Flagship murah" ini sekarang gak murah lagi? (YouTube Video)
Buat yang udah nungguin HP flagship tapi murah dari Samsung, mungkin ini jawabannya. Bismillah, alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua, Rome yang gua maksud ini adalah Samsung Galaxy S26 FI S26FE. Ini handphone yang baru banget akhirnya masuk resmi ke Indonesia nih. Gua lagi di acara launchingnya. Nah, untuk handphone-nya sendiri kita bisa lihat dari boknya ini masih familiar. sama seperti HP-HP flagship Samsung yang lainnya. Nah, untuk bentuknya sendiri juga ya kurang lebih sama. Teman-teman bisa melihat kalau dari jauh nih kayaknya ah udah tahu nih orang pasti pakai handphone-nya Samsung. Cuman Samsung apa? Nah, ini belum banyak yang tahu. Nah, salah satu yang paling gampang buat mengetahui si S26 ini adalah dari kameranya. Sekarang ada kamera island-nya yang bikin ini berbeda dari S24 ataupun S25 FI. tentunya karena ini adalah handphone yang rasanya flexip jadi back dooroor-nya dia pakai glass. Nah, dia udah pakai Gorilla Glass Victus Plus pelindungnya. Terus untuk frame-nya dia udah pakai aluminium. Jadi tidak ada lagi bahan-bahan plastik di e handphone ini. Terus untuk warnanya ada tiga opsi yang gua pegang sekarang adalah yang warna gelap. Ini gravite blueberry ya kalau enggak salah itu biru tapi berunya juga agak gelap. Dan juga ada yang satu lagi warna unggulannya pistao itu yang paling terang dan finishing-nya kali ini dibikin e glossy. Jadi bukan matte lagi. Kenapa? Karena biar lebih menyala handphone-nya katanya sih gitu ya. Biar lebih e berasa anak muda sebenarnya. [berdehem] Ya jujur gua suka sebagai cowok suka yang warna gelap nih grafit ini oke cuma karena setelah gua pegang-pegang ini gampangnya plaksidik jari jadi mungkin gua akan lebih milih pistasio ya. Ini warna yang terang. Jadi kalau kena ceplakan sidik jari itu lebih samar, enggak terlalu kelihatan. Kita body tour ya. Di bagian atas di sini ada mikrofon. Di sebelah kiri kosong, di sebelah kanan ada tombol power dan juga ada tombol volume. Di bawah ada slot kartu, terus ada port USBC, ada mikrofon, dan juga ada grail speaker. Nah, yang lagi ramai diomongin port USBC-nya sekarang versinya turun ya, versi 2.0. Yang sebelumnya bahkan 3.2. Ya, gua enggak tahu alasannya kenapa yang paling berpengaruh sebenarnya adalah ee kemampuan transfer data di mana USB 2.0 ini kan transfernya di bawah 1 GBPS ya, cukup jauh ya dibanding kalau versi yang 3.2. Tapi kalau untuk kemampuan ngecasnya sama di 45 watt. Nanti kita akan bahas lebih lanjut soal spesifikasinya. Yang juga enggak kalah menarik dari S26 FE ini adalah OS-nya. Jadi ini S series pertama yang pakai One UI 9 dan juga kombinasi Android 17. dia dapat ee janji update selama 7 tahun baik untuk ee versi OS-nya dan juga security patch-nya. Jadi, ini bisa dibilang yang lebih duluan dibanding yang versi ultra ataupun S26 yang eh bas ya yang sebelumnya udah dirilis. Kalau kita lihat dari tampilannya sebenarnya ya ini familiar enggak jauh beda. Tapi yang e bikin M ya untuk AI-nya ini fiturnya tidak dikurangi dari versi yang e tertingginya ya kayak Vol Series ataupun S26 Ultra. Ini fitur EA-nya lengkap. Salah satunya kita bisa pakai e foto editor with prom. Jadi kita bisa ngedit foto dengan ngetik ya bantuan Google Jemini. Kemudian juga ada Gemini Omni di mana kita bisa ngubah foto steel foto itu menjadi video bergerak dengan durasi 5 detik. Terus juga ada beberapa fitur-fitur lain yang menarik kayak AI e fancam itu juga ada di sini. Nah, kalau untuk layarnya ini gua lihat-lihat ya. Baselnya sih ini sebenarnya enggak ada masalah. Tapi kalau kita perhatiin banget ya, ini bagian bawahnya memang tidak setipis bagian atas. Tapi sekali lagi kalau buat gua pribadi ini ya fine-fine aja. Dan untuk speknya ini tidak banyak berubah di mana dia masih pakai dynamic Armoled 2X 6,7 inci, 120 Hz, Full HD plus, support HDR10 Plus, dan juga brightestnya ada di 1900 Nit. Walaupun enggak terlalu gede-gede banget ya untuk zaman sekarang, tapi ternyata ini gua pakai di outdoor ini masih kelihatan jelas gitu ya. Jadi enggak ada masalah lah untuk kualitas layarnya. Gimana dengan speknya? Nah, ini yang ditunggu-tunggu. Jadi memang chipsetnya alhamdulillah ya ada upgrade pakai Exinyos 2500. Sebelumnya 2.400 dia udah 3 nm nih. Jadi handphone kalau enggak salah handphone kedua Samsung ya setelah ZFlip 7 yang pakai 2.500 ini secara angka ya katanya dia 11% lebih kencang untuk CPU-nya. Kemudian untuk GPU-nya 24% lebih oke. Dan untuk NPU-nya untuk processing AI-nya 51% lebih ngebut, lebih kencang. Sementara untuk kapasitas RAM yang disediain cuman satu aja 8 GB. Kemudian untuk storage-nya 128, 256 dan yang paling gede 512. Kemudian untuk baterainya ini tidak ada peningkatan. Maksudnya masih sama aja tapi menurut gua juga enggak perlu ningkat-ikat amat ya. karena masih oke di 4.900 mAh dengan kecepatan ngecasnya di 45 watt. Oke, ini gua lagi nyobain kameranya. Jadi secara spesifikasi juga kalau untuk kamera ya seperti biasa ya Samsung enggak terlalu ngasih peningkatan ya di mana kamera utamanya 50 megapel wide. Kemudian untuk ultrawide-nya ada 12 megapel dan untuk telefotonya di 8 megap. Dia bisa tiga kali optical zoom. Kemudian untuk kamera depannya juga enggak berbeda ya, 12 megapel. Jadi ini kalau secara angka masih sama seperti S25 FI. Nah, untuk perekaman videonya di sini gua cobain dia bisa up to 8K30 di main kamera. Kemudian kalau pakai 4K bisa di 60 FPS. Tapi kalau kita mau pakai lensa ultra wide-nya itu harus di 4K 30 paling tinggi. Jadi enggak bisa 60 FPS. Sementara kalau kamera depan dia bisa 4K 60. Terus juga bisa pakai fitur yang kemarin baru launching ya di ZFult series yaitu fitur horizontal lock. Jadi kita bisa ngerekam nih kameranya muter kayak gini tapi hasilnya itu enggak ikut muter-muter alias tetap steady. Oke, sekarang kita masuk ke harga ya. Sebenarnya kalau eh FE series ini kan harusnya handphone rasa flagship tapi harganya terjangkau. Cuma karena sekarang new normal ya, RAM masih langka gara-gara AI, dolar juga masih tinggi. Akhirnya harganya enggak bisa dibilang terjangkau banget karena startnya 128 gig itu 11 trip R9 juta. Kemudian yang 256 itu harganya Rp9 juta. Dan yang 512 itu belum diumumin harganya. Mungkin Samsung masih bingung ngasih harga berapa nih enaknya ya. Cuma seperti biasa kalau handphone Samsung itu e enaknya kita beli pas masa-masa e preorder gitu ya. Karena banyak benefit, banyak diskon, banyak promonya, harganya, bahkan start katanya itu bisa mulai dari R jutaan. Hitung-hitungannya teman-teman nanti bisa ee lihat atau cek di website-nya Samsung secara langsung. Nah, overall kalau dari gua untuk handphone ini gua belum bisa bicara banyak karena waktunya singkat banget gua untuk hands on. Cuma memang ya sekilas ini handphone yang paling menarik adalah dari UI, dari software-nya dan juga memang ada peningkatan di hardware dan gua enggak sabar buat nyobain lebih lanjut. Semoga cepat dipinjamin ya atau enggak paling kita beli.
