Jungkat

Gaming Mouse Pentolan Logitech! - Logitech G Pro X2Lightspeed & Superlight 2 Dex (YouTube Video)

  • 25/09/2024

hari ini kita kedatangan dua Mouse profesional dari Logitech yang mereka klaim Ini adalah sebuah sequel dari Mouse profesional mereka sebelumnya Tapi menurut gua ini agak sedikit lebih ke refreshment sih yang pertama kita kedatangan G Pro 2 Light Speed ini adalah e sequel dari J Pro wireless-nya dia Dan kalau misalnya satu lagi ada G Pro X superl 2 Dex ini adalah sequel dari G Pro X superlight yang dulu udah pernah direview Tommy juga sebelumnya kira-kira kira kalian perlu upgrade atau enggak [Musik] sih sekarang kita mulai dari unboxingnya jadi kedua Mouse ini overall punya box yang kurang lebih sama namun buat Logitech G Pro 2 Light Speed dia kelengkapannya cukup banyak jadi selain dari mouse-nya itu sendiri ada dongle dan Light Speed receivernya Selain itu ada 4 able side button yang nanti kita akan jelasin lebih lanjut ada kabel usbc to USB a juga ditambah ada manual book yang super minimalis sementara buat GPro x superlite 2 Dex ini isinya lebih simpel dan lebih berfokus kepada performa mouse-nya di mana selain dari mouse-nya itu sendiri Kita menemukan dongle dengan receiver 8k kabel usbc to usba dan di dalam kotak ini ada mouse Fit tambahan di area lingkarannya agar mendapatkan Glide yang lebih asik Selain itu ada grip tape juga buat yang mau mouse-nya lebih nge-grip overall kalau kita judge dari unboxing-nya kedua Mouse ini memang diperuntukkan untuk gamer high end yang bermain game kompetitif terutama FPS apalagi dua-duanya udah menyentuh angka Rp2 juta tapi buat perbedaan sepertinya jpro 2 Light Speed ini adalah Mouse yang diperuntukkan untuk Gamer yang lebih prefer grip ambid deextress dengan empat tombol makro alias lebih fleksibel untuk main game apa aja sementara jpro X2 superlight Dex itu untuk Gamer esports yang lebih prefer ergonomic grip dan berfokusnya itu di FPS jadi buat Logitech GPro X2 Light Speed seperti yang kita bilang tadi overall itu desainnya adalah ambid deextrous dengan 4at makro button kalian mungkin tahu kalau Mouse ini adalah penerus dari Logitech GPR wireless yang dulu udah rilis sekitar 6 tahun lalu Bentuknya itu sama beratnya sama bahkan pilihan warnanya pun sama buat kalian yang masih belum tahu JPR ess Itu adalah sebuah Mouse gaming esports yang dulu tuh udah laris banget bahkan sampai sekarang udah kejual lebih dari 2000 unit di Tokopedia doang makanya Logitech ini bikin refresh-nya agar terasa lebih modern tapi apa aja sih yang berubah yang pertama koneksinya itu menggunakan teknologi Logitech yaitu Light Speed dan lewat Logitech jhub kita bisa atur sampai 4000 Hz polling rate yang kedua adalah konektornya ini sekarang full usbc semua jadi overall ini mouse-nya lebih lebih modern dan yang ketiga sensornya di-update menggunakan Hero 2 sensor yang ini bisa sampai 32.000 DPI sisanya sih kurang lebih sama ya baty indikator ada 3 LED di atas mouse-nya ada tombol DPI switch juga di bawah dan untuk empat tombol makronya ini bisa dimodif-modif bisa diisable atau enable bisa ditutup atau dibuka dan bisa juga ditutup semua apabila memang enggak mau dipakai tentunya tempat dongle itu ada di bagian bawah dan Mouse ini juga support dengan power play berpindah ke jpro superlight 2 Dex di sini overall designnya itu diubah sedikit menjadi lebih tinggi dan gripnya ini lebih ergonomic dibanding G Pro X superlgh buat review unit kita kita dapat yang Magenta atau yang pink Punya tapi ada juga yang hitam dan juga putih secara grip dan bentukannya dia Memang agak berbeda dan jujur buat Palm grip ini jauh lebih enak tapi soal berat dan kenyamanan kurang lebih ya Mouse ini sama dengan dahulunya seperti GPro X2 Light Speed yang tadi kita bahas konektornya sekarang berubah ke usbc dan ada Light Speed receiver-nya juga buat polling rate-nya ini naik sekarang ke 8.000 Hz atau dua kali lipat dari GPro X2 Light Speed dan kalau misalnya Kalian ada yang nanya sebenarnya polling rate itu apa sih jadi polling rate itu adalah seberapa sering Mouse itu mengirimkan sinyal ke komputer kita kalau dia bilang itu 1000 Hz ya berarti 1000 kali per detik kalau 4.000 Hz berarti 4.000 kali per detik yang membuat input kalian di Mouse tersebut akan lebih cepat Sep seekian detik dan mempunyai advantage dibanding musuh apabila mainnya itu game-game yang facepaceed Ya intinya ini menurunkan input latency lah sensornya juga sudah memakai Hero 2 dan bisa sampai 44.000 DPI jadi dengan spesifikasi tadi ini adalah Mouse yang kayak langsung to the point aja di mana Enggak ada DPI switch button enggak ada side button yang terlalu banyak enggak ada rgbrgb-an langsung main dan yang penting enteng aja Mouse fit-nya ini agak berbeda sedikit dari yang pertama Jadi kalian enggak bisa beli custom Mouse Fit dari superlgh pertama dan diinstal ke sini so far kita lihat baru Pulsar yang bikin Super Glide Mouse Fit untuk superlgh 2-nya Logitech Jadi kalian hati-hati kalau mau custom-custom Mouse ini nah buat pengalaman main game di kedua mouse-nya jujur mereka berdua punya pengalaman yang cukup jauh berbeda kalau Logitech G Pro X2 Light Speed itu lebih fleksibel jadi buat dipakai untuk third person juga enak dipakai RPG macam Diablo 4 juga enak dan yang paling enak itu adalah tentunya kita punya Del customizable button termasuk DPI button di bawah yang bisa di-customize per aplikasi karena setiap aplikasi atau game bisa punya settingan sendiri dan Gua suka banget dengan tiap game itu bisa beda makro yang paling kerasa adalah misal gua lagi main Diablo 4 itu macro button-nya bisa untuk skill-skillnya dia sementara hell divers 2 bisa dipakai untuk calling macam-macam AirStrike bahkan macro button ini juga bisa dipakai untuk aplikasi produktivitas macam Adobe Premiere Pro palingan enggak enaknya adalah beberapa kali itu gua suka kepencet sama macro button sebelah kanannya sekalipun mau ngeklik juga agak ribet karena harus memakai kelingking atau jari manis Ya intinya harus dibiasakan kalau buat sensornya saat dipakai main game-game Sniper dia ini cukup akurat dan saat DPI rendah juga cukup sensitif trennya untuk klik dari mouse-nya dia memakai teknologi light Force yang dipakai di g309 kemarin di mana kliknya itu Ringan banget namun enggak membuat kliknya itu jadi gampang tertekan jadi berbeda dengan g309 yang gampang ketekan nah buat superlight 2 Dex seperti yang superlight sebelumnya ini benar-benar ringan di 63 graman dan kalau kita udah pakai Mouse ini kita susah rasanya mau balik ke Mouse yang agak lebih berat lagi feeling glide-nya itu enak feel and tanknya juga ada dan Enggak banyak cing con lah intinya buat bahannya dia Dove seperti yang sebelumnya dan tentu DPI ataupun poling rate-nya juga bisa diatur per aplikasi dighub-nya sensornya juga termasuk akurat seperti Hero 2 yang tadi kita bilang cuma buat game-game MMO ya Mouse ini agak kurang macro button aja dan Mouse ini juga mengingatkan kita dengan Razer Death ender V3 Pro yang pernah dibahas sama John Mac dengan berat dan fitur-fitur yang kurang lebih sama barengan dengan superlight ini gua bisa bisa menyimpulkan kalau Death adder itu lebih enak Palm gripnya dan juga bahannya itu lebih nge-grip bahkan kliknya juga lebih enak si Razer sih kalau jujur-jujuran Walaupun memang synaps itu enggak seintuitif Logitech jihub yang di mana setting dan pengaturan makripnya itu tinggal Drag and drop aja dan juga kalau misalnya Mau ngatur per game atau per aplikasi itu agak ribet dikit walaupun jujur ya Logitech jhub juga banyak kekurangannya contohnya saat kita ganti DPI dia pasti ada notifikasi dari jhub jadi pasti muncul setiap kita ganti aplikasi atau altab dan itu juga suka muncul apabila misal Mouse dari kondisi idle Mengganggu ya kalau menurut gua apalagi kalau aplikasinya nge-bug di mana dia menganggap ada game running padahal enggak lagi running apa-apa ditambah setiap ada game baru kita mesti adjust lagi DPI default buat game tersebut jadi enggak plug and play gitu Oh ya ngomong-ngomong kedua Mouse ini juga sudah dengan gshift juga ya sebelum kita masuk ke kesimpulan gua sebutin dulu harga dari kedua Mouse ini yang pertama itu adalah GPR 2 l speed dia itu harga di msrp-nya ada di R2 juta atau 1 tri9 sementara Logitech G official talkpad itu ada di r,8 jutaan sementara untuk GPR x superl 2 Dex dia harga msrp-nya di 2,4 juta tapi harga topad-nya itu di 2,3 juta jadi gua akan mengambil harga tokpad Karena itu adalah harga aktual untuk kita membeli acuannya itu ya Nah sebelum kalian menjadi kaum mendang-mending dan kalian e bilang kalau maous ini kemahalan Gua ngerti perasaan kalian karena banyak Mouse yang di bawah harga R1 juta yang juga cukup bagus tapi gua bisa bilang kalau Mungkin kalian bukan pasarnya aja karena Mouse ini aja yang sebelumnya jpro wireless sama superlight yang pertama itu satu mouse-nya bisa dijual lebih dari 2.000 unit bayangin 2.000 untuk satu Mouse dan apalagi yang Super Light ini banyak banget yang jual Mouse fitnya dia ada yang glass ada yang Super Glide Pulsar salah satunya yang jual ini dan gua baru ngah juga kalau ternyata emang pasar gamer kompetitif itu cukup banyak di Indonesia dan yang ng-fend sama kedua Mouse ini juga cukup banyak Nah terus kalau misalnya eh dibanding sama yang sebelumnya Kalau kata gua Sebenarnya kalian ggak perlu Terlalu upgrade kalau kalian ah punya GPro wireless ataupun yang Super Light yang pertama ya ini terserah kalian sih ini akan lebih modern ya cuman kalau gua sendiri gua tidak terlalu bisa merasakan e polling rate yang berbeda dari 2000 Hz ke 8.000 atau 4.000 Hz karena gua juga bukan gamer kompetitif kali ya jadi gua enggak terlalu merasakan tapi kalau misalnya Kalian pakai monitor Yang refresh rate-nya itu 240 Hz ke atas dan juga frame rate game-nya itu bisa sampai 200 sampai 300-an ya itu mungkin akan berpengaruh karena input latensinya itu akan berkurang gitu cuman kalau di gua jujur gua tidak terlalu merasa banget jadi kayaknya kalau misalnya kalian punya yang sebelumnya belum belum harus upgrade lah kalau belum rusak Nah sementara kalau dari pendapat pribadi gua sendiri untuk yang Mouse pink ini dulu yang Super Light ini menurut gua secara berat dia tuh enteng banget terus juga dia koneksinya juga cepat dia juga apa ya kayak Mouse yang langsung to the point aja gripnya enak kliknya enak terus juga dipakai Main game juga enteng cuman kalau dibanding sama Razer Death er V3 Pro ya gua harus akuin kalau V3 Pro itu secara grip juga lebih enak bahannya lebih bagus kliknya e Scroll wheel-nya lebih enteng dan juga kliknya dia lebih crispy cuman untuk mendapatkan Razer Death er V3 Pro di polying rate 8.000 Hz itu butuh menggocek kantong sampai 2,9 juta tapi kalau yang 4.000 hz-nya aja ya di 2 juta juga dapat sih apakah e polling rate 4.000 hz dan 8.000 Hz itu berharga buat kalian ya itu gua serahkan ke kalian lah karena gua sendiri enggak terlalu berpengaruh dan masuk ke Mouse putih ini atau G Pro 2 l speed ini akan gua jadikan Mouse daily driver gua kalau main game karena ini enak banget gua jujur lebih prefer ambidextress grip sih sebenarnya di dibanding ergonomic dan juga macro button-nya itu banyak jadi gua bisa main hell diver itu airstrike-nya lebih cepat terus juga pas kita ganti altap yang namanya Logitech ghub ya ini lebih fluid gitu kalau kita mau ganti aplikasi ya makro DPI dan juga polying rate-nya itu langsung berubah dan jujur gua suka aja gitu dengan desainnya dia yang ambidxtress ini dan juga bisa lengkap sama e setup gaming gua yang semuanya udah serba putih jadi itu aja sih sebenarnya E video kita kali ini kalau kalian suka dengan videonya jangan lupa untuk kasih kita like share dan subscribe dan di sini gua Rizki always stay safe and stay healthy

Lihat di YouTube