Jungkat

Ford Ranger Raptor Diesel: Rp 1,2 Miliaran Tapi Worth It (YouTube Video)

  • 15/05/2025

Dan ini dia bagian terpenting dari sebuah Ranger [Musik] [Tepuk tangan] Raptor. Dia e merupakan mobil offroad yang bisa diajak offroad racing gitu ya atau offroad dengan kecepatan tinggi berasa aja. Wah luar biasa. Luar biasa. Luar biasa. Ini dia Ford Ranger tipe termahal, tipe tersangar, tipe yang paling macho yang ada di Indonesia, yaitu Ranger Raptor. Mobil ini harganya cukup mahal. Dia harganya mencapai Rp1.265 ya Rp265 juta dan bisa dikatakan ini merupakan versi performance dari sebuah double cabin dari Ford. Nah, mobil ini hadir dengan beberapa eh upgrade jika dibandingkan tipe Wild Track, tipe XLT dan dia memang performanya tuh lebih eh untuk Anda yang benar-benar hobi untuk offroad. Dan bukan sekedar offroad, dia bisa diajak untuk offroad racing mobil ini. Karena memang mobil ini banyak sekali perubahan, apalagi di bagian kaki-kakinya. Sebelum membahas bagian yang terpenting yaitu soal kaki-kaki, nah saya akan sedikit membahas bahasa desain eksterior dari Ranger Raptor ini. Tapi sebenarnya mobil ini sudah pernah kami review ee waktu itu di ajang GJAW 2024. Anda bisa klik link di atas untuk melihat detail desain, dan banyak sekali yang saya bahas di situ. Nah, kalau bagian depannya memang banyak cukup banyak ya sebenarnya ee mungkin konsumen sebelumnya sudah punya Ranger dia mengganti grill e yang biasa menjadi grill raptor seperti ini nih. Ini grill raptor yang tulisannya Ford yang gagah, yang hitam dan benar-benar dia ee maskulin. Kemudian untuk lampu, lampu dia sudah menggunakan bahasa desain terbaru. Tapi lampu sebenarnya sama dengan varian lainnya. tidak ada perbedaan antara Raptor dan juga tipe wildrack ataupun tipe yang di bawahnya. Nah, sekarang kita lihat bagian yang cukup penting di mobil ini, yaitu bagian mesinnya. Mesin sebenarnya dia tidak berbeda dengan tipe Wild TRK. Nah, ee sayangnya memang kami tidak mendapatkan unit yang kami review pada saat ee GJAW itu versi yang paling sangarnya yaitu mesin V6 cc dan kami untuk unit tes kali ini mendapatkan yang mesin diesel yaitu 2000 cc. Tapi enggak kalah e menarik sih sebenarnya karena mesin diesel-nya ini dia berperform cukup tinggi. Dia kapasitasnya hanya 2000 cc, 4 silinder. Tapi dia sudah menggunakan biturbo. Jadi dengan mesin yang sekecil ini dia mampu menghasilkan tenaga yang sebenarnya terbilang besar 210 PS serta torsi 500 Nm. Nah, tenaga dari mesin ini 2000 cc dia itu lebih besar dibandingkan Fortuner atau Hilux yang 2800 cc 1 GD itu tenaganya di sekitar 2011 PS. Kemudian dia juga lebih besar dibandingkan Mitsubishi Pajero. Jauh ya. Jadi mungkin bisa dikatakan untuk versi standar pabrik dengan layout 4 silinder seperti ini. Mungkin saat ini Ford Ranger adalah mesin dengan tenaga terbesar untuk mesin diesel 4 silinder di Indonesia saat ini. Moteri standar ya. Kemudian transmisinya juga tidak kalah menarik karena dia menggunakan transmisi otomatis 10 percepatan. Wow. Dan penggeraknya tentu saja forwel drive. Tapi di Ranger ini dia tidak full time karena dia bisa menjadi toel drive saja jika Anda ingin menggunakan mobil ini di dalam kota atau di jalanan aspal saja. Dan ini dia bagian terpenting dari sebuah Ranger Raptor. Bagian yang banyak sekali perubahannya yaitu soal kaki-kakinya. Ini bisa dilihat yang paling benar-benar kalau mobil ini dilihat ya. belum belum menyentuh kaki-kaki deh, belum belum sedetail ini. Anda bisa melihat bahwa mobil ini terlihat lebih lebar untuk wheel track-nya. Jadi memang dibandingkan tipe Wildtack dan juga tipe XLT, mobil ini memang wheel track itu lebih lebar sekitar 14 cm. Jadi kenapa seperti itu? Dia menggunakan garden yang tentunya lebih lebar dibandingkan tipe Wildrack dan juga tipe yang di bawah rapter ini untuk mendapatkan handling yang baik, baik di jalanan maupun saat offroad. Nah, saat off road nanti kita akan tes di jalan juga kita akan tes seberapa hebat handing dari mobil ini. Kemudian tidak hanya gardan yang lebih lebar, wheel track yang lebih lebar, dia juga mendapatkan upgrade yang cukup signifikan seperti yang pertama nih. Bannya saja ini udah ban mahal ya, BF Goodridge, ban yang e cukup ternama, cukup e kawakan di kalangan offroad. Kemudian dia pelegnya dia menggunakan warna hitam seperti ini. Tidak ada aksen yang aneh-aneh, tidak ada aksen silver. benar-benar ini ee mencarikan veleg yang ee maskulin sekali, sporty juga. Kemudian dia dibalut dengan ban 28570 ring 17 yang cukup besar. Kemudian, nah di bagian sini ni bagian kaki upper arm-nya tuh berbeda dengan tipe Wildtack dan juga SLT. Dia menggunakan tipe eh bahan beral aluminium, kemudian arm bawahnya juga. Dan ini dia bagian yang paling menarik karena mobil ini sudah menggunakan shock aftermarket bypass dari Fox Racing. Nah, jadi tidak hanya ini benar-benar e sebuah kombinasi ya eh wheel track yang lebar, kemudian shock bernya juga bypass. Shock bypass itu dia kelebihannya adalah mampu meredam, mampu mengadaptasi ee tekanan suspensinya sesuai dengan kecepatan yang diinginkan. Jadi handling mobil ini tentunya akan sangat baik. Apalagi ketika offroad ataupun high speed offroad, ya. ya. Kemudian, nah bagian belakang juga sebenarnya ada perbedaan di bagian struktur kaki-kaki dibandingkan tipe Wild Trck yaitu bagian pernya dia tidak menggunakan lagi per pikul atau pergunakan per keong. Pertanyaannya apakah dia terasa empuk, terasa lemah? Enggak sama sekali. Jadi mobil ini masih terasa keras karena memang orientasi mobil ini lebih kepada offroad racing. Jadi bukan yang seperti apa ya, Nissan Navara. Nissan Navara Gen terbaru tuh memang bagian belakangnya terasa empuk gitu, terasa nyaman. Tapi mungkin pertanyaannya apakah dia mampu membawa barang yang banyak? Nah, beda ya. Jadi kalau di Navara itu memang dia sebuah double cabin yang orientasin lebih ke arah nyaman tapi tetap tetap handal gitu ya. Tapi kalau di eh Ranger Raptor ini dia justru menggunakan per keong tapi untuk performance. Dan ini dia bagian e interiornya. Jadi sesuai dengan nafasnya sebuah raptor ya yang mengedepankan sisi performance. Nah, jadi di bagian dalamnya pun juga harus kental. gitu aura sporty-nya. Jadi terlihat gitu di bagian dashboard-nya nih seperti sini nih. Dia dilapisi dengan bahan sent ee kental dengan nuansa sporty. Kemudian ada aksen orange di bagian kisi-kisi AC. Di bagian setir juga di sini ada aksen orange lagi rapter dan dia dilapisi dengan bahan kulit dengan jahitan benang merah yang tentunya sporty. Kemudian di bagian joknya juga terlihat nih dia perpaduan antara bahan kulit dan juga warna sweat seperti ini. Dan dia juga ada warna orange-nya. Dan di sini ada embos rapter di bagian ee belakangnya. Kemudian atap dia ee menggunakan warna hitam yang tentunya itu digunakan juga di mobil-mobil yang nafasnya tuh sporty ya. Dan bagian lainnya sebenarnya saya sudah bahas semuanya ya di pada saat first impression tapi enggak apa-apa. Di sini ada beberapa highlight yang cukup penting seperti speakernya. Dia speaker menggunakan aftermarket dari Bank and OS. Kemudian instrmenter dia sudah full digital. sistem entertainmentnya juga keren, dia ee besar dan juga dia ke bawah seperti ini ya, potret modelnya. Kemudian ada semua pengaturan ada di bagian sini, di bagian sistem entertainment. Sebenarnya sudah saya bahas ya sebelumnya. Nanti kita akan lebih mendetail saat mencoba mobil ini offroad karena banyak sekali fitur offroad yang terdapat di mobil ini yang ditampilkan di sistem entertainment-nya termasuk assistance offroad dan sistem tuas transmisi seperti ini. Kemudian dia sudah dilengkapi dengan parking brake elektrik dan drive mode. Ini cukup menarik juga di Raptor karena ada banyak sekali e mode berkendaranya. Dia tidak ada eco mode karena mobil ini benar-benar ee sporty ya yang dikhususkan untuk Anda yang ingin offroad performance gitu ya. Jadi dia ada mode normal, kemudian ada mode sport, kemudian ada mode slipery. Ini mungkin ketika Anda hujan dan dia langsung berubah gitu, langsung four wheel tapi four wheel 4A ya nanti saya akan jelaskan 4A itu apa. Kemudian ada mat ors. Jadi ketika Anda mengunang mobilnya di medan offroad yang berlumpur dia akan masuk ke 4H. Kemudian di sini juga berubah nuansanya dan langsung ini nih assistant offroad-nya muncul di layar sistem entertainment-nya. Kemudian kita ganti lagi ada S. Nah, sama sih masih offroad juga ini untuk offroad juga dan ada tulisannya offroad use only. Kemudian baha. Nah, jadi ketika Anda ingin ee kebut-kebutan gitu ya di medan offroad. Nah, Anda bisa menggunakan mode Baha ini. Kemudian terakhir ada rock rolling. Jadi rock rolling itu ketika Anda berkendara di medan bebatuan yang cukup ekstrem, Anda bisa menggunakan mode ini. Nah, sistem penggeraknya juga ada empat di sini. Jadi biasanya kalau mobil tuh, mobil over tuh yang umum ya, double camin tuh hanya 2H, 4H, 4L. Nah, di mobil ini ada 2H, 4H, dan 4L. Itu yang standarnya 4L itu untuk yang rasio yang lebih tinggi. Dan apa itu 4A? 4A itu adalah eh 4 auto. Jadi, dia bisa two wheel, bisa four wheel. Eh, dia akan menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan. Misalkan jalanan yang butuh traksi dan dia akan berubah menjadi ee fourwheel drive. Begitu juga sebaliknya. Mobil ini memang dimensinya sangat besar. Mungkin pertanyaannya adalah gimana misalkan kita e parkir gitu ya. Oh enggak masalah karena ada parking assistance. Parking assistance ini memang e fitur yang sudah ada di Ford cukup lama ya. Pertama kali itu di Indonesia waktu itu Ford Focus pertama kali menggunakan fitur ini. Dan di sini juga ada eh fitur yaitu offroad assistance. Nah, jadi menariknya dari mobil ini di era gempuran mobil tanpa tombol fisik. Nah, di Ford ini dia masih menggunakan tombol fisik yang cukup banyak. Salah satunya adalah offroad resistance. Jadi kalau Anda buru-buru gitu mau offroad, Anda tidak perlu berkutar dengan layar sistem entertainment-nya karena harusnya Anda masuk ke mode set di settings kemudian controls dan offroad di sini nih. Nah, enggak perlu kayak gitu sebenarnya bisa dari sini ada shortcut-nya. Nah, kemudian AC. AC juga masih disediakan tombol fisik di bagian sini yang memudahkan Anda. Kemudian tombol volume juga tidak touch screen gitu ya. Jadi semuanya itu masih ada tombol fisik. Tidak semua sih, tapi rasanya itu fitur-fitur penting masih ada di masih tersedia tombol fisiknya. Kemudian fitur dari sistem entertainmentnya cukup banyak, Sat offroad assistant tadi, kemudian kamera 360 dan juga dia dilengkapi dengan Apple Carpay dan juga Android Auto yang bisa dikoneksikan secara wireless ya. Kemudian dia juga tersedia fitur gimmik di sistem entertainmentnya itu sketch. Jadi Anda bisa gambar apa saja di sini misalkan ee nulis juga bisa ya. Saya enggak jauh gambar soalnya. Ford tuh bisa kalau lagi diam gini bisa. Kalau lagi offroad kayaknya enggak bisa deh nulis gitu ya. Kemudian di sini ada beberapa tombol. Sebenarnya ini tombol kosong AUX 1 sampai AUX 6. Nah, gunanya buat apa? Jadi, misalkan Anda ingin menambahkan light bar atau misalkan switch winch gitu ya untuk offroad. Nah, ini bisa digunakan nih sebagai e cut off dari wingsch-nya. Kemudian lampu lampu mau berapa aja lampu ini bisa di sini nih. Anda tinggal sambungkan ke sini. Jadi sudah tersedia dan rapi gitu. Jadi tidak perlu menambah-nambah tombol di bagian mana ketika Anda melakukan modifikasi. Oke, rasanya sudah cukup saya membahas mobil ini. Langsung aja kita ke medan offroad. Karena ya, mobil ini harus diketahui bagaimana performanya saat eh berkendara di medan offroad dan bagaimana kehebatan dari mobil ini. Oke, ya. Jadi memang highlight dari Ranger Raptor ini adalah dia eh merupakan mobil offroad yang bisa diajak offroad racing gitu ya atau offroad dengan kecepatan tinggi. Berbeda dengan mobil lainnya. Nah, tadi saya sudah coba sebenarnya sedikit menggunakan mode normal, mode sportnya. Nah, kita gunakan baha ya. Baha ini ee sesuai dengan namanya Baha itu ajang balap offroad yang terkenal di Amerika Serikat. Nah, kita gunakan mod saja. Mode baha langsung. Coba kita gas ya. Ini medannya lumayan loh, berlombang banget. Wuh, itu respons gasnya juga berbeda dengan mode normal ya. Dia lebih lebih ee spontan. Kemudian juga torsi itu lebih padat Bener. Wah gila seru banget. Endling itu benar-benar presisi. Benar-benar serasa mengendarai mobil balap. Kemudian, nah di Baham ini dia juga ada perubahan setup ee sedikit ya. dia setirnya tuh terasa lebih kaku, lebih berat karena dia sudah electric power steer ring. Kemudian yang paling berasa itu sih tenaga mesinnya juga bukan tenaga mesin ya maksudnya respon gasnya tuh lebih lebih nyaut gitu ya di awal kemudian dia langsung mode manual ini sepertiga ya e lumpur kita rem dulu karena sayang mobil kotor. Wah, ini experience baru nih. Benar-benar nyer mobil ini. Belum pernah saya sebelumnya mau ngetes mobil tes kayak gini gitu. Seekstrem ini, sengebut ini. Belum pernah gas aja. W. Wah, luar biasa. Luar biasa. Luar biasa. Jadi secara kesimpulan ya, ini sudah saya simpulkan saja deh. Jadi mobil ini kalau soal misalkan offroad pelan gitu ya ee di medan berlumpur Anda misalkan di ya ini kan di sikut Pagedangan BSD kalau Anda tahu itu sih kemampuannya sudah cukup ee sudah lumayan baik, sudah sangat baik sebenarnya. Dia sistem forel drive-nya ee lengkap, kemudian dia juga pintar. Ada 4A, ada 4H4L. Kemudian dia juga ada sistem kamera 360 yang bantu Anda melihat obstacle. Kemudian ada loker belakang. Kemudian masih juga ada hail disent control. Itu sangat mumpuni. Nah, perbedaannya jika Anda membeli mobil ini itu harganya terpaut jauh kan dengan versi wild trck-nya ya. Itu benar-benar si si performa dari mobil ini sangat luar biasa. Seperti tadi saya loncatin mobil ini, saya bawa ngebut di jalanan lumpur seperti ini, itu benar-benar wah andal sekali. Rasanya belum ada mobil keluaran ATPM di Indonesia ya. Ee yang speknya seperti ini. Jadi ini salah satunya ee ya spek over tracing yang bisa Anda dapatkan dari ATPM ketika membeli mobil baru. Wah luar biasa. Ini mode berkendaranya masih di di normal dan 4A. Coba kita masukin ke mat ya. Dan ini masih 4H bukan yang eh forlow ya. Nah, so far traksinya sih sangat baik ya. Sistem for driven pintar. Kemudian nah kita coba di eh ya seberapa beda gitu rasio gearnya jika dibandingkan di 4H. dan loker langsung aktif kalau di 4L ini tanjakan cukup curam. Coba kita hanya e gasnya sentuh-sentuh dikit. Naik deh. Huh. Tuh dia lebih menggerung pasti ya kalau di kalau di forlow. Dan ini udah gigi dua nih bukan gigi satu. Oke, kita balikin lagi deh ke mode 4H karena belum butuh-butuh banget. Ini kontur tanahnya enggak terlalu yang becek sekali yang ya sedikit berlumpur tapi enggak parah. Nah, rasanya sudah cukup offroad-nya karena ya enggak banyak yang dibahas mobil ini. Mobil ini sangat satisfying, sangat memenuhi ekspektasi. benar-benar dia ya kalau Anda pilih mobil untuk performa offroad ya Anda harus pilih mobil ini. Nah, tapi ada beberapa aspek juga yang harus Anda ketahui ketika membeli mobil ini di jalanan perkotaan. Karena kan Anda overt enggak sering-sering banget sebenarnya ya. Kemudian ee ketika Anda membeli mobil ini dari dealer, mencari towing ke rumah Anda. Dari rumah Anda mau jalan ke tempat offroad harus lewat jalan biasa. Jadi benar-benar enggak setiap hari di tempat offroad. Jadi saya akan menceritakan kepada Anda semua bagaimana impresi mobil ini ketika berada di jalan raya, konsumsi bahan bakarnya, sistem fitur radar ADAS ya, kemudian juga performanya ee akselerasinya dan lain-lainnya. Dan di jalan raya itu, wah benar-benar enggak kayak bawa double cabin yang kita kenal selama ini sih sebenarnya. Jadi coba ya kita tekuk tuh ya. Ada body roll. Wajarlah karena mobilnya tinggi ground clearance-nya e jangkung gitu ya. Tapi rasanya tuh masih cukup presisi gitu. Woh, tuh. Wah. Ya, tetap ada body roll, tapi itu bukan veris sih, apa ya, ejel gitu loh. Mau dipindah jalur kiri kanan gitu ya, manuver itu rasanya enggak jadi masalah gitu ya. Tetap ada body roll, tapi enggak yang gimana-gimana bangetlah. Bukan yang kayak double cabin pakai per daun atau ya double cabin pada umumnya yang dikhususkan untuk komersial ya. ini mobil yang ee memang diciptakan untuk performa. Nah, mungkin banyak yang bertanya ya, mobil ini kan menggunakan per keong, bukan lagi per daun ya, yang untuk bawa barang berat. Terus nyaman enggak suspensi? Jawabannya sih sebenarnya bukan nyaman sih, tapi lebih ke arah dia ee sedikit stiff. Tapi memang ya itu dia bukan yang seperti di Nissan Fara. Nesan Alfarad tuh per ee per daunnya digantikan per keong agar dia nyaman, agar dia empuk. Kalau di mobil ini agak keras tapi mantap gitu loh rasanya. Jadi mungkin kalau misalkan saya enggak kasih tahu ya, mobil ini ee per depannya keong, belakangnya daun gitu ya. Rasanya memang agak mirip-mirip per daun, tapi enggak sekeras per daunnya sih. Tapi ya itu mantap. Tapi ketika melewati pos tidur, misalkan di jalanan yang e rusak gitu ya, e di pos tidur di komplek gitu, itu emang ngerasanya enggak senyaman Nisa Fara. Tapi kalau misalkan Anda mau melewati prosedur dengan kecepatan yang tinggi itu enggak ada rasanya sama sekali. Benar-benar peredamannya tuh mantap sekali rasanya ya seperti menaiki sebuah mobil balap gitu. Mobil balap e offroad ya. Luar biasa. Memang mobil ini highlightnya di bagian kaki-kaki dan suspensi. Konsumsi tentu menjadi e faktor yang penting ya di mobil ini. Karena ya meskipun Anda ketika membeli mobil ini Anda tidak berpikir soal keh bahan bakar gitu ya. Karena Anda menggunakan mobil ini untuk offroad, untuk melibas medan offroad dengan PD gitu ya. Tapi enggak apa-apa tetap saya sampaikan juga kondisi bahan bakar berapa ya. Eh Ford Ranger ini dilengkapi dengan mesin diesel yang sebenarnya kubikasinya cukup kecil yaitu 2000 cc. Tapi memang untuk konsumsi bahan bakarnya ya mungkin mobil ini memang dikhususkan untuk performa kali ya. Jadi tidak tidak bukan yang paling baik di kelasnya gitu jika dibandingkan dengan Tritan kemudian dengan Hilux Hilux eh GR gitu ya yang 2800 itu juga ini sedikit lebih boros karena Ranger Raptor ini ee berdasarkan catatan kami ya konsumsi bahan bakarnya itu di untuk rut dalam kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/h itu angkanya di 8,8 km/l ya memang agak boros. Cross. Kemudian untuk rot tol dengan kecepatan rata-rata 90 km/h, mobil ini berada di angka 11,9 km/lit. Ya, banyak faktor sih memang mungkin banyak juga yang bertanya kan 2000 cc harusnya irit. Tapi mobil ini memang ya itu ee wheel track-nya lebar, kemudian bannya juga besar. Jadi ee beda gitu. Mungkin ketika di tipe Wildtack atau XLT gitu ya, itu akan lebih irit karena dia penggunaan profil ban lebih tipis. Kemudian ya bukan untuk performa. Makanya mungkin di mobil ini agak sedikit boros. Dan untuk akselerasinya oke e kita tes itu di jalan aspal ya, bukan di offroad. Untuk performanya, akselerasinya 0 sampai 100 km/h, mobil ini tuntas dalam waktu 10,5 detik. Ya memang tidak seganas Hux. Kalau sama Tritan okelah. Samalah kurang lebih angkanya di sekitar 10 detikan. Jadi secara overall performa mobil ini cukup menjanjikan di sektor mesinnya. Adas mobil ini juga sangat lengkap. Jadi enggak cuman buat offroad ya, tapi ketika Anda menggunakan mobil ini untuk perjalanan antar kota di tol gitu ya, fitur radar adasnya tentu sangat berguna karena dia banyak banget. Ada nih adaptif control, kemudian lane keeping system bukan l eh lan keeping assist ya, tapi laneping system, preollision assist. Terus kemudian juga ada cross traffic alert dan juga tentunya ada blank spot monitoring dan ada reverse brake assist. Jadi ketika Anda mundur gitu ya, ada objek yang mendekat, nah dia akan melakukan pengereman secara otomatis. Mm fitur ini tampaknya kalau di Indonesia agak kurang cocok ya karena kadang ada jeruk parkir tu kadang-kadang suka di belakang mobil jadinya suka menghambat. Mungkin Anda yang menggunakan mobil sudah ada fitur ini itu akan terasa gitu loh kalau ada fitur itu. Itu lebih baik dimatikan sih sebenarnya. kalau ada juru parkir. Kemudian, nah kinerjanya sendiri cukup baik. Jadi nih kita misalkan aktifkan sistem adaptif C control ya, itu jarak antar mobilnya tuh juga lumayan dekat dengan mobil depan enggak gap-nya ya. Ini kita aktifkan set. Tadi ada empat step untuk ee jarak antar mobilnya. 1 2 3 4. Yang paling dekat tuh kami sudah tes cukup dekat. Eh, jadi kemungkinannya dipotong oleh pengguna jalan lain tuh rasanya agak minimal karena jaraknya itu cukup dekat. Kemudian kita aktifin juga ini lan keeping system. Nah, tu dia akan mengkoreksi agar Anda tetap berada di jalur yang semestinya. Ya, memang agak susah sih sebenarnya menemukan e kelemahan mobil ini ya, karena ya ini diciptakan untuk menjadi sebuah mobil yang perfect. Tapi tetap sih ada kelemahan yang kita temukan. Yang pertama adalah sistem entertainment-nya sendiri. Jadi dia sebenarnya udah keren, intuitif, gampang operasinya mengoperasikannya. Tapi terkadang tuh kurang responsif gitu. Jadi agak nge-lag dikit tapi ya enggak masalah sih. Cuman kalau dibandingkan dengan sistem entertainment mobil lain ya itu rasanya banyak yang lebih responsif dibandingkan mobil ini. Kemudian yang kedua adalah sistem radarnya yaitu lane keepping system. Jadi fitur radar mobil sebenarnya sudah sangat lengkap mulai dari adar traf control hingga rear cross traffic alert dan juga lan keepeping system tapi agak tanggung gitu karena dia tidak dilengkapi dengan lane keeping assist. Jadi dia tuh enggak bisa yang benar-benar stay di tengah gitu ya. Jadi dia akan mengkoreksi setir ketika Anda sudah mau berpindah jalur ee dengan tidak sadar gitu ya. Agak tanggung gitu rasanya. Kenapa enggak ada lane keeping kalian gitu. Wah, mungkin banyak yang beranggapan gitu ya, 1,2 miliar dapatnya Ford Ranger. Tapi ini bukan Ford Ranger biasa. Ini adalah Ford Ranger Raptor yang mendapatkan ubahan cukup signifikan. Jadi bayangkan jika Anda misalkan punya ya Ford Ranger Wildtack kemudian Anda ingin upgrade sendiri gitu menjadi spek raptor seperti ini, itu rasanya biaya yang dibutuhkan sama aja gitu loh. Tapi memang waktu saat pertama kali meluncur 1,2 miliar mungkin secara psikologis tuh ya mahal sih. Tapi kalau saat ini saat video ini dibuat di tahun 2025 itu mobil ini rasanya menjadi sangat worth karena kemarin itu baru saja meluncur mobil salah satu offroader juga yakni Jeep Wrangler eh facelift ya Rubicon dan dia dijual dengan harga R2,3 miliar ya 2,3 miliar dengan 1,2 miliar setengahnya lebih mobil ini ya ee ya setengahnya lah setengahnya mobil ini dibandingkan si Jep. Frankler, tapi dengan kemampuan offroad yang tidak kalah canggih dibandingkan Jeep Prangler Rubicon. Dan bagi Anda yang pecinta offroad racing ataupun offroad ya, mobil ini kapabilitasnya sangat luar biasa. Jadi Anda tidak akan menyesal ketika Anda memilih mobil ini atau Anda mungkin bisa memilih yang varian 3000 cc yang bensin karena dia fitur sebenarnya lebih banyak lagi. Seperti misalkan ee Baha itu dia suspensinya adaptif kalau di mobil ini belum. Kemudian juga knalpotnya juga dia ee ada perbedaan suara ketika masuk ke mode biasa dan juga mode baha yang menggelegar gitu ya. Nah, tipe ini merupakan tipe yang lebih ee ekonomis, lebih irit gitu ya. Tapi performa sih enggak kalah dibandingkan yang 3000 cc ya. Lebih kencang 3000 cc tapi mobilnya juga rasanya cukup satisfying ketika Anda gunakan untuk offroad.

Lihat di YouTube