Full Power, Full VRAM, Full OLED! - Legion Pro 5i 16 (RTX 5070 Ti) (YouTube Video)
Escape sedikit dari situasi harga memori dan storage, alangkah baiknya kita mencoba optimis dan melirik salah satu laptop gaming full power legendaris Legion versi terbaru dengan Nvidia GeForce RTX 50 series bernama Lenovo Legion Pro 5i. Legion Pro 5i yang hadir di video kali ini adalah Legion Pro 5i paling powerful yang pernah kami pegang. Enggak sekedar karena pakai opsi core ultra 9275 HX dan GeForce RTX 5070 Ti laptop GPU, tapi juga karena udah pakai layar OLEDHD plus 240 Hz yang menyolitkan posisi seri Legion Pro 5 ke dalam laptop gaming heavy duty modern yang secara enggak langsung bisa gantiin peran sebuah PC gaming dan monitor gaming secara proper. Karena dari luar tidak terlalu banyak berubah, kita mulai dulu aja dengan ngulik apa yang ada di dalam. Jika sebelumnya kita review Legion Pro 5 yang masih stuck di Intel Core i7 Gate 14, ini adalah yang pertama dengan Intel Core Ultra 9 275 HX yang basically merupakan prosessor core Ultra 9 285K desktop 8 core 16 core tapi dimasukin ke dalam laptop. Prosesor flagship ini ditemenin GPU class premium, yaitu Nvidia GeForce RTX 570 Ti, laptop GPU 12 gig 140 watt. Sebuah upgrade proper kalau sebelumnya kalian pakai GeForce RTX 3070 dan GeForce RTX 4070 laptop GPU yang V RAM-nya mentok di 8 gig. RAM bawaan pun udah 32 gig LPDDR5 6400 ekstra kencang. Ada dua slot SSD yang salah satunya udah keisi 1 ter M2 2230. Namun sebenarnya bisa nampung dua slot MD2 2280 PCI Gen 4 full size. Di saat harga memori dan SSD diprediksi bakal terus naik, inilah saat yang tepat buat beli jika kalian butuh mesin gaming dengan RAM dan V RAM besar. Dari segi CPU enggak perlu diragukan lagi. Tentu ini upgrade besar ya dari Intel Core i7 atau Core i9 Gen 14 seri HX. Bahkan di sini bench 2024 berhasil ngalahin AMD Ryzen 9 995 HX3D baik secara single core dan multiore di ROG Strix G16 yang harganya Rp50 jutaan. Jadi ya ini salah satu opsi prosesor laptop gaming paling rata kanan yang saat ini bisa kalian beli. Siap handle gaming, rendering, dan multitasking berat. Di sebelahnya sang Nvidia GeForce RTX 5070 Ti laptop GPU lah yang nge-carry segala workload gaming, visual, dan AI heavy duty dengan daya 140 watt dan max switch. Dibandingkan RTX 4070 ini improvement gede bahkan ngejar RTX 4080 di benchmark. So, otomatis semua game terbaru at least bisa dimainin di setting rata kanan resolusi QHD. Di sini kita nyobain beberapa benchmark game mulai dari Wukong, Battlefield 6, Tayor Blade, dan tentu Cyberpunk. Dan kelihatan jelas ya, betapa bergunanya sang DLSS4 plus multifame generation buat maksimalin layar cakep 240 Hz yang ada di sini. Selama secara default bisa mencapai sekitar 60 fps, multiframe generation up to 4 kali itu bisa ngasih efek extra smooth tanpa harus bobol bank buat beli GPU paling kencang yang ada. Ini penting, berguna banget buat manfaatin fitur path tracing yang umumnya lebih berbanding GPU dibanding Ray tracing konvensional. Tapi hasil gambarnya, lighting-nya, shadow-nya semuanya kelihatan lebih realistis. Oh iya, sekedar info nih, untuk gamer kompetitif ada yang namanya Nvidia Reflex buat nurunin latency main game macam Valoran dan Counter Strike. Terakhir buat kaum streamer, jangan lupa ada Nvidia broadcast yang praktis banget buat optimalin lighting, ee contact, dan microphone selama streaming sambil menggunakan AV1 hardware encoder yang 40% lebih efisien data dibanding streaming pakai H16. XO 3D dan video 4K dijamin juga sat setatset seperti yang kami coba di sini ya. pasti bikin workflow makin cepat termasuk jika kalian mau jalanin model AI on device. Cooling legion cold front enggak perlu diragukan yaitu sistem dual fan, dual heats plus sistem hyper chamber besar yang bisa handle TDP up to 250 wat secara aman. Alasan utama port di belakang dipindah ke samping itu ya ini biar udara panas enggak nyemprot ke tangan dan memaksimalkan sistem hyper chamber yang ngedorong udara panas keluar dari heatsink-heatsing di tengah secara konveksi. Mantap kan? Hebatnya, meski muter main kencang, kipas-kipas ini gak terlalu bising. Penting buat yang suka main game tapi gak suka pakai headset. Rekap soal body dan fitur, laptop ini berbeda dengan Legion 7i yang udah full metal. Body Legion Pro 5 mostly masih terbuat dari polimer ABS polos namun solid. Menyisakan punggung saja yang terbuat dari aluminium. Yang penting angsel solid. Posisi di atas body bikin ventilasi maksimal dan layar gampang dibuka sampai tiduran. Setelah dibuka, kita bisa lihat sang keyboard full size berjudul Lenovo True Strike yang terkenal nyaman dengan key travel 1,5 mili plus backlit RGB 24 zona dan media control dedicated. Tampaknya OLED udah jadi standar baru di semua seri Legion. Layar pureide OLED 16 inch Q1 bgak cuma terang dan tajam, tapi juga punya refresh rate 240 Hz G sync yang otomatis bisa manjain kaum gamer esport sekaligus ngasih benefit maksimal buat multifame generation yang tadi kita bahas di bagian performa. Honestly, buat kerja ng-edesain atau ngedit video layar ini nyaman banget. Upgrade yang sangat chengly jika kalian sebelumnya pakai laptop berlayar IPS. Sayangnya layout port udah enggak tiga sisi lagi seperti dulu karena sisi belakang jadi fokus buat buang panas secara maksimal. Di sisi kanan ada combo audio jack, 2 USB A 3.2 gen One, webcam kill switch, dan landport. Yang penting ada di sisi kiri mulai dari charging port utama HDMI 2.1, 1 USBC 3.2 gen2 yang support DP dan PD 100 wat, 1 USBC Thunderbolt 4 dan satu lagi USB A 3.2 Gen 2 always on. Charger bawaan punya daya 245 wat, namun asal kalian punya charger USBC 100 watt, laptop ini bisa dipakai sambil dicas. Saat dipakai streaming video YouTube di setting Power Saver IGPU only, ini bisa tahan sekitar 5 jam normal lah buat laptop full power macam ini. By the way, kualitas webcam oke juga loh. Resolusi QHD 3,7 megapel. Sekedar info, sekarang ada dua aplikasi utama bawaan di laptop-laptop Legion. Yaitu pertama Lenovo Vantage yang sudah kita kenal lama, tetapi power setting, GPU, max switch, dan lain-lain yang berkaitan sama sistem performance dan gaming dipindah ke Legion Space. Alright, dengan harga RAM dan SSD yang diprediksi masih akan naik sepanjang tahun 2026 hingga 2027, mestinya ini saat yang tepat buat ngamanin laptop gaming full power dengan RAM bawaan 32 gig plus GPU RTX 5070 Ti 12 gig. Kombinasi RAM lega dan V RAM cukup untuk segala kebutuhan gaming dan content creator modern. Apalagi ini layarnya udah olet gitu, good deal kan jadinya. Enaknya beli laptop gaming Lenovo Premium gini juga soal accident double damage protection dan Legion Ultimate support. selama 3 tahun yang sangat sulit dikalahkan oleh garansi merek-merek lain soal jaminan after sales dan asuransi dengan reputasi superior. Tenang kan? Sampai 2028 kalau laptop ini sampai kenapa-napa? Enggak perlu khawatir kudu beli laptop baru. Itu aja soal Legion Pro 5i terbaru ini ya. Menurut kalian gimana? Kalau mau menang, mending tinggal ke komentar. Pokoknya sekian dulu dari gue Mike. Sampai jumpa di video berikutnya. ow
