Fitur BRUTAL, harga GA MASUK AKAL! - Huawei Freebuds SE 5 Max (YouTube Video)
Ngomongin soal TWS itu sebenarnya enggak melulu soal sound quality, karena kita biasanya pakai TWS itu dalam jangka waktu yang lumayan lama. Buat kerja, nemenin dalam perjalanan, olahraga, meeting online, teleponan, sampai nemenin kita bengong sambil mempertanyakan keputusan hidup. [mendengus] Jadi selain kualitas suaranya, ada banyak hal yang enggak kalah penting buat diperhatiin. Seberapa nyaman dipakai, seberapa awet baterainya, seberapa kuat durability-nya, seberapa bagus ANC-nya buat ngeredam suara berisik di sekitar, dan tentunya seberapa bagus kualitas suaranya. Masalahnya, TWS yang punya kombinasi fitur selengkap itu biasanya harganya kagak murah-murah amat. Bahkan kalau kita cari yang fiturnya lengkap, harganya bisa mendekati UMP Jakarta. Mungkin ada brand yang enggak jelas asal-usulnya nawarin fitur serupa dengan harga yang murah. Tapi apa jadinya kalau ada brand yang well-known dan terpercaya yang bikin TWS dengan fitur komplit kayak tadi, tapi [musik] harganya enggak masuk akal murahnya. Kenalin, Sob. Huawei FreeBuds SE 5 Max. Sesuai namanya, ada banyak hal yang max di TWS ini. Saya akan bahas empat hal paling penting di TWS ini yang harus kalian tahu. Kita mulai dari sesuatu yang sering kali bikin experience pakai TWS itu jadi nyebelin. Baterai. Pernah enggak kalian lagi santai dengerin musik atau lagi meeting penting, tiba-tiba TWS kalian tuh mati karena kehabisan baterai? Dan yang lebih nyebelin, pas mau dipakai ternyata baterainya malah habis karena lupa ngecas. Nah, di TWS ini nawarin daya tahan baterai total sampai 80 jam, termasuk dari charging case dan tentunya dengan ANC dalam kondisi mati. Kalau cuman ngandelin baterai earbud-nya doang, Huawei ngeklaim bisa bertahan sampai 10 jam buat dengerin musik non stop. Nah, kalau ANC di hidupin katanya dia bisa sampai 7 jam. Dan kalau lagi buru-buru, ngecas 10 menit bisa dipakai sampai 4 jam. Jadi secara teori, kita enggak perlu terlalu sering berurusan sama yang namanya charger. Tapi, daripada cuman percaya angka di atas kertas, saya lebih tertarik ngetes baterainya dalam penggunaan sehari-hari. Misalnya, saya pakai buat kerja, dengerin musik, [musik] meeting, sampai dipakai pas pulang naik taksi. Kita lihat berapa banyak baterai yang berkurang dalam satu hari. Karena buat saya, baterai gede itu enggak cuman soal [musik] angka 80 jam. Yang lebih penting adalah seberapa jarang kita harus ke-distract kegara TWS baterainya habis. Dan hasil pemakaian nyata tentunya bisa berbeda tergantung volume, [musik] ANC, dan kebiasaan penggunaan. Hal kedua, ANC atau Active Noise Cancellation. [musik] Buat yang belum tahu, ANC adalah fitur yang ngebantu ngeredam suara dari environment sekitar. Jadi, kalian bisa lebih fokus dengerin musik tanpa harus naikin volume terlalu tinggi buat ngelawan suara berisik. Nah, TWS ini ngeklaim ANC-nya bisa cut noise sampai 52 desibel. Selain itu, ada juga beberapa pilihan mode ANC-nya, yaitu Ultra, General, dan Cozy. Ada juga adaptive mode yang bisa nyusuain peredaman dengan kondisi sekitar. Plus fitur buat ngebantu ngurangin suara angin. Tapi, angka desibel itu sebenarnya enggak banyak artinya kalau kita enggak tahu performa di dunia nyata. Makanya, saya mau coba langsung. Untuk ini sebenarnya enggak ada parameter yang bisa saya ukur, tapi saya akan coba kasih lihat kalian itu simulasi gimana ANC di TWS ini bisa bekerja. ANC di TWS ini bisa ngangkat suara sampai 52 desibel. Jadi, noise-nya bener-bener ke-cut. Dan suara berisiknya beneran hilang. Gimana? Udah bisa bayangin gimana kualitas ANC-nya pas ngeredam suara waktu dipakai di tempat yang berisik. Dan satu hal lagi yang menurut saya penting, kualitas mikrofon saat nelpon. Karena TWS enggak cuman dipakai buat dengerin musik ya, tapi juga buat ngirimin suara kita ke orang lain. TWS ini pakai tiga mikrofon dengan bantuan pemrosesan AI buat ngebantu misahin suara kita dan suara berisik di sekitar. Jadi saat ini saya berada di luar ruangan dan ini berisik banget karena hujan deras di belakang saya. Dan eh kalian akan membandingkan bagaimana suara yang ditangkap dari mikrofon kamera ini dan suara yang ditangkap pakai mikrofon dari Huawei FreeBuds 5 Max ini. Sekarang direkam menggunakan kamera dan ini direkam menggunakan Huawei FreeBuds 5 Max. Jadi kalian sudah bisa bayangin ya gimana kualitas noise cancelling dari mikrofon TWS ini karena benar-benar bisa ngilangin suara noise dan suara berisik yang ada di sekitar kita. Dan ini pasti bakal enak banget buat kita nerima telepon dan kita kalau kita nelpon di tempat yang berisik. Oke, sekarang kita masuk ke hal yang ketiga yaitu kualitas suara. TWS ini pakai dynamic driver berdiameter 10 mm dan sudah support codec LDAC yang memungkinkan transmisi audio dengan bitrate sampai 990 kilo bit per second dengan syarat device-nya juga support codec tersebut. Bahasa sederhananya LDAC memungkinkan lebih banyak informasi audio dikirim lewat Bluetooth dibandingkan codec biasa seperti SBC. Ini bisa ngebantu mempertahanin detail suara ya walaupun tetap bergantung sama source musiknya, device-nya dan kuping kita masing-masing. Selanjutnya kita akan bahas impresi suara. Sebelum saya mulai bahas impresi suara, saya mau kasih tahu ke kalian kalau TWS ini sudah high-res audio wireless certified. Pengujian kali ini saya buat simpel, saya hanya akan pakai YouTube Music dan Samsung Galaxy S26 Ultra sebagai source-nya. Menurut saya suara yang dihasilkan sama TWS ini tuh enak nih. Karakter suara bawaannya kerasa relatif flat dengan karakter suara yang kerasa warm. Deep sama rumble di sub bass-nya oke. Terus untuk mid bass di kick drum kedengaran clean dan bersih. Untuk [musik] frekuensi mid-nya juga posisinya kerasa pas di tengah. Separasi instrumen lumayan jelas. Enggak kedengaran suara instrumen bertubruk-tubruk atau saling numpuk ya [musik] sama vokal nya gitu. Nah untuk frekuensi high kedengaran clean dan bright menurut saya. Untuk soundstage-nya sendiri kedengaran lumayan luas dan imaging-nya itu cukup akurat. Gampang banget buat saya mengidentifikasikan [musik] suara instrumennya. Mengidentifikasi, identifikasikan. Ah, sudah banget mulut. Buat kalian yang suka ngatur karakter suara sendiri, Huawei punya 4 preset equalizer, default, bass boost, treble [musik] boost, dan voice. Ada juga 10 band untuk custom EQ di aplikasi Huawei Audio Connect. Jadi, kalian bisa menyesuaikan karakter suara sesuai selera. Entah itu lebih suka bass yang nampol, vokal yang lebih tajam, atau suara yang kerasa lebih balance gitu [musik] ya. Hal terakhir yang juga enggak kalah penting adalah reliability, atau sejauh mana TWS ini bisa diandalkan. Karena TWS dengan fitur bagus sekalipun bakal kerasa nyebelin kalau koneksinya gampang putus, koneksinya susah, atau enggak tahan dipakai dalam aktivitas sehari-hari. Salah satu fitur yang menarik di TWS ini adalah koneksi dua device sekaligus antara OS, bisa Android atau iOS. Bayangkan, kalian lagi nonton video di laptop terus ada telepon masuk ke HP. Dengan fitur ini, kalian bisa berpindah aktivitas tanpa repot harus mutusin dan connect ulang lewat Bluetooth setiap kali dapat telepon. Selain itu, TWS ini sudah pakai Bluetooth 6.0 dan memiliki sertifikasi IP55 untuk bertahan terhadap debu dan air. Buat yang suka beraktivitas di luar ruangan atau olahraga, IP55 bisa ngasih proteksi terhadap debu dan percikan air dalam kondisi yang sesuai dengan standar pengujiannya. Untuk kenyamanannya, setiap earbud beratnya sekitar 4,3 gram dan ada ear tips silikon dengan tiga pilihan ukuran. Angka berat yang enteng tentu menarik, tetapi kenyamanan tetap sangat bergantung pada bentuk kuping masing-masing. Jadi, yang paling masuk akal adalah nyobain semua ukuran ear tips yang sesuai dan pakainya dalam kondisi durasi yang cukup lama. Terakhir, ada aplikasi Huawei Audio Connect yang support iOS, Android, dan tentu saja OS dari Huawei. Lewat aplikasi ini, kalian bisa ngatur ENC, EQ, dan beberapa fungsi kontrol di TWS ini. Jadi, kalau kita lihat dari empat hal penting tadi, Huawei FreeBuds SE 5 Max nyoba nawarin paket yang lumayan lengkap menurut saya. Baterai total 80 jam, ANC sampai [musik] 50 desibel, support LDAC buat high res audio, mic dengan noise reduction, connect ke dua [musik] device sekaligus sampai sertifikasi IP 55. Dan yang wadidaw lagi, Huawei jual TWS ini di harga 459.000 doang. Buset dah. Kalau semua fitur bisa jalan dengan baik, TWS ini jelas bukan kaleng-kaleng. Bayangin, brand gede, fitur bejibun, harga enggak sampai sejuta. Sungguh iming-iming yang fana. Tapi nyata. Gimana menurut kalian?
Video Lainnya
Huawei nova 16s Pro tampil memikat lewat desain menggemaskan, tapi kemampuan kameranya tidak bisa dipandang sebelah mata. Temukan hasil tangkapan visual yang...
Kombinasi kamera 200MP dan baterai super awet 7000mAh bikin HUAWEI nova 16s Pro langsung mencuri perhatian. Penasaran performa aslinya saat dipadu TWS ANC? Tonton...
Huawei nova 16s Pro hadir mendobrak pasar *midrange* dengan membawa sensasi *flagship* yang tak biasa. Penasaran seberapa jauh HP ini mampu menyaingi ponsel mahal?...
HUAWEI nova 16s Pro hadir mendobrak standar lewat kamera 200 MP RYYB, baterai monster 7.000 mAh, serta layar LTPO AMOLED super terang. Simak ulasan mendalamnya...
Dunia teknologi pekan ini dihebohkan rumor berhentinya pasokan GPU flagship RTX 5090 akibat peralihan chip AI. Tak cuma itu, kabar kerja sama mengejutkan hingga...
Peralihan dari jam tangan pintar kelas atas ke model analog sering kali mengungkap kejutan yang tak terduga. Alih-alih merasa tertinggal, keputusan ini justru...
Pengalaman dua minggu memakai smartwatch flagship Huawei mengungkap fakta mengejutkan soal kenyataan penggunaan harian. Mulai dari keandalan fitur medis hingga...
Huawei Watch GT 7 Series membawa terobosan besar lewat sensor kesehatan berstandar medis yang sanggup memantau risiko diabetes hingga jantung koroner. Fitur canggih...
[SMARTWATCH YANG SUDAH MEDICAL GRADE!? - Huawei Watch GT 7 Pro](https://www.youtube.com/watch?v=8atO_7U8ARQ) menawarkan lompatan sensor kesehatan berstandar medis...
Huawei Watch GT 7 Pro hadir membawa standar pemantauan kesehatan medis yang makin presisi bagi pengguna harian. Daya tahan baterai 21 hari serta pelacakan olahraga...

















