Jungkat

FORD RANGER RAPTOR V6 | D-Cab Terkencang dan Termahal dari Ford! (YouTube Video)

  • 15/04/2025

for akhirnya ada lagi di permukaan. Wah, mobil ganteng. Ini adalah pilihan yang tidak paling kami pilih di sini, Om. Apa alasannya? Ini ganteng banget. Ini esensinya. Bahkan Everest pun juga asalnya dari Ranger. Iya, ganteng banget. Masalahnya cuma satu, bensin. Jadi kami sempat ada kesalahan waktu itu ya ee syuting mobil-mobil yang tidak disukai di GJAW dan ada Bootford. Pada saat itu kami bersama Bung Fitra dan pilihan kami yang paling kami tidak suka adalah sebenarnya ini. Kenapa? Karena ini adalah Ranger yang bensin. Masa double kabin bensin saat itu kami bilang begitu dan ternyata kami salah. Halo YouTube, selamat datang di channel [Musik] Motomobi. Wah, Raptor merupakan nama yang legend untuk sebuah Ford, terutama untuk varian truk-truk mereka. Merupakan sebuah nama untuk truck atau double kabin dari Ford. Ya, kalau di Amerika sana double kabin apapun yang pickup dibilangnya truk. Dan yang kami bahas pada video ini merupakan versi termewah, tertinggi, terkencang dari sebuah Ford Ranger. Yes, ini adalah Ford Ranger Raptor. Selain Ford Ranger, sebenarnya Ford membuat raptor-raptor yang lain seperti Ford F150 Raptor dan yang baru-baru ini keluar adalah Ford Bronco Raptor. Ketika suatu Ford dikasih logo Raptor, berarti ini adalah Ford yang lebih kencang, suspensi yang disempurnakan, dan fitur yang berlimpah untuk sebuah Ford pickup. Generasi pertama muncul pada tahun 2019 dengan basis dari Ford Ranger generasi ketiga. Sayangnya tidak masuk ke Indonesia walaupun ada yang beli secara CBU juga. Kemudian generasi keduanya masuk ke Indonesia di tahun 2024 dengan bentuk persis seperti yang kami review ini. Ah, sudah tidak sabar untuk mencoba mobilnya. Nonton video ini sampai habis agar kami semua bahagia. Oh ya, itu tombol jempol ke atas jangan lupa dipencet sama komentar apa saja komentar biar komentar-komentar judul itu tenggelam ke bawah. Yes, R miliar lebih. 1 miliar lebih untuk sebuah doble kabin. Karena memang ini adalah top of the line-nya. Mesinnya justru adalah unggulannya mesin bensinnya ini. Hmm, enggak berat-berat amat nih. V6 3000 cc dengan turbo tentunya turbonya kita hitung ada berapa. Sebelah sini ada satu. Sebelah sini ada satu lagi ya di bawah sana. Heeh. Ngumpet. Kenapa yang sana lebih tinggi posisinya ya? Yang itu di bawah dan kita lihat mesinnya ini kotor karena mungkin pemakaian sebelumnya pakai offroad ya. Nah, tenaga yang dihasilkan mesin V6 3000 serc Turbo ini adalah 392 horsepow dengan torsi maksimal 583 Nm. Nyalurkan tenaganya ke roda belakang doang atau keempat roda melalui gearbox. Nah, ini gearbox-nya seru juga. Gearbox-nya bukan 6 speed, bukan 7 speed, bukan 8 speed, tapi 10 speed automatic transmission 10. Terus ini ya kalau kita ngelihat servo atau booster rem-nya ini tidak vauum kelihatannya dia elektronik. Ini untuk mengantisipasi untuk mesin yang diesel kali. Padal kalau bensin gini enak pakai vakum lebih hemat gitu. Dan ini kalau ganti masih mahal kalau rusak. Tuh, akinya gede. Asik. Tapi ruang mesinnya itu sebenarnya kayak masih muat lagi gitu ya. Oke. Emm, ini top of the land. Raptor adalah yang paling tingginya posisinya dan ini adalah mesin yang sama yang terpasang di Ford Bronco Raptor. Tapi yang di Bronco kayaknya tenaganya dicun lebih tinggi lagi. Bronco Raptor pakai mesin ini juga tuh. Bronco itu kencang sekali ya. Sangat terkenal sekali juga. bannya gede sekali juga dan mobilnya enggak ada di sini sama sekali juga. Apa jan terjun payung? Nah, karena ini adalah yang Raptor dikasih grill yang lebih keren. Ini grill ee apa namanya? Ford block begini. Gede banget tulisannya. Dan moncongnya ini sangat intimidating sekali ya. Kalau kita lagi naik motorik, heh gede banget gitu nih. Nah, kalau di yang F150-nya gitu itu kan ini tuh ada lampu kuningnya nih ya. Karena memang di di aturan di Amerika itu harus pakai lampu tiga kuning itu untuk menandakan bahwa mobilnya lebar. Karena ini Ranger enggak lebar-lebar amat ya. Jadi enggak ada lampu kuningnya. Pasti ada aksesoris yang pakai lampu kuning begitu. Nah, bicara soal lampu ini. Lampunya LED. DRL-nya begini C begitu. Terus bawah ini ini bumper plastik ya. Tapi dalamnya pasti ada besi-besi juga. Ada fog lamp-nya. Kenapa bumper plastik ya? Terus ini ada lubang. Enggak ada lubangnya deh. Perasaannya aksesoris doang ya. Palsu ya? Palsu ya kan? Bannya dapat ban AT ya. Bukan ban MT. Enggak apa-apa AT aja cukup ya. Enggak kayak eh Wrangler Rubicon gitu pakai ban MT. yang berisik enggak? AT aja cukup kelihatannya karena ini kan mm dia mobil bug ya, enggak perlu kayak terlalu offroad sekali juga. Ee ukurannya adalah 285 70 inch. Jadi veleknya kecil aja 17 inch ya. Lebar bannya 28570. Ini tuh setingkat sama ban berapa ya? 32. Hmm. Jadi gede juga ini. Dia asik dan ini pakai ban BFG AT-nya e lebih berotot gitu. Asik banget ngelihatnya. Ini lubang palsu juga enggak ya? Palsu juga ya kan? Heran dipenuhi lubang-lubang palsu. Nah, ini adalah spion terenak terbesar yang pernah kami coba pada suatu mobil. Enak banget nyetir dengan spion ini. Kacanya gede banget. Ngelihatnya luas dari atas sampai bawah, kanan sampai kiri. Nah, di bawah ini ada foot step. Bukan hanya buat naik biar gampang nih naik butuh harus pakai ini ya. Kalau enggak pakai ini agak kurang keren naik ya nanti. Eh ibu kami kami sudah coba di orang tua suruh naik ini ternyata bisa tanpa bantuan ni footage-nya hantunya berat tanpa dibantu naik sendiri. Wah hebat. Wah. Berkat footstep ini dan footstep ini bisa karena dia besi dan keras, dia bisa untuk nyeret-nyeret ini nih pohon, nyeret-nyeret-boh, batu-batu gitu aman buat melindungi body sini juga. Nah, sekarang bugnya. Kami enggak tahu ini kenapa ini. Ini pasti pasangan lokal nih. Ini jelek sekali ya. Kan enggak tahu buat apa ya. Buat naruh spanduk kali tadinya ya. Ini jelek sekali. Sangat jelek sekali. Wah, ada tulisan raptor gede di sini. Raptor di footstepnya ada raptornya. Ada raptor di mana-mana nih. Enggak apa-apa top of the line kita mesti membanggakan dengan top of the line-nya. Oke, sekarang suspensinya. Ini dua-duanya depan dan belakang itu per keong ya. Jadi di belakang pakai perundu mau double kabin atau pickup biasa. Enggak, enggak, enggak seperti itu. Ini Raptor dia butuh travel yang lebih, dia butuh kestabilan juga dia butuh. Ini bayangin mobil ada bahanya. Baha mood mode berkendaranya ada baha. Nah, ee dia punya travel lebih baik, suspensi yang lebih enak, lebih tepat buat offroad dan suspensinya ini shocknya pakai Fox. Dan ini suspensi adjustable, jadi adaptif nanti ya pas di dalam pas kita setel dari belakang juga enggak kalah intimidating daripada depannya. Ini kita lagi naik motor. Tinggi banget bugnya segini ya kan. Duh, emang gini mungkin ya. E, double kabin memang normal segede gini. Cuma karena dia lebih tinggi sedikit, jadi eh lebih intimidating. Engak ada Ford-nya, Ranger tetap ada Ranger-nya sini. Ini udah buat narik-narik belakang. Knalpotnya dua, kanan dan kiri. Nah, bunyi knalpotnya aja ada empat macam bunyi. Empat macam. Nanti pas di dalam kalian nonton video ini sampai habis. Ini ada H. Non stop lamp. Lampunya semua LED nih kelihatannya kayaknya harusnya kan. Terus dia soft opening. Enggak soft opening. Tapi ini ada springnya nih. Eh, ini springnya nih. Jadi menahan lumayan menahan opening panjangnya ini bugnya 1564 mm sedangkan lebarnya 1584 mm. Tingginya 530 mm. Nah, terus di belakang sini ini katanya enggak boleh ngisi jerigen. Jerigen di atas bak isi jerigen di bawah. Terus eh kenapa ada beginian ya? Ini yang penting. Ini ada colokan 12 volt power outlet yang tertutup rapi, anti air. Dan di sini ada colokan AC rumah. Ini model Inggris punya nih. Gini nih. Eh, Amerika juga bisa nih. Multi nih 230 volt. Hm. Dan tentu ada ikat-ikatan. Trak bednya juga terlindungi dengan baik dengan ini. Nah, di pinggir-pinggirnya ini ada ada tempat buat naruh baut-baut buat eh buat ngikat satu mungkin ee kalau mau bikin ada tambahan atp gitu kali ya. Nih tuh lubang-lubang baut panjangpanjang 5.375 mm wheel base-nya. H panjang banget. 3.270 mm. Panjang ya kan? Tapi biasa double kabin emang panjang-panjang begitu. Ee dan yang pasti berat dia udah panjang ged gede dan bersasis ya. Ee ini beratnya itu berat kotornya 3.090 kg 3 ton lebih ya kan. Jadi berat sekali. Sekarang kita lihat dalamnya. Nah, ini heran ya kalau minjam mobil suka dapat mobil yang enggak ada karpetnya sama sekali gini langsung ketemu karpet dasar ya. Terus nanti kalau kita offroad-offroad gitu gimana ya kotor-kotor itu ya? Heran. Ini adalah posisi nyetir kami. Tinggami ada 174. Jarak dengkul dengan jok depan. Oh, lumayan ada jarak dan joknya itu walaupun besar ini jok depannya, tapi ada ceklongan di tengah ini buat ekstra dengkul kita. Kaki sedikit bisa masuk, sayangnya enggak banyak bisa masuk. Headroom-nya masih ada lumayan ada sisa empat jarian. Terus ini bisa bertiga dapat tiga headr semuanya dapat seat belt tiga titik. Kalau kita duduk di tengah apakah masih enak? masih lumayan oke. Tapi sayangnya ada poudur besar di bawah. Sebenarnya enggak besar-besar amat tapi lebar. Jadi e yang duduk di tengah tuh antara mau duduknya begini dikejit atau begini ya. Yang ada AC-nya ventilasi AC di tengah bisa mendinginkan area selangk yang duduk tengah. Colok-colokan juga banyak pilihannya bukan banyak colokannya. Ada USB C, ada USB A, ada colokan AC. juga 230 volt 400 watt maksimal. Pintunya plastik keras bagian sininya empuk. Eh, ada smooth sinya empuk. Empuk empuk. Kantong pintu lumayan bisa naruh botol dua kali ini. Bisa naruh botolnya. Hah belakang jok bisa naruh-naruh juga. Terus suasana karena ini adalah Ford yang Raptor itu ada merah-merahnya. Ini merah apa orange sih? Orange ya. orange ya. Jadi orangeoree deh. Orangeoree ini ada armres-nya dua buah cup holder yang jadi sikures aja kalau cup holdernya dipakai buat ditaruh minuman. Nah ini double kabin. Harusnya ada kepraktisan-kepraktisan ekstra lagi dari sini nih. Mana caranya? Ini ada gantungan sesuatu kan? Masih ada fungsinya. Eh, ada kantong-kantong. L sini. Luar biasa. Jadi bisa buat naruh handphone nih. Nih bisa kita lipat joknya tuh. Ini ada subwover nih kayaknya nih. Karena audionya tuh BNO BNO double kabinnya kan. Terus ini ada dongkrak. Nah sekarang gimana cara kita ngangkat ini later. Di bawahnya juga ada tempat enggak besar cuma setidaknya ada tempat buat naruh-naruh yang tersembunyi daripada naruh di bak ada barang kecil ya. Kita bisa taruh di bawah sini juga. Ini ada tutup. Ini tutup atau apa sih? Oh, dongkrak dan kawan-kawannya. Kenapa naruhnya di sini ya? Kayaknya harusnya di belakang situ deh. Tadi itu ada ck-clekannya. Masuk akal untuk ditaruhnya di belakang situ. Enggak ditutup sih sebenarnya enggak kuno. Enggak modern. Biasa-biasa aja ngotak-ngotak ala Amerika gitu ya. Terus ada material ini ada sedikit empuk-empuk. Ini keras-keras ini di atas ini empuk. Yang di belakangan enggak terlalu eh bukan enggak terlalu malah keras yang di atasnya. Nah, ini empuk-empuk ini ada lapis kulit gitu-gitu ya. Ee terus oh ya cara buka pintunya itu kayak hidden nih. Tempat buka handel-nya mana nih? Dari dalam di sini. Gara buka pintunya. Oke, kembali ke interior. Interiornya ini menurut kami agak kurang mahal secara material ya. Oke, plastik-plastik memang banyak mobil-mobil yang sudah di atas R miliar macam kayak begini juga interiornya plastik-plastik ya. Cuma kok ada yang kayak gini gampang kayak mau dicopot terus ini kayak mau longgar gitu. E iya memang dari dulu ya yang kami temukan Ford itu enggak pernah interiornya tuh yang sempurna, kaku, keras rigid semua gitu. Enggak enggak pernah ketemu kami Ford seperti itu ya, termasuk yang ini. Jadi ee terima sajalah. Kuncinya itu seperti ini ya. Cuma ada dua tombol, unlock dan lock. Belakangnya ada tulisan raptor. Udah. Ini kayak kunci umumnya Toyota gitu ya. Belakangnya mau apa? Ranger apa? Ini Raptor. Karena inilah yang Raptor. Oke, karena agak panas juga dan masih bulan puasa ya kan. Kita nyalakin nyalakan dulu mobilnya. Tombol start stop engine button-nya sebenarnya enggak enggak mulia-mulia amat tapi dia sendirian dan posisinya itu tempat kita masukin kunci biasanya nyrek bom. Itu di sebelah kanan sini. Penyalainnya tuh lebih enak kalau pakai jempol. Hm. Tuh, puas gitu rasanya. Build for tough. Ini kan bukan hybrid ya, kok enggak nyala ya? Tuh, kalau dinyalain suaranya tuh suara mesinnya tuh suara knalpot tuh kayak Raptor lagi mau marah gitu loh. Kayak gini, kita sebenarnya enggak tahu Raptor marah tuh kayak gimana suaranya kecuali dari film Jurassic Park. Ya gini ya, kalau top of the line suatu pickup gini harusnya setidaknya V8 kek gitu loh. Ini kenapa V6? Tapi V6-nya kayak begini dan karena sudah zaman sekarang turbo jadi ya sudahlah terima saja perkembangan zaman daripada elektrik ya kan. H. Oke, ini adalah markas kami. Enggak perlu disensor sekarang deh ya. Ribet nyensornya. Ini ada Apple CarPlay-nya. Dia wireless Apple CarPlay. Nah, tapi ada beberapa shortcut di atas ini seperti di ini ada kamera dia ada kamera 360-nya komplit. Kita bisa lihat belakang, depan ini bla bla bla ya. Bisa nambah kamera juga. Gimana sih nambah kamera? Oh, kamera intended for trailer only. Jadi kalau kita punya trailer, kita tambahin kamera dicolok ke sini, ini bisa nongol di layar juga. Tuh, ini ada parking sensornya juga yang bisa dinyala matikan. Nah, ini itu lambang mobil untuk pengaturan semua. Termasuk sayang sekali pengaturan untuk auto hold-nya. Auto hold-nya itu di layar ya kan di layar. Terus ada lain-lainnya assistance. Eh, ini adas-nya komplit. Ada cruise control, ada bliss tuh apa ya? Blind spot. Tiap mobil beda-beda namanya. BL itu blind spot monitoring warning, cross traffic alat, cross traffic view, reverse break assist, ada precollision assist yang selalu kami matikan dan selalu akan hidup lagi. Ah loh mati loh mati mati. land keeping dan tentu ada cruise control-nya terus pengaturan mobilnya juga komplit dan ada val mod karena di Amerika normal Vale di mana-mana mobil enggak tahu tuh kami di L kemarin parkir tuh selalu val nah ini ada val mode jadi kalau masuk val mod powernya dibatasin gitu-gitu untuk kebuka lagi pakai pin tuh nah ini ada tampilan offroad kita bisa pencet ini atau pencet tombol yang di sini langsung tampilan offroad dia yang atas bagian atas adalah kamera ke depan yang bagian bawah loadingnya agak lama ini tergantung kita mau set apaan ini. Tay pressure monitor langsung 46 PSI. Kok keras amat ya? Benar 46 harusnya nih. 36 dong harusnya 41. Kekerasan ini. Kekerasan 46. Terus ada kita bisa monitor locker nya. locker. Lockernya ya di situ juga berarti. Nah, ini ada cruise control untuk offroad dan ini locker belakang. Tadi kami loker depan tiba-tiba ya salah. Kam kira view-nya nih belakang nge-lock jadinya. Jadi 2H dengan locker belakang. Keren enggak? Bisa loh begitu. Terus ini kita bisa ganti juga tampilannya. Ini tampilan mau ee incline meter biar enggak kebalik tuh. Ya kan kita ternyata bagian sini nih markas kita tuh minus3 derajat ke kanan 3 derajat. Hm. AC. Nah, untuk Anda penggemar AC mobil itu di layar ada di layar. Tenang aja. Untuk Anda penggemar AC mobil itu pakai tombol ada juga tombolnya. Jadi bisa dua nih ada dual zone temperatur kanan dan kiri dan ini blowernya langsung di sini bisa pakai layar pun bisa jadi tergantung Anda hobinya apa. Anda hobi layar silakan langsung di layar. Hobi sentuh silakan sentuh-sentuh sendiri. Hazard-nya di sini aneh ya. Dia jadi satu sama mulianya sama sirkulasi AC. Oke, by the way mengenai sirkulasi AC kayaknya dia berapa lama sekali dia akan otomatis ngebuka deh karena berapa lama sekali bau asap dari luar masuk ya kan. Nah, ini dia nih. Ini adalah shifter, salah satu shifter ter aneh yang pernah kami temukan pada suatu mobil. Pertama, bentuknya. Bentuknya itu seperti mouse ya, cuma enggak bisa diklik atasnya. Oke. Bentuknya seperti mouse. Dia enggak begini. Ini gak agak kurang sangar lah. Terus dia itu locknya untuk ngoper gigi itu bukan yang jempol ini. Padahal enak banget nih cat ini sambil ngoper gitu. Enak banget. Enak banget. Pas locknya itu ada di tombol depan baru bisa ngover. Nah, terus ngopernya ini mode setengah lingkaran gitu tuh. Tuh, yang ini kalau dari D kita ketahan N-nya. Kalau dari N kita ke D bisa langsung. Hm. Tuh. Jadi ini agak aneh begitu kita mau maju mundurmaju mundur parkir karena mobil panjang ya kan dari D pas mau pindahin ke mundur pasti kelewatan ke P jadinya. Dan ini tombol yang sebelah kanan ini adalah tombol M untuk manual shifting. Untung aja manual shifting-nya enggak kayak Ford zaman dulu yang tombol ada di sini nih. Tahu enggak? Jelek banget tuh ya. Untung sudah pedle shift disetir ya kan. Rem tangan jari ada di sini. Auto hold-nya mana? Apakah diinjak rem lama? Enggak. Apakah ada tombol di sini? Tidak ada. Auto hold ada di layar tadi kami sudah kasih tahu ya. Tuh auto hold. Hm. heran. Heran. Nah, ini ada beberapa shortcut ini untuk parkir sendiri. Jadi, parking assistance dia bisa parkir sendiri mobilnya. Kami malas nyoba mobil panjang, ya kan. Begitu nabrak mobil orang aja bumper belakangnya besi ya bisa ee nyangkut ya mobil orang. Terus ini buat matikan stability control atau traction control dan ini mematikan auto start stock engine. Nah, ini magical offroad-nya tuh ada di putter-putteran ini. Ini ada dua fungsi nih. Yang atas ini, yang di sisi luar itu adalah driving mode dan tengah ini adalah posisi eh transfer case-nya. Driving mode itu ada pertama saya ingat dia enggak nongol di sini ya kan nongolnya di sini nih driving mode nih pertama ada normal sport slipery gambarnya salju jadi buat di salju juga dia langsung ngoper ke 4x4 habis itu mat atau rats lumpur terus ada sand untuk di pasir Ada B. Kemudian ada satu lagi adalah rock crawling. Coba kita standby di Baha. Paling sangar baha. Nah, Baha mode ini berarti otomatis knalpot juga sudah langsung posisi di Baha tuh. Knalpotnya beda kan? Loh, kok hilang lagi? Dia kembali ke normal lagi. Suka begitu memang. Kalau enggak dijalanin Baha. Oke, Baha udah masuk. Oke. Yes. Baha. Dan ee knalpot bisa diatur suaranya berapa banyak. Suspensi bisa diatur, beratnya setir bisa diatur. Nah, itu ada sepaket-paket di putar-putteran e drive mode ini. Tapi kalau Anda mau mengatur individual aja secara langsung, itu tombolnya ada di setir semua nih ya. Yang atas nih setir kita bisa atur yang normal, comfort ya berarti enteng, sport berarti berat, dan baharo mood-nya ya. Kami lebih suka setireng enteng aja. Terus suspensi ada tiga setelan suspensi normal, sport, dan offroad. Kemudian knalpot tadi juga tuh baha quiet normal sport ya baha lagi. Kita kembali ke mode normal aja. Nah, terus ini ada tombol untuk transfer case-nya ya. 2H ini ada over tag ada kedengaran suaranya. Kita bisa ngopover ke 4H ya. Kita bisa ke 4A. A itu apa? A itu adalah auto. Auto bukan dia otomatis mindahin ke high gear atau low gear. Auto itu lebih kalau menurut kami yang dari kami baca-baca itu untuk full time all wheel drive sehingga dia pada saat slip apa dia bisa pintar membagi torsinya mana e roda yang dapat traksi. Oke. Nah, 4L apakah dia ngoper langsung coba? Apakah langsung bisa? Oh, minta pindahin ke N. Oke. Ih, langsung masuk 4L. Cepat juga ya kan. Terus ada locker depan dan belakang tadi. Saya lokernya harus nongol setelah kita pencet ini nih di layar lockernya. Kenapa enggak locker di sini? Locker tuh harusnya cukup mulia untuk ditaruh tombol fisik ini. Tapi pula ini plastiknya rasanya murah ya. Balik ke 2 lagi. 2H di lock belakang bisa loh. Keren loh. Oke, sekarang setirnya. Setirnya lapis kulit. Enak dipegang pas. Ini posisi setirnya. E jempol kanan tadi untuk urusan baha dan eh penyetelan lain-lain itu. Ee tapi ada juga untuk mengatur layar ini. Ini layar 12 inan. Ee kita bisa atur tengahnya mau tampilan apa. Yang kiri pasti ada RPM, yang kanan pasti ada speedometer. Yang atas pasti ada temperatur air, temperat ee tekanan oli, temperatur gearbox ya penting zaman sekarang. P gear Box dan BBM ini setengah lebih ee di situ langsung ada range-nya 311 km sampai kos. Nah, tengah ini kita bisa atur-atur macam-macam. Ada F ekonomi, ada ini itu ini itu posisi seat belt yang belum dipasang yang mana juga bisa nongol. Ada lagi, masih banyak lagi, tenang aja. Ada offroad mood-nya di sini. Offroad status tuh ya. Kemiringan inonometer tadi. Raptor status ini. Peach and roll tadi ya. Tambahan ga lagi langsung nih 79 derajat tuh ada engine oil pressure bus vacuum hm terus ada driving assistance ya. Anyway ini enggak tahu mobil ini masih 2000 km ya. Tapi kenapa ini kalau ini tombol di ke atasin tuh kata enggak bisa-bisa, harus agak ditekan sedikit gitu. Beda pressure-nya heran. Dan banyak lagi lainnya bisa audio di sini juga bisa dan setting-setting beberapa yang enggak ada di layar tengah juga ada di sini. Configure gauge. Oke, jempol kiri. Ah, untuk cruise control dan speed limit. Kita bisa lepas setir juga cruise controlnya dan ada volume audio juga. Nah, ini kami heran mobil Amerika biasanya di kiri ya se ini se-nya ada di kanan. He. Dan ada lampu parkirnya juga sebelah kiri itu untuk urusan wiper ada auto wipernya enggak ada wiper belakangnya obviously ya kan. Nah, sebelah kanan ada untuk ngatur lampu, matiin lampu, lampu kecil, auto headlamp, dan enggak auto. Bisa juga ini langsung ada ee ee pengaturan cepat untuk menerang gelapkan pencahayaan eh gauge-nya. Nah, ini standar ya buat ngatur spion. Tuh, lihat spionnya segede apaan. Gedak gede. Heh, auto semua. Ya, mobil di atas 1 M ya kan bisa ngelipat spion dari sini terus lock unlock central lock di sini nih untuk buka pintunya praktisan kantong pintu lumayanlah bisa naruh botol nah ini buat naruh botol juga ye di depan AC yay pintar kayak Toyota nih bisa dingin botolnya terus ini ada tempat naruh-naruh lag pintar kayak Toyota ini ada wireless charging ada dua Dua buah colokan USB C dan USB A. Dua buah cup holder. Kita bisa naruh handphone juga di sini nih. Tuh. Ini bisa dipakai jadi armres yang empuk juga. Konsolnya di dalam nih. Ini bisa dicopot. Terus enggak nemu STNK-nya di ya. Ada 12 volt power outlet juga dalam sini. Di bawah. Nah, ini laci atas laci bawah. lumayan nih gede ini bisa naruh-naruh juga nih ada rubbernya terus ini ada cup holdernya juga laci yang ini kita lihat oh surat jalan ah belum jadi SMNK kalau jadi SNK pengin lihat pajaknya berapa ada tempat kacamata terus nah ini nih buat apa nih ada switch banyak banget nih keren banget fungsinya buat apa fungsinya saat ini tidak buat apa-apa fungsinya ini kalau misalnya Anda masang ee light bar lampu-lampu winch terus apapun yang di towing apa, lampu macam-macam yang berhubungan dengan listrik ini. Anda bisa sambung switch-nya ke sini jadi rapi enggak pakai switch after market yang ditaruh di mana gitu yang jelek berantakan. Ini rapi enak gini Ilus Grenade juga ada yang gini nih. Dan kalau enggak salah Jeep sekarang juga ada tuh tombol auxnya cuma ini ada enam ya kan enam. Ini lampunya LED. Ini auto daynight. Ini ada kacanya semua obviously. Kemudian sekarang posisi nyetir. Joknya ini enak ya kan? Enak, empuk dan ee ada ee ngejaganya sedikit. Elektrik eight way 1 2 3 4 5 6 7 8. Jadi bagian depannya juga bisa dinaik turunin bukan hanya bagian keseluruhannya. Nah, ini ada lumbar support juga walaupun enggak enggak bisa diatur posisi lumbarnya naik turun. Nah, sayangnya udah way begini tidak ada memory seat-nya. Jadi, ya udah kira-kira aja deh kalau habis dipakai orang ngembaliinnya lagi gimana. Oke. Nah, ini di setirnya juga ada raptornya. Aduh, keren banget ya. Semuanya orange-oree raptor. Nah, oke. Sekarang saatnya kita jalan. Sekaligus kita tes 0 ke 100 km/h. Seberapa kencang? Konon katanya 5 detikan. 5 detikan untuk mobil 3 ton. Benar enggak ya? Tapi 6 detikan aja udah happy sih. Naik Ranger Raptor. Senangnya ini ya. Karena mungkin satu kami udah lama enggak naik mobil setinggi ini ya. dan e sebesarnya sepanjang ini tentunya rasanya seperti raja jalanan gitu. Paling tinggi tahtanya di jalanan ya. Kepala kita lebih tinggi daripada semua motor yang ada. Dari semua mobil yang ada tuh kepala kita lebih tinggi. Ada rasa arogansi kita tahan-an karena kita tuh tinggi kuat gitu loh ya. Dan motor-motor di depan kita nih kalau lagi jalan macet, sempit-sempit eh bukan nempel-nempel motor ya, itu sisanya kalau dari K mesin kita tinggal kepalanya. Jadi ee itulah rasa arogansi yang mesti ditahan pada suatu double kabin yang lebih tinggi seperti ini. Ya, mungkin kalau buat ee ada orang yang baru kena Fortuner 4* 2 apa Jero Sport 4* 2 udah arogan. Hah, coba ginian. Kekedapan untuk ukuran suatu double kabin mobil kerja ini oke sekali. Tuh motor-motor lewat ada suaranya coba. Halus sekali motor lewat sebelah kiri. Halus sekali. Ini berbeda dengan double kabin seperti biasa kekedapannya ini eh double kabin yang another level memang dan memang another level dari sisi harganya juga ya. Ini Rp1.360 Rp360 juta. Suatu angka yang spektakuler untuk suatu double kabin. Tapi suatu angka yang menurut kami biasa saja untuk ukuran Raptor. Ingat nama Raptor itu seperti M pada BMW, AMG pada Mercedes Benz. Ya, ini Ford Ranger Raptor tingkatnya seperti Broncoaptor. Mesinnya juga sama Bronkoraptor. Ada F150 Raptor itu eh rajanya juga. Cuma ini Rangernya. Ranger tuh. Ini walaupun ukurannya udah segini, ini adalah ukuran ee ukuran pickup biasa. Kalau di Amerika ini. Kalau lagi idle begini ee mesinnya tuh ada seperti goyangan-goyangan halus banget tet gitu. Kami yakin bukan karena rusak sih, karena memang karakternya ya ini Venom kompresi tinggi dikasih turbo begini kali ya mungkin. Nah, sekarang suara knalpotnya nih. Kami di normal mood. Suara knalpotnya juga yang di normal. Bukan yang quiet sekali juga, tapi juga bukan yang bersuara. Itu tetap kalau digas itu ee apa ya? Suara knalpot empuk dari suatu V6. Nah, tidak bisa. Kalau V8 enggak bisa menghasilkan suara gini. V8 pasti ada suara agak lebih pincangnya dibanding gini. Cuma e ini enak empuk bulan gitu suara knalpotnya. Apalagi kalau kita ubah driving mod-nya atau ubah langsung jenis suara knalpotnya dipada setir ini. Kemudian apa sih visibilitas? Apa sih rasa naik mobil tinggi begini? Ee karena kap mesin kita tinggi kita ini bayangin kap mesin kita ini tingginya di lebih tinggi daripada bagasi e sedan. Ya, ada beberapa titik buta baru persis di moncong. Sebelah kiri paling parah, sebelah kiri depan paling parah itu ya. Cuma sebelah kanan nih ya enggak terlalu buta lah titiknya. Untung aja spionnya segede gini. Jadi kalau ngelihat sampai bawah itu aman. Karena e bawa mobil sepanjang ini begitu kita muar balik belok kanan, belok kiri suka lupa kalau ban roda belakangnya tuh masih jauh di belakang. Bisa nginjek trotoar, bisa kejeblos. Jeblos aman dah mobil bisa keluar sendiri. Tapi kalau nginjek trotoar itu loh kasihan. Kasihan trotoarnya. Sebelum membahas performa, kita bahas sedikit soal kehematannya mobil ini. Luar biasa. Hm. Selama 49 km terakhir, kecepatan rata-rata kami 11 km/h ya. Dan itu ada banyak berhentinya memang karena kita lagi ngebahas mobil. Tapi itulah masuk ke dalam rata-rata 11 km/h ee kehematannya itu 4,0 km/L. Lucu sekali kehematannya. Ee apakah ini boros menurut kami? Enggak. Iya, enggak boros. Benar. Ee kami bandingkan dengan Cherokee. Oke, itu mesin teknologi lama. Borosnya segini juga, tapi bisa ketemu 3 km/l kalau misalnya benar-benar banyak ketemu macet, ya. Terus ee tenaganya Cherokee torsinya memang besar di awal, tapi enggak seperti ini. Jauh level yang berbeda lagi tuh. Kalau cerok itu. Ini apakah boros? Ee kita kecepatan rata-rata 20. Kita sempat di 20 km/h rata-ratanya itu 5an 5,2 5,5 km/l. Jadi normal-normal saja kalau menurut kami. Kenapa normal? Karena ini mobilnya 3 ton beratnya ya kan. Terus tidur pas nih. Kita sekarang bahas suspensinya sedikit. Suspensi Fox depan double wishbone dengan wishbone-nya tuh aluminium. Enggak tahu kenapa aluminium. Memang kenapa kalau aluminium apakah lebih ringan, apakah lebih travelnya lebih bagus? Enggak ngaruh kan travel tergangu desain. Kan orang pada pelan-pelan di poldur kecil ini. Kita tegas aja enggak ada rasanya sama sekali ya. Jadi mobil ini suspensinya memang didesain untuk menerima cobaan yang berat ya. Ee bayangin bukan untuk offroad berat, tapi untuk offroad yang lebih kencang kayak rally gubrak gubrak gubrak gubrak. Ini didesain buat itu kencang gubrak gubrak gubrak. Jadi pol tidur itu adalah makanan yang biasa buat dia. Apakah rasanya keras? Apakah kami pakai sehari-hari di Jakarta ini rasanya keras? Yes, secara rasa iya keras. Tapi begitu kita coba di pos tidur, kecepatan lebih tinggi, jualan jelek kita gas seada-adanya gitu, itu rasanya malah empuk dibandingkan dengan mobil biasa yang lebih empuk kalau lagi jalan biasa. Naik mobil selebar ini di jalan kecil tergantung kebiasaan. Iya, tergantung kebiasaan. Yang agak kurang biasa pasti adalah panjang wheel base-nya. Ketika kita keluar masuk parkiran, kita manuver-manuver parkir yang sempit itu pasti agak susah terbiasanya. Cuma untuk di jalan ini ya kita biasa naik mobil lebar, mobil gede, jalan sempit biasa-biasa aja. Lambat banget sih mobil. Jadi gelombang halusnya suspensi mobil ini itu kaku sekali rasanya ya. Khas leather frame. Tapi gelombang besarnya tapi gelombang besarnya itu ee enak gimana ya. Dibilang empuk sekali enggak, tapi kayak apa aja yang bisa dilibas sama dia. Tapi kami penasaran. bisa semelibas apa. Kita cobain di tanah sedikit ya nanti. Tapi setelah kita selesai nyobain di jalan raya ini, kami sudah mencoba berbagai macam double kabin ya, eh mobil pickup dan rata-rata bukan rata-rata sih semuanya itu adalah diesel. Ini mungkin bensin yang pertama yang kami coba dan malah bensin yang spesial. Ini adalah seekor raptor. Nah, ini beda sekali rasanya. Berbeda jauh dari memang tenaganya. Suatu double kabin em dieselnya memang kebanyakan kuat-kuat. Turbo diesel yang busnya gede-gede kuat-kuat ya. Karena buat ngangkat barang, ngangkut barang. Ini level yang berbeda lagi. Naik double cabin ada narik nafas. Ngos nyos biasa manuakan nyos awas. Ngoper-ngoper gigi dulu baru ketemu gigi yang pas buat torsinya lumayan terasa. Yang ini enggak. Yang ini effortless sekali diinjek gas langsung melaju. Begitu saja dia dengan suara kenapot yang indah. Ih. Nah, nih langsung kami pindah ke sport. Suspensinya mengeras. Terasa sekali mengerasnya e di jalanan beton begini tadi dari halus tahu jadi geder-geder lebih geder-geder lagi. Tapi ini justru malah jadi lebih stabil semestinya. Eh, transfer case-nya ke 4A ya, langsung dia all wheel drivein ya. Ini four yang jadi seperti all wheel drive ya. Langsung enak. Pensinya kita sportin gigi langsung kaku geder-geder terasa. Penasaran kan 0 100-nya berapa? K alat 0 100. Oke, sekarang di tol yang lebih lancar kita coba cruise control ya. Normalnya ada ti cruise control. Eh, ini mobil terasa agak keras karena tekanan bannya enggak tahu kenapa diisi 46 tuh kemarin. Karena 41 cukup, 39 juga cukup menurut standar mobilnya. Mobil ini di jalan raya beda deh enggak seperti double kabin benar-benar selain effortless rasa setirnya juga beda. Kepadatan setirnya beda. Enggak enggak akan seperti mobil sport tapi beda aja daripada double cabin lainnya. suspensinya ya jelas beda remnya. Remnya itu eh tadi kami bilang kan di awal-awal video kayaknya enakan pakai booster vakum aja kalau mobil non diesel begini sebenarnya ini enak sekali. Jadi ee tidak seperti Land Cruiser yang dia pakai booster elektronik yang feel-nya itu kurang natural. Ini enggak. Ini feel-nya itu sangat natural remnya dan powerful untuk menghentikan gajah 3 ton ini. Wow deh pokoknya. Oke, sekarang saatnya kita tes 0 ke 100 km/h seberapa kencang mobil 3090 kg ini gila. Oke, lebih kencang kan? 5,94 detik. Double kabin 3 ton. Kita ubah settingan langsung ke bukan slipery mat bukan se baha langsung baha. Nah, ini tuh bukan offroader yang pelan-pelan yang guru-guru gitu. Enggak. Ini ini offroader yang ngebut. Aduh empuknya ini. Empuk amat. Embuk amat ya. Hah? Itu mau dikebut gitu dong. Hah? Ini kalau enggak bisa ngerap gimana? Bisa. Takut. Ih. Ih ih ih. Wih. Ih. Enggak berasa. Apaan nih? Masa enggak berasa begitu? Cuma geder-geder biasa aja. Wah. Asik banget. Asik banget. Kok bisa enggak terasa apa-apa? Loh, gimana di belakang? Aman banget. Hah? Aman. Kok gini mobil? Gila suspensinya nih top amat. Tuh. Enggak berasa apa-apa Mas sekali ya. Kok bisa begitu? arahnya. Sedikit penjelasan mengenai keoffroadannya. Jadi mobil ini tidak seperti pada e Jimny dan Jeep ya. Ini suspensi depannya itu independen. Suspensi depannya itu independen. Jadi lebih nyaman sebenarnya untuk dalam kotak. Tapi artikulasinya itu tidak bisa seperti yang ada pada Jeep dan Jimny. Duh, dalam banget. Dalam banget. Tapi masih gak berasa. Aduh gila gila ini mobil. Iya tadinya gini mobil impian kami itu double kabin adalah Gladiator ya. Tapi setelah nyoba ini, ini kok kemampuannya begitu? Memang beda beda, beda cerita nih dengan Jeep. Jeep itu dia punya kemampuan offroad tuh sebenarnya lebih baik daripada ini. Karena dia punya eh front axel itu solid axel. Kalau ini ee independen yang bisa lebih nyaman. Cuma ini suspensi raptornya ini bisa begitu tuh ala-ala rally dan tenaganya tuh gede banget komplit ini Rp1.360 R60 juta yang tadinya terdengar mahal untuk suatu double kabin. Jadi terdengar sangat murah karena bisa melakukan hal-hal seperti itu. Suara knalpotnya sebagus ini lagi. E yang sebel memang andai di sini bisa naruh kursi lagi jadi bisa seven seater. Bisa taruh kursi lagi asal mobilnya jangan jalan ya kan bisa di sini enggak ada masalah. Aduh gimana nih? pengen banget lagi. Sebel ini resikonya jadi reviewer ya. Kita begitu nyoba nyoba nyoba nyoba tahu-tahu suka tuh benar-benar bisa bikin enggak bisa tidur. Ini mobil yang ketika kita lagi parkir kita udah enggak sabar mau berangkat lagi untuk nyetir lagi walaupun di jalan sempit ya. Ini mobil yang ketika kita mau tidur kita pikirin ah kita modifikasi apanya lagi ya. Ini mobil yang kalau kita mau ke mana pun enggak usah mikirin kondisi jalannya kayak gimana. Overall mengenai Ford Ranger Raptor V6 3000 cc merupakan mobil yang cocok untuk Anda. Seorang yang seperti Om Mobi, pengin gagah, pengin kencang, pengin bisa offroad, pengen offroad kencang, pengin bawa barang banyak, pengin melakukan rescue. Semuanya komplit ada di mobil ini ya. Walaupun harganya R1 miliar lebih, tapi begitu Anda merasakan Anda akan merasa R1.360 juta itu worth it. Jangan lupa tekan tombol jempol ke atas dan subscribe channel Motomobi, Omobi, dan Mobi apabila belum berikut dengan tombol loncengnya. Share video ini ke seluruh dunia melalui sosial media Anda. Dan jangan lupa follow sosial media kami semua termasuk Instagram. Cek motomobinews.id untuk berita-berita otomotif terbaru. Terima kasih telah menonton. Itu kok ada telolet ya? kencang banget ni telotnya.

Lihat di YouTube