Ganteng Maksimal ! // Samsung Galaxy Z Flip7 (dan Flip7 FE?) (YouTube Video)
Jadi tahun ini ada 2 varian Samsung Galaxy Flip 7? Assalamualaikum, halo Sob! Di sini dengan Mouldie, dan di tangan saya saat ini ada smartphone flip terbaru dari Samsung. Ini adalah Samsung Galaxy Z Flip 7. Cakep kan? Apalagi sekarang layarnya. Udah full coy. Wow! Keren ya? Kita akan bahas hape ini sekarang. Ya, jadi yang dapat refresh soal desain gak hanya Samsung Galaxy Z Fold 7 saja. Z Flip 7 juga dapat update desain yang sangat signifikan. Sekarang cover screen-nya tuh full sampai ke lubang kamera. Bahkan sebenarnya namanya udah bukan cover screen lagi, tapi Samsung kasih nama Infinity Flex Window. Mungkin untuk ngebedain aja kali ya, kalau Infinity Flex Window ya full layar kayak begini, bezel dari Flex Window-nya tuh tipis banget, hanya 1,25 mm. Bikin tampilan dari hape ini tuh jadi cakep banget. Udah gitu, ada beberapa pilihan wallpaper yang bakalan bikin Samsung Galaxy Z Flip 7 ini tuh makin keliatan cakep. Casingnya juga lucu-lucu. Ini baru yang nongol di acara launching aja ya. Harusnya nanti akan ada lagi pilihan casing yang lainnya. Ukuran bentang dari Flex Window Samsung Galaxy Z Flip 7 ini adalah 4,1 inci, meningkat jauh jika dibandingkan sama Z Flip 6 yang hanya di 3,4 inci aja. Kok bisa? Ya, ini karena sebenarnya secara dimensi Samsung Galaxy Z Flip 7 memang lebih melebar daripada Z Flip 6, sekitar 3,3 mm. Cukup keliatan bedanya. Kalau panjangnya sih hampir sama, cuman beda dikit sekitar 0,4 mm. Smartphone tambah melebar apakah jadi nggak enak buat dioperasikan satu tangan? Ya, ini sebenarnya tergantung besar tangan masing-masing sih. Kalau di saya ya nggak ada masalah, masih terasa nyaman. Ini layar bagian dalemnya jadi 6,9 inci juga ya, Sob. Kalau di Flip 6 kan di 6,7 inci. Kembali ngomongin soal Infinity Flex Window, taukah kamu kalau refresh rate dari Infinity Flex Window ini adalah 120 Hz? Yap, 120 Hz lho. Bukannya saya nggak bersyukur ya, tapi saya kurang paham aja kok layar depannya ini dikasih refresh rate setinggi itu. Apakah native fungsinya bakalan sampai ke gaming di layar depan? Karena yang butuh sampai 120 Hz kan biasanya aplikasi gaming. Cuman yang jelas, emang kelihatan sih arahnya kalau Samsung tuh mau kita untuk lebih memaksimalkan Flex Window-nya. Karena Flip 7 dikasih Flex Window yang maksimum brightness-nya di 2600 nits. Cukup terang untuk ngelawan sinar matahari yang terik dan makin banyak fitur yang bisa diakses dari layar depannya. Contohnya kayak Now Brief dan Now Bar yang kini langsung nemplok di layar depan. Karena layar depannya juga gede, tetap enak bacanya font jadi nggak terlihat kekecilan. Lebih mudah juga aksesnya, nggak harus buka HP-nya terlebih dahulu. Integrasi dengan fitur AI juga bisa kamu lakukan dengan layar bagian depannya ini. Contohnya kamu lagi mau trip ke Korea, fitur Now Brief udah langsung siapin segala yang kamu butuhkan. Mulai dari nilai tukar mata uangnya berapa, cuaca di Korea kayak gimana, dan lain-lain. Kamu juga bisa langsung akses Gemini dari layar depan. Tinggal tahan tombol power-nya aja. Dan juga kamu bisa aktifkan Gemini Live dan kamera depannya buat bantu kamu packing baju apa yang cocok dengan trip kamu sesuai sama keadaan cuaca di Korea. Dia bisa ngasih masukkan loh, baju kayak apa yang cocok. Tentunya masih banyak ya fitur AI lainnya, cuman ini tuh sudah menjadi poin yang menarik. Kalau limitasi di Flex Window sudah semakin minim, kamu bisa lakukan apa aja langsung dari Flex Window-nya. Mau foto selfie? Makin asik karena ada real-time filters di Flex Window. Mau pakai filter tuh nggak harus masuk ke layar bagian dalam, bisa langsung diakses dari luar. Mau pakai Flex Mode-nya juga bisa. Layar gedenya bikin kita tuh semakin kelihatan. Fitur kayak Auto Zoom juga masih dibawa ke Flip 7 ini. Akan nge-zoom sendiri pas kita kejauhan dan ngebenerin framing-nya sesuai sama posisi kita. Ada animasi lucunya juga lagi di frame kameranya. Cahaya kuning yang muter kayak begitu. Countdown timer ketika ambil foto juga jadi makin cakep. One UI 8 ngasih hal segar di sisi user interface. Kamera dari Samsung Galaxy Z Flip 7 ini juga udah bisa buat rekam log video dan juga support perekaman HDR10+. Resolusi perekaman maksimalnya masih sama, yaitu di 4K 60 fps. Lah, udah ngomongin resolusi kamera aja, belum ngomongin setup-nya padahal. Jadi, Samsung pakai setup kamera yang sebenarnya sama aja sih kayak Flip 6 ya. Kamera utama 50MP yang ditemani sama Ultra Wide 12MP. Improve apa nggak? Tentu saya nggak tau ya. Harus saya tes dulu. Nanti saya update di video review deh. Kemudian ke bagian spesifikasi internal, kombinasi chipset dengan kapasitas baterai sedikit menggambarkan karakter Samsung Galaxy Z Flip 7 ini. Kapasitas baterainya naik jadi 4300 mAh. Cuman beda dikit sama varian volt-nya loh. Tentu ini hal yang baik ya. Cuman, chipset-nya ini tuh udah bukan Snapdragon lagi. Snapdragon tuh memilih membekali Samsung Galaxy Z Flip 7 ini dengan Exynos 2500. Chipset 3nm dengan 10 inti. Sebagai informasi tambahan, Exynos 2500 ini tuh punya konfigurasi CPU yang cukup menarik. 1 Prime Core Cortex-X 5 di 3.3 GHz, 7 Performance Core, tapi punya konfigurasi clock speed yang berbeda. Semuanya tuh pake Cortex-A 725, tapi 2 di 2.74 GHz, dan 5 di 2.36 GHz. Dilengkapi sama 2 Efficiency Core Cortex-A520, 2 biji di 1.8 GHz. Konfigurasi core yang banyak dan disebar clock speed-nya seperti ini, secara teori, akan bisa bekerja dengan lebih efisien. Pas butuh ngebut, ada Prime Core. Harian bisa di handle keroyokan sama Performance Core-nya yang ada 7 biji. Berbeda juga clock speed-nya, jadi bisa ngepasin sama load kerja dari aplikasinya. Untuk pekerjaan yang di background, bisa pake Efficiency Core-nya. Singkatnya, chipset ini punya karakter yang lebih hemat daya daripada Snapdragon 8 Elite. Jadi secara teori, baterai-nya ini bakalan bagus. Tentu ini teori doang. Harus dibuktikan lagi di video review. But overall, saya excited. Untuk warna, 7 ini ada 4 pilihan warna. Yang pertama ini yang kalian lihat adalah yang warna navy. Kalian bisa lihat warnanya cakep. Ini warna hero-nya memang mau fold, mau flip, itu punya warna hero yang sama. Jadi, dia tuh warnanya navy kayak gini. Yang ada, apa ya, bisa dibilang ada gradasinya kalau misalnya di pencahayaan yang berbeda. Itu yang pertama. Yang kedua, warna yang lebih netral, ada warna hitam. Ya, mungkin pengen flip, terus pengen terlihat maskulin juga. Nah, atau kelihatan kerja gitu, bukan hape yang rame gitu, kalian bisa milih yang warna hitam. Dan yang satu lagi yang tersedia di sini, adalah warna coral. Jadi, nggak ada yang warna silver ya, dia warnanya coral gitu, yang warna merah kayak gini, cukup cakep menurut saya. Dan yang online eksklusifnya itu yang warna hijau ya, sama kayak fold. Jadi, kalian bisa lihat warnanya, yang tadi juga mungkin sudah nongol di video beberapa kali. Jadi, ada 4 pilihan warna yang bisa kalian pilih. Tapi, kalau yang mau yang hijau, itu belinya harus online. Ternyata, Samsung diam-diam keluarin 2 varian Samsung Galaxy Z Flip 7 loh. Satu lagi namanya Samsung Galaxy Z Flip 7 FE. Tapi, nggak tahu kenapa, ini hape itu ditaruh di pojokan. Nggak ada gembar-gembur, dan saya juga nggak dikasih tahu spesifikasi teknisnya. Pas tanya Samsung Indonesia, varian FE ini belum akan masuk ke Indonesia. Menurut saya, malah kemungkinan nggak akan masuk. Jadi, kita fokusnya ke Flip 7 biasa aja ya. Ini mungkin buat negara lain kali. Nah, sekarang harganya. Harganya segini sob. Promo double storage tentu masih ada ya. Bayar harga 256GB, kamu akan dikirimin yang 512GB. Kalau mau beli, rekomendasi saya, pas pre-order, yaitu sekarang juga. Karena promonya seperti ini. Nah, kalian lihat kan nih, memang banyak informasinya, tapi saya mau teman-teman fokus di tulisan proteksi 3 tahun ini. Jadi guys, khusus Flip 7 dan Fold 7, Samsung bakalan ngasih proteksi yang namanya Z Premier Service. Jadi, di tahun pertama pemakaian, kamu dapat proteksi all risk. Mau itu cacat produksi, atau karena kesalahan sendiri, semua itu di cover sama Samsung. Kemudian, ada proteksi layar yang berlaku 2 tahun sejak pembelian. Mau layar itu kena Dead Pixel, Light Saber, Dead Star, Dark Vader, eh itulah. Itu bakalan di cover juga. Dan terakhir, ada proteksi 3 tahun buat anti goresnya. Karena masalah smartphone lipat kan, anti goresnya kadang suka copot ya, setelah di atas 1 tahun. Nah, ini di cover sama Samsung sampai 3 tahun ke depan. Bebas mau ganti berapa kali aja, lumayan banget kan. Makanya kalau mau beli, pas pre-order aja. Karena penawaran itu gak akan kamu dapet di luar masa pre-order. Dan itu dia yang bisa saya bahas mengenai Samsung Saya, sebagai pengguna Flip 6, jelas akan upgrade ke Flip 7 ini, bukan yang FE ya. Karena saya pengen banget ngerasain layar fullnya tuh gimana. Itu tuh akan ada banyak lagi pembahasan mengenai si Flip. Karena kebetulan saya pengguna Flip, tentu saya akan membuat video review-nya untuk Flip 7 ini. Kalau pakai Exynos itu bakal gimana ya? Apakah sama aja? Atau bahkan lebih baik? Atau malah jadi masalah? Makanya kalau pengen lihat pembahasannya, jangan lupa subscribe ke channel ini. kita akan ketemu lagi di video-video yang lainnya. Masih banyak lagi video-video yang akan saya cover di sini. Dadah!
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...

















