Jungkat

FARREL GAGAL PODIUM KARENA HAL INII (YouTube Video)

  • 01/09/2025

Halo semuanya, selamat datang di channel Fitri Kejurnas Drifting Round Two dan Boxer Boy sudah naik spek walaupun perjuangannya masih sangat berat di sini. Jadi ini adalah E putaran kedua dari Kejurnas Verel akan turun dengan Subaru BRZ Boxer Boy. Dan lihat sini ada gas ketawa. Moga-moga bisa bikin semua tim tertawa dan senang. Karena eh problemnya saat ini kan memang tenaganya BRZ Boxer Boy ini masih belum setara dengan rival-rivalnya ya. Karena rival-rivalnya udah ganti mesin 2JZ, mesin V8, sedangkan ini masih mesin FA24 bawaan pabriknya yang kita kasih turbo kit bolt on dan sejumlah parts dari HKS. Nah, sebenarnya di video sebelumnya saya bilang ada sejumlah parts racing yang memungkinkan kita untuk mengeluarkan tenaga lebih besar lagi. Tapi itu belum datang juga sampai sekarang. Nah, untuk sementara waktu kita pasang NOS. Tapi NOS-nya ini juga bukan untuk naikin tenaga maksimal. Karena kita takut kalau kita naikin tenaga maksimalnya tahan apa enggak nih internal standarnya. Jadi itu hanya untuk naikin tenaga di putaran tengah supaya pick up piick up speed-nya pada saat kita pakai gigi dua atau gigi ng-drift di tengah pada saat mau keluar tikungannya itu tenaganya dan torsinya lebih keluar. Jadi minimal sedikit membantu. Tapi ini eh udah dipasang sama Om Takwa dari Garden Sit. Semoga ini e bisa ngebantu. Langsung kita lihat viral pada saat latihan pertama kali menggunakan knot. [Musik] Oke, tadi udah praktis lumayan dapat tiga atau empat run. Tadi sempat nyoba tandem juga sama tante Anin dan ini mobilnya lebih enak dari sebelumnya. Ada perubahan juga di kaki-kakinya ada dilebarin dikit jadinya perlu pakai tambahan fendernya. Terus sama ada tambahan NOS juga kemarin baru dipasang sama Om Takwa. Jadi, NOS itu tadi eh setelah nyoba kerasa kalau pas di RPM 3.000 4.000-an itu e mulai ada boost-nya gitu. Jadi pas ngechase tantaanin tadi malah enggak perlu digaspol itu mobil tuh udah maju, udah ngejar. Jadi nanti e semoga pas dikualifikasi sama pas battle bisa memberikan kayak kencang gitu speednya. H. Semoga kita dapat hasil yang terbaik nanti. Oke, jadi ee Virel bilang bahwa dengan NOS itu cukup membantu gitu ya. Walaupun tenaga maksimalnya sama aja, tapi di tengah-tengah itu cukup membantu. Nah, sekarang bentar lagi kita akan kualifikasi. Kita lihat dulu selain NOS, enggak enggak ada yang berubah dari spek teknisnya. Tapi untuk ban masih dengan Dunlop. Kita sebelumnya pakai DunLP di Reza DZ2. Kali ini kita pakai satu lagi ban yaitu top of the line-nya Doom Noob yaitu SP SportMX50 Plus. Tapi ukuran 215 tidak ada yang 18 inci. Jadi kita pakai veleg 17 inci dari HSR yang juga keren dan kuat. Jadi di event kali ini akan ada paduan antara veleg 17 inci dan ban Dunlop. Ada Direza, ada SP SportMAX 050 plus. yang mana yang dipakai untuk sesi yang mana itu nanti strategi semua dari Om Takwa dan e selain Dunlop dan HSR kita juga di support oleh semua yang terlihat di mobil ini. Motul sebagai sponsor utama. Kemudian Solar Guard. Jadi ini mobil Verel ini ada kaca filmnya supaya enggak terlalu panas. Kemudian juga ada Auto Project yang men-support e Boxer Boy ini. Terima kasih banyak untuk semuanya dan semoga dengan penambahan NOS dan kita memiliki beberapa pilihan ban yang karakternya berbeda-beda dan disesuaikan dengan suhu dengan cuaca semua, Fel bisa memberikan run yang terbaik. Sekarang kita akan kualifikasi. e kualifikasinya berlangsung dengan baik. Poinnya Verel juga cukup tinggi. Alhamdulillah hampir 90 poin, 89,5 poin kalau enggak salah. Tapi rival-rivalnya juga bagus semua. Jadi Fel menempati urutan kelima tipis-tipis. dari atas sampai bawah. Tapi enggak apa-apa kalau di Pro 2 itu hasil kualifikasi hanya menentukan kita masuk ke bracket yang mana. Tapi yang paling penting adalah battle. Apakah dengan spek yang meningkat ini battle-nya diharapkan bisa lebih nempel dan lebih agresif? Sekarang kita langsung ke 16 besar dulu. yang alhamdulillahel runnya delete-nya nya mulus dan tadi Rifki sempat straighten ya, sempat lurus di tikungan yang ini. Jadi ini keuntungan yang besar buat Verel. Tinggal chase-nya hati-hati aja. Mestinya sih aman kalau enggak melakukan kesalahan. Bismillah. Semoga enggak ada kesalahan. Sekarang Verel Chase Allah Alhamdulillah cukup mulus chase-nya. Sekarang kita tinggal lihat keputusan juri dan ini dia yang berhasil melaju ke babak selanjutnya adalah Farel. Selamat untuk Farel yang dapat melanjutkan ke bawah top banyak sekali. Nah, tadi baru selesai yang top 16 lawan Om Rifki Gandara yang pakai A3 kuning. Tadi battle-nya lumayan seru, cuman pas lagi di depan kan di depan duluan karena kualifikasi lebih bagus. Jadi, Mas Om Rifki Gandara itu pas di belakang emm straighten pas di awal-awal dan pas ee di akhir-akhir ketinggalan jauh banget. Jadinya Om Ziko yang jadi spotter tadi bilang kalau e main aman aja karena e Om Rifky-nya udah ketinggalan jauh. Jadi yang penting tinggal ngechase satu mobil juga jarak satu mobil juga aman. Dan aku Cnya lumayan agak dekat dikit sih soalnya biar show-nya bagus. Dan alhamdulillah lanjut ke top dan bakal ketemu sama Om Rafael Ananda. Sekarang top E akan melawan Rafael Ananda. Dan karena Rafael Ananda kemarin e peringkat kualifikasinya lebih tinggi dari Verel, jadi Rafael akan lead duluan. Kita lihat cha-nya. Wah, seru banget. Rafael leadnya bagus. Verel juga chase-nya tuh dekat banget. Benar-benar nempel. Ngilu lihatnya. Tapi e chase-nya bagus. Sekarang giliran Verel. E lead-nya harus bagus juga. Dan Rafael juga harus bisa chase-nya seperti yang Fel lakukan tadi. Wah, ini seru nih. Kita lihat sekarang runnya. Rafael mencoba menik Yo, sayang sekalian Aduh. Wah, ini Rafaelnya melintir. Udah aman kan pada saat di situ tadi, tapi nabrak tembok. Tuh, bekasnya tuh masih ada tuh nabrak tembok. Jadi sampai ee bannya pecah. velegnya juga kayaknya e pecah deh saking kerasnya nih. Enggak tahu nih, tinggal ee nunggu keputusan juri aja nih. Dan yang berhasil mendapatkan tiket semifinal pada ke Jurnas Passion Drift Challenge Celas Pro yaitu Rafael Ananda dari edisi Motorsport. Selamat untuk Rafael Ananda. Pria punya selera. Kedua mobil tidak bisa melakukan initiate secara bagus. Dan di eh outer kedua itu ada nabrak tembok sehingga tayernya dibit. Nah, pada saat dibit itu zero. Nah, Rafael melakukan lead yang sangat bagus. Jadi, kita berikan kemenangan ke Rafael. Oke, itu dia penjelasan yang cukup jelas ya. E battle tadi antara Rafael dan juga Farel. Iya, it's oke. Akhirnya eh Rafael Ananda dinyatakan menang dan Fel harus terhenti di top. Kita tungguin dia dulu. Oke, tadi baru beres top lawan Om Rafael. Tadi ee seru juga pas di kan di belakang duluan. Pas di belakang duluan leadnya Om Rafael itu bagus banget kayak on the line dan dapat semua clipping point anglennya gede asapnya tebal terus aku lumayan ngejar juga sih cuman enggak yang ngejar-ngejar banget dan pas di bagian lead e run kedua itu ee sempat enggak masuk gigi tiga mobilnya jadinya agak pelan pas di dan habis itu pas di bagian e ada manji gitu itu e Om Rafael melintir ke kiri dan waktu aku lanjutin mobilnya tiba-tiba ngegeser gitu terus habis itu nabrak tembok sempat straightan dikit cuman enggak parah-parah banget cuma lurus terus langsung ng-edrift lagi dan habis itu aman sampai finish tadi sempat dipanggil sama juri pas pengumuman karena ngejelasin kenapa ee poin-poinnya gimana, kenapa ada yang bisa kalah, ada yang bisa menang. Ang itu katanya sih em pas di Om Rafael ada kesalahan pas di chase-nya melintir sendiri terus habis itu jadinya nol dan aku pas di bagian emm start itu ada pelan jadinya sama-sama nol poinnya dan pas di bagian tembok mobil aku nabrak itu enggak parah-parah banget enggak ngurang ke poin tapi Karena veleknya pecah, jadi dihitung tadi leadnya nol. Jadi diitungnya bukan lead to lead, tapi lead to chase. Dan pas di bagian run pertama aku ngechase-nya enggak enggak dekat-dekat banget. Jadinya karena liad Om Rafael lanjut ke babak 4 besar dan bakal ketemu sama Obel. Kamu enggak apa-apa? Enggak apa-apa. Tadi mentok tembok. Iya, nabrak dikit wallt. Nabrak tembok walltap. Ee terus gimana? Gimana tadi? Itu sebenarnya pas kamu chase tuh bagus banget tuh kamu chase-nya tadi. Cuman kurang dekat dikit sih. Iya, udah dekat itu. Udah dekat. Nah, terus pas kamu di depan tuh pas awal agak pelan tuh. Kenapa? Karena kan pakai gigi tiga nih. Pas dari dua ketiganya giginya enggak mau masuk. Jadi harus Oh, misgar. Iya. Jadinya agak terus. Habis itu mulus mulus. Tiba-tiba Rafael melintir tuh tadi. Kamu masih lanjut tapi terus kamu kena tembok ya? Iya. Kena temboknya. Kenapa tuh? Karena enggak tahu sih, tiba-tiba geser aja mobilnya. Geser aja mobilnya. Tenaga mobil gimana? Enak. Udah lebih enak dari ronde sebelumnya. Udah lebih bertenaga di tengah-tengahnya. Terus tadi dipanggil ke atas tuh kenapa? Karena dijelasin kenapa bisa kalah, kenapa bisa menang. Iya. Kalahnya kenapa? Kalahnya gara-gara emm chase-nya lebih jelek dari lead-nya Mas Rafael. Oh, betul. Chase-nya kamu lebih jelek dari cha-nya kamu bagus tadi, tapi lead-nya bagus jadinya dilihatnya lead gimana? Gimana gimana? Gimana? Jadi kan dilihat lead to chase. Oh bukan lead to lead. Karena kan tadi leadnya nol gara-gara velk pecah. Oh lead kamu nol. Iya nol kan sebelumnya udah running kamu. Iya cuman gara-gara pecah diskualifikasi. Emang peraturannya gitu? Iya dari ininya kayaknya. Oh jadi pelek enggak boleh pecah. Tapi kalau kena tembok pasti pecah. Ya pokoknya itu peraturannya. Akhirnya lead-nya dihitung nol nol. Habis itu cuma ada chase chae. Tapi chase-nya diadu sama leadnya bukan chase lawan chase dihitungnya run satunya bukan run. Jadi dihitung run satunya pada saat kamu ngechase pada saat dia lead. Oh iya kebetulan sebenarnya chase kamu juga bagus dan lead-nya Rafael juga bagus di round sat. Tapi it's ok. I kan kita udah komit namanya drifting kita penilaian semua harus serahkan ke dewan juri gitu ya. Tapi ee kamu tadi papa senang ee udah bisa adaptasi sama tenaganya kata kerasa nambah ya. Iya kerasa pas ngeches dan kamu tuh nabrak tembok artinya benar-benar kamu coba maksimal mobil enggak apa-apa akhirnya kita enggak mau dium trick enggak apa-apa tapi kan ee minimal sudah memberikan sesuatu yang terbaik. Jadi mobil tadi enggak ada masalah ya? Enggak ada enggak ada masalah. Oke, it's oke. Yang penting kamu juga Sebenarnya velegnya itu pada saat nabrak ternyata belong patah. Kan kuat banget nih veleg ya. Jadi kita sudah lihat rekaman videonya pada saat impact pertama itu veleg tuh enggak patah. Dia sudah mulai berubah bentuk enggak patah. Justru yang kena kaki-kakinya. Jadi saking kuatnya velegnya yang rusak kaki-kakinya dulu. Kalau pada saat nabrak itu kita armnya sedikit bengkok. enggak masalah kita bisa ganti. Nah, pada saat sudah impact itu Virel mungkin gak juga enggak tahu kalau di belakang itu sudah melintir. Jadi, dia tetap nge-drift seperti biasa. Tekanannya tinggi di sini. Nah, di tengah-tengah ini eh akhirnya enggak kuat lagi velegnya karena velegnya udah udah rusak di impact pertama yang sangat-sangat keras itu. E, akhirnya lepas dan ternyata menurut regulasi enggak boleh ada bagian mobil yang copot pada saat run. Jadi ya secara regulasi akhirnya runnya dinilai nol. Tapi ya no problem. Itulah balapan ada regulasinya kita ikutin regulasinya. Tapi alhamdulillah verelnya enggak kenapa-napa dan mobil juga cuman rusak ringan hitungannya ya. Ya, kaki-kaki cuman arm aja. Body-bod itu gampang kita perbaikin. Oke, jadi pas crash tadi itu lumayan parah. Si velegnya pecah dan si lower armnya itu sampai bengkok. Jadi lower arm itu kan lurus dia tuh sampai bengkok dikit. Tapi alhamdulillahnya frame dan lain-lain itu aman, kaki-kaki lainnya aman, bearing roda aman, pokoknya semua aman. Jadi nanti cukup kita ganti lower armnya aja. Baik, jadi mobil Verel ini ada perubahan sejak dari di Jogja kemarin. Jadi kita tambahin NOS. Nah, NOS-nya sendiri kita hanya tambah sekitar 35 HP. Tujuannya hanya untuk memperbaiki curve di bawah aja. Karena kemarin kita lihat kalau tandem suka sedikit kesulitan. Nah, sekarang udah jauh mah baik. Terus kemudian cross ini tidak menambah total horsepower secara keseluruhan karena topnya tetap seperti kemarin kira-kira 300 WHP saja. Nah, untuk ke depannya dilihat dari hasil hari ini tadi waktu tandem sudah jauh membaik harapan tetap masih ada improve untuk di beberapa area lagi. Mudah-mudahan bisa membaik khususnya pada saat tandem di depan. I w go. I don't wan go. I don't go. It's ok. It's oke. Tapi gimana kamu sendiri ee akhirnya untuk pertama kalinya dari pertama kali turun bulan Agustus 2024, kamu selalu podium terus sampai sekarang. Akhirnya enggak podium dan tadi juga ada mistake. Terus kamu gimana? Sedih apa enggak? Enggak sih, enggak sedih. Cuman em mungkin bisa jadi pelajaran buat next next round-nya. Jadi bisa apa ya? Em bisa lebih improve lagi nanti. Mantap. Yes. Namanya balap, namanya olahraga motor sport. Kadang-kadang kita menang, kadang-kadang kita podium, kadang-kadang kita kalah. Enggak ada satuun pembalap sampai juara dunia sekalipun yang selalu menang atau selalu ee podium dari awal karirnya sampai sekarang. Nah, tapi dari sini papa senang kamu bisa ambil pelajaran. Jadi, kamu bisa lebih bagus lagi. Mobilnya sendiri enak. Jadi lebih kencang. Enak. Jadi lebih kencang ya. Terus kamu juga kan harus mungkin lebih penyesuaian karena kamu kemarin hari Jumat enggak mau bolos sekolah kan. Jadi kamu enggak ada latihan sama sekali langsung hari sabtunya. Tapi mobil tenang, mobil akan improve terus sedikit demi sedikit. Nah, sekarang Papa senang ada ada kejadian itu kamu tadi push banget artinya kamu coba ee menyentuh limit. Ya namanya senggolan tabrakan enggak masalah tapi yang penting gimana caranya kita bisa ngambil pelajaran dari situ supaya kita bisa lebih bagus lagi ke depannya. Papa tetap bangga sama kamu. Oke, jangan lupa Anda klik like bila menyukai video ini, komentar di bawah dan subscribe ke channel eh Fitra Jika Anda belum follow Instagram kami berdua di sini. Juga follow Instagramnya Garasi Drift juga. Terima kasih untuk semua sponsor-sponsor yang sudah mendukung Boxer Boy dari mulai Motul, Solar Guard, Dunlop, HSR, Auto Project, Garasi, Drift, Garden Speed, Elik Outomotif, semua yang men-support mobil ini. Kita akan seri berikutnya IDS lagi ya, Indonesian Drift Series. Bye bye bye

Lihat di YouTube