Geely Galaxy Starshine 8 PHEV (YouTube Video)
Kalau kalian pikir pors pan merah kemahalan, gak usah khawatir. Ini ada Jili Singiau 8. Ini adalah full size salon dari Gili. Bentuknya udah keren. Detailnya kayak gimana? Kita kulik aja. Siapa tahu mobilnya bisa datang ke Indonesia. Yuk. [Musik] [Tepuk tangan] Bosan enggak sih review bahas dari eksterior? Bosan, tapi mobil ini eksteriornya wow banget. Enggak tahu kenapa ya, gua kan pemuja sedan jadinya benar-benar beda banget. Lihat deh proporsinya. Mobil ini proporsional banget tuh. Belakangnya memang agak-agak coue dan mobilnya memang panjang ya. Panjang karena 5 m lebih ini mobil. Basisnya dia sama dengan ziker 001 dan 007 GT. Kalau enggak salah basisnya dia sama tapi Gili memberikan beberapa aksen yang berbeda. Dan ini adalah Galaxy Series. Jadi logonya udah kotak bukan perisai lagi. Lampunya full LED ya kan. Di bawahnya sini dia baru ada lampunya yang disamarkan dengan aksen-aksen chrome yang tipis tapi gak terlalu norak bangetbanget gitu kan. Di bawahnya juga dia masih ada aksen lagi. Udah ada sensor buat adaptif cruise controlnya. Parking kamera buat bagian depannya. Terus stand-nya juga pendek banget. Kalau kalian lihat dari samping tuh standnya benar-benar pendek banget. Mobilnya kelihatan rendah banget. Di sini juga udah ada HD kamera lagi. Gila, kameranya banyak banget. Sini kamera lagi di sini kamera lagi. Di atas kamera lagi buat biasalah adas-adasnya. Dan adasnya termasuk lengkap karena dia juga sudah dilengkapi dengan liar. Yes, dia sudah pakai liar. Jadi dia sudah bisa semacam semi autonomous. Dan kalau kita lihat lagi spesifikasi kaki-kakinya tuh desain pelknya sebenarnya masih agak-agak genrik kayak jiri-jili kebanyakan. Tapi dia sudah mengadopsi ring 19 inci dengan ukuran ban 245 dengan profil 45. Jadi proporsi mobilnya tuh pas banget. Gua biasanya enggak terlalu suka sama mobil Tiongkok karena proporsinya biasanya aneh. Tapi kalau mereka bikin sedan entah kenapa it works. Tuh lihat kan. Nice. Nice banget. Kita lanjutkan ke bagian belakangnya ya. Spionnya seperti ini. Ee handle lornya udah flus ada plusnya gitu kan keren. Bahkan ada logo Galaxy-nya. Detailnya di sini. pindah ke bagian belakangnya. Dah, bagian belakangnya ini loh, you like it or hate it. Tapi gua suka banget karena dia mengadopsi ala-ala kupe seperti ini. Turun asli percis kayak Porsche Panamera. Potongan bagasinya juga seperti ini. Lampu jili LED-nya juga sudah menyambung seperti ini juga. Dia sudah EMP. Plugin hybridnya dari Gili Singiau 8. Ada aksen abu-abu sedikit di sebelah sininya. Itu memberikan biar enggak terlalu polos-polos banget. Dan lagi-lagi kalau kalian lihat siluet sepertinya kayak paus bongkok. Tapi ini yang bikin mobil-mobil kayak gini tuh punya appearance atau punya attractiveness yang beda kalau di jalan. Desain belakangnya juga agak lucu ya. Jadi kacanya bukannya one piece gitu, tapi dia bikinnya two piece gini. Jadi yang ini bisa kebuka kapnya gitu kan, kapasinya tapi kacanya masih nempel separuh di sebelah sini. Lampu remnya juga masih ada di sini. Dan karakter lampu remnya Jili dan Zeker itu tengahnya selalu ada garis-garisnya. Sisanya LED semua keren. Konsisten karakter desainnya. Ada kamera lagi di sebelah sininya tuh. Itu buat buka bagasinya. Bagasinya gede banget. potongannya di situ. Di bawah sini masih bisa kalian dapatin beberapa penyimpanan lagi. Oke, dan tentu saja sudah elektrik. Sekarang kita lihat interiornya seheboh apakah. Nah, dia pakai kulit warna coklat kayak ten gitu ya. Kita lihat. Kita duduk deh ya. Kena entah kenapa garis-garis desain seperti ini mengingatkan gua sama Mazda. Layering begini kayak Mazda. Tapi bedanya kalau Mazda ya Mazda Cina sih layarnya banyak sih ya. Gede juga tapi kalau Mazda layarnya enggak gede. Kalau dia layarnya gede banget. Terus nih detail-detailnya dia kasih aksennya. Sound system dia pakai Fly Me Audio. Sampai head unitnya juga lagi-lagi dia pakai Fly Me Auto. Jadi ini punyanya Meizu yang memang sudah dimiliki oleh Gili. Interface-nya sama dengan mobil-mobil Gili lainnya. Responsivitasnya juga bagus karena dia sudah dilengkapi dengan chipset yang paling baru dan paling kencang. Di bawa ke sini kita lihat ada wireless charging 50 watt juga bisa ada di situ. Terus beberapa tombol-tombol pengaturan volume ditutup. Ini ada aksen kayunya ya. Jadi ya cup holdernya di sini buka ke sini dia masih ada center konsol box yang lumayan gede. Ada lagi cup holder buat belakang kayaknya dua dan korsinya bisa kalian atur dari samping untuk bagian penumpangnya. Ke bawah lagi dia punya konsistensi dengan eh apa namanya? Floating ya center consol-nya dan ada USB A maupun C. Tapi 12 volt gua enggak ketemu. Uniknya lagi, mobil ini juga sudah menggunakan Nah, ini. Jadi, untuk membuka pintunya dan menutup pintunya kalian pencet tombol. Tapi enggak usah khawatir kalau sampai ada apa-apa shet happens ternyata mereka punya cukup logik untuk menaruh tuasnya di sini. Tuh, jadi tuas manualnya di sini bisa kalian buka atau bisa kalian jangkau dengan mudah. Enggak usah nyongkel-nyongkel seperti kebanyakan mobil Tiongkok lainnya. Gimana interiornya? Nah, kita lihat lagi setirnya seperti apa. Setirnya sebenarnya mirip-mirip sama Galaxy Series lainnya. Dia perbedaannya ada di warna kulitnya. Ee detail-detailnya juga masih sama, bahkan sampai eh instrumen panelnya juga sama perchase. Tambahannya lagi gua nemuin di mobil ini kalian masih bisa dapetin yang driver resistance-nya di sebelah sini. Wow, kacanya gede banget. Jadi ini e glass roof ya, gede banget. Dan hal sama yang gua temukan di si Monjaro juga gua temukan di sini. Lihat deh, lucu nih. Masih ada vanity mirror dan di sininya separuh kaca. Jadi kalau kalian tutup atau kepanasan ini kalian masih bisa dapat visibility yang bagus. Spion sininya sudah frameless semuanya cakep juga. Dan overall kabinnya sendiri kerasa lega dan memang lega karena mobilnya sendiri 5 m. Kita lihat bagian belakangnya yuk. Ini baris keduanya si E8. Bukanya agak beda ya kalau di depan tombol. Kalau ini dia tuas gitu. Dan ini sebenarnya masih mekanis cuman enak aja dan dikasih tombol yang bagus banget, Men. Gila, benar-benar bagus banget. Lega ya. Kita coba masuk ke dalam. Ini memang tadi posisinya agak terlalu ke depan. Sebenarnya light room-nya enggak sampai istimewa-istimewa banget. Tapi ini masih bisa maju ke depan lagi. Masih bisa kayak sorongin ini ke depan lagi. Jadi biar kalian bisa dapetin posisi yang enak. Dan lucunya adalah kita tutup. Ini memang karena ini mobil setir kiri ya. Jadi diharapin bosnya duduknya di sebelah sini karena di sebelah sini itu banyak sekali pengaturan untuk kursinya yang sudah elektronik tuh bisa maju mundur tuh. Terus bisa ada pemanas ventilasi. Wow. Ini emang dibikin buat para bos yang maunya duduk di belakang ya. Lihat ya. Kita coba ya. Kita majuin dulu umpannya biar seenak apa kita ini mentok. Kalau itu dimajuin full light room kita dapat segini. Headro sih memang agak ngepas ya karena dia agak coue. Dan ini ksinya sudah massage. Karena ada yang nojok-nojok di belakang gua ini. Ini kalian bisa atur massage-nya di sini. Kalian bisa atur ventilasinya dan heaternya di sebelah sini. Tengah sini juga kalian masih bisa dapetins. Maaf buka. Uh, gede banget. Masih ada konsol box di sebelah sini dan masih ada. Gua agak bingung ini mobil cup holdernya banyak banget ya. 1 2 3 4 5 6 what for gitu loh. Lu mau narinya banyak kali ya. Jadi gua stres. Kisi-kisi AC juga masih kalian dapetin dan USBA maupun USBC di sebelah Gua penasaran banget rasanya. Cuman sayangnya di kesempatan kali ini kita enggak dikasih kesempatan untuk nyobain mobil ini di test drive-nya. Sayang ya. Padahal saya suka sedan. Oke, sekarang kita sampai pada kesimpulannya si Jili Singiau 8 ini. Ini adalah full size salon dari Gili. Dan surprisingly gua suka banget sama desainnya. Memang range-nya 500 sampai 600-an bukannya sesuatu yang sampai gimana-gimana banget. Tapi balik lagi ada beberapa faktor yang bikin dia tuh menarik banget. Kayak kursinya bisa disetel, ada massage-nya. Ini mobil buat bos-bos yang disopirin kasarnya. Tapi balik lagi, apakah Jili Indonesia akan membawa mobil ini? Gua sih enggak yakin ya, karena pasar sedan kita enggak terlalu bagus banget. Tapi ya boleh dong mimpi dong, siapa tahu ada niatan membawa ini ke pasar Indonesia. Gimana menurut kalian? Oke, sekian video kali ini. Thank you sudah nonton. Kalau kalian suka video ini, klik like, subscribe, saran, komen, dan jangan lupa tekan tombol lonceng untuk tahu video-video terbaru dari Auton Netflix. Audi Sign Off dari Hangchel. Thank you sudah nonton. Bye bye.
