Flagship Killer Kamera! Motorola Edge 60 Pro! 50MP 4K Depan Belakang (YouTube Video)
Ah, paket komplit yang gila nih. Dari awal pegang aja dan pakai udah kayak nemuin smartphone yang tahu betul apa yang dibutuhin. Motorolla 860 Pro tahan air, kamera bagus dan lengkap. Warna HP-nya yang cakep begini, baterainya gede 6000 mAh, dan fitur AI-nya juga ngebantu banget. Ada tombol khusus Moto AI juga, Guys. Kamu double tap aja langsung muncul sistem Moto AI yang siap bantu. Nah, semenarik apa ya? Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. [Musik] Ini boknya simpel cuman ada tulisan 60 Pro. Tapi yang bikin menarik packaging-nya ini plastik free loh. Ramah lingkungan banget kan? Langsung aja kita buka. Di sini terdapat box lainnya yang berisikan kartu perdana XL, lembar panduan pengguna, sim ejector, dan enggak kelupaan ada hardc-nya juga. Lanjut. Jelas dikasih Motorola 60 Pro, ada kabel charger type C dan juga kepala charger 90 watt yang berwarna hitam seperti ini. Desainnya elegan tapi tetap terasa modern. Ada beberapa varian warna yang tersedia mulai dari Panton Dzling Blue, Panton Shadow, dan Panton sparkling grap. Yes, warnanya udah tervalidasi panton nih, Guys. Jujur aja warnanya itu beda dari yang lainnya. Saya ambil yang warna panton sparkling grape dan phantom Dasling Blue. Belakangnya ini menggunakan material seperti leather yang makin bikin kelihatan berkelas. Ada aura premium yang enggak lebai dan bodinya juga tipis serta ringan banget. Bayangin aja dengan layar 6,7 inch dan baterai gede 6000 mAh. Beratnya cuma 186 gr. Enak digenggam. Masuk kantong pun enggak ribet. Eh, desainnya juga keren banget lagi. Layarnya menggunakan panel Violet dengan resolusi super HD 2712 * 1220 dan refresh rate-nya 120 Hz. Jadi, scrolling sosmate, nonton YouTube sampai ngedit video, semua mulus tanpa hambatan. Kerapatan layarnya di 446 PPI. Jadi bisa tampilin gambar yang lebih detail lagi. Dan peck brightness-nya sampai 4.500 nits. Jelas terang dan bisa dilihat dengan nyaman meskipun di bawah trik sinar matahari. Dan pengetesan kami, layar dalam ruangan ini bisa mampu di 500 hingga 600 nits. Jadi cukup terang pastinya. Dari tiga mode warna juga bisa bikin tampilan layar yang nyaman banget dan warnanya gonjreng. Baik mode standar, vivit, dan radian. semuanya bisa menampilkan 100% sRGB dan DC iP3 yang juga maksimum, kecuali yang mode standar ya, hanya di 84%. Anyway, desain 4 bulatan di modul kameranya ini saya suka sih. Enggak seperti banyak smartphone lainnya. Di tengahnya ada logo Motorola. Pada bagian kanan terdapat tombol power dan volume pengeras suara. Di atasnya ada mikrofon dan ada logo Dolby Atmos. Pada bagian kirinya terdapat tombol tambahan yang bisa kamu atur nanti. Nah, tombol ini juga bisa kamu set buat moto AI loh. Tinggal double tap. Moto AI langsung muncul. Di bawahnya terdapat slot SIM tray dengan tipe sandwich 2 nano SIM tanpa slot micro SD card. Lalu ada mikrofon, port, dan juga speaker. Kalau kamu nanya, ini cocoknya buat siapa ya? Nah, ini tuh cocok buat kamu yang butuh performa ngebut tapi gak mau ada yang kompromi dari segi desain dan kamera. Chipsetnya udah pakai Mediatchek Diamond City 8350 trem yang di atas kertas dan dipakai tuh emang satsat banget. RAM-nya juga 12 GB. Saya udah coba buka beberapa aplikasi berat sekaligus dari YouTube, editing video di CapCut, ngalusin foto di kanvas sampai buka Notion ataupun Gmail. Enggak ada tuh yang namanya nge-lag atau drop frame. Bahkan pas disambung ke charger, HP ini enggak kerasa panas sama sekali. Ini tuh penting banget. Apalagi kalau kamu contonten kreator yang suka kerja di mana aja. Dan karena di chipsetnya juga mumpuni, jadi buat dipakai main game apapun jelas kencang. Motorola 60 Pro berhasil menunjukkan performa yang sangat impresif dalam berbagai pengujian. Pada pengujian Antutu Benchmar, smartphone ini mencatatkan skor sebesar Rp1.430.435. 35. Sementara itu di 3D Mark Benchmark baik pada mode slings shot maupun white life keduanya menghasilkan hasil max out. Pengujian Geek Bens menunjukkan skor single core sebesar 1317 dan multior-nya sebesar 4.288. GFX Benz juga mencatat hasil tinggi dengan Asek Ruin Open GL High Tier di angka 63 FPS. Asck Ruin Vulcan High Tier mencapai 65 FPS dan TX off screen-nya mencatat 425 fps. Dalam uji stabilitas performa menggunakan aplikasi CPU roading test selama 30 menit, rata-rata penggunaan CPU tercatat di angka 60%. Respon layar pun sangat cepat dengan touch sampling red maksimal mencapai 1000 Hz berdasarkan hasil uji menggunakan aplikasi Touch Sampling Red Tester. Layar Motorola S60 Pro juga mendukung hingga 10 titik sentuh secara bersamaan. Sensor-sensor yang ada di dalam perangkat ini terbilang lengkap loh dan seluruhnya bekerja dengan baik. Mulai dari accelerometer sensor, LED sensor, hingga magnetic sensor. Semuanya berfungsi tanpa kendala. Untuk konsumsi baterai saat digunakan menonton video 1080p selama 30 menit, hanya terjadi pengurangan baterai sebesar 4% aja. Kemudian saat digunain untuk scrolling TikTok dan Instagram selama kurang lebih 30 menit, baterai berkurang 5%. Penggunaan untuk bermain game selama 30 menit menunjukkan pengurangan baterai sebesar 12%. Dalam pengujian game Gensin Impact dengan pengaturan grafis highest dan frame rate 60 fps selama 20 menit, FPS rata-rata tercatat di angka 46 FPS dan FPS rendah sekitar 40-an FPS dengan suhu maksimal mencatat 44 derajat Celcius. Pada game PUBG Mobile dengan pengaturan grafis smooth dan frame rate ekstrem selama 20 menit, FPS rata-rata berada di angka 59 FPS dengan FPS terendah sekitar 50-an FPS dan suhu maksimal 40 derajat Celcius. Sedangkan saat memainkan Mobile Legends selama 15 menit dengan pengaturan grafis HD dan frame rate super FPS rata-rata tercatat di 59 FPS dengan FPS terendah 55 FPS dan suhu maksimal hanya 38 derajat celcius aja. Kita masuk ke bagian kameranya nih. Motorola 60 Pro beneran gila sih kameranya. Ada tiga kamera utama 50 megapel, 50 megapel ultrawide sekaligus makro dan 10 megapel telefoto. Sensor utamanya pakai Sony Lia 700C yang udah terkenal tajam dan terang di kondisi low light. Dan benar aja nih, pas saya pakai buat motret malam hari, hasilnya tetap jelas. Untuk 10 megapel telefoto, kameranya punya fitur digital zoom sampai 50 kali. Tapi ya menurut saya switch spot-nya di tiga kali sampai 10 kali masih usable banget. Dan ada fitur moto AI buat bantu stabilin video juga. Ternyata mau kamu jalan atau lari, hasil videonya tetap stabil banget. Bahkan ada fitur action shoot juga. Kamu lompat lari, semuanya tetap tajam tanpa blur. Kayak gini nih contoh hasil kamera menggunakan Motorola 860 Pro ini sebagai berikut. Ya, Guys. Ini saya lagi ngerekam pakai kamera belakang dari Motorola H60 Pro. Formatnya full HD 30 fps di sore hari. Kita lihat tuh, Guys, detail awannya, ya. Mau hujan mendung nih, Guys. Kita lihat nih ke sini. Kita lihat lensa ultra wide z. Wih, mantapnya. Dan ini smooth banget loh. Saya sambil jalan padahal ini back lensa normal satu kali. Z. Nah, kalau kita lihat ke sana ya, lensa zoom dua kali zoom. Tiga kali zoom en kali wow zoom 10 kali wow zoom 20 kali wih kelihatan guys jendelanya ada cordennya tuh guys back lensa normal z mm mantapnya jebret full HD 60 fps. Masih sama ya smooth ya. Dan kita lihat yuk detail dari e daun-daun ini. Dan ada bunga juga. Wow, keren ya. Tuh, Guys. Warnanya kelihatan banget warnanya tuh e natural ya. Dan lihat tuh, Guys, bunganya juga warna merah dan mulai layu-layu ya. Warnanya itu saya suka, Guys. Jadi warnanya itu enggak pucet, warnanya natural ala kadarnya tuh, Guys. Normal. Wis mantap new brad 4K 30 fps. Iya kita lihat di sini bisa lensa ultrawide loh. Widih, 4K 30 fps bisa lensa ultra wide. Back lensa normal. Mantap. The bread ya. Ini 4K 60 fps. Kita lihat detail dari tanaman-tanaman ini. Tekstur ya. Kita lihat nih, Guys. Oke, menarikmenarik. Nah, ini kamera depan dari Motorola 60 Pro. Formatnya full HD 30 fps di sore hari. Lihat wajah saya jelas, di belakang saya jelas, bangunan yang ada di belakang saya juga jelas, awannya juga kelihatan dengan jelas. Detailnya, tekstur awannya, semuanya jelas. Ini keren banget, Guys. Kamera depan loh. Biasanya kamera depan tuh agak-agak melorot ya kualitasnya dibanding kamera belakang. Tapi ini enggak. Kamera depan sama-sama bagus dengan kamera belakang ya. Ini full HD 60 fps. Masih smooth loh. Masih smooth loh guys. Bread 4K 30 fps masih smooth juga loh. Wah. Hebat banget nih Motorola R60 Pro. Mantap banget ini. Wow. Wow. 4K 60 FPS. Smooth. Wow. Gila. Dynamic renange-nya bagus banget. Gila, ini kamera depan loh. Kamera depan sebagus ini. Waduh, mantap benar kameranya. Saya suka, Guys. Mantap. Nah, ini saya ngerecord di malam hari pakai Motorola 860 Pro. Formatnya full HD 30 fps dan kualitasnya jernih banget, Guys. Jernih. Dan kita coba lensa ultra wide Z. Wow, keren, cuy. Kita back lensa normal. Z. Hm. Detail gambarnya tuh, Guys. Wah, mantapnya. Nah, yang ini pakai kamera depan Motorola 60 Pro. Formatnya full HD 30 fps di malam hari. Lihat kualitas gambarnya, videonya jernih ya. Lihat tuh tanaman-tanaman juga, Guys. mantap. Buat foto yang lebih kreatif, kamu bisa pakai signature style dari Moto AI. Tinggal pilih gaya fotonya dari AI, langsung kasih hasil foto yang beda dari biasanya. Mantap kan hasilnya? Nah, mau foto banyak atau aplikasi ada banyak enggak perlu khawatir nih, Guys. HP ini udah ngasih RAM-nya 12 GB LPDD R5X plus ada RAM bus yang bisa nambahin RAM virtual sampai 24 GB total. Storage-nya pun UFS 4.0. Jadi buka tutup aplikasi sampai video 4K atau pindah file itu satset banget. Internal storage-nya di 256 GB udah aman banget buat jangka panjang. Anyway, tidak tersedia micr SD card slot ya. Tapi 256 GB-nya sih udah lumayan lega deh. Salah satu fitur favorit saya Moto AI. Yes. AI-nya Motorola ternyata enggak gimik loh. Ada fitur moto AI dis on dead yang bikin kamu bisa connect antar perangkat dengan natural. Kamu tinggal ngomongin apa yang kamu butuh. Moto AI langsung bantu nyari dan sambungkan semua tools yang kamu punya. Jadi bisa kerja lebih seamless. Misalnya lagi pengen tampilan YouTube lebih gede, tinggal tap dua kali pada body belakang buat aktifin moto AI-nya dan minta buka YouTube di TV. Langsung deh bisa buka di TV. Mantap kan? Dan yang keren banget fitur moto AI next move. Jadi misalnya kamu buka WhatsApp, galery, atau aplikasi e-commerce, Moto AIL langsung paham kamu lagi lihat apa dan kasih saran aksi selanjutnya. Kayak buka gambar di Google, AI langsung nyaranin buat copy gambar atau mencari yang setipe. Ini AI enggak mau nunggu kamu ngomong, tapi langsung ngerti konteks dari yang ada di layar kamu. Hei, canggih ya. Fitur-fitur kecil lain ini juga gak bisa dianggap remeh. Audionya udah pakai Dolby Atmos Stereo speaker yang suaranya nendang banget buat ukuran HP. Terus ada dual mic juga buat meeting online atau rekaman suara juga tetap jernih. Saya juga senang Motorola udah masuk ke AI ekosistem Google kayak Circle to Search dan integrasi Gemini Live. Jadi kerjanya saya bisa makin cepat. Cukup lingkarin gambar di layar dan langsung cari infonya. Ini berguna banget buat research dadakan waktu nulis atau kerja ngonten. Mungkin satu yang bisa jadi pertimbangan adalah di Indonesia brand Motorola yang belum sehype kompetitor. Wajar aja sih karena sempat vakum lama ya di Indonesia. Ya, tapi kalau kita mau bahas dari segi fitur, kualitas, dan pengalaman penggunaan, ini HP udah bisa masuk kelas flexip killer. Bahkan kalau dibandingkan dengan HP sekelasnya di brand lain, Adya daya saing yang saya bilang sangat tinggi. Apalagi dengan UI yang terlihat lebih clean. Saya suka nih. Kalau kamu udah mulai ngerasa HP kamu tuh sekarang enggak cukup buat kerja dan bikin konten, bisa jadi Motorola M60 Pro ini jawabannya. Apalagi kalau kamu pengen upgrade tapi enggak mau langsung lompat ke HP yang harganya belasan juta. Ini pilihan yang pas banget. Fiturnya lengkap, performanya kencang, desainnya kece lagi. Dan soal harga, sapin aja budget sekitar Rp7.399.000. Tuh kan, jauh lebih masuk akal dibanding kompetitor flagship lainnya. Oke, guys. Demikian video mengenai Motorola 60 Pro ini. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
