Google Pixel 10 Ini Bikin Apple Fanboy Goyah (YouTube Video)
Oke, peningkatan Google Pixel 10 kali ini menarik banget. Ada telefoto baru yang bikin makin mirip sama pro version-nya gak sih? Apakah lebih worth it? Dan yang lebih gila, ada HP Android yang akhirnya support Maxsave. Apple Fanboy siap ngakak ini mah. Atau jangan-jangan ini strategi cerdas Google. Video kali ini bakal menarik banget. Yuk, kita bahas. Oke, kita mulai dari unboxing-nya dulu yang mana gua dapat cash gratis juga. Cuma kenapa warnanya enggak sinkron gini ya? nyebelin banget. Tapi gua baru tahu kalau C Pixel 10 sama 10 Pro itu ternyata sama loh. Berarti plek ketiplek secara ukuran dan layout tombol. Dan ini dia boksnya yang masih sama kayak seri sebelumnya. Ketempelan gambar HP dengan warna box yang sama kayak warna HP dipilih. Pas dibuka ada HP-nya lagi tengkurep terus cuma ada kabel doang. Kertasil kertas yang jarang gua baca itu mana? Eh, ternyata nyelip di sini euy. Ada sim ejector dan kertas yang sempat gua khawatirin tadi. Weh, salvo gua sama bok bagian atasnya sampai dicetak lengkungan gini. Pas dinyalain langsung disambut sama Android 16 yang mana bukan yang pertama ya, sempat ditikung sama foldable Samsung Fold dan Flip 7 yang video sehari bersamanya kalian bisa kepoin di sini. Seru deh. Setelah kelar setup, kalian bisa lihat nih app bawaannya yang sangat minimalis. Isinya app-app Google yang penting-penting aja. Ciri khas HP Pixel. Terus gua cek storage-nya udah kemakan 24 gig dari total 256. Habis itu sempat diminta update juga sekitar 500-an mega. Kalau untuk pengalaman unboxing di Pro version-nya kurang lebih sama ya, cuma ada HP, kabel, sim ejector dan kertas-kertas terlupakan. Impresi gua sama Pixel 10 ini, wah bayar harga non Pro tapi tampilannya mirip kayak versi Pro. Karena sekarang Pixel 10 biasa udah ketambahan sateloto, jadi kamera barnya makin digeser ke kanan. Cuma kalau mau lebih teliti, pembedaannya ada di tompel ini nih. Di 10 biasa cuman ada flash doang. BT tompel hitam di sensor ini buat suhu ya. Untuk backnya itu dia glossy dengan frame mat finish kebalikan sama versi Pro yang mana back matte dengan frame glossy. Duh, kapan nih dua-duanya dibikin matte gitu? Di sebelah kanan HP ini masih sama ada power dan volume button yang gua selalu kegocek karena posisi tombol power-nya di atas dan volume di bawah. Terus di sebelah kiri kosong, di atas ada mic sama slord SIM card yang gak bisa tambah memoria, tapi dia support isim. Dan di bawah ada lubang speaker dan portape C. Lanjut kita ke bagian depan yang punya layar 6,3 inch dengan basel yang cukup normal. Setidaknya lebih tipis dari versi Pixel Asies. Terus feel genggapnya juga enak ya, enggak kegedean kayak versi XL di 9 Pro gua. Dan kalau dibandingin sama Pro version punya basel yang hampir mirip atau yang pro tipisan dikit. Nah, sekarang kita kep poin spesifikasinya dulu mulai dari non pro yang mana dia punya layar 6,3 inch OLED tapi enggak LTPO. Jadi 60 dan 120 Hz aja dengan perlindungan Gorilla Glass Victus 2 depan sama belakang. Habis itu buat performance pakai chipset baru yaitu Google Tensor 5 berfabrikasi 3 nm dan bermanufaktur baru juga nih buatan TSMC. Jadi udah enggak dibikin lagi sama Samsung. buat baterainya 5000- 30 mAh yang support 30 watt charging dan support wireless charging yang mana sekarang udah bisa yes bisa max saave nanti kita bahas lebih lanjut tentang ini. Oke dari sisi kamera punya 48 megapel lensa main 13 megapel ultra wide dan ini yang ditunggu kedapatan lensa telefoto 10,8 megap yang udah ada OIS dan bisa zoom optikal lima kali. Dan terakhir buat selfie-nya 10,5 megap berutofokus. Untuk spek lainnya, HP ini udah 5G, support e SIIM, IP68, USB-nya juga udah 3.2 dan enggak lupa dapat 7 tahun OS update security, dan pixel drop. Jadi, Pixel Drop ini maksudnya update selain base Android sama security-nya ya. Jadi, bisa dibilang update untuk Pixel UI-nya sendiri. Terus kalau dibandingin sama Pro version ternyata cukup berasa beda. Untuk layarnya udah LTPO 1 sampai 120 Hz refresh rate dengan pick brightness yang nambah dikit. Habis itu chipset sama dengan RAM yang lebih gede di 16 gig. Kalau baterai justru malah lebih kecil 100 mAh. Hmm, kenapa ya? Apa gara-gara pro version butuh ruang lebih buat tiga lensa belakangnya yang lebih gede tuh? Jadi ruang baterainya dikorbanin karena lensa untuk ultrawide dan telefotonya itu jauh lebih gede di pro version. Sama juga dengan selfienya 42 megap berbanding 10,5. Sedangkan lensa utamanya beda tipis aja. Sama satu lagi yang kalian mesti tahu kalau si Pro ini dibandingin sama Pro XL ternyata ada sedikit perbedaan. Selain ukuran layar 6,8 inch dan baterai lebih gede 5.200 mAh, peningkatannya ada di charging yang support 45 wat dengan wireless charging 25. selebihnya sama. Oh ya, buat skor Antutunya sendiri cukup mengejutkan. Cuman dapat sejuta di pikel 10 dan 1,21 juta di Pixel 10 Pro. Sedangkan Pixel 9 Pro XL gua malah lebih tinggi dikit di 1,26 juta. Mungkin kalau dicoba di Pixel 10 Pro XL bakal lebih tinggi kali. Oke, sebelum kita keluar buat tes HP ini, mari bahas dikit fitur yang mungkin terfavorit gua dari Pixel 10 series, yaitu Pixel Snap. Simpelnya, ini adalah fitur Maxvef buat Android dan ya, semua aksesoris Maxsaf iPhone bisa dipakai loh. Mulai dari wireless charging, power bank, sampai aksesoris mounting buat keperluan syuting gua. BTW kalau kepo sama aksesoris ini gua cantumin di video ya. Dan inilah saatnya para Apple Fanboy bisa tertawa keras dan bangga bilang, "Ah, ini mah udah ada dari iPhone 12 5 tahun lalu." Apakah artinya Google menyerah buat rela dicap nge-copy Apple? Mungkin, tapi di balik itu ada strategi cerdas Google buat menarik para fanboy Apple pindah ke HP ini. Maksudnya gimana, Bang? Yuk, gua jelasin. Ini menarik banget. Jadi, gua baru aja nonton video MKB HD yang ini ya. Di sana dia bilang tentang switching cost, yaitu hal-hal apa aja yang bikin orang mau pindah dari satu brand ke brand yang lain. Cos di sini enggak cuman meluruh tentang duit ya, tapi bisa juga kebiasaan atau kenyamanan. Nah, dengan adanya Pixel Snap ini, Google tuh kayak mau bilang, "Bro, pindah aja ke Pixel. Semua aksesoris Max di iPhone lu masih kepakai kok." Nah, dengan ini kos pindanya jadi jauh lebih kecil ya. Enggak perlu buang duit lagi buat beli ulang semua aksesoris, tinggal tempel dan pakai. Dan enggak cuman hardware, tapi dari sisi software atau app juga nih. Kayak misalnya Google baru aja bikin app yang namanya Pixel Jurnal yang lagi-lagi kalau kalian pakai aplikasi jurnal di iPhone enggak bakal ngerasa kehilangan karena ada juga di Pixel. patut diacungi jempol sih. Dan kalau ini dilakuin juga sama brand Android lain misalnya tiba-tiba Samsung support Max. Ke depannya Max ini enggak cuman eksklusif di Apple doang dan yang diuntungin kita dong. [Musik] Oke guys, kali ini kita pakai Google Pixel 10. Uh, trik banget. Dan kita lihat Dynamic Range Pixel. Waduh, luar biasa. Emang tipical pixel banget ya. Harusnya ini langit putih semua, tapi ini masih berbentuk loh. Dan sekali lagi ingat ini pakai lensa selfie 10 megap. Oh ya, case bawahnya cukup premium, ada bahan lembut gitu di dalamnya. Dan gua juga sempat ngebuktiin kalau case ini bisa dipakai di Pixel 10 ataupun 10 Pro. Terus untuk foto objek orang punya hasil yang cakep. Cuma buat mode potret separasi objek sama background-nya masih kurang rapi. Ultra white gosh, gila, dynamic renang-nya cakep banget. Kita tes zoom-nya nih satu kali. Dan ini zoom lima kali yang pakai lensa telefoto dengan zoom mentok di 20 kali yang hasilnya masih tergolong baik mengingat jaraknya yang cukup jauh gini. Next, mari kita ngomongin beberapa fitur istimewa di Pixel 10 Series ini. Yang pertama ada camera coach yang mana fitur ini bakal memberikan inspirasi pose dan panduan gimana cara foto yang baik. Jadi, pertama kali dia bakal scan dulu terus generate beberapa pose yang direkomendasiin. BT pilihan-pilihan di sini bukan asli ya, dia digenerate sama AI. Terus setelah pilih, kita bakal dipandu gimana cara ambil fotonya. Misalnya ini disuruh pakai mode potret, posisiin bocilnya di tengah sampai disuruh tungguin bocil lihat ke kamera baru deh kita jepret. Tapi ya panduan ini sebenarnya cuman berupa teks aja dan kalau kita ngasal juga masih tetap bisa ke step selanjutnya. Dan kalau pakai case yang ini nih ditempel juga masih mantap ya. Tuh masih kencang. Terus enggak cuman kamera belakang, tapi lensa selfie buat foto-foto gini juga bagus hasilnya. Pemrosesan foto pixel emang top sih. Next, selain kamera coach tadi ada fitur yang namanya conversational editing. Jadi kalau kita mau hapus objek atau ubah langit dan lain sebagainya, enggak usah manual lagi ya. Tinggal sebutin aja pakai kata-kata bakal otomatis dilakuin. Cuman kayaknya fitur ini belum ready deh. Pas gua pencet edit gak ada pilihan help me edit. Yang mana kalau gua intip di videonya MKB HD ada tuh. Dan terakhir guys menurut gua fitur ini enggak kalah spesial yaitu Magicue. Jadi kalau kita dapat teks dari orang yang tanya informasi tentang kita, misalnya taruhlah e kapan penerbangan lu ke Jakarta besok. Nah, dengan pintar HP-nya itu bakal cari semua data yang ada di HP kita ya, termasuk email yang berhubungan sama penerbangan kita. Intinya Google bakal ngebaca semua informasi tentang kita sih. Dan apakah artinya selamat tinggal privacy? Menurut gua ya mau enggak mau sih kalau mau dapat kenyamanan kayak gitu ya mesti ada yang dikorbanin. Setuju enggak? Tapi lagi-lagi belum berfungsi deh. Gua udah coba kirim SMS tanyain flight sampai pakai bahasa Inggris juga. Plus di email gua udah kirim jadwal flight, tapi sayangnya belum keluar nih. Hmm, kayaknya mesti tunggu update-an dari Google kali ya. Dan karena banyak fitur yang belum ready, plus gua baru ng enggak banyak juga footage dari Pixel 10 Pro gua masukin. Jadi, gimana kalau kita lanjutin di video sehari bersama Pixel 10 Pro? Kalau tertarik, kasih tahu gua dengan like video ini ya dan subscribe juga biar enggak ketinggalan videonya. HP ini punya empat warna ya, ada indigo, frost, lemon grass, sama obsidian. Terus buat variannya cuman ada dua, 128 gig di R 15,1 juta dan 256 di R7 juta. Sedangkan pro version-nya ada empat warna juga, moonstone, jet, porcel sland obsidian. Terus buat variannya cukup lengkap mulai dari 18,4 juta buat 128 gig sampai 26,5 juta buat 1 tera. Dan tambahan info untuk varian Pro XL, dia enggak ada storage 128 ya. Jadi minimum storage-nya ada di 256. Untuk selisih harga antara Pro dengan Pro XL sekitar 140 Singaporea Dolar atau 1,7 jutaan. Tapi ingat harga ini gua ambil dan konversi langsung dari Google Store Singapore ya, yang pastinya belum termaksud pajak kalau masuk ke Indonesia. Dan karena HP ini enggak resmi di Indonesia, buat dapetinnya kalian bisa ke Singapura langsung dan saat masuk Indonesia bayar panjang supaya IME-nya bisa aktif. Atau kalau mager kalian bisa toel justifp rekomendasi gua Sg.shipshop. Mereka bakal bantuin kirim dari Singapura secara resmi karena bayar pajak dan pengirimannya cepat pakai DHL Express. Yeah.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Pasar ponsel murah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat sejutaan yang sekilas membawa visual mewah layaknya lini premium masa depan. Di balik desainnya yang...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...

















