Jungkat

GAK SAMPAI 600JT DAPAT MOBIL KAYAK GINI: BAIC BJ30 HYBRID (YouTube Video)

  • 31/07/2025

Yah. Jadi hari ini kita lagi ada di dealernya baik di Alam Sutra ya. Dan gua ngelihat mobil ini waktu difoto kelihatannya kecil ya, ternyata besar sekali ya. Ini namanya Bike BJ30. Jadi BJ40 itu kan ada yang versi klasik yang kita punya sama yang versi yang modernnya. Nah, BJ40 tuh punya AD. Adanya BJ30, tapi BJ30 kan versi yang lebih kecilnya ya. Tetap gede dong. Ini panjangnya 4,7 m dan lebarnya 1,9 m. Jadi pas gua lihat langsung memang ini besar ya. Yang bikin kecil tuh karena kalau difoto dia tuh lampu depannya besar sekali. Makanya padu padannya itu kalau dilihat kesannya kayak kompak. Padahal enggak. Dan kalau kita lihat lagi ya, ini lampunya ini lucu. Jadi mikanya ini dari ujung sini sampai ujung sini gede banget. Baru dalamnya ada LED-nya bentuknya ngebulat terus lurus. Ini nyala nih. Emang kayak Jeep Kompas kali ya. Ya, mirip-mirip gitulah. Tapi beda desainnya. Cuma kayak ada satu nafas gitu loh. Dan kenapa namanya BJ juga? Itu kan artinya Beijing Jeep. Jadi zaman dulu itu e Jeep Wheelis itu dibikin sama baik sama Beijing di Cina waktu zaman dulu. Terus dipakai namanya BJ, Beijing Jeep. Nah, itu dipakai sampai sekarang. Jadi BJ30, BJ40, BJ60. Ya, saya BJ80 ada ya? >> Ada >> yang paling gedenya lagi. Ini aja udah gede. BJ80 segede apa ya? Dan kalau kita lihat dari depannya dia kelengkapannya juga lengkap ya. Kamera ada di atas buat Adas. Terus di sini ada kamera 360-nya. Untuk radarnya dia ada di balik sini. Dan grillnya ini kalau dipegang ini semuanya pakai mika ya, dari ujung ke ujung. Sininya ada lubang lagi. Dan kalau misalkan mau pakai towing hook, nah dibukanya dari sini. Fog lamp juga ada. Kecil sekali di sini ya. Sama kalau kita lihat lebih dekat, dia tuh lampunya ada dua biji LED projecttor di bagian sini. Nah, sebelum kita ke belakang, kita buka dulu kap mesinnya. Jadi kalau kita buka kap mesinnya, dia itu menggunakan mesin 1500 cc turbo. Tapi bukan 1500 cc turbonya yang mau kita bahas. Karena dia punya mesin hybrid bukan plugin hybrid. Dan dia sudah all wheel drive. Jadi empat-empatnya semuanya bergerak. Dan gabungan tenaga mesin bensinnya sama mesin listriknya itu gede banget. Jadi kalau digabung itu tenaganya 402 horsepow dan torsinya 605 Nm. gede banget ya. Cuma kalau kita lihat bagian engine-nya cukup rapi ya. Cover plastiknya itu ng-elingker di sini. Terus kalau kita lihat juga coolennya ada dua ya. Yang satu coolen untuk baterai, yang satu coolen buat si radiatornya mau mesin bensinnya. Jadi ada dua udah ada hidroliknya juga. Makanya kalau kita angkat tuh gampang ya. Cuma dia belum plugin hybrid aja sama tulisan baik di bagian sini. ke samping. Ini gua juga suka nih karena di bagian sininya tuh ada lampu LED nyala. Lucu kalau malam. Pelegnya ini dia desainnya bagus warna hitam gloss seperti ini. Ukurannya 23560 R19 dan bawahnya pakai GTI. Suspensinya dia pakai MA Person Stro dan di belakangnya dia sudah pakai multilink independent suspension. Nah, yang lucunya adalah kalau kita lihat dari samping ya, di sini tuh kayak ada footstep kecil, tapi kalau lagi ketutup dia tu enggak bisa dipakai gitu. Pas kita buka pintunya baru kita bisa menemukan ada sebuah footstep yang bisa kita pakai injak seperti ini. Jadi buat masuk itu lebih gampang. Tapi pas kita tutup tuh dia tuh hampir enggak bisa dipakai gitu. Bagus ya. Clean. Terus dari samping dia juga enggak ada lekukan-lakukan aneh. Lurus gitu aja ya. Ada tekukan di sini. Terus juga kuncinya dia sudah pakai keyless. Nah, kalau misalkan kuncinya rusak bermasalah. Di sini ada kunci biasanya. Jadi, ini bisa dicongkel nih. Tek buka baru masukin kunci biasa. Di atasnya roof racknya sudah pakai aluminium seperti ini, ya. Ke belakang ini yang gua bilang nih, kelihatannya mobil tuh kecil padahal gede. Nih bagian sininya nih. Karena kacanya cuma di belakang doang. Panjang loh ini tulisannya IWD. Nah, ke belakang yuk. ini ke belakang desainnya begini aja rata enggak banyak aneh-aneh. Nah, tapi overall nah dia enggak pakai spoiler-sileran bulat begini aja ada lampu high moted stop lamp-nya terus enggak ada shark antenanya. Antenanya dia ada di kaca yang sebelah kanan tadi ada wiper, deveoger kamera, terus di sini juga ada mata kucing sama lampu mundurnya di sini. Nah, pertanyaannya gimana cara bukanya? Enggak ada tombolnya kan? Di sini pun juga enggak ada karena tombolnya itu tersembunyi di bagian sini. Nah, bukan di logo ya. Enggak ada yang bisa dipencet tombolnya di sini. Kita buka yuk. Nah, ini dia bagasinya. Lega sekali, besar. Dan ini sepertinya kalau misalkan dimaksimalin bisa jadi seven seater sih sebenarnya ya kalau segede gini. Nah, cuma enggak dibikin jadi seven seater. Nah, bahkan kalau misalkan kita kurang lega di bawahnya itu ada tempat penyimpanan yang besar seperti ini ya. Ada akinya ya. Ya, cuma ini belum dikasih tutup ya, karena ini mobil yang masih prototype yang dipakai buat tes sebaiknya. Terus kalau kita lihat baterainya ya, dia itu 1,67 kWh ada beratnya 49 kil dan di sini ada cooling duck-nya. Jadi pendinginnya dari sini pakai kipas dan pastiin kalau punya mobil hybrid jangan lupa kalau misalkan servis dibersihin e filter pendingin buat baterainya. Nah, yang gua suka juga adalah di sini dia punya colokan listrik 220 volt. Tapi untuk yang versi ini dia masih pakai yang colokan Cina ya. Ya, semoga pas masuk ke Indonesia yang versi nanti dijualnya udah ganti nih. Jadi colokan yang colokan Indonesia. Terus kalau misalkan kalian enggak butuh ginian, butuhnya colokan 12 volt. Tenang, dia juga ada di sebelah kanan sini sama ada lampunya. Nah, terus kursi tengahnya kalau misalkan mau dilipat rata lantai caranya begini langsung rata sama belakangnya. Jadi dia harus ditegulingin dulu ke depan. baru bisa. Oke, sip. Wah, seperti halnya mobil-mobil dari Tiongkok gitu ya, pasti interiornya terutama second row-nya pasti lega. Tuh, lihat leg room-nya, headroom-nya gede banget. Terus kalau misalkan kita ngerasa ini terlalu tegak, tinggal di pencet sini. Jadi, dia punya dua step yang tegak gini sama dibikin sedikit rebah. Tapi ya udah cuma segini doang. Rahnya sih lumayan ya. Cuma kalau bisa lebih rebah lagi itu pasti lebih enak. Nah, ini ada amr-nya kanan kiri amr-nya itu pas ya. Power window sudah all auto. Door trim bagian sininya empuk. Tapi bagian yang plastik sini tuh keras sama ada alur-alurnya. Nah, speakernya di belakang tuh ada twitter sama speaker biasa. Nah, untuk AC-nya dia ada di belakang sini tapi dia masih ngikut sama AC dari depan. Jadi enggak bisa diatur temperatur sama kecepatannya. Terus di bawah sini ada colokan USBC satu biji buat kita nyolokin handphone kita. Udah sih, belakangnya begini aja, tapi kulitnya bagus ya. Yuk, sekarang kita ke bagian depan. Ah, sekarang kita masuk ke dalam interiornya ya. Kuncinya kurang lebih mirip kayak baik BJ40. Kita pencet start stop engine. Oh, langsung maju kursinya. Ada yang memoritnya berarti ya. Please add fuel. Habis ada animasinya dulu ya. Kita tungguin sampai nyala. Baik. Ini baterainya masih ada sekitar hampir 50% tapi dia minta nyala ya. Oke. Nah, seperti ini interiornya. Jadi interior tuh minimalis, simpel tapi mewah. Dan hal yang paling unik di mobil ini itu bagian pattern sininya nih dari ujung ke ujung ya. Katanya orang baik, ini adalah sebuah stiker. Jadi kalau kalian bosan, kalian bisa ganti pattern. Mau yang kayak begini, mau yang kayak begini, atau mau dibikin yang cat sewarna body itu bisa diganti-ganti ya. Jadi kalau misalkan kalian bosan ganti aja pattern ininya. Dan ini stikernya juga cukup rapi ya. Jadi antara sambungannya itu enggak terlalu kelihatan tuh. Bahkan gua kalau enggak dikasih tahu kalau ini stiker, gua enggak tahu kalau ini tuh adalah sebuah stiker karena enggak kelihatan gitu. Dia bilang, "Eh, ini stiker loh." Oh, iya. Lucu juga ya. Misalkan kita ganti sama gambar-gambar anak kita gitu kayaknya seru itu. E bentar ada event modenya enggak ya? Biar enggak usah nyala mesinnya. Wading, sport, echo, comfort, snow, sand, madi, road enggak ada. Coba dari sini apakah ada? Pedestarian warning. Ini memory seat-nya di sini 123. Seat welcome function. Oke, audio dan kawan-kawannya dark mode. Oke, kita lihat ya bagian tengahnya dulu ya. Kita masuk ke menu sini. Kita masuk ke vehicle settings. Energy recovery level. Sekarang di comfort. Ada gambar pandanya lagi. Auto hold, heal des control, doors and windows ya. Doors, driver unlock, bla bla bla bla bla bla. Automatic lock, driving, windows. Wah, banyak sekali ya pengaturannya. Automatic folding, rear viw mirror, weaper maintenance, auto close window in rain. Oke, electric tail gate-nya bisa diatur seberapa tingginya. Dari sini juga bukaannya, ya. Terus sudah lights lampu follow me home-nya. E oke. Ini bisa diatur nih three times misalkan tek button. Oke, button backlight brightness-nya ini kalau misalkan kita kecilin ya nanti tombol-tombol di sini itu kan ada lampunya nih. Itu bakal mengecil juga. Cornering assist illumination. Kalau misalkan kita belok, ada lampu yang ke arah kita tempat belok. Vehicle search ceremony sensation. Oke, ini kurang lebih kayak pas kita pencet ee ngunci atau ngebuka dia ada kayak animasinya di lampunya ya. Looping light rail, top meteor galop, ada welcome unlocking-nya juga dan ada wheel arch lighting. Nah, yang tadi tuh yang di sebelah kiri kanan ban di atasnya ada lampu bisa diatur dari sini. vehicle sound effect-nya ya. Entar dulu. Terus ada vehicle sound effect, system from tone, kytone, locking alert, danan. Oke, sound effect. Oke, ini buat ininya. Tapi untuk sound system dia belum pakai branded ya, kayak misalkan pakai Sony, JBL atau semacamnya. Driving driving mode selection ada Eco Comfort. Oke. Eh, power steering modenya kita ambil yang sport ya. private call, ESP off, Intelligent Power Manager, Seat welcome function, wireless charging. Kemudian ada intelligence cross assist atau ADAS ya kita bilangnya ya, forward assist, lane assist, side and rear assistant, light assist juga ada, ada intellen and high beam-nya. Dan buat ngatur cruise control-nya itu dari setir bukan tombol setir di sini, tapi ada di bagian bawah sini. Jadi kayak Mercedes-Benz ya. Oke, lanjut ke instrumen panelnya ya. Alarm driver attention warning-nya ada dong ternyata. Dari mana sensornya dia driver attention warning-nya? Apa di dalam sini ya? Gua enggak ngelihat ada kayak infrared gitu sih. Yah, gitulah matricknya. Matrick atau imperial. Speed limit reminder ke sini. Oke, terus kita ke sini. Oh, ini kamera 360-nya ada menunya juga. Oh, bisa dibikin transparent body juga ya. Oke, kita close. Ini settings. Oke, ini settings buat Bluetooth, Wii, personal hotspot, display and Teams. Oke, Teams-nya mana bisa diganti? Oh, ada auto, light, sama dark ya. light itu warna putih berarti enakan yang dark sih. Kemudian di sini ada untuk heill desin control sama ini untuk parking sensor. Terus di bawahnya lagi ini untuk ctrol AC ada di layar semua. Dan untuk ngatur volume dia ada button di sini. Nah, baru kita ngatur volumenya. Sayangnya dia enggak ada tombol fisik yang ada di sini. Untuk ASCnya juga sama dipencet dari sini ya. Kalau misalkan kita pengin lebih gede tinggal dikatasin aja. Nah, seperti ini bentuknya. Ada ventilation sama heating-nya. Oke, ada pemanas setir, pendingin kursi. Eh, ini pemanas. Ini pendingin baru dia. Enggak bisa diatur levelnya ya. Ada denging. Ini paling gede. Nomor dua, nomor satu mati. Termasuk heatingnya juga sama. Oke, home. Kita masuk ke menu. Ada vehicle setting yang tadi. Media center, Bluetooth call, Gallery, System, Easy Connection. Jadi dia punya ee Android Autonya masih pakai easy connection yang gini ya, AVM sama Apple CarPlay. Nah, dia juga sudah pakai wireless juga. Jadi enggak perlu colok-colok kabel, dia bisa nyambung. Di sini dia ada wireless charger. Kalau kita taruh HP di sini bisa langsung ngecas. Nah, ngecas kan. Nah, sama ada cup holder, start stop. Transmisinya keren. Gua suka ya, metal-metal gitu. Dan ini untuk indikator R N sama D-nya. sama ada untuk electronic parking brak sama ke bagian sini ada tempat penyimpanan kecil tapi bisa kita angkat nih ke atas jadi lebih dalam dan oh ininya karetnya lembut sekali di bawahnya ini sama ada buat pendinginnya sama pemanas nah sama kalau kita butuh kulkas tinggal diputar aja jadi pendingin karena AC-nya ikut masuk ke sini kita tutup ya gua suka baik tuh tuh semuanya ini ya solid enggak ada yang kriet-kriet gitu, enggak ada yang goyang-goyang gitu ya. Jadi kayak solid banget gitu ya. Paling plastik yang gua enggak suka di bagian sini nih. Kayak warnanya agak kurang gimana gitu. Sisanya sih semua di sini empuk-empuk ya. Sini empuk-empuk lagi. Ini sengaja dibikin keras ya. Bagian sininya pun juga dibikin kayak kayu bergaris gitu bagus. Terus di sini ada laci tapi bukanya itu pakai tombol yang ada di sini ditekan baru bisa kebuka. Ini kuning-kuning itu rompi. Kalau misalkan kita lagi darurat, tutup lagi ya. Jok yang kanan sudah elektrik tapi enggak ada buat ngatur lambarnya. Sebelah kiri dia juga sudah elektrik tapi enggak ada buat ngatur lambarnya. Di atas sini kita dapat ee lampu, kaca, sama ada gantungan 3 kilo. Buat apaan? Lagi nyetir gitu, beli gorengan. Taruh sini. Ah, digantungin kan enggak mungkin ya. sama di sini juga ada ya, termasuk juga ada gantungan maksimum 3 kilo. Ini gua baru nemu ya, ada mobil ada gantungan 3 kilo di sini. Kayaknya cuma ini doang deh. Sama di sininya tuh ada lampu kiri kanan. Ini bisa dipencet ya by the way. Tapi ini lagi mode door kita matiin. Jadi kalau mau individual tinggal dipencet aja gini dan nyala sama matinya itu pelan-pelan. Dan tentu saja sudah ada panoramic sunroof-nya di bagian atas. Sama kalau misalkan menurut kalian masih kurang tempat penyimpanannya. Di bawah sini juga tempat penyimpanannya gede. Dan kalau kita lihat pintunya dia masih ada pengaturan ini spion secara manual pakai tombol. Enggak semuanya ada di head unit. Kan zaman sekarang tuh di head unit semua ya. Power window-nya juga sudah all auto. Bahkan tombol-tombolnya itu plastiknya itu kayak dibikin metal gitu ya, mewah. Kemudian untuk jahitannya di sini tuh warna kuning sama buat nariknya ya itu dibikin kayak kayak tas gitu ya cuma ini fix bukan kulit yang bisa fleksibel gitu enggak tapi kelihatannya itu kayak kulit fleksibel sama di bawahnya ada cup holder sama buat naruh barang. Nah, setirnya sendiri dia sudah tilt dan telescopic ya. Jaraknya lumayan jauh. Di sebelah kanan ini untuk wiper, di sebelah kirinya untuk lampu. Dan dia juga sudah ada auto lamp. Nah, kalau kita lihat di ininya tuh mirip banget sama MercedesBenz. Dan seperti yang gua bilang tadi, ini untuk ADASnya dia di sebelah kiri ya, ada cruise control sama lain-lainnya. Nah, yang sebelah kanan kiri tombolnya kanannya itu buat audio, kiri itu buat kamera 360. Pencet di sini ya. Dipencet tuh kayak Audi. Kletek. Dipencet tuh tombolnya kayak Audi ya. Klik klik gitu ya. Kemudian di sini ada putaran ya, kita buat ngatur menu. Nah, ini bisa lihat berapa mele dan kawan-kawannya. TPMS, ada fault-nya apa, Bluetooth-nya, music playing-nya apa. Nah, ini lagi ngisi akinya ya, eh baterainya ya. Sama ini RPM-nya berapa gitu. Jadi semuanya dari setir. Sebenarnya ini mobil interiornya bagus, cuma kenapa setirnya kok kayak desainnya enggak nyambung ya? Conden parts-nya ya. kayak kok tiba-tiba setirnya kayak tajam gitu kayak mobil modern bukan kayak mobil yang bentuknya retro-retro kayak gini. Nah, untungnya baik itu juga enggak cuma ngasih kita preview tapi kita boleh test drive. Yuk, kita test drive bentar mobil ini, yuk. Ya, kita sudah masuk ke mobilnya, ya. Nah, pas sudah kita atur. Lega banget ya kalau kita pendekin sampai ke paling bawah. Yuk, kita masuk ke R dulu. Kamera 360-nya keluar kalau kita masukin ke R. Dan karena mobil hybrid ya, enggak ada suaranya seperti biasa. Ini lagi mode listriknya nih. Mesinnya sama sekali belum nyala. Ini mobil tuh pas kita duduk itu dari luar kan kelihatannya kecil ya. >> Iya. Tapi pas di dalam lihat kap mesinnya panjang, kiri kanannya lebar, langsung feel-nya berubah gitu kayak bawa mobil yang gede. Gas dikit. 1 2 3. Wih. Oke. Pas mesinnya kick in, dia langsung lebih berasa gitu. Jadi tetap ini kita gas mesin listrik dulu. Uh. Baru mesinnya nyala. berasa gitu perbedaan tenaganya pas si mesin bensinnya kick in. Tapi ini mobil empuk ya suspensinya tuh di jalan gini kerasa kayak guncangannya tuh kayak bawa mobil-mobil gede kayak kelasnya Land Cruiser gitu. Guncangannya tuh deng deng d deng gitu lembut. Ada ngapal-ngapalnya dikit. Ayo dipepet kita. Kita coba ke mode yang berubah. Ini kan comfort ya, kita putar sekarang masuk ke snow sand sama Madi Road. Emang buat offroad sini ya. Sport. Nah, kalau di sport rasanya gimana? Coba kita gas. Oh, beda. Beda. Lebih kencang dan terasa ini loh mesinnya ada kikin set tiba-tiba dia ganti gigi sut lompat gitu. Dia transmisinya DT, tapi pas dia pindah gigi lompatannya tuh halus dan ada kayak rasa-rasa CVT-nya gitu. Twing gitu. Enak ya mobilnya ya. Suspensinya sih kalau ngelewatin jalan gelombang itu halus. Memang pas gua juga cobain BJ40 ya. Yang gua suka dari BJ40 itu response engine sama suspensinya. Kayaknya di yang ini juga sama nih. Suspensinya nyaman. Tapi lebih nyaman sih dibanding BJ30 sepertinya ya. Kita harus bawa lebih jauh lagi. Kita tes beberapa hari dan kita bisa cek berapa konsumsi bahan bakarnya. Ini kan cuma muter-muter di BSD doang. Alat sutra. Oke loh. Sama suara kabinnya kiri kanan juga bagus. Kaca depannya kan double glass ya. Gas langsung cepat. Enak kan? Ini buat seruntulan dan masih kerasa banget gitu pas mesinnya masuk dia langsung wost-nya gitu terasa gitu gas. Oke sih mobilnya. Terus remnya juga enak ya. Pedal feel-nya gas sama remnya itu terasa natural dan remnya pun juga rasanya empuk gitu. Jadi pas kita ngrem dia body dive-nya tuh enggak ngukuk gitu ke depan gitu kan masih ditahan sama dia. Ini rasanya mobil proper dan mahal pas kita nyobain nyetir di balik kemudinya itu apa itu ya rasanya kayak mobil gede banget di balik kemudi rasanya mobil gede banget. even somehow kayaknya ee lebarnya tuh secara desain tuh enggak enggak terlalu lebar. Cuma pas kita nyetir tuh kayak lebarnya kayak lebih lebar dari BJ40 malahan. Iya. Enak nih. Dasar. Oke. Lwat jalan yang begini ya. Oke banget. Nah, sekarang kita balik ke comfort lagi. Dan kalau masuk comfort beda langsung pedal F-nya jadi lebih halus ya. Kalau tadi kan diinjak gas dikit langsung lari. Ini kalau buat sehari-hari sih pakainya yang comfort sih. Dan dia juga ada e mode CHO di sini langsung keluar nih energy recovery level-nya mau normal atau high. Dan kalau misalkan kita masukin ke high, pas kita lepas gasnya dia langsung terasa regenerative breaking-nya lebih e kuat gitu. Tapi sebenarnya buat gua nih segini tuh ini enggak kuat-kuat banget. Ini masih meluncur. Masih sangat meluncur. Nah, pas belok kiri sebelah kirinya ada motor bunyi tet tet kayak ini baterai mau habis ya. Jadi kurang lebih seperti itulah. Baik BJ30. Sebuah mobil yang kalau difoto kelihatannya kecil ternyata gede banget ya. Dan setelah kita cobain muter-muter, first impression-nya gua ngerasa ini mobil suspensinya empuk, nyaman, kedap. Ya, tinggal nanti kita pinjam aja buat jarak jauh seperti apa rasanya dan bagaimana dengan konsumsi bahan bakarnya. Tapi secara overall ini oke banget. Tinggal harganya gimana karena mobil ini harganya akan diumumin di GIAs minggu depan. Terif. Sampai jumpa di vlog berikutnya. Buat teman-teman yang sudah beli baik BJ30 seperti apa rasanya coba komen di bawah. Bye bye.

Lihat di YouTube