD ya. Masuk ke sini ada drive settings, Android Auto, phone media web browser. Oh, ada web browser. EV settings baja big air game ada game normal kah orang main game. Be careful your driving please. Pas parking. E ada logo Finfast dong. Uh. Hah. Hei. Apa ini? Kok enggak ada? Gimana caranya? ini? Gak mungkinlah. Oh, press to. Oh, coba pakai setir kita kan seru ya. Down shift du sat go. Nah. Oh, gitu. Upsi. Bush. Knya kayak tablet Android. Weh, yah. Kalah gua gitu. Oh, mini games gitu ya. Coba deh keknya ke setir kan seru ya. Nancy Drew. Kalau sampai jalan enggak bisa ya? Oh, enggak bisa. Coba bisa pas lagi diam. Mungkin ini tahu waktu kita lagi ngecas gitu ya di dalam mobil. Ngecas kawan. Bagus nama anjing. Bagus. Wah cari nama buat anjing. Robot loh. Oh alah. Oh detektif gitu. Sekarang kita cari apa nih? Botol nih. Bukan suka itu dong. Ini botol nih. Ketemu kan volkeno. Terus bisa digeser-geser. Oh iya. Heeh. Lagi apaan itu? Ye ye. Happy ya. Tak kok jadi siap hari? Yuk di jalan. Akhirnya jalan kawan. Nah ini fungsinya game itu nungguin kawan kotak itu. Eh kita kita akurasi ya. lagi. Satu satu dua tuh. Asik asik asik. Itu baru nyampai 100 100 ya. berarti benar. 0 ke 100 5 detik ya. 5 detikan. 6 detikan lah. Kita nyalin lagi cruise controlnya. set di 119. Nah, jadi enggak nyampai 120 kan. Oke, nyantai lagi. Nah, ini kita lihat kiri kanan itu udah zona industri. Tapi gua seumur-umur lihat zona industri ya, baru pertama kali lihat yang serapi dan sekeren ini sih. Emm. By the way, karena dia banyak itunya loh, banyak tanamannya loh. By the way, Bapak, Anda kayaknya lagi terbang di atas laut sekarang. Serius? Ini daerah reklamasi kayaknya. Hah? Iya, di gambar di gambar ini Google Google Maps nih. Lihat nih ya. Ini laut nih. Tapi ini kanan kiri daratan semua. Oh, keren banget gila, keren dia. Keren loh. Jadi pengen bikin pabrik di sini gue. Eh, nyaman kali. Pabrik apa ya? Kerupuk. Kerupuk baruah kerupuk. Kerupuk kulit sapi sih belum ada kayak belum banyak. Sini kerupuk kulitnya babi kali. Nak bisa jadi. Ini laut merah kah? Katanya ini laut Vietnam besarnya kan ini toh laut merah ini toh. Ini pabriknya di tengah-tengah pulau terpisah gitu pulau. Oh ini langsung laut tuh kanan. Iya dan dia bikin selat di tengah-tengahnya. Lucu ya pulaunya ini terbelah ada selat-selat besar di sana. Ih jadi jalur kapal. Keren loh mereka bikin pikiran ya mereka bikin pulau manufaktur khusus pabrik-pabrik. Oh ini efisien banget nih kalau benar nih langsung sebelahnya laut jadi habis bikin barang langsung dikirim. Jadi memang sepertinya negara ini sudah dipersiapkan untuk manufaktur-manufaktur yang banyak ya. dan semakin banyak manufaktur semakin banyak orang yang bekerja. Betul. Dan oh ya tadi kita ngobrol sama si Alex kemarin, dia ngomong Vietnam 2 tahun ini tuh lagi ada perikatan besar-besaran dalam hal selary. Jadi mereka dulu UMR kan cukup normal ya sebagai warga normal Vietnam-nya lah. Semenjak banyak investor luar negeri masuk kan mereka mulai masuk tuh apa manajemen-manajemen top up level up. Yang gaji dolar semua kan dikit banyak mulai menikah gaji mereka. Hmm. Jadi kan mereka dulu bilang gaji UMR tuh normalnya tuh. Heeh. Sekarang mulai-mulai naik ke arah 7800. Rasis banget. Jauh banget. Apa? Menarik. Ajay. Tarik tambang cok. Lihat ini dia kita sampai di pabriknya mobil ini. Wih gede ini mega nih top. Tapi mereka bikin pabriknya tuh kayak representable ya. Maksud kayak lu bawa tamu pun kayak tamu tuh merasa wah Iya. Keren banget ya. Wei n ngerokok itu pohon malam ya kayak sawit gitu. Pohon apa ini? Kurma. Terserah kok ada kuning-kuning itu bukan buah kurma. Gak tahu. Cobalah aku tinggal dia punya batang nih macam sawit dah. Oke. Nanti kita tanya ya. Ini pohon Heh. Kalau iya this is kurma. Dia bilang kurma nabi katanya. Oke, sampai. Oh, kita bakal dibawa jalan lah pakai itu kali ya, mobil tuktuk gitu loh. Gokard. Highland coffee dong. Wah, ada kopi. Mantap nih. Americano dong. Alhamdulillah kita sampai ya. Let's go. Gila 335 hektar loh. Kami baru nyadar ini pulau dulunya tuh pulau nelayan coy. Iya dan swem dari karawa laut dan dibangun cuma dalam waktu 21 bulan. Edan gila edan. Dan langsung Rani udah menciptakan mobil pertama. Aku pasar aku syok gila ya. Gila. Terus ya di sini ada 18.000 pegawai. Gila enggak lu? Kayak wow. Iya. Ya, ini pasif banget. Lalu yang aku kaget adalah kan memang laut tuh mereklamasi dan bahkan Google Maps belum update karena mereka kerja terlalu cepat sesuai namanya Finvas ya. Terlalu cepat. Gila loh ini aku penasaran sih. Aku ngerti-ngerti banget mobil. Emang enggak banyak perusahaan mobil bikin baterai sendiri ya? Jarang. Oh, jarang. Biasanya mereka ngambil dari supplier. Oh, gitu. Nah, ini bikin baterai sendiri dan ee rekornya aman. Belum ada yang pernah kebakar. Oh, itu rekornya penting ya? Penting. Penting. enggak karena enggak semua pabrikan itu bisa punya rekor yang sama sih. Hm. Nice. Let's go. Yuk. Ini lucu ya. Jadi di dalam pabrik mobil-mobil listriknya Finfas itu mobil normal kayak VF8 gitu ya, itu dijadiin mobil towing buat narik ee sebuah kontainer. Ini gua belum pernah lihat sebelumnya sih. Jadi enggak semuanya pakai truk tapi pakai mobil listrik. Dikasih towing. Dia mau pamer kami. Kuat boy. Dia bilang. Nah ini nih nih. Tuh lihat tuh VF8 dia narik. Lucu ya. Weh gila gede banget gila. Kontainer Nah ini kita masuk ke body shop. Jadi ini tempat di mana lempengan-lempengan besi itu dipres bentuk body kemudian dilas sehingga dia antara plat itu ketemu jadi satu mobil turun kita ya. Ini floor panel nih. Jadi bagian bawah dari lembaran diprestek jadi berbentuk. Tapi ini semua robotik semua nih kalau kayak gini. Oh berarti ini cuma cetakannya toh? Cetakannya enggak ada barangnya. Belum belum dipes toh. Dari lembaran besi dicetak pakai ini. Deng. Nih floor panelnya VF3. Jadi gua biasanya ee ini bukan pertama kali gua ke pabrik ya, tapi pressop itu kan dia begini ya, biasanya tuh berisik banget. Ini benar-benar kedap. Oh, dan getarannya enggak berasa karena dia pakai tuh ribut ya. Dia pakai schooler itu. Ini katanya paling canggih sekarang. Makanya kita bisa ngobrol dengan enak meskipun kalau normalnya kita enggak bisa ngobrol gitu. Enggak bisa. Jadi dari kayak gitu lempengan dipotong jadinya kayak gini tuh. Oh, habis itu nanti dias biar nyambung jadi body yang utuh. Ini ini sih kedap banget loh. Enggak berisik loh. Oke, kok bisa ya? Dan ini kayak lantai dua enggak geter bawahnya. T lantainya fresh shop loh. Edan. Canggih benar nih. Tuh, plat bajanya diangkat. Itu yang ada kepotong ya. Ini lagi kayaknya buat pintu nih. Diangkat lebar-lebarannya, habis itu dibawa ke sana. Dipreseng. y. Dia dari lembaran dipress langsung berbentuk diangkat lembarannya masuk lagi dipresi. Habis itu diangkat masukin lagi lembaran baru. Cepat banget ya bikinnya ya. Lihat dong. Anteng loh. Enggak enggak geter-geter, enggak gedebuk-gedebuk. Enak banget jadi pekerja pabrik sini ya. Santai. Ini seumur-umur gua ke semua pabrik, ini adalah pabrik stamping yang paling quiet. Canggih loh. Jadi di sini tuh banyak banget proteksi buat suara biar enggak berisik. Semakin kita mendekat semakin terasa geter kan. Iya betul. Ini pas jauh udah enggak kelihatan lagi tuh. Tahu tahu enggak? Satu beginian tuh beratnya 33 ton. Satu biji ginian satu molding kali aja berapa molding? Gila makanya besi bisa jadi begitu. Benar-benar kayak jadi lembut banget itu Oh. Terus setelah dicetak ternyata mereka juga menginspeksi secara manual tuh kayak gitu. Jadi ada beberapa orang dia bawa lampu ya dicek ada yang salah apa enggak memastikan semuanya baik. Keren ya. Aku belum pernah lihat. Aku excited banget sih. Enggak. Gua beberapa kali masuk ke pabrik body shop segala macam. Tapi yang benar-benar gua lihat paling modern, canggih, dan benar-benar mendetail sih ini sih. Karena biasanya juga enggak divideoin. Ini dia hasil cetakannya. Dan satu satu mesin itu dalam 1 menit bikin 14 part. 1 menit 14. Jegrek, jegrek keluar. Jegrek. Cepat banget hasilnya nih. Tahu enggak ini buat apa? Ee gak. Kenapa ada gini gini giniannya? Dijepit. I. Jadi ini kan semua lagi diproduksi. Heh. Nah, sebelum dia produksi dia masukin dulu. Satu jegrek. Oh, sampel. Sampel dicek ini akurat enggak ukurannya. presisi enggak. Kalau misalkan cetakan pertama enggak presisi itu enggak dilanjutin lagi. Nah, ketika ini sudah presisi semuanya berarti sudah bisa dilanjutkan produksinya setiap hari. jadi setiap ganti molding cek dulu, cek dulu. Jadi pastiin setiap unit yang keluar itu semuanya presisi. Nih approve. Oke, pertama kalinya gua ke Press Shop yang benar-benar setenang ini, sequiet ini. Enggak seperti di Fresh Shop lagi dicek tuh presisi enggak. Dia pakai kayak semacam 3D scanner gitu ya. Oh, dia ngecek 3D scanner, surve scanning. Saya tuh tuh surface scanning. Jadi katanya sebelum dia mulai produksi e pertama kali dicetak jegrek kayaknya dites dong. Dicek dul. Dites pakai laser scanner. dicek sama 3D. akurat enggak? Tapi sebenarnya ini udah dilakukan. Ini cuma demo depan kita doang. karena mereka udah mulai running. Jadi memastikan panel pintu semuanya itu akurat. Jadi enggak ada tuh kiri kanan pintunya kok ini ya. Satu gap-nya gede, satu gapnya kecil. Karena ada pabrikan yang kayak gitu. Jadi satu mesin PR yang besar tadi itu harganya sekitar 31 juta dolar. Dan satu mobil itu kan butuh ee ini mal-nya ya. Satu mal ini untuk satu mobil bukan satu mal ya. Untuk satu mobil bikin mal itu harganya sekitar 16 sampai 19 juta dolar. Dan Finfas untuk bikin tujuh mobil sekarang yang diproduksi di sini itu mereka punya sekitar 450 mal. Jadi kebayang kan bikin mobil itu bukan cuma susah tapi butuh investasi yang sama sangat besar. Itu pun belum termasuk bikin pabriknya ini ya. Itu baru kita ngomongin alat sama ee malnya aja. Gila. Ada bawa investasi di pabrik mobil? Di body shop ini isinya adalah barang-barang yang tadi sudah diamping, sudah dipotong ya, disambungin di sini jadi body utuh. Oh. Oh. Nah, biasanya bagian ini tuh ribut enggak boleh difoto, di video. karena konfidensial. Tapi ini boleh. Ini kayak aku lagi lihat dunia mimpi ya, kayak film-film Marvel gitu loh. Ini ini gitu loh. Jadi kita disuruh naik bagi karena ee ini sangat besar besar banget. Jadi kita gak nyang kaki enggak? Jadi kita akan muter-muterin ini ngelihat robot-robot itu bekerja. Oh wow. Saking besaknya. Sakin besarnya things which you are saying that both left side and right side these are the two main line which we are running three models in the one main line and another in the three models and another main line total we have almost 861 robot inside the body show 86 861 yes so this is optimized and it was completely integrated with Io and we have the smart mechanism with the input as well as the output and the current for the supplier we have the FP Germany China as well as in the Vietnam. So currently for the new models that we are encouraging our new local Vietnam suppliers and just we are making the new one. and the head the main line what we are seeing the heading is that we are going for the closure light. It is basically where we build the doors. The door, front doors and rear door all the doors. The moving path. Jadi begitulah tadi proses produksinya ya. Ya. Jadi kita cuma ngelilingin cepat aja. Karena ya kalau mau dikelilingin semua ada 100.000 m². 100 kilo berarti. Iya 100 km² dong. Berarti dong. Masa sih gede banget? Enggak mungkin. Mungkin ada angka yang agak beda kali. 100.000 cm mungkin. Meter tadi dia ngomong apa? 100.000 apa? 100000 watt. Masa? Masa meter sih? Enggak lah. Eh aku penasaran. Are are are tah besar juga lah. Ah besar juga kan 100 m² lagi enggak tahulah. Pokoknya tadi bilang gedenya Rp100.000 ada 81 robot dan mereka bekerja itu enggak berisik ya ternyata ya. Aku bingung kenapa gerindanya enggak seribut gerinda yang di rumah kita. Nah, itulah gua juga bingung apakah ada insulasi dindingnya yang buat dia punya suara enggak kepantul gitu Iya loh. Aku kira itu orang bakal terkak enggak dia biasa aja dengar. Nah, ini general assembly. Ah, CKD. Nah, ini nih udah dicat kan mobilnya kan. Bagus bagus sudah dicat. Nah, tuh. Tuh lagi pasang-pasang interior tuh. Oh, iya. Yang pasang manusia ya? Manusia. Dan satu garis ini namanya itu production line. Oh, lini produksi. Kok yang pasang enggak bisa robotnya? Ada yang bagian robot, ada yang bagian manual. Gantung. Biasanya kalau yang robot itu untuk part-part yang besar karena berat. Misalkan buat kursi, buat dashboard itu ada robotnya yang bantu buat masukin ke dalam. Oh, ini yang namanya monok. Monok namanya dong. Karena dia punya body aja sudah punya struktur kan. Enggak ada sosis bawah lagi. Betul. Berarti mobil-mobil kita rata-rata tuh monokok ya. Itu ditarik sama robot. Mana ini? Ditarik sama robot. Mana robotnya? Itu di bawah. Cuma mendorong trolly aja robot. Iya. Itu yang robot kuning tadi di bawah tuh yang tadi ditanya itu kuning-kuning itu apa? Itu robot. Jadi nanti robotnya itu ngangkat tuh lihat robotnya. Oh si kuning tuh. Iya yang lu bilang tadi kuning-kuning itu apa sih? Jadi bisa naik turun. I lucu. Hai. Tuh lihat kan ada titik-titik itu kan kiri kanan kan nanti dia ngangkat set. Oh, gitu. Jadi dorong dia masuk lewat bawah. Menyelinap lewat bawah. Oh, enggak ganggu orang ya? Enggak dong. Keren loh ya. Tuh robot lagi tuh yang dorong. Nah, nih manual nih. Ah, ini manual tiga orang itu tuh segitu gede tuh yang bawa baterai di bawah itu lagi assembly baterai. Oh, itu baterai. Heeh. Bawahnya dia pakai robot naikin ke atas set. Iya, berat. Berat. Jadi part-part yang besar itu di ada robotnya yang bawa dan satu line ini efisien ya. Dia bisa mobil paling besarnya paling kecil completely di knockdown. Bagian ininya itu boleh diliput. Oh. Tapi bagian buat stamping ngecat segala macam itu kita boleh lihat tapi enggak boleh divideokan. Nah, itu pakai robot kan bagian-bagian yang berat-berat. Iya. Ada warna. Berarti ini mobil yang baru jadi nih. Ini baru jadi. Masih hangat dong. Masih seru ya. Oh, tamat. Wuh. Iya. Jadi, gua e jujur aja beberapa kali gua datang ke pabrik ini sih yang paling wah karena mesinnya benar-benar quiet, benar-benar gak getarannya tuh halus ya. Canggih benar. Ya, aku tak pernah ke parmit mobil. Kukira semua kayak gini. Enggak, enggak, enggak semua kayak gini. Dan bersih sekali even enggak ada debu nempel sedikit pun. Iya, ya. Kita masuk area pabrik, kita enggak perlu masker gitu. Finish the oke finish ya. Ye, gil. Ini enggak tahu ya, mungkin karena juga pabriknya baru ya, jadi teknologinya mutakhir sih. Ini dari semua pabrik yang gua pernah kunjungin, ini adalah pabrik paling canggih, paling wah sih. Yang lainnya juga ada gitu. Alat-alat kayak gitu juga ada, cuma enggak secanggih yang ini. Karena karena pertama kali bagiku wow macam kayak ke dunia Doraemo tahu enggak sih yang bor-obrok itu kayak gini loh. Iya. kayaknya kalau pabriknya udah lama ya mereka mau reinvest buat alat yang baru dan bagus itu juga ini. Dan karena dia pabriknya baru mereka alat-alatnya tuh mutakhir. Berarti di Subang bakal ada muncul ke assembly tadi. Wow. Aku mau ke Subang buat wisata ah dan bisa divideoin lagi. Ini langka banget loh. Kalian tuh nonton ini beruntung sekali karena biasanya cuma lihat general assemblynya aja enggak sampai ke body shopnya sampai segitu detailnya ya. Kita udah selesai ngelihatin pabriknya. Keren banget ya. Wih terbaik. Tapi itu masih sebagian kecil ternyata. Iya. Ada bagian-bagian lain kayak baterai elektrik motor tuh kita enggak boleh karena itu rahasia sama dia berada di provinsi yang lain katanya. Eh, dan untuk paint shop juga enggak boleh kita masuk karena tadi waktu dia bilang chatnya mereka itu mereka sangat PD sekali dan berani kasih garansi 10 tahun. Bahkan untuk chatnya itu dia bisa bilang sampai 15 tahun pun masih seperti baru. Uh. Tapi catnya bagus sih. Karena itulah e kita tidak boleh kasih lihat dapur rahasianya ya. Nah, ini yang gua bilang tadi nih. Ini buat masuk ke dalam tol nih pakai ini. Oh. Ah. Di Indonesia namanya apa sih? Gua pasang juga di mobil tapi enggak di semua mobil karena itu stiker. Stiker tapi kayak ada semacam jadi kalau aku cabut stiker ini, Kempel di mobil aku selesai. Ini kalau dicopot rusak. Oh bisa. Gua juga pasang di mobil, tapi pasangnya biasanya di lampu ya. Oke. Yuk, let's go kita jalan. Kita mau makan. Jadi, kota ini namanya Haifong. Kita mau makan di restoran yang sangat terkenal di Haifong seafood. Uh, hotpot, Kak. Nah, nyamnyam halal yang penting tuh lihat truk semua dan truknya kayak Amerika tuh. Ada moncongnya. Iya, ada moncong. Jadi truknya juga efisien karena dia cuma dari port ke pabrik, port ke pabrik. Enggak jarak-jarak jauh dia. Dan mereka enggak akan ngelewati kota Makanya tiba-tiba di sini rame ramai truk. Di kota itu jarang banget ada truk bahkan enggak ada malah banyaknya motor. Eh di sini motor jarang ya ya. Karena udah bukan daerahnya untuk pemukiman warga toh. Wei restoran macam apa ini? gede banget. Komplekan kali ya. Oh enggak, Ding. Restoran full Ding. Very fancy, kawan. Kayak ini sekolah universitas tahu enggak? Iya. I ini kalau di Kalibata nih universitas trilogi tahu enggak? Ini ada sim kelilingnya di sini ya? Sim keliling mana gua perpanjang di situ lagi ya. Our friends I bareng-bareng kita. Bareng-bareng kita sama. Sama. Bisa parkir enggak? Enggak bisa. Oke. That's our friend. Nah. Oke. Ikut ya. Kan percuma juga bahasa Inggris kagak bisa. Dia ngerti tadi barang-barang. Oh iya iya kawan di bilang. A a dia bilang. A Sen ada lele Sen segede gini Sen. Mana? kayak patet deh itu. Angkat. Ayo tuh lele tuh segede gitu. Edan paten de yang itu udah mau mati. Ini lele segede gitul-labi. W Labi-labi. Oh iya bulus kalau di Indonesia ya. Iya bulus Kasihan nih enggak tega makannya kalau bulus karena belum dimasak. Eh ini nih ikan sebelah nih. Coba tuh ini kerapu yoi. Hidup. Hidup dong. Kasihanku. Ini ikan sebelah bukan ya? Nah, ini ikan sebelah nih. Dia cuma separuh ini di Vietnam tuh khas banget. Enak banget tuh ikan nih. Ikan sebelah kalau dibalik dia bawahnya putih tuh. Oh. Ditaruh di kolam depan rumah, Mas. Heh. Ikan sebelah. Jadi sebenarnya dia kayak jenis ikan pari ya. Gua kaget tadi di jalan tidur tiba-tiba nyampai Jepang. Wih, Anda Jepang. Saya sampai ke Inggris tadi tuh England. Jadi ini sebelah kanan kita sama sebelah kiri kita atau yang kita sekarang lagi muterin inilah P. Ini adalah sebuah kompleks perumahan besar sekali. yang dibangun oleh Fin Holmes. Oh, Vin Homes apa? Divisi propertinya Fin Group. Finvas. Jadi, Vinfas itu amat sangat Vin Group. V Group salah satunya Vinvas ya. Dia tuh ada perumahan developer terbesar, terus ada mall Vincom. Tadi di sana tuh ada mall gede banget, ada Fin School sekolah. Ada Fin University. Yap. Finmac untuk rumah sakit. Apalagi ada FinBS divisi. Divisi itunya Vinbas ada Taksian SM. Weh, apa ini? Elopa. Woh, kita sampai Eropa, kawan. Gitu kah? Enggak lah. Berubah ya dari Tokyo tiba-tiba ke Venish. Venish. Iya. Oh, panas gini enaknya kita berenang. Iya. Iya. Sambil minum kelapa. Gila. Bersih, rapi, tanpa sampah. Tapi tanpa dibikin begini-begini ya. Maksudnya Vietnam itu udah bersih dan rapi sih. Oh, ada Jack Sparrow. Lihat tuh. Sangat random ya. Muncul mendadak gitu ya. Gila, keren banget. Wow, kapal bajak laut di tengah Edian. Wow. Kita punya beberapa spot gini di beberapa spot di negara ini. Contoh kayak Indonesia kan kita Jakarta ada PIK, di Kamboja ada Europark ya. Ini mirip tapi skalanya jauh sih. Gede banget skalanya. Gak ngotak Vietnam sampai di sana tuh lihat tuh rumahnya bentuknya beda lagi. Uh, gila gede banget sayang. Ini katanya malam rameai banyak lampu-lampu. Iya iya wajar sih. Dan ada ini ada show gitu tuh sampai lampu gituan tuh. Iya iya iya. Jadi ternyata ini tuh Ocean Park 2. Oke. Enggak gede. Maksudnya ada Ocean Park 1, Ocean Park 2, Ocean Park 3. Yang paling pertama yang paling gede itu Ocean Park 1. Oh, ini enggak gede. Enggak. Aku udah wawa sekali dah. Terus ada di Ocean Park 1. Kita akan ke sana karena ada eh gedung Oh, Technopark. Teknopark yang sudah tersertifikasi LED. Apa itu? Jadi gedung yang ramah lingkungan lah pokoknya. Oh, e lah ya. E leading, environmental. Alah, itulah pokoknya, guys. Mantap. Ini ala-ala Jepang sebelah sana. Jembatannya megah banget dong. Gila Vin pas ya. Terus kalau kita mau muter-muter kan harus pakai mobil. Kalau enggak pakai mobil gimana? Tenang. Tuh lihat ngok bukan angkot. Angok. Dapat dapat listrik nih. nih. Jadi kata angkot itu dari sini angok. Masukin aja di angkot. Angkut. Angkutan kota. Iya kan? Menarik 80 nih rot trayeknya dian. Tam. Tamar. Tam. Enggak. Kita enggak muter-muter. Kita bawa mobil. Nah. To. Oh. Iya bisa ya. Eh Li ya. Betul. Luar biasa. Ya, begitulah. Terima kasih. Nah, lihat tuh. Vincom Mega Mall. Oh, ini mallnya. Oh, komersial ya. Berarti ya Finfas komersial. Oh, gede banget. Besar boy. Besar ini mega. Oh, ini beneran mega mall coy. Iya, ada ayon di dalamnya juga tuh. W gedenya pelan pelan pelan pelan pelan pelan pelanelan pelan pelan pelan ya. Aku masih nonton biasa di sini kawan. Tenang aman aman. Opa. Oh ini ini si grupnya besar tuh lihat busnya Vinfas juga ya Vinbus namanya. Vinbus. Nah kok air ke sana biar tidak berdebung. Alamak besar. Jadi ocean parknya dari sana sampai situ G ini ujungnya kali ya. Eh, jalan aja udah. Orang jauh kok. Ceweknya ya atau cowok itu? Enggak usah dimasukin lah. Nah, itu FES Ocean Park 2. Tuh, itu logonya apa ya? tu? Enggak kayak sebuah batang raksasa itu. Itu ada sesuatu ya. Ada artinya. Oh, ini vin school sekolah. Oh, iya di Wah ya sekolahnya gede banget. Katanya ada Fin University juga ya. Nah, nanti ada di e Ocean Park 1. Gilah gede banget nih Finfas ya. Vin Group. Vin Group gua ketukar mulu antara Finfas sama V group Group. Iya. S biasa itu, Pak. Kayaknya base aja enggak segede gini Oh, iya. Mirip-mirip yang kayak city apaap membuat kota sendiri gitu ya. Artinya nih kalau ibaratnya kota wisata Cibubur nih ya. Heeh. Hah? Ini kita dari kota wisata mau ke kota legenda. Cakep. Tapi mesti naik tol. Nah, ini paruh agak-agak mencengangkan sih. Itu baru dua ya, yang tiga belum. Iya. Iya. Apa yang ada di isi kepalanya founder group FinFast ya? Fin Group ya. Cermannya sih. Cermannya mikir gini pemula dari penjual. Enggak enggak gini mie enggak. Cermennya kan begini kan. Coba lu sebagai chairman ya, lu lagi duduk-duduk manis gitu ya? Eh, perumahan punya. Mall udah punya. Apartemen juga udah punya. Rumah sakit ada. I kan ee perusahaan teknologi juga udah He he. Bikin mobil seru kali ya. Jadi sambil nong sambil nuduk kepikiran bikin lah ya gitu ya. Iya. Terus ketika bikin mobil, gimana caranya? Ya, gua ke Eropa ah. ke tempatnya BMW ah. Eh, lu punya platform kan? E, sini sini sini gitu ya. Boleh dong gua pakai platformnya dong. Jadi gua tinggal bikin bangunannya doang nih atasnya nih. Kan masalah perodaan mesin, roda sasis segala macam sudah dapat nih. Kan ah gua bayar ye. Dapatlah itu seri 5 sama X5 tuh. BMW desainnya ke mana ya? Hah? Ke Itali ah. Si siapa namanya? Standar Carta bukan makna carta Pinin Farina. Ah. Oh lu bikinin gua ya. Gua udah dapat licens-nya nih dari BMW buat engine sama kayak kaki. Eh tinggal bikin atasnya doang nih ludisan ya. Oke selesai. Pabrik belum ada nih. Austria. Ah Magna Stayer ah. Buatin gua pabrik bisa ya? Bisa, bisa, bisa. Oh udah datanginlah alat segala macam. Bangun pabrik di sini dalam 21 bulan. Hm. Bisa gitu ya? Semu aja di mana-mana. Finvast V group nih depan nih ada kota mendadak. Apaagi Mungkin ini yang nomor satu itu Hano ya? Ini benar ini. Ini Ocean one kali nih. Ocean Park 1 kali. Itu udah kayak kota kecil dah. Bukan kota kecil nih. Kota gede banget. Lihat tuh ada berapa apartemen tower. 1 2 3 4 5 tuh pakai jari aja enggak sanggup kita ngitungnya. ini universitasnya bukan. Ini apa? Oh iya tuh. V Universitas serius. Vivity gede banget. Vivity. Oh ini yang kau lihat di tepi jalan yang kau nanya ini apaan? Tangan megang bola dunia. Iya. Serius ini standarnya bagus banget ya. Punya bangunan. Gila, gede banget dan bagus banget ya. Kacau ini aku kuliah sini sih aku foto-foto bangga aku. Macam Harvard Fin University. gila. Fin Holmes Ocean Park ini yang pertama. Benar. Oh iya kampusnya di sini. Ini dia udah bikin apartemen banyak buat anak-anak kampus. Jadi mereka itu bikin ee perumahan ya, apartemen blok super block center lengkap dengan busnya ya. Makanya kalau dilihat di sini enggak terlalu banyak motor kan enggak kayak di pusat kota kan. Karena udah ada bus terus mau ke mana-mana juga dekat. Sekolah dekat rumah sakit dekat mobilnya semua Finfast cuy Gila keren banget loh. Aku gak pernah nengok barang kayak gini sih. Huh pintar kepaku meletup bledar gil bukan keliling-keliling Vietnam ini. Keliling-keliling Fin Group ini. Iya iya. Kau tengok kau tengok gambar depan kau Bang Ran. Ini di depan kita foto ini. Cantik sekali. Iya. Bangunan di belakang lagi gitu. Oke. Ini aku kalau foto-foto gak macam Vietnam sekarang. Gila sih ini sih. Jadi kalau ditanya orang kau ke an ke mana aja keliling-keliling properti inin group. Tapi itu pun udah bikin Berapa tadi? Berapa ribu dolar? 4.000 US dolar dalam setahun. Oh, itu SPP-nya. SPP lebih mahal. Jadi per semester 2.000 Rp32 juta. Oke loh. Cukup masuk akal kok harganya. Jurusan apa yang paling keren sini? Pondok Labu Nak. Jurusannya apa? Oh, ada itu enggak ada jurusan sastra perpustakaan gak? Lihat ini nih. Ah, ini gedung yang dibilang teknopark itu. Dan gedungnya modern sekali. Lihat, tidak ada pagar langsung jalan kaki masuk ke sana. Itu apa sih? Office ya? Office. Oh, berarti orang-orang habis lulus dari sini langsung kerja di sana. Pintar juga. Bangin kerja di situ, rumahnya di sini, rumahnya di sini, di situ, di situ. Ya, benar. Aku ingin pindah ke Osean Parta Neng. Aku kayak mendengar slogan ini dulu pertama kali ada di Jakarta, tapi ini jadi. Anda sungguh ya? Gil, benar-benar antara apartemen tuh rapat Heeh. Dan enggak kelihatan ada parkiran mobil. Benar-benar dia masuk ke kolong Kalau tengok trotoarnya, Bang. Aduh, rapinya tuh. Lihat tuh orang pada lari ya. Wow. Ini benar-benar pindah. Kita kasih jalan. Kita kasih jalan. iya. Itu nih orang baik nih. Anak eh apa orang punya anak tiga gitu biasa di sini banyak anak kecil. Tapi kan kata si siapa kita ngobrol-ngobrol? Wih, ya Allah. Nih orang mobil kecil buru-buru. Dia menghilangkan kita sampai kebahagiaan ya. Langsung kakson kita lagi kagum loh tiba-tiba toot. Iya iya iya. Rusak lagi. Depan depan depan tuh. Ah ah ini lagi. Oh iya ya. Bukan itu tuh kayak halo gitu. Eh Pak Pak. Heeh. Oke. Tuh ini enggak berhenti dong. Enggak berhenti kan dibilangin di sini Ya sudahlah. Ya, sebagai pengemudi tahu ini pokoknya mereka nyeberang sembarangan, kita juga nyetirnya sembarangan. Kompa cocok kita ini apa namanya? Mengikuti tata cara orang sini. I ayo silakan jalan. Ayo. Oh, dia kaget. Dia bingung kok ada orang berhenti gitu loh. Oh pasti bukan Vietnam dia. Bentar bentarinya ini kok aneh tuh. Ini kok ada pasir kok lucu banget di ini. Kok ada pasir ya? Pasir putih ya? Langsung di depan tepi jalan. Kok ada pasir ya? Pasir putih, cuy. ini buatan ya? Ya pastilah Pak. Eh, tidak danau kita di tengah laut. Eh, apa kita di tengah-tengah kota tiba-ti pantai aneh. Oke. Mereka tuh parkir apa enggak sih? Oh, ya. Pertanya Agus hilang. Gua pengen turun dah. Mereka jalan. Ih, gokil. Ini pasti di depan tuh tempat ultra premiumnya nih. Ih, bagus loh pantainya. Ini bukan buat-buat yang sekedar ada, tapi udah niat banget. Ih, keren ini. Kalau kita foto nih orang pecah kita di pantai. Duh, pengen turun ke kiri mereka. Harusnya mereka kayaknya berhenti di depan kayaknya. Ke kiri. Oh, gua ngerti. Jadi di Vietnam itu kan banyak rawa-rawa ya. Jadi kalau mau pembangunan itu enggak boleh menghilangkan air-airnya. Ini kiri. Kalau enggak nanti jadi banjir. Masuk akal. Dapat. Cong. Capek. Cong. Capek itu kafe. Oh, iya. Coffee. Oh, tadi uncot uncon. Wah, gila keren banget. Kelapanya real banget loh. Emang itu kelapa beneran? Oh, iya i ya. Aku kayak e pak di sini tanaman tuh rata-rata semuanya beneran loh. Enggak ada tanaman palsu. Gua belum nemu even ke restoran-restoran masuk ke dalam itu beneran tanaman asli. amazing aku kayak kepala aku tadi itu masih meledak-meledak lagi. Dua kalinya meletup-letop kepala aku. Itu air asin ya? Ah, nanti coba kau minum nanti nanti ceritakan ya. Aku taruhan pasti bukan air asin. Bukan aku penasaran karena ngapain dia taruh garam? Minimal kapor sih pasti. Iyalah karena birunya bagus banget. Iya birunya bagus banget. Banget ya Allah. Bang kolam aja Bang bisa berlumut bang. Aduh, enggak ada HT di mobil ini ya? Kok mau ngapain? P bilang kita mau ke patainya dong. Kayaknya itu pengin bisa berenang deh k kayaknya itu enggak terlalu dalam itu. Ih, ini kayak yang di film Film apa nih? Ih, Moana ya? Moana. Moana itu namanya Ne TV atau apa kayaknya di di Alohapik juga ada kayak gini nih. Neviri. H. Uh, apa ini? Ini mobil lucu kali. Ini mobil buat muter-muter. Eh, keren banget ya. Ih, cocok buat pensiun kayaknya ya. Iya, pas anak-anak sama cucu lo datang itu kan ajak ke sini. Vinfast dealernya gede. Ini kantor head office-nya ya? Enggak lah. Masa sih? Oh, iya. Jadi seingat gua dulu waktu gua ke Hochimin ya, gua tuh kan bikin video Hinfast itu tuh ke dealer. Ah, di dealernya. Dealernya ada di mall. Oh, itulah awal mulanya ya. Nah, dan ini adalah mall-nya. Oh, gede banget dong, woi. Bes nih, Boy. Ini jalan sampai kaki semaput nih. Benar. Bisa gak aku pakai bagi tuh bekeling mall-nya? Gila, keren banget nih. Panjang ya. Oh, ada high deng tuh ada body shop. Itu tempat untuk perakitan B stamping. Habis stamping dibawa ke sana. Itu yang bagian ngelas-ngelas body shop. Lucu-lucu ya di depannya. Keren banget ya. Jadi kita ternyata karena kita ada dinner entar malam takutnya terlalu mepet. Kita enggak jadi ke pantai. Kita langsung jalan ke hotel. Tenang. Jaraknya hanya 30 menit ya. 32 menit. Dan ini merah artinya macet. Kita lihat seberapa macet Vietnam pas jam pulang kantor. Oh iya iya iya betul. Eh udah deng kemarin kita juga ke nyampai sini kan juga kena macet tapi macetnya manusiawi itu lampu merah macet itu levelnya easy tahu enggak? Weh gak berasa medium aja belum masuk gitu. Oh belum matang berarti belum medium macetnya lebih kayak lampu merah aja sih. Jadi kita kayak nunggu giliran bukan macet karena eh buttlene neck atau ya begitulah. Enggak, gua gua pengen coba naik motor sih sebenarnya sih. Ah, go ahead lah. Aku di hotel aku video call kau Ja. Aku ikut dari video call. Ya seru tahu gak tertarik. Dan mereka tuh pas lagi hijau enggak ada yang ngeng gitu. Enggak ada santai. Hmm. Hmm. Bagus. Ah. Ah. Ny enggak ngerem l enggak ngerem lu. Dia pelan tada. Dia tidak sedikit pun terbatah-batah. Bantai kalau langsung cewek cowok tuh sangat bot. Berani. L. Ini mobil ya? Suspensinya tuh pas kena lubang. Enak loh. Sama yang gua suka pedal feel-nya itu pas kita ngerrem, pas kita gas, even tadi kita ngerem agak mendadak halus ya. depan kita tuh enggak nguk gitu. Kopiku tidak bergoyang. Mantap. Suspensinya kayak kakinya pedal-pedalnya sih. Ini sih enak sih. Ya, benar. Kita nyampai di sini dan dari ujung ke ujung enggak ada mobil parkir ya. Yap, kecuali yang itu ya, Pak R sih kalau kita bawa mobil sih ya enak ya. Btw di setiap quarter ini itu kayak komplek kan. Nah, ada nama jalannya. Nama jalan itu menunjukkan barang yang mereka jual. Jadi dulu komplek ini full ni menjual satu barang yang sama. Contoh ada yang jual namanya kayak stik bambu. Semuanya jual stik bambu. Jadi specializ gitu Oke. So, where do we go now? Oh, go inside. 1946. 1946. Wow. Michel Michelang 2023 ya one year after Indonesia merdeka Alhamdulillah kenyang. Ah, baru makan kodok begitu. Iya. Berbunyi dia, Pak. Berbunyi. Enak kodoknya. Emm. Ee enak mungkin relatif ya. Kalau aku bilang enak tapi aku enggak ng coba lagi. Itu intinya. Oke. Nah, jadi di sini itu ini tu kayak pusat kotanya tempat kita mau cari-cari makanan-makanan atau lihat-lihat yang lucu. Habis ini kita ke hotel. Heem. Kita jalan-jalan lagi. Oh ya. Iya dong sayang. Udah sampai sini kita enggak jalan-jalan. First car. First car. Oke. Oke. Duluan kalian. Pas. Pas pas pas. Maju, maju masuk masuk. Oke. Nah, sekarang kita jalan-jalan. Nama tempatnya apa tadi? Pon Amtuk ya. Di sini itu tempat buat cari makanan ya, termasuk juga cari minuman. Kayak night market ya? Kayak night market dan sampai jam 2. pagi. Tapi perhatiin enggak ada yang aneh di sini? Apa ini, Mas? Ya, enggak ada sampah. Bersih. Oh, bersih ya kan? Enggak ada lalat juga enggak ada lalat sama terang sekali. Tiba-tiba di atas ada lampion. Lampion-lampionnya banyak. Tapi ya tempat yang paling spesialnya itu ada yang di pinggir kereta justru rel. Rel, rel, rel kereta. Masalahnya masih dipakai enggak sih tuh relnya? kita coba aja langsung nanti ada tanya lewat enggak leas sini tanya kanan nih. Oh, ramei enggak sih? Enggak gitu ramai sih, cuma banyak tempat ya. Ini kebetulan hari apa sekarang? Hari Rabu. Selu. Rabu enggak begitu ramai katanya kalau ee malam Sabtu, malam Minggu tempat ini tuh ramai banget. Woh, ada kaafe-kafe kiri kanan ya. Ini bukan bukan laki ya. Bukan laki kafe. Laika Dan yang paling bikin serang tahu enggak di situ harganya masih terjangkau. Oh nilai R kita masih tinggi lebih murah bahkan dibanding Laos sih menurut gua ya dari kemarin ya. Iya betul betul sekali. Bentar lagi kita sampai di ke mana? 90 m lagi. Ada tempat-tempat begini tuh. Cafe NBistro Miami di mana-mana dan ini bukanya sampai jam 2.00 pagi banyakan. Jadi kalau kalian ke Vietnam wajib mampir sini cuma 7 menit dari hotel kita dekat dari Melia Hotel. Melia Hanoy eh Melia Hanoy ya. kayak nama MLM ya. Lihat ini kereta beneran dan itu jalan penuh. Rame banget. Even sampai ke sana itu juga penuh. Bingung enggak? Ini rel kereta loh. Jalannya juga macet banget. Coba lihat nih gimana ya. Ini masih dipakai enggak sih, Mas? Enggak tahu. Makanya kalau dipakai nih remove banget nih. Jadi kalau misalkan keretanya mau lewat 5 menit harus digeser. Iya. Thank you. Semuanya pada nawarin minum kopi, bir. Ini sesuatu yang baru sih. Tapi kebayang enggak sih anginnya seberapa kencangnya kalau kita Mas nongkrong di sini? Tapi pelan apa kencang ya? Ya pasti kereta mah enggak mungkin kelan sih, Mas. Kecuali kecuali keretanya udah mau nyampai stasiun baru pelan. Wah, foto dong. Keren banget nih. Kayaknya sana udah habis, Mas. Kita harus di sini sih. Mana lewat ni? Udah habis. Kita enggak ngerasain sensasinya itu dong nanti kursinya. Bentar bentar bentar. Tidak sana. Pingpinggirin ya kursinya. Langsung di pinggirin ini nih nih nih. Langsung masuk juga Tuh tuh langsung dimasukin meja juga langsung bersih ya. Kita tunggu keretanya lewat. Seberapa kencang nanti keretanya? Kok kepikiran ya bikin beginian ya? Oh dimasukin itu, Mas. Dimasukin semua tuh. It's coming. The train is coming. B Panjang banget. Woh, panjang bener ya. Wah, selesai. Kita lihat posisi sama mejanya pasti langsung ditatan nih. Tepuk tangan semua dong. Gede banget keretanya ya. Sampai segini kali nih. Segini nih. Kebayang nih kalau kursi sama mejanya enggak dipinggirin. Ya. Kita cari kopi yang enak yuk. Iya ya minimal harus ke sini sih. Ngerasain sensasinya Kita pas banget ya pas nyampe langsung tiba-tiba lewat loh. Beruntung sekali. Keren. Lihat lihat nih. Lihat nih. Ada Old Railway Cafe Indomie. Indomie. Waya Indomie. Oh iya Indomie. Indomi. Lihat Indomi semua. Indonesia. We are Indonesia. Halo. Wah. Old Railway Cafe Indomie. Mi goreng. Sing kangen mie goreng tekene. Yo. Mi goreng. Itu mi gorengnya Vietnam tuh bukan Thailand. Udah habis ya. Kok seru ya? Yuk, Anjong Aseo orang Korea nih. Yuk, kita nyebrang yuk. Lagi padat Yo, let's go. Jangan aja nanti mereka akan menghindar tuh. Mereka akan menghindar ke belakang kita. Ye, wisata nyebrang. Come back. Tapi jangan, jangan dicoba di Indonesia ya. Karena emang di sini naik motor pada terbiasa. Jadi kita nyebrang ya nyebrang aja belakang kita mereka enggak ngerem. Oh gadya yang ngrem. Tapi ini lagi sepi loh aslinya. Lebih lebih padat lagi. Tuh gitulah cara nyebrang di Vietnam. Berani mencoba uji nyali di sini ya. Kalau ini kita harus pinggir ini semalam itu kita jam 12.00 ya. Balik ke hotel lewat tempat yang tadi. Ini sampah itu lagi dikumpulin di pinggir jalan satu spot gitu. Habis itu jam 12.00 pagi. Jam 12.00 ya itu langsung diangkutin sampahnya. kayak pagi-pagi itu enggak ada yang ngangkutin sampah. Kita turun sudah bersih. Udah bersih. Dan ngangkutnya juga lucu-lucu. Ada yang naik motor. Iya. Gua ngar ada yang naik truk sih. Kebetulan ini yang samping kita pakai gerobak. Ada yang pakai gerobak, ada yang pakai motor. Jadi pokoknya tiap malamah aja di satu stop. Spot dikumpulin, habis itu pagi udah hilang. Cuman petugasnya dari semalam sampai sekarang sama sih. Cewek-cewek. Cewek-cewek ya. Yeay, kita sudah kembali lagi di hotel. Iya. Jam berapa sekarang? Sekarang sudah jam 22.35. Oke, besok kita mau explore lagi Vietnam ke tempat-tempat yang enggak kalah seru dibandingkan dengan sekarang ya. Jadi buat teman-teman jangan lupa saksikan ee ini kalau tayang Minggu maka next video Sabtu. Tapi kalau tayang Sabtu maka next-nya besok persis besok persis hari Minggu vlog kita kali ini. Jangan lupa untuk like dan subscribe sampai jumpa di vlog berikutnya. Bye bye.
