Jungkat

Gak Perlu Terlalu Canggih dan Mahal, Inilah SUV Honda Paling Pas Buat Kita (YouTube Video)

  • 09/09/2025

Teman-teman, selamat datang di channel Great Auto. Honda WRV. Di antara banyak SUV yang ditawarkan Honda di Indonesia, bagi saya teman-teman ini adalah salah satu yang justru paling menarik. Ya, benar bahwa BRV menawarkan akomodasi yang lebih besar gitu atau CRV memberikan teknologi yang lebih canggih gitu. Tapi ini secara esensial udah cukup bahkan lebih dari cukup dia masuk ke kelas compact SUV. Dia bertarung dengan nama-nama besar seperti misalnya Toyota Race, Daihatsuroki atau yang baru ada Suzuki FR gitu ya. Tapi WV tuh tetap punya value yang menurut saya bagus. mesinnya salah satu pemilik eh tenaga terbesar misalnya. Fiturnya salah satu pemilik ee fitur paling lengkap rasa berkendaranya khas Honda yang sangat fun to drive. Jadi ada beberapa hal dari WRV yang meningkatkan value-nya dan itu e membuat dia lebih dari cukup untuk semua penggemar SUV khususnya yang berukuran seperti dia ini kompact gitu. Dan sekarang saya pengin ulas lebih jauh kira-kira apa aja sih yang menjadi plus dan minus Honda Wareve. Apa aja yang ngebuat eh sang SUV compact Honda ini sangat cukup buat Anda yang membutuhkan SUV dalam banyak skenario. Entah di daily maupun mungkin diajak road trip. Ini alasannya. [Musik] Pertama adalah soal desain, Teman-teman. Ya, jelas kalau soal desain itu selalu tentang selera personal. Tapi bagi saya ini desainnya menarik. Kalau Rocky R itu kayak lebih banyak e siku-sikunya gitu ya. Kalau lebih progresif gitu. Tapi kalau ini tetap memberikan kesan maco, cuma enggak terlalu banyak apa ya enggak terlalu banyak tingkah. Jadi dia e mau sekaligus tetap elegan dan ya sporty-nya sebagai varian RS gitu ya. Dia terlihat sporty pun. Saya juga suka dengan warna dual ton-nya atap berwarna hitam gitu ya. Dan ee khususnya soal fasia. Kalau fasia sih dia mirip aja kayak Honda BRV gitu ya. Enggak ada yang spesial. Cuma kalau secara keseluruhan dari depan samping hingga belakang lalu proporsi garis bahu sama garis atap rasanya proporsional. Dan bagi sebuah ee SUV berukuran kompact dia enggak kelihatan kekecilan atau kegedean. ini udah pas termasuk bahkan di bagian diameter roda ban dan veleg. Oke, dia bisa memberikan e mobil yang terasa macau dari luar dengan ukuran yang pas. Jadi, e bisa ngasih pengemudi atau pemiliknya perasaan kayak oh ini SUV nih meskipun kecil ini SUV yang menenangkan. Sensasi seperti itu tuh dimulai dari desain mesin teman-teman. Itu adalah poin plus berikutnya. Oh tapi by the way tadi saya belum sempat mention soal desain interiornya. Bagi saya itu fine meskipun ada yang mengatakan ah bosan karena salam satu dashboard dengan Honda BRV tapi itu enggak apa-apa. Desainnya oke secara personal buat saya ya. Ya, memang dia sama dengan Honda BRV. Tapi sekali lagi teman-teman, even sama pun kalau memang enak dilihat bagi saya itu enggak masalah gitu. Tapi tetap kalau soal desain yang lebih menarik adalah desain eksteriornya dan mesin teman-teman ini jadi kelebihan berikutnya karena ini mesin sama dengan yang dipakai kakaknya Honda BRV. Dan kita tahu Honda BRV itu SUV seater dibuat untuk menghela beban lebih berat tujuh penumpang. Sehingga ketika mesin 1500 cc dengan output yang ee setara gitu ya, lalu kemudian dimasukin ke mobil dengan e bentuk yang lebih komact minans bobot lebih ringan gitu ya. Ya, jadi enak banget. Tenaganya gede 119 dk torsi 145 Nm. Di antara kompact SUV lain dibanding apa misalnya race yang populer gitu ya. Ya, ini lebih bertenaga, lebih bertorsi. Jadi saya bisa membayangkan bahwa kalau ada hal yang ngebuat pengemudi itu tersenyum salah satunya karena mesinnya sangat bertenaga. Enak mau satu orang atau diisi lima penumpang penuh gitu ya. Enggak susah buat pengemudi tersenyum karena ya sekali lagi mesinnya sangat bertenaga dan bertorsi gitu buat berakselerasi atau nyalip di kecepatan tinggi. Ini enak banget khasnya Honda seperti biasa. Tapi memang tapi memang nih kalau soal transmisi CVT-nya Honda tuh sering terkena isu ya ee enggak se apa ya enggak setahan banting CVT-nya apa misalnya ee Toyota misalnya atau Hyundai gitu ya. Jadi itu isu yang melekat sama kebanyakan ee transmisinya Honda. Cuma kalau soal mesin ini mantap nih. Lalu soal efisiensi teman-teman, kita tahu bahwa Honda itu punya kecenderungan irit banget di mobil-mobil 1500 cc ke bawah. Kecuali Honda Freed dulu ya. Ya, mobil-mobilnya memang irit, Teman-teman. Dan kenyataannya ketika kita tes di beberapa skenario, dia memang memberikan e catatan gemilang. di rute dalam kota dia dapat 16 km/l, Teman-teman. Itu ngelewatin kemacetan, ngelewatin arteri yang lancar gitu ya. Jadi ee memang beragam tapi cenderung padat dan di 22 km/h average speed-nya dia dapat 16 km/l. Jadi pantas banget untuk dibilang irit. Kemudian di rotol, kecepatan tinggi yang konstan dan dia diuntungkan oleh CVT karena CVT itu secara alami bisa membuat putaran mesin lebih rendah di kecepatan yang sama dibanding gear hidraulis gitu ya. Dia dapat 18,2 km/l. Irit kan? Tapi ada yang lebih irit lagi dari Honda Wareve yaitu ketika dia melaju di rute kombinasi dia dapat 21,5 km/l, Teman-teman. itu kayak paduan antara e kadang masuk tol kecepatan tinggi, kadang masuk arteri atau kadang eh ngelewatin jalan yang padat. Average speed-nya kombinasi kalau di prosedur tetap Grid auto itu di 50 km/h yaitu skenario yang mirip kalau misalnya di road tririp gitu ya dan dia dapat 21-an km/l. Mantap sekali. Jadi ee kita bisa bilang bahwa ee efisiensi BBM teman-teman Honda WRV itu irit dan itu adalah plus berikutnya. Plus berikutnya adalah soal rasa berkendara teman-teman. Driving impression Honda itu memang terkenal dari dulu punya bakat untuk ngebuat mobil dengan driving impression yang enak itu. E komponennya adalah handling-nya tajam. Kemudian mesin yang tadi sudah saya sampaikan itu bertenaga sehingga cekatan. Kemudian posisi duduknya itu dibikin pas ergonominya. Ya, enak buat pengemudi untuk e mengoperasikan baik setir, pedal, maupun porelling gitu ya. Tapi secara keseluruhan Honda itu alami untuk ngembuat mobil yang e asik dikendarai dan itu terjadi juga di Honda WRV. Saya suka dengan e karakter mesin turbonya Toyota Race ya. Meskipun ada e gejala lag masih ada gitu ya, tapi tetap enak itu mobil. Cuma kalau dibanding sama WRV itu kayak lebih naturally enak gitu. dia tenaga torsinya enak, lalu kemudian handlingnya lincah meskipun ditebus dengan set suspensi yang lumayan kaku gitu ya, tapi handling-nya lincah. Lalu ini bodinya kompact kan. Jadi untuk e menikmati mesin yang bertenaga besar dan set sasis suspensi yang ee lincah itu enggak ngerepotin dimensinya untuk meliuk di antara banyak kendaraan di perkotaan gitu misalnya atau mau jalan pintas masuk ke jalan yang lebih sempit gitu misalnya bodinya yang kompek ngebuat ringan-ringan aja gitu untuk masuk-masuk ke jalan yang lebarnya terbatas. Jadi, ah ini mobil memang rasa berkendaranya oke sih gitu. Tapi memang dia e di driving impressionnya ada kekurangan. Nanti saya akan bahas lebih jauh. Cuma kalau e ditanya apakah ini mobil yang asik? Apakah dia fun to drive? Yes, ini adalah mobil atau salah satu mobil yang paling fun to drive di kelasnya. Kalau teman-teman termasuk driving entusias ya, driver yang suka banget nyetir gitu ya. dia bisa memberikan itu kasihan berkendara. Lalu soal fitur teman-teman yang perlu di-Highlight adalah ADAS. Kalau dalam nomenklatur Honda disebut Honda Sensing dan Honda Sensing di WV itu oke. Dia punya collision mitigation breaking system, dia bisa ngerem sendiri. dia punya road tour mitigation system. Dia bisa membelok sendiri ketika sistem mendeteksi bahwa wah ini mobil kayaknya melenceng nih. Pengemudi kayaknya lagi enggak aware nih. Maka e setir bisa digerakkan dengan torsi kecil gitu ya untuk mengembalikan mobil ke lajur yang benar. Lalu dia punya adaptive cruise control sehingga dia bisa ngegas ngerem sendiri. Dia bisa belok sendiri, dia bisa ngerem sendiri untuk menghindari potensi tumbukan. Jadi ini lengkap nih. Ini lengkap nih mobil nih. Fitur kenyamanannya misalnya masuk ke dalam dengan kilos entry, nyalain mesin dengan tombol, lalu ada eh Android Auto, ada Apple CarPlay yang esensial ini udah sangat amat cukup teman-teman gitu. Tapi kenyataan ya saya mungkin bisa share juga di antara banyak varian Honda Waref dijual di Indonesia RS laku. Cuma bukan yang Honda Sensing ternyata yang paling laku. Justru satu varian di bawahnya gitu. Jadi bisa mendapatkan kegantengan dari RS. Cuma fitur-fitur yang super canggih itu mungkin mungkin ya enggak semua konsumen menginginkannya gitu. Tapi kalau ditanya apakah dia oke fiturnya di format terbaiknya di varian flagship ini mobil bagus banget fiturnya oke. Dan saya mau tunjukin akomodasinya teman-teman ini ee dua baris bangku dan tiga orang untuk di baris kedua. Jadi dia five seater. Ee ini teman-teman sudah di-et untuk ketinggian saya 168 cm dan itu biasa saja buat orang Indonesia. Ee akomodasi fine dan saya pengin tunjukin ini la-nya ya 10 sampai 11 jari lah ya. Ee jadi jelas enggak sempit dan mungkin bukan yang paling lega. Eh, secara keseluruhan dia fine menurut saya. Dia fine. Jadi, ya buat teman-teman yang ee naik di bangku baris keduanya WRV mestinya ya tetap nyaman sepanjang jalan. Dan ini senderannya pun juga terasa cukup rileks gitu. Oke, eh kita lanjut ke kekurangannya, Teman-teman. Tadi saya sudah bilang bahwa eh driving impression-nya tetap punya catatan dan catatannya adalah road noise-nya itu masih khasnya Honda masih lumayan terdengar. dia e kalau ngelewatin jalan apalagi permukaannya kasar gitu ya, maka masuk tuh di sela-sela e kabin gitu sehingga lumayan terdengar dengungnya ya. Buat mereka yang ee sensitif terhadap suara gitu mungkin bisa mengganggu tapi yang mentolerir saya termasuk orang yang tidak terlalu antusias terhadap ee suara yang terlalu senyap atau audio yang terlalu bagus gitu ya. saya biasa aja mungkin seleranya ee biasa banget gitu ya kuping saya itu enggak masalah gitu tapi ya sekali lagi tetap ada orang yang menjadikan ROTN sebagai hal yang penting dan di titik itu buat ee orang-orang seperti dan mungkin termasuk teman-teman itu bisa mengganggu gitu. Kemudian kekurangan berikutnya e buat saya adalah soal head unit, Teman-teman. Itu sebenarnya capable ya, dia connect ke Landwatch. Jadi bisa membantu pengemudi untuk melihat eh tampilan di belakang. Lalu dia juga terkoneksi dengan Android Auto eh yang mana itu bagus ya. E dia ee bisa memberikan koneksi yang seless. Nah, cuma masalahnya adalah ini ee gambarnya kurang tajam, Teman-teman. Dia ee masih enggak tajam kalau misalnya dibanding apa ya, kayak Corolla Cross gitu ya, meskipun beda kelas. Tapi ee saya berusaha membuat perbandingan kalau secara gambar dia udah jelas cuma bukan yang setajam itu. Pertama, terus kedua ya ukuran layarnya bukan yang paling gede sih karena ee kita terbiasa sama mobil-mobil Cina yang layarnya tuh gede-gede gitu kan. Sementara ya Honda sebagai mobil Jepang gitu ee yang udah establish e masih dengan layar yang ukurannya biasa saja. Enggak paling kecil tapi biasa saja. Tapi kalau soal head unit itu bukan perkara susah sih untuk diganti dengan after market yang bagus gitu. Tapi bagaimanapun itu adalah poin yang menjadi catatan bahwa kalau misalnya bisa di-upgrade akan lebih baik sehingga itu adalah sebuah kekurangan. Dan catatan berikutnya adalah soal harga teman-teman kalau dibanding sama beberapa rival-nya misalnya Suzuki Frong yang baru kemudian Toyota Race gitu misalnya dahatsoki ya ini bukan yang paling kompetitif harganya lumayan tinggi ya bagi saya itu sesuatu yang bisa menjadi catatan terutama buat mereka yang koncern soal Mbak budget gitu. Dan kita bisa sampai pada akhir ulasannya, Teman-teman. Kita tahu bahwa di antara banyak pilihan SUV ee yang ada di Indonesia, SUV Honda ini malah bisa memberikan value yang bagus banget. Dia fun khasnya Honda. Dia tenaganya enak, handlingnya lincah, fitur pun juga oke. Tapi dimensinya yang kompact itu ngebuat pengemudi rileks aja gitu bawanya. Ke mana-mana juga enteng. Apalagi SUV kan grarence tinggi jadi enggak terlalu takut sama lubang gitu misalnya. Beberapa kekurangannya hasilnya Honda juga ya dia road noise misalnya atau fitur-fitur yang e bagi saya mestinya mudah untuk di-upgrade tapi itu tetap sebuah e kekurangan gitu sudah lebih dari cukup sih. Gimana menurut teman-teman Honda WRV? Mungkin itu dulu teman-teman dari kita. Terima kasih sudah menonton dan sampai ketemu di video Grid Auto berikutnya. Terima kasih.

Lihat di YouTube