Jungkat

Fasad Industrial & Interior Japandi, Homy Banget! (YouTube Video)

  • 09/06/2023

Halo saya Henricus dari Lattice Indonesia, saya dari tim arsitek dan saya Justiadi dari tim konstruksinya Lattice Indoneisa dan sekarang kami sedang berada di salah satu Project rumah tinggal di daerah Bintaro. Kita sebut nama project ini MG house rumah tinggal ini dibangun di atas tanah 144 meter persegi dan luas bangunannya 207 meter persegi. Jadi kalau gaya dari rumah ini itu ada ada dua gaya. Secara eksterior rumah ini mempunyai gaya industrial sesuai dari request owner pada saat meeting desain brief pertama kali kita bisa terapkan warna coklat itu dengan kayu bengkirai yang dibuat kisi-kisi vertikal dengan ukuran 40x60 mili dan kemudian di ujung kita berikan aksen putih dengan cat Dulux Weathershield Minimalis White. Kemudian untuk interior desainnya di sini uniknya adalah gayanya berbeda dengan sisi eksteriornya sehingga dari kami dari arsitek memberikan saran untuk mencoba menerapkan gaya Japandi agar kesan tinggal di dalam rumah itu tetap nyaman dan hangat. Owner itu kan seringkali dikunjungi oleh keluarga besar atau orang tua atau kakek nenek dari anak-anak, sehingga kita usulkan konsep area duduk nook seatting ini dimana Kakek dan Nenek itu bisa duduk di area depan TV kemudian kita berikan jendela besar yang bisa dibuka kemudian Kakek Nenek itu bisa melihat cucu-cucunya yang sedang berenang di area sebelahnya tanpa ikut terkena basah. Kemudian nook seating ini juga bisa memberikan area tambahan ketika ada tamu datang kemudian di bawahnya juga kita berikan Space lagi untuk dijadikan storage untuk menyimpan barang-barang. Maksud kabinet ini didesain sebagai solusi karena kebiasaan owner memiliki banyak koleksi sepatu tapi nggak punya area khusus untuk menyimpannya. Nah solusinya kita buatkan area Mudroom ini yang mana terdiri atas kabinet sepatu dan kemudian kita buat tempat duduk dedicated. Kalau untuk masalah konstruksi yaa dari hari pertama itu area lahan ya Pak, karena memang jalannya kan terlalu sempit ya untuk stok material ini memang kita apa namanya secara bertahap gitu. Jadi stok udah mau habis baru kita order lagi gitu kan, nah tantangannya sih satu itu yang kedua di jam kerja biasanya sampai Senin sampai Jumat itu kan kalau pagi kan karena rumah tinggal kanan kiri ya suka tetangga yang ada "Mas stop dulu , berisik nih" gitu tapi kita sejam 2 jam lagi kita lanjut. Untuk Fasad yang terlihat kasar berwarna abu-abu ini kita menggunakan finishing texture paint concrete Kemudian untuk area kolam renangnya area deknya kita finishingnya kayu meranti kemudian dinding dan lantai kita menggunakan mozaik kuda laut warna teal. Kemudian untuk outdoor living room di lantai 2 untuk lantai dan dinding kita menggunakan Niro Granite Alpine Grey ukuran 60 x 120 cm. Untuk interiornya itu lantainya kita menggunakan vinyl merk Taco untuk di lantai satunya, kemudian untuk di lantai 2 kita menggunakan SPC dengan merk yang sama dari Taco. Kemudian untuk dinding berwarna putih ini ya kita menggunakan brick wall finish dengan cat Dulux Easy Clean dengan kodenya yang Minimalis White. Kemudian plafon gypsum dengan cat Dulux Ceiling Briliant White. Untuk kusen-kusennya kita menggunakan YKK. Kemudian untuk special fitur ya special fiturnya aksen kayunya tadi sudah disebutkan ya kita menggunakan kayu bengkirai. Untuk lighting kita menggunakan Spotlight merk In-Light dengan masing-masing lampunya ini berdaya 6 watt dengan color temperaturnya warm white. Dan juga yang terakhir kita pasang solar cell yang berada di roof sehingga membantu mengefisiensikan daya ya kita bisa menghemat sebelum dipasang itu pemakaian listrik berbiaya 2,2 juta per bulan. Setelah dipasang bisa menjadi sekitar range satu setengah juta per bulan. Durasi desain dari pertama kali kita pilih-pilih konsep sampai gambar kerja jadi ya itu kurang lebih 6 bulan 6 bulan konstruksinya memang kemarin kita ditarget di sekitar enam bulan ya Pak ya 6 bulan tapi memang kemarin ada ada ya kendala beberapa jadi hand over sekitar 7 bulanan ya Pak. Saya pemilik MG house rumah dengan di lokasi bintaro. Desain rumah MG House ini sebetulnya merupakan selera dari Saya dan Istri beberapa kali kita search di Pinterest kemudian kita lihat di Youtube kita lihat beberapa desain-desain referensi desain dan kita melihat desain ini yang paling cocok dengan selera kami berdua. Sebetulnya saya dengan Pak Hendricus sudah dua kali sebetulnya untuk Project yang pertama waktu itu kita lagi kuliah gitu kuliah bareng. Tidak ada salahnya kalau saya mencoba jasa dia gitu dan ternyata kita berdua sangat puas gitu loh lihat hasil desain yang dia buat untuk rumah ini. Rumah rumah ini sebetulnya rumah orang tua saya. Sudah beberapa generasi tinggal di tinggal di rumah ini mulai dari adik-adik dari Ayah kemudian dari Kakak, kemudian dari sepupu itu juga sempet tinggal di rumah ini dan setelah mereka mempunyai rumah, rumah ini selalu bergantian dihuni oleh generasi-generasi. Satu hal yang tidak pernah berubah adalah desain rumah ini sendiri, makanya saya berpikir untuk merenovasi rumah ini supaya rumah ini juga upgrade gituloh. Bisa dibilang 80% dari waktu kita habis di ruangan ini sih jadi memang ruangan keluarga ini memang didesain bisa berbarengan ya, Istri masak kemudian anak nonton lari-larian di ruangan ini kemudian kadang juga ada sesekali berenang di taman depan gitu, jadi memang ruangan ini hampir mayoritas waktu kita itu habis di ruangan ini.

Lihat di YouTube