Jungkat

GEELY EX2 JUGA IKUT PERANG HARGA! SERU NIH! (YouTube Video)

  • 27/11/2025

Salah satu mobilis yang ada di Cina sekarang hadir di Indonesia. Ya, ini dia Gily EX2. Kalau di Cina namanya jadi Gili Singyuan ya. Kalau di Malaysia namanya jadi Proton Ias 5. Dan mobil ini harganya cukup menarik karena startingnya R233 juta dan yang paling tingginya harganya R273 juta. Artinya masih di bawah Rp300 juta dan kita masih dapat cashback R5 juta lagi kalau di GJAW ini. Enggak cuma itu. Biasanya mobil kalau di bawah Rp300 juta itu kan enggak dapat wall charger ya. Dapatnya portable charger aja. Ini dia dapat wall charger sama portable charger juga. Nah, kira-kira apa sih yang bikin mobil ini spesial? Kita bahas satu-satu ya. Pertama, lampunya dia sudah pakai all LED dan di area tuh lucu ya. Dari dari sini tuh lurus sampai sini tuh ada putusnya. Nah, kalau kita buka bagasi ini yang paling gua suka 70 L. Gede banget tuh. Ini sama Ionic 5 aja masih lebih gede ini. Jadi kalau kita mau bawa duren ini bisa paling banyak ya. Udah hidrolik juga kiri kanan dan bukanya itu benar-benar tegak ya. Jadi bukan cuma separuh, tapi benar-benar tegak banget biar kita bukanya tuh gampang mau ngambil barang keluar masuk sama akinya ada di bagian sini ya. Bisa dibuka. Ini dia akinya. Terus buat nambahin air wiper dia juga ditutup ya. Ini radiator, wiper, sama buat ee minyak rem. Nah, terus kalau kita lihat di atas tuh ada kamera satu biji kecil. Nah, itulah adasnya. Tapi dia juga punya radar buat adaptif cruise control. Cuma radarnya itu mini banget, cuma segaris gini doang nih. Ini radarnya. Sama ada kamera di bagian depan karena dia sudah dilengkapi dengan kamera 360 ya. Sama logonya Jili itu juga lucu nih yang sekarang tuh kotak kotak kotak kotak kotak gini. Ini sebenarnya dulu tuh logonya MG Grand sekarang jadi logonya Gili. Nah, terus kalau kita lihat bannya dia pakai ban mereknya Linglong. Di Malaysia tuh kebanyakan yang sudah beli Proton Imas 5 ya. Mereka tuh langsung ganti baninglong ini dengan ban yang lain katanya kurang bagus. Dan ini ukurannya 20560 R16. Nah, untuk yang harga 273 dia sudah pakai aloy wheel seperti ini. Kalau misalkan yang harganya lebih rendah 233 dia masih pakai pelek kaleng dan dikasih dop di depannya. Nah, sama ini gua suka nih handle pintunya bukan yang model flash. Dia handle pintunya model biasa nih lebih bagus ya. Maksudnya ini kan bisa berfungsi dengan baik ya. Jadi enggak penting-penting amat. Nah, desain belakangnya kayak gini. Meskipun dia shap-nya bulat-bulat kayak Woling Binggo, tapi pas ke belakang kelihatan banget bedanya ya. Lampunya itu dia pipih samping. H mau buka dia kayaknya. Seperti biasa mobil di kelas ini biasanya enggak punya waper belakang ya. Di sini juga enggak ada. Dia cuma ada di fogger. H stop lnya ada di bagian sini. Atasnya ada sarfin antena ya. Nah, terus ada tulisan Jili besar sekali tapi entah kenapa ini kayaknya buru-buru ya. G E X2-nya miring enggak lurus. E mungkin harus dibikin lebih lurus lagi. Udah ada Jili pakai jili lagi. Harusnya Jili X2 aja. Jilin-nya enggak usah lagi nih ya. Kamera mundur sama ada tombol bisa buat buka belakangnya. Nah ini bagasi belakangnya sebenarnya cukup gede ya. Tapi dia enggak ada bawahnya lagi karena dia real wheel drive. Jadi dinamonya ada di belakang. Kalau kalian berharap di bawah sini ada storage lagi, nope. Enggak ada. Jadi kita dapat storage di depan tapi belakangnya enggak dibikin double ya. Jadi cuma segini aja. Dan kalau kita mau ngelipat juga tinggal tarik dia sudah 6040 kalau kita lipat dia enggak bisa rata lantai juga kayaknya. Buat rata lantai harus dikasih sesuatu ya biar dia sedikit naik. Jadi itu ya plus minus ya karena dia punya motor listrik di belakang dia dapat storage depan gede ya tapi ya itu enggak ada storage tambahan lagi dan enggak ada ban sereapnya juga. Tapi emang rata-rata di harga segini sih jarang ada ban ban serep ya. Kolong nih kita lihat ya. Rapi sih dia dikasih cover lagi tapi covernya plastik bukan bukan besi ya. Wah udah multilink dia bukan torsion beam. Oke sekarang kita masuk ke dalam. Nah sekarang kita masuk di belakangnya ya. Leg room-nya lega, headro-nya juga lega ya. Kursinya dia sebenarnya lumayan tegak ya, tapi masih dalam kategori yang nyaman ya. Sama dia tuh enggak ada amres setengahnya. kanannya bisa jadi amres. Dan door trim-nya dia sama kayak bagian depannya ya, dia masih plastik keras semua di bagian sini. Empuk-empuknya cuma ada di bagian buat yang pegangan tangan ini aja. Nah, yang gua suka juga dari mobil ini dia sudah pakai allo power window. Untuk harga segini all auto power window tuh lumayan. Tapi kalau misalkan kita turunin dia masih ada sisa yang lumayan banyak untuk mobil kecil. Biasanya bisa sampai turun banget. Nah, di belakang ada tempat penyimpanan ya. Di sini juga ada USBA buat ngecas sama ada kisi AC di bagian belakang. Nah, ini kiri kanan tuh bisa dipisah ya. Tapi atas bawahnya dia barengan gitu jadi satu. Nah, di atas ini ada lampu tapi cuma satu aja. Dan ini desain lampunya bagus ya. Dia garis gitu doang dipencetnya dari sebelah kanan warnanya putih. Yuk kita keluar. Nah, sekarang kita masuk ke dalam interiornya ya. Hah. Kita turunin dulu. Oh, bisa rendah sekali dia ternyata. Maju lagi. Kita juga sudah pakai, Pak. Enak loh ini posisi bisa pas ya depan belakangan. Oke, dia sudah tiling tapi ternyata belum teleskopik ya. Cuma walaupun dia enggak teleskopik udah cukup maju dan cukup pas nih buat tangan gua nih. Pas banget ya. Jadi enggak perlu dimaju mundurin lagi. Kalau buat gua dengan tinggi 170 cm. Nah, desain dashboard-nya itu kayak corvet ya, kayak dual speedometer gitu. kiri kanannya tuh kayak menggunung gitu ya. Terus ini kalau kalian lihat warnanya interiornya putih kan. Nah, jadi ini namanya eh Hunner white gitu ya. Kalau kalian pesan di GJW kalian bisa pilih interior ada yang warna putih sama ada yang warna grey. Nanti setelah Gjaw kalian pesan mobil ini, kata sales-nya itu cuma tersedia warna grey aja. Dan warna putih ini cuma tersedia di tipe max yang 273. Oke, gua suka banget sama warna putihnya. Bagus, kelihatan mewah ya dan menyamarkan material internal yang dipakai. Jadi ini semuanya benar plastik keras ya. Ini plastik keras keras keras sampai sini juga keras semua ya. Ke sini juga keras enggak ada yang empuk-empuk ya. Biasanya mobil tiokok tuh harga segini pada banyak empuk-empuknya tapi ini enggak. Ini semuanya full interior yang keras. Kursinya ini juga bagus ya perforated bagian tengahnya sini. Dia enggak ada pendingin sama pemanas tapi udah cukup ok lah harga seginilah. Sama mobilnya itu tombolnya minim. Jadi cuma ada di bagian sini doang ya. ada buat defoger AC on, off, hazard, sama P. Jadi masuk D-nya tuh ditekan ke bawah, R-nya ke depan, P-nya ditekan seperti ini ya. Kamera 360 sudah ada ya, dan yang katanya 540 juga karena dia bisa jadi transparan. Ini kebetulan lagi mobilnya berhenti ya, tapi AC-nya kok lumayan dingin ya. Biasanya agak panas gitu ya. Dan semua kontrol adanya di layar. Kalau kita mau cari shortcut, tinggal swipe dari atas ke bawah ya. volume, kecerahan, bagasi depannya bisa dibuka dari sini juga. Masa pakai baterai super maksudnya supero kali ya. Ada mode gelap apa ini? Oh, mode terang jadi putih. Eco Comfort Sport juga ada di sini. Ruang relaksasi mode camping, kenyamanan parkir. Biasanya kalau pencet ini nanti dia bisa maju mundur ya. Eh, oh bukan. Dia itu tetap nyala AC-nya meskipun udah kita matiin ya. Lane keeping assist, precolition, intelligent reminder juga ada. Nah, ini menunya ya. Ada pengaturan kendaraan, kamera 360 yang tadi, pusat energi, ponsel, musik bluetooth, dan kawan-kawan camping lala-lalanya. Dan ada carbitlink. Biasanya ini carbitlink buat Android Auto sama Apple CarPlay, tapi mesti nyolokin kabel USB dulu. Ya, gua enggak tahu nih kenapa enggak dari bawaannya aja langsung ada Apple CarPlay sama Android Autonya secara wireless, ya. Nah, ini bisa diganti-ganti wallaper-nya di sini, ya. Nah, ini kita masuk ke model listriknya. Statistik jarak tempuh masa pakai baterai super, pengisian terjadwal, pemeliharaan kenyamanan kabin mulai pasukan daya dan dia bisa VL juga. Nah, AC-nya itu kalau kita lihat ya, dia tuh temperaturnya kanan kiri ikut. Jadi dia enggak dual zone ya dan enggak ada angkanya beberapa derajat celcius tuh enggak ada. Jadi cuma bawah sama atas gini aja ya. Terus ini kipasnya di bagian sini ya. Eh, ventilasi dan kawan-kawannya ada. Ada pendinginan cepat juga. Ventilasi saat kunci dibuka. Pengeringan ASI otomatis juga ada, auto dren juga ada. Nah, ini masuk ke settings-nya. Jalan pintas matikan kendaraan suara sekitar ini. Oh, suara sekitar tuh maksudnya equalizer ya. Lampu ambience dan kawan-kawan. Kontrol kendaraan, tutup jendela berkendara ya, Ecovert dan kawan-kawannya. Lampu bantuan pengemudi, tampilan, suara, konektivitas mobil saya. Suara audionya sih menurut gua biasa aja ya. Jadi kalau misalkan kalian beli ini harus di-upgrade. Tampilan speedometernya di tengah sini menurut gua bagus dan udah lebih dari cukup ya. Nah, cuman yang gua enggak suka nih tombol-tombol ini nih. Ini buat lampunya kan di sebelah kiri ya ada lampu sein juga cuma rasanya kayak murah gitu, enggak mahal. Di sebelah kanan ada tombol buat electronic parking brake buat dirilis. Pencet di sini. Nah, sayangnya untuk spion dia belum electronic retrack. Jadi kalau kita mau buka tutup seperti ini di jalan harus manual. Dia enggak ada motor listriknya buat tutup otomatis. Kayaknya dia ngelihat atau sama bingo enggak ada, dia enggak masukin juga kali ya. Buka di sini ada kaca, enggak ada lampu. Ada lampu di sininya. Kemudian spionnya dia sudah pakai DN ya. Dan di sini i kaca doang. Sekarang kita lihat yang versi bawahnya. Nah, sekarang kita masuk ke dalam tipe yang pro yang paling murahnya dengan harga 233. Nah, di sini pilihan warnanya cuma hitam ya dan dari yang putih ke hitam itu kayak langsung gubrak gitu ya. Bagusan yang putih ke mana-mana sih ya. Ya, cuma enggak semua orang bisa tahan dengan warna putih karena kan putih gampang kotor ya. Tapi perbedaannya enggak signifikan sih. Kayak misalkan nih dengan beda harga Rp40 juta pertama kursinya udah enggak elektrik lagi. Yang tadi kan yang depan kanan elektrik. Ini sekarang jadi manual tapi masih bisa diatur ketinggiannya ya. Oke kita majuin set. Terus juga adasnya hilang. Jadi tombol di sini enggak ada ya. Sama di sini kan ada ambiience light tadinya tuh yang gambar kotak gitu. Sekarang juga hilang cuma begini aja. Dan kalau kita lihat nih ya, kamera 360 gak ada. Jadi kalau misalkan kita masukin mundur, dia cuma kamera mundur aja. Kenapa ada kaki tiba-tiba ya? Terus kalau di eksterior bedanya ada di peleknya. Pelegnya masih pakai pelek kaleng dan dikasih dop, ya. Tapi yang menariknya adalah Jili cuma masukin satu spesifikasi mesin dan baterai. Jadi kalau di Cina itu ada yang versi tinggi, ada yang versi rendah. Yang satu itu kalau enggak salah 78 PS yang kita masuk dapat 114 PS dan baterainya itu yang 40 kWh bukan yang 30 kWh yang 40 kWh ini kita dapat range itu sekitar 395 km dan dia sudah support fast charging juga. Nah, kalau misalkan versi yang di Cina ya, versi yang rendahnya 78 PS dan 30 kWh kita dapat range itu sekitar 310 km. Sebenarnya itu udah lebih cukup ya. Seandainya Jili masukin yang versi baterai lebih kecil dan tenaga motor lebih kecil, harusnya dia harganya bisa starting dari 195 kayak atowan sih. Iya karena ya lumayan tuh beda 10 kWhour kan baterainya makin kecil makin ringan. Motor listriknya juga enggak perlu gede-gede amat ya. Tapi kalau ee gua mau beli mobil ini mungkin yang akan gua ambil yang tipe paling tinggi sih. Karena selain fitur lebih banyak warnanya putih ya. Rasa pas masuk tuh jadi lebih mewah dibandingkan dengan yang standar. Yuk, sekarang kita keluar ya. Jadi itu dia Gily EX2 ya buat teman-teman yang udah beli dan sudah nyampai. Coba gimana rasanya dan bagaimana rasa berkendaranya? Coba komen di bawah Saniif. Sampai jumpa di video berikutnya. Bye-bye.

Lihat di YouTube