Jungkat

GAC E9 PHEV : Mau lawan Denza D9 ⁉️ (YouTube Video)

  • 31/07/2025

[Musik] Oke, guys. Welcome back to Autolet Max bersama dengan gue Fahri. Dan kali ini di sebelah gua udah ada GAC E9 atau di beberapa negara disebutnya M8. Mungkin takut sengketa nama kayak yang itu tuh. Nah, ini adalah MPV terbesar dari GC. Dan kalau kalian berpikir ini mobil listrik, kalian salah. Ini adalah PHV. Dan ini salah satu GAC yang PHV juga karena mereka bikin enggak cuma mobil listrik doang. Nah, yang di sebelah kita ini adalah GAC E9 atau di beberapa negara disebutnya M8. Grill-nya sekilas mirip-mirip Lexus LM generasi sebelumnya ya. Ya, kalau kalian lihat ini dia bodinya 2 ton bukan twoon ya. Ini bawahnya kayak ada aksen warna silver gitu, bukan chrome ya. Kalau chrom itu di sini dia aksennya dark chrom dan gede-gede banget. Terus kemudian lampunya ini sama kayak Hyptech HD, dia juga bisa nampilin animasi gitu. Lampungnya juga gede ya. Dan yang menarik kalau kalian lihat dari sisi pelegnya ini dia center cap-nya bisa enggak muter kayak Rolls-Royce. Dia pakai ban di sini di balut melichin ukuran 22560 F18. Lanjut ke samping. Dia ada emblem PHV yang menunjukkan bahwa dia penggeraknya BV. Di samping si skirt-nya ini masih berlanjut pakai aksen silver bukan chrome ya. Ini silver. Kalau kita lihat di sini ada handle pintunya dibuat seolah-olah nyambung ya. Tuh. Tapi dibukanya masih pakai model apa? Hand grip biasa bukan model flash atau apa gitu. Sebagaimana MBV MBV mewah kekinian, dia juga punya sliding door otomatis tuh ya bisa dibuka dan joknya bisa menyesuaikan sendiri si settingannya. Kalau biasanya mobil kan apa window lainnya mengelilingi kaca. Ini enggak. Dia cuman dari sini sampai ke depan atasnya doang. Baahnya dia pakai aksen hitam gloss gitu. Beda dengan biasanya kan kalau mobil ke tuh dia mengelilingi si window lainnya ini. Kalau tapi kalau dia enggak cuma atasnya doang. Lanjut ke belakang. Dia udah ada spoiler dengan lampu hem yang gede banget ini. Terus kemudian lampu belakangnya juga lumayan gede. Senada dengan yang depan desainnya gitu ya Sada. Dan di sini dia waper belakangnya ada tapi tersembungi di balik spoiler. Sama seperti bagian depan dia juga ada aksen silver di bagian bawah bumper. Bagian sininya dia clean ya dan buka bagasinya dia di sini. Dan tentu saja sudah power back door khas MPV mewah pada umumnya. Sayangnya jok belakangnya ini metode pelipatannya kurang praktis. Ini kalau kalian ingat kayak di Avanza-Avanza lama atau Kijang kapsul gitu ya. Dia ngelipatnya masih yang begini terus ditumblekin ke depan. Biasanya kan kalau mobil entah dilipat hilang atau mungkin ke samping gitu ya. Tapi masih kayak gini dilipatnya masih ke depan. Jadi kalau buat dilipat rata enggak bisa. Tapi lumayanlah menambah uang kargo. Nah, masih di bagian belakang dia ada semacam kompartemen tambahan dan dia di sini enggak ada ban-nya. Ya gitu. Untuk dimensinya mobil ini memiliki dimensi panjang 5,2 m alias lebih gede lebih panjang daripada Toyota Alpad. itu berarti kabinnya lebih luas. Untuk lebarnya sendiri hampir 1,9 m di 1890 dan wheel base-nya dia ada di kisaran 3 m kecil tepatnya di 3.050. Sementara tingginya dia di kisaran 1,8 m sama seperti MBV MBV pada umumnya. Nah, ini sekarang kita sudah masuk ke dalam interiornya ya. Dia dilapisi bahan sejenis suats gitu ya dengan kombinasi warna hitam dan merah bergendi gini. Unik ya. Begitu juga di dashboard-nya dia warnanya bergendi gini terlalu mencolok but ya kayak kurang dapat gitu feelnya. Kalau coklat gitu mungkin lebih bagus ya. Sekarang kita bahas posisi mengemudinya. Untuk ke depannya dia luas, samping masih ok lah. Intinya kalau kita bawa sendiri itu surrounding kabina berasa gede. Tentunya sebagaimana MPV mewah pada umumnya, dia udah ada pengaturan jok elektrik yang cukup lengkap ya, bisa naik turun maju mundur dan ada lumber supportnya juga. Nah, selanjutnya ini dia saking mewahnya di tuas transmisinya ada kayak ee semacam potongan berlian gitu ya. Tapi ini bukan buat ngegerakin si transmisi. Karena dia ngegerakinnya mesti kita dorong, kita tarik begini. Terus kalau mau parkir tinggal dipencet ya. Seperti sebagaimana mobil-mobil Tiongkok pada umumnya semuanya terpusat di satu layar tengah ini. Makanya kalau kalian lihat di sini hampir enggak ada tombol kecuali rem parkir elektrik sama kamera sama buat ini parking assist kayaknya ada P di sini. Nah, kalau mobil-mobil pada umumnya dia kan aksennya biasanya chrome, di sini aksennya emas. Tuh, dia ada di handle pintu nih di door trim sama di dashboard bagian tengah sini. Sebagaimana MPV mewah, dia uniknya plafonnya dilapisi bahan sejenis suat gitu ya. Dan tentunya dia udah pakai sunroof yang bisa dibuka. Next. Di sini kita juga dapat semacam console box, tapi ini enggak ada chillernya ya. Sama di depan juga udah ada wireless charger maksimal 50 watt. Sini juga ada cup holder. Jadi kalau ditutup semua jadi kayak lebih clean. Untuk layar si instrumen digitalnya ini dia berukurannya 12,3 inci. Sementara untuk layar tengahnya ini entertainment-nya dia ukurannya 14,6 inci. Tapi dia bezelnya tebal banget ya. Biasanya kan satu ini full layar semua kiri ke kanan bezelnya tipis ini di tengah gitu. Sayangnya ini kita enggak bisa lihat dia kalau nyala gimana karena kuncinya enggak ada. Masih di bagian depan si jok penumpangnya ini ada pengaturan maju mundur sama pengaturan sandaran yang bisa diatur dari sisi sopir. Jadi buat kalau kalian yang sopir gitu pengin biar cepat apa misal yang belakang pengin lekumnya lebih gede lagi bisa langsung diatur dari sini. Ini juga bisa sekalian buat ngerjain teman kalian di depan. Kalau kalian berpikir ya cuman Mitsubishi doang yang kerja sama sama Yamaha buat ng-develop sound systemnya kalian salah. Di mobil ini sound systemnya juga develop by Yamaha. Di speakernya nih ada emblemnya. Ini mobil speakernya ada kurang lebih 16 yang tersebar di sekujur kabin termasuk Twitter dan segala macamnya gitu ya. Dan mungkin ini adalah kedua yang bekerja sama dengan Yamaha selain Mitsubishi untuk nge-develop si audio sistemnya. Next kita lihat ke belakang ya. Ya, kira-kira begini seat belakangnya. Duduk di baris keduanya gimana. Dia udah ada meja, tapi dia belum ada kayak apa? Re seat entertainment semacam layar di sini gitu ya. Terus kemudian ini dia juga ada cup holder yang uniknya bisa dipanasin dan juga didinginin di depan sini. Terus ini dia ada banyak kompartemen penyimpanan dan dia ada colokan semacam stop kontak rumah gitu di bagian belakang konsol tengahnya ini. Di bagian tengah ini dia ada layar yang fungsinya untuk mengatur sandaran dari kursi baris keduanya ini. Contohnya dia ada buat le rest bisa dinaik turunin tuh perhatiin si lece-nya naik turun diatur dari layar tengahnya ini. Terus ini juga bisa disenderin tuh cukup dalil layar tengahnya aja. Selain itu dia juga ada massage pemijatnya dan juga pemanas serta pendinginnya yang bisa diatur dari layar tengah ini. Cuman karena lagi-lagi karena mobilnya mati, dia enggak bisa kita pakai semua fiturnya. Dan ini ada memory seat-nya juga loh. Bahkan sampai di headr-nya ini dia ada speaker. Ini bisa diatur volumenya dari sini. Jadi kiri kanan bisa beda volumenya. Nah, khas di MPVMPV mewah, dia juga ada semacam sunblindasy dan biar enggak silau kalau siang-siang. Nah, kemudian ini ada lampu. Ini bukan bawaannya ya, PL AC. Dan ini ada lampunya tuh lampu baca. Nah, sayangnya akses ke belakang jadinya kayak terbatas banget karena ini gangnya enggak gede-gede banget ya kalau kalian lihat. Jadi kalau badannya segede-gede gua bakal susah kalau mau akses ke belakang. sayangnya karena semua pengaturan joknya ini udah elektrik, dia enggak ada pengaturan manual yang cepat buat kayak sliding depan belakang gitu ya. Jadi kalau buat akses masuk ke belakang ini agak susah. Nah, kira-kira beginilah duduk di jok baris ketiganya. Untuk alas duduknya ini terlalu kayak miring gitu dan kita duduknya jadi kayak agak dingklik. perhatin posisi kaki gua jadi kayak agak naik gitu karena dia posisi ininya agak miring. Dari jok babis keduanya ini dia cukup lega. Begitu juga dengan headum ya masih okelah walaupun mentok-mentok dikit. Di sini kita juga dapat cup holder lumer AC lampu dan dia juga ada slot USB masih type E di kiri kanan buat kita ngetes HP. Kemudian di sini juga ada speaker belakang dan masih ada armres walaupun enggak ada cup holdernya. Overall dia di sini masih bisalah buat bawa tiga orang. Beda sama depan itu kan benar-benar enggak bisa buat kalau buat bawa tiga orang. Gimana dengan mesinnya? Mesinnya menggunakan unit 2000 cc turbo bertenaga 190 horsepow dan torsi 330 Nm. Mesin bensin tadi dipadu dengan baterai litium ion berkapasitas 25,5 kW dan motor listrik bertenaga 182 horsepow dan torsi 300 Nm. Ya, setup tersebut menghasilkan tenaga gabungan 373 horsepow dan torsi 630 Nm. Sementara baterainya sendiri kalau pakai mode full EV dia bisa menempuh jarak 120 km. Nah, kira-kira mobil ini bakal dijual berapa ya? Karena kalau jadi masuk Indonesia, mobil ini akan menjadi MPV pertama dengan penggerak PHV dan mungkin jadi yang termurah juga karena sebelumnya kalau MPV kan belum ada ya yang BV. Dengan segala kelebihannya, mobil ini bisa menjadi pilihan baru buat kalian yang mungkin bosan sama MBV listrik tapi pengin yang irit gitu kan dan bebas dan mungkin bebas gju genap nantinya gitu kan. Nah, itu aja dari gua. Bagaimana menurut kalian? Oke, gue Fahi dari AutonetMX sign off. [Tepuk tangan]

Lihat di YouTube